cover
Contact Name
Putri Nur Malasari
Contact Email
jpm@iainkudus.ac.id
Phone
+6285697918884
Journal Mail Official
putrinurmalasari@iainkudus.ac.id
Editorial Address
https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/jmtk/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
ISSN : 26153939     EISSN : 27231186     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jpm.v3i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) has number of P-ISSN 2615-3939 | E-ISSN 2723-1186, it is to provide the latest scientific articles based on Teaching and Learning, Instruction, Curriculum Development, Learning Environments, Teacher Education, Educational Technology, Educational Developments, from many kinds of research such as survey, Research and Development, Experimental Research, Classroom Action Research, etc. (See Focus and Scope). The articles are published twice a year and published by the Institut Agama Islam Negeri Kudus.
Articles 193 Documents
Ethnomathematics Exploration of Simo Dance and Gringsing Batik Dance from Batang Central Java in Mathematics Learning Fahmy, Ahmad Faridh Ricky; Saputra, Moh. Alwi Andiansyah; Shandy, Kevin Fredika
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.28646

Abstract

Culture in Each region's culture has unique characteristics, which are often expressed through dance. As a cultural form, dance serves as a way to express emotions through body movements. In Batang Regency, there are two folk traditions called the Simo Dance and Gringsing Batik Dance. The movements of the two dances consist of forward beksan, beksan, and backward beksan movements. This research used a descriptive qualitative method with an ethnographic approach. Observations, interviews and literature studies were carried out as data collection tools. The results indicate that mathematical concepts are present in the dances, including activities such as counting, patterns of hand and foot movements, and floor formations. These involve geometric concepts like plane shapes, spatial shapes, angles, and reflections. Further research can be developed from other aspects, such as clothing and musical notation which are related to mathematics. Budaya di setiap daerah memiliki karakter tersendiri, termasuk kesenian tari. Tari sebagai bentuk budaya merupakan corak ekspresi perasaan yang dituangkan dalam gerakan tubuh. Di Kabupaten Batang, ada sebuah tradisi kerakyatan yaitu Tari Simo dan Tari Batik Gringsing. Gerakan kedua tari tersebut terdiri dari gerakan maju beksan, beksan, dan mundur beksan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Adapun observasi, wawancara dan studi pustaka dilakukan sebagai tahap pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat aktivitas matematika seperti menghitung, pola gerakan tangan, kaki, dan pola lantai yang menggunakan konsep geometri seperti bangun datar, bangun ruang, sudut, dan refleksi. Penelitian lebih lanjut dapat dikembangkan kembali dari aspek lain, seperti busana, dan notasi musik serta hubungannya dengan matematika.
Learning Number Patterns through Batik and Webbing Motifs: An Ethnomathematics Study in Kudus Lestari, Mulyaningrum; Malasari, Putri Nur
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.26220

Abstract

Number pattern learning lacks a link to everyday life. This research aims to find the concept of number patterns in batik and weaving motifs in the Japanese village of Kudus Regency. Qualitative approach with ethnographic model was used in this research. The subjects of this research were woven craftsmen in Japanese village, batik craftsmen in Alfa Shoofa Batik Kudus and Muria Batik Kudus. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation with research instruments in the form of interview guidelines, documentation, and field notes. The results of the research found the concept of arithmetic sequence in Kudus batik motifs. Kudus batik motifs form an arithmetic sequence with a difference of 6 and a difference of 3. In addition, odd and even number sequence patterns were found. Meanwhile, in the weaving of the Japanese village community, an arithmetic sequence with the formula Un = 2n -1 (odd number pattern) and Un = 2n (even number pattern) was found. The research findings can be developed as a learning resource for number patterns in mathematics learning. Pembelajaran pola bilangan kurang mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pola bilangan pada motif batik dan anyaman di desa Jepang Kabupaten Kudus. Pendekatan kualitatif dengan model etnografi digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah pengrajin anyaman di desa jepang, pengrajin batik di Alfa Shoofa Batik Kudus dan Muria Batik Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ditemukan konsep barisan aritmatika pada motif batik Kudus. Motif batik Kudus membentuk barisan aritmatika dengan beda 6 dan beda 3. Selain itu, ditemukan pola barisan bilangan ganjil, dan genap. Sementara pada anyaman masyarakat Desa Jepang ditemukan barisan aritmatika dengan rumus Un = 2n -1 (pola bilangan ganjil) dan Un = 2n (pola bilangan genap). Temuan penelitian dapat dikembangkan sebagai sumber belajar pola bilangan pada pembelajaran matematika.
Cognitive Exploration of Mathematics Teachers in the Lesson Study Model Through Metacognitive Skills to Enhance Digital Competence in Independent Learning Hidajat, Djatmiko; Susilowati, Dewi; Exata, Anisa Prima; Hadiprasetyo, Krisdianto
Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus) Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.28697

