cover
Contact Name
asri
Contact Email
asri.ners@fik.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
asri.ners@fik.um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah
ISSN : 25412396     EISSN : 25977539     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah (JKM) adalah jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini akan menerbitkan artikel penelitian, studi kasus, literature review dan update ilmu keperawatan meliputi seluruh departemen yang ada di Keperawatan. Jurnal ini akan diterbitkan secara online dan cetak. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan Juni dan Desember
Arjuna Subject : -
Articles 1,296 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Protokol Kesehatan Ibu Hamil di Masa Adaptasi Covid di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang Ida Nuryati; Rahmania Ambarika
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16142

Abstract

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Protokol Kesehatan Ibu Hamil di Masa Adaptasi Covid di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang Ida Nuryati1) Rahmania Ambarika3)Institut Ilmu Kesehatan Strada KediriE-mail:  ABSTRAK  Latar Belakang: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa wanita hamil mengalami penyakit yang lebih parah ketika terinfeksi virus dari keluarga yang sama dengan virus SARS CoV- 2 dan dari virus saluran pernapasan lain seperti virus influenza. Penemuan penyakit klinis yang lebih parah pada wanita hamil ini lebih menonjol menjelang akhir kehamilan. Oleh karena itu, tidak dapat dikesampingkan bahwa wanita hamil dengan infeksi COVID- 19 berpotensi mengalami gejala yang lebih parah seperti pneumonia dan hipoksia yang ditandai, dengan cara yang mirip dengan orang yang mengalami imunosupresi atau memiliki kondisi yang mendasarinya seperti diabetes, kanker, atau penyakit paru-paru kronis. Pemerintah juga menetapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan 3M, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun ataupun handsanitizer, serta menjaga jarak aman sosialisasi minimal 1 meter (Kemenkes R1, 2021).Metodologi: Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan analitik deskriptif dan dengan desain cross sectional study. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protocol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar kuesioner. Pengambilan Sampel menggunakan Rumus Slovin. Pengujian bivariat dilakukan dengan uji Spearman dengan nilai p value < 0,05.Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa mayoritas  pengetahuan kategori baik memiliki dukungan keluarga dalam kategori baik yaitu sebanyak 32 responden (64%). Setelah dilakukan uji statistik Spearman’s rho didapatkan nilai Pvalue (Sig. 2 tailed) sebesar 0,000, karena Pvalue < α (α = 0,05), yang artinya terdapat Hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protocol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. Kata Kunci: Pengetahuan ,Motivasi, Dukungan Keluarga, Protokol Kesehatan  1. PENDAHULUAN Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa wanita hamil mengalami penyakit yang lebih parah ketika terinfeksi virus dari keluarga yang sama dengan virus SARS CoV- 2 dan dari virus saluran pernapasan lain seperti virus influenza. Penemuan penyakit klinis yang lebih parah pada wanita hamil ini lebih menonjol menjelang akhir kehamilan. Oleh karena itu, tidak dapat dikesampingkan bahwa wanita hamil dengan infeksi COVID- 19 berpotensi mengalami gejala yang lebih parah seperti pneumonia dan hipoksia yang ditandai, dengan cara yang mirip dengan orang yang mengalami imunosupresi atau memiliki kondisi yang mendasarinya seperti diabetes, kanker, atau penyakit paru-paru kronis (1).Menurut literatur review, 7 persen orang hamil yang diskrining secara universal untuk COVID-19 dinyatakan positif, 73 persen dari orang-orang ini tidak menunjukkan gejala, dan orang hamil lebih cenderung tidak menunjukkan gejala daripada orang yang tidak