cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2019): Dinamika" : 17 Documents clear
KINERJA PETUGAS PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA CIOMAS KECAMATAN PANJALU KABUPATEN CIAMIS Rita Agustina
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3100

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya respon petugas pelayanan dari keluhan masyarakat yang hendak melakukan pembayaran pajak secara mandiri, tidak adanya keseriusan petugas atau kolektor dalam menangani penagihan kepada wajib pajak, masih lemahnya petugas dalam melakukan proses penginputan data wajib pajak seperti kesalaham dalam penerbitan nama, dan ketidakpastian upah yang diterima oleh petugas pengumut pajak.Desain/jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini yakni dengan mempergunakan analisis deskriptif. Penelitian ini hanya terdiri dari satu variabel, maka untuk keperluan pembahasan digunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini yaitu kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini sebanyak 5 orang yang terdiri dari Kepala Desa, Sekretaris Desa, Koletor Pajak, dan 2 orang wajib pajak. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: Kinerja petugas dalam pelaksanaan pemungutan pajak bumi dan bangunan di Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis belum dilaksanakan secara efektif dimana  masih terdapat petugas pemungut pajak yang belum dapat melaksanakan tugasnya dengan maksimal, belum jelasnya jadwal pemungutan pajak bumi dan bangunan yang dilakukan oleh petugas pajak, petugas pajak serring menunda dalam penyebaran SPPT, kurangnya sosialisasi yang dilakukan petugas pajak terkait pemutahiran data dan kepemilikan tanah, petugas pajak tidak melaporkan bangunan baru yang dimiliki wajib pajak, kurangnya pengetahuan mengenai pajak dari pihak wajib pajak maupun petugas pajak, belum terdapatnya peraturan untuk melakukan pemutahiran data, belum jelasnya jadwal pemungutan pajak bumi dan bangunan yang dilakukan oleh petugas pajak, petugas pajak serring menunda dalam penyebaran SPPT, kurangnya sosialisasi yang dilakukan petugas pajak terkait pemutahiran data dan kepemilikan tanah, petugas pajak tidak melaporkan bangunan baru yang dimiliki wajib pajak, kurangnya pengetahuan mengenai pajak dari pihak wajib pajak maupun petugas pajak, belum terdapatnya peraturan untuk melakukan pemutahiran data. Kata Kunci : Kinerja, Pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan
PENGELOLAAN KEARSIPAN BERBASIS ELEKTRONIK DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN CIAMIS Dika Adhitya Nugraha
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.604 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3089

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya jumlah operator pada bidang kearsipan. Kurangnya pengarahan dan pelatihan bagi pegawai sehingga terbatasnya pengetahuan dan keterampilan pegawai terutama dibidang IT, kekosongan dibidang jaringan tidak mempunyai ahli IT dalam menunjang pengelolaan kearsipan elektronik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengelolaan arsip berbasis elektronik di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Ciamis. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam peneltian ini yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan/analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: Pengelolaan kearsipan berbasis elektronik di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis secara umum telah dilakukan, namun belum berjalan maksimal. Hal ini terlihat dari empat dimensi yang dijadikan alat ukur penelitian yang kurang maksimal. Hambatan-hambatan dalam pengelolaan kearsipan berbasis elektronik yaitu sumber daya pegawai yang masih terbatas kemampuannya, jumlah sumber daya pegawai yang terbatas, kurangnya pelatihan maupun pengarahan dalam pelaksanaan kearsipan elektronik, dan kurangnya penilaian yang dilakukan dalam pengelolaan kearsipan elektronik. Upaya-upaya mengatasi hambatan-hambatan dalam pengelolaan arsip berbasis elektronik yaitu dalam mengatasi kemampuan sumber daya pegawai dengan pengoptimalan perihal bimbingan teknis, dalam kekurangan pegawai dengan melakukan pengajuan penambahan pegawai kepada bagian kepegawaian BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), kurangnya pelatihan maupun pengarahan dalam pelaksanaan kearsipan elektronik diatasi dengan mempelajari tata kelola arsip elektronik, dan kurangnya penilaian dilakukan dengan pelaporan dalam pengelolaan kearsipan berbasis elektronik. Kata Kunci : Pengelolaan, Kearsipan Elektronik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KETAHANAN PANGAN DI KECAMATAN CIBOGO KABUPATEN SUBANG Rachma Waty Fazry
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.648 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3104

