cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 24068365     EISSN : 28289935     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 671 Documents
PEMANFAATAN BAHAN MAKANAN SEDERHANA MENJADI GIZI SEIMBANG Sitoayu, Laras
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractNutrition knowledge influence to attitude and behavior in choosing food and then can have an effect on nutrition condition of individual concerned. Nutrition knowledge has an important role in the formation of eating habits someone, because it can affect a person in choosing the type and amount of food consumed. A person who is based on good nutrition knowledge is expected to pay attention to the nutritional condition of each food consumed. Unhealthy eating habits in choosing foods can also have an impact on the nutritional status of a person. Nutritious food is not an expensive and tasty food, but it is nutritious and balanced. This activity is one of AMBARAWA FIKes - Ayo Mengabdi Bersama Mahasiswa Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKes), with topic "Optimizing Urban Farming for the realization of Health & Welfare to the community". The purpose of this activity is to socialize the importance of the application of balanced nutrition in everyday life by utilizing simple foodstuffs, especially to housewives in the form of giving counseling. A total of 87 housewives in Kelurahan Kedaung Wetan attend and follow this activity well. Such activities are important every year with different target targets, so that the socialization of the use of simple food ingredients into balanced nutrition can be achieved well. Keywords : nutrition, balanced, housewise  AbstrakPengetahuan gizi seseorang berpengaruh terhadap sikap dan perilaku dalam memilih makanan dan selanjutnya dapat berpengaruh pada keadaan gizi individu yang bersangkutan.Pengetahuan gizi mempunyai peranan penting dalam pembentukan kebiasaaan makan seseorang, karena dapat mempengaruhi seseorang dalam memilih jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi. Seseorang yang didasari dengan pengetahuan gizi yang baik diharapkan dapat memperhatikan keadaan gizi setiap makanan yang dikonsumsinya. Kebiasaan makan yang tidak sehat dalam memilih jenis makanan juga dapat berdampak pada masalah status gizi seseorang.Makanan yang bergizi bukanlah suatu makanan yang mahal dan enak rasanya, namun yang bergizi dan seimbang.Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan AMBARAWA FIKes – Ayo Mengabdi Bersama Mahasiswa Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKes), dengan topik “Optimalisasi Urban Farming Demi Terwujudnya Kesehatan & Kesejahteraan kepada masyarakat”.Tujuan kegiatan ini adalah mensosialisasikan pentingnya penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari dengan memanfaatkan bahan makanan yang sederhana khususnya kepada ibu rumah tangga dalam bentuk memberikan penyuluhan. Sebanyak 87 ibu rumah tangga di Kelurahan Kedaung Wetan hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan baik. Kegiatan seperti ini penting dilakukan setiap tahun dengan target sasaran yang berbeda-beda, sehingga sosialisasi pemanfaatan bahan makanan sederhana menjadi gizi seimbang dapat tercapai dengan baik. Kata kunci : gizi, seimbang, ibu rumah tangga
SARAPAN SEHAT MENUJU GENERASI SEHAT BERPRESTASI Sitoayu, Laras; Wahyuni, Yulia; Angkasa, Dudung; Noviyanti, Anugrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractGood food for school children is a food that contains many varieties and in accordance with the recommended dietary allowance, one through breakfast habit. In fact, not all school children have breakfast habits. Only 10.6% of the children breakfast sufficient energy (>30%) and still very lack of breakfast with diverse food. Breakfast habit is important not only taught at home, but also need to be socialized at school. Teacher, as parent in the school need to understand the importance of a healthy breakfast habit and are able expected to socialize. This activity is one of the implementation of the Circular of Kementerian Dalam Negeri No. 444/1123/ PMD dated 4 February 2013 to the Governor throughout Indonesia, to support and implement the Week Breakfast National or Pekan Sarapan Nasional (PESAN) with campaigning and encouraging people to adopt a healthy breakfast behave through seminars. This event aims to disseminate a healthy breakfast for any teacher PAUD/ kindergarten for a whole West Jakarta through seminars, conducted in Ballroom Kemala Esa Unggul University. Socialization is done with providing counselling and using comics "Come Breakfast" or “Ayo Sarapan” as a medium of education. A total of 302 teachers early childhood /kindergarten throughout West Jakarta attended and