cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
PENGARUH KOORDINASI PIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA KANTOR SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN KUTAI TIMUR Nur Aryanti Pratiwi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nur aryanti pratiwi. The Influence of Leadership on Employee Work Discipline at the Samarinda City District Office. Under the guidance of Ms. Salasiah, S. Sos, M. Si, as mentor I and Mrs. Dra. Hj. Nanik Pujiastuti M. Si, as mentor II.The results of the study show that there is no significant relationship between leadership and employee work discipline at the Samarinda City District Office.From the results of calculations that Leadership that occurs in the environment at the Samarinda City District Office has not been able to foster awareness of employees below it in the discipline of work. This is due to the fact that there is still a thought of most employees that the discipline carried out by the leaders cannot be imitated, in the sense that the discipline is carried out only because there is an interest in fearing the leadership above it.The low work discipline of most employees causes a lot of work to be delayed and decreases public confidence in the services provided.The leadership expected by everyone in the Samarinda Kota District Office is transactional and national leadership, which is to expect leaders who have strong, authoritative, consistent and willing to understand the needs of subordinates. As stated by L.M. Berry, (2008: 130) that developing the concept of transformational and transactional leadership is based on Maslow's opinion on the hierarchy of human needs. This connection can be understood by the idea that lower employee needs, such as physiological needs and security can only be fulfilled through the practice of transactional leadership styles. Conversely, P. Bycio et al (2005: 112) suggest that higher needs, such as self-esteem and self-actualization, can only be fulfilled through the practice of transformational leadership styles. In contrast, authoritarian leadership is generally less favored by subordinates, although authoritarian leadership is sometimes needed to support the achievement of a particular target of work. This is illustrated by the opinions of respondents who position authoritarian leadership in the third position of the two previous types of leadership (transaction and transformational).Because the attitude and behavior of the leader becomes the size of the employee in carrying out their duties, discipline cannot grow on its own without motivation coming from outside. Even if awareness of discipline comes from within him, of course there are certain motives that make it such, for example the desire to achieve a certain achievement.Work discipline in the environment at Samarinda Kota district office cannot run normally if the discipline that is implanted is not balanced with commensurate rewards. The award in question can be in the form of: appropriate placement, giving incentives to promotion. Therefore, to create a disciplined work environment is not enough just to appeal, sanction, or merely reprimand but also the motivation to foster awareness of why people need to do so.
STUDI TENTANG PRINSIP – PRINSIP PENEMPATAN PEGAWAI PADA DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PEMUKIMAN KABUPATEN KUTAI TIMUR Fachriansyah Fachriansyah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif yang diawali dengan proses pengumpulan data, penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini menggunakan tehnik pengumpulan data dengan studi kepustakaan, studi lapangan yaitu dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas sesuai dengan yang dibututuhkan dalam penelitian. mendeskripsikan prinsip-prinsip penempatan pegawai pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kutai Timur  dan Untuk mengetahui faktor – faktor penghambat yang dihadapi dalam prinsip-prinsip penempatan pegawai pada pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kutai Timur Dari hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa salah satu prinsip pokok penempatan pegawai dalam jabatan adalah menempatkan orang yang tepat pada tempat yang tepat (The Right Man In The Right Place). Namun pada kenyataanya penempatan jabatan seseorang sering tidak tepat dalam penempatannya, seperti halnya pada Kantor Pemukiman dan Perumahan Kabupaten Kutai Timur sebagian jabatan tertinggi yang diduduki oleh sebagian pegawainya tidak sesuai dengan standar pendidikan yang sesuai. Dengan mempertimbangkan keterbatasan kemampuan dan waktu penulis, penelitian ini memfokuskan kepada  prinsisp-prinsip penempatan pegawai atas dasar tersebut diharapkan pegawai lebih termotivasi dalam melakukan pekerjaannya guna memperoleh jabatan dan tugas yang baru melaluai suatu sistem pembinaan karier yang tertata dan sehat sehingga tewujud suatu aparatur dan organisasi pemerintahan yang akuntabel dan berkualitas.Kesimpulan nya prinsip-prinsip penempatan pegawai sudah diterapkan cukup baik, namun masih saja terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa pegawai yang ditempatkan tidak sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. 
