cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Binaniaga
Published by STIE Binaniaga
ISSN : 02164094     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmiah Binaniaga (J.I Binaniaga) is an international peer-reviewed and open access journal that focuses on the fields of management fields such as Office Management, Production Management, Marketing Management, Financial Management, Personnel Management, Strategy Management.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2017): December 2017" : 7 Documents clear
ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING LOAN DAN DANA PIHAK KETIGA TERHADAP PEMBERIAN KREDIT UMKM OLEH BANK PERSERO DI INDONESIA Darwin Marasi Purba; Deska Teriana
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 13, No 2 (2017): December 2017
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v13i2.298

Abstract

Penelitian ini membahas variable rasio keuangan perbankan yaitu Non Performing Loan (NPL) dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dinilai mempengaruhi pemberian kredit UMKM oleh Bank Persero di Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari semua bank persero yang ada dindonesia periode 2010-2015. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yang didapatkan dari publikasi statistik perbankan indonesia yang diterbitkan oleh Bank Indonesia ataupun Otoritas Jasa Keuangan. Analisis data menggunakan alat analisis regresi linier berganda yang sebelumnya telah dilakukan uji asumsi klasik, terdiri dari uji multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa NPL berpengaruh negatif signifikan terhadap Pemberian Kredit UMKM. Sementara DPK berpengaruh positif signifikan terhadap Pemberian Kredit UMKM. Besarnya uji derajad determinasi (Adjusted R Square) adalah sebesar 0,597 yang berarti bahwa variabel independen NPL dan DPK secara bersama-sama berpengaruh sebesar 59.7% terhadap kredit UMKM. Sedangkan, sisanya 40,3% dijelaskan oleh variabel lain diluar model penelitian ini. Kata Kunci: Non Performing Loan (NPL), Dana Pihak Ketiga (DPK), Bank Persero, Kredit Usaha Micro, Kecil dan Menengah.
ANALISA KESEHATAN KEUANGAN PERUSAHAAN UNTUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR KOMPONEN OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011 – 2015) Indar Khaerunnisa; Edy Cahyadi
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 13, No 2 (2017): December 2017
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v13i2.299

Abstract

The Indonesian government has set the motor vehicle industry as one of the priority industries of the national interest, economic growth, and increased productivity. In order for the survival of a company is maintained, then the management should be able to maintain or even more spur increased performance. Various analyzes were developed to predict the beginning of the bankruptcy of the company. One analysis is widely used today is the analysis of Altman Z-Score, which this analysis refers to the financial ratios of the company. The purpose of this study was to analyze the bankruptcy of the automotive components companies that go public in Indonesia Stock Exchange year period 2011–2015. This study used a sample of four companies from the automotive components sector. Source of data is done by using secondary data. The data is processed by the method of the Z-score formula Z = 1,2X1 + 1,4X2 + 3,3X3 + 0,6X4 + 0,999X5. With the description of Z < 1,8 the company categorized into unhealthy/will be bankrupt, the value Z 1,8 < 2,99 the company is considered to be in the uncertain/grey area and the value of Z > 2,99 then the company is in a very healthy. In general, the results of these studies indicate that the four automtive components companies namely PT Astra Otoparts year 2011 value of Z = 14,67 year 2012 value of Z = 10,88 year 2013 value of Z = 13,90 year 2014 value of Z = 10,54 year 2015 value of Z = 4,94, PT Gajah Tunggal year 2011 value of Z = 5,72 year 2012 value of Z = 4,75 year 2013 value of Z = 3,10 year 2014 value of Z = 2,79 year 2015 value of Z = 1,58 and the average value of 2011-2015 periode Z = 3,59, PT Goodyear Indonesia year 2011 value of Z = 2,07 year 2012 value of Z = 2,44 year 2013 value of Z = 2,57 year 2014 value of Z = 2,02 year 2015 value of Z = 2,76, PT Indomobil Sukses Internasional year 2011 value of Z = 6,19 year 2012 value of Z = 3,99 year 2013 value of Z = 3,17 year 2014 value of Z = 2,59 year 2015 value of Z = 1,74. The average value 2011-2015 period showed 3 companies are in very healthy state and 1 company is in the uncertain/grey area. Keywords: Financial Ratio Analysis, Analysis of bankruptcy, Altman Z-Score Analysis, Automotive Components Company, Go Public.
PENENTUAN JUMLAH TELLER YANG MAKSIMAL BERDASARKAN METODE ANTRIAN PADA PT BNI (PERSERO) TBK. KCU BOGOR Wina Endra Nitha; Eva Apriani
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 13, No 2 (2017): December 2017
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v13i2.300

