cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 183 Documents
Anemia Dan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu A.Fahira Nur
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i2.11

Abstract

Latar Belakang & Tujuan : Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah yang termasuk besar di dunia, karena dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu, sehingga generasi penerus bangsa akan berpengaruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan anemia dengan kejadian berat badan lahir rendah di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu . Bahan dan Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan observasional Analitik dengan pendekatan Cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 91 responden yang ditentukan dengan teknik Accidential sampling. Analisis data yaitu uji che-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil : Ibu yang anemia yaitu 72,5% dan BBLR yaitu 40,7%. Anemia kategori berat yaitu 4,39%, sedang yaitu 37,3%, dan ringan yaitu 30,7%. Tingkat anemia berpengaruh signifikan terhadap berat badan lahir (ρ= 0,000). Anemia memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian berat badan lahir rendah (ρ= 0.000) di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu. Kesimpulan : Anemia pada ibu hamil memiliki korelasi yang positif terhadap berat badan lahir bayi dan berhubungan dengan kejadian berat badan lahir rendah
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi Pada Usia 20-44 Tahun Di Puskesmas Kawatuna Kota Palu Ayu Astari Puspitasari
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2018): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v2i2.12

Abstract

Latar Belakang & Tujuan : Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat serius yang mendekati prevalensi tinggi. Penyakit hipertensi telah membunuh 1,5 juta orang setiap tahunnya di Asia Tenggara. Puskesmas Kawatuna merupakan puskesmas yang memiliki prevalensi hipertensi tertinggi pada tahun 2016 dari 13 puskesmas yang ada di Kota Palu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebiasaan mengonsumsi buah dan sayur, kebiasaan mengonsumsi kopi, kebiasaan merokok dan IMT (Indeks Massa Tubuh) sebagai faktor risiko kejadian hipertensi pada usia 20-44 tahun di Puskesmas Kawatuna Kota Palu. Bahan dan Metode : Jenis penelitian ini adalah case control study. Pengambilan sampel untuk kelompok kasus menggunakan teknik total sampling sedangkan untuk kelompok kontrol menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat Hasil: Kebiasaan mengonsumsi buah dan sayur merupakan faktor risiko kejadian hipertensi (OR = 3,381 (1,840-6,214)), kebiasaan mengonsumsi kopi merupakan faktor risiko kejadian hipertensi (OR = 2,234 (1,102-4,532)), IMT merupakan faktor risiko kejadian hipertensi (OR = 3,474 (1,820-6,629)) dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko kejadian hipertensi namun tidak bermakna (OR = 1,725 (0,680-4,380)). Kesimpulan : Kebiasaan kurang mengonsumsi buah dan sayur, kebiasaan mengonsumsi kopi berlebih dan IMT >25 kg/m2 merupakan faktor risiko kejadian hipertensi
Hubungan Antara Konsumsi Makan, Status Gizi, dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Pre Menstrual Syndrome Ari Arty Abriani; Farida Wahyu Ningtyias; Sulistiyani Sulistiyani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i1.13

Abstract

Latar Belakang: Pubertas pada remaja putri ditandai dengan menstruasi yang terdapat beberapa gangguan, salah satunya Pre Menstrual Syndrome (PMS). Studi pendahuluan yang dilakukan menunjukkan bahwa 95,24% remaja putri di SMK Negeri 1 Jember mengalami PMS. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara konsumsi makanan (vitamin B6, kalsium, magnesium), status gizi, dan aktivitas fisik dengan kejadian PMS pada remaja putri di SMK Negeri 1 Jember. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik analisis menggunakan uji chi-square. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) , kuesioner Food Recall, angket PMS (Lembar Catatan Harian), angket Physical Activity Level (PAL), dan lembar observasi pengukuran status gizi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsumsi makanan sumber vitamin B6 (77,1%), kalsium (74,7%), dan magnesium (72,3%) adalah defisit, status gizi normal (55,4%), aktivitas fisik ringan (57,8%), dan mengalami PMS ringan (61,5%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat konsumsi makanan sumber vitamin B6 (p=0,000), kalsium (p=0,000), magnesium (p=0,020), dan aktivitas fisik (p=0,000) dengan kejadian PMS. Sebagian besar remaja putri termasuk usia remaja menengah, memiliki tingkat konsumsi makanan (vitamin B6, kalsium, magnesium) yang defisit, status gizi normal, aktivitas fisik ringan, dan mengalami PMS ringan
Prevalensi Komponen Sindrom Metabolik Pada Pegawai Bumn PT Wijaya Karya Divisi IV Surabaya Ulinnuha Qurrota Ayunin; Endang Retnowati; Jongky Hendro Prayitno
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i1.14

