cover
Contact Name
Reza Andrea
Contact Email
reza@wicida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Sebatik
ISSN : 14103737     EISSN : 2621069X     DOI : -
Core Subject : Science,
SEBATIK merupakan jurnal kumpulan artikel hasil penelitian, karya ilmiah, maupun program pengabdian masyarakat dari seluruh civitas akademik di Indonesia dalam rangka mengitegrasikan informasi. SEBATIK menyediakan layanan publikasi terbuka untuk semua kalangan umum, baik di semua lingkungan perguruan tinggi maupun keguruan dan lembaga penelitian lainnya, dengan kebebasan bertukar informasi yang didedikasikan untuk memfasilitasi kolaborasi antara peneliti, penulis maupun pembaca melalui pertukaran informasi. SEBATIK mulai diperkenalkan dan dikembangkan di lingkungan STMIK Widya Cipta Dharma sejak tahun 2001 dan terbuka lebar untuk pengembangan yang berkesinambungan. SEBATIK terbit berkala dua kali dalam setahun, yaitu Juni dan Desember, dimana setiap edisi terbitan mengandung paling sedikit 5 buah judul artikel. Jurnal ini memuat hasil-hasil kegiatan penelitian, penemuan dan pengabdian masyarakat dari bukan hanya dari dunia IT tetapi juga berbagai bidang disiplin ilmu. SEBATIK terbuka untuk topik-topik penelitian dan pengabdian seperti topik hubungan masyarakat, peningkatan ekonomi, pendidikan, infrastruktur TIK, dan lain-lain. Semoga dengan artikel-artikel dalam kultivasi para peneliti dapat saling berbagi ilmu demi memajukan Indonesia khususnya Kalimantan Timur.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 684 Documents
PENERAPAN ELEMEN ISM CODE UNTUK MENUNJANG KESELAMATAN PELAYARAN PADA KM PANTOKRATOR Mika Patayang; Rakhel Lia
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.849 KB)

Abstract

Tingginya tingkat kecelakaan kapal merupakan indikasi perlunya perhatian terhadap penerapan system manajemen code pada sebuah perusahaan pelayaran. Oleh karena itu keselamatan dalam berlayar merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pelayaran. Kenyamanan crew di atas kapal dalam beraktivitas sangat berpengaruh terhadap efektivitas kerja crew tersebut. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan crew merasa nyaman dan aman berada diatas kapal, diantaranya kapal dan perlengkapannya harus dipelihara dan diusahakan selalu baik dan berfungsi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah elemen pada ISM CODE khususnya elemen 10 tentang kapal dan perlengkapannya harus dipelihara dan diusahakan selalu baik dan berfungsi. Semua peralatan/perlengkapan yang penting bagi keselamatan harus selalu terpelihara dan diyakini akan berfungsi dengan baik melalui pengujian secara teratur/berkala. Pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus dimana data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap crew kapal KM Pantokrator dan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen yang berhubungan dengan elemen 10 (pemeliharaan kapal dan perlengkapannya) dimana kapal dan perlengkapannya harus dipelihara dan diusahakan selalu baik dan berfungsi, manajemen kapal harus selalu menaati semua ketentuan serta perlengkapan alat keselamatan harus memenuhi jumlah dan kondisi yang telah ditentukan sesuai dengan pada ISM CODE. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh data bahwa pada KM Pantokrator telah menerapkan elemen 10 ISM CODE untuk menunjang keselamatan pelayaran berupa adanya kelengkapan alat keselamatan dan kondisi alat keselamatan yang berfungsi dengan baik, dokumen-dokumen berupa fire control plan, muster list, emergensi prosedur, nautikal publication, dan jadwal perawatan perlengkapan kapal. Dengan diterapkannya elemen 10 dari ISM CODE maka diharapkan keselamatan dalam pelayaran dapat ditingkatkan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS, MINAT, DAN HASIL BELAJAR EKONOMI PADA SISWA KELAS X Pebria Dheni Purnasari; Yosua Damas Sadewo
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.031 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas, minat dan hasil belajar siswa kelas X SMA N 1 Bengkayang pada mata pelajaran ekonomi setelah mengikuti pembelajaran dengan model PBL. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA N 1 Bengkayang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknis tes, observasi, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Teknik tes digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa, observasi dilakukan guna mengetahui aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran, dan angket digunakan untuk mengukur minat belajar siswa selama mengikuti pembelajaran dengan model PBL. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan hasil belajar, minat belajar dan aktivitas belajar dari kondisi awal hingga ke siklus II. Peningkatan hasil belajar yang didapat pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan yakni hasil belajar pada siklus II sebesar meningkat menjadi 88,24% dari siklus I yakni 70,59%, sedangkan minat belajar siswa siklus I sebesar 67,65% meningkat menjadi 78,16 % pada siklus II dan aktivitas belajar siswa sebesar 80% pada siklus I meningkat menjadi 92,5% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan keberhasilan penerapan model pembelajaran PBL, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peningkatan aktivitas, minat, dan hasil belajar ekonomi siswa melalui model pembelajaran PBL telah berhasil dilakukan.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN JASA TRANSPORTASI ONLINE (GO-JEK) Musdalifah Musdalifah; M Fauzan Noor
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.647 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan jasa transportasi online (gojek di wilayah sekitaran kecamatan Sungai Kunjang Provinsi Kalimantan Timur dengan responden sebanyak 109 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuisioner terhadap pengguna jasa transportasi online (gojek). Penelitian ini menggunakan dua variabel bebas yaitu kualitas pelayanan dan harga dimana kualitas pelayanan diukur menggunakan lima indikator dan harga diukur menggunakan tiga indikator. Sedangkan variabel terikat kepuasan pelanggan diukur dengan menggunakan Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan menunjukkan bahwa adanya pengaruh kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan pelanggan baik ketika diuji secar simultan dan parsial. Namun dari kedua variabel bebas ini yang dominan berpengaruh adalah kualitas pelayanan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa kualitas pelayanan seiring berjalan dengan harga mempengaruhi kepuasan pelanggan
PENGARUH PERLAKUAN AWAL TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA, MIKROBIOLOGI, DAN ORGANOLEPTIK TEPUNG ONCOM MERAH Alsuhendra Alsuhendra; Ridawati Ridawati
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.049 KB)

Abstract

organoleptik tepung oncom merah. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan 3 jenis perlakuan, yaitu oncom merah segar langsung dikeringkan tanpa mendapatkan perlakuan apapun (P0), oncom merah segar dikukus terlebih dahulu, lalu dikeringkan (P1), dan oncom merah segar dipisahkan miselium dan spora kapangnya terlebih dahulu, lalu dikukus dan dikeringkan (P2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tepung oncom merah yang diperoleh dari ketiga perlakuan berkisar antara 32,39 – 35,57%. Tidak ada pengaruh perlakuan terhadap rendemen tepung oncom merah (α=0.05). Kadar air, abu, dan lemak tepung oncom merah dari ketiga perlakuan juga tidak berbeda nyata, tetapi perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap kadar protein dan karbohidrat tepung (α=0.05). Secara mikrobiologis, angka lempeng total (ALT) tepung oncom merah dari ketiga perlakuan berturut-turut adalah 2,05 x 106 CFU (P0), 2,49 x 104 CFU (P1) dan 1,95 x 103 CFU (P2). Tepung oncom merah P0 dinilai oleh sebagian besar panelis memiliki warna cokelat gelap, aroma oncom kuat, rasa tepung kedelai mentah dengan sedikit pahit, dan tekstur halus dan agak halus. Tepung oncom merah P1 memiliki warna coklat gelap, aroma oncom agak kuat, agak terasa tepung kedelai mentah dan agak pahit, dan tekstur halus. Sementara itu, tepung oncom merah P2 memiliki warna agak coklat, aroma oncom agak kuat, tidak terrasa tepung kedelai dan agak sedikit pahit, dan tekstur halus.
PENGEMBANGAN APLIKASI ANTRIAN ONLINE REALTIME SAMARINDA Eko Junirianto; Nisa Rizqiya Fadhliana
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.423 KB)

