cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi)
ISSN : 25797239     EISSN : 25800523     DOI : -
Core Subject : Health,
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang bertujuan untuk memajukan dan menyebarluaskan perkembangan terbaru dalam bidang kedokteran gigi. Jurnal ini ditujukan untuk dosen, dokter/dokter gigi, mahasiswa, serta pihak-pihak lain yang menaruh minat dalam perkembangan ilmu kedokteran gigi.
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT DAUN NANAS (ANANAS COMOSUS (L.) MERR) TERHADAP KEKUATAN TEKAN RESIN KOMPOSIT FLOWABLE Kristi, Rizky Milian Bayu; Murdiyanto, Dendy
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 1 (2020): Vol 3. No 1. 2020
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.254 KB)

Abstract

Latar Belakang : Resin komposit merupakan salah satu bahan restorasi di kedokteran gigi. Salah satu jenis dari resin komposit adalah resin komposit flowable. Resin komposit flowable memiliki viskositas yang lebih rendah dibandingkan resin komposit lain, sehingga sifat mekanisnya juga rendah. Peningkatan kekuatan mekanis dari resin komposit flowable dapat dilakukan dengan cara menambahkan serat atau yang sering dikenal sebagai fiber-reinforced composite (FRC). Salah satu serat yang sangat berpotensi sebagai material dari FRC adalah serat daun nanas (Ananas comosus (L.) Merr). Serat daun nanas dipilih karena sumbernya yang melimpah, tidak toksik, memiliki kekuatan mekanis yang baik dan memiliki biokompatibilitas. Kekuatan mekanis yang baik dalam serat daun nanas dipengaruhi oleh selulosa yang terkandung didalamnya. Tujuan Penelitian : Mengetahui adanya pengaruh penambahan serat daun nanas terhadap kekuatan tekan resin komposit flowable. Metode Penelitian : Desain penelitian post test-only control design yang mengukur kekuatan tekan resin komposit flowable tanpa penambahan serat daun nanas dan dengan penambahan serat daun nanas. Objek penelitian adalah 2 kelompok resin komposit flowable sebanyak 32 sampel yang dibagi mejadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Hasil: Hasil Independent T-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan ( 0,05) dengan rata-rata kelompok kontrol 249,61 MPa dan kelompok perlakukan 271,07 MPa. Kesimpulan : Terdapat pengaruh penambahan serat daun nanas (Ananas comosus (L.) Merr) terhadap kekuatan tekan resin komposit flowable. Penambahan serat daun nanas (Ananas comosus (L.) Merr) dapat meningkatkan kekuatan tekan resin komposit flowable.
PENGARUH DENTAL HEALTH EDUCATION (DHE) TERHADAP PLAK INDEKS PENDERITA SCHIZOPHRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA DAERAH DR. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA Indriastuti, Latty
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 1 (2020): Vol 3. No 1. 2020
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.646 KB)

Abstract

Schizophrenia adalah penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan medis jangka panjang yang dan menyebabkan masalah fisik, psikologis dan sosial terkait dengan penyakit dan potensi efek samping dari pengobatannya. Orang dengan schizophrenia mengabaikan perawatan diri mereka dan memiliki kesakitan fisik yang tinggi seperti kesehatan mulut yang buruk. Oleh karena itu, diperlukan media khusus dalam Dental Health Education (DHE) agar penderita schizophrenia dapat memahami pembelajaran yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Dental Health Education (DHE) terhadap indeks plak penderita schizophrenia di RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental kuasi dengan rancangan pretest and posttest only design. Subjek penelitian merupakan 40 penderita gangguan jiwa jenis psikosis berupa schizophrenia kategori ringan. Subjek dilakukan pemeriksaan dan pengukuran plak indeks sebelum DHE, kemudian diberi perlakuan DHE selanjutnya dilakukan pemeriksaan pengukuran skor plak akhir. Hasil penelitian menghasilkan nilai signifikansi p=0,000 (p 0,05) antara skor plak sebelum DHE dan skor plak sesudah DHE, sehingga dapat disimpulkan bahwa Dental Health Education berpengaruh baik terhadap penurunan indeks plak penderita schizophrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Arif Zainudin Surakarta
PENGARUH LAMA PEMOLESAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOFIL Widyastuti, Noor Hafida; Nisa, Rahmania Zahrotun
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 1 (2020): Vol 3. No 1. 2020
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.327 KB)