Abstract

Peneliti tertarik untuk meneliti mengenai implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang, disebabkan karena implementasi kebijakan pangan yang belum dilaksanakan secara optimal Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang belum optimal dan untuk mengetahui faktor apa saja yang menjadi penentu berhasil atau tidaknya proses implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang ini. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan teknik non probability sampling, menggunakan teknik wawancara. Hasil dari penelitian yang dilakukan, menghasilkan kesimpulan bahwa belum optimalnya implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang ditentukan oleh faktor komunikasi, sumberdaya, disposisi/sikap pelaksana dan struktur birokrasi. Hal ini dilihat dari: sosialisasi tentang ketahanan pangan kepada masyarakat masih belum optimal, sumberdaya manusia dan sarana kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang cukup memadai, namun anggaran dapat dikatakan belum memadai karena masih banyak sosialisasi yang belum terimplementasikan, sikap penyuluh dalam mengerjakan tugasnya tidak bersifat berkesinambungan, belum memiliki Unit Pelaksana Teknis sehingga penyuluh kebingungan akan siapa yang harus melakukan dan apa yang menjadi dasarnya menjadi tidak jelas. Maka atas temuan penelitian di atas, Dinas Ketahanan Pangan harus mempunyai Unit Pelaksana teknis agar penyuluh mempunyai tanggung jawabterhadap sosialisasi yang tidak bersifat berkesinambungan, karena penyuluh menganggap memiliki kewenangan atas tanggung jawab untuk melaksanakan program-program terkait sesuai dengan SOP atas pekerjaannya. Sehingga implementasi kebijakan ketahanan pangan di Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang bisa berjalan secara optimal.Kata Kunci: Implementasi Kebijakan
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PEMBINAAN KARANG TARUNA DI DESA NASOL KECAMATAN CIKONENG Neng Yeyet
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3096

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya Peran Pemerintah Desa dalam PembinaanKarang Taruna di Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis.Adapun masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pemerintah Desa kurang memberikan pelatihan yang berkaitan dengan teknologi informasi kepada organisasi Karang Taruna dalam hal pengurusan administrasi,  Masih rendahnya tingkat partisipasi anggota dalam kegiatan Karang Taruna, Kurangnya kebersamaan antar sesama anggota Karang Taruna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Peran Pemerintah Desa dalam Pembinaan Karang Taruna di Desa Nasol Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis telah dilakukan meski belum optimal. Hal ini dikarenakan masih terdapat beberapa indikator yang dalam pelaksanaanya belum berjalan dengan baik dan lancar,  Terdapat hambatan-hambatan yang dihadapi Pemerintah Desa dalam Pembinaan Karang Taruna seperti sulitnya untuk bertukar pikiran karena sering terjadinya perdebatan Pemerintah Desa dan Karang Taruna mengenai keinginan yang berbeda. Selain itu juga bantuan dana yang diberikan Pemerintah Desa belum maksimal dikarenakan terbatasnya bantuan dana yang diberikan, Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam Pembinaan Karang Taruna dengan cara memberikan arahan, serta memberikan penjelasan mengenai tujuan yang hendak dicapai atau bimbingan kepada para pemuda untuk merumuskan suatu visi dan misi dan juga memberikan kesempatan secara mandiri untuk mampu mengelola keuangan Karang Taruna seperti dengan mengajukan berbagai permohonan bantuan dana untuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Kata Kunci: Pembinaan, Karang Taruna
PELESTARIAN KEBUDAYAAN DAERAH MELALUI KESENIAN TRADISIONAL DODOD DI KAMPUNG PAMATANG DESA MEKARWANGI KECAMATAN SAKETI KABUPATEN PANDEGLANG Sahadi Sahadi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.774 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3101

