cover
Contact Name
Bohari
Contact Email
Bohari
Phone
-
Journal Mail Official
ghidzajurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta Km.9. Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 26152851     EISSN : 26227622     DOI : -
Core Subject : Health,
GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk artikel penelitian empiris dan teoritis dibidang gizi dan kesehatan.
Articles 208 Documents
Analisis Indeks Glikemik Minuman Sereal Tentara Nasional Indonesia Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Jasmine Ramadina Djumantara; Muhammad Nur Hasan Syah; Dian Luthfiana Sufyan
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v4i2.137

Abstract

Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan alat pertahanan negara yang memiliki banyak tugas di lapang. Dalam menjalankan setiap tugasnya, setiap prajurit TNI dituntut untuk memiliki kondisi kesehatan yang baik dan prima. Selama menjalankan tugasnya di lapang, prajurit TNI memerlukan makanan yang mudah dan cepat dikonsumsi serta padat akan energi. TNI sudah mengembangkan salah satu produk minuman sereal yang padat energi dan mudah penyajian, yaitu imukal. Namun informasi terkait produk tersebut masih terbatas, terutama bagaimana kecepatan minuman sereal dirubah menjadi glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa indeks glikemik serta beban glikemik minuman sereal imukal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu desain studi eksperimental. Pada penelitian ini menggunakan 14 responden penelitian yang terdiri dari 7 perempuan dan 7 laki-laki. Kadar glukosa darah responden diperiksa setelah mengonsumsi pangan standar berupa glukosa murni dan pangan uji berupa produk imukal. Hasil analisis kandungan gizi didapatkan dalam setiap kemasan produk imukal (35 gr) mengandung 0,89 gram air, 1,03 gram abu, 3,11 gram protein, 6,04 gram lemak, 23,93 gram karbohidrat, serta 162,48 kkal energi. Indeks glikemik produk imukal 89,98 (SD±28,55) yang termasuk kategori indeks glikemik tinggi. Sedangkan beban glikemik produk imukal 21,53 (SD±6,83) yang termasuk kategori beban glikemik tinggi.
Analisis Kandungan Zat Gizi Tepung Tulang Ikan Sidat (Anguila sp) Ahmil Ahmil; Hepti Muliyati; Opyn Mananta
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.138

Abstract

Pemanfaatan limbah tulang ikan salah satunya adalah dibuat tepung. Pengolahan dalam bentuk tepung bertujuan untuk memperpanjang daya awet dan daya simpan. Tepung ikan dapat ditambahkan pada produk ekstrusi, roti, biskuit dan kue kering. Namun pemanfaat tepung tulang ikan sidat menjadi bahan pangan masih sangat kurang. Oleh karena itu, perlunya dilakukan penelitian pendahuluan terkait analisis kandungan gizi pada tepung tulang ikan sidat tersebut. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan, yaitu tahap pembuatan tepung dan tahap analisis zat gizi. Analisis zat gizi dilakukan di Laboratorium Saraswanti Indo Genetech (SIG) Bogor meliputi Kadar abu dianalisis dengan metode SNI 01-2891-1992, 6.1; kadar air dianalisis dengan metode SNI 01-2891-1992, poin 5.1; protein dianalisis dengan metode 18-8-31/MU/SMM-SIG (Kjeltec); lemak total dianalisis dengan metode 18-8-5/MU/SMM-SIG (Weilbull); energi dari lemak dianalisis dengan metode kalkulasi; energi total dianalisis dengan metode kalkulasi; karbohidrat dianalisis dengan metode 18-8-9/MU/SMM-SIG; Besi dianalisis dengan metode 18-13-1/MU/SMM-SIG (ICP OES), Seng dianalisis dengan metode 18-13-1/MU/SMM-SIG (ICP OES); Kalsium dianalisis dengan metode 18-13-1/MU/SMM-SIG (ICP OES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung tulan ikan sidat menandung kadar abu 44.14%, kadar air 5.98%, protein 34.08%, lemak total 9.14%, karbohidrat 6.66%, besi 20.45 mg/100 g, seng 10.34 mg/100 g, dan kalsium 18325.13 mg/100 g. Kesimpulannya tepung tulang ikan sidat mengandung kadar abu, protein, dan kalsium yang sangat tinggi dibandingkan zat gizi lainnya.
Formulasi Tepung Sukun Dan Formula Tempe Dalam Pembuatan Biskuit Pada Balita Wira Maria Ginting; Desi Meriahta; Jelita Manurung
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v4i2.149

Abstract

Tepung sukun merupakan tepung yang bebas gluten sehingga baik digunakan sebagai alternative dalam pembuatan biscuit didapupadankan dengan formula tempe, dimana kandungan formula tempe tinggi akan protein yang kaya akan asam amino esensial. Formulasi tepung sukun dan formula tempe diolah menjadi biscuit sukun dan tempe (SUTE) menjadi panganan sehat yang diperuntukkan kepada anak balita dan tidak menutup kemungkinan menjadi pangan sehat bagi masyarakat Indonesia. Penelitian ini mengenai pemanfaatan buah sukun dan tempe sebagai bahan pangan fungsional bagi anak balita oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap setiap formulasi biscuit SUTE. Setiap formulasinya dilakukan uji proksimat dan dilakukan uji organoleptic. Data dianalisis menggunakan analisis Duncan dan Kruskal Wallis Test. Pengambilan sampel menggunakan proposive sampling. Biskuit SUTE tersukai adalah formulasi sample 2 dengan formulasi tepung sukun 50 gr dan formula tempe 50 gr dengan penilaian uji organoleptic disukai. Kandungan gizi biscuit sute sampel 2 per 100 gr, protein 11,28%, kadar abu 1.43%, lemak 32,79%, air 8,87% dan karbohidrat 45,63%. Biscuit sute sampel 2 disukai karna mempunyai rasa dan aroma yang tidak begitu pahit dan langu dibandingkan biscuit sute sampel 1 dan biscuit sute sampel 3
Sistem Penyelenggaraan Makanan, Preferensi Menu dan Tingkat Kepuasan di PPLP Jawa Barat Aditya Sagara Putra; Putri Ronitawati; Laras Sitoayu; Rachmanida Nuzrina; Vitria Melani
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.152

Abstract

Preferensi konsumen menggambarkan suatu kecenderungan perilaku konsumen pada pola konsumsi dan daya tarik mereka terhadap nilai-nilai yang disediakan oleh pihak penyelenggara makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisa penyelenggaraan makanan, hubungan preferensi menu dengan tingkat kepuasan makanan di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian Cross Sectional dengan metode survey observational. Sampel sebanyak 81 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa statistik menggunakan Uji Korelasi Pearson. Penelitan ini menunjukkan bahwa preferensi menu memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.000), tidak ada hubungan antara variasi menu dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.630), penampilan makanan memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.000), dan rasa makanan memiliki hubungan dengan tingkat kepuasan makanan (p=0.000). Semakin pihak institusi memperhatikan preferensi menu atlet, maka atlet akan merasa puas dengan penyelenggaraan makanan yang disediakan institusi
Perbedaan Kualitas Non Ketogenik dan Diet Ketogenik Pada Wanita Usia Subur Milka Alana Sabu; Mertien Sa'pang; Harna Harna; Rachmanida Nuzrina; Putri Ronitawati
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v4i2.154

Abstract

Gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor penyebab utama dari gangguan kesehatan, meskipun ada penyebab lain seperti faktor genetik dan pencemaran lingkungan. Menurut data Riskesdas tahun 2013 dan 2018 terdapat peningkatan kasus obesitas pada perempuan. Diