Mulyaningrum Lestari, Mulyaningrum
Prodi Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, FKIP – UNS

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

The Effectiveness of Learning Media Exhibitions Through Project-Based Learning (PjBl) to Improve the Creativity Skills of Prospective Mathematics Teachers Maharani, Rizqona; Lestari, Mulyaningrum; Abd Rauf, Rose Amnah; Hargrove, Benjamin Michael; Chong, Seng Tong; Listiani, Tanti; Exacta, Annisa Prima
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v6i2.22674

Abstract

Prospective mathematics teachers in the IAIN Kudus mathematics education study program have not demonstrated maximum creative behaviour when developing learning media. Learning media exhibitions through project-based learning (PjBL) enable prospective teachers to interact directly (facilitate discussions)/be engaged authentically, explore critically, be innovative, elaborative, collaborative, and original, and gain challenging cognitive experiences so that their creativity increases. To determine the effectiveness of media exhibitions through PjBL on increasing the creativity of prospective mathematics teachers, a quasi-experimental approach was carried out on students (n=50) in the fifth semester of the 2022/2023 academic year of the IAIN Kudus mathematics education study program taken using cluster random sampling techniques. After applying this model and carrying out a paired t-test, there was a statistically significant difference between the mean of creativity of prospective mathematics teachers before and after implementing the PjBL model and exhibition activity. Meanwhile, the effectiveness of the improvement is 0.48 in the medium category. This means that the learning media exhibition through PjBL is effective in increasing the creativity of prospective teachers. Media exhibition activities through project-based learning can be a valuable and sustainable educational program to foster the creativity of prospective teachers majoring in mathematics education. Calon guru matematika pada program studi pendidikan matematika IAIN Kudus belum menunjukkan perilaku kreatif yang maksimal dalam mengembangkan media pembelajaran. Pameran media pembelajaran melalui pembelajaran berbasis proyek (PjBL) memungkinkan calon guru berinteraksi langsung (memfasilitasi diskusi)/terlibat secara autentik, bereksplorasi secara kritis, inovatif, elaboratif, kolaboratif dan orisinal, serta memperoleh pengalaman kognitif yang menantang sehingga kreativitasnya meningkat. Untuk mengetahui efektivitas pameran media melalui PjBL terhadap peningkatan kreativitas calon guru matematika, dilakukan pendekatan kuasi eksperimen pada siswa (n=50) semester V tahun pelajaran 2022/2023 pendidikan matematika IAIN Kudus program studi yang diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Setelah diterapkan model tersebut dan dilakukan uji t berpasangan, terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara rata-rata kreativitas calon guru matematika sebelum dan sesudah penerapan model PjBL dan kegiatan pameran. Sedangkan efektivitas peningkatannya sebesar 0,48 dengan kategori sedang. Artinya pameran media pembelajaran melalui PjBL efektif meningkatkan kreativitas calon guru. Kegiatan pameran media melalui pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi program pendidikan yang bernilai dan berkelanjutan untuk menumbuhkan kreativitas calon guru jurusan pendidikan matematika.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis dan Komunikasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Berbasis Hots Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Anila sari, Anila; Lestari, Mulyaningrum
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v4i3.356

Abstract

Kemampuan literasi dan komunikasi matematis setiap siswa dipengaruhi oleh gaya kognitif mereka dalam memproses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis dan komunikasi matematis siswa MTs NU Darul Anwar Cranggang berdasarkan gaya kognitif mereka. Pendekatan kualitatif digunakan dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket gaya kognitif, tes, dan wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis dengan reduksi data, transmisi data, dan verifikasi data menggunakan triangulasi teknik untuk memastikan keabsahan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif Field Independent menunjukkan kemampuan literasi matematis dan komunikasi matematis yang lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya kognitif field dependent, karena siswa dengan gaya kognitif field independent lebih mampu dalam indikator kemampuan literasi matematis dan juga lebih mampu dalam indikator kemampuan komunikasi matematis.
Pengaruh Minat Belajar Dan Pengalaman Belajar Terhadap Keterampilan Metakognitif Peserta Didik Madrasah Aliyah Dalam Pembelajaran Matematika Aufa Silmi, Fara; Lestari, Mulyaningrum
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v7i2.2490