Abstract

Pelestarian Kebudayaan Daerah Melalui Kesenian Tradisional Dodod Di Kampung Pamatang Desa Mekarwangi Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang, yang menggambarkan tentang pelestarian kesenian tradisional dodo di masyarakat Kampung Pamatang. Dalam artikel ini terdapat beberapa kajian dalam artikel ini yaitu, Kebudayaan daerah, Kesenian tradisional dodod, Pementasan kesenian tradisional dodod, Kebanggaan masyarakat memiliki kesenian tradisional, dan Pelestarian kesenian tradisional dodod. Dalam menguraikan pembahasan artikel ini terdapat beberapa hal yang berkaitan dengan upaya pelestarian antara lain: Mempelajari budaya sendiri, dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakulikuler dibidang seni sekolah-sekolah dan juga dengan mendirikan sanggar-sanggar seni sebagai tempat untuk mempelajari dan berlatih, Memperkenalkan kepada generasi muda, dengan cara memperkenalkan kembali agar semua pihak khususnya anak-anak muda lebih mengenal kesenian tradisional yang berada di daerahnya, Ikut berpartisipasi apabila ada kegiatan dalam rangka pelestarian kebudayaan, Mencintai budaya sendiri tanpa merendahkan dan melecehkan budaya orang lain, Menghilangkan perasaan gengsi ataupun malu dengan kebudayaan yang kita miliki, dan Menumbuh kembangkan kesenian tradisional, agar tidak terkalahkan oleh kesenian modern.Kampung Pamatang merupakan salah satu kampung yang memiliki kesenian tradisional dodod yang berada di Desa Mekarwangi Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang.Kesenian ini memiliki keragaman baik dalam alat-alat, tarian dan aspek lainnya yang sangat unik untuk terus dikembangkan agar tidak punah. Kata kunci: Pelestarian, Kebudayaan Daerah, Kesenian Tradisional Dodod
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR DESA BAYASARI KECAMATAN JATINAGARA KABUPATEN CIAMIS Indri Widianti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.108 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3090

Abstract

Penelitian ini dilator belakangi oleh kurang optimalnya kualitas pelayanan publik pada Kantor Kepala Desa Bayasari Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis. Adapun permasalahan yang penulis temukan: Terbatasnya sarana dan prasarana di Kantor Kepala Desa Bayasari, seperti jumlah komputer dan printer yang masing-masing hanya ada satu buah; Kurangnya kecermatan petugas dalam memasukan data penduduk, sehingga terjadi kesalahan pada data tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan yang terdiri dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, kualitas pelayanan publik di Kantor Kepala Desa Bayasari Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Dari delapan belas indikator tentang ciri-ciri yang dapat menentukan kualitas pelayanan publik, ada empat indikator lainnya yang belum dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut dikarenakan petugas kurang cermat dalam memproses pelayanan, jumlah komputer dan printer hanya ada satu buah, masyarakat tidak mendapatkan informasi yang jelas tentang prosedur dan persyaratan pelayanan, serta petugas terlalu tergesa-gesa dalam memproses pengajuan dari masyarakat. Faktor penghambatnya adalah banyaknya masyarakat yang mengajukan permohonan pelayanan datang secara bersamaan sehingga terjadi antrian; data yang dilampirkan oleh masyarakat kurang jelas karena hasil foto copy; kurang pahammnya masyarakat tentang prosedur dan persyaratan pelayanan; terbatasnya jumlah anggaran untuk melengkapi komputer dan printer; terbatasnya jumlah komputer dan printer. Upaya-upaya yang dilakukan yaitu penggunaan nomor antrian; pemberitahuan kepada masyarakat yang datang secara langsung tentang prosedur maupun persyaratan dalam pengajuan pelayanan; adanya penganggaran untuk penambahan komputer dan printer; penggunaan komputer milik petugas; pelayanan tidak dilakukan dengan tergesa-gesa; petugas lebih cermat lagi dalam memproses pengajuan masyarakat; dan informasi tentang pelayanan disampaikan melalui Kepala Dusun masing-masing, sehingga masyarakat memahami bagaimana prosedur pelayanan yang tepat. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan Publik, Desa.
E-GOVERMENT DALAM MEREALISASIKAN PELAYANAN YANG BERKUALITAS R. Didi Djadjuli
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3097