Abstract

Samarinda sebagai salah satu kota besar di Provinsi Kalimantan Timur masih memiliki beberapa masalah terutama di bidang pelayanan masyarakat. Hal ini disebabkan masih menumpuknya antrian di loket loket pelayanan terutama yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat seperti puskesmas, rumah sakit, catatan sipil, dan lain lain. Oleh karena itu perlu ada terobosan dalam bidang teknologi informasi untuk menjembatani kebutuhan akan pelayanan masyarakat yang baik, efektif dan efisien Samarinda sebagai salah satu kota yang telah menerapkan smart city tentunya membutuhkan sistem aplikasi antrian online realtime ini. Aplikasi realtime antrian online ini nantinya dapat digunakan di Lembaga manapun yang memerlukan aplikasi ini nantinya. Diharapkan penelitian ini dapat menerapkan Sistem Realtime Antrian Online dalam mendukung pelayanan masyarakat di disdukcapil Kota Samarinda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat diantaranya dapat membantu Pemerintah dalam proses pelayanan kepada masyarakat secara efektif efisien dan terukur
PENGEMBANGAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MULAWARMAN Mei Vita Romadon Ningrum; Dewi Rosita
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.766 KB)

Abstract

E-Learning merupakan proses pembelajaran dimana penyampaian materi, diskusi dan kegiatan perkuliahan lainnya dilakukan melalui media elektronik. Dukungan infrastrukur jaringan komputer di Fakultas Kegurun dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman (FKIP UNMUL) sangat mendukung untuk dikembangkan sarana belajar–mengajar berbasis e-Learning. Oleh karena itu diperlukan pengembangan akan konten pada e-learning yang berbasis website tersebut. Moodle adalah perangkat lunak yang berguna untuk membuat dan mengadakan kursus, pelatihan dan pendidikan berbasis internet yang telah mendukung standar pendistribusian konten e-learning. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengembangkan E-learning berbasis Moodle di FKIP UNMUL sehingga dapat memberikan tambahan waktu yang berkualitas di luar jam kuliah dan menjadi alat bantu perkuliahan untuk penyampaian materi, tugas-tugas terstruktur dan diskusi dari mata kuliah. (2) melakukan evaluasi dari pengembangan e-Learning berbasis Moodle pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman, Penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model Waterfall. Pengujian pada sistem ini menggunakan pengujian blackbox dan whitebox. Hasil dari pengembangan e-learning ini adalah portal e-learning dengan nama E-Learning FKIP Universitas Mulawarman yang dapat diakses secara online melalui alamat https://elearningfkipunmul.com/. Hasil evaluasi menunjukan bahwa selama penelitiaan telah menunjukan hasil umpan balik (feedback) dari pengguna e-learning ini sudah pada kriteria BAIK dengan presentase sebesar 81%. Penelitian baru sampai pada tahap pengembangan e-learning, sehingga perlu diadakan penelitian lanjutan untuk penelitia tindakan kelas. Paket konten disusun berupa teks dan flash presentation, sehingga perlu dikembangkan untuk tipe lain seperti video on demand maupun video streaming. Perlu diadakan penelitian lanjutan untuk penerapan Knowledge Management Sytem pada E-Learning
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN SELF EFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CAROUSEL FEEDBACK DAN SHOWDOWN PADA MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN (Studi Kasus Pada SMA Negeri 1 Bengkayang) Yosua Damas Sadewo; Pebria Dheni Purnasari
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.674 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran kewirausahaan dan self efficacy siswa kelas X di SMA N 1 Bengkayang setelah siswa mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model Carousel Feedback and Showdoun. Penerapan model Carousel Feedback and Showdoun merupakan solusi dari permasalahan yang terjadi di kelas yakni hasil belajar serta self efficacy siswa yang rendah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA N 1 Bengkayang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknis tes, observasi, dan angket, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh berdasarkan tes selanjutnya dianalisis guna diketahui ketuntasan belajar siswa, selanjutnya self efficacy diukur melalui angket. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan maka diketahui adanya peningkatan hasil belajar dan self efficacy. Ketuntasan hasil belajar pada siklus I adalah sebesar 55,56%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 22,23% dari kondisi awal di mana ketuntasan hanya mencapai 33,33%. Hasil analisis ketuntasan belajar siklus II diketahui bahwa ketuntasan siswa mencapai 83,33% sehingga ketuntasan ini melampaui indikator ketuntasan yang ditentukan. Adapun peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 27.77%. Selain adanya peningkatan hasil belajar juga terjadi peningkatan self efficacy diri yakni dari 73,56% menjadi 85,34%, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Carousel Feedback and Showdoun mampu meningkatkan hasil belajar dan self efficacy siswa kelas X pada mata pelajaran kewirausaahaan di SMA N 1 Bengkayang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYAJIKAN PRESENTASI MENARIK DAN INTERAKTIF BAGI GURU PKBM NEGERI 27 PETUKANGAN DENGAN PELATIHAN MICROSOFT POWER POINT Safitri Juanita; Putri Hayati; Dolly Virgian Shaka Yudha Sakti
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.549 KB)