participated in this well. Understanding and socialization reinforced by educational media used and given to participants, so easy to understand and can be applied in everyday life. Events like this are important to do every year to different participant, so socialization healthy breakfast can be achieved with good.Keywords : healthy breakfast, teacher, schoolAbstrakMakanan yang baik untuk anak sekolah adalah yang beraneka ragam jenisnya dan sesuai dengan kecukupan gizi yang dianjurkan, salah satunya melalui kebiasaan sarapan. Pada kenyataannya, tidak semua anak sekolah mempunyai kebiasaan sarapan. Hanya 10.6% dari sarapan anak yang mencukupi energi (>30%) dan masih sangat kurangnya sarapan dengan makanan yang beranekaragam. Kebiasaan sarapan tidak hanya penting diajarkan di rumah namun juga perlu disosialisasikan di sekolah. Guru, sebagai pengganti orang tua siswa di sekolah perlu memahami pentingnya kebiasaan sarapan sehat dan diharapkan mampu mensosialisasikannya. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 444/1123/PMD tanggal 4 Febuari 2013 kepada Gubernur di seluruh Indonesia, untuk mendukung dan melaksanakan Pekan Sarapan Nasional (PESAN) dengan mengampanyekan dan mendorong masyarakat agar menerapkan perilaku sarapan sehat melalui seminar. Kegiatan ini bertujuan mensosialisasikan sarapan sehat kepada Guru PAUD/TK se-Jakarta Barat melalui seminar, yang dilakukan di Ballroom Kemala Universitas Esa Unggul. Sosialisasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan menggunakan media komik “Ayo Sarapan” sebagai salah satu media edukasi. Sebanyak 302 Guru PAUD/TK se-Jakarta Barat hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan baik. Pemahaman dan sosialisasi diperkuat dengan adanya media edukasi yang digunakan serta diberikan pada peserta sehingga mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan seperti ini penting dilakukan setiap tahun dengan target sasaran yang berbeda-beda, sehingga sosialisasi sarapan sehat dapat tercapai dengan baik.Kata Kunci : sarapan sehat, guru, sekolah
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI LINGKUNGAN KELURAHAN PANINGGILAN UTARA, KECAMATAN CILEDUG KOTA TANGERANG Septyanto, Dihin; Hendrani, Ai
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractNorth Paninggilan Subdistrict Ciledug District Tangerang City is an area that has potential as a business area of Jakarta city junkers. The effort that most citizens do is still done in a simple way, done on a limited scale with a small economy. In addition, the marketing process is still very simple without developing the pattern of business planning, production patterns, and marketing patterns even further. In general, business and production is done in a home, limited and simple, resulting in less standardized business results and unstructured production patterns. The main purpose of community service activity at home industry of small and medium enterprise group is to improve skill in business planning, business development, production process, product promotion, cost accounting, and financial accounting, which is useful for business development in Kelurahan Paninggilan Utara Kecamatan Ciledug KotaTangerang. This method of community service is done by action approach and quality awareness. The form of such activities is socialization to improve the knowledge of household industry managers through giving lectures, counseling, and transfers directly to small business groups. Training and facilitation were conducted in the form of preparing the action plan of household industry community in Kecamatan Sukamulya, Tangerang Regency in overcoming the problem of business planning and development, financial management and marketing of the products are segmented and clear. Specific targets of community service to this business group are the understanding of business planning and development procedures, cost accounting system procedures for determining unit cost of products, the ability to manage finances properly and marketing activities and effective and efficient promotion.Keywords: Business Planning, Business Development, Marketing and PromotionAbstrakKelurahan Paninggilan Utara Kecamatan Ciledug Kota Tangerang merupakan daerah yang berpotensi sebagai wilayah bisnis penjangga kota Jakarta. Usaha yang dilakukan kebanyakan warga masih dilakukan secara sederhana, dilakukan secara terbatas dengan skala ekonomi kecil.  Selain hal tersebut, proses pemasaran yang masih sangat sederhana tanpa mengembangkan pola perencanaan usaha, pola produksi, dan pola pemasarannya lebih jauh lagi. Pada umumnya usaha dan produksi dilakukan secara rumahan, terbatas dan sederhana, akibatnya hasil usaha kurang terstandar dan pola produksi tidak terstruktur. Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat pada home industry kelompok usaha kecil dan menengah ini adalah meningkatkan ketrampilan dalam perencanaan usaha, pengembangan usaha, proses produksi, promosi produk, akuntansi biaya, dan  akuntansi keuangan,  yang berguna untuk pengembangan usaha di Kelurahan Paninggilan Utara Kecamatan Ciledug KotaTangerang. Metoda pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan Pendekatan action dan quality awareness. Bentuk kegiatan tersebut adalah sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan pengelola industri rumah tangga melalui pemberian ceramah, penyuluhan, dan pendaampingan langsung kepada kelompok usaha kecil. Pelatihan dan pendampingan dilakukan dalam bentuk menyusun rencana tindak kesiapan masyarakat industri rumah tangga di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang dalam mengatasi masalah perencanaan dan pengembangan usaha, pengelolaan keuangan dan  pemasaran hasil produknya secara tersegmentasi dan jelas. Target khusus dari pengabdian masyarakat pada kelompok usaha ini adalah pemahaman atas prosedur perencanaan dan pengembangan usaha, prosedur sistem akuntansi biaya untuk penentuan unit cost produk, kemampuan mengelola keuangan secara benar dan kegiatan pemasaran serta promosi yang efektif dan efisien. Kata Kunci: Perencanaan Usaha, Pengembangan Usaha, Pemasaran dan Promosi
KAJIAN PEMODELAN BARU KURSI MEMBATIK UNTUK MEMBANTU KENYAMANAN PEMBATIK DI PERUSAHAAN BATIK PLENTONG - YOGYAKARTA Rochyat, Indra Gunara
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractUntil now in the company of batik Plentong in Yogyakarta City is engaged in the sale and purchase of various kinds of batik, namely batik tulis and batik cap which is very good development, The result of the production of batik cloth plentong there are 2 kinds of batik types namely batik tulis and batik cap. The large number of local and foreign order demand on the increasing of batik production capacity and the improvement of work performance at batik plentong company. Improved performance of batik power. In this case the object of research begins from the perspective of existing seats in batik process in the production area or in the canting use area in the process of batik tulis.Dengan condition of batik writing process using canting this requires precision and high precision, thus requiring facilities or facilities Supporting activities The Condition of batik chair in this company using makeshift chairs so as to generate the impact that kuruang both from the aspect of the user and the company sebdiri. Therefore it is necessary to change the design and the shape and design of the chair specifically for the goods that have long. This devotion is intended to provide input a modeling of the characteristics of a good design in function and aesthetics and ergonomics that will be applied to the wear.This method of devotion uses the strategy method. The strategy chosen in the consideration of the flexibility, so that the data collected can be enriched as a design solution. In the devotion to society this time, the authors use a phenomenological approach that involves all the five senses in the observation of the object. For that the researchers will tell the experience that the author experienced during the manufacture of chair models for batik at Batik Plentong Company. Keywords: plentong batik, design, ergonomy  AbstrakSampai saat ini perusahaan batik Plentong di Kota Yogyakarta bergerak dalam bidang jual beli berbagai macam batik, yaitu batik tulis dan batik cap yang perkembangannya sangat baik, Hasil Produksi dari perusahaan kain batik Plentong ada 2 macam jenis batik yaitu batik tulis dan batik cap. Banyaknya permintaan pesanan lokal maupun mancanegara berdampak pada peningkatan kapasitas produksi batik dan peningkatan kinerja tenaga kerja di perusahaan batik Plentong. Peningkatan kinerja tenaga pembatik mengharuskan perusahaan mengkondisikan peralatan kerja yang baik demi peningkatan kapasitas dan kualitas produksi. Dalam hal ini obyek pengmas ini dimulai dari mengamati kursi khusus yang dipakai dalam proses pembatikan di area produksi atau di area penggunaan canting dalam proses membatik tulis.Dengan kondisi melakukan proses membatik tulis menggunakan canting ini memerlukan ketelitian dan kepresisian yang tinggi, sehingga membutuhkan sarana atau fasilitas yang mendukung kegiatan tersebut.  Kondisi kursi membatik di perusahan ini menggunakan kursi seadanya sehingga menimbulkan dampak yang kuruang baik dari aspek pengguna maupun perusahaan itu sebdiri. Oleh karena itu diperlukan sebuah perubahan desain dan  bentuk dan desain kursi khusus untuk mengganti yang lama. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan masukan berupa sebuah pemodelan karakteristik desain yang baik secara fungsi dan estetika serta ergonomi yang nantinya akan diaplikasikan kepada yang menggunakannya. Metode pengabdian ini menggunakan metode dengan memilih strategi pengumpulan data pada perusahan tersebut. Strategi yang dipilih didasarkan pada pertimbangan keleluasaan, sehingga data yang terhimpun dapat diperkaya sebagai solusi perancangan.. Pada pengabdian kepada masyrakat kali ini, penulis menggunakan pendekatan fenomenologis yang melibatkan semua panca indera dalam melakukan pengamatan terhadap objek. Untuk itu peneliti akan menceritakan pengalaman yang penulis alami selama membuat model kursi untuk pembatik di Perusahaan Batik Plentong. Kata kunci: batik plentong, desain, ergonomi
PELATIHAN PENGEMBANGAN SILABUS DAN RPP KURIKULUM KTSP BAGI GURU-GURU DI YAYASAN PERGURUAN BIRRUL WAALIDAIN Rosyid, Ainur
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractTraining on development of course design and syllabi for teachers was conducted based the need analysis examined by the founder of Birrul Walidain foundation and teachers. The facts found that, first, teachers still do not comprehensively understand about how to design a course or subject and syllabi. If teacher do not understand, teaching and learning process they conduct in class must be ineffective, meaningless, and purposeless. Second, syllabi and course design are one of the important aspects in school accreditation. When they are not available in the school, the school accreditation will not get a maximum grade, and will affect to reputation of school as well as the number of new students registration. The training has been conducted well enough. The training aims to help teachers in designing syllabi and course design. The presence and enthusiasm of the teachers proved that the training is highly necessary, and the training was going well. Besides, teachers after joining the training are able to design and develop the syllabi and course design, although it is not perfect syllabi.Keywords: training, syllabi, teacherAbstrakPelatihan mengenai pengembangan silabus dan RPP bagi guru-guru dilakukan berdasarkan analisa kebutuhan yang dilakukan oleh pemilik yayasan dan pengajar. Beberapa kondisi dan situasi teridentifikasi saat dilakukan analisis kebutuhan terkait pelatihan pengembangan kurikulum dengan memfokuskan pada pengambangan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah pertama, guru masih belum memahami benar seluk beluk penyusunan Silabus dan RPP. Jika guru belum memahami seluk beluk penyusunannya, maka secara otomatis pembelajaran di kelas tidak optimal atau asal-asalan. Kedua, silabus dan RPP adalah salah satu elemen penting dalam akreditasi sekolah. Jika elemen tersebut tidak dikerjakan atau dilakukan dengan maksimal, maka bisa dipastikan akreditasi sekolah mendapatkan nilai yang tidak maksimal, sehingga berakibat pada reputasi dan penerimaan siswa baru. Kegiatan pelatihan pengembangan silabus dan RPP kurikulum KTSP bagi guru-guru di Yayasan Perguruan Birrul Waalidain sudah terlaksana dengan cukup baik. Pelatihan ini bertujuan unutk membantu para guru di Yayasan Birrul Walidain dalam menyusun silabus dan RPP. Kehadiran dan antusiasme peserta merupakan bukti bahwa pelatihan ini sangat dibutuhkan dan proses pelatihan berjalan dengan baik. Selain itu, guru-guru setelah menerima pelatihan ini mampu menyusun dan mengembangkan silabus dan RPP, meskipun belum sempurna.  Kata Kunci: pelatihan, silabus, guru
MENINGKATKAN PENGETAHUAN HUKUM SECARA DINI PADA ANAK-ANAK MARJINAL DI SEKOLAH GRATIS MASTER DEPOK Ernawati, Ernawati; Baharudin, Erwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe existence of marginal groups such as street children, singers, beggars and hawkers from year to year increase. Ironically, most of them belonging to children under age for work. They are scattered in various strategic locations, such as around the traffic light, strip malls, as well as a place that became the center of the crowd. But unfortunately, the existence of those who work in the street can disturb the tranquility and safety of others including himself, and therefore their existence is often pursued by Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja). Therefore, many street children are traumatized and antipathy towards the government. It is this attitude that led to later acts disorderly and it is feared will lead to criminal acts such as stealing, impose, fighting, drugs, and the others. The purpose of this public service activities is to provide knowledge of the legal and ethical education of children in the elementary level of marginal Sekolah Gratis Master Depok. The method of implementation of these activities