Abstract

This study was undermined by a mathematical learning process that focused on the results resulting in a decrease in student interest and less varied learning experience, which had an impact on the metacognitive skills of the student. The study aims to identify the influence of learning interest and learning experience on student's metacognitive skills. This research uses field studies with a quantitative approach. So it can be concluded that: 1) interest in learning has a strong relationship ( 0,901) and has a positive and significant influence on metacognitive skills of 81.2%; 2) learning experiences have a strong link ( 0,869) and have a positive, significant impact on meta-cognitive skills of 75.5%; 3) learning interests and learning experiences are strongly linked ( 0,915) and have an active and significant effect on meta - cognitive abilities of 83.8% both partially and simultaneously.
Learning Number Patterns through Batik and Webbing Motifs: An Ethnomathematics Study in Kudus Lestari, Mulyaningrum; Malasari, Putri Nur
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v7i2.26220

Abstract

Number pattern learning lacks a link to everyday life. This research aims to find the concept of number patterns in batik and weaving motifs in the Japanese village of Kudus Regency. Qualitative approach with ethnographic model was used in this research. The subjects of this research were woven craftsmen in Japanese village, batik craftsmen in Alfa Shoofa Batik Kudus and Muria Batik Kudus. Data collection techniques used interviews, observation, and documentation with research instruments in the form of interview guidelines, documentation, and field notes. The results of the research found the concept of arithmetic sequence in Kudus batik motifs. Kudus batik motifs form an arithmetic sequence with a difference of 6 and a difference of 3. In addition, odd and even number sequence patterns were found. Meanwhile, in the weaving of the Japanese village community, an arithmetic sequence with the formula Un = 2n -1 (odd number pattern) and Un = 2n (even number pattern) was found. The research findings can be developed as a learning resource for number patterns in mathematics learning. Pembelajaran pola bilangan kurang mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pola bilangan pada motif batik dan anyaman di desa Jepang Kabupaten Kudus. Pendekatan kualitatif dengan model etnografi digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah pengrajin anyaman di desa jepang, pengrajin batik di Alfa Shoofa Batik Kudus dan Muria Batik Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ditemukan konsep barisan aritmatika pada motif batik Kudus. Motif batik Kudus membentuk barisan aritmatika dengan beda 6 dan beda 3. Selain itu, ditemukan pola barisan bilangan ganjil, dan genap. Sementara pada anyaman masyarakat Desa Jepang ditemukan barisan aritmatika dengan rumus Un = 2n -1 (pola bilangan ganjil) dan Un = 2n (pola bilangan genap). Temuan penelitian dapat dikembangkan sebagai sumber belajar pola bilangan pada pembelajaran matematika.
Pengaruh Minat Belajar Dan Pengalaman Belajar Terhadap Keterampilan Metakognitif Peserta Didik Madrasah Aliyah Dalam Pembelajaran Matematika Aufa Silmi, Fara; Lestari, Mulyaningrum; Fara; Mulyaningrum
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jp.v7i2.2490

Abstract

This study was undermined by a mathematical learning process that focused on the results resulting in a decrease in student interest and less varied learning experience, which had an impact on the metacognitive skills of the student. The study aims to identify the influence of learning interest and learning experience on student's metacognitive skills. This research uses field studies with a quantitative approach. So it can be concluded that: 1) interest in learning has a strong relationship ( 0,901) and has a positive and significant influence on metacognitive skills of 81.2%; 2) learning experiences have a strong link ( 0,869) and have a positive, significant impact on meta-cognitive skills of 75.5%; 3) learning interests and learning experiences are strongly linked ( 0,915) and have an active and significant effect on meta - cognitive abilities of 83.8% both partially and simultaneously.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN DAYA NALARSISWA Lestari, Mulyaningrum
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v1i2.4863

