cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi)
ISSN : 25797239     EISSN : 25800523     DOI : -
Core Subject : Health,
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang bertujuan untuk memajukan dan menyebarluaskan perkembangan terbaru dalam bidang kedokteran gigi. Jurnal ini ditujukan untuk dosen, dokter/dokter gigi, mahasiswa, serta pihak-pihak lain yang menaruh minat dalam perkembangan ilmu kedokteran gigi.
Arjuna Subject : -
Articles 107 Documents
PENGARUH MUSIK TERHADAP PENURUNAN DENTAL ANXIETY PASIEN dwi kurniawati
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 2. No 1. 2019
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Antrian di ruang praktek dokter gigi dapat menimbulkan efek yang lebih traumatik daripada perawatan yang akan diterima pasien. Hal ini menyebabkan kecemasan pada pasien meningkat. Dental anxiety dapat berdampak buruk pada perawatan kedokteran gigi yang dapat menyebabkan ketidakberhasilan perawatan. Beberapa cara dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan, yaitu secara farmakologis dan non farmakologis. Salah satu cara non farmakologis adalah dengan relaksasi. Beberapa peneliti telah meneliti mengenai terapi musik sebagai cara relaksasi, dimana mendengarkan musik lebih efektif dalam menurunkan respon fisiologis daripada penggunaan obat penenang.Tujuan : untuk mengetahui pengaruh terapi musik yang didengarkan oleh pasien sebelum perawatan gigi terhadap penurunan dental anxiety pasien. Metode : Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen. Tiga puluh lima responden yang berada di ruang tunggu pasien dijadikan subjek penelitian. Setelah data identitas dilengkapi, responden dilakukan pengukuran tekanan darah, denyut nadi dan. Tahap selanjutnya adalah pengaplikasian musik kepada pasien selama 10 menit. Setelah pengaplikasian musik, pasien diukur kembali tekanan darah dan nadi. Data yang didapat diolah dengan menggunakan uji paired T Test.Hasil : terdapat penurunan rerata tekanan darah sistolik sebesar 2,89 (p=0,02), penurunan rerata tekanan darah diastolik 0,57 (p= 0,58) dan penurunan rerata denyut nadi setelah terapi musik sebesar 0,1 (p= 0,7)  Simpulan : terdapat pengaruh yang signifikan antara terapi musik pra tindakan dental terhadap penurunan kecemasan pasien yang dilihat dari  tekanan darah sistolik, tetapi tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada tekanan darah diastolik dan denyut nadi (p= 0,78)  Kata kunci : dental anxiety, terapi musik, tekanan darah, denyut jantung
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT KEPOMPONG ULAT SUTRA (Bombyx mori)TERDAHAP KEKUATAN TEKAN RESIN KOMPOSIT FLOWABLE Dendy Murdiyanto; Jasmine Jasmine
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 1. No 2. 2017
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resin komposit memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah resin komposit flowable. Resin ini memiliki viskositas yang rendah sehingga sifat mekanisnya menurun, termasuk kekuatan tekan. Penambahan serat seperti pada fiber-reinforced composite merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan mekanis dari resin komposit. Serat dental memiliki berbagai kekurangan termasuk salah satunya sifat potensi toksik. Dewasa ini biomedis tertarik akan serat kepompong ulat sutra (Bombyx mori) karena sumbernya yang melimpah, sifat yang baik dalam kekuatan mekanis dan memiliki biokompotibilitas. Serat kepompong ulat sutra memiliki fibroin yang kekuatan mekanisnya baik. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat kepompong ulat sutra terhadap kekuatan tekan resin komposit flowable. Penelitian ini menggunakan desain penelitian post test-only control design untuk mengukur kekuatan tekan resin komposit flowable tanpa penambahan serat kepompong ulat sutra dan dengan penambahan serat kepompong ulat sutra. Objek penelitian sebanyak 32 sampel yang dibagi mejadi 2 kelompok yaitu kelompok resin komposit flowable tanpa penambahan serat kepompong ulat sutra dan kelompok resin komposit flowable dengan penambahan serat kepompong ulat sutra. Hasil Independent T-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kekuatan tekan resin komposit flowable pada 2 kelompok yang diuji dengan nilai signifikansi 95% (α = 0,05) yang berarti terdapat pengaruh penambahan serat kepompong ulat sutra terhadap kekuatan tekan resin komposit flowable. Perbedaan rata-rata dari kedua kelompok menunjukkan rata-rata kekuatan tekan resin komposit flowable dengan penambahan serat kepompong ulat sutra lebih tinggi daripada rata-rata kekuatan tekan resin komposit flowable tanpa pembanahan serat kepompong ulat sutra. Sehingga dapat disikmpulkan bahwa penambahan serat kepompong ulat sutra memiliki pengaruh terhadap kekuatan tekan resin komposit flowable. Penambahan serat kepompong ulat sutra meningkatkan kekuatan tekan resin komposit flowable.Kata Kunci : Resin komposit flowable, Kekuatan tekan, serat kepompong ulat sutra (Bombyx mori)
POTENSI PATCH MUKOADHESIF KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH HIJAU (PIPER BETLE L.), GAMBIR (UNCARIA GAMBIR), DAN BIJI PINANG (ARECA CATECHU) PADA PENYAKIT PERIODONTAL Mahera Perdana Kusuma; Nilasary Rochmanita Suparno
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 1 (2021): Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periodontal disease is an inflammatory disease that affects the supporting tissues of the teeth and is caused by the accumulation of bacteria in the subgingival area. Giving drugs such as antibiotics and anti-inflammatory cause resistance because people can consume them freely, so that natural ingredients from a combination of green betel leaf, gambier, and areca nut can be the right alternative because they have synergistic antibacterial compound. The purpose og this literature review is to determine the potential of mucoadhesive patches combined with ethanol extract of green betel leaf, gambier, and areca nut on the case that cause periodontal disease. Green betel leaf, gambier, and areca nut are often used as medicinal ingredients because they contain many antibacterial compounds that are bacteriostatic, making it possible to combine these three natural ingredients in the preparation of mucoadhesive patches to reduce the bacterial population in periodontal disease. The conclusion from this literature review is that the mucoadhesive patch combined with ethanol extract of green betel leaf, gambier, and areca nut has the potential to reduce colonization of bacteria that cause periodontal disease by inhibiting the growth of periodontal bacteria.
KONTROL KUALITAS POLI GIGI DI RS PKU MUHAMMADIYAH DELANGGU MENGGUNAKAN ANALISA SWOT Morita Sari; Ichda Nabiela Amiria Asykarie
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 1. No 1. 2017
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :Pembangunan kesehatan mempunyai tujuan agar setiap masyarakat mampu hidup sehat. Sesuai dengan Kepmenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II/2008 Rumah Sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan bertanggung jawab untuk menyediakan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Fasilitas poligigi adalah salah satu jenis pelayanan yang harus ada di rumah sakit, namun hanya sedikit poligigi yang bertempat di rumah sakit mempunyai kualitas pelayanan prima. Analisa mengenai kualitas pelayanan khususnya di poligigi yang bertempat di rumah sakit sangat jarang dilakukan sebab poli gigi kebanyakan hanya bersifat pelengkap. Tujuan :Untuk mengevaluasi kualitas pelayanan poli gigi di RS PKU Muhammadiyah Delanggu. Metode :Penelitian ini merupakan penelitian observational yang dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Delanggu sebagai bentuk evaluasi dari pelayanan poli gigi rumah sakit menggunakan metode Analisa SWOT.Diskusi : Analisis kualitas pelayanan dapat dilakukan setelah kita mengetahui akar permasalahan yang ada dalam pelayanan kesehatan tersebut. Poli gigi di RS PKU Muhammadiyah Delanggu memiliki beberapa permasalahan yang berkaitan dengan fasilitas yang disediakan oleh rumah sakit. Kondisi ini menyebabkan kinerja yang kurang optimal dalam pelayanan kesehatan gigi. Analisis SWOT merangkum faktor internal dan eksternalyang dapat mempengaruhi masa depan poli gigi. Analisis ini memberikan cara yang sederhana untuk merumuskan beberapa strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan poli gigi di RS PKU Muhammadiyah Delanggu. Kesimpulan :Kinerja pelayanan poli gigi di RS PKU Muhammadiyah Delanggu masih kurang efektif dan optimal, sehingga memerlukan perbaikan fasilitas untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanannya.
PASTA GIGI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH, BIJI PINANG, GAMBIR TERHADAP HAMBATAN BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA Nilasary Rochmanita Suparno; Chintami Setyawan Putri; Citra Monika Sainti Camalin
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periodontitis merupakan peradangan kronis pada gingiva, tulang alveolar, dan ligamen periodontal yang mendukung gigi. Salah satu bakteri yang terdapat dalam gingiva pada kondisi periodontitis adalah Pseudomonas aeruginosa. Menyikat gigi diperlukan untuk menjaga kesehatan gigi dan gingiva dengan menggunakan pasta gigi yang aman yaitu kandungan bahan herbal sebagai agen antibakteri. Bahan herbal yang digunakan ialah kombinasi daun sirih, biji pinang, dan gambir yang diketahui sinergis. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasta gigi kombinasi ekstrak etanol daun sirih (Piper betle), biji pinang (Areca catechu), dan gambir (Uncaria gambir) terhadap hambatan pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Jenis penelitian adalah true experimental laboratories dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Penelitian menggunakan metode difusi sumuran dengan kelompok perlakuan yaitu pasta gigi kontrol negatif (K-), pasta gigi kombinasi ekstrak daun sirih, biji pinang, dan gambir konsentrasi 10%; 1,5%; 0,5% (F1) dan 20%; 3%; 1% (F2), dan kontrol positif (K+). Pengukuran zona hambat menggunakan jangka sorong. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anova dan Post Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan rerata diameter zona hambat Pseudomonas aeruginosa paling tinggi pada kelompok (F2) dan tidak terbentuk zona hambat pada kelompok kontrol negatif (K-). Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (p0,05), kecuali antara kelompok kontrol negatif (K-) dan kontrol positif (K+) dengan p0,05. Kesimpulan yaitu pasta gigi kombinasi ekstrak etanol daun sirih, biji pinang, dan gambir berpengaruh terhadap hambatan pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa.
DENTAL ANXIETY DAN KEBERHASILAN PERAWATAN ENDODONTICS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH dwi kurniawati; Dinda Pradita Amalia
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Dental anxiety adalah penyebab dari gejala gangguan psikologis, seperti ketakutan dan perasaan tidak nyaman terhadap perawatan dental. Dental anxiety pada anak diakui sebagai salah satu penyebab kegagalan perawatan dental. Beberapa faktor yang mempengaruhi dental anxiety adalah usia dan pengalaman menjalani perawatan dental. Stimulus yang tidak menyenangkan terkait dengan perawatan dental dapat menyebabkan berkembangnya dental anxiety pada anak. Dental anxiety dapat mempengaruhi keberhasilan perawatan termasuk perawatan endodontics. Tingginya dental anxiety pada anak dapat menyebabkan kegagalan menyelesaikan serangkaian prosedur perawatan endodontics. Keberhasilan perawatan endodontics dinilai dari  kemampuan anak mengikuti serangkaian perawatan endodontics dan tidak terdapatnya keluhan pada pemeriksaan subjekif dan objektif . Tujuan :  mengetahui hubungan dental anxiety dengan keberhasilan perawatan endodontics pada anak usia prasekolah. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional pada 87 pasien anak berusia 5 dan 6 tahun di Klinik koas Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Variabel terdiri dari 2 yaitu variabel dental anxiety pasien anak yang diukur menggunakan kuesioner CFSS-DS (Children’s Fear Survey Schedule-Dental Subscale) dan variabel keberhasilan perawatan (yang diukur dari selesai atau tidaknya perawatan endodontik pada anak). Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan dental anxiety dengan keberhasilan perawatan endodontics. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,000 (p0,05 C=0,416) yang artinya terdapat hubungan antara dental anxiety dengan keberhasilan perawatan endodontics. Terdapat nilai koefisien kontingensi C=0,416 yang menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang cukup kuat. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara dental anxiety dengan keberhasilan perawatan endodontics pada anak usia prasekolahKata Kunci : Anak Prasekolah, Dental Anxiety, Keberhasilan Perawatan Endodontics
