cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 24068365     EISSN : 28289935     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 671 Documents
PENGUATAN USAHA MELALUI PERLUASAN JARINGAN PEMAARAN DAN INOVASI PRODUK KUE KERING DAN SNAK PADA KELOMPOK UP2K KELURAHAN GISIKDRONO, KECAMATAN SEMARANG BARAT, KOTA SEMARANG Indarto, Indarto; Santoso, Aprih; Santoso, Joko
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBusiness activities that are members of UP2K - PKK mostly are food business. This is reasonable because the people inu very master the field. The previous IbM proponent team has provided assistance to UP2K-PKK in Kelurahan Gisikdrono, but is still general, not yet focused on each group. In general, all implementing groups of UP2K PKK Gisikdrono have high spirit and determination to move forward and develop. problems encountered and undertaking business development efforts, among others: (a) to provide input and guidance for improvement of quality, appearance and packaging of pastry products; (b) conducting Counseling on product and packaging development and innovation; (c) Provide counseling in building marketing and partnership networks; and (d) Assist group members to innovate both product, packaging and marketing network. The result of community service is the business group has been motivated to apply various extension materials that have been given in the framework of product development and marketing development of cake products and various snacks produced for the improvement of product quality and competitiveness Keywords: innovation, packaging, marketing Abstrak Kegiatan usaha yang digeluti anggota UP2K – PKK kebanyakan adalah usaha makanan. Hal ini wajar karena kaum inu sangat menguasai bidang tersebut. Tim pengusul IbM sebelumnya telah melakukan pendampingan terhadap UP2K-PKK di Kelurahan Gisikdrono ini, tetapi masih bersifat umum, belum terfokus pada tiap – tiap kelompok. Secara umum, semua kelompok pelaksana UP2K PKK Gisikdrono memiliki semangat dan tekad yang tinggi untuk terus maju dan berkembang. permasalahan yang dihadapi dan melakukan upaya – upaya pengembangan usaha, antara lain : (a) memberi masukan dan pembinaan untuk perbaikan kualitas, penampilan dan kemasan produk kue kering; (b) mengadakan Penyuluhan mengenai pengembangan dan inovasi produk maupun kemasan; (c) Memberi penyuluhan dalam membangun jaringan pemasaran dan kemitraan; dan (d) Membantu anggota kelompok untuk melakukan inovasi baik produk, kemasan dan jaringan pemasaran. Hasil pengabdian kepada masyarakat adalah pelaku kelompok usaha telah termotivasi menerapkan berbagai materi penyuluhan yang telah diberikan dalam rangka pengembangan produk dan pengembangan pemasaran dari produk kue kering dan aneka snack yang dihasilkan demi peningkatan kualitas dan daya saing produk Kata kunci : inovasi, kemasan, pemasaran
IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IBM) KELOMPOK PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK, KELURAHAN PORIS PLAWAD, KECAMATAN CIPONDOH, KOTA TANGERANG Arrozi, MF
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractHome plastic seed industry is a potential entrepreneur side activity that can increase the income of families in Cipondoh. Manufacture of plastic resin made with a small economic scale without causing error planning effort. This happens because the mastery of knowledge in the production process costing, accounting and reporting highly controlled home industry. These conditions require community service to add value to a home industry in determining product costing, cost price calculation, and calculation of production cost allocation. Thus, home industry is able to be independent economically and education. The purpose of community service is improving their skills in planning and development, costing the production process of plastic resin, and reporting cost price. The scope of activity is the training and management of product pricing plastic seed, determining the selling price of products, as well as business accounting home industry. The method of community service is done by action approach, quality awareness, as well as rapid rural appraisal through socialization to improve the knowledge of managers of domestic industry through the provision of lectures, counseling, and demonstrations to groups of small enterprises. Then proceed with the training and mentoring to draw up an action plan to address the problem of planning and determining the cost of production and cost of the product report. The results is the formation of community service manual for the procedure for the determination of the accounting system unit cost of products, and the formation of statements cost of the product.Keywords : determination of cost, selling priceAbstrakHome industry biji plastic merupakan potensi wirausaha kegiatan sampingan yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga di Kecamatan Cipondoh.  Pembuatan biji plastik dilakukan dengan skala ekonomi kecil tanpa perencanaan sehingga menyebabkan kesalahan usaha. Hal ini terjadi karena penguasaan pengetahuan costing dalam proses produksi, serta pelaporan akuntansi home industry sangat tidak dikuasai. Kondisi ini memerlukan pengabdian masyarakat untuk memberi nilai tambah bagi home industry dalam menentukan costing produk, perhitungan harga pokok, dan perhitungan alokasi biaya produksi. Sehingga, home industry mampu untuk mandiri secara ekonomis dan edukasi.Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan ketrampilan dalam perencanaan dan pengembangan, costing proses produksi biji plastik, dan pelaporan harga pokok. Lingkup kegiatan adalah pelatihan dan pengelolaan penentuan harga produk biji plastic, penentuan harga jual produk, serta akuntansi bisnis home industry. Metoda pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan action, quality awareness, serta rapid rural appraisal melalui sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan pengelola industri rumah tangga melalui pemberian ceramah, penyuluhan, dan demonstrasi kepada kelompok usaha kecil. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan untuk menyusun rencana tindak dalam mengatasi masalah perencanaan dan penentuan harga pokok produksi dan laporan harga pokok produk. Hasil pengabdian masyarakat adalah terbentuknya panduan manual prosedur sistem akuntansi untuk penentuan unit cost produk, dan terbentuknya laporan harga pokok produk.Kata Kunci: penentuan harga pokok, penentuan harga jual
PEMBERDAYAAN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DALAM MEMILIH JAJANAN YANG SESUAI DENGAN PRINSIP GIZI SEIMBANG REMAJA USIA 13-15 TAHUN Nadiyah, Nadiyah; Andriani, Nova; Ardiani, Dinda Yulian; Husna, Dita Amalia; Rizki, Al Dwi Putri; Dhea, Andini; Utari, Jumiati
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractOver-nutrition among adolescents aged 13-15 years in Indonesia is increasing from moderate (5-9%) in 2010 to severe level (>10%) in 2013. DKI Jakarta has the third highest prevalence of overweight among adolescents 13-15 aged years, which is above national prevalence. High calorie snacks cause overweight in adolescents. SMP Negeri 16 is one of junior high schools in urban area in South Jakarta. SMP 16 is located in a strategic area and near three minimarkets that provide various snacks. Objective of this activity is to empower students to choose appropriate snack with their nutritional need. This activity was conducted in SMP 16, from 30 September to 12 October 2016. In concept, this activity was begun with situation and problem analysis and started from planning, organizing, actuating then evaluating. This activity introduced nutritional balance concept, the pattern of nutritional balance for adolescents aged 13-15 years and demonstrated them how to select the appropriate snacks with the adolescence nutritional balance. The result indicated that the over-nutrition (overweight and obesity) problem in SMP 16 has high category (33%). As 58% students has body fat percentage above normal. Most of them consume high calorie drinks three to six in a week. Canteen in SMP 16 has not provided healthy and nutritious snacks. T-test statistic between student pre-test and post-test was applied to evaluate this activity, there was improvement in their knowledge and attitude toward appropriate snacks after this activity (p=0,000). Keywords: overweight, adolescent, high calorie AbstrakMasalah kegemukan remaja usia 13-15 tahun di Indonesia meningkat dari kategori moderate/sedang (5-9%) menjadi severe/parah (>10%). DKI Jakarta merupakan propinsi ketiga tertinggi dengan prevalensi gemuk dan sangat gemuk pada anak usia 13-15 tahun, prevalensinya di atas angka nasional. Makanan/minuman selingan manis tinggi kalori yang banyak digemari oleh para remaja saat ini berisiko menyebabkan overweight ataupun obesitas pada remaja. SMP Negeri 16 Jakarta merupakan salah satu SMP di wilayah perkotaan Jakarta tepatnya Jakarta Selatan. SMPN 16 memiliki lokasi yang sangat strategis, akses yang sangat dekat dengan ketiga minimarket sekaligus menyebabkan mudah memperoleh berbagai jenis minuman dan makanan ringan yang tersedia lengkap dengan berbagai pilihan. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan siswa agar mampu secara mandiri memilih makanan minuman selingan yang benar dan sesuai dengan kebutuhan gizi remaja usia 13-15 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat diselenggarakan di SMP N Jakarta, dari tanggal 30 September hingga 12 Oktober 2016. Secara konsep, kegiatan pengabdian masyarakat diawali dengan analisis situasi dan masalah.  Kegiatan pada dimulai dari tahap planning lalu organizing kemudian actuating, diakhiri dengan evaluating. Penyuluhan mengenalkan konsep gizi seimbang, pola gizi seimbang bagi remaja usia SMP, dan memberdayakan siswa agar mampu secara mandiri memilih jenis makanan dan minuman selingan yang sesuai dengan kebutuhan gizi remaja. Hasilnya menunjukkan SMPN 16 memiliki tingkat masalah kegemukan yang tinggi (33%). Sebanyak 58% siswa memiliki persen lemak tubuh di atas normal. Sebagian besar mahasiswa mengkonsumsi minuman-minuman tinggi kalori 3-6 kali perminggu. Kondisi kantin SMPN 16 belum mampu mendukung terciptanya jajanan sehat bergizi bagi siswa. Berdasarkan uji statistik t-test antara pre-test dan post-test, terdapat perbaikan pengetahuan dan sikap siswa setelah diberikan penyuluhan (p=0,000). Kata kunci: kegemukan, remaja, tinggi kalori
PENINGKATAN PENGETAHUAN SETELAH PENYULUHAN CUCI TANGAN YANG BENAR PADA SISWA/SISWI KELAS V SD KALISUREN 2 KAMPUNG BARU TAHUN 2016 Vionalita, Gisely
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractElementary School (SD) is the right place as a foundation in the change of healthy behavior that will be done in the future. Hand washing is a simple step in the prevention of infectious diseases but not yet applicable in Kalisuren Kampung Baru Elementary School. This is supported by the high incidence of diarrhea in the elementary school students. Kalisuren elementary school is found as the highest incidence of diarrhea. The rate of diarrhea can be reduced to 4% by washing the right hands. Kalisuren Kampung Baru Elementary School has not done any program to teach how to wash hands properly. Therefore this community devotion is doing proper handwashing handling for Kalisuren Kampung Baru Elementary School students, The methodology of the program is presentation using power point slide and animation video which then continued with proper handwashing practice and accompanied by pretest and posttes for measuring change of knowledge. Implementation is considered very successful in improving the knowledge of students / students in doing hand washing properly. Cumulatively, it can be concluded that the extension activities on how to properly wash the hands given at Kalisuren Elementary School, New Kampung have shown an increase in knowledge and understanding and are expected to teach healthy way of life now and up to the time. This increasing of the knowledge is expected can change handwashing behavior in the future and will improve quality of life. Keywords: PHBS, health behaviour, elementary school  AbstrakSekolah Dasar (SD) merupakan tempat yang tepat sebagai landasan dalam perubahan prilaku sehat yang akan dilakukan di masa yang akan datang. Mencuci tangan adalah langkah sederhana dalam pencegahan penyakit menular namun belum dapat diterapkan di SD N kalisuren Kampung Baru. Hal ini ditunjang dengan tingginya angka kejadian diare pada siswa/siswi SD tersebut. SD Kalisuren merupakan SD dengan angka tertinggi kejadian diare (HCD, 2015). Angka diare dapat diturunkan hingga 4% dengan mencuci tangan yang benar. SD kalisuren, kampong Baru belum memiliki program penyuluhan untuk mengajarkan cara mencuci tangan yang benar. Oleh karena itu pengabdian masyarakat ini melakukan penyuluhan mencuci tangan yang benar untuk siswa/siswi SD kalisuren, kampung Baru kelas V dengan metode penyuluhan menggunakan slide power point dan video animasi yang kemudian dilanjutkan dengan praktek mencuci tangan yang benar dan disertai dengan pretest dan posttes untuk mngukur perubahan pengetahuan. Pelaksanaan dinilai sangat berhasil dalam meningkatkan pengetahuan siswa/siswi dalam melakukan cuci tangan yang benar. Secara kumulatif, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan mengenai cara mencuci tangan dengan benar yang diberikan di SD Kalisuren, kampung Baru telah menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta ddiharapkan dapat mengajarkan cara hidup sehat sekarang dan hingga saat nanti. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat merubah perilaku cuci tangan di masa yang akan dating dan berdampak terhadap peningkatan kualitas hidup. Kata kunci: PHBS, perilaku sehat, sekolah dasar
PENYULUHAN DAN PELATIHAN KETERAMPILAN MENYULAM DI WILAYAH KECAMATAN PAMIJAHAN GUNUNG BUNDER BOGOR Syofyan, Harlinda
