cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Metode Modified-Partial Capacity Design (M-PCD) Dengan Kolom Elastis 30%: Studi Kasus Bangunan Beton Bertulang Persegi 6 Lantai Pudjisuryadi, Pamuda Pamuda; Lumantarna, Benjamin; Wijaya, Fransisca; Hendrarto, Valerie Christabel; Salim, Jessica Amabel
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 3 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i3.20472

Abstract

Salah satu alternatif perencanaan struktur tahan gempa adalah metode Partial Capacity Design (PCD). Metode capacity design mensyaratkan strong column weak beam untuk mencapai side sway mechanism, sedangkan PCD mengizinkan mekanisme kerusakan aman lainnya yang disebut partial side sway mechanism. Pada mekanisme ini, semua balok dan beberapa kolom diizinkan mengalami lentur plastis (KP) sedangkan beberapa kolom lainnya tetap elastis (KE). Dalam perkembangannya, metode PCD disempurnakan menjadi modified-PCD (M-PCD) dengan memodelkan fase linier dan non-linier untuk analisis strukturnya. Penelitian ini meninjau struktur beton bertulang 6 lantai dengan denah persegi, di mana 30% kolomnya elastis. Kinerja struktur diuji menggunakan analisis non-linear riwayat waktu dengan percepatan tanah yang dimodifikasi konsisten terhadap respon spektrum rencana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bangunan persegi 6 lantai tersebut memiliki kinerja yang cukup baik. Mekanisme keruntuhan dan drift telah memenuhi persyaratan, namun masih ada kerusakan sendi plastis yang melebihi persyaratan FEMA 273.
Manajemen Dan Rekayasa Lalu Lintas Simpang Menggunakan Simulasi PTV Vissim 9.0 (Studi Kasus: Dua Simpang Jln. Cak Doko Kecamatan Oebobo Kota Kupang) Pedo, Krisantus Satrio Wibowo; Bria Seran, Engelbertha Noviani; Bela, Krisantos Ria
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 3 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i3.20596

Abstract

Two adjacent intersections on Cak Doko Street, Oebobo District, Kupang City cause traffic jams, so evaluation and simulation of Traffic Management and Engineering recommendations are needed. The analytical method used is intersection evaluation using the PTV Vissim 9.0 simulation programs and PKJI 2023. The results of the PTV Vissim 9.0 evaluation will be calibrated and validated and then used as a basis for recommended traffic management and engineering simulations. The intersection evaluation results for intersection delay values at intersections 1 and 2 are 15,392 sec/veh and 13,738 sec/veh (PKJI 2023) and 41,755 sec/veh and 28,379 sec/veh (PTV Vissim), while the respective LOS values are LOS E and LOS D. The most effective traffic menagement is recommendation 2, namely the installation of a median with a U-turn ban at both ends of the median, with the performance results for intersections 1 and 2 being LOS B with intersection delays of 11,497 sec/veh and 10,565 sec/veh, respectively.Dua simpang tiga yang berdekatan pada Jl. Cak Doko, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang menyebabkan terjadinya kemacetan sehingga perlu adanya evaluasi serta simulasi rekomendasi Manajemen Dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL). Metode analisis yang digunakan adalah evaluasi simpang menggunakan simulasi program PTV Vissim 9.0 dan PKJI 2023. Hasil evaluasi PTV Vissim 9.0 akan dikalibrasi dan divalidasi untuk kemudian digunakan sebagai dasar simulasi manajemen dan rekayasa lalu lintas yang akan direkomendasikan. Hasil evaluasi simpang untuk nilai tundaan simpang pada simpang 1 dan 2 masing-masing sebesar 15,392 det/kend dan 13,738 det/kend (PKI 2023) serta 41,755 det/kend dan 28,379 det/kend (PTV Vissim), sedangkan nilai LOS masing-masing adalah LOS E dan LOS D. Rekomenasi MRLL yang paling efektif dilakukan adalah rekomendasi 2 yakni pemasangan median dengan larangan putar balik pada kedua ujung median, dengan hasil kinerja simpang 1 dan 2 adalah LOS B dengan tundaan simpang masing-masing sebesar 11,497 det/kend dan 10,565 det/kend. 
Analisis Numerik Sambungan Bolted Extended End Plate (BEEP) Menggunakan Program Bantu ANSYS Hariadi, Dinda Almirah
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 3 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i3.20640

Abstract

Gempa bumi Northridge tahun 1994 menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan struktur baja, khususnya pada sambungan, dengan retakan yang sering muncul pada area las, dalam kasus yang parah, menjalar ke sayap dan badan kolom. Studi ini mengevaluasi perilaku sambungan Bolted Extended End-Plate (BEEP) di bawah pembebanan siklik, dibandingkan dengan hasil eksperimen Shi dkk. dengan menggunakan perangkat lunak ANSYS. Evaluasi berfokus pada kapasitas momen, kapasitas rotasi, dan mode kegagalan. Hasil dari Shi dkk. menunjukkan kapasitas momen dan rotasi masing-masing sebesar 320,10 kN-m dan 3,5%. Hasil numerik menunjukkan kapasitas momen dan rotasi sebesar 327,86 kN-m dan 4,3%, dengan tingkat akurasi sebesar 2,37%. Pola kegagalan dalam model numerik mendekati dengan hasil eksperimen. Oleh karena itu, model numerik telah tervalidasi dari hasil eksperimen.
Optimasi Pola Tanam pada Daerah Irigasi Baru Wilayah Cluring Kabupaten Banyuwangi dengan Menggunakan Program Linear JBS, I.D. Bagus
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 3 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i3.16091

Abstract

Daerah Irigasi Baru mengalami permasalahan pola tanam yang berdampak pada ketersediaan pangan. Optimasi pola tanam telah dilakukan oleh peneliti terdahulu yakni pada tahun 2016 dan diperoleh pola tanam padi/palawija – padi/tebu – padi/palawija/tebu dengan intensitas tanam 300% dan keuntungan hasil pertanian yang diperoleh selama setahun adalah Rp. 224,826,400.00. Optimasi ulang perlu dilakukan untuk mendapatkan pola tanam paling optimal pada saat ini. Optimasi ulang dilakukan menggunakan data curah hujan dan klimatologi dari tahun 2012-2021 dengan metode program linear menggunakan software POM-QM 3. Berdasarkan optimasi luas lahan tanam, didapatkan intensitas tanam dalam setahun sebesar 300% dan keuntungan hasil pertanian dalam setahun sebesar Rp. 2,145,200,000,000.00 pada alternatif pola tanam 1 skenario B dengan pola tanam padi/palawija/jeruk - padi/palawija/jeruk - padi/palawija/jeruk. Berdasarkan optimasi keuntungan hasil pertanian, didapatkan intensitas tanam dalam setahun sebesar 300% dan keuntungan hasil pertanian dalam setahun sebesar Rp. 2,443,395,000,000.00 pada alternatif pola tanam 1 skenario A dengan pola tanam jeruk – jeruk - jeruk.
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Terhadap Pelayanan Trans Banyumas Koridor I Hikmah, Ida Syifaul
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 4 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i4.21009

Abstract

Kabupaten Banyumas meluncurkan Trans Banyumas untuk menciptakan sistem transportasi umum dengan layanan berkualitas. Menurut data dari PT. Banyumas Raya Transportasi, jumlah penumpang di Koridor I lebih sedikit dibandingkan koridor lainnya. Penelitian ini dimaksudkan dengan tujuan untuk mengevaluasi terhadap pelayanan Trans Banyumas Koridor I berdasarkan persepsi penumpang. Metode menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Indeks (CSI). Hasil penelitian metode IPA menunjukkan tingkat kesesuaian sebesar 95,71% yang dikategorikan sebagai puas, sedangkan nilai kepuasan CSI sebesar 79,94% dan dikategorikan sebagai puas. Hasil penilaian didapatkan 5 indikator yang diperlukan perbaikan dan penanganan meliputi, keahlian dan keterampilan pengemudi bus (X5), pegangan tangan yang ada di dalam bus (Hand Grip) (X6), kapasitas penumpang bus (X11), kemudahan untuk mencapai halte (X13), dan kursi prioritas (X15).
House of Risk (HOR): Analisis Risiko Aspek Waktu Pelaksanaan Bangunan Gedung di Lingkungan Lahan Basah Kalimantan Selatan Yuliana, Candra; Kartadipura, Retna Hapsari; Widiastuti, Endah; Hidayat, Gawit
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 4 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i4.21778

Abstract

Permasalahan atau risiko selama pelaksanaan proyek seringkali berkaitan dengan kekurangan sumber daya, perubahan desain, yang dapat berdampak pada tertundanya pekerjaan dan peningkatan biaya. Tujuan penelitian yaitu mengkaji risiko dengan dampak besar pada keterlambatan dan cara efektif menguranginya pada proyek konstruksi di wilayah Banjarbaru dan Banjarmasin. Data hasil kuesioner dianalisis dengan metode Severity Index  dipadukan dengan Matrik Probability-Impact dan House of Risk. Hasil identifikasi 5 risiko dominan yaitu pemeriksaan kualitas bersamaan dengan pelaksanaan pekerjaan, pengorganisasian staf, dana yang terbatas, APD yang digunakan tidak sesuai atau tidak nyaman dalam pelaksanaan, pekerja terlalu percaya diri bahwa tidak akan terluka. Rekomendasi untuk menangani keterlambatan proyek yaitu menetapkan spesifikasi yang tepat, mengevaluasi tingkat produktivitas tenaga kerja dan perubahan anggaran, pemeriksaan mutu sesuai standar, sosialisasi bahaya kecelakaan proyek, ada pengawasan dalam manajemen kecelakaan, selalu update perkiraan bahan dan tenaga kerja, menyedaiakan APD sesuai standar.
Analysis of Marshall Parameters and Index of Retained Strength in Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) Mixtures Seen from the Use of PC Filler, Rice Husk Ash and Wood Powder Waste Ash from Kendang Jimbe Crafts, Blitar City Asadurohman, Kokos; Supriyanto, Bambang; Rahardjo, Boedi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 4 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i4.21180