in the form of extension to provide an overview and explanation of some of the events of the empirical experienced by street children as well as sanctions of criminal threatening, as well as provide examples of good behavior when they are at school, at home, or outside the home. The results of this public service activities is the transfer of knowledge about the legal knowledge and ethical education when they interact with others in the school, home, or in their neighborhood for a living. The conclusion of this activity is the increased understanding of the legal and ethical when they are at home, school and place them earn a living. It can be detected by the question and answer session at the time of the extension took place.Keywords: street children, understanding of the law, ethics educationAbstrakKeberadaan kaum marjinal seperti anak-anak jalanan, pengamen, pengemis dan pengasong dari tahun ke tahun semakin bertambah. Ironisnya sebagian besar dari mereka tergolong anak-anak di bawah umur untuk bekerja. Mereka tersebar di berbagai lokasi strategis, seperti disekitar lampu merah, terminal, mall-mall, serta beberapa tempat yang menjadi pusat keramaian. Namun sayangnya, keberadaan mereka yang bekerja di jalanan tersebut dapat mengganggu ketentraman dan keselamatan orang lain termasuk dirinya sendiri, oleh sebab itu keberadaan mereka sering dikejar-kejar oleh  Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja). Oleh karena itu, banyak anak-anak jalanan yang menjadi trauma dan antipati terhadap pemerintah. Sikap inilah kemudian yang memunculkan tindakan-tindakan yang tidak tertib dan dikhawatirkan akan menjurus ke tindakan kriminal seperti mencuri, memalak, berkelahi, memakai narkoba, dan lain sebagainya. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan hukum dan pendidikan etika pada anak-anak marjinal  tingkat Sekolah Dasar di Sekolah Gratis Master Depok. Metode pelaksanaan kegiatan ini berbentuk penyuluhan dengan memberikan gambaran dan penjelasan beberapa kejadian-kejadian empirikal yang dialami oleh anak jalanan beserta sangsi-sangsi pidana yang mengancamnya, serta memberikan contoh-contoh perilaku yang baik ketika mereka berada di sekolah, dirumah, maupun di luar rumah. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya transfer pengetahuan tentang pengetahuan hukum dan pendidikan etika ketika mereka berinteraksi dengan orang lain di sekolah, rumah, maupun di lingkungan mereka mencari nafkah. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pemahaman hukum dan etika saat mereka berada di rumah, sekolah dan tempat mereka mencari nafkah. Hal ini dapat diketahui dengan adanya tanya jawab pada saat penyuluhan tersebut berlangsung.Kata kunci: anak jalanan, pemahaman hukum, pendidikan etika  
PENYULUHAN APLIKASI 3 DIMENSI BERBASIS MODELING DAN RENDERING UNTUK PENDIDIKAN YANG KREATIF PADA SEKOLAH DASAR ISLAM AL-CHASANAH Gamal S., Geggy
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe Faculty of Design & Creative Industry (FDCI) Esa Unggul University who joined with the Faculty of Computer Science (FacComSci) interested to developing the talents of teachers at Al-Chasanah Islamic Primary School with the intention of advancing creative human resources by transferring knowledge to teachers and staff education in order to understand and be capable of learning development as needed. This scholarship aims at the field of application of computer-based information systems as a supporter of education services. Educational services on a computer basis are aspects that must be absorbed by Indonesian educators, especially primary school teachers. One of the scholarships that will be presented and shared to these teachers is the field of graphic design related to the manufacture of 3-dimensional model and the rendering process. The implementation method uses 3 types of phases, the first phase is a presentation using a projector as a media. The second phase is a Q/A process and a discussion of 3 dimensional knowledge. And the third phase is the tutorial and training phase where teachers practicing directly using the schools computer lab. The importance of this dedication to the community is to have a basic 3-dimensional design knowledge that is still minimal knowledge of these sciences in the teachers of the nations children. With the counseling with this science, the teachers already have the basic science of 3-dimensional modeling and 3 dimensional rendering in order to be a multitasking human resources, especially in the knowledge of design based on creative industry where this knowledge will become a benchmark for the creativity that become interconnected with creative economy. Keywords : 3 dimensional graphic, 3 dimensional design, modeling