cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
PENGARUH SEMANGAT KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN KUTAI TIMUR Beatrix Aprastia
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beatrix Aprastia, Pengaruh Semangat Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur dibawah bimbingan Bapak H.Marsuq,S.Sos.,M.Si sebagai pembimbing I dan Ibu Salasiah, S.Sos.,M.Si sebagai  pembimbing II. Tujuan  penelitian  ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh semangat kerja terhadap produktivitas kerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur. Oleh karena itu, penulis memperoleh gambaran tentang semangat kerja pegawai berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas pegawai dalam keberhasilan pelaksanaan tugas secara baik dilingkungan kerja Pemerintahan Kabupaten  Kutai  Timur. Sekalipun pembagian tugas bukanlah satu-satunya faktor yang  mendukung  keberhasilan untuk menciptakan efektivitas kerja pegawai,       namun ternyata faktor pembagian tugas cukup mempengaruhi efektivitas        kerja pegawai. Selaku Pimpinan disarankan agar lebih banyak lagi mencurahkan perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan individu pegawainya, serta memberikan kebebasan bagi pegawainya untuk mengembangkan kreativitas mereka, serta memberikan pengalaman yang lebih luas kepada para pegawai melalui kegiatan pengembangan yang kontinyu. Dan Kepada para pegawai, khususnya yang dijadikan responden di dalam penelitian ini, disarankan agar terus meningkatkan semangat kerja dan kemampuan dalam membawa misi organisasi di bawah tingkat kompetisi yang semakin ketat, sehingga akan tercipta baik, yang secara simultan dapat meningkatkan performans organisasi dalam rnenghadapi persaingan global.
PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT TELKOM AKSES SAMARINDA Fajar Ainun Muhammad Nebong
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organizational communication climate is the employee 's perception of the messages or events that occur in the company. Lack of attention and communication between leaders and subordinates that affect the performance of the background of the researcher wants to know about it, especially in PT Telkom Akses Samarinda. PT Telkom Akses Samarinda as a company must have good organizational communication climate . With good communication climate, PT Telkom Akses Samarinda employees can complete the task properly. Organizational communication climate change will affect the productivity or performance of an employee because of the size of the focus of the staff's performance in achieving corporate goals . In this study, researchers used the theory of human relations. This theory emphasizes the importance of individuals in the organization and social relationships in organizational life. The method used is a quantitative method that is associative. The purpose of this research is to know is there any effect of organizational communication climate on employee performance. Based on the results of the study conducted by researchers correlation analysis between the variables x and y indicate that the variable x has a positive significant relationship with the variable y, that is equal to 0,606, then in accordance with the guidelines of the correlation coefficient is a strong relationship category. SPSS 17.00 output results expressed that relationship between organizational communication climate to employee performance in PT Telkom Akses Samarinda have a strong relationship, and have the significant positive value. Based on the calculation of the value of t, it can be seen that the tvalue is 4,6. While a scale value ttable was 0.264. Rated 4.6 > 0.264, so it can be concluded that H 0 is rejected and H a is accepted. This means that there is a positive and significant relationship between organizational communication climate to employee performance.