Abstract

Kekasaran permukaan restorasi resin komposit nanofiller didapatkan melalui hasil akhir pemolesan. Metode pemolesan beragam bentuknya, salah satunya menggunakan pasta poles. Tidak hanya metode pemolesan sebagai faktor penentu kekasaran permukaan, tetapi lama pemolesan berperan penting. Lama pemolesan dapat mempengaruhi daya tahan suatu restorasi gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama pemolesan dengan pasta poles terhadap penurunan kekasaran permukaan restorasi resin komposit nanofiller. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental laboratories dengan pretest-posttest group dengan 27 spesimen resin komposit nanofiller. Spesimen dibuat cetakan silindris berdiameter 10 mm dan tinggi 2 mm. Sampel direndam aquades selama 24 jam, diinkubasi 37°C, dan dilakukan uji kekasaran permukaan awal. Pengujian menggunakan Surface Roughness Tester. Sampel dipoles sesuai kelompok durasi pemolesan 30, 60, dan 90 detik. Sampel direndam dan diinkubator kembali dan diuji kekasaran permukaan akhir. Hasil penelitian memperlihatkan perbedaan signifikan atau bermakna yaitu p = 0,000 (p 0,05) pada uji One Ways Anova dan uji Post Hoc LSD. Hasil perbedaan rata-rata pada kelompok pemolesan 90 detik terhadap 30 detik menunjukkan nilai tertinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah lama pemolesan dengan pasta poles dapat menurunkan kekasaran permukaan restorasi resin komposit nanofiller.
PERBANDINGAN KNOWLEDGE, ATTITUDE, PRACTICE (KAP) DOKTER GIGI PADA PEMILIHAN DAN PEMAKAIAN RESIN KOMPOSIT DI SURAKARTA DAN SUKOHARJO Sari, Morita; Ghaisani, Monica Ekania
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 1 (2020): Vol 3. No 1. 2020
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.894 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang konservasi gigi terus meningkat dan berpengaruh terhadap sikap dan tindakan yang dilakukan oleh dokter gigi khususnya terhadap pemilihan bahan tambalan resin komposit. Dokter gigi memiliki pengetahuan, sikap, dan tindakan yang berbeda di setiap daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan Knowledge, Attitude, and Practice (KAP) dokter gigi pada pemilihan dan pemakaian bahan tumpatan resin komposit di Surakarta dan Sukoharjo, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan kuisioner sebagai instrument penelitian. Purposive random sampling diterapkan dan di dapatkan total 84 sampel terdistribusi merata antara  Surakarta dan Sukoharjo. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan Mann-Whitney test (nilai p 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik wilayah Surakarta dan Sukoharjo skor tertinggi adalah  Knowledge, diikuti oleh Practice dan terendah adalah Attitude. Hasil uji Mann Whitney test menunjukkan bahwa perbedaan yang signifikan antara Surakarta dan Sukoharjo terhadap pemilihan dan pemakaian bahan resin komposit terletak pada Practice (p=0.019). Perbandingan KAP dokter gigi terhadap pemilihan dan pemakaian bahan resin komposit antara Surakarta dan Sukoharjo tidak menunjukkan perbedaan pada  Knowledge dan Attitude, namun ada perbedaan dalam Practice di pemakaian dan pemilihan bahan tumpatan resin komposit. Kata kunci: Dokter Gigi, KAP, Resin komposit, Sukoharjo, Surakarta 
EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI AIR SEDUHAN DAUN SIRIH (PIPER BETLE LINN.) SEBAGAI BAHAN DESINFEKTAN DENGAN METODE SEMPROT TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI STREPTOCOCCUS PYOGENES PADA CETAKAN ALGINAT Riolina, Ana
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 1 (2020): Vol 3. No 1. 2020
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.484 KB)

