cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2579891X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS) E-ISSN 2579-891X, memuat tulisan tentang aplikasi dibidang Teknik Sipil. Aplikasi ini boleh berasal dari semua cabang ilmu teknik sipil baik itu struktural, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi, dan informatika teknik sipil. Sehingga aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan software.
Arjuna Subject : -
Articles 424 Documents
Analisis Debit Puncak DAS Bengkenang Air Ndelengau Desa Ganjuh Kabupaten Bengkulu Selatan Menggunakan Pemodelan HEC-HMS Dengan Metode SCS Curve Number agustin, elfi agustin; Gunawan, Gusta Gunawan; Misliniyati, Rena Misliniyati; Amri, Khairul Amri; Besperi, Besperi Besperi
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i1.21738

Abstract

Desa Ganjuh merupakan salah satu kawasan dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengkenang Air Ndelengau Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu. Daerah ini berpotensi terjadi banjir saat curah hujan tinggi seperti yang dialami pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar dan waktu debit puncak yang tercermin melalui pemodelan hidrograf. Pemodelan hidrograf dilakukan berdasarkan metode SCS Curve Number dengan bantuan Program HEC-HMS (Hydrologic Engineering Centre-Hydrologic Modelling System). Data curah hujan yang digunakan adalah curah hujan dalam 15 tahun terakhir, mulai dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2023. Hasil penelitian ini dapat diperoleh debit puncak dengan kala ulang  2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun, dan 50 tahun, berturut-turut adalah sebesar  180,4 m3/s; 232,4 m3/s; 249,8 m3/s; 266,9 m3/s; dan 277,3 m3/s. Waktu puncak terjadi pada sore hari dengan waktu simulasi selama 24 jam, awal simulasi terjadinya hujan pada pukul 18.00 tanggal 01 Januari 2023 dan akhir simulasi terjadinya hujan pada pukul 18.00 tanggal 02 Januari 2023. Penelitian ini dapat digunakan sebagai pedoman dalam pengelolaan sumber daya air di DAS Bengkenang.
Evaluasi Kondisi Permukaan Ruas Jalan dengan Hawkeye 2000 (Studi Kasus : Jalan Ki Hajar Dewantoro, Kota Tegal) Hadi, Suprapto; Syarifuddin, Anasya Musdalifah; Puja Lestari, Hidayah Lintang; Saputra, Mahendra Yoga; Sugiyanto, Mohammad Ibrahim; Maulia, Novia Agustina
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i1.21739

Abstract

Hawkeye 2000 adalah kendaraan survey yang memiliki seperangkat teknologi canggihdengan kemampuan mengambil data lapangan secara sistematis. Kemudahan iniberfungsi dalam kegiatan penelitian evaluasi kondisi permukaan jalan di Ki HajarDewantoro, Kota Tegal. Maksud penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengecekkeadaan permukaan jalan di Ki Hajar Dewantoro, Kota Tegal apakah sudah sesuaidengan standar ketentuan yang ada. Terdapat tiga pokok data analisis yakni nilaigeometrik jalan, nilai IRI, dan kerusakan jalan. Metode analisis menggunakanperbandingan dengan standar ketentuan yang berlaku. Sebagai jalan dengan fungsikolektor sekunder, Ki Hajar Dewantoro harus memberikan pelayanan jalan yang optimalkepada pengguna. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tikungan yang cukup tajam diruas jalan Ki Hajar Dewantoro dengan nilai cross slope 4,11% dan kerusakan jalan yangmuncul juga memerlukan penanganan perbaikan. Kerusakan jalan yang muncul beruparetak kulit buaya, lubang, retak sambungan jalan, galian dan tambalan, dan pengelupasanlapisan permukaan.
Kajian Efektifitas Early Release Dalam Mereduksi Banjir Pada Bendungan Bagong Hantono, Muhamad Rizki
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i1.21802

Abstract

Bendungan Bagong memiliki fungsi utama sebagai pengendali banjir. Salah satu alternatif dalam mereduksi banjir dengan penerapan operasi early release, yaitu menurunkan elevasi muka air waduk hingga elevasi tertentu sebelum puncak banjir datang.  Oleh karena itu dibutuhkan analisis terhadap efektifitas early release dalam mereduksi banjir Bendungan Bagong. Pemodelan debit banjir dan simulasi penentuan elevasi Control Water Level (CWL) menggunakan software HEC-HMS versi 4.10. Simulasi penentuan elevasi CWL dengan 4 skenario operasi pelimpah dan Outlet. Hasil simulasi skenario B dengan bukaan satu pintu setinggi 2,5 meter didapatkan CWL untuk Q10 pada elevasi +324,5 dan Q25 elevasi +323. Hasil simulasi D dengan operasi bukaan 2 pintu pelimpah setinggi 2,5 meter dan Outlet didapatkan CWL untuk Q50 pada elevasi +322, Q100 elevasi +320,9, Q200  elevasi +320, dan Q1000 elevasi +317,9. Operasi early release Bendungan Bagong didapatkan elevasi CWL yang efektif dalam mereduksi banjir hilir bendungan pada elevasi +323, +322, dan +320,9.
Analisis Faktor-Faktor Behavioral Intention Mahasiswa menggunakan Kendaraan Listrik dengan Pendekatan Extending The Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology 2 (UTAUT2) Ian, Muhammad Rezki; Nuromavita, Inka; Apriliyanto, Yohandika Tri
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i1.21829