EFEKTIVITAS SIKAT GIGI MASSAL UNTUK MENURUNKAN INDEKS PLAK PADA SISWA KELAS I-V MI MUHAMMADIYAH TRANGSAN Fahrina Fahrina
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 1. No 2. 2017
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikat gigi massal adalah kegiatan menyikat gigi yang dilakukan bersama-sama di bawah bimbingan instruktur seperti guru, petugas kesehatan, atau kader.Sikat gigi massal berguna untuk mencegah resiko tinggi terjadinya kerusakan gigi pada siswa sekolah dasar. Sikat gigi massal mengajarkan bagaimana cara menyikat gigi yang baik dan benar serta waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Kebersihan rongga mulut dapat dilihat salah satunya dengan ada tidaknya plak.Plak gigi merupakan deposit lunak yang melekat erat pada permukaan gigi. Pemeriksaan plak bertujuan untuk mengetahui lokasi dan kuantitas plak yang menutupi permukaan gigi,dengan bantuan alat periodontal probe.Gigi yang diperiksa yaitu gigi 16 (bukal), 11 (labial), 26 (bukal), 46 (lingual), 31 (labial) dan 36 (lingual).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sikat gigi massal untuk menurunkan indeks plak pada siswa kelas I-V MI Muhammadiyah Trangsan.Jenis penelitian ini yaitu penelitian True Experimental dengan rancangan One Group Pretest Posttest.Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang.Teknik analisa data dengan uji T-Test Independent Sample.Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh nilai p = 0.000 (p0.05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara sikat gigi massal dengan indeks plak. Hasil dapat disimpulkan sikat gigi massal efektif untuk menurunkan indeks plak pada siswa kelas I-V MI Muhammadiyah Trangsan dan peningkatan indeks plak sebelum dan sesudah sikat gigi massal sebesar 70% dengan responden indeks plak sedang berubah menjadi indeks plak baik sebesar 51% dan indeks plak buruk berubah menjadi indeks plak sedang sebesar 1%.
Koreksi Edge to Edge Bite Gigi Caninus dengan Labial Arch Kombinasi Bayonet Band dan Elastic Rubber Band pada Peranti Ortodonti Lepasan Ikmal Hafizi; Isnaini Fadzillah
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 4, No 2 (2021): Vol 4, No 2 (2021) (On process)
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan ortodontik bertujuan untuk mengarahkan, membimbing dan mengkoreksi struktur dentofasial yang sedang tumbuh kembang ataupun yang telah dewasa, termasuk kondisi yang membutuhkan pergerakan gigi, koreksi malrelasi dan maloklusi. Penggunaan labial arch pada peranti ortodonti lepasan dapat mendorong gigi anterior kearah palatal/lingual, mempertinggi retensi dan stabilisasi alat, serta mempertahankan lengkung gigi dari arah labial. Pergerakan dari masing-masing gigi pada penggunaan labial arch pada ortodoti lepasan akan menghasilkan gerakan tipping. Gaya tipping yang dihasilkan oleh peranti ortodonti lepasan relative kecil sehingga dibutuhkan kombinasi pada peranti agar dapat menghasilkan gaya reaksi yang cukup untuk mendorong gigi Laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan perawatan edge to edge gigi caninus dengan menggunakan bayonet bend dan elastic rubber bend pada kasus Maloklusi Angle klas I dengan multiple diastema menggunakan peranti ortodonti lepasan. Perawatan dilakukan dengan penggunaan peranti ortodonti lepasan pada rahang atas terdiri dari plat akrilik, labial arch, adam clasp pada gigi 16 dan 26, z spring pada gigi 13, finger spring pada gigi 11. Rahang bawah terdiri dari plat akrilik, labial arch dengan kombinasi bayonet bend dan elastic rubber bend, dan adam clasp pada gigi 37 dan 47. Perawatan dilakukan sebanyak 16 kali kunjungan hingga didapatkan hasil adanya pergerakan gigi 33 dan 43 rahang bawah kearah lingual