Abstract

PKBM Negeri 27 Petukangan adalah salah satu pendidikan nonformal yang menjadi wadah pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat yang memiliki kegiatan PAUD, program pendidikan kesetaraan (Paket A, Paket B, Paket C) dan pendidikan keterampilan yang berlokasi di Jakarta Selatan. Dalam kegiatan belajar mengajar diperlukan keterampilan bagi guru untuk menyajikan materi pelajaran kepada siswa dengan tampilan interaktif dan menarik supaya siswa dapat lebih memahami pelajaran yang diberikan oleh guru. Namun saat ini guru kurang menguasai Microsoft Power Point dan mitra tidak memiliki tenaga pelatih yang menguasai aplikasi komputer serta belum memiliki fasilitas komputer untuk mengadakan pelatihan komputer. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada guru cara membuat presentasi bahan ajar lebih menarik dan interaktif bagi siswa dan meningkatkan hubungan dan kerjasama antara Universitas Budi Luhur dengan PKBM sebagai mitra. Metode yang digunakan adalah survey, wawancara, pemberian materi dan praktikum serta menyebarkan kuesioner sebagai feedback dari mitra dan evaluasi kegiatan PKM. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi presentasi dengan Microsoft Power Point berjalan dengan baik dan terbukti meningkatkan keterampilan guru di PKBM Negeri 27 Petukangan ini terbukti dengan adanya hasil evaluasi kegiatan yang menunjukkan bahwa 50% menyatakan setuju isi materi pelatihan jelas dan mudah dipahami, 62% sangat setuju contoh latihan jelas dan mudah dipahami, 50% menyatakan setuju instruktur dan asisten instruktur membantu peserta memahami materi dengan baik, 50% menyatakan sangat setuju fasilitas laboratorium komputer sesuai dengan kebutuhan.
PERAMALAN PRODUKSI PADI DI INDONESIA MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BILANGAN KOMPLEKS Anifuddin Azis
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.348 KB)