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran talking stick berbantuan CD pembelajaran terhadap kemampuan daya nalar siswa kelas X. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MA Abadiyah Kuryokalangan Gabus, Pati. Sampel penelitian ini diambil secara cluster random sampling dan terpilihkelas X.C sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran talking stick berbantuan CD pembelajaran, dan kelas X.D sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, proporsi, dan perbedaan rerata. Hasil penelitian menunjukkan: 1) hasil kemampuan daya nalar kelas eksperimen dapat mencapai ketuntasan minimal siswa sebesar 88,46 %;2) rata-rata kemampuan daya nalar kelas eksperimen yaitu 78 lebih besar dari kelas kontrol, yaitu 75,30; Saran penelitian ini: model pembelajaran talking stick berbantuan CD pembelajaran dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran materi dimensi tiga.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN DAYA NALARSISWA Lestari, Mulyaningrum
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v1i2.4877

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran talking stick berbantuan CD pembelajaran terhadap kemampuan daya nalar siswa kelas X. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MA Abadiyah Kuryokalangan Gabus, Pati. Sampel penelitian ini diambil secara cluster random sampling dan terpilihkelas X.C sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran talking stick berbantuan CD pembelajaran, dan kelas X.D sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, proporsi, dan perbedaan rerata. Hasil penelitian menunjukkan: 1) hasil kemampuan daya nalar kelas eksperimen dapat mencapai ketuntasan minimal siswa sebesar 88,46 %;2) rata-rata kemampuan daya nalar kelas eksperimen yaitu 78 lebih besar dari kelas kontrol, yaitu 75,30; Saran penelitian ini: model pembelajaran talking stick berbantuan CD pembelajaran dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran materi dimensi tiga.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN DAYA NALARSISWA Lestari, Mulyaningrum
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jmtk.v1i2.4145

Abstract

Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui keefektifan model pembelajaran talking stickberbantuan CD pembelajaranterhadap kemampuan daya nalar siswa kelas X. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MA Abadiyah Kuryokalangan Gabus, Pati. Sampel penelitian ini diambil secara cluster random sampling dan terpilihkelas X.C sebagai kelas eksperimenyang menggunakan pembelajaran talking stickberbantuan CD pembelajaran,dan kelas X.D sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran ekspositori. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, proporsi,danperbedaan rerata. Hasil penelitian menunjukkan: 1)hasil kemampuan daya nalar kelas eksperimendapat mencapai ketuntasan minimal siswa sebesar 88,46 %;2)rata-ratakemampuan daya nalar kelas eksperimen yaitu 78lebih besar dari kelas kontrol, yaitu 75,30;Saran penelitian ini: model pembelajarantalking stick berbantuan CD pembelajarandapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaranmateri dimensi tiga.
The Effectiveness of an ICT-Based Problem-Based Learning Model on Students’ Mathematical Literacy Skills and Learning Interest Nada, Adiba I’lliyyun; Lestari, Mulyaningrum; II2, Salvador V. Briones
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpmk.v8i2.34083