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIndonesia is a country that has a lot of craft / traditional skills one embroidery and stitching. Embroidery is an ornament made on cloth or other materials with needle and thread sewing. In addition to the thread, embroidery or embroidered embellishments to be able to use materials such as scrap metals, pearls, beads, bird feathers, and sequins. Among the types of stitch is commonly known in embroidering is chain stitch, baste puncture, puncture hem, and cross stitch. In addition to hand-stitched, embroidered made with sewing machines and sewing machine embroidery computer. Sharing skills can be taught and learned society in order to improve life skills. One of the skills that is embroidering. Embroidery skills training are young women, a group of PKK members who intend to deepen the skills of embroidery. Community service activities in the field of embroidery skills training on the introduction of basic skewers decorate fabric to improve skills in the region Pamijahan Gunung Bunder, Semplak Bogor. It is very closely related to the educational skills that can be used in everyday life and entrepreneurship in the field of fashion to decorate cloth. The method of implementation through extension approaches and embroidering skills training to improve the activity and creativity of the PKK and girls in the region Pamijahan Gunung Bunder, Bogor Semplak. The results of the activities perceived trainees is that they can get to know the basics of embroidery skills and may eventually be able to have the skills to increase activity and productivity and is expected to add to the family income. Given the knowledge and skills regarding basic puncture in embroidering the young women and the PKK, on the activities of Community Services, it is concluded that that the successful master the skills to do the exercises were repeated to produce better work. The work of the young women embroider and groups of the PKK in the region Gunung Bunder Semplak is quite promising, so that they can use these skills to fill the leisure time of economic value to the family nantinya.So Indonesian cultural treasures, especially in decorating fabrics can be developed and passed down to each generation and at the same time preserving the nations cultural wealth in the coming future. Keywords: skill, embroider, training. AbstrakIndonesia merupakan negara yang memiliki banyak kerajinan / keterampilan tradisional salah satunya bordir dan sulaman. Sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti potongan logam, mutiara, manik-manik, bulu burung, dan payet. Di antara jenis tusukan yang umum dikenal dalam menyulam adalah tusuk rantai, tusuk jelujur, tusuk kelim, dan tusuk silang. Selain dijahit dengan tangan, sulaman dibuat dengan mesin jahit dan mesin jahit bordir komputer. Berbagi keterampilan dapat diajarkan dan dipelajari masyarakat dalam rangka meningkatkan keterampilan hidup. Salah satu keterampilan itu adalah menyulam. Pelatihan keterampilan menyulam ini adalah  remaja putri, kelompok ibu PKK yang berniat untuk mendalami keterampilan menyulam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pelatihan keterampilan menyulam tentang pengenalan tusuk dasar menghias kain rangka meningkatkan keterampilan di wilayah Kecamatan Pamijahan Gunung Bunder dan Semplak Bogor. Hal ini sangat berkaitan erat dengan pendidikan keterampilan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan berwirausaha di bidang busana yaitu menghias kain. Metode pelaksanaan melalui pendekatan penyuluhan  dan pelatihan keterampilan menyulam untuk meningkatkan aktivitas dan  kreativitas ibu-ibu PKK dan remaja putri di wilayah Pamijahan Gunung Bunder, Semplak Bogor. Hasil kegiatan yang dirasakan peserta pelatihan adalah mereka dapat mengenal dasar-dasar keterampilan menyulam dan dapat pada akhirnya dapat memiliki keterampilan untuk menambah aktivitas dan produktivitas serta diharapkan akan menambah pendapatan keluarga. Dengan diberikannya pengetahuan dan keterampilan mengenai tusuk dasar dalam menyulam kepada remaja putri dan ibu-ibu PKK, pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa bahwa berhasilnya menguasai keterampilan harus dilakukan latihan yang berulang-ulang untuk menghasilkan karya yang lebih baik. Hasil karya menyulam remaja putri dan kelompok ibu-ibu PKK di wilayah Gunung Bunder dan Semplak ini cukup menjanjikan, sehingga keterampilan ini dapat mereka gunakan untuk mengisi waktu luang yang bernilai ekonomi untuk keluarga nantinya.Sehingga khasanah budaya Indonesia khususnya dalam menghias kain dapat terus dikembangkan dan diturunkan kepada setiap generasi dan sekaligus melestarikan kekayaan budaya bangsa di masa yang kan datang.Kata kunci: keterampilan, menyulam, pelatihan.