PENGARUH INSENTIF TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR PEMERINTAHAN SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN KUTAI BARAT Rusmawati Rusmawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RUSMAWATI, NPM : 16.11.1001.3509.158, Masalah dalam penelitian ini adalah insentif sebagai sarana memotivasi dan mendorong para pegawai untuk bekerja dengan kemampuan yang optimal yang dimaksudkan sebagai pendapatan ekstra di luar gaji atau upah yang telah ditentukan. Pemberian insentif ini dimaksudkan agar dapat memenuhi kebutuhan para pegawai dan keluarga mereka di luar gaji pokok.Tujuan penelitian ini adalah mengukur seberapa besar pengaruh insentif Di Kantor Pemerintahan Sekertariat DPRD Kabupaten Kutai Barat. Seberapa besar efektifitas kerja pegawai serta mengetahui seberapa besar hubungan pengaruh insentif yang di berikan terhadap efektifitas kerja pegawai Di Kantor Pemerintahan Sekertariat DPRD Kabupaten Kutai Barat.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis Kuantitatif.yaitu suatu metode penelitian yang bertujuan menggambarkan apa yang terjadi pada objek dengan di dalamnya terdapat upaya-upaya mendiskripsikan, mencatat, dan menganalisis dan menginterprestasikan data yang ada. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang ada Di Kantor Pemerintahan Sekertariat DPRD Kabupaten Kutai Barat yang berjumlah 44 orang, sedangkan yang menjadi responden adalah seluruh populasi. Teknik pengumpulan datanya menggunakan rumus perhitungan product moment, yang bertujuan untuk mencari korelasi antara variabel antara insentif dengan kinerja pegawai.Sedangkan teknik pengumpulan data yang di lakukan adalah pertama dengan penelitian perpustakaan melalui literatur dan kedua melalui penyebaran kuisioner atau angket pada responden yang di jadikan sampel penelitian.Apabila insentif di berikan sesuai diberikan dengan ketentuan yang berlaku akan meningkatkan efektifitas kerja pegawai.Dari hasil penelitian terbukti bahwa prosedur tata kerja berpengaruh secara positif, dimana diperoleh hasil rhitung = 0,304 > 0,297 dalam tabel r product moment dengan n = 44 orang pada taraf signifikan 5 %.
PERANAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PERATURAN DAERAH TENTANG PEDAGANG KAKI LIMA DI KABUPATEN KUTAI TIMUR helmi Helmiansyah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jobs not only in the formal sector but also in the informal economy. Street vendors (PKL) were employed in the informal sector, therefore street vendors also need to be maintained within improving the under middle class society's economy. In order to improve the economy of street vendors, street vendors need their arrangement to create public order. As municipal police officers are empowered to enforce legislation concerning expected to arrange PKL well, therefore  this informal sector workers do not lose their livelihoods that can lead to new unemployment.The problems of this research are: 1) How is the role of municipal police in implementing the regional regulation on street vendors in the East Kutai Regency, 2) What activities are carried out in municipal police in the organization of street vendors in East Kutai, and 3) What constraints experienced by municipal police in the arrangement PKL in East Kutai and how to overcome them. This study used a qualitative approach. This study was conducted in East Kutai. The data source of this research is the municipal police, street vendors in Sangata, street vendors consumers, street vendors and the community rather than consumers. The focus of this study were 1) The role of municipal police in implementing the regulation of street vendors in the East Kutai Regency, 2) activities implemented municipal police in the arrangement of street vendors, and 3) The problem faced in penetaan PKL municipal police in East Kutai. The methods of data collection using the method of observation, interviews, documentation and library research. The validity of the data using a triangulation method. Analysis of data using interactive analysis funsional stemming from data collection, data reduction, data presentation, and conclusion.The results showed that: 1) The role of municipal police in the implementation of the regulation of street vendors was a sweeping and socializing, controlling the activities carried out with a very good, namely the existence; (1) preventive action by conducting dialogue with vendors to define the collective agreement, (2) prosecution and enforcement, (3) repression can say no, and (4) the action after street vendors relocated and 2) The problem faced municipal police in the arrangement street vendors come from the East Kutai Regency; (1) The internal factors such as; lack of personnel and infrastructure to the incompatibility of the amount of regulation that should be implemented Jobs not only in the formal sector but also in the informal economy. Street vendors (PKL) were employed in the informal sector, therefore street vendors also need to be maintained within improving the under middle class society's economy. In order to improve the economy of street vendors, street vendors need their arrangement to create public order. As municipal police officers are empowered to enforce legislation concerning expected to arrange PKL well, therefore  this informal sector workers do not lose their livelihoods that can lead to new unemployment. regulation of society, especially street vendors (PKL).
ANAILISIS DISIPLIN KERJA KARYAWAN PADA PT.SUCOFINDO EPISI BAGIAN MINERAL BATU BARA CABANG KOTA SAMARINDA Aditya Suhartono
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini yang menjadi responden wawancara adalah koordinator cabang dan sebagian karyawan PT. Sucofindo Episi Cabang Kota Samarinda, penelitian ini adalah disiplin kerja yaitu kesadaran dan kesediaan seseorang mentaati semua peraturan perusahaan dan norma-norma sosial yang berlaku serta sadar  akan tugas dan tanggung jawabnya dan perilaku nyata ditampilkan sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai perannya dalam perusahaan.Sedangkan teknik analisa data yang digunakan adalah 1). Observasi langsung ke lapangan untuk menunjang penelitian yang dilakukan agar mendapatkan sumber data yang diharapkan, kemudian pengumpulan informasi melalui wawancara terhadap key informan yang compatible terhadap penelitian. 2). Reduksi data (data reduction) yaitu proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan dilapangan selama meneliti tujuan diadakan transkip data untuk memilih informasi mana yang dianggap sesuai tidak sesuai dengan masalah yang menjadi pusat penelitian di lapangan. 3). Penyajian data (data display) yaitu kegiatan sekumpulan informasi dalam bentuk naratif, grafik jaringan, tabel dan bagian yang bertujuan mempertajam penelitian terhadap informasi yang dipilih kemudian  disajikan dengan masalah yang menjadi pusat penelitian di lapangan. 4). Pada tahap terahkir adalah kesimpulan dilakukan secara cermat dengan melakukan verifikasi berupa tinjuan ulang pada catatan-catatan di lapangan sehingga data-data dapat diuji validasinya yang telah disederhanakan, disajikan dalam pengujian data dengan cara mencatat keteraturan, pola-pola penjelasan secara logis dan metodelogis, konfigurasi yang memungkinkan diprediksikan hubungan sebab akibat melalui hukum-hukum empiris.Maka dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Analisis Disiplin Kerja Karyawan Pada PT. Sucofindo Episi Bagian Mineral Batu Bara Cabang Kota Samarinda. Dimana yang menjadi fokus penelitian penulis dalam meningkatkan kesadaran disiplin kerja supaya berjalan dengan baik maka para karyawan harus memiliki kesadaran tentang disiplin waktu, disiplin peraturan,dan disiplin tanggung jawab, apabila salah satu faktor tersebut belum tercapai maka disiplin kerja belum dapat terpenuhi secara signifikan. Tentu tidak dipungkiri banyak yang harus dibenahi dan diperbaiki, baik itu disiplin kerja yang dibuat oleh perusahaan itu sendiri agar para karyawan benar-benar mentaati dan juga  tentunya masing-masing karyawannya harus memiliki kesadaran diri dalam hal disiplin kerja. Maka dari itu ketiga faktor tersebut harus terpenuhi agar tercapainya disiplin kerja dilingkungan perusahaan PT. Sucofindo Episi dapat terwujud.Kesimpulan dapat terlihat dari hasil analisis disiplin waktu, displin peraturan dan disiplin tanggung jawab, penulis menarik kesimpulan bahwa masih banyak yang harus dibenahi, agar menuju kategori baik dan supaya perusahaan bisa berkembang pesat dan maju. 
PENGARUH MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN PADA KANTOR KECAMATAN SANGKULIRANG KABUPATEN KUTAI TIMUR Ana Yuliana
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ana Yuliana, skripsi dengan judul Pengaruh Manajemen Pelayanan Terhadap Efektivitas Pelayanan Pada Kantor Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh Manajemen Pelayanan Terhadap Efektivitas Pelayanan Pada Kantor Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. Analisa data yang digunakan untuk menguji hubungan atau pengaruh manajemen pelayanan terhadap efektivitas pelayanan, menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi product moment, perhitungan analisa menggunakan program SPSS R 17,0 for windows.            Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 orang pegawai PNS dan pegawai TK2D dijadikan sebagai responden penelitian. Dengan pertimbangan Pegawai Negeri Sipil  tersebut memahami seluk beluk dan terlihat dalam proses pembuatan dan implementasi manajemen pelayanan. Teknik pengambilan sanpel menggunakan metode sensus.            Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar 0,606, hasil perhitungan rumus korelasi product moment adalah lebih besar dibandingkan r tabel (0,606 > 0,329), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variabel manajemen pelayanan terhadap variabel efektivitas pelayanan pada kantor Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur, dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin baik manajemen pelayanan maka semakin baik pula efektivitas pelayanan.            Berdasarkan hasil perhitunggan koefisiensi determinasi diperoleh hasil  R Square atau r2 sebesar 45%, dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh manajemen pelayanan terhadap efektivitas pelayanan pada kantor Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur adalah sebesar 25%, dan sebesar 75% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.            Berdasarkan hasil perhitungan  uji t hitung diketahui bahwa besar t hitungnya adalah 2.240. dari hasil tersebut kalau dibandingkan dengan t tabel maka didapat t hitung> t tabel (2.240 >1.688), dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel manajemen pelayanan berpengaruh positif dan siginifikan terhadap efektivitas  pelayanan pada kantor Kecamatan Sangkulirang Kabupaten Kutai Timur. 