ANALISIS TENTANG KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA PUSKESMAS RANTAU PULUNG KECAMATAN RANTAU PULUNG Kasmiati Kasmiati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KASMIATI. NPM : 16.11.1001.3509.130, Judul : Analisis Tentang Kualitas Pelayanan Publik Pada Puskesmas Rantau Pulung Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur, dibawah Bapak Drs. H. Maskan AF, M.Si. bimbingan selaku Dosen Pembimbing I dan Ibu Dra. Hj. Nanik Pujiastuti,M.Si. selaku Dosen Pembimbing IITujuan penelitian ini yaitu untuk menggambarkan kinerja pelayanan pada Puskesmas Rantau Pulung Kecamatan Rantau PulungMetode Penelitian yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, metode deskriptif dapat diartikan sebagai prosedur pemecahan masalah yang di selidiki dengan menggambarkan keadaan objek penelitian. Dalam penelitian kualitatif, penetuan informan yang terpenting adalah bagaimana menentukan key informan / informan kunci atau situasi sosial tertentu yang sarat dengan informasi yang sesuai dengan fokus penelitian adalah pimpinan Puskesmas, staf dan masyarakat.Analisis Data Model Interaktif (Interactive Model Of Analisis) menurut Miles dan Huberman sangat penting dalam suatu penelitian karena didalam analisis data dilakukan pengorganisasian terhadap data yang terkumpul dilapangan.Sesuai dengan jenis penelitian, termasuk penelitian deskriptif dimaksud menggambarkan fenomena fenomena yang terjadi dilapangan terutama berkaitan dengan masalah yang diteliti.Hasil Penelitian kualitas pelayanan yang diberikan Puskesmas Rantau Pulung Kecamatan Rantau Pulung Kabupaten Kutai Timur masih belum optimal serta belum dapat memenuhi kepuasan pelanggan secara optimal. Hal tersebut dapat dilihat melalui dimensi kualitas pelayanan yang belum terlaksana secara optimal yaitu dimensi tangible, responsiveness, dan assurance. Adapun dimensi yang mendukung kualitas pelayanan adalah dimensi reliability dan empathy. 
STUDI TENTANG OTONOMI DESA DI DESA KAYA BATU KECAMATAN MUARA MUNTAI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Rapika Febriana
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RAFIKA PEBRIANA, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menggambarkan bagaimana Otonomi Desa di Desa Kayu Baru Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisa deskripsi. Untuk memperoleh data penelitian, khususnya dengan teknik wawancara peneliti menggunakan metode Purposive Sampling, kemudian untuk mendapatkan data yang valid, maka peneliti melakukan triangulasi sumber yang memungkinkan bagi peneliti untuk melakukan pengecekan ulang serta dapat melengkapi informasi dari berbagai sumber.Dari hasil penelitian maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa Otonomi Desa di Desa Kayu Baru Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara. Dari empat fokus penelitian hanya ada satu fokus yang menurut peneliti memuaskan dan mencerminkan kemandirian desa tersebut yaitu pada pelaksanaan pemilihan pemimpin bagi desanya. Dimana mulai dari peraturan mengenai kepala desa hingga proses pemilihan kepala desa semuanya berjalan dengan baik, demokrasi sesuai dengan hati nurani masyarakat tanpa adanya paksaan. Sedangkan pada fokus penelitian lainnya seperti dalam menyelenggarakan pemerintah desa, merencanakan pembangunan dan menggalang segenap potensi yang ada bagi kemandirian desa dinilai tidak memuaskan.Dari penelitian tersebut dapat diketahui pelayanan desa kepada masyarakat tidak optimal sebab masih banyak keluhan-keluhan warga yang belum dapat dipenuhi seperti pelayanan dalam pengetikan yang berhubungan dengan administrasi desa yang masih lambat dan bertele-tele. Dalam pelaksanaan pembangunan khususnya dalam proses penyusunan APBDes desa masih bergantung pada bantuan yang diberikan dari pihak Kabupaten dan swasta. Tetapi hal yang paling memperhatinkan adalah pemerintah desa tidak mempunyai sumber-sumber pendapatan desa dan tidak mempunyai satupun peraturan mengenai iuran bagi perusahaan yang ada didesa untuk dijadikan sumber pendapatan asli desa.
MANAJEMEN STRATEGIS BADAN PENDAPATAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN PERKOTAAN KABUPATEN KUTAI BARAT TAHUN 2018 Melisa Melisa
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK               Pajak bumi dan bangunan perkotaan perdesaan (PBB-P2) sebagai pajak yang bersifat kebendaan dalam arti besarnya pajak terhutang ditentukan oleh keadaan obyek yaitu bumi/tanah dan/bangunan. Pajak yang bersifat memaksa kepada semua wajib pajak, namun dalam praktiknya masih terdapat persoalan diantaranya belum optimalnya pembayaran pajak, rendahnya realisasi dan target, belum tegasnya penerapan sanksi, kurangnya tenaga ahli perpajakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen strategi Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan PBB-P2 di Kabupaten Kutai Barat tahun 2018. Penelitian ini menggunakan teori J. David Hunger dan Thomas L. Wheelen (2003:9). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan manajemen strategi Dinas Pendapatan Daerah dalam meningkatkan PBB-P2 di Kabupaten Kutai Barat tahun 2018 belum berjalan baik. Hal ini dapat dilihat dari minimnya sumber daya manusia menangani IT maupun dilapangan, lemahnya penerapan sanksi pajak, kesalahan administrasi yang berulang. Saran yang sampaikan diantaranya memudahkan prosedur pembayaran, transparansi hasil pajak untuk menimbulkan kepercayaan dan kepatuhan wajib pajak, sanksi tegas sesuai dengan pelaksanaan, ditambahkannya pegawai instansi dan kolektor untuk penagihan serta diadakannya pelatihan terkait pajak dan pembukuan.
TINJAUAN TENTANG PENGAWASAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SD NEGERI 002 BATU AMPAR KECAMATAN BATU AMPAR KABUPATEN KUTAI TIMUR Melisa Ardiyanti
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Schools need tools that act as administrators and dynamisators so that the goals can be effectively and efficienty achieved. An important element that contributes to theachieving of the overall pupose of the activity in education management at school is supervision, which is governed by the headmaster. One aspect of the surveillance is the teacher’s performance. The purpose of this study was to find out how the headmaster conducted oversight in improving teacher’s performance at SDN 002 Batu Ampar Sub-district of  Batu Ampar,Regency of Kutai Timur. The focus of this study is the headmaster”s internal superveillance by direct inpection, indirect place observations annd field reports and surveillance in order to observeattendance and reprts from the vice. This method of research is a qualitative deskriptive study method, which became the source id the study of the principal as key informant and teacher’s as a support informant. By using data collection techniques, the observation annd documentary studies, by data collection, data reduction, data presention, and data insention. The results of this study suggest that the performance of the headmaster’s supervision of both direct and indirect supervision is good enough only to have a maximum. A teacher’s performanceis also good enough, it just still needs the pricipal’s guidabce in with RPP and sylabus work and teachers to increase his skills and creativity in teaching so that classroom interaction become maximum.
PERANAN PERUSAHAAN BATUBARA TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT SANGGATA KABUPATEN KUTAI TIMUR (STUDI KASUS PT. KALTIM PRIMA COAL) Marita Sombo
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the economic conditions of the community and mining workers as well as to determine the impact of the existence of a coal mining company for residents around the mine. This research uses descriptive qualitative research by providing a clear and systematic picture related to the object under study in order to provide valid information and data related to facts and phenomena in the field. The approach used in this study is the approach of sociology and psychology, and uses data collection techniques by conducting observations, interviews, and documentation to obtain information from informants.The results of research and discussion show that: 1) The dynamics of the community in the mine area can be known from the economic conditions of the community, since the existence of a mining company the lives of residents can be said to have changed dramatically, and with the existence of a mining company has opened wide employment opportunities for residents around the mining area. 2) Mining activities managed by KPC are already very environmentally friendly and prioritize residents around the mine. Post mining aside from reforestation, it is also used for fish farming. The positive impacts are: a) Sources of foreign exchange. b) Sources of Regional Original Revenue (PAD). c) Accommodate workers.The implications of this research are: There needs to be more serious attention and supervision from my stakeholders in environmental management efforts and environmental monitoring efforts or studies on Environmental Impact Analysis (AMDAL) both in formulating policies relating to mining activities, before mining activities are carried out. it can be predicted in advance the impact on the environment.
PENGARUH KINERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KECAMATAN NYUATAN KABUPATEN KUTAI BARAT Oktavia Servilina
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh kinerja  terhadap efektivitas kerja pegawai Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat. Analisa data yang digunakan untuk menguji hubungan atau pengaruh kinerja pegawai terhadap efektivitas kerja pegawai, menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi product moment, perhitungan analisa menggunakan program SPSS R 17,0 for windows.Populasi dalam penelitian ini sebanyak sebanyak 30 (tiga puluh) orang pegawai bersatus PNS  dijadikan sebagai responden penelitian. Teknik penarikan sampling dengan menggunakan metode sensus.Berdasarkan  perhitungan  korelasi product moment dengan menggunakan program SPSS for windows, diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar 0,406, lebih besar dibandingkan r tabel korelasi product moment (0,406 > 0,361), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variable kinerja terhadap variabel efektivitas kerja pegawai kecamata Nyuatan,  dengan demikian dapat dikatakan bahwa semakin baik kinerja pegawai maka semakin baik pula efektivitas kerja pegawai Kantor Kecamatan Nyuatan. Dengan kata lain adalah apabila salah satu variabel mengalami peningkatan, maka variabel yang berkorelasi juga mengalami peningkatan dan begitu juga sebaliknya, apabila salah satu variabel mengalami penurunan maka variabel yang berkorelasi juga akan mengalami penurunan.Berdasarkan hasil perhitunggan koefisiensi determinasi, diperoleh R Square atau r2 sebesar 25%. dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh kinerja terhadap efektivitas kerja pegawai Kantor Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat,  adalah sebesar 25%, dan sebesar 75% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini. Maknanya adalah bahwa sebesar 25% efektivitas kerja pegawai kantor Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat, di pengaruhi oleh faktor kinerja pegawai, dan sebesar 75%  efektivitas  kerja pegawai dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diperhitungkan dalam penelitian ini.Faktor lain yang berpengruh terhadap efektivitas kerja pegawai pada Kantor Kecamatan Nyuatan Kabupaten Kutai Barat yang tidak diukur atau dihitung dalam penelitian ini antara lain seperti, faktor kepemimpinan bapak Camat sebagai teladan dan motivasi bagi pegawai dalam melaksanakan tugas, faktor disiplin pegawai, faktor sarana prasarana pendukung pekerjaan, faktor pendidikan dan pelatihan atau training yang diikuti pegawai, khususnya training keterampilan dan faktor lainnya.