and rendering AbstrakFakultas Desain & Industri Kreatif (FDIK) Universitas Esa Unggul yang bergabung dengan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) tertarik dalam mengembangkan bakat guru-guru pada Sekolah Dasar Islam Al-Chasanah dengan maksud memajukan sumber daya manusia yang kreatif dengan cara transfer knowledge kepada guru dan staf pendidikan agar memahami dan berkemampuan untuk pengembangan pembelajaran sesuai kebutuhan. Keilmuan ini bertujuan dalam bidang penerapan sistem informasi berbasis komputer sebagai pendukung pelayanan pendidikan. Pelayanan pendidikan dengan basis komputer merupakan aspek yang harus sudah diserap oleh pendidik-pendidik Indonesia terutama guru-guru SD. Salah satu keilmuan yang akan dipaparkan dan dibagi kepada guru-guru tersebut adalah bidang desain grafis yang berkaitan dalam pembuatan model 3 dimensi dan proses renderingnya. Metode pelaksanaannya menggunakan 3 jenis fase, fase pertama adalah presentasi dengan menggunakan proyektor sebagai media nyuluh. Fase kedua adalah proses tanya jawab dan diskusi tentang pengetahuan 3 dimensi. Dan fase ketiga adalah fase tutorial dan training dimana para guru mempraktekkannya secara langsung dengan menggunakan komputer lab milik sekolah. Pentingnya pengabdian ini kepada masyarakat adalah memiliki dasar ilmu desain 3 dimensi yang masih minim pengetahuan akan ilmu-ilmu ini di para pengajar anak-anak bangsa. Dengan adanya penyuluhan dengan ilmu ini, para guru sudah memiliki dasar ilmu desain 3 dimensi modeling dan 3 dimensi rendering guna akan menjadi sumber daya manusia yang multitasking terutama pada ilmu desain industri kreatif dimana ilmu tersebut akan menjadi tolak ukur dalam berkreativitas yang saling berkaitan dengan ekonomi kreatif. Kata Kunci : grafis 3 dimensi, desain 3 dimensi, modeling dan rendering
IMPLEMENTASI JARINGAN KOMPUTER LAN (STUDI KASUS DI YAYASAN BIRRUL WALIDAIN BOGOR) Tjahjono, Budi
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe computer network is a technology that is growing lately. With this technology connect one computer to another computer, either in one area and in another area even another country. Bogor Walidain Birrul Foundation is the educational institutions where the position is in one location with a classroom that consists of several buildings. Laboratory still not connected to the network, but the network has begun Needs needed, therefore, held a workshop in Bogor Walidain Birrul Foundation, the teachers at the school were able to connect one computer to another computer in Birrul Walidain Foundation. Methodology exercising is done by observation, analysis, network design and network implementation in the laboratory. To connect one computer to another computer using a LAN, the necessary network equipment that supports them: a network card, UTP cable, computer, and switch. Computer networks conducted in community service this time was using a cable. Purpose of community service in Birrul Waalidain Foundation is to connect computers within a network or other locations in the area. Implementation is done with the help of teachers with workshops pattern. The results of the implementation of community service is the establishment of computer network installation in the computer lab on two different buildings at the Education Foundation Birrul Walidain Bogor. Keywords: network, laboratories, hardware AbstrakJaringan komputer merupakan teknologi yang sangat berkembang akhir-akhir ini. Dengan teknologi ini menghubungkan satu komputer dengan komputer lain, baik dalam satu area maupun di lain area bahkan lain Negara. Yayasan Birrul Walidain Bogor merupakan yayasan pendidikan dimana posisi ada dalam satu lokasi dengan ruang kelas yang terdiri dari beberapa gedung. Laboratorium masih belum terhubung dengan jaringan, padahal Kebutuhan jaringan sudah mulai dibutuhkan, oleh karenanya diadakan workshop di Yayasan Birrul Walidain Bogor, agar guru-guru di sekolah tersebut mampu menghubungkan komputer satu dengan komputer lain di Yayasan Birrul Walidain. Metodologi pelakasanaan dilakukan dengan pengamatan, analisis, desain jaringan dan implementasi jaringan pada laboratorium. Untuk menghubungkan satu komputer dengan computer lain menggunakan LAN, diperlukan peralatan jaringan yang mendukung diantaranya: kartu jaringan, kabel UTP, komputer, dan switch. Jaringan komputer yang dilakukan pada pengabdian masyarakat kali ini adalah menggunakan kabel. Maksud pengabdian masyarakat di Yayasan Birrul Waalidain adalah menghubungkan komputer dalam satu jaringan maupun lokasi lain dalam satu area. Implementasi dilakukan dengan bantuan para guru dengan pola workshop. Hasil dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya instalasi jaringan komputer di laboratorium komputer pada dua gedung yang berbeda di Yayasan Perguruan Birrul Walidain Bogor.Kata kunci: jaringan, laboratorium, hardware