Abstract

Antrian merupakan kegiatan menunggu giliran untuk dilayani. Kegiatan antri timbul karena jumlah fasilitas pelayanan jasa lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah orang yang memerlukan pelayanan yang bersangkutan. Dalam suatu antrian, fenomena menunggu merupakan akibat dari kedatangan konsumen dan waktu pelayanan yang tidak seimbang. Penggunaan model antrian dapat membantu pihak manajemen dalam menentukan jumlah kasir yang maksimal pada sistem pembayaran di PT BNI (Persero) Tbk. KCU Bogor.Dalam penelitian ini digunakan analisis sistem jalur berganda (M/M/S/I/I). Dimana M (antrian) kedatangan mengikuti suatu distribusi probabilitas Poisson. M kedua menunjukan bahwa tingkat pelayanan mengikuti suatu probabilitas Poisson. S (fasilitas pelayanan) menunjukan jumlah pelayanan (channel) dalam sistem tidak terbatas. I pertama berarti sumber populasinya tidak terbatas dan I kedua berarti kepanjangan antrian tidak terbatas.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kinerja teller dalam melayani nasabah sudah cukup maksimal dimana teller sudah melakukan pelayanan sesuai dengan standar perusahaa dan jumlah teller yang beroperasi sudah maksimal pada setiap jamnya sehingga tidak perlu dilakukan penambahan teller. Kata kunci : Antrian dan Pelayanan
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE EOQ UNTUK MENGOPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU GULA PASIR PADA PT SMART TBK DI BOGOR Asna Manullang; Muhammad Kamal Alif
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 13, No 2 (2017): December 2017
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v13i2.295

Abstract

Biaya bahan baku adalah salah satu biaya yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Tidak hanya menimbulkan biaya saat pembeliannya, bahan baku juga menimbulkan biaya saat masuk ke gudang perusahaan dan menjadi persediaan. Biaya tersebut adalah biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Maka dari itu pengendalian persediaan bahan baku diperlukan agar menjadi optimal, yaitu jumlahnya yang mencukupi, namun biayanya minimum. Penelitian ini menganalisis pengendalian bahan baku gula pasir di PT SMART Tbk tahun 2015 menggunakan metode EOQ. Jumlah kebutuhan gula pasir perusahaan di tahun 2015 adalah sebanyak 14.400 kg. Perusahaan membeli gula pasir setiap bulannya dengan jumlah 1.200 kg. Dengan jumlah tersebut, jumlah biaya persediaan bahan baku gula pasir PT SMART Tbk tahun 2015 adalah sebesar Rp 7.994.400. Hasil penelitian menyarankan perusahaan menggunakan metode EOQ dimana didapatkan hasil kuantitas pesanan yang ekonomis yaitu sebesar 2.740 kg setiap pembelian. Jumlah biaya persediaan menurut EOQ adalah sebesar Rp 5.875.090, artinya perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp 2.119.310.
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN SIX SIGMA (Studi Kasus pada PT. Sepatu Mas Idaman Periode Tahun 2011 - 2014) Adri Wihananto; Devi Febrianti
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 13, No 2 (2017): December 2017
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v13i2.301

Abstract

Persaingan yang terjadi didunia manufaktur menyebabkan perusahaan harus memiliki strategi masing-masing untuk mampu bertahan bahkan bersaing dengan perusahaan lainnya. Peningkatan kualitas menjadi salah satu usaha perusahaan untuk mendapatkan kepuasan pelanggan. Berbagai metode digunakan oleh perusahaan untuk dapat meningkatkan kualitas produk maupun jasa perusahaan. Salah satu metode tersebut yaitu six sigma. Sig sigma merupakan sebuah metode terstruktur untuk memperbaiki suatu proses yang difokuskan untuk memperkecil variasi yang terjadi dalam suatu proses. PT. Sepatu Mas Idaman merupakan salah satu perusahaan yang selalu berusaha melakukan peningkatan kualitas produknya. Untuk itu penulis melakukan analisa terhadap pengendalian kualitas dengan menggunakan metode six sigma pada PT. Sepatu Mas Idaman. Tahap-tahap yang digunakan yaitu tahap DMAIC (define, measure, analyze, improve, control). Pada penelitian ini menggunakan aplikasi minitab untuk membantu menganalisa terutama pada tahap perhitungan p-chart dan diagram pareto. Hasil dari analisa data menunjukkan bahwa PT. Sepatu Mas Idaman telah melakukan pengendalian kualitas dengan cukup baik, dilihat dari nilai DPMO 953,92 dan tingkat sigma 4,6. Kata kunci : DPMO, DMAIC, Six Sigma
ANALISA RASIO KEUANGAN DALAM MENGUKUR KINERJA KEUANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PT. TELKOM, Tbk Kamilah Sa&#039;diah; Jajatulloh .
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 13, No 2 (2017): December 2017
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v13i2.296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti mengenai pengaruh rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas perusahaan terhadap harga saham. Rasio keuangan yang di teliti yaitu Current Ratio (CR), Total debt to total asset ratio (DAR), Return On Equity (ROE) sebagai variable independent dan harga saham sebagai variable dependent. Periode yang dilakukan untuk penelitian ini adalah 2005 s/d 2015 dengan mengakses data laporan keuangan dan harga saham PT. Telkom, Tbk di www. idx.co.id. Metode sample yang digunakan adalah purposive sampling dimana teknik penentuan sample dengan berdasarkan kriteria-kriteria atau pertimbangan tertentu. Metode statistik yang digunakan dalam peneliatn ini adalah metode regresi linier berganda. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa varibel rasio Current Ratio (CR), Total debt to total asset ratio (DAR), Return On Equity (ROE) secara simultan atau bersama-sama tidak signifikan terhadap harga saham. Kata Kunci : Rasio keuangan, Current Ratio (CR), Total debt to total asset ratio (DAR), Return On Equity (ROE) dan harga saham.
ANALISIS FAKTOR DAYA TARIK KREDIT USAHA MIKRO PADA PT. BANK MANDIRI KCP MANDIRI MITRA USAHA BOGOR BOJONGGEDE Ridla Tsamrotul Fuady; Seftiani Azzahra
Jurnal Ilmiah Binaniaga Vol 13, No 2 (2017): December 2017
Publisher : STIE Binaniaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33062/jib.v13i2.297

Abstract

Upaya untuk menyokong usaha mikro, dan kecil telah dilakukan pemerintah. Berbagai strategi dan langkah telah dijalankan. Ada yang melalui hibah tambahan permodalan, sokongan infrastruktur, kredit berbunga rendah dan bersubsidi, dana bergulir, dan banyak masih lagi. Hasil dari semua langkah itu bergantung pada kesesuaian kebutuhan riil usaha yang berkait erat dengan situasi dan kondisi masyarakat setempat, dengan implementasi dari strategi yang diterapkan. Di luar masalah budaya dan tata cara hidup masyarakat yang berbedabeda di setiap tempat, secara universal ada empat kebutuhan pokok yang dibutuhkan semua orang untuk menjalankan suatu usaha. Empat kebutuhan pokok tersebut adalah: lahan usaha/tempat, sumber daya manusia, teknologi, dan modal. Jika hendak merancang sebuah langkah yang bertujuan untuk menyokong usaha mikro dan kecil, seyogyanyalah kita memandang persoalan yang dihadapi oleh para pengusaha mikro dan kecil dari keempat perspektif tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah :1) Untuk mengetahui produk Kredit usaha Mikro pada PT Bank Mandiri KCP Mandiri Mitra Usaha Bogor Bojonggede. 2) Untuk mengetahui faktor-faktor daya tarik Kredit Usaha Mikro pada PT Bank Mandiri KCP Mandiri Mitra Usaha Bogor Bojonggede. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan verifikatif yaitu metode untuk mengumpulkan informasi dengan cara menanyai orang melalui daftar pertanyaan atau kuisioner yang terstruktur. Sedangkan metode verifikatif adalah metode yang digunakan untuk menguji hipotesis dengan perhitungan statistik. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 203 responden yang merupakan pelanggan Bank Mandiri KCP Mandiri Mitra Usaha Bogor Bojonggede. Hasil penelitian yaitu : 1). Produk Kredit Usaha Mikro pada PT Bank Mandiri Bogor Bojonggede adalah salah satu produk Bank Mandiri sebagai fasilitas pembiayaan yang dapat diberikan kepada semua pemilik usaha mikro dan usaha rumah tangga baik berbentuk perusahaan, kelompok usaha, dan perorangan (seperti pedagang, petani, peternak, dan nelayan) yang dipergunakan untuk memperbesar usahanya. 2). Faktor-faktor yang menjadi daya tarik Kredit Usaha Mikro pada PT Bank Mandiri KCP Mandiri Mitra Usaha Bogor Bojonggede yang paling dominan yaitu : a. Biaya administrasi buku Mandiri Tabunganmu sangat murah, b. Lokasi Bank yang mudah dijangkau oleh kendaraan umum, c. Karyawan menggunakan seragam kerja rapih dan bersih, d. penyediaan notaris untuk akad kredit memudahkan nasabah. e. Promosi lewat internet dan on line. Key Word : Daya Tarik, Kredit Usaha Mikro

Page 1 of 1 | Total Record : 7