Abstract

This research aims to explore the cognition of mathematics teachers through the lesson study model focusing on metacognitive skills and digital competence. The background of this research is based on the urgency of improving learning evaluation. Although many studies have been conducted, however these studies have yet to specifically explore teachers' cognition before, during, and after the lesson. Therefore, this research focuses on the three stages of lesson study: plan, do, and see. This research method uses a qualitative approach to reveal the cognition of mathematics teachers. The study involves two subjects: a male model teacher and a female model teacher with ten observers. Data were collected using initial diagnostic tests, observations, and reflections with the students. The research results show that teachers have a good understanding in learning objectives, teaching strategies that align with student characteristics, and digital skills. The data for this research was collected using a four-step metacognitive skills method, namely: prediction, planning, monitoring, and evaluation. The objectives of this research are: 1) The formation of cognitive classifications of teachers in three stages: a) Plan, where teachers conduct initial analysis, understand student characteristics, and prepare lesson plans; b) Do, where teachers implement the prepared lesson plans using predetermined methods and strategies according to the material and student characteristics, and actively interact with students to collect learning data; and c) See, where teachers evaluate student learning outcomes, reflect on the learning process, identify successes and shortcomings in teaching, and improve teaching practices based on the reflection of the obtained data. 2) Lesson study has a positive impact by supporting the availability of data for researchers in the data collection process, as well as enhancing teachers' digital competence. Penelitian ini bertujuan menggali pemahaman kognitif guru matematika melalui model Lesson Study dengan fokus pada keterampilan metakognitif dan kompetensi digital. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada urgensi evaluasi pembelajaran untuk perbaikan di pembelajaran berikutnya. Meskipun banyak penelitian telah dilakukan, belum ada yang secara khusus mengeksplorasi pemikiran guru sebelum, selama, dan setelah pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada tiga tahap Lesson Study: Plan, Do, dan See. Metode penelitian melibatkan dua subjek: seorang guru model laki-laki dan seorang guru model perempuan dengan sepuluh observer. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik awal, observasi, dan refleksi bersama peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru memiliki pemahaman yang baik tentang tujuan pembelajaran, strategi pengajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, dan keterampilan digital. Data penelitian ini menggunakan metode empat langkah keterampilan metakognitif yaitu: prediksi, perencanaan, monitoring, dan evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Terbentuknya klasifikasi kognitif pengajar di tiga zona waktu: a) Plan, di mana pengajar melakukan analisis awal, memahami karakteristik siswa, dan mempersiapkan rencana pembelajaran; b) Do, pengajar melaksanakan rencana pembelajaran yang telah disusun, menggunakan metode dan strategi yang sudah ditentukan sesuai dengan materi dan karakteristik siswa, dan pengajar aktif berinteraksi dengan siswa dalam mengumpulkan data pembelajaran; dan c) See, pengajar mengevaluasi hasil belajar siswa dan merenungi proses pembelajaran, mengidentifikasi keberhasilan dan kekurangan dalam mengajar, dan memperbaiki praktik mengajar berdasarkan refleksi data yang diperoleh. 2) Lesson Study memberikan dampak positif yaitu mendukung ketersediaan data bagi peneliti dalam proses terkumpulnya data riset, serta meningkatkan kompetensi digital pengajar.