cover
Contact Name
Atik Kurniawati
Contact Email
jurnal@poltekkes-malang.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
polkesmajiki@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
ISSN : 24600334     EISSN : 26155516     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia is a journal to disseminate various scientific papers on health development and other research of health also disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of health applied.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
Stunting, FGD, PGD, Infeksi PENGARUH FGD (FOCUS GROUP DISCUSSION) DAN PGD (PEER GROUP DISCUSSION) TENTANG INFEKSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU YANG MEMILIKI BALITA STUNTING DI DESA SIDOLUHUR KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG rizqi, amaliya
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.677 KB) | DOI: 10.31290/jiki.v(4)i(2)y(2018).page:136-149

Abstract

Stunting toddler problems describe chronic nutritional problems, which are influenced by the condition of the mother or the prospective mother, the fetus, and the infant or toddler period, including the illness suffered during childhood. The result of Riskesdas 2013 shows the prevalence of stunting nationally in 2013 is 37.2 percent, while the prevalence of stunting in East Java is 27%. FGD and PGD are activities aimed at changing knowledge and attitude. The purpose of this study was to determine the effect of FGD and PGD on infections on the level of knowledge and attitude of mothers who have toddlers stunting in Sidoluhur Village. The type of this research is Quasy Experimental research using Two Group Pretest-Posttest Design. The study was conducted from October to November 2017. The result of this research indicates the influence of FGD on the increase of mother knew about the infection, this is proved by the result of the statistical test that is p-value <α (0,000 <0,05). There was a significant increase in the mean attitude of respondents at α 0.05 after FGD discussion. The existence of the influence of PGD on the increase of mother knew about the infection, this is proved by the result of the statistical test that is p-value <α (0,000 <0,05). There was a significant increase in mean attitudes of respondents at α 0.05 after discussion of PGD FGD and PGD are good if applied in the community considering the number of nutrition workers at Lawang Public Health Center is limited. The selection of peer tutors on PGD discussions was chosen because the peer tutors were more aware of the environmental conditions of the community directly.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD DR.M YUNUS BENGKULU Silviani, Yulita Elvira; Epiani, Epiani
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.216 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor usia, paritas, dan riwayat abortus yang berhubungan dengan kejadian abortus di ruang CI Kebidanan RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel kasus secara total sampling yaitu sebanyak 69 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara usia, paritas dan riwayat abortus dengan kejadian abortus di ruang CI kebidanan RSUD Dr.M.Yunus pada tahun 2016. Dibutuhkan peran dari petugas kesehatan untuk memberikan informasi dan promosi kesehatan terhadap pasangan usia subur, mengenai usia ibu yang ideal untuk hamil, jarak kelahiran, pola nutrisi yang baik, pekerjaan yang dilakukan ibu dan juga menganjurkan ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, sehingga komplikasi obstetri dapat terhindari ataupun dapat berkurang.
Usia Resiko Tinggi dan Perdarahan Post Partum Harumi, Ani Media; Kasiati, Kasiati
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.927 KB) | DOI: 10.31290/jiki.v(3)i(2)y(2017).page:91-95

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to analyze the relationship of age high risk with the incidence ofbleeding post partum in dr. M. Soewandhie Surabaya hospital. This research is analytic with an approachof a sectional cross. The study population was all post partum mothers in the Dr. M. Soewandhie Surabayahospital in January 2016 to March 2017, which amounts to an average of 1840respondents while theresearch sample number 182. Measuring collection sheet data obtained by systematic random sampling.The Study was conducted Chi-Square test obtained mean count X2 (0,00) is less than á (0.05) thenH0 is rejected and H1 accepted it means that there is a relationship between the age of high risk withbleeding post partum. Conclusion, there is a relationship between the age of high risk with the incidenceof bleeding post partum in the Spaceof the Maternity room Dr. Moch. Soewandhie Surabayahospital.
Sepsis Neonatorum Pada Persalinan Preterm Dengan Ketuban Pecah Dini Hermawati, Ana
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.168 KB) | DOI: 10.31290/jiki.v(3)i(2)y(2017).page:85-90