Abstract

Dimanapun dan apapun yang namanya organisasi, tentu memiliki tujuan yang ingin dicapai, yang sulit direalisasikan adalah bagaimana proses yang dilaksanakan organisasi tersebut untuk mencapai tujuan yang diinginkan, dengan semakin majunya teknologi dan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, organisasi mau atau tidak mau harus menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman kalau tidak, organisasi tersebut akan ditinggalkan oleh pengguna, karena sudah tidak sesuai dengan kondisi jaman yang sedang berjalan. Begitu juga organisasi yang besar dan menyangkut kebutuhan rakyat banyak yaitu organisasi negara atau pemerintah dengan kewenangannya yang begitu besar, harus menjadi pelopor dalam perubahan-perubahan yang terjadi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu cepat sehingga perubahan-perubahan itu memberikan keamanan, kepastian, kenyamanan kepada masyarakat yang kita ketahui banyak sekali pelayanan-pelayanan yang sifatnya monopoly atau pelayanan yang hanya diselenggarakan oleh pemerintah dan tidak diselenggarakan oleh swasta. Kalau kita berbicara pelayanan, tentu terkait dengan para pelaku pelayanan atau yang melayani, Hardiyansyah (2018;73) berdasarkan penelitian yang dilakukan Hardiyansyah terhadap semua tesis dan desertasi pada perpustakaan Pascasarjana Unpad, diperoleh data dengan penelitian tentang pelayanan dengan tema “kualitas pelayanan publik”diperoleh hasil yang mempengaruhi pelayanan publik yaitu diantaranya “motivasi, pengawasan masyarakat, perilaku birokrasi, implementasi kebijakan, kinerja birokrasi, kontrol sosial, kemampuan aparatur, pengalaman, tanggungjawab, komunikasi, iklim organisasi, restrukturisasi birokrasi, perencanan fasilitas, pemberdayaan aparatur, kepemimpinan”. Di sisi lain yaitu mengenai E-Goverment berpendapat bahwa pada studi yang dilakukan oleh vittal (Suaedi dan Wardianto, 2010;78) mengatakan bahwa “kegagalan implementasi elektronic goverment  diberbagai instansi sering disebebkan ketidakmengertian implementor dalam membangun electronoc goverment, sebab para implementor yang sebagian besar adalah orang-orang teknik yang menganggap implementasi elektronic goverment hanya sebatas pada perangkat-perangkat teknologi informasi”. Kata Kunci: E-Goverment, Pelayanan, Kualitas
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MILIK DESA OLEH PEMERINTAH DESA RAJADESA KECAMATAN RAJADESA KABUPATEN CIAMIS Syahrul Efendi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3102

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis belum dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut ditunjukan dari Lemahnya pengelolaan modal, pengurus yang kurang objektif, tidak adanya usaha yang sesuai dengan potensi sumberdaya alam yang ada dan kurangnya inovasi yang efektif dalam menangani masalah BUMDes. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagaimana Penerapan Strategi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis, Apa saja faktor Pendukung Dan Penghambat Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis, Upaya-Upaya Apa Saja Yang Dilakukan Untuk Mengatasi Hambatan Dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Oleh Pemerintah Desa Rajadesa Kecamatan Rajadesa Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa oleh Pemerintah Desa Rajadesa belum dilaksanakan degan baik, hal tersebut dikarenakan Pemerintah Desa Rajadesa tidak melakukan strategi yang tepat dalam mengembangkan BUMDes Desa Rajadesa dalam hal pengembangan potensi sumberdaya alam, kemampuan internal organisasi, dan  anggaran yang tidak sesuai. 2) Adanya hambatan-hambatan seperti BUMDes belum diberikan kewenangan dalam mengelola potensi eko wisata Shamida, Keterbatasan anggaran BUMDes, Tidak adanya evaluasi kinerja, Kurangnya kemampuan manajemen. 3)  Upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yaitu Pemerintah Desa Rajadesa sudah menyerahkan  program pembuatan bumi perkemahan di bukit Shamida yang sedang melakukan proses pembenahan lahan, penetapan anggaran yang diberikan dalam musyawarah Desa Rajadesa dan melakukan pengajuan anggaran keintansi pemerintah lainnya. Kata Kunci: Strategi, pengembangan, Badan Usaha Milik Desa
PENGUATAN KAPASITAS PEMERINTAHAN DESA DI DESA SUKAJAYA KECAMATAN CIMERAK KABUPATEN PANGANDARAN Irma Linda
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.849 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3093

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal bahwa penguatan kapasitas Pemerintahan Desa di Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran belum terlaksana dengan baik. Hal ini dikarenakan masih rendahnya tingkat pendidikan dari aparatur perangkat desa, lemahnya manajemen Pemerintah Desa, terkait dengan peningkatan kapasitas aparatur perangkat desa sehingga masih kurang mampu melakukan penempatan terhadap aparatur perangkat desa dalam struktur organisasi, Pemerintahan Desa kurang membangun kerjasama tim yang solid sehingga masih adanya salah pengertian diantara Pemerintahan Desa dan lembaga Pemerintahan Desa dalam penyusunan kebijakan atau Peraturan Desa. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka yang menjadi rumusan masalahnya adalah : Bagaimana penguatan kapasitas Pemerintahan Desa di Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Bagaimana hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penguatan kapasitas Pemerintahan Desa di Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Bagaimana upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam penguatan kapasitas Pemerintahan Desa di Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara) dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Penguatan kapasitas Pemerintahan Desa di Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran belum dilaksanakan dengan optimal sesuai dengan pembangunan kapasitas menurut Haryono (2012:46) yaitu dimensi Pembangunan SDM, dimensi penguatan organisasi, reformasi kelembagaan. Adanya upaya-upaya yang dilakukan seperti memberikan teguran terhadap aparatur desa dan anggota lembaga desa untuk mengikuti bimbingan teknis, merangkul semua aparatur desa dan anggota lembaga desa untuk terlibat secara aktif dalam perencanaan program kerja, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dengan mengikuti seminar atau bimtek, berkoordinasi agar dapat melakukan pendapingan terhadap aparatur perangkat desa secara rutin dan berkelanjutan, komunikasi untuk membahas terkait dengan peraturan tentang pelaksanaan kerjanya. Kata Kunci : Penguatan, Kapasitas, Pemerintahan Desa
KUALITAS PELAYANAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN SUBANG Rafelia Arista
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 6, No 4 (2019): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.025 KB) | DOI: 10.25157/dinamika.v6i4.3098

Abstract

Perpustakaan sebagai penyelenggara pelayanan publik bertugas untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, namun hal tersebut masih jauh dari harapan masyarakat karena adanya permasalahan fasilitas, koleksi buku,  sumber daya manusia, dan pelayanan yang diberikan oleh pustakawan. Maka dari itu penulis tertarik melakukan penelitian mengenai kualitas pelayanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang dengan menggunakan metode kualitatif dan menggunakan dimensi kualitas pelayanan sebagai pedomannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kualitas Pelayanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang belum memenuhi dimensi kualitas pelayanan. Kata Kunci: Pelayanan Publik, Kualitas Pelayanan, Pelayanan Perpustakaan.

Page 1 of 2 | Total Record : 17