hamil pada usia reproduksi dengan COVID-19. Dalam tinjauan sistematis lainnya, 95 persen infeksi COVID-19 pada orang hamil tidak menunjukkan gejala, dan 59 persen (95% CI 49-68 persen) tetap tanpa gejala melalui tindak lanjut (Berghella, Vincenzo Hughes, 2022). Menurut WHO, sejauh ini gejala yang akan dirasakan ibu hamil sama dengan yang lainnya. Dalam analisis 147 ibu hamil, hanya ada 8% yang memiliki gejala penyakit yang parah dan 1% dengan kondisi kritis. Ciri-ciri awal bila ibu hamil terpapar virus Corona, antara lain demam (78%), batuk (44%), nyeri otot (33%), rasa lemas menyeluruh (22%), sesak nafas (11%), dan sakit tenggorokan (22%). Akan lebih dicurigai apabila ada ibu hamil dengan riwayat bepergian ke daerah yang terdampak dalam waktu 14 hari terakhir atau pernah kontak dengan orang yang positif menderita COVID-19. Oleh sebab itu, harapannya ibu hamil tidak boleh panik, tetap tenang dan selalu waspada serta melakukan upaya pencegahan (3).Berdasarkan Jurnal Amorita, 2021 disebutkan bahwa usia kehamilan saat pasien terdiagnosis COVID-19 seluruhnya adalah ketika sudah aterm, yakni berkisar antara minggu 37-40 kehamilan, dengan rerata usia kehamilan 38,4 minggu. Hal ini dikarenakan Puskesmas telah melakukan skrining pasien materna yang telah menginjak usia aterm untuk melakukan pemeriksaan tes usap PCR, sehingga pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 segera dirujuk ke fasilitas kesehatan sekunder yang dapat melakukan prosedur SC elektif di ruang operasi bertekanan negatif untuk mengurangi paparan terhadap tenaga kesehatan yang menolong persalinan.Namun demikian, pedoman RCOG telah melaporkan bahwa risiko absolut dari hal ini rendah . Laporan dari China telah dijelaskan bahwa presentasi klinis COVID-19 infeksi pada rentang wanita hamil dari tanpa gejala untuk ringan seperti flu gejala dengan temuan atipikal sesekali seperti leukositosis, dan prevalensi yang lebih tinggi dari lesi konsolidasi paru-paru di computed tomography (CT) pencitraan. Data baru yang muncul dari New York di Amerika Serikat yang melibatkan 43 wanita hamil yang dites positif COVID-19 menunjukkan pola keparahan penyakit yang serupa dengan orang dewasa yang tidak hamil dan dilaporkan ringan di 86%, parah di 9%, dan kritis. dalam 5% kasus (1). Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, pemerintah menetapkan kebijakan untuk membatasi segala kegiatan kemasyarakatan untuk mengurangi kemungkinan penularan Covid-19 pada masyarakat. Pemerintah juga menetapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan 3M, yaitu mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun ataupun handsanitizer, serta menjaga jarak aman sosialisasi minimal 1 meter (Kemenkes R1, 2021). Pencegahan ini juga berlaku pada ibu hamil bahwa prinsip-prinsip pencegahan COVID-19 pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir di masyarakat meliputi universal precaution dengan selalu cuci tangan, menggunakan masker, menjaga kondisi tubuh dengan rajin olah raga dan istirahat cukup, makan dengan gizi yang seimbang, dan mempraktikkan etika batuk-bersin (Kemenkes RI, 2020).Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dewi et al (2020) yang bertujuan menganalisis pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III terhadap pencegahan COVID-19. Hasil dari penelitiani ini terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan pencegahan covid-19 pada ibu hamil. Sikap tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan covid-19 (Dewi et al., 2020). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Siregar et al (2020) hasil dari penelitian ini didapati mayoritas responden (57%) memiliki pemahaman yang kurang tentang upaya pencegahan infeksi COVID-19.Menteri Kesehatan Indonesia menjelaskan bahwa sesuai atas arahan Presiden Indonesia terkait tentang pelonggaran penggunaan masker dalam ruang terbuka merupakan salah satu tahap menuju endemic covid19, hal ini dilakukan berdasarkan data kekebalan atau antibody masyarakat Indonesia cukup tinggi. Pelonggaran masker ini dilakukan ditempat terbuka yang tidak padat. Namun demikian untuk populasi yang rentan atau dalam keadaan tidak sehat disarankan memakai masker sebagai upaya mencegah peluang tertular atau menularkan secara lebih optimal (Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional, 2022).Berdasarkan studi pendahulan yang dilakukan di Puskesmas Sumberpucung Kab.Malang pada April 2020 sampai dengan Desember 2021 terdapat ibu hamil dengan Covid-19 dengan jumlah 47 ibu hamil, 45 ibu hamil hidup dan 2 oarang ibu hamil meninggal. Pada Ibu hamil dengan Covid-19 dikarenakan tidak patuhnya pada protocol Kesehatan, dari 30 ibu hamil didapatkan 9 ibu hamil patuh pada protocol Kesehatan dan 21 ibu hamil tidak patuh.Dari uraian diatas maka peneliti tertarik melakukan penelitian tentang faktor-faktor kepatuhan protocol kesehatan pada ibu hamil di Puskesmas Sumepucung. 2. METODE Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan analitik deskriptif dan dengan desain cross sectional study. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan protocol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan lembar kuesioner. Pengambilan Sampel menggunakan Rumus Slovin. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung Kabupaten Malang penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus sampai dengan 10 September 2022. Teknik analisis Rumus Uji Spearman Rank. 3. HASIL DAN PEMBAHASANHASILTable 4.6 Distribusi Frekuensi Data Khusus Responden Berdasarkan Pengetahuan Table 4.7 Distribusi Frekuensi Data Khusus Responden Berdasarkan Motivasi Table 4.8 Distribusi Frekuensi Data Khusus Responden Berdasarkan Dukungan Keluarga Table 4.9 Tabulasi silang Faktor faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang yaitu Pengetahuan dan Motivasi Table 4.10 Tabulasi silang Faktor faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang yaitu Pengetahuan dan Dukungan keluarga Table 4.11 Tabulasi silang Faktor faktor yang mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberpucung Kab. Malang yaitu Motivasi dan Dukungan keluarga PEMBAHASAN4.1.      Mengidentifikasi hubungan antara Pengetahuan dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungPengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Seseorang yang mempunyai keinginan untuk mendapatkan informasi atau maklumat tentu memiliki tujuan tertentu yaitu menemukan sebuah kebenaran yang telah terjadi. Dalam menghadapi sesuatu atau kondisi tertentu, seseorang perlu mempunyai bekal dasar yaitu sebuah pengetahuan guna menghindari hal – hal yang tidak diinginkan atau hal yang merugikan bagi seseorang tersebut.Menurut Kozier (2010) dalam Pramono (2018) Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan antara lain motivasi, persepsi, seberapa beratnya masalah pada kesehatan, dan tingkat perubahan gaya. Faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan antara lain motivasi, persepsi, seberapa beratnya masalah pada kesehatan, dan tingkat perubahan gaya. Dampak perubahan, pengetahuan, budaya dan tingkat kepuasan serta kualitas dari pelayanan kesehatan (Pramono, 2018).Pada masa pandemi Covid – 19, pengetahuan akan pelaksanaan protokol kesehatan merupakan hal yang harus diperhatikan. Protokol kesehatan yang dimaksud secara umum harus memuat Perlindungan Kesehatan Individu Penularan COVID-19 terjadi melalui droplet yang dapat menginfeksi manusia dengan masuknya droplet yang mengandung virus SARS-CoV-2 ke dalam tubuh melalui hidung, mulut, dan mata. Dalam penerapan kehidupan sehari – hari, protokol kesehatan sudah dipublikasikan kepada masyarakat dari pihak fasilitas pelayanan kesehatan maupun perangkat – perangkat yang berperan dalam pencegahan penularan Covid-19. Maka dari itu, diperlukan kesadaran akan kepatuhan masyarakat dalam upaya pencegahan penularan Covid – 19. Apabila masyarakat patuh akan pentingnya penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid – 19, maka