Abstract

Angka Kejadian Persalinan Preterm di Rumkital Dr.Ramelan Surabaya cukup tinggi. Persalinan preterm merupakan masalah karena organ penting belum tumbuh dengan sempurna. Komplikasi yang dialami bayi preterm, meliputi: asfiksia, BBLR dan infeksi. Tujuan: untuk membedakan sepsis neonatorum pada persalinan preterm dengan KPD dan tanpa KPD di Rumkital Dr. Ramelan Surabaya. Metode penelitian: analitik komparatif pendekatan cross sectional. Populasi semua ibu bersalin preterm sebanyak 171 ibu. Besar sampel 120 ibu bersalin. Teknik pengambilan sampel simple random sampling yang diambil dari bulan Januari 2015-Desember 2016. Variabel independen: KPD. Variabel dependent : sepsis neonatorum. Instrument pengumpulan data dengan lembar pengumpul data dengan data sekunder. Analisa data: uji statistik mann-whitney dan chi-square dengan α = 0,05. Hasil penelitian :, sebagian besar (67,1%) bayi tidak sepsis. Uji statistika mann-whitney 0,568 > 0,05 sehingga tidak ada perbedaan Sepsis pada persalinan preterm dengan KPD dan tanpa KPD. Kesimpulan : tidak ada perbedaan Sepsis pada persalinan preterm dengan KPD dan tanpa KPD. Saran : bagi bidan untuk melakukan deteksi dini faktor resiko persalinan preterm di fasilitas kesehatan I dengan buku KIA.
PENDAMPINGAN IBU HAMIL DENGAN BUKU KIA TERHADAP MOTIVASI IBU UNTUK KUNJUNGAN NIFAS (KF3) Sari, Febriana Puspita; Suprapti, Suprapti; Mardiyanti, Tri
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v5i1.666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pendampingan ibu hamil dengan buku KIA terhadap motivasi ibu untuk kunjungan nifas. Desain penelitian pre experiment dengan rancangan One Group Pre Post Test Design. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive sampling dengan jumlah sampel 22 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner modifikasi peneliti. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai motivasi kunjungan nifas setelah diberikan pendampingan dengan buku KIA sebesar 54,64%. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh nilai p value 0,000, dengan demikian 0,000 < a (0,05), penelitian ini menolak H0 dan menerima H1 yang artinya ada pengaruh yang baik antara pendampingan ibu hamil dengan buku KIA terhadap motivasi ibu untuk kunjungan nifas.
Status Kesehatan Lansia Yang Bekerja utomo, agus setyo
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.828 KB) | DOI: 10.31290/jiki.v(3)i(1)y(2017).page:8-13

Abstract

Abstract: The life expectancy of the population in East Java increased until the period 2015-2020 to73.2 years. Along with the increase of age followed by a decline in physical ability so it is not uncommonto health concerns felt by the elderly. However, many elderly are still working to make ends meet. Thepurpose of this study to analyze the relationship of elderly activity useful (load activity, physical mobility,social interaction) with health status. This study was cross sectional study. The population in thisstudy were all elderly people who work some 215 people. While the sample is mostly elderly people whowork by simple random sampling technique sampling and sample size of 140 respondents. This studyused logistic regression analysis with the results of the independent variables jointly affect the healthstatus of respondents with significant value Workload (Sig. = 0.000), Mobility (Sig. = 0.010) andInteraction (Sig = 0.000)). Selection of work for the elderly should not have a heavy workload, there isno competition and deadlines.
RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS TIDUR PASIEN YANG MENJALANI RAWAT INAP DI PUSKESMAS PURWODADI KABUPATEN PASURUAN Marsaid, Marsaid
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v(4)i(2)y(2018).page:108-111

Abstract

Pada klien dengan hospitalisasi, kemungkinan timbulnya stresor yang mengarah pada gangguan pola tidur menjadi lebih besar. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan gangguan pola tidur adalah lingkungan rumah sakit yang asing, rasa nyeri yang dirasakan, cemas akan prognosa penyakit atau tindakan operatif yang akan dilakukan dan pengaruh obat-obatan. Keadaan tidur yang terganggu dalam waktu yang lama akan mengakibatkan gangguan tubuh bahkan sampai terjadi perubahan kepribadian. Dalam tradisi praktik keperawatan, sebuah teknik yang telah lama diperkenalkan untuk mengatasi masalah tidur yang terjadi pada klien adalah metode relaksasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh relaksasi otot progresif terhadap kualitas dan kuantitas tidur klien. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimen, bersifat komparatif menggunakan desain post tes dengan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji statistik Mann-Whitney. Jumlah sampel adalah 30 orang yang terdiri dari 15 orang untuk kelompok kontrol dan 15 orang untuk kelompok perlakuan relaksasi otot progresif. Data hasil penelitian didapatkan ada pengaruh yang signifikan pada kualitas tidur antara klien dengan perlakuan relaksasi otot progresif dengan klien tanpa perlakuan relaksasi otot progresif (p=0,005<0,05). Kualitas tidur pada kelompok tanpa relaksasi otot progresif adalah 9 responden dalam kategori kurang sedangkan sisanya 6 responden dalam kategori cukup. Kualitas tidur yang dicapai oleh kelompok dengan perlakuan relaksasi otot progresif adalah lebih baik dari pada kelompok tanpa perlakuan relaksasi otot progresif, dengan hasil penelitian 15 responden (100%) bernilai baik. Sedangkan data hasil penelitian kuantitas tidur didapatkan ada pengaruh yang signifikan kuantitas tidur antara klien dengan perlakuan relaksasi otot progresif dengan klien tanpa perlakuan relaksasi otot progresif (p=0,014<0,05). Kuantitas tidur klien dengan perlakuan relaksasi otot progresif lebih normal dibanding dengan tanpa perlakuan relaksasi otot progresif. Adapun dengan hasil penelitian sebagai berikut, untuk kelompok responden tanpa relaksasi otot progresif didapatkan 15 responden kuantitas tidurnya kurang sedangkan untuk kelompok responden dengan relaksasi otot progresif didapatkan 3 responden kuantitas tidurnya kurang dan sisanya 12 responden kuantitas tidurnya cukup. Kata kunci: relaksasi otot progresif, kualitas, kuantitas tidur.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KANKER PAYUDARA Setyarini, Arika Indah; Rahmawati, Rahajeng Siti Nur; Titisari, Ira; Sendra, Eny; Rahmaningtyas, Indah
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.728 KB)