Abstract

Latar Belakang: Sindrom metabolik merupakan sekumpulan faktor risiko yang ditemukan muncul bersamaan yakni perpaduan antara adanya kenaikan kadar glukosa darah, abnormalitas profil lemak, tekanan darah tinggi, dan obesitas abdomen. Prevalensi sindrom metabolik pada pegawai di Indonesia sebesar 24,4% dan cenderung meningkat terutama pada usia pekerja yang relatif muda. Seseorang dapat dikatakan menderita sindrom metabolik apabila memilik minimal tiga dari lima kriteria yang dikeluarkan oleh NCEP ATP III. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi komponen sindrom metabolik pada para pegawai dan diharapkan dapat menjadi data awal dalam upaya pencegahan dan pengobatan. Metode: Penelitian deskriptif terhadap 70 pekerja yang berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan tahunan dilakukan oleh PT Wijaya Karya Divisi IV Surabaya periode Oktober 2016. Variabel yang dianalisis meliputi prevalensi sindrom metabolik, komponen, usia, jenis kelamin, dan pekerjaan lokasi. Data yang didapat kemudian dipaparkan dalam tabel distribusi. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan bahwa prevalensi sindrom metabolik pada pegawai adalah 22.1% dengan laki – laki sebagai jenis kelamin terbanyak (93.3%) dan kelompok usia terbanyak adalah 31 – 40 tahun (33.3%). Pekerja di dalam kantor memiliki prevalensi lebih besar (66.7%) daripada pekerja lapangan. Jumlah penanda sindrom metabolik yang terbanyak sindrom metabolik ditemukan adalah 3 penanda (66.7%) dengan urutan dari yang terbanyak ditemukan adalah kadar trigliserida (35.5%), tekanan darah (32.4%), kadar kolesterol HDL (26.5%), kadar glukosa darah puasa (23.5%) dan lingkar perut (21.3%). Kesimpulan: Prevalensi sindrom metabolik di kalangan pekerja adalah 22,1% yang menunjukkan lebih dari seperlima populasi pekerja memiliki masalah kesehatan serius yang harus ditindaklanjuti
Pengaruh Pemberian Jus Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Finda Khoirun Nisa; Farida Wahyu Ningtyias; Sulistiyani Sulistiyani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i1.15

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang perlu diperhatikan karena angka prevalensinya yang tinggi. Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung kalium, flavonoid, dan vitamin C yang dapat menurunkan tekanan darah. Kulit buah naga mengandung zat pentacyclic, triyepene, dan taraxast yang dapat melenturkan pembuluh darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh pemberian jus buah naga merah dengan penambahan kulit buah naga merah sebanyak 20% terhadap penurunan tekanan darah. Metode: Jenis penelitian ini adalah quacy experimental dengan rancangan non equivalent control group design. Penelitian ini menggunakan 36 subjek berusia 18-40 tahun, dengan tekanan darah optimal, normal, dan normal tinggi. Subjek penelitian kemudian dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberi jus buah naga merah sebanyak 200 ml yang berasal dari 100 gram daging buah naga merah dan kulit buah naga merah sebanyak 20% yang diberikan 2 kali sehari selama 3 hari. Pada kelompok kontrol tidak diberi perlakuan, hanya dilakukan kontrol tekanan darah pretest dan posttest.Analisis statisitik menggunakan uji Independent t-test, Mann-Whitney, Dependent t-test dan Wilcoxon. Hasil: Kelompok perlakuan mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik sebesar 6,11 ± 6,31 mmHg (p=0,002) dan 3,33 ± 4,53 mmHg (p=0,189). Kesimpulan: Pemberian jus buah naga merah dengan penambahan kulit buah naga merah sebanyak 20% efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik.
Karakteristik Sensori dan Kimiawi Non-Meat Burger Patties Berbasis Kearifan Pangan Lokal Dzul Fadly; Sulvi Purwayantie
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i1.16