PENGGUNAAN METODE NYANYIAN DALAM PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MENGENAI PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA IBU-IBU DI WILAYAH PUSKESMAS KELURAHAN PLUIT, JAKARTA Silviana, Intan; Wandasari, Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractHand washing with soap’s program is part of health and hygiene behaviors at the household as an effort to empower members of the household to accept, willing, and able to do health and hygiene behaviors. By doing health and hygiene behaviors, community have active role in the public health movement, such as maintaining and improving health, preventing the risk of disease, and to protect themselves from the threat of disease (MOH, 2009). Handwashing with soap is very important to be implemented by the people in Indonesia because of the health condition of society in general is still very alarming, such as the high rates of mortality and morbidity due to diseases related to water, sanitation, and health and hygiene behaviors. The attempts of an effective communication, information, and education will increase handwashing with soap behavior in society. Communication, Information, and Education activity covers several phases, which are preparation, implementation, monitoring and evaluation, and reporting activities. Health education is done through a method of singing as a medium to deliver information in order to improve knowledge about handwashing with soap among mothers in the area of Pluit Health Center, Jakarta. Materials and tools used are flipcharts, booklets, and posters on handwashing with soap as a communication media of health education, and research questionnaires to assess peoples knowledge of handwashing with soap behavior. Most of the mothers in the area of Pluit Health Center, Jakarta aged 26-35 years (55%), elementary and secondary education (32.5 %), earning 1,000,000.00 to 3,000,000.00 rupiahs/month (65%), and has attended health education (57.5%) . After health education with the methods of singing, there is increased knowledge of mothers about handwashing with soap from an average value knowledge score of 6.7 to 8.8. There is need to develop other effective use of communication media in disseminating information about handwashing with soap behavior in order to improve the knowledge, attitudes, and behaviors of handwashing with soap at the mothers in the urban village Puskesmas Pluit, Jakarta.Keywords : knowledge of handwashing with soap behavior, health education with singing methodAbstrakProgram cuci tangan pakai sabun merupakan bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga sebagai upaya pemberdayaan anggota rumah tangga agar sadar, mau, dan mampu melakukan PHBS. Dengan melakukan PHBS, masyarakat berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat seperti memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah resiko terjadinya penyakit, dan melindungi diri dari ancaman penyakit (Depkes RI, 2009). Perilaku cuci tangan pakai sabun sangat penting untuk dilaksanakan oleh masyarakat Indonesia dikarenakan kondisi kesehatan masyarakat yang pada umumnya masih sangat memprihatinkan, seperti tingginya tingkat kematian dan kesakitan akibat penyakit – penyakit yang berkaitan dengan air, sanitasi serta perilaku hidup bersih dan sehat. Adanya upaya-upaya Komunikasi, Informasi dan Edukasi yang efektif sangat berpengaruh terhadap terjadinya peningkatan perilaku cuci tangan pakai sabun pada masyarakat. Upaya Komunikasi, Informasi, dan Edukasi meliputi beberapa tahapan kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi, dan penulisan laporan kegiatan. Penyuluhan kesehatan dilakukan melalui metode nyanyian sebagai media penyampaian informasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun pada ibu-ibu di wilayah Puskesmas Kelurahan Pluit, Jakarta. Bahan dan alat yang digunakan yaitu flipchart, booklet, dan poster mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun sebagai media komunikasi penyuluhan kesehatan dan kuesioner penelitian untuk menilai pengetahuan masyarakat mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun. Sebagian besar ibu-ibu di wilayah Puskesmas Kelurahan Pluit, Jakarta berumur 26-35 tahun (55%), berpendidikan SD dan SMP (32,5%), berpenghasilan Rp 1.000.000,00 sampai dengan Rp 3.000.000,00/bulan (65%), dan pernah mengikuti penyuluhan kesehatan (57,5%). Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan dengan metode nyanyian, terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun dari nilai rata-rata skor pengetahuan 6,7 menjadi 8,8.  Perlu dikembangkan penggunaan media komunikasi lain yang efektif dalam penyampaian informasi mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku cuci tangan pakai sabun pada ibu-ibu di wilayah Puskesmas Kelurahan Puit, Jakarta. Kata kunci : pengetahuan mengenai perilaku cuci tangan pakai sabun, penyuluhan kesehatan dengan metode nyanyian