kesejahteraan taraf hidup masyarakat akan meningkat bahkan hingga memutus penularan Covid – 19 di masa pandemi.Pengetahuan dan kepatuhan protokol kesehatan merupakan dua variabel yang saling berkesinambungan. Apabila salah satu dari variabel yang dimaksud tidak dijalankan dengan semestinya maka upaya dalam menghadapi situasi dan kondisi tidak bisa berjalan dengan maksimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Seperti halnya dengan hubungan pengetahuan dan kepatuhan protokol kesehatan pada ibu hamil pada masa pandemi, apabila seorang ibu hamil ingin menghadapi situasi dan kondisi serta menerapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan ibu hamil pada masa pandemi namun ibu hamil tersebut tidak memiliki pengetahuan akan protokol kesehatan maka harapan ibu hamil tidak akan bisa dicapai dengan maksimal dan begitu juga sebaliknya. 4.2.      Mengidentifikasi hubungan antara Motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungMotivasi dapat diartikan sebagai dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Dalam kehidupan seseorang motivasi merupakan hal yang harus diberikan pada lingkungan sekitar yang membutuhkan banyak motivasi. Motivasi yang diberikan oleh orang – orang terdekat terutama pada anggota keluarga sendiri tentu akan memberikan banyak manfaat bagi seseorang yang membutuhkan sebuah motivasi. Pada hakikatnya, motivasi memiliki tiga usur utama yaitu kebutuhan, dorongan dan tujuan. Kebutuhan terjadi apabila individu merasa terdapat ketidakseimbangan antara apa yang mereka miliki dengan apa yang mereka harapkan. Sedangakan, dorongan merupakan suatu hal mengenai kekuatan mental yang berorientasi pada pemenuhan harapan atau pencapaian tujuan.Pada pandemi Covid – 19 tentu masyarakat mengalami banyak gejolak dalam pikiran maupun mental dikarenakan efek dari pandemi. Dalam lingkup keluarga berperan banyak dalam memberikan motivasi sesama anggota keluarga guna meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Hal ini dikarenakan Covid – 19 merupakan sebuah virus yang harus dihindari khususnya pada ibu hamil tentu akan mengganggu pikiran serta mentalnya, dengan adanya motivasi baik dari keluarga maupun dari orang – orang sekitar tentang kepatuhan akan menjalankan protokol kesehatan akan dapat dijalankan secara maksimal. 4.3.      Mengidentifikasi hubungan antara Dukungan Keluarga dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungDukungan keluarga merupakan sebauh proses yang terjadi sepanjang masa kehidupan, dukungan yang diberikan pada setiap siklus perkembangan kehidupan. Dengan adanya dukungan yang telah diberikan oleh keluarga pada anggota keluarga mampu berfungsi dengan berbagai kepandaian dan akal sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan adaptasi keluarga (Friedman, 2010 dalam Yani, 2019).Dukungan keluarga adalah bentuk perilaku melayani yang dilakukan oleh keluarga baik dalam bentuk dukungan emosional, penghargaan/penilaian, informasi dan instrumental. Keluarga berfungsi mempertahankan keadaan kesehatan anggota keluarganya agar tetap memiliki produktivitas yang tinggi dalam bentuk mengenal masalah kesehatan, kemampuan mangambil keputusan untuk mengatasi masalah kesehatan, kemampuan merawat anggota keluarga yang memerlukan perawatan, kemampuan memodifikasi lingkungan agar tetap sehat dan optimal, dan kemampuan memanfaatkan sarana kesehatan yang tersedia pada lingkungan sekitarnya.Dukungan keluarga sangat diperlukan dalam menghadapai masa pandemi Covid – 19 karena dukungan keluarga dapat mempengaruhi perilaku seseorang, dengan adanya dukungan antar anggota keluarga dapat meningkatkan keharmonisan, kekeluargaan yang semakin erat, serta meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan yang pada lingkup keluarga. Dengan begitu, sebuah keluarga dapat menghadapi segala situasi dan kondisi khsususnya pandemi Covid – 19 dengan baik dan maksimal. 4. PENUTUPA.        KESIMPULAN1.         