PERAWATAN KURETASE GINGIVA PADA GIGI INCISIVUS LATERAL RAHANG BAWAH (Laporan Kasus) Ichda Nabiela Amiria Asykarie; Ariyani Faizah
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 1. No 1. 2017
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia merupakan salah satu yang perlu diperhatikan, hal ini ditandai dengan tingkat prevalensi kerusakan gigi dan mulut seperti karies dan penyakit periodontal yang tinggi. Penyakit periodontal di awali ketika plak atau kalkulus terakumulasi pada permukaan gigi. Kalkulus sendiri merupakan faktor yang mempunyai kontribusi sebagai faktor etiologi penyakit periodontal. Perawatan awal pada penyakit periodontal adalah dengan menghilangkan faktor etiologi yaitu dengan scalling dan root planning serta kuretase. Studi ini bertujuan untuk membahas tentang penatalaksanaan perawatan kuretase gingiva pada seorang laki-laki berusia 22 tahun yang mengalami gingivitis dengan poket periodontal sedalam 4 mm dengan skor BOP 4 pada gigi incisivus lateral kanan rahang bawahnya. Dilakukan perawatan scalling dan root planning. Kemudian dilanjutkan dengan perawatan kuretase gingiva menggunakan teknik kuretase ultrasonic menggunakan scaler ultrasonic. Dua minggu kemudian kedalaman poket sudah berkurang sekitar 2 mm dan skor BOP 0. Dari hasil pemeriksaan klinis perawatan kuretase gingiva gigi incisivus lateral rahang bawah pada kasus ini dapat dikatakan berhasil.
PENGARUH METODE PENYULUHAN MELALUI MEDIA AUDIO, VISUAL DAN AUDIOVISUAL TERHADAP ORAL HYGIENE PENDERITA SCHIZOPHRENIA KATEGORI TENANG DI RSJ DAERAH SURAKARTA Ave Claudia SM; Edi Karyadi; Gunawan Setiyadi
JIKG (Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi) Vol 1. No 1. 2017
Publisher : Muhammadiyah University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Schizophrenia memiliki kategori oral hygiene rendah karena ketidakstabilan jiwanya,sehingga dibutuhkan suatu metode khusus dalam memberikan penyuluhan pendidikan kesehatan gigiuntuk penderita Schizophrenia supaya dapat memahami isi dari penyuluhan tersebut. Metodepenyuluhan yang efektif untuk penderita Schizophrenia adalah dengan menggunakan alat bantuberupa penggabungan tiga media, yaitu media audio, visual dan audiovisual. Media audio berupaalarm pengingat sikat gigi, visual berupa poster cara menjaga kesehatan dan kebersihan gigi,audiovisual berupa video tutorial cara menyikat gigi yang mudah dipahami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode penyuluhan melalui mediaaudio, visual dan audiovisual terhadap oral hygiene penderita Schizophrenia di RSJ DaerahSurakarta. Derajat oral hygiene pada penelitian ini akan dilihat melalui skor Debris Index Simplified(DI-S).Subyek dari penelitian adalah 40 laki-laki penderita Schizophrenia, penderita sudah tenang,mampu berkomunikasi dengan baik dan masih memiliki gigi yang akan diperiksa yaitu, gigi 16, 11,26, 36, 31 dan 46. Subyek dilakukan pemeriksaan skor DI-S awal sebelum penyuluhan, kemudiandilakukan penyuluhan dengan penggabungan tiga media selama satu minggu dan dilakukanpemeriksaan skor DI-S akhir. Hasil penelitian dengan uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi (p)=0,001 skor DI-Ssebelum dan sesudah penyuluhan sehingga, (p)0,005 yang berarti bahwa metode penyuluhanmelalui media audio, visual dan audiovisual berpengaruh terhadap skor DI-S penderitaSchizophrenia.

Page 7 of 11 | Total Record : 107