PENGARUH PENGAWASAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI KANTOR KECAMATAN SAMARINDA SEBERANG KOTA SAMARINDA Siti Qomariah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siti Qumariyah, skripsi dengan judul Pengaruh Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai  Kantor Kecamatan Samarinda Seberang Kota Samarinda            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai  Kantor Kecamatan Samarinda Seberang Kota Samarinda. Analisa data menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi product moment.            Populasi penelitian adalah sebanyak 60 orang (enam puluh) orang PNS  pada kantor Kecamatan Samarinda Seberang. Mengingat keterbatasan waktu, tenaga, dan dana  penulis mengambil sampel sebanyak 50% dari populasi  berjumlah 30 orang PNS. Teknik penarikan sampling penulis menggunakan teknik porposive rendom sampling, berdasarkan kriteria yang penulis tentukan untuk mendapatkan data primer sesuai dengan tujuan penelitian.            Berdasarkan perhitungan koefisien korelasi sebesar 0,602,  dibandingkan dengan nilai r yang diperoleh dari hasil perhitungan rumus korelasi product moment, maka dapat dilihat bahwa r yang diperoleh dari hasil perhitungan rumus korelasi product momentadalah lebih besar dibandingkan r tabel korelasi product moment (0,602 > 0,229), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variabel pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai Kantor Kecamatan Samarinda Seberang.            Berdasarkan hasil perhitungan t hitung diperoleh nilai sebesar 3.240. dari hasil tersebut kalau dibandingkan dengan t table maka didapat t hitung> t tabel (3.240 >1.688), dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel pengawasan  berpengaruh positif dan siginifikan terhadap disiplin kerja pegawai Kantor Kecamatan Samarinda Seberang Kota Samarinda.            Berdasarkan hasil perhitunggan koefisiensi determinasi, didapat R Square atau r2 sebesar 45%. Sehingga berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh pengawasan terhadap disiplin kerja pegawai,  adalah sebesar 45%, dan sebesar 55% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Maknanya adalah bahwa sebesar 45% disiplin pegawai di pengaruhi oleh faktor pengawasan terdiri dari pengawasan langsung, pengawasan tidak langsung, pengawasan melekat atau kesadaran serta pengawasan ekternal, pihak luar dan sebesar 55%  disiplin kerja pegawai dipengaruhi oleh faktor lainnya yang di ukur dalam penelitian ini. 
Pengaruh Disiplin Kerja Pegawai Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Di Kantor Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat Diar Utari Samosir
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh  disiplin kerja pegawai terhadap peningkatan kualitas pelayanan pada Kantor Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat. Analisa data yang digunakan analisis koefisiensi korelasi product moment (pearson). Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai di Kantor Kecamatan Tering Kutai Barat, yaitu  PNS dan pegawai TK2D berjumlah sebanyak 37 orang  menggunakan metode sensus.              Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 37, diperoleh    rhit = 0,422, dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis dari koefisien korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 37 pada tingkat signifikasi 5%, yaitu 0,325.  Atau dapat dikatakan pula bahwa rhit = 0,422 > rtab = 0,325.  Ini berarti bahwa terdapat  hubungan dalam arti pengaruh yang positif antara variabel disiplin kerja pegawai dengan variabel kualitas pelayanan. pada kantor Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat.              Berdasarkan tabel Pedoman untuk memberikan interpretasi terhadap Koefisien Korelasi Product Moment, hasil perhitungan tersebut berada pada interval 0,40 – 0,599, yang berarti terdapat hubungan yang sedang antara variabel disiplin kerja dengan variabel kualitas pelayanan pada kantor Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat. Dalam pengertian lain bahwa tetap ada korelasi namun ukuran hubungan sedang, masih banyak faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.              Berdasarkan perhitungan  analisa data bahwa hasil uji-t adalah sebesar 3,817.  Hal Ini berarti dapat pula dikatakan bahwa thit = 3,817, hasil ini jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 3,817 > ttab = 1,690 pada tingkat signifikasi 0,05 untuk n – 2 = 35 (37 – 2 = 35).  Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel disiplin kerja pegawai terhadap variabel peningkatan kualitas pelayanan.  Dengan demikian dapat pula dikatakan bahwa rumusan masalah di dalam penelitian ini telah terjawab dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya bahwa disipilin kerja pegawai berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan pada kantor Kecamatan Kabupaten Kutai Barat.              Faktor lain yang cukup berperan dalam kualitas pelayanan masyarakat yang tidak diukur dalam penelitian ini antara lain faktor kesadaran baik dari petugas pelayanan maupun dari masyarakat, faktor  peraturan yang telah di tentukan oleh instansi pemberi layanan, faktor organisasi yang baik, faktor imabalan atau gaji, faktor kemampuan dalam bekerja, faktor sarana dan prasarana, komunikasi dan pendidikan. 