PERANCANGAN ULANG CORPORATE IDENTITY HIU HOMESTAY DI PULAU UNTUNG JAWA Widiastuti, Putri Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCommunication is a very important human need. Communication is required to obtain or provide information from or to others. To obtain such information, people need communication tools that can be used whenever and wherever they are. For that needed a corporate identity, a communicative media campaign to introduce the identity of a company to the public. The goal is certainly improve the companys image. One need corporate identity Hiu Homestay is located in Untung Jawa Island. The diner is necessary to redesign the corporate identity to introduce a product in the form of accommodation with all facilities therein located on the island of Java Fortunately this.Keywords: redesign, corporate identity, Hiu Homestay, Untung Jawa IslandAbstrakKomunikasi merupakan kebutuhan manusia yang sangat penting. Komunikasi dibutuhkan untuk memperoleh atau memberi informasi dari atau kepada orang lain. Untuk mendapatkan informasi tersebut, manusia membutuhkan alat komunikasi yang dapat digunakan kapanpun dan dimanapun mereka berada. Untuk itulah diperlukan sebuah corporate identity, sebuah media promosi yang komunikatif untuk memperkenalkan identitas dari sebuah perusahaan kepada masyarakat. Tujuannya sudah tentu meningkatkan citra perusahaan tersebut. Salah satu yang butuh corporate identity adalah Hiu Homestay yang berada di Pulau Untung Jawa. Rumah makan ini perlu dilakukan perancangan ulang corporate identity untuk memperkenalkan produk berupa penginapan dengan segala fasilitas didalamnya yang berada di Pulau Untung Jawa ini.Kata kunci: perancangan ulang, corporate identity, Hiu Homestay, Pulau Untung Jawa
IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM) KONVEKSI PAKAIAN CILEDUG Suwandi, Arief; Amperajaya, Derajat; Nofierni, Nofierni
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractCommunity service has been carried out by analyzing the situation which include: partners do not get used to bookkeeping finance, layout and arrangement of materials and machines in the production room has not been well organized and less clean, there is no final inspection for finished products, variations of convection products are still little, limited pattern-making for the product, and how to get an order that still relies on old customers. For that done devotion to the convection partner of clothing by helping to develop the business koneksekseks. The purpose of this community renewal activity is to provide knowledge about quality management and bookkeeping, effective production process, product and business development, and online promotion to business partners. The "UD Barokah Collection" clothing involves production in Bamboo Kreo Ciledug housing area and Convection "Aura Shendy" in Petukangan Utara Sub-District - Pesanggrahan, South Jakarta. The method of activity implementation is divided into 4 stages: Quality Management Training and Practice, Effective Production Process Training and Practice, Product Development Training and Practice, Promotion Training (Marketing) and Practice. Having been given training in the form of knowledge and practice partners get financial knowledge then partners can do the bookkeeping every day. Partners are able to calculate the cost of production for each unit of production in addition to making a variety of products with various types of styles and models of clothing with good quality. With increasing partner financial knowledge more carefully in financial management and designing future investments by saving. With the knowledge of effective production process applied impact convection business become more orderly, comfortable and clean, Furthermore with the knowledge of marketing in the form of online promotion gives the thought that the partners try to run the business convection business for the time being and upcoming well and keep trying to do promotion business keep and improve the quality of business to increase consumer satisfaction. Keywords: quality management, effective, product variation, online promotion AbstrakPengabdian masyarakat telah dilaksanakan dengan menganalisa situasi yang meliputi: mitra tidak membiasakan melakukan pembukuan keuangan,  tata letak dan pengaturan bahan serta mesin-mesin pada ruangan produksi belum ditata dengan baik dan kurang bersih, belum ada final inspeksi untuk produk jadi, variasi produk konveksi yang masih sedikit, keterbatasan pembuatan pola untuk produk, dan cara mendapatkan pesanan yang masih mengandalkan konsumen lama. Untuk itu dilaksanakan pengabdian kepada mitra konveksi pakaian dengan membantu agar dapat mengembangkan usaha konveksinya. Tujuan kegiatan pengebadian masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan tentang manajemen kualitas dan pembukuan, proses produksi yang efektif, pengembangan produk dan usaha, serta promosi online pada mitra usaha Konveksi pakaian “UD Barokah Collection” berproduksi di daerah perumahan Bambu Kreo Ciledug dan Konveksi “Aura Shendy“ di Kelurahan Petukangan Utara – Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi dalam 4 tahap yaitu Pelatihan Quality Manajemen dan Praktek, Pelatihan Proses Produksi yang Efektif dan Praktek, Pelatihan Pengembangan Produk dan Praktek, Pelatihan Promosi (Marketing) dan Praktek. Setelah diberikan pelatihan berupa pengetahuan dan praktek mitra mendapat pengetahuan keuangan maka mitra dapat melakukan pembukuan setiap hari. Mitra mampu melakukan perhitungan harga pokok produksi untuk tiap unit produksi disamping membuat ragam variasi produk dengan berbagai jenis corak dan model pakaian dengan kualitas yang baik. Dengan bertambahnya pengetahuan keuangan mitra lebih hati-hati dalam pengelolaan keuangan dan merancang investasi kedepan dengan menabung. Dengan pengetahuan proses produksi yang efektif diterapkan berdampak usaha konveksi menjadi lebih tertata, nyaman dan bersih,  Selanjutnya dengan pengetahuan pemasaran berupa promosi online memberikan pemikiran bahwa mitra berusaha menjalankan usaha bisnis konveksi untuk saat ini dan mendatang dengan baik dan terus berusaha mampu melakukan promosi usahanya menjaga dan meningkatkan kualitas usaha agar kepuasan konsumen terus meningkat. Kata kunci :  manajemen kualitas, efektif, variasi produk, promosi online
PENINGKATAN KETRAMPILAN ENTREPRENEURSHIP IBU-IBU PKK GRAND BINTARO ASRI SAWAH LAMA CIPUTAT TANGSEL Hapsari, Nia Puspita; Gantino, Rilla; Oktoria S, Sabrina; Ruswanti, Endang; Januarko, M. Unggul
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractImproving the skills of mothers needs to be improved in line with technological progress. Especially mothers who already have a cake and catering business, so that always follow the development of consumer desire required entrepreneurship training. The problem of community service is PKK mothers who are engaged in snack, catering, laundry, beverage not yet registered in BPOM, have no brand, no bookkeeping yet, new way of marketing using contact whatsapp so that only consumers who live in the complex. For that community service needs to be done in the complex of Grand Bintaro Asri, Sawah Lama, Ciputat-Tangerang Selatan. The purpose of community service is to help mothers PKK Grand Bintaro Asri to be more advanced in entrepreneurship both management and marketing of products give the brand name to be easily recognized and distinguish with similar products. Through this entrepreneurial training, it is expected that mothers can add management and financial insight and able to make their product brand and able to market their products effectively. Skills that have been implemented are entrepreneurial knowledge, financial management, marketing management, create a brand name and have product innovation skills. Keywords: entrepreneurship skills, financial management, marketing AbstrakKetrampilan ibu-ibu perlu ditingkatkan seiring dengan kemajuan perkembangan teknologi. Terutama ibu-ibu yang sudah memiliki bisnis kue dan catering, sehingga agar selalu mengikuti perkembangan keinginan konsumen diperlukan pelatihan kewirausahaan. Masalah pengabdian masyarakat adalah ibu-ibu PKK yang bergerak dalam kewirausahaan snack, catering, laundry, dan minuman belum terdaftar di BPOM, belum memiliki merek, belum ada pembukuan, cara pemasaran baru menggunakan contact whatsapp sehingga konsumen hanya yang tinggal di komplek tersebut. Untuk itu pengabdian masyarakat perlu dilakukan di komplek Grand Bintaro Asri, Sawah Lama, Ciputat-Tangerang Selatan. Adapun tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk membantu ibu-ibu PKK Grand Bintaro Asri agar lebih maju dalam berwirausaha baik manajemen maupun pemasaran produk memberi nama merek agar mudah dikenal dan membedakan dengan produk sejenis. Melalui pelatihan kewirausahaan ini diharapkan ibu-ibu dapat menambah wawasan manajemen dan keuangan serta mampu membuat merek produknya dan mampu memasarkan produknya dengan efektif. Ketrampilan yang telah dilaksanakan adalah pengetahuan kewirausahaan, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, membuat nama merek dan memiliki ketrampilan inovasi produk. Kata kunci: ketrampilan entrepreneurship, manajemen keuangan, pemasaran