Abstract

Ketahanan pangan nasional tetap membutuhkan beras dalam memenuhi kecukupan pangan, namun demikian tekanan terhadap peningkatan produksi padi terkendala oleh permasalahan konversi lahan pertanian, kerusakan jaringan irigasi, perubahan iklim, dan serangan hama penyakit. Kemampuan memprediksi masa yang akan datang akan membuat petani bisa mengambil keputusan yang tepat dalam mengantisipasi keadaan di masa depan. Jaringan Syaraf Tiruan (JST) telah banyak digunakan dalam prediksi, termasuk dalam bidang pertanian. JST bilangan kompleks (JSBK) memiliki struktur pemrosesan bilangan kompleks sehingga memiliki kemampuan pelatihan yang lebih baik, kemampuan generalisasi yang lebih baik, konvergensi yang lebih cepat, kompleksitas yang lebih baik, dan data pelatihan yang lebih sedikit. Pada JST dengan arsitektur multi-layer perceptron (MLP) biasa yang bernilai real, nilai dari parameter yang ada, yaitu elemen dari matriks bobot dan vektor bias, dinyatakan dalam bilangan real, sedangkan pada JST bernilai kompleks, nilai dari parameter yang ada dinyatakan dalam bilangan kompleks. Jaringan Syaraf Tiruan (JST) bilangan kompleks dengan algoritma Backpropagation, umumnya digunakan dalam data citra atau suara, namun pada pada penelitian ini digunakan untuk memprediksi produksi padi tahun 2015 di 34 provinsi Indonesia. Data produksi padi diperoleh dari dari Badan Pusat Statistik (BPS), sedangkan data curah hujan, suhu, kelembaban, tekanan udara diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Atribut masukan pada pelatihan JST pada penelitian ini adalah data iklim dari 34 propinsi di Indonesia dari tahun 2011-2015, yaitu nilai dari : curah hujan, kelembaban, rata-rata suhu, dan rata-rata tekanan udara. Atribut keluaran JST adalah nilai produktifitas padi. Berdasarkan hasil pengujian, JST Backpropagation bilangan kompleks berhasil memprediksi produksi padi tahun 2015 dengan sangat baik pada 32 provinsi (jika tidak menyertakan data provinsi Kepulauan Riau dan DKI Jakarta) dengan rata-rata akurasi 98,9 %.
PERAN PROGRAM STUDI KEWIRAUSAHAAN DI PERBATASAN DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 (Studi Kasus: Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat) Sabinus Beni; Yosua Damas Sadewo
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.162 KB)

Abstract

Revolusi industri keempat (Era 4.0) dicirikan oleh kompleksnya persoalan yang akan dihadapi penduduk dunia. Semua jenis pekerjaan akan semakin kompleks. Hal ini disebabkan kombinasi globalisasi dengan teknologi informasi yang kecepatan perkembangannya sangat di luar dugaan. Salah satu persoalan dewasa ini adalah penciptaan lapangan kerja dan salah satu peluang industri 4.0 yaitu integrasi Usaha Kecil Menengah dan kewirausahaan. Program Studi Kewirausahaan menjadi salah satu solusi dalam menyiapkan sumber daya manusia dalam menghadapi revolusi industri keempat. Daerah perbatasan merupakan garda terdepan dalam menggambarkan kemajuan suatu bangsa, program studi kewirausahaan menjawab semua permasalahan dalam proses pembangunan perbatasan. Dengan hadirnya program studi kewirausahaan di perbatasan Kabupaten Bengkayang sangat mendapatkan apresisasi dari masyarakat dan pemerintah, dimana kelak lulusannya dapat menjadi para entrepreneur maupun intrapreneur yang secara tidak langsung dapat meningkatakan rasa nasionalisme dan jiwa patriotik masyarakat perbatasan dikarenakan masyarakat sudah sejahtera dan tidak mengandalkan malaysia (Sarawak) sebagai temapat untuk mencari pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif yang dilakukan di perbatasan Indonesia (Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat) dengan Malaysia (Sarikin-Sarawak) dengan mayoritas penduduknya sebagai petani dan sepenuhnya bergantung kepada Malaysia untuk pemasaran hasil-hasil pertanian dan perkebunan.hasil penelitian menunjukkan bahwa peran program studi kewirausahaan memberikan dampak sangat besar bagi perubahan masyarakat perbatasan, dimana pada awalnya masih berorientasi pada produk bahan baku yang langsung dijual ke Malaysia berubah kearah penambahan nilai tambah produk yang dapat meningkatkan pendapatan.