IMPLEMENTASI TENTANG SISTEM PENGELOLAAN KEARSIPAN DI KANTOR KECAMATAN SAMARINDA ULU Maulana maulan B
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsip mempunyai nilai dan peran penting karena arsip merupakan bahan bukti resmi mengenai penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan kehidupan kebangsaan Bangsa Indonesia dalam rangka usaha untuk meningkatkan daya guna dan tepat guna administrasi aparatur negara.Tujuan kegiatan kearsipan yang dielenggarakan oleh pemerintah dimaksudkan untuk menjamin keselamatan bahan pertanggungjawaban nasional tentang perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan serta untuk menyediakan bahan pertanggungjawaban tersebut bagi kegiatan pemerintah.Arsip sebagai salah satu sumber informasi membutuhkan suatu sistem pengelolaan yang tepat sehingga dapat menciptakan efektifitas, efisiensi, dan produktifitas bagi organisasi yang bersangkutan.Pengelolaan arsip dalam sebuah lembaga ternyata tak mudah. Terutama, bagi lembaga pemerintah. Padahal arsip tergolong penting, khususnya untuk dokumentasi berkas, sesuai Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan PP Nomor 28 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009.Penyelenggaraan tata kearsipan yang baik harus dapat menjamim ketersediaan arsip yang memberikan kepuasan bagi pengguna serta menjamin keselamatan arsip itu sendiri.Indikator keberhasilan penyelenggaraan arsip adalah sejauh mana kearsipan tersebut memberikan kontribusi dalam pencapaian tujuan organisasi.Pemusnahan atau disposal arsip adalah tindakan atau kegiatan menghancurkan secara fisik arsip yang sudah berakhir fungsinya serta yang tidak memiliki nilai guna. Penghancuran tersebut harus dilakukan secara total, yaitu dengan membakar habis, dicacah atau dengan cara lain sehingga tidak dapat lagi di kenai baik isi semaupun bentuknya .Arsip-arsip yang sudah tidak mempunyai nilai kegunaan apabila di simpan terus- menens akan menimbiilkan masalah tersendiri, baik bagi para pegawai pada umumnya maupun bagi pegawai kearsipan khususnya, dan bagi pimpinan organisasi itu sendiri, karena arsip-arsip tersebut membutuhkan tenaga, biaya, peralatan yang tidak sedikit bagi perawatannya.
ANALISIS PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DI DESA BARONG TONGKOK KABUPATEN KUTAI BARAT Antonius Deny W
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antonius Beny. W. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepala Desa di Desa Barong Tongkok Kecamatan Kab. Kutai Barat dalam pelaksanaan pembangunan, melalui perannya sebagai pemimpin desa dalam membuat kebijakan-kebijakan, keputusan-keputusan, dan anggaran yang digunakan. Informan penelitian yang diambil dalam penelitian ini adalah kepala desa itu sendiri sebagai informan kunci, dan perangkat desa sebagai informan utama, serta masyarakat desa sebagai informan pelengkap, dengan metode penelitian deskriptif kualitatif.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu menggambarkan keadaan subjek dan objek, baik seorang, lembaga, masyarakat, dan lain sebagainya serta didasarkan atas hasil observasi yang dilakukan serta memberikan argumentasi terhadap apa yang ditemukan dilapangan dan dihubungkan dengan konsep teori yang relevan.            Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa dalam membuat keputusan dan kebijakan pembangunan, masih didasarkan pada program yang telah dirumuskan pada musyawarah perencanaan pembangunan desa yang dilaksanakan setiap tahunnya dengan anggaran yang telah diterima oleh desa melalui dana desa, baik pelaksanaan pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik seperti pembinaan kemasyarakatan yang meliputi pembinaan kelompok tani, pemuda dan ibu rumah tangga.