Abstract

Kanker payudara menempati urutan pertama pada negara berpenghasilan menengah. Jatim merupakan propinsi dengan penderita kanker terbanyak di Indonesia. 85% pasien datang dalam keadaan lanjut (Stadium III, IV). Jumlah kasus penderita kanker di Tulungagung makin meningkat tiap tahun : 2010 :130 kasus, 2011 : 140 kasus, 2012 : 207 kasus, 2013 : 270 kasus. Tahun 2013 YKI melakukan kunjungan ke desa sekitar Puskesmas Dono untuk memberikan bantuan kepada para penderita kanker payudara. Pentingnya deteksi dini dengan pemeriksaan payudara sendiri (SARARI) pada wanita mulai usia 20 tahun sebagai usaha untuk screening. Metode ini tergolong murah dan mudah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kanker payudara. Desain penelitian menggunakan deskriptif fenomenologi. Hasil menunjukkan ditemukan riwayat usia lebih dari 40 tahun, riwayat tidak menyusui, pengetahuan tentang gejala awal kurang, sikap yang menunda periksa, asuransi kesehatan telah disiapkan dan tidak ada upaya dalam deteksi dini kanker payudara.
Kreativitas Pengembangan Formula Tempe Generasi Dua Di Kota Malang Fitriah, Arsinah Habibah; Kristianto, Yohanes; Pudjirahaju, Astutik
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.263 KB) | DOI: 10.31290/jiki.v(3)i(2)y(2017).page:96-103

Abstract

Abstract: This study was aimed to explore second generation tempe consumption pattern of in Malang.This study was descriptive qualitative.Tempeh consumption pattern was obtained from group of motherof 6-59 months child with malnutrition and pregnant withchronic energy deficiency. In general, respondentsconsumed tempeh almost everyday. Tempe products were prepared traditionally in form of snackor protein source side dish. Tempeh processing is generally done by frying. Respondents have recognizedthe new way of processing tempeh in form of second generations. Respondents living in the tempehindustry area usedmore various ingredients and more complex methods of cooking. They also indicatedthe ability to adopt new way of tempeh processing. Conclusion: People in Malang consumes tempeh intwo forms, ie. side dishes and snack traditionally processed mainly by frying. They may adopt new wayof tempeh processing.
PERBEDAAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KAKEK-NENEK TERHADAP PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 TAHUN DI KABUPATEN KEDIRI Rahmawati, Rahajeng Siti Nur; Setyaraini, Arika Indah; Wijayanti, Lumastari Ajeng; Hidayatussolichah, Suci Wahyu
Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI) Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia (JIKI)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (State Health Polytechnic of Malang)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/jiki.v5i1.932

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pola asuh orang tua dengan kakek-nenek terhadap perkembangan balita usia 3-5 tahun di desa sumberejo kecamatan kandat kabupaten kediri. Desain penelitian analitik komparasi dengan pendekatan cross sectional, dengan populasinya sebanyak 107 balita, dibagi menjadi 2 kelompok yaitu balita yang diasuh oleh orang tua 97 balita dan diasuh kakek-nenekberjumlah 10 balita dengan menggunakan teknik Disproporsionate Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik fisher exact. Hasil penelitian didapatkan hasil nilai-p=0,001yang artinya lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan pola asuh orang tua dengan kakek-nenek terhadap perkembangan balita usia 3-5 tahun.

Page 2 of 37 | Total Record : 365