Mengidentifikasi hubungan antara Pengetahuan dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung2.         Mengidentifikasi hubungan antara Motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung3.         Mengidentifikasi hubungan antara Dukungan Keluarga dengan kepatuhan protokol kesehatan ibu hamil di masa adaptasi covid di wilayah kerja Puskesmas SumberpucungB.         SARANDalam sebuah penelitian, seorang peneliti harus memberikan sesuatu yang berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan, instansi atau lembaga serta berbagai pihak yang berkaitan dengan penelitian ini. Adapun saran – saran yang dapat peneliti berikan setelah melakukan penelitian ini diantaranya :1.         Saran Bagi Tempat PenelitianPenelitian ini memberikan informasi seputar penerapan protokol kesehatan dalam meminimalisir penyebaran Covid – 19, diharapkan penelitian ini mampu dijadikan sebagai motivasi dalam penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Sumberpucung  sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sejahtera.2.         Saran Bagi Institusi PendidikanSaran bagi institusi pendidikan yang dapat peneliti berikan adalah penelitian ini disarankan untuk menjadi bahan referensi atau literasi dalam meningkatkan kualitas baca para mahasiswa serta dapat digunakan sebagai acuan dalam menulis karya skripsi selanjutnya. 3.         Saran Bagi Peneliti SelanjutnyaBagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk meningkatkan ketelitian dengan baik dalam kelengkapan data penelitian dan penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan, tanpa melupakan nilai keaslian khususnya dibidang kebinanan.4.         Saran Bagi MasyarakatSaran bagi tempat penelitian adalah penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi baca dalam mengingkatkan kesadaran akan pentingnya memberikan dukungan kepada keluarga tentang penerapan protokol kesehatan masyarakat khususnya di wilayah kerja Puskesmas Sumberpucung. DAFTAR PUSTAKAAlimul Hidayat A.A. 2010. Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif. Jakarta : Heath BooksAmorita dkk. 2021. Karakteristik Ibu Hamil dengan Covid 19 dan LUARAN Persalinannya di RS Kasih Ibu Surakarta. Diakses Online Tanggal 26-8-2022. https://jurnal.ugm.ac.id/jkrArikunto & Suharsimi. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka CiptaImas Masturoh & Nauri Anggita T. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan : KemenkesManuaba , Ida Bagus . 2002 . Ilmu   Kebidanan , Penyakit   Kandungan  Dan              Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan . Jakarta : EGCNursalam. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Rineka CiptaSaifudin Abdul Bari, 2002. Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal.Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.Sarah. 2021. Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Terhadap Protokol Kesehatan C19 di Puskesmas Bone-Bone Kabupaten Luwu Utara.Journal of Muslim Community Health (JMCH) Vol 2, No 1, Januari – Maret 2021.Sarwono . 2002 . Ilmu Kebidanan . Jakarta : EGCSimanjuntak dkk. 2021. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Protokol Kesehatan Dalam Memutuskan Penyebaran Covid 19. Journal of Healthcare Technology and Medicine. Vol. 7 No. 2 Oktober 2021Soekidjo Notoadmodjo. 2012. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka CiptaVarney Helen, Jan M. Kriebs, Carolyn L. Gegor. 2003. Asuahan Kebidanan. Jakarta . Buku Kedokteran EGCWiknjosastro, Hanifa . 2003 . Ilmu Kebidanan . Jakarta : YBPSPYunia dkk. 2022. Analisis Faktor Kepatuhan Ibu Hamil terhadap Protokol Kesehatan Covid 19 saat Melakukan Kunjungan ANC. Research Article. Published : 5 April 2022. Midwiferia Jurnal Kebidanan. 8 : 1.                 
Kombinasi Isometric Quadriceps Exercises dan Edukasi Treatment Terhadap Perubahan Nyeri Lutut Pada Penderita Osteoarthritis Genu Ari Nugrahanta Koesrul; Yohanes Deo Fau; Angria Pradita; Fransisca Xaveria Hargiani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16057