Abstract

Prasarana jalan merupakan salah satu fasilitas penting dalam menunjang mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, perlu dicari alternatif filler dengan filler PC, abu sekam padi, dan abu limbah serbuk kayu hasil kerajinan kendang jimbe di Kota Blitar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik dan nilai IKS pada campuran AC-WC dilihat dari hasil parameter Marshall. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian menggunakan alat uji Marshall. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan bertambahnya kadar aspal, nilai stabilitas cenderung naik hingga kadar aspal mencapai 6%, kemudian turun hingga kadar aspal mencapai 7%. Nilai flow cenderung naik seiring bertambahnya kadar aspal, nilai VIM cenderung turun seiring bertambahnya kadar aspal, nilai VMA filler PC dan abu limbah serbuk kayu cenderung turun seiring bertambahnya kadar aspal, sedangkan nilai VMA filler abu sekam padi cenderung naik. Nilai VFA cenderung naik seiring bertambahnya kadar aspal. Nilai IKS filler PC dan abu sekam padi memenuhi spesifikasi. Namun, nilai IKS filler abu limbah serbuk kayu tidak memenuhi spesifikasi.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Bowtie (Studi Kasus: Pembangunan Terowongan Joyoboyo Surabaya) Way, Nelson Elkana Daud; B, Maulidya Octaviani; N, Wisnu Abiarto; Kuncaravita, Sekar Ayu
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 4 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i4.21915

Abstract

Pada Pelaksanaan Pembangunan Seperti Terowongan Joyoboyo, Selalu Ada Risiko Yang Dapat Muncul Pada Setiap Kegiatan Ataupun Pekerjaan Pada Proyek. Tujuan Dari Penelitian Ini Adalah Menganalisa Penyebab, Dampak Dan Respon Pada Risiko Paling Dominan Serta Cara Pengendalian Untuk Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi Pembangunan Terowongan Joyoboyo. Teknik Pengumpulan Data Melalui Penyebaran Kuesioner Dengan Teknik Analisis Data Melalui Identifikasi Dan Penilaian Risiko Serta Bowtie. Hasil Penelitian Menyatakan Faktor Penyebab Pada Risiko “Tanah Rawan Longsor” Dengan Nilai Risiko Sebesar 25. Kemudian Faktor Penyebab Pada Risiko “Kadar Oksigen Rendah” Dengan Nilai Risiko Sebesar 20. Untuk Faktor Penyebab Pada Risiko “Scaffolding Belum Terpasang Dengan Benar” Serta Faktor Penyebab Pada Risiko “Material Jatuh Dalam Galian” Dengan Nilai Risiko Sebesar 16.
Analisis Perbandingan Waktu Dan Biaya Bekisting Metode Konvensional Dengan Sistem Table Formwork Pada Pembangunan Gedung At-Taawun Universitas Muhammadiyah Surabaya Rahayu, Novianti Dwi; Khoiri, Mohamad; Purnamasari, Ragil
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 4 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i4.21247

Abstract

Gedung At-Taawun Universitas Muhammadiyah Surabaya, diklasifikasikan sebagai struktur bertingkat tinggi yang terdiri dari 19 lantai tower dan 1 lantai basement Bekisting atau formwork yang digunakan sebagai acuan pada proyek ini adalah metode konvensional dengan scaffolding sebagai sistem perancahnya. Pada proyek akhir ini, lantai yang ditinjau adalah lantai 2 – 12. Berdasarkan hasil perencanaan, metode pelaksanaan untuk metode konvensional membutuhkan durasi yang lebih lama karena proses fabrikasi dan bongkaran berkaitan dengan siklus maskimal penggunaan multiplek, sedangkan proses fabrikasi dan pembongkaran table formwork dapat dilakukan dengan lebih cepat karena siklus penggunaan phenolic film serta bentuk modul table. Hasil dari pengolahan data didapatkan durasi pekerjaan dengan metode konvensional dapat diselesaikan dengan durasi 155 hari, sedangkan dengan metode table formwork pekerjaan dapat diselesaikan dengan durasi 130 hari. Ditinjau dari perhitungan rencana anggaran pelaksanaan (RAP) untuk metode konvensional adalah sebesar Rp21.598.777.449,93 sedangkan pada metode table formwork didapatkan total biaya sebesar Rp22.610.784.905,70.
Optimasi Pemanfaatan Lahan Menggunakan Metode Highest and Best Use Ariadi, Hendry Kusuma
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 4 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i4.21923

Abstract

Population growth in Indonesia is increasing slowly every year, making land purchase prices increasingly expensive. Because of this, it is necessary to optimize land so that the buildings used meet needs, namely using Highest and Best Use (HBU) method. The land is on Jl. Keputih Tegal Timur, Kel. Keputih, Kec. Sukolilo, Surabaya, is an empty land with a land area of 1,320 m². Highest and Best Use (HBU) method includes legal aspects, physical aspects, financial aspects and maximum productivity. From the results of the analysis using three alternative buildings, a building was obtained boarding house as an alternative that can increase land value by IDR 59,697,591 per m2 in a period of 10 years. Until boarding house worthy because it has a productivity value of 497.48%.