Abstract

In the Industrial Revolution 4.0 era, education faces challenges such as low mathematical literacy and limited student interest. One solution is implementing a Problem-Based Learning (PBL) model supported by Information and Communication Technology (ICT)-based media. This study used Microsoft PowerPoint for visual presentations, YouTube videos, and worksheets for practice problems. These tools were selected for their relevance to mathematics content, accessibility, and alignment with PBL steps to enhance engagement. Learning materials were teacher-developed and contextualized with statistics topics. This study aimed to: (1) determine the effectiveness of the ICT-based PBL model in improving mathematical literacy compared to direct learning, and (2) examine its effect on students’ learning interest. A quantitative quasi-experimental method with a posttest-only control group design was used, involving 64 junior high school students (32 experimental, 32 control). Data were collected through validated instruments: a mathematical literacy test (reliability 0.87) and a learning interest questionnaire (reliability 0.82). Data analysis using an independent sample t-test confirmed significant differences (p < 0.05). The experimental group achieved higher mean scores in mathematical literacy (82.56) and learning interest (84.33) than the control group (74.18 and 76.41). The t-values (3.42 and 3.09) exceeded the critical value (t₀.₀₅ = 2.00). These findings indicate that the ICT-based PBL model effectively improves mathematical literacy and learning interest. Practically, mathematics teachers are encouraged to integrate ICT-based PBL into instruction, supported by adequate ICT facilities and teacher training. Di era Revolusi Industri 4.0, dunia pendidikan menghadapi tantangan berupa rendahnya kemampuan literasi matematis dan kurangnya minat belajar siswa. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan model Problem-Based Learning (PBL) yang didukung media berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Media TIK yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Microsoft PowerPoint untuk presentasi visual, video pembelajaran dari YouTube, serta lembar kerja siswa. Media tersebut dipilih berdasarkan relevansinya dengan materi matematika, kemudahan akses, dan kesesuaiannya dengan langkah-langkah PBL untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Seluruh bahan ajar dikembangkan oleh guru dan dikontekstualisasikan dengan materi statistika. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui efektivitas model PBL berbasis TIK dalam meningkatkan literasi matematis dibandingkan pembelajaran langsung, dan (2) menelaah pengaruhnya terhadap minat belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu posttest-only control group. Sampel penelitian terdiri atas 64 siswa SMP negeri (32 kelompok eksperimen dan 32 kelompok kontrol). Data dikumpulkan melalui tes literasi matematis (reliabilitas 0,87) dan angket minat belajar (reliabilitas 0,82). Hasil analisis menggunakan independent sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05). Rata-rata literasi matematis kelompok eksperimen (82,56) dan minat belajar (84,33) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (74,18 dan 76,41). Dengan demikian, model PBL berbasis TIK terbukti efektif meningkatkan literasi matematis dan minat belajar siswa, serta direkomendasikan untuk diterapkan oleh guru dengan dukungan fasilitas dan pelatihan TIK yang memadai.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Intuisi Terhadap Kreatifitas Siswa Lestari, Mulyaningrum
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jpm.v2i1.6339

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran intuitif untuk kreativitas siswa kelas X. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Sragen. Sampel penelitian ini diambil dengan cluster random sampling dan dipilih kelas X. MIA 4 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran ekspositori, dan kelas X.Mia 5 sebagai kelas yang menggunakan pembelajaran intuitif. Analisis data dalam penelitian ini adalah siswa kelas yang menggunakan model pembelajaran ekspositori, rata-rata memenuhi tingkat kefasihan berpikir sebesar 71,9% dan masih belum memenuhi tingkat berpikir kreatif lainnya. Kemudian, siswa di kelas yang menggunakan model pembelajaran intuitif diperoleh siswa yang memenuhi tingkat kelancaran berpikir dan kefasihan berpikir sebesar 82,14%. Sehingga dapat dikatakan bahwa kreativitas siswa yang mendapatkan model pembelajaran berbasis intuisi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan model pembelajaran ekspositori. The purpose of this study was to determine the implementation of intuitive learning models for the creativity of class X students. The population of this study was class X students of SMAN 2 Sragen. The sample of this study was taken by cluster random sampling and selected class X. MIA 4 as an experimental class that uses expository learning, and class X.Mia 5 as a class that uses intuitive learning. Analysis of the data in this study were students in the class who used expository learning models, on average meeting the level of fluency thinking by 71.9% and still not meeting the level of other creative thinking. Then, students in the class who use the intuitive learning model obtained students who meet the level of thinking Flexibility and fluency thinking level of 82.14%. So it can be said that the creativity of students who get an intuitive-based learning model is better than students who get an expository learning model.