Abstract

      Alginat adalah bahan cetak hidrokoloid yang digunakan dokter gigi dalam pembuatan rencana perawatan yang memerlukan pemberian desinfektan untuk mencegah terjadinya penularan infeksi ke dokter gigi. Bakteri Streptococcus pyogenes merupakan bakteri patogen utama pada manusia penyebab faringitis. Metode semprot merupakan salah satu teknik desinfeksi pada cetakan alginat yang menimbulkan distorsi paling minimal. Daun sirih merupakan TOBA bersifat antibakteri. Penelitian ini untuk mengetahui efektivitas antibakteri air seduhan daun sirih (Piper betle Linn.) sebagai bahan desinfektan dengan metode semprot terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes pada cetakan alginat.      Sampel alginat berbentuk tabung diameter 10 mm dan tinggi 15 mm sejumlah 24 dibagi 6 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok konsentrasi 25%, 30%, 35%, 40% dan 45%. Seluruh sampel direndam dalam suspensi bakteri Streptococcus pyogenes selama 10 menit lalu dicuci. Kelompok kontrol disemprot hidrogen peroksida, kelompok lainnya disemprot dengan air seduhan daun sirih sesuai dengan konsentrasinya. Sampel kemudian dimasukkan ke conical tube yang berisi media PBS selama 30 detik lalu diletakkan pada vortex mixer dan dilakukan pengenceran 10-2. Lalu dilakukan perbenihan pada MHA dan diinkubasi dengan suhu 37oC selama 24 jam. Kemudian dilakukan perhitungan jumlah bakteri.
PASTA GIGI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH, BIJI PINANG, GAMBIR TERHADAP HAMBATAN BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA Suparno, Nilasary Rochmanita; Putri, Chintami Setyawan; Camalin, Citra Monika Sainti
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periodontitis merupakan peradangan kronis pada gingiva, tulang alveolar, dan ligamen periodontal yang mendukung gigi. Salah satu bakteri yang terdapat dalam gingiva pada kondisi periodontitis adalah Pseudomonas aeruginosa. Menyikat gigi diperlukan untuk menjaga kesehatan gigi dan gingiva dengan menggunakan pasta gigi yang aman yaitu kandungan bahan herbal sebagai agen antibakteri. Bahan herbal yang digunakan ialah kombinasi daun sirih, biji pinang, dan gambir yang diketahui sinergis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasta gigi kombinasi ekstrak etanol daun sirih (Piper betle), biji pinang (Areca catechu), dan gambir (Uncaria gambir) terhadap hambatan pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Jenis penelitian adalah true experimental laboratories dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Penelitian menggunakan metode difusi sumuran dengan kelompok perlakuan yaitu pasta gigi kontrol negatif (K-), pasta gigi kombinasi ekstrak daun sirih, biji pinang, dan gambir konsentrasi 10%; 1,5%; 0,5% (F1) dan 20%; 3%; 1% (F2), dan kontrol positif (K+). Pengukuran zona hambat menggunakan jangka sorong. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anova dan Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan rerata diameter zona hambat Pseudomonas aeruginosa paling tinggi pada kelompok (F2) dan tidak terbentuk zona hambat pada kelompok kontrol negatif (K-). Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (p 0,05), kecuali antara kelompok kontrol negatif (K-) dan kontrol positif (K+) dengan p 0,05. Kesimpulan yaitu pasta gigi kombinasi ekstrak etanol daun sirih, biji pinang, dan gambir berpengaruh terhadap hambatan pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa.
PENGARUH AROMATERAPI JERUK MANIS (Citrus sinensis) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DAN DENYUT NADI ANAK USIA 6-9 TAHUN PADA KUNJUNGAN PERTAMA KE DOKTER GIGI Kaswindiarti, Septriyani; Khotimah, Tafiana Husnul
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan dental merupakan perasaan cemas terhadap perawatan gigi dan mulut. Secara fisiologis kecemasan dapat dilihat dari peningkatan tekanan darah dan denyut nadi karena stimulasi dari sistem saraf simpatis yang dapat meningkatkan curah jantung dan vasokonstriksi arteriol sehingga dapat menyebabkan tekanan darah dan denyut nadi meningkat. Salah satu upaya untuk menurunkan kecemasan adalah melalui pemberian aromaterapi yang berasal dari kulit buah jeruk manis yang memiliki kandungan limonene yang dipercaya mampu menurunkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi jeruk manis (Citrus sinensis) terhadap penurunan tekanan darah dan denyut nadi anak usia 6-9 tahun pada kunjungan pertama ke dokter gigi. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan rancangan penelitian pre and posttest design yang membandingkan tekanan darah dan denyut nadi anak menggunakan sphygmomanometer digital antara kelompok kontrol dan kelompok aromaterapi yang diukur sebelum dan saat duduk di kursi gigi dan melihat alat-alat kedokteran gigi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 22, yang terdiri dari 15 kelompok kontrol dan 7 kelompok aromaterapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh aromaterapi jeruk manis (Citrus sinensis) terhadap penurunan tekanan darah dan denyut nadi anak usia 6-9 tahun pada kunjungan pertama ke dokter gigi sesuai dengan hasil analisis data menggunakan Independent T-test yang menunjukkan nilai signifikansi p 0,05. Terdapat pengaruh aromaterapi jeruk manis (Citrus sinensis) terhadap penurunan tekanan darah dan denyut nadi anak usia 6-9 tahun pada kunjungan pertama ke dokter gigi.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KEPOMPONG ULAT SUTRA (Bombyx moriL.) TERHADAP KEKUATAN TARIK DIAMETRAL RESIN KOMPOSIT FLOWABLE Murdiyanto, Dendy
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Composite flowable is composite that have low viscocity and have amount of filler 60% from the total weight. The low amount of the filler make resin composite flowable have lower mechanical properties then the conventional resin composite. One of the important mechanical propeties is the diametral tensile strength, the force that make a material elongated and stretch before the material finally break. The additional of fiber can increase the toughness of tensile. Silkworm fiber (bombyx mori L.) actually have high tensile strength until 600Mpa. The objective of this research is to determine the effect of adding cocoon silkworm fiber on flowable composite resin diametral tensile strength and to determine the effect of adding cocoon silkworm fiber on the increase of diametral tensile strength. The study design was post-test-only control design which measures the diametral tensile strength of flowable composite resin with and without the addition of silkworm cocoons fibers. The object for the research was flowable composite resin groups as 32 samples were divided into 2 groups: control group and treatment group. Independent T-Test result showed that there was significant means difference ( 0.05) with 43,086 MPa for the treatment group and 38,504MPa for the control group. Conclusion of this study was the additional of silkworm cocoons fiber have influence to the diametral tensile strength. The addition of silkworm cocoon fiber increase the diametral tensile strength of flowable composite resin.  
PENGARUH MENGUNYAH BUAH APEL MANALAGI TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK USIA 9-12 TAHUN Karyadi, Edi; Roza, Maissi Ardha
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akumulasi plak gigi merupakan etiologi utama karies gigi dan penyakit periodontal, diperlukan usaha untuk mencegah akumulasi plak pada permukaan gigi dan gingiva. Kontrol plak dilakukan dengan mengunyah makanan yang padat dan berserat. Efek mekanis dari gerakan mengunyah dapat membersihkan plak pada permukaan gigi. Buah apel (Malus sylvestris Mill.) mempunyai efek kimiawi karena mengandung zat aktif anti bakteri yaitu tannin. Mengunyah buah Apel Manalagi (Malus sylvestris Mill.) dapat menstimulasi aliran saliva sebagai efek fisiologis self cleansing. Siswa sekolah dasar usia 9-12 tahun merupakan periode yang tepat untuk menanamkan sikap positif terhadap kesehatan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah buah Apel Manalagi (Malus sylvestris Mill.) terhadap penurunan indeks plak kajian dilakukan pada siswa usia 9-12 tahun di SD Muhammadiyah 11 Mangkuyudan Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental semu. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Pengukuran plak gigi menggunakan indeks PHP-M untuk periode gigi bercampur. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 30 subjek. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t berpasangan menunjukkan terdapat perbedaan dengan signifikansi p 0.05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mengunyah buah Apel Manalagi (Malus sylvestriss Mill.) terhadap penurunan indeks plak.Kata kunci: Buah Apel Manalagi, indeks plak, mengunyah
PERBANDINGAN APLIKASI CHLORHEXIDINE 2% DAN ASAM POLIAKRILAT 10% TERHADAP KEKUATAN TARIK BAHAN ADHESIVE SELF ETCH RESTORASI RESIN KOMPOSIT Kartika, Anindita Diptya; Widyastuti, Noor Hafida
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resin komposit merupakan bahan restorasi adhesif yang dapat berikatan dengan jaringan keras gigi melalui sistem bonding. Prosedur preparasi menghasilkan smear layer yang terdiri dari bakteri, hidroksiapatit dan kolagen yang terdenaturasi. Smear layer dapat menghalangi proses terjadinya perlekatan yang sempurna bahan adhesive terhadap struktur gigi. Chlorhexidine dan asam poliakrilat 10% merupakan molekul kation yang biasanya digunakan sebagai bahan cavity cleanser dan dapat menghapuskan smear layer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan aplikasi chlorhexidine 2% dan asam poliakrilat 10% terhadap kekuatan tarik bahan adhesive self etch restorasi resin komposit. Penelitian ini menggunakan sampel 32 gigi premolar permanen. Sampel dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diaplikasikan resin komposit dengan chlorhexidine 2% sebagai cavity cleanser, kelompok kedua diaplikasikan resin komposit dengan asam poliakrilat 10% sebagai cavity cleanser. Sampel direndam dalam saliva buatan selama 24 jam dan diinkubasi pada suhu 37°C. Sampel kemudian dilakukan thermocycling dengan suhu 60° C dan 4°C selama 1 menit setiap suhu, diulang 25 kali. Kekuatan tarik resin komposit diukur menggunakan Universal Testing Machine. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara kedua kelompok penelitian tersebut terdapat perbedaan nilai kekuatan tarik yang signifikan yakni p=0,000 (P 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi asam poliakrilat 10% sebagai cavity cleanser memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi chlorhexidine.

Page 4 of 11 | Total Record : 107