Peran Serta Masyarakat dalam Upaya Penanggulangan Banjir di Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat Aditianata, Aditianata
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Duri Kosambi merupakan daerah yang sering terkena bencana banjir. Frekuensi banjir terjadi ketika curah hujan tinggi dan banjir kirimian yang berasal meluapnya kali semanan yang terhubung dengan sungai pesanggerahan. Berdasarkan kondisi tersebut dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mengurangi dampak bencana banjir dengan melakukan pemetaan permasalahan terutama terkait dengan prasarana pengendalian banjir dan kemudian melakukan rembug warga untuk mencoba mencari alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan banjir tersebut.  Beberapa alternatif solusi tersebut kemudian dimple-mentasikan berdasarkan dana dari Kelurahan dan PNPM Mandiri. Dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal lingkungannya dan merubah prilaku yang sering merusak menjadi lebih perduli dan merawat lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Kata kunci: penanganan banjir, lingkungan, masyarakat
STRATEGI KAMPANYE KONSERVASI PENYU LAUT INDONESIA MELALUI OFFLINE INTERACTIVE MEDIA UNTUK KELOMPOK PELESTARI BIOTA LAUT (KPBL) BATU HIU, KABUPATEN PANGANDARAN, JAWA BARAT R. Lucius, Christophera; Hardy2, M. Fahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSea turtles are the "Indonesian Ocean Ambassadors" because six of the seven turtle species recorded in the world stop at beaches along Indonesian waters. The International Union for Conservation of Nature (IUCN) has incorporated sea turtles into The IUCN Red List of Threatened Species. Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu is one of Indonesia sea turtle conservation place located in Batu Hiu Tourism Area, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. The purpose of this program is supporting KPBL Batu Hiu, so that the Indonesian sea turtle conservation program can be accessed openly by the public. The method of 4D Methodology of Design wird implemented in this program to determine the strategy of the campaign, which is divided into phases of Discover Phase, Define Phase, Design Phase and Develop Phase. The results from the method of implementation is using the main media in the form of offline interactive media and other supporting media in the form of media printing and merchandise. It is expected that Indonesia marine turtle conservation campaign can be accessed openly without any limited area.                      Keywords: Indonesian Sea Turtle, Kelompok Pelestari Biota Laut Batu Hiu, Offline Interactive Media. AbstrakPenyu laut merupakan “Ambassador Laut Indonesia” karena enam dari tujuh spesies penyu yang tercatat di dunia singgah di pantai-pantai di sepanjang perairan Indonesia. International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah memasukan penyu laut ke dalam The IUCN Red List of Threatened Species. Kelompok Pelestari Biota Laut (KPBL) Batu Hiu merupakan salah satu tempat konservasi penyu laut Indonesia yang terletak di Kawasan Wisata Batu Hiu, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Tujuan program Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk menunjang kampanye konservasi penyu laut yang dikelola oleh KPBL Batu Hiu, sehingga program pelestarian penyu laut Indonesia ini dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat luas. Untuk menentukan strategi kampanye tersebut, dalam program ini dilaksanakan metode dari 4D Methodology of Design, yang terbagi atas tahap-tahap Discover Phase, Define Phase, Design Phase dan Develop Phase. Hasil yang diperoleh dari metode pelaksanaan ini adalah menggunakan strategi kampanye konservasi penyu laut Indonesia melalui media utama yang berupa offline interactive media serta media-media pendukung lainnya berupa printing media dan merchandise. Melalui strategi tersebut diharapkan kampanye konservasi penyu laut Indonesia dapat diakses secara terbuka tanpa dibatasi area tertentu. Kata kunci: Penyu Laut Indonesia, Kelompok Pelestari Biota Laut Batu Hiu, Offline Interactive Media.

Page 2 of 68 | Total Record : 671


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 5 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 05 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 03 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 04 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 05 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 04 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 4 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 6, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas More Issue