Abstract

The purpose of this study is to determine the factors that influence students towards Behavioral Intention or adoption of EV technology. Poor air quality caused by high transportation activities and exhaust emissions is an environmental problem faced by D.I Yogyakarta. The reason is the increase in educational potential which resulted in the number of students increasing by 0.97% from the previous year. Electric Vehicles (EVs) represent one of the solutions to this issue. Data collection by distributing questionnaires to 400 respondents at a confidence level of 95% using a disproportionate stratified random sampling technique. The model and theory approach used is the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology2 (UTAUT2). The analysis results indicate that out of the 7 variables examined, several play a significant role in influencing students' behavioral intentions toward using electric vehicles, there are 4 significant variables, namely Performance Expectancy, Facilitating conditions, Hedonic motivation and Habits.
Pemodelan Simulasi Bobot Risiko Rantai Pasok Material Struktur dengan Metode Monte Carlo pada Konstruksi Sektor Gedung Debataraja, Lisherly Reginancy
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i2.21786

Abstract

Keterlambatan material merupakan permasalahan yang vital dalam penyelesaian pekerjaan konstruksi, hal ini erat kaitannya dengan pemahaman aliran pasok material. Sehingga dibutuhkan simulasi untuk memprediksi waktu keterlambatan material dari sisi internal (supply, controll, process, demand) dan eksternal (disaster factor) serta  menganalisis sensitivitas risiko rantai pasok. Penelitian ini dimulai dengan studi literatur untuk mendapatkan daftar risiko, lalu pengumpulan data dengan metode kuisioner kepada 50 responden yang ahli dalam pengadaan material konstruksi. Selanjutnya dilakukan analisis risiko menggunakan Monte Carlo dengan perangkat lunak crystal balls. Dari analisis tersebut didapatkan prediksi waktu keterlambatan material selama 2,25–5,70 hari untuk waktu minimum dan 15,19–32,98 hari untuk waktu maksimum. Tiga risiko keterlambatan paling dominan terdapat pada material beton pracetak (41,60%), baja (34,90%), dan besi (33,40%). Risiko tersebut adalah keterlambatan pembayaran kontraktor utama ke sub kontraktor, waktu tunggu yang lama karena pengiriman secara bertahap, dan kendala pada proses pabrik hingga keterbatasan material pada supplier.
Kesediaan Masyarakat Jakarta Membeli Hunian Bertingkat Green Building Darmawan, Dicky; Inavonna, Inavonna; Pontan, Darmawan; Kusumawati, Lili
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i2.22712

Abstract

Perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah mempercepat adopsi konsep green building secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pemahaman masyarakat Jakarta tentang hunian bertingkat green building dan mengidentifikasi faktor faktor utama yang memengaruhi kesediaan mereka untuk membeli. Dengan pendekatan survei kuantitatif, data dikumpulkan dari responden di Jakarta. Analisis deskriptif dan inferensial dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara pemahaman publik dan atribut green building, termasuk efisiensi energi, kualitas udara dalam ruangan, dan pengelolaan lingkungan. Temuan menunjukkan bahwa efisiensi energi dan kesehatan dalam ruang menjadi prioritas utama, meskipun biaya awal yang tinggi tetap menjadi hambatan signifikan. Wawasan ini memberikan rekomendasi praktis bagi pengembang dan pembuat kebijakan untuk merancang strategi green building yang lebih hemat biaya dan selaras dengan pasar.
Analisis Pemodelan Embodied Energy Pada Struktur dan Non-Struktur Gedung Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Rifani, Tengku Muhammad; Andardi, Faris Rizal; Wahyudiono, Sandi; Rusdianto, Yunan; Septiropa, Zamzami
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i2.21894

Abstract

Kegiatan konstruksi memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan, terutama melalui emisi karbon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis embodied energy (EE) dalam gedung sebagai langkah awal memahami kontribusi energi dari bahan bangunan yang digunakan. Melalui analisis EE, penelitian ini mengidentifikasi energi yang terkandung dalam material konstruksi dan bagaimana pemilihan bahan ramah lingkungan dapat mengurangi emisi karbon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dan menghitung volume material, berat satuan, dan EE berdasarkan data dari model 3D Revit dan Inventory of Carbon and Energy (ICE). Pendekatan ini memungkinkan analisis presisi dan standar, menghasilkan data numerik yang dapat dianalisis secara objektif untuk memahami kontribusi energi bahan bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa embodied energy pada bagian struktur bangunan adalah 750.742.975 MJ, mencakup 42,34% dari total EE bangunan, sedangkan bagian non-struktur memiliki EE sebesar 1.022.321.637 MJ atau 57,66% dari total EE bangunan. Hal ini menunjukkan pentingnya pemilihan material untuk mengurangi dampak lingkungan.
Buffer Zone Mapping Konsep Shuttle Bus UTU untuk Mewujudkan Sustainable Green Transportation Firzan, Firzan; Irfan, Irfan; Samsunan, Samsunan; Basrin, Defri; Yani, Deni Ilham
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i2.16579