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MERANCANG DIGITAL MIND MAP DENGAN MINDMAPLE Sulistio, Prayogo Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractTraditional teaching which is based on the teachers’ explanation using cupboard causes students less interest to learn. This condition is also triggered by low competence of teachers to create ICT-based interactive media to help them teaching in the classroom. So that, this community service is aimed to increase teachers’ competence to develop learning materials based on digital mind map in the classroom of SD Pelita 2. The method used in this community service is active and participatory learning which includes explanation, discussion, demonstration, presentation and consultation. Explanation and discussion are aimed to give explanation about digital mind map using Mindmaple. Demonstration is done when teachers develop the sample of digital mind map adopting learning media they want to teach using Mindmaple. Presentation is done after teachers were finished to create the interactive leaning media. Consultation is done when the teachers want to adopt their learning materials to create interactive learning media using Mindmaple and at the end to be implemented in real classroom context. It is found that the community service gave positive impact in increasing teachers’ competence to use ICT-based learning media especially in creating digital mind map using Mindmaple and creating pleasant learning situation for the students so that they do not get easily bored. Keywords: learning media development, digital mind map, mindmaple aplication Abstrak Pengajaran tradisional yang berbasis kepada penjelasan guru menggunakan papan tulis menyebabkan para siswa kurang tertarik untuk belajar. Kondisi ini juga disebabkan oleh rendahnya kompetensi guru untuk menciptakan media interaktif berbasis komputer untuk membantu mereka untuk mengajar di kelas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi guru untuk mengembangkan materi pembelajaran berbasis digital mind map menggunakan Mindmaple di kelas SD Pelita 2. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah active dan participatory learning yang meliputi ceramah, diskusi, demonstrasi, presentasi dan konsultasi. Ceramah dan diskusi ditujukan untuk menjelaskan tentang digital mind map menggunakan Mindmaple. Presentasi dilakukan setelah guru selesai menciptakan media pembelajaran interaktif. Konsultasi dilakukan ketika guru ingin mengadopsi materi ajar untuk mencipkan media pembelajran interaktif menggunakan Mindmaple dan pada akhirnya media ajar tersebut digunakan di konteks kelas sesungguhnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan kompetensi guru untuk menggunakan media pembelajaran berbasis ICT dalam membuat digital mind map menggunakan Mindmaple dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa sehingga mereka tidak mudah bosan.                                                                         Kata Kunci: pengembangan media pembelajaran, digital mind map, aplikasi mindmaple

Page 3 of 68 | Total Record : 671


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 03 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 5 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 05 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 04 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 03 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 10, No 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 05 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 04 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 03 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 05 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 04 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 03 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 8, No 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 04 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 03 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 7, No 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 4 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 6, No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 6, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT ABDIMAS Vol 5, No 4 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pengabdian Masyarakat ABDIMAS Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas More Issue