Abstract

Latar belakang: Tren konsumsi masyarakat yang cenderung tinggi dalam mengkonsumsi makanan cepat saji terus meningkat tiap tahunnya. Hal ini menjadi dasar bagi pengembangan produk cepat saji berbahan dasar pangan lokal agar konsumsi bahan makanan lokal nantinya dapat ditingkatkan. Tujuan: Kajian ini merupakan untuk pengembangan produk bahan pangan lokal, yaitu kacang merah, jagung, maupun jamur tiram menjadi non-meat burger patty yang merupakan bagian dari makanan cepat saji. Metode: Studi ini bersifat eksperimental dengan desain Rancangan Acak lengkap. Bahan utama pembuatan produk adalah kacang merah, jagung, dan jamur tiram. Analisis sensori yang terdiri atas uji hedonik dan mutu hedonik dilakukan dengan menggunakan skala visual analog scale. Terdapat tiga formulasi, yaitu formulasi F1 rasio 30 g kacang merah : 30 g jagung : 40 g jamur, F2 rasio 30 g kacang merah : 40 g jagung : 30 g jamur, dan F3 rasio 40 g kacang merah : 30 g jagung : 30 g jamur. Hasil: Hasil uji hedonik dan mutu hedonik terhadap tiga formulasi produk pada lima parameter, yaitu rasa, warna, aroma, tekstur, dan keseluruhan memperlihatkan nilai yang tidak berbeda signifikan secara statistic pada P < 0,05. Analisis karakteristik kimiawi dilakukan terhadap komposisi proksimat yang meliputi kadar air, protein, lipid, abu, dam karbohidrat. Produk terpilih, yaitu F2 memiliki kadar air 64,17 ± 0,11 %; lemak 4,24 ± 0,06 %; protein 10,36 ± 0,27 %; abu 6,57 ± 0,19 %; dan karbohidrat 14,66 ± 0,38 %. Simpulan: Dengan demikian, produk ini dapat menjadi salah satu alternative diversifikasi pangan berbasis kearifan pangan lokal
Perbedaan Tingkat Kepuasan Makan Pasien Di Rumah Sakit Bersertifikat Halal Dengan yang Belum Bersertifikat Halal Arina Zulfa Azizah; Joyetti Darni; Mira Dian Naufalina
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i1.17

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk keragaman produk, kualitas produk, kualitas layanan, fasilitas yang memuaskan, lokasi, harga dan label halal. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan kepuasan makan pasien di rumah sakit bersertifikat halal dengan yang belum bersertifikat halal. Metode: Metode penelitian termasuk studi komparatif dengan sampel independen menggunakan desain cross-sectional yang dilakukan pada 134 responden (67 responden di Rumah Sakit Islam Sultan Agung dan 67 responden di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah). Penelitian dilakukan pada target sempel yaitu semua pasien yang menjalani perawatan di ruang perawatan Kelas II dan III. Analisis menggunakan uji Mann Whitney. Penilaian kepuasan pasien dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Tingkat kepuasan pasien dalam penyelenggaraan makanan di Hospital Certified Halal (HCH), menunjukkan 50,7% responden puas dan 49,3% responden merasa sangat puas sedangkan pada penyelenggaraan makanan di Non Certified Hospital (NCH) 100 % responden puas dengan penyelenggaraan makananan di NCH. Kesimpulan: Ada perbedaan tingkat kepuasan makan pasien di rumah sakit bersertifikat halal dengan yang belum bersertifikat halal halal be p-value <0,005.
Karakteristik dan Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Kurnia Kurnia
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2019): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i1.18