Abstract

UTU (UTU) is a state university in the western part of Indonesia, the province of Aceh, with 6,636 active students (2022) having the characteristics of a building that is integrated in the existing conditions and does not yet have public transportation facilities that serve student activities in the ±5KM buffer zone. Based on the daily pilot activity survey, more students live near campus and travel using private vehicles, walking and cycling, so the concept of implementing the shuttle bus is very helpful for students as a means of transportation to campus. This research uses qualitative and quantitative descriptive data analysis methods. The purpose of this study is to find out how much student response is to the concept of implementing shuttle bus services, carry out buffer zone mapping and desire lines at a ±5KM radius to find out potential zones and routes. The results of the study 93.5% of students strongly agreed with the implementation of the shuttle bus, 75.3% of students agreed to switch modes of transportation from private vehicles to shuttle buses. Based on the buffer zone mapping of the desire line results, there are 5 zones with the maximum movement potential, namely zone C (ADB 1 Housing) 1092 movements on the route Jln. Alue peunyareng-Jln. Pramuka.
Analisis Kinerja Struktur Apartemen 16 Lantai di Jakarta Terhadap Beban Gempa dengan Metode Respon Spektrum menggunakan ETABS V9.7.0 Berdasarkan SNI 1726 : 2019 Panjaitan, Johannes
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i2.22089

Abstract

Semakin tinggi suatu bangunan gaya lateral yang diterima juga akan semakin besar, terutama terhadap gaya gempa, sehingga memerlukan perencanaan terhadap gaya gempa. Pengujian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan bangunan, menganalisis beban yang bekerja pada bangunan, menganalisis partisipasi massa, periode, dan gaya geser bangunan. Serta mengevaluasi simpangan antar lantai dan pengaruh P-Delta. Tahap pertama pemodelan struktur bangunan dengan menggunakan program Extended Three Dimensional Analysis of Building System (ETABS). Tahap setelah pemodelan adalah input beban-beban yang bekerja di bangunan. Dan tahap terakhir adalah perhitungan sekaligus menginput nilai periode dan value pada menu define functions respon spektrum. Beban mati tambahan sebesar 4,001 kN/ untuk pelat, 8,58 kN/ untuk dinding, dan 6,2763  kN/ untuk tangga.  Beban hidup 1,92 kN/ dan 4,79 kN/. Nilai simpangan antar tingkat dan nilai pengaruh P-Delta pada bangunan apartemen 16 lantai di Jakarta lebih kecil dari batas izin, sehingga memenuhi persyaratan. Pemodelan Struktur Apartemen 16 lantai berhasil dilakukan dengan berupa pemodelan 3 dimensi (3D). Dan kekuatan bangunan aman terhadap beban gempa yang bekerja sesuai SNI 1726:2019.
ANALISIS GETARAN MEKANIS PADA PELAT DAN BALOK DI AREA GEDUNG PARKIR BERTINGKAT Sembiring, Silsila Jana Firdasa; Isneini, Mohd; Helmi, Masdar; Noorhidana, Vera Agustriana; Wahono, Endro Prasetyo; Alami, Fikri
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 23, No 2 (2025)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v23i2.21334

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk menentukan kenyamanan pelat dan balok pada gedung parkir bertingkat sesuai standar ISO 2631 2022. Pembebanan yang diterapkan pada penelitian ini adalah pada saat mobil diam dan bergetar. Dua metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental dan numerik. Pada metode eksperimen diperoleh frekuensi alami pelat dan balok sebesar 6,15 Hz dengan percepatan 0,01436 m/s2, sedangkan pada analisis diperoleh frekuensi alami pelat dan balok sebesar 5,98 Hz dan percepatan 0,018872 m/s2. Perbandingan hasil eksperimen dan numerik untuk seluruh skenario adalah sekitar 12%, sehingga analisis pemodelan dengan aplikasi berbasis teknik sipil dapat digunakan untuk penguatan sebagai rekomendasi. Penguatan dilakukan dengan menambahkan kekakuan berupa IWF 300 x 150 x 6,5 (mm) pada arah x dan y. Tulangan dengan arah y (5 m) lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan arah x (8 m) karena dapat meningkatkan frekuensi alami pelat sebesar 58% dan menurunkan percepatan sebesar 33%.