PERAN DINAS SOSIAL DALAM PENYALURAN BANTUAN SOSIAL TERHADAP KORBAN BENCANA KEBAKARAN DI KOTA SAMARINDA TAHUN 2018 Muhammad Lukmanul Hakim
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MUHAMMAD LUKMANUL HAKIM, Peran Dinas Sosial Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Terhadap Korban Bencana Kebakaran di Kota Samarinda Tahun 2018 Bapak Suhardiman, S.Sos, M.Si selaku pembimbing I dan Ibu Diana, S.Sos M.Si selaku pembimbing II. Pengumpulan data dengan penelitian kepustakaan, observasi dan wawancara secara langsung dengan Narasumber, Narasumber adalah Kepala Dinas, Sekertaris Kepala Dinas dan Kepala Bidang Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana yang ditentukan dengan teknik analisa data. Data yang telah di dapat kemudian di analisa dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian tentang Peran Dinas Sosial Dalam Penyaluran Bantuan Terhadap Korban Bencana Kebakaran di Kota Samarinda, maka pada bab ini dapat diambil secara garis besar sebagai berikut : Dalam penyaluran bantuan sosial Peram Dinas Sosial bermaksud membantu kelangsungan hidup dasar kepada korban bencana, hidup dasar maksudnya bantuan untuk bertahan hidup berupa makanan, pakaian dan lain sebagainya.
PENGENDALIAN MUTU TENAGA PENDIDIK BIDANG PENDIDIKAN DASAR DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KUTAI TIMUR Agus Kusmawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A qualified teacher is a person who has special abilities and expertise in the field of teacher training so that he is able to perform his duties and functions as a teacher with maximum abilities. In other words qualified teachers are people who are well educated and well trained and have rich experience in their fields.During elementary school, it should be sought for children to be free to receive their knowledge as well as possible and truly. The school environment is a place that is very influential on the potential for the development of primary school children learning into a better realm as set by the government towards the goals of education in primary and secondary schools can be realized.The teaching and learning process is the core of the overall education process with the teacher as a science developer. Interaction or reciprocity between teachers and students is one of the most important and mandatory factors in the world of education, because the results of that interaction will produce a quality Human Resources.Education in primary schools as formal education for future generations of children in the nation based on the character and culture of the nation which is then determined through the curriculum, then from this curriculum the wheels of education are spurred and implemented.Student learning progress. The goal is mainly to find out how the learning process takes place, know the process of coaching and coaching to students, measuring the effectiveness and efficiency of the administration of education, as well as measuring the progress and development of student learning outcomes. The suitability of the curriculum with the dynamics of the demands of the community's needs, the achievement of students' abilities based on established school culture standards, the availability of learning resources that are relevant to the demands of the curriculum, the coverage of local content in accordance with the needs of the local area, as well as the smooth implementation of the school curriculum as a whole as well as the teacher and education staff the other.In terms of effectiveness, it is clear that the system of subject teachers is more effective than the classroom teacher system. Because every teacher can choose subjects that are really mastered. Even teachers can also choose subjects according to the disciplines they learn while studying.