Abstract

Latar Belakang: ASI merupakan makanan yang terbaik untuk bayi namun cakupan ASI eksklusif masih tidak sesuai dengan standar target nasional (minimal 80%). Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik dan pengetahuan ibu nifas tentang inisiasi menyusu dini. Metode: Penelitian deskriptif dengan populasi ibu nifas berjumlah 29 orang di Bidan Praktek Mandiri Murni Basri pada tahun 2018. Teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner secara terstruktur kepada responden.Instrumen penelitian terdiri dari 15 pertanyaan berbentuk multiplechoice. Hasil: Karakteristik Ibu nifas yaitu umur yang tertinggi yaitu 30-33 tahun (27,6%), pendidikan yaitu kelompok pendidikan SMA (48,3%), pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (93,1%), dan jumlah anak yaitu 1 anak (55,2%). Pengetahuan ibu nifas tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebagian besar dikategorikan masih kurang(55,17%). Kesimpulan: Secara umur ibu nifas sudah berumur > 30 tahun dengan pendidikan termasuk kategori tinggi dan bekerja sebagai ibu rumah tangga serta pengetahuan ibu nifas tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebagian besar dikategorikan masih kurang.
Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Gizi Seimbang Pada Remaja Nuryani Nuryani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i2.19

Abstract

Pengetahuan, sikap dan praktek gizi seimbang akan berdampak terhadap status gizi remaja, sehingga dibutuhkan instrument pengukuran yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai validitas dan reliabilitas kuesioner pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang pada kelompok remaja. Metode penelitian adalah penelitian deskriptif dilakukan di SMPN 02 Limboto dengan jumlah sampel 30 siswa diambil secara accidental sampling. Analisis data validitas mengunakan korelasi pearson, sementara uji reliabilitas menggunakan internal reliability (cronbach α) dan eksternal reliability (test – retest) yang dilakukan berselang 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan dari 21 item pertanyaan pengetahuan gizi terdapat 2 item pertanyaan yang tidak valid, 27 item pertanyaan Que CA terdapat 2 item yang tidak valid, 15 item pernyataan sikap gizi seimbang terdapat 2 item yang tidak valid, 13 item pernyataan perilaku gizi seimbang yang valid. Uji internal reliability pengetahuan gizi seimbang, pengetahuan Ques CA, sikap dan perilaku gizi seimbang (cronbachα = 0,687; 0,653; 0,680 dan 0,725 berturut – turut), eksternal reliability dengan test – retest pengetahuan gizi seimbang, pengetahuan Ques CA, sikap dan perilaku gizi seimbang (r = 0,564; 0,642; 0,233 dan 0,683 secara berturut – turut), tidak terdapat perbedaan secara signifikan rata – rata skor pada pengukuran test 1 dengan tes 2. Kesimpulan validitas dan reliabilitas kuesioner tergolong baik.
Efektivitas Intervensi Pendidikan Gizi Pada Program Suplementasi Besi Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Baiq Fitria Rahmiati; Wayan Canny Naktiany; Junendri Ardian
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v3i2.20

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi mikro yang banyak terjadi di seluruh dunia terutama pada kelompok usia remaja putri. Prevalensi anemia pada remaja putri sampai 22.2% (Riskesdas 2013). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan gizi pada siswa terkait pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap suplementasi tablet tambah darah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan intervensi pendidikan gizi pada remaja putri tingkat Sekolah Menengah Atas pada bulan September 2019. Analisis data menggunakan uji t test untuk melihat keberhasilan pendidikan gizi setelah diberikan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan dalam nilai dan tingkat pengetahuan dari remaja putri (p <0,05), nilai sikap dari remaja putri (p <0,05). Jumlah konsumsi tablet tambah darah meningkat setelah pemberian edukasi gizi. Dengan demikian intervensi pendidikan gizi dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri.

Page 2 of 19 | Total Record : 183