cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi)
ISSN : 25797239     EISSN : 25800523     DOI : -
Core Subject : Health,
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang bertujuan untuk memajukan dan menyebarluaskan perkembangan terbaru dalam bidang kedokteran gigi. Jurnal ini ditujukan untuk dosen, dokter/dokter gigi, mahasiswa, serta pihak-pihak lain yang menaruh minat dalam perkembangan ilmu kedokteran gigi.
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
Koreksi Malposisi Gigi Dengan Midline Incisivus Rahang Atas Yang Bergeser Ke Kiri Menggunakan Satu Tahap Perawatan Piranti Ortodonti Lepasan Ikmal Hafizi; Adhika Ilham Gemilang
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 5. No 1. 2022
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jikg.v5i1.20012

Abstract

Susunan gigi yang tidak normal disebut maloklusi, maloklusi dapat ditangani dengan melakukan perawatan ortodontik. Perawatan ortodonti bertujuan untuk menghilangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan gigi dan rahang menjadi tidak normal, mencegah maloklusi menjadi semakin parah, dan mengembalikan oklusi pada kondisi yang normal. Salah satu tujuan perawatan ortodontik adalah untuk mencapai garis tengah (midline) rahang atas dan rahang bawah untuk memperbaiki estetik gigi. Ketersediaan ruang sangat dibutuhkan dalam perawatan ortodontik untuk menggerakkan gigi ke posisi yang ideal.  Ada beberapa cara dalam pencarian ruang dalam perawatan ortodontik yaitu: proximal stripping atau grinding, ekspansi, proklinasi gigi-gigi anterior, distalisasi dan pencabutan. Selain itu koreksi maloklusi gigi dapat dilakukan dengan menggunakan Komponen aktif. Perawatan yang dilakukan menggunakan alat orthodonti lepasan, pada rahang atas terdiri dari plat akrilik, finger spring pada gigi 21 yang mengalami pergeseran midline, z spring dengan coil pada gigi 22, labial arch, dan sekrup ekspan, adam klamer pada gigi 17 dan 27, sedangkan pada rahang bawah terdiri dari plat akrilik, labial arch, sekrup ekspan dan adam klamer pada gigi 36 dan 46. Perawatan dilakukan sebanyak 12 kali kunjungan, dan didapatkan pergerakan gigi 21, 22, 41 dan 42.
REAKSI LIKENOID ORAL YANG DISEBABKAN OLEH MERKURI DAN AMALGAM: A NARRATIVE REVIEW Muzdalifah, Ulin; Sari, Nendika Dyah Ayu Murika
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jikg.v4i2.15795

Abstract

Mukosa rongga mulut manusia mengalami banyak rangsangan berbahaya. Banyak bahan dan obat-obatan kedokteran gigi yang mengandung zat yang dapat menyebabkan reaksi hipersensivitas pada mukosa rongga mulut atau kulit. Pada orang dengan gigi yang direstorasi, salah satu bahan yang menunjukkan reaksi ialah amalgam karena mengandung merkuri. Literature review ini dilakukan dengan menyesuaikan topik terkait dengan reaksi likenoid oral yang disebabkan oleh restorasi amalgam. Peneliti melakukan pencarian jurnal yang dipublikasikan di internet menggunakan search engine PubMed dan Research Gate dengan kata kunci: oral manifestation of oral lichenoid reaction, oral lichenoid reaction to dental amalgam dan dental amalgam. Didapatkan sebanyak 16 jurnal yang terdiri atas case report dan literature review yang kemudian digunakan sebagai bahan yang relevan untuk dijadikan sumber. Komponen amalgam dapat menyebabkan efek samping lokal atau reaksi alergi yang disebut sebagai reaksi likenoid oral. Reaksi likenoid oral terhadap amalgam termasuk sebagai reaksi hipersensitivitas terhadap paparan merkuri tingkat rendah. Penggunaan uji tempel digunakan untuk mengidentifikasi adanya reaksi likenoid oral akibat amalgam. Penegakan diagnosis yang pasti dapat menentukan perawatan yang tepat. Penghilangan restorasi amalgam direkomendasikan untuk penanganan lesi.
PENGARUH KARIES GIGI PADA IBU HAMIL TERHADAP PERTUMBUHAN JANIN DALAM KANDUNGAN kurniawati, dwi
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jikg.v4i2.15877

