cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
RAUDHAH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH" : 10 Documents clear
Penerapan Media Audio Visual Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Anak Lubis, Tari Cantika; Mavianti, Mavianti
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Media Pembelajaran Audio-Visual dalam Meningkatan Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Pada Anak 5-6 Tahun. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi seluruh anak Usia 5-6 tahun dipilih sebagai sampel kelas B1 dan B2. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa media pembelajaran audio, visual, dan audio visual efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman doa peserta didik. Penggunaan media audio visual seperti film menjadikan pembelajaran lebih menarik, memotivasi dan menghilangkan kebosanan dalam proses pembelajaran online maupu offline. Perkembangan ke depan memerlukan pengembangan inovasi media, seperti penggunaan film animasi, aplikasi android untuk materi sholat, komik anak dan masih banyak media interaktif lainnya yang dibutuhkan dalam pembelajaran online maupun offline.Kata Kunci : Penerapan Audio Visual, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama islam.This study aims to determine the application of Audio-Visual Learning Media in Improving Learning Motivation of Islamic Religious Education in Children 5-6 Years Old. This type of research is qualitative with a descriptive approach. The population of all children aged 5-6 years was selected as a sample for class B1 and B2. The results of the study concluded that audio, visual, and audio-visual learning media were effectively used to improve students' understanding of prayer. Learning process offline. Future developments require the development of media innovations, such as the use of animated films, android applications for prayer material, children's comics and many other interactive media needed in online and offline.Keywords: Application of Audio Visual, Learning Motivation, Islamic Religious Education.
Guru dan Strategi Penanganan Pada Anak Dengan Masalah Emosional di RA. As-Syafiqah Rizkina, Seila; Armanila, Armanila; Yuningsih, Amsi; Fitri, Wiyana
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2006

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan guru dan strategi penanganan pada anak dengan masalah emosional di RA Assyafiqah, adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui permasalahan emosional pada anak, faktor penyebab, serta strategi dan upaya guru dalam menghadapi anak dengan masalah emosional. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian inu menunjukkan bahwa permasalahan emosional anak di RA Assyafiqah ditunjukkan dengan ciri anak yg suka marah, suka memukul dan ingin menang sendiri, faktor penyebabnya adalah faktor dari keluarga dan lingkungan, upaya yg dilakukan guru adalah dengan cara memberikan pembelajaran yang tepat. Untuk itu penelitian ini diharapkan bagi penulis, pembaca, orang tua ataupun guru agar memahami tentang anak dengan permasalahan emosional serta memberikan penanganan yang tepat untuk anak tersebut.Kata kunci: guru; strategi penanganan; anak usia dini; masalah emosional.This research is related to teachers and strategies for dealing with children with emotional problems in RA Assyafiqah, while the purpose of this study is to determine emotional problems in children, the causative factors, as well as strategies and efforts of teachers in dealing with children with emotional problems. The research method used is a qualitative method, with data collection techniques used are observation, interview and documentation techniques. The results of this study indicate that the emotional problems of children in RA Assyafiqah are indicated by the characteristics of children who like to be angry, like to beat and want to win themselves, the causative factor is factors from the family and the environment, the efforts made by the teacher are by providing appropriate learning. For this reason, this research is expected for writers, readers, parents or teachers to understand children with emotional problems and provide appropriate treatment for these children.Keywords: teachers; coping strategies; early childhood; emotional problems.
Pengaruh Penggunaan Aplikasi YouTube Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Fitri, Anni Saumi; Kusumawardani, Ratih; Hayani, Ratu Amalia
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2029

Abstract

Diera saat ini, anak usia dini sangat tertarik untuk menonton YouTube  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan aplikasi YouTube, Perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun dan pengaruh penggunaan aplikasi Youtube terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahu di TK se-Kelurahan Tamansari, Cilegon-Banten. Metode yang digunakan yaitu ex-post facto dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini, dalam uji korelasi sebesar -0,778 yang termasuk pada kriteria kuat. Hasil uji determinasi yaitu sebesar 0,605 atau 60,5%. Hasil uji regresi linier sederhana sebesar 0,000<0,005 , dilihat dari uji hiptesis sebesar 0,000 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat pengaruh penggunaan aplikasi YouTube terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat 30 anak yang menggunakan aplikasi YouTube lebih dari 120 menit/hari, perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Tamansari rendah, terdapat pengaruh negatif antara penggunaan aplikasi YouTube dan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun.Kata kunci:  Anak Usia Dini; Perkembangan Sosial Emosional; Aplikasi Youtube.In the current era, early childhood is very interested in watching YouTube. This study aims to determine the use of the YouTube application, the social emotional development of children aged 5-6 years and the influence of the use of the Youtube application on the socio-emotional development of children aged 5-6 years in kindergartens throughout the village. Tamansari, Cilegon-Banten. The method used is ex-post facto with a qualitative approach. The results of this study, in the correlation test of -0.778 which is included in the strong criteria. The result of the determination test is 0.605 or 60.5%. The results of the simple linear regression test are 0.000 <0.005, judging from the hypothesis test of 0.000, which means H0 is rejected and H1 is accepted, it means that there is an effect of using the YouTube application on the social emotional development of children aged 5-6 years. It can be concluded that there are 30 children who use the YouTube application more than 120 minutes/day, the social emotional development of children aged 5-6 years in Tamansari Village is low, there is a negative influence between the use of the YouTube application and the social emotional development of children aged 5-6 years. Keywords: Early childhood; Children's Social Emotional Development; YouTube app
Pengembangan Buku Pedoman Penyusunan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.1970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku Pedoman Penyusunan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini, selanjutnya menguji bagaimana kelayakan dan bagaimana kepraktisan dari produk yang dikembangkan. Metode penelitian menggunakan penelitian pengembangan dengan menerapkan empat langkah dari lima langkah model pengembangan Puslitjaknov yaitu analisis kebutuhan produk, pengembangan produk awal, validasi ahli dan revisi dan uji coba skala kecil dan revisi. Analisis kebutuhan produk dilakukan dengan teknik focus group discussion dengan guru-guru PAUD. Uji kelayakan dilakukan dengan memberikan angket validasi produk kepada dua orang ahli materi dan satu orang ahli Bahasa. Uji kepraktisan dilakukan dengan memberikan angket respon guru kepada 25 orang guru-guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Pedoman Penyusunan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini yang dikembangkan berdasarkan hasil analisis angket validasi ahli memperoleh rata-rata persentase skor sebesar 89,5% dengan kategori sangat layak dan hasil analisis angket respon guru dengan skor persentase sebesar 86,8% dengan kategori sangat praktis.Kata Kunci: Pengembangan Buku pedoman, Instrumen Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini.This study aims to develop a guidebook for the preparation of Early Childhood Learning Evaluation Instruments, then to test the feasibility and practicality of the products developed. The research method uses development research by applying four steps of the five steps of the Puslitjaknov development model, namely product requirements analysis, initial product development, expert validation and revision and small-scale trials and revisions. Analysis of product needs is done by using focus group discussions with PAUD teachers. The feasibility test is carried out by giving product validation questionnaires to two material experts and one language expert. The practicality test was carried out by giving teacher response questionnaires to 25 PAUD teachers. The results showed that the Guide to the Preparation of Early Childhood Learning Evaluation Instruments which was developed based on the results of the expert validation questionnaire analysis obtained an average percentage score of 89.5% in the very appropriate category and the results of the teacher response questionnaire analysis with a percentage score of 86.8%. very practical category.Keyword: Development of Handbooks, Early Childhood Learning Evaluation Instruments.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Pada Anak Karim, Ismawati K; Juniarti, Yenti; Arifin, Irvin Novita
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkankan kemampuan berbicara pada anak. Penelitian ini menggunakan metode  deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian bahwa deskripsi kemampuan berbicara anak di TK ini yaitu dapat berkembang dengan optimal, terlihat dari indikator pertama gambaran kemampuan berbicara terdapat 6 dari 15 anak yang kemampuan berbicaranya masih minim, dikarenakan kurangnya stimulasi dari orangtua dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak. Sebaliknya banyak anak yang kemampuan berbicaranya sudah baik. Hal ini juga dipengaruhi oleh pernguasaan kosa kata yang dimiliki anak. Guru harus memiliki kemampuan dalam mengembangkan strategi pembelajaran karena guru merupakan kunci utama keberhasilan siswa. Terdapat 4 strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan kemampuan berbicara yaitu, bermain peran, bercakap-cakap, bernyanyi, bercerita dan bermain show and tell. Adapun faktor yang mempengaruhi kemampuan anak dalam bercerita adalah kecerdasan dan lingunganKata kunci:  Strategi, Kemampuan Berbicara, Anak.This study aims to find out the teacher's strategy in improving children's speaking skills. This study used descriptive qualitative method. Data collection is done by observation, documentation and interviews. The results of the study show that the description of children's speaking skills in kindergarten can develop optimally. It can be seen from the first indicator of speaking ability that there are 6 out of 15 children whose speaking skills are still minimal, due to lack of stimulation from parents in improving children's speaking abilities. Against many children whose speaking skills are already good. This is also influenced by the vocabulary mastery of the child. Teachers must have the ability to develop learning strategies because teachers are the main key to student success. There are 4 strategies used by the teacher in improving speaking skills, namely, playing roles, conversing, singing, telling stories and playing show and tell. The factors that influence children's ability to tell stories are intelligence and environmentKeywords: Strategy, Speaking Ability, Children
Pengenalan Klasifikasi Menggunakan Media Bahan Alam Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Ar-Rahmah Qisthiyah, Azka; Malika, Siti Azalea; Maharani, Zakia; Hasanah, Lathipah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.1999

Abstract

Pemanfaatan media bahan alam masih jarang digunakan pada kegiatan pembelajaran di sekolah. Untuk mendorong kemampuan klasifikasi anak, biasanya hanya menggunakan alat permainan edukatif modern seperti balok  kayu, lego, kartu, dsb. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan klasifikasi pada anak usia 5-6 tahun menggunakan media bahan alam di RA Ar-Rahmah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Kemampuan klasifikasi dalam penelitian ini meliputi klasifikasi warna, bentuk, dan ukuran. Media bahan alam yang digunakan yaitu biji kacang hijau, biji salak, biji lada, batu kerikil, dan daun-daunan. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di RA Ar-Rahmah yang berjumlah 10 anak. Aktivitas yang dilakukan yaitu mengamati, membandingkan, dan mengklasifikasikan.Kata kunci: klasifikasi; media bahan alam; anak usia dini.The use of natural material media is still rarely used in learning activities at school. To encourage children's classification skills, they usually only use modern educational game tools such as wooden blocks, lego, cards, etc. This study aims to determine the classification ability of children aged 5-6 years using natural media at RA Ar-Rahmah. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection techniques in the form of observation and interviews. Classification capabilities in this study include color, shape, and size classification. The natural material media used were mung bean seeds, salak seeds, pepper seeds, gravel, and leaves. The sample in this study were children aged 5-6 years in RA Ar-Rahmah, totaling 10 children. The activities carried out are observing, comparing, and classifying.Keywords: classification; natural media; early childhood
Upaya Meningkatkan Kemampuan Bacaan Shalat Melalui Metode Pembiasaan Nuryati, Nuryati; Masliati, Tati; Juhariah, Juhariah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2038

Abstract

Rendahnya kemampuan bacaan shalat anak kelompok B di PAUD Al-Husna Kecamatan Baros kabupaten Serang terjadi karena kurangnya pembiasaan yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan bacaan shalat anak Usia 5-6 tahun atau kelompok B melalui penerapan metode murojaah sebagai tindak lanjut. Jenis penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model penelitian Kemmis dan Taggart, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes serta catatan lapangan,  menggunakan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukan peningkatan anak kelompok B di PAUD Al-Husna  melalui metode pembiasaan. kemampuan bacaan shalat. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasi pra siklus skor rata-rata yang di peroleh anak adalah 44,7 % (termasuk kategori MB), sedangkan pada siklus I skor rata-rata di peroleh anak 66,8% (termasuk kategori BSH), sedangkan pada siklus II dengan hasil skor rata-rata yang di peroleh anak sebesar 79,4% (termasuk dalam kategori BSB) pemberian pengarahan aktif dilakukan pada saat kegiatan pengembangan dan pada saat kegiatan penutup.Kata kunci: bacaan shalat; pembiasaan.The low ability to read the prayers of group B children in PAUD Al-Husna, Baros District, Serang district, occurs because of a lack of good habituation. This study aimed to improve the prayer reading skills of children aged 5-6 years or group B through the murojaah method as a follow-up. This type of classroom action research (CAR) uses the Kemmis and Taggart research model, with data collection techniques through observation and tests and field notes, using 2 cycles. The results showed an increase in group B children in PAUD Al-Husna through the habituation method. prayer reading skills. This can be seen from the results of pre-cycle observations that the average score obtained by children is 44.7% (including the MB category), while in the first cycle the average score obtained by children is 66.8% (including the BSH category), while in the second cycle with the results of the average score obtained by children of 79.4% (included in the BSB category) active guidance is carried out during development activities and during closing activities.Keywords: prayer readings; habituation
Implementasi pada Aspek Nilai Agama dan Moral dalam Penerapan Shalat Dhuha di KB Faturrahman Alfaini, Siti; Risma, Risma; Asyaf, Hanifah Azzahra; Syakur, Rizki Abdul; Hasanah, Lathipah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.1992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan shalat dhuha dan perkembangan aspek nilai agama dan moral di Kelompok Bermain Fathurrahman. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran aspek nilai agama dan moral di KB Fathurrahman. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, setting penelitian ini yaitu di Kelompok Bermain Fathurrahman Kecamatan Bojongsari Kota Depok Jawa Barat. Pada umumnya pembelajaran masih difokuskan pada peningkatan kemampuan baca tulis hitung terutama dalam mengenalkan agama yang pada prosesnya mengabaikan perkembangan anak dalam penggunaan media yang diberikan guru. Informan dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar di Kelompok Bermain Fathurrahman. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa kegiatan shalat dhuha di Kelompok Bermain Fathurrahman sudah sesuai dengan perkembangan anak serta membiasakan anak dalam sholat sunnah. Peneliti juga memperoleh hasil yaitu pelaksanaan shalat dhuha di Kelompok Bermain untuk mencapai perkembangan agama dan moral anak secara optimal. Di KB Fathurrahman melakukan upaya dari berbagai macam metode, seperti metode keteladanan, pembiasaan, nasehat, motivasi dan sebagainya. Dalam upaya melalui pelaksanaan shalat dhuha ini peserta didik telah mengalami perubahan yang cukup baik. Dengan demikian dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kegiatan shalat dhuha di KB Fathurrahman mengajarkan anak untuk mengenal agama lebih mendalam dengan membiasakan untuk shalat sunnah.Kata Kunci: Pengembangan Nilai Agama Moral, Shalat Dhuha, Pendidikan Anak Usia DiniThis study also aims to describe learning aspects of religious and moral values in Fathurrahman Family Planning. The research was carried out using a descriptive qualitative approach, the setting of this research was in the Fathurrahman Playgroup, Bojongsari District, Depok City, West Java. In general, learning is still focused on improving the ability to read and write arithmetic, especially in introducing religion which in the process ignores the development of children in the use of media provided by the teacher. Informants in this study are teachers who teach in the Fathurrahman Playgroup. Research data obtained through observation, interviews, and documentation. The data obtained were analyzed descriptively qualitatively. Based on the research conducted, it was found that the dhuha prayer activities in the Fathurrahman Play Group were in accordance with the child's development and biased the child in sunnah prayers. Researchers also obtained results, namely the implementation of Duha prayer in Playgroups to achieve optimal religious and moral development of children. At KB Fathurrahman made efforts from various methods, such as exemplary methods, habituation, advice, motivation and so on. In an effort through the implementation of the Duha prayer, students have experienced quite good changes. Thus from the results of the study it can be concluded that the dhuha prayer activity in Fathurrahman Family teaches children to get to know religion more deeply by getting used to sunnah prayers.Keywords  : Development of Moral Religious Values, Dhuha Prayer, Early Childhood Education
Penerapan Metode Ummi Dalam Pembelajaran Membaca Al-Qur’an Pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK IT Al-Manar Kec. Bukit Kab. Bener Meriah Mahrizki, Fika; Elfiadi, Elfiadi; Sari, Dwhy Dinda
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui langkah- langkah penerapan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al - Qur’an 2) untuk mengetahui kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an 3) untuk mengetahui kendala dalam penerapan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an di TK IT Al-Manar Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Langkah-langkah dalam menerapkan metode ummi dalam pembelajaran membaca Al- Qur’an di TK IT Al-Manar ada beberapa langkah yaitu: (a) Pembukaan (b) Apersepsi (c) Pemahaman Konsep (d) Latihan / Keterampilan (e) Evaluasi dan (f) Penutup. 2) Kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an melalui penerapan metode ummi yaitu: (a) anak itu mampu melafadzkan dan mengenal huruf-huruf hijaiiyah dalam Al-Qur’an (b) anak mampu membaca Al-Qur’an (c) anak mampu mengikuti bacaan yang diajarkan oleh guru dan (d) anak mampu mengulangi kembali bacaan Al-Qur’an yang telah diajarkan sebelumnya. 3) Kendala dalam penerapan metode ummi yaitu (a) tidak ada pengulangan materi pembelajaran dirumah yang dilakukan oleh orangtua (b) kualitas bacaan gurunya jika bacaan gurunya tidak fasih dan tidak sesuai dengan makhrajnya maka otomatis bacaan yang diajarkan kepada anak juga tidak fasih.Kata kunci: Metode ummi; Membaca Al-Quran.This study aims to: 1) Knowing the steps of applying the ummi method in learning to read the Qur'an 2) to determine the ability of children to read the Qur'an 3) to find out the obstacles in the application of the ummi method in learning to read the Qur'an in the IT Al-Manar Kindergarten, Bukit District, Bener Meriah Regency. This study uses a qualitative method with a qualitative descriptive approach. In collecting data, the writer uses interview, observation and documentation methods. The results showed that: 1) The steps in applying the ummi method in learning to read the Qur'an at TK IT Al-Manar there were several steps, namely: (a) Opening (b) Apperception (c) Concept Understanding (d) Exercise / Skills (e) Evaluation and (f) Closing. 2) The child's ability to read the Qur'an through the application of the ummi method, namely: (a) the child is able to recite and recognize the hijaiiyah letters in the Qur'an (b) the child is able to read the Qur'an (c) the child is able to follow the readings taught by the teacher and (d) the child is able to repeat the reading of the Qur'an that has been taught previously. 3) Obstacles in the application of the ummi method, namely (a) there is no repetition of home learning materials carried out by parents (b) the quality of the teacher's reading if the teacher's reading is not fluent and not in accordance with the makhraj then automatically the reading taught to children is also not fluent.Keywords: Ummi method; Read Al-Qur'an.
Early Children’s Communication Ability : Unit Block Game Implementation Veryawan, Veryawan; Hasibuan, Rabitah Hanum; Siahaan, Hasnah
Jurnal Raudhah Vol 10, No 2 (2022): RAUDHAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/raudhah.v10i2.1295

Abstract

Komunikasi merupakan kebutuhan yang mendasar bagi manusia dalam menjalin interaksi. Komunikasi dapat memberikan kepuasan bagi masing-masing orang, misalnya terpenuhi perasaan kasih sayang, cinta dan perhatian. Oleh karena itu, untuk menstimulasi perkembangan berbicara anak, komunikasi sangat perlu untuk diperhatikan. Salah satu pilihan untuk mengembangkan komunikasi anak adalah melalui kegiatan bermain balok unit. Melalui bermain balok anak akan membangun sebuah bentuk yang kemudian mereka mencoba menjelaskan apa yang telah dikerjakannya. Penelitian ini dilakukan di RA Robbani Rantauprapat. Subjek dari penelitian ini adalah anak didik RA Robbani Rantauprapat kelompok A yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 10 laki-laki dan 5 perempuan. Penelitian ini dikemas dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan metode ini digunakan terutama yang diteliti bersumber dari masalah yang timbul sehari–hari di dalam kelas yang bertujuan untuk memperbaiki sistem pembelajaran dikelas. Model penelitian yang digunakan adalah : Perencanaan (planning), Tindakan (acting), Pengamatan (observing) dan Refleksi (reflecting). Hasil penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan dalam implikasi bermain balok unit terhadap kemampuan komunikasi anak usia dini menunjukkan perkembangan yang sangat baik dan telah mencapai tingkat perkembangan sesuai dengan harapan yaitu 80%.Kata Kunci: permainan balok, kemampuan, komunikasiCommunication is a basic need for humans in establishing interactions. Communication can provide satisfaction for each person, for example, fulfilled feelings of affection, love and attention. Therefore, to stimulate the development of children's speech, communication is very necessary to pay attention to. One option to develop children's communication is through unit block play activities. Through playing with blocks, children will build a shape which they then try to explain what they have done. This research was conducted at RA Robbani Rantauprapat. The subjects of this study were students of RA Robbani Rantauprapat group A, totaling 15 people consisting of 10 boys and 5 girls. This research is packaged in the form of Classroom Action Research (CAR) and this method is used, especially those researched originating from problems that arise everyday in the classroom which aim to improve the learning system in the classroom. The research model used is: Planning (planning), Action (acting), Observing (observing) and Reflecting (reflecting). The results showed that the level of success in the implication of playing unit blocks on early childhood communication skills showed very good development and had reached the level of development in accordance with expectations, namely 80%.Keywords: Block game; ability; communication

Page 1 of 1 | Total Record : 10