Abstract

Objective: to find out whats effects give isometric quadriceps exercises and education treatment intervention can reduce knee pain in patient osteoarthritis genu. Methods: This study used the Quasi-Experimental of one group design pre and post group, respondents numbered 20 men and women with purposive sampling techniques, data cellection techniques using NRS test. Normality test using  Shapiro-Wilk and continued with data analisis using  WilcoxonResults: in the NRS measurement of isometric quadriceps exercises and education treatment intervention post-test there is a change in decrease of genu pain, and the results of the hypothesis test with normality data distribution show significance value of <0,000Conclusion: Isometric Quadriceps exercises and education treatment have been show to effect reduce knee pain in patient osteoarthritis genu
Adaptasi Lansia Dalam Memenuhi Tugas Perkembangan Psikososial Novellia Gita Nurani; Desi Desi; Sri Suwartiningsih
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.15982

Abstract

The elderly have a fairly crucial developmental task, namely having to adapt to changes physically, psychologically, socially and spiritually. Good adaptation will produce a good quality of life as well. In the theory of psychosocial development, the quality of life of the elderly will be seen in their success in achieving self-integrity or even despair (ego-integrity vs despair). This study discusses how the elderly adapt at the Panti Wredha Salib Putih Nursing Home in fulfilling their developmental tasks. Qualitative descriptive method was applied in this research. Participants were determined using a purposive sampling technique with the criteria of elderly participants aged 65 years and over, living in a nursing home, elderly who are physically and psychologically healthy, not on full bedrest, able to speak clearly and there were five elderly involved in this study. Data were collected using interview techniques with the help of an interview guide consisting of semi-structured questions on the process of adaptation and psychosocial development of ego-integrity vs despair. As a result, the adaptation of the elderly in fulfilling psychosocial developmental tasks includes the attainment of happiness in the elderly, acceptance of themselves and others, adaptation of the behavior and spirituality of the elderly. In conclusion, psychosocial adaptation, psychologically the elderly want to adjust and the elderly do not feel pressured or the reciprocal relationship between the elderly and the environment is comfortable and socially the elderly can accept and be accepted by friends. These experiences can be positively felt by the elderly in their old age, this can be a factor in the success of the elderly in fulfilling psychosocial development tasks so that they enter a state of ego-integrity.
Prevalensi Kejadian Gangguan Menstruasi Berdasarkan Indeks Masa Tubuh (IMT) Pada Siswi Kelas VII Mts Hasyim Asy’ari Kedungmegarih, Kec. Kembangbahu, Lamongan Asyaul Wasiah; Lilik Darwati
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.15423

Abstract

Menstruation is a natural process experienced by women, this becomes a major problem in society if there is a menstrual disorder. Disorders that often occur include irregular menstrual cycles, menstrual volume disturbances, either prolonged or abnormal bleeding, pain disorders or dysmenorrhea, or premenstrual syndrome.Methods: This type of research is an analytical research design with a cross sectional approach. The research population was all female students of class VII  MTs Hasyim Asy’ari Kedungmegarih Kec. Kembangbahu Lamongan. The number of samples is 48 female students. Using the whole population method (total sampling), sampling is done with non-probability. The statistical test used in this study was Chi-Square. To test the significance, the significance limit was used, which was 5% (α = 0.05).Results:   After testing the hypothesis using the chi square method with a significance level of 0.05 (α = 5%), the p value (p value) is 0.002 (p < 0.05), then Ho is rejected, which means that there is a relationship between menstrual disorders and the mass index. The female student body of class VIII MTs Hasyim Asy’ari Kedungmegarih Kec. Kembangbahu Lamongan
Hubungan Fleksibilitas Otot Hamstring Dengan Nyeri Punggung Bawah Pada Pasien Poli Fisioterapi Di Rumah Sakt Petrokimia Gresik Heppy Romadhani Yudhaningrum; Angria Pradita; Agung Hadi Endaryanto; Fransisca Xaveria Hargiani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16116

Abstract

ABSTRACTHeppy Romdhani Yudhaningrumi, 2022, The Relationship Of Hamstring Muscle Flexibility With Lower Back Pain Patients In Poly Physiotherapy Petrokimia Gresik Hospital, Angria Pradita (Pembimbing I), Agung Hadi E (Pembimbing II) Low back pain which is one of the musculoskeletal disorders is an accumulation of pain in the context of work and clinically may be caused by work or can be exacerbated by work activities. This condition hampers people's ability to perform various types of work inside or outside the home and interferes with mobility. The risk of low back pain is related to the lack of hamstring flexibility which causes susceptibility to musculoskeletal injury. This study aims to identify the relationship between hamstring muscle flexibility and low back pain.This study has 40 respondents. The design of this study uses a type of correlation with a cross sectional approach. Bivariate analysis in this study used Kendall's Tau.The results of this study are that most of the flexibility of the hamstring muscle is below the average of 62.5%, most of the respondents' low back pain is mild pain of 62.5%, and there is a relationship between hamstring muscle flexibility and low back pain in Physiotherapy Poly at the Petrokimia Gresik Hospital with p-value = 0.000 (p<0.05).This research is expected to be input for additional information based on data and theory to improve the quality of physiotherapy services by educating the public about how to maintain hamstring muscle flexibility and handling low back pain correctly. Keyword: hamstring muscle flexibility, low back pain, physiotherapy
Pengaruh Pemberian Kombinasi Short Wave Diathermy Dan Mc Kenzie Exercise Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita LBP Myogenic Di RS Semen Gresik Hana Thrisminarsih; Agung Endaryanto; Sartoyo Sartoyo; Angria Pradita
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16041

Abstract

Objective: To find out whether the administration of SWD and Mc Kenzie Exercise has an effect on reducing pain in patients with myiogenic low back paint conditions at Semen Gresik Hospital.Methods: This article uses pre and post test experiments conducted on 20 patients with low back pain at Semen Gresik Hospital. Strengthening exercises were carried out for 4 weeks with an intensity of 8 meetings (2 times a week).Results: SWD procedure and MC Kenzie exercise had a significant effect on reducing pain in patients with myogenic Low Back Pain (LBP) conditions at Semen Gresik Hospital with an average reduction in pain of 2,9. The initial value (pre-test) was 4,55 to 1,65 after receiving the SWD procedure and Mc Kenzie exercise (post-test) for 1 month (8 meetings). Conclusion: SWD procedure and MC Kenzie exercise had a significant effect on reducing pain intencity of 20 patients at Semen Gresik Hospital with Low Back Pain (LBP) Myiogenic as a respondent.
Pengaruh Pemberian Nebulizer Dan Deep Breating Exercise Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Pada Pasien PPOK Di RS Paru Jember Moh Mujibus Sauqi; Angria Pradita; Rachma Putri Kasimbara; Nurul Halimah
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.15758

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is a respiratory disease indicated by airflow limitation due to airway abnormalities. COPD patients are identical with airway obstruction or decreased lung function to carry out the exchange of oxygen and carbon dioxide which is characterized by cyanosis, hypoxemia, decreased concentration and mood changes. This condition results in a decrease in oxygen saturation which causes the percentage of hemoglobin and oxygen binding in the arteries to decrease to <85 %. One of the treatments used in COPD patients is the administration of a nebulizer and deep breathing exercise. This study aims to identify the effect of giving a nebulizer and deep breathing exercise to changes in oxygen saturation of COPD patients. This study has 20 respondents using a sampling technique that is purposive sampling. This research design uses a quasi-experimental type with a one group pretest and posttest approach. Bivariate analysis in this study using Paired T Test. The results of this study are the average oxygen saturation before giving a nebulizer and deep breathing to COPD patients is 92.70, the average oxygen saturation after giving a nebulizer and deep breathing to COPD patients at Jember Lung Hospital is 94.05, and there is an effect of giving a nebulizer and deep breathing to changes in oxygen saturation of COPD patients at Jember Lung Hospital with p-value = 0.001 (p<0.05). This research is expected to be an input for additional information based on data and theory to improve the quality of physiotherapy services by making standard procedures in performing nebulizers and deep breathing, especially in COPD patients
Pengaruh Kombinasi Progressive Muscle Relaxation dan Slow Deep Breathing Exercise terhadap Kinesiophobia pada Pasien Rawat Jalan di Surabaya Pusbagijo Pusbagijo; Achmad Fariz; Rachma Putri Kasimbara; Yohanes Deo Fau
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16177

Abstract

Objective:   Kinesiophobia is an excessive fear of physical activity or movement so that patients tend to avoid moving their painful limbs. Not many longitudinal studies have reported that progressive muscle relaxation (PMR) and slow deep breathing exercise (SDBE) have a direct impact on the level of Kinesiophobia. Therefore, we explored the effect of a combination of progressive muscle relaxation and slow deep breathing exercise on kinesiophobia in outpatients with chronic musculoskeletal pain in Surabaya.Methods:   This study had 43 respondents who all completed a randomized controlled trial (RCT) for 5 weeks, 21 respondents were randomized to receive a combination of progressive muscle relaxation and slow deep breathing exercise and received standard physiotherapy interventions, while the control group consisted of 22 respondents only with standard physiotherapy interventions. The Tampa Scale of Kinesiophobia (TSK) is used to assess the level of Kinesiophobia experienced by patients.Results:   1. In the experimental group that was given a combination of progressive muscle relaxation and slow deep breathing exercise and standard physiotherapy, the initial mean score without the scale of kinesiophobia (TSK) was 51.73 points, and after the intervention it was 42.32 points.2. As for the control group which was only given standard physiotherapy intervention, the initial average score without the scale of kinesiophobia (TSK) was 51.71 points, and after the intervention it became 48.33 points.3. The Effect of a Combination of Progressive Muscle Relaxation and Slow Deep Breathing Exercise on Kinesiophobia in Outpatients in Surabaya, with a p-value = (p <0.05).Conclusion:  The combined progressive muscle relaxation (PMR) and slow deep breathing exercise (SDBE) combination technique is safe to apply to patients with Kinesiophobia disorder because it has relatively no side effects and is practical in its application. The findings from this study support that combination therapy of progressive muscle relaxation (PMR) and slow deep breathing exercise (SDBE) offers beneficial outcomes for patients experiencing chronic pain, as well as for preventing and treating Kinesiophobia.
Pengaruh Latihan Jalan Tandem Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Lansia Di RS Indriati Solobaru Novianto Agus Prabowo; Sartoyo Sartoyo; Achmad Fariz; Wahyu Teja Kusuma
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16055

Abstract

Objective:  Stability is the ability of maintaining static and dynamics equilibrium, which influenced the falling incident and the capability in doing everyday activities of elderlies .  The purpose of this study is to analyze the effect of tandem walking exercise for  stability on elderly people.Methods:  This research is quasi experiment with pre and post-test one group design. The samples are 30 people that distributed into one group who were given tandem walking exercise three times a week for two weeks. Assessment of the  stability is assessed using Time Up and Go Test (TUGT). Results:  The result of hypothesis tests with  kolmogorov- smirnov  obtained that there is an impact from tandem walking exercise for  for  stability on elder. Different pre test and post test using paired samples t-test showed p=0.000(p<0.05) which means there is a change o influence. Conclusion:  Tandem walking exercise could improve stability on elderly people.
Analisis Kehamilan Resiko Empat Terlalu Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Rajeg Tahun 2022 Ismawati Ismawati; Tetin Rismayanti
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v8i1.16031

Abstract

Background: The high MMR is caused by 4T, such as too many pregnancies, too young, too old, and too close to one another. Several factors that influence health behavior are knowledge, attitudes, family support, the role of health workers and the role of health cadres. The initial survey at the Rajeg Health Center in the period January-April 2022 from 240 mothers found 33 mothers (13.75%) who belonged to the 4T group.Objective: To find out the analysis of four-too-risk pregnancies in pregnant women at the Rajeg Health Center in 2022.Methods: This research is a quantitative analytic study with a cross sectional design. The sample in this study was K1 pregnant women who were in the area of the Rajeg Health Center July-September 2022 totaling 95 respondents with a total sampling technique. The research instrument used a questionnaire and an observation sheet. Data is primary data analyzed using chi square statistical test.Result: The results of the univariate analysis revealed that 34.7% of pregnant women with a risk of four too, had good knowledge of 53.7%, had a positive attitude of 56.8%, received 51.6% family support, the role of the midwife was good 58.9% and the role of the midwife was good. cadres less 55.8%. The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationship between knowledge (p = 0.000), attitudes (p = 0.014), family support (p = 0.000), the role of midwives (p = 0.000) and the role of cadres (p = 0.000) with pregnancy risk. four too in pregnant women

Page 70 of 130 | Total Record : 1296


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 3 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 10 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 10 No 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 4 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2024: EDISI KHUSUS II Vol 8 No 4 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 8 No 3 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 8 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 8 No 1 (2023): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Edisi Khusus (2023): International Conference of Health Innovation and Technology (ICHIT) EDISI KHUSUS 2023 Vol 7, No 4 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 4 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 3 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7, No 3 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7, No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7 No 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 7, No 1 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 4 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 4 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 3 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 2 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 2 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6, No 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 6 No 1 (2021): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2020: JKM EDISI KHUSUS SEPTEMBER 2020 Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 5, No 2 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 5, No 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 5 No 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2020: EDISI KHUSUS Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 4, No 1 (2019): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH 2019: EDISI KHUSUS Vol 3, No 2 (2018): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 3, No 1 (2018): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 2, No 2 (2017): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 2, No 1 (2017): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 1, No 2 (2016): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH Vol 1, No 1 (2016): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH More Issue