Abstract

Latar belakang : Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut ibu hamil yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Terjadinya karies gigi pada ibu hamil dapat dialami sebelum kehamilan dan dapat diperparah dikarenakan kondisi mual dan muntah saat kehamilan. Tujuan penelitian : untuk mengetahui pengaruh karies gigi pada ibu hamil terhadap pertumbuhan janin dalam kandungan. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 47 ibu hamil trimester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi dipilih dengan teknik incidental sampling. Karies gigi pada ibu hamil dikategorikan berdasarkan tingkat kedalamannya yaitu, tidak ada karies, karies superfisial, karies media dan karies profunda, sedangkan pertumbuhan janin dalam kandungan diukur menggunakan rumus Tafsiran Berat Janin (TBJ) dari Risanto. Hasil dianalisis menggunakan uji statistik spearman. Hasil : Rerata uji spearman menunjukkan bahwa r sebesar 0,712 dengan p value sebesar 0,000, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima dapat diartikan ada pengaruh karies gigi pada ibu hamil terhadap pertumbuhan janin dalam kandungan dengan kekuatan hubungan termasuk kuat.. Kesimpulan : karies gigi pada ibu hamil berpengaruh terhadap pertumbuhan janin dalam kandungan.
GIGI TIRUAN LENGKAP RESIN AKRILIK PADA KASUS FULL EDENTULOUS Rahajoe, Sri Oetami
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jikg.v4i2.15967

Abstract

Kehilangan gigi pada usia dewasa sangat tinggi seiring dengan meningkatnya usia, jika dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan penurunan tulang alveolar pada daerah edentulous, penurunan fungsi pengunyahan hingga gangguan bicara dan berpengaruh terhadap sendi temporomandibular. Pembuatan gigi tiruan lengkap sangat penting pada kasus full edentulous, yang bertujuan untuk menggantikan seluruh gigi yang hilang serta jaringannya sehingga dapat memperbaiki atau mengembalikan fungsi pengunyahan, bicara, estetis, dan psikis, serta memperbaiki kelainan, gangguan, dan penyakit yang disebabkan oleh keadaan edentulous. Seorang pasien perempuan (68 tahun) ingin dibuatkan gigi tiruan baru karena gigi tiruan sebelumnya terasa longgar. Pasien sebelumnya menggunakan gigi tiruan rahang atas dan bawah 10 tahun yang lalu dan mulai terasa longgar 5 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan intra oral didapatkan rahang atas dan bawah sudah kehilangan seluruh gigi. Berdasarkan pemeriksaan subjektif dan objektif diagnosis rahang atas dan bawah yaitu full edentulous. Rencana perawatan pada kasus ini yaitu pembuatan gigi tiruan penuh dengan bahan resin akrilik.
Koreksi Edge to Edge Bite Gigi Caninus dengan Labial Arch Kombinasi Bayonet Band dan Elastic Rubber Band pada Peranti Ortodonti Lepasan Hafizi, Ikmal; Fadzillah, Isnaini
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jikg.v4i2.16183

Abstract

Perawatan ortodontik bertujuan untuk mengarahkan, membimbing dan mengkoreksi struktur dentofasial yang sedang tumbuh kembang ataupun yang telah dewasa, termasuk kondisi yang membutuhkan pergerakan gigi, koreksi malrelasi dan maloklusi. Penggunaan labial arch pada peranti ortodonti lepasan dapat mendorong gigi anterior kearah palatal/lingual, mempertinggi retensi dan stabilisasi alat, serta mempertahankan lengkung gigi dari arah labial. Pergerakan dari masing-masing gigi pada penggunaan labial arch pada ortodoti lepasan akan menghasilkan gerakan tipping. Gaya tipping yang dihasilkan oleh peranti ortodonti lepasan relative kecil sehingga dibutuhkan kombinasi pada peranti agar dapat menghasilkan gaya reaksi yang cukup untuk mendorong gigi Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan perawatan edge to edge gigi caninus dengan menggunakan bayonet bend dan elastic rubber bend pada kasus Maloklusi Angle klas I dengan multiple diastema menggunakan peranti ortodonti lepasan. Perawatan dilakukan dengan penggunaan peranti ortodonti lepasan pada rahang atas terdiri dari plat akrilik, labial arch, adam clasp pada gigi 16 dan 26, z spring pada gigi 13, finger spring pada gigi 11. Rahang bawah terdiri dari plat akrilik, labial arch dengan kombinasi bayonet bend dan elastic rubber bend, dan adam clasp pada gigi 37 dan 47. Perawatan dilakukan sebanyak 16 kali kunjungan hingga didapatkan hasil adanya pergerakan gigi 33 dan 43 rahang bawah kearah lingual
PERAWATAN EDENTULOUS KLAS I APPLEGATE KENNEDY DENGAN GIGI TIRUAN SEBAGIAN LEPASAN RESIN AKRILIK sari, retno; sultan, firdaus
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jikg.v4i2.15766

Abstract

Gigi mempunyai banyak fungsi pada manusia salah satunya adalah untuk pengunyahan. Kehilangan gigi menyebabkan beberapa kondisi yang kurang baik, antara lain: ekstrusi gigi antagonis, migrasi gigi, rotasi gigi, gangguan sendi temporo mandibular joint, beban berlebih pada jaringan pendukung, menurunnya fungsi bicara, dan menurunnya relasi maksila dan mandibular,sehinggamembutuhkanperawatan.Seorangpasienwanitaberusia49tahundatang ke RSGM Soelastri mengeluhkan kehilangan banyak gigi dan membuatnya tidak nyaman ketika makan. Diagnosis pada kasus ini adalah edentulous pada gigi 37, 46, dan 47. Klasifikasi Applegate Kennedy Klas I. Perawatan yang dilakukan adalah gigitiruansebagianlepasan(GTSL)dengan bahanresinakrilik.Perawatangigitiruansebagianlepasan bertujuan untuk mengembalikan fungsi pengunyahan, estetis, bicara, membantu mempertahankan gigi yang tersisa, memperbaiki oklusi, serta mempertahankan jaringan lunak mulut yang masihada.
PENYAKIT PULPA DAN PERAWATAN SALURAN AKAR SATU KALI KUNJUNGAN Kartinawanti, Arny Tri; Asy'ari, Arida Khoiruza
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jikg.v4i2.15872

Abstract

Perawatan saluran akar (PSA) merupakan salah satu perawatan endodontik pada gigi dengan penyakit pulpa. Menurut jenisnya, penyakit pulpa dibagi menjadi tiga, yaitu pulpitis, nekrosis dan degenerasi pulpa. Tujuan dari Literature review adalah untuk memberikan informasi mengenai Perawatan Saluran Akar single visit dan multiple visits. Metode yang digunakan dalam literature review ini adalah dengan menelaah beberapa jurnal nasional dan internasional yang berkaitan dengan Penyakit Pulpa dan Perawatan Saluran Akar Satu Kali Kunjungan. Hasil dari literature review menunjukkan bahwa PSA satu kali kunjungan sama efektifnya dengan PSA multi-visit dan keberhasilan bergantung pada langkah asepsis, cleaning, shaping, dan pengisian yang hermetis (triad endodontik). Klinisi perlu memperhatikan indikasi, kontraindikasi, kondisi klinis dan pemeriksaan penunjang sebelum dilakukan perawatan lebih lanjut. Kesimpulan yang diambil dari literature review ini adalah PSA satu kali kunjungan sama efektifnya dengan PSA multi-visit dan keberhasilan bergantung pada langkah asepsis, cleaning, shaping, dan pengisian yang hermetis (triad endodontik). Operator wajib mempertimbangkan kondisi klinis pasien dengan diagnosis yang ditagakkan dan perawatan yang akan diambil.Kata Kunci: penyakit pulpa, perawatan endodontik, PSA satu kali kunjungan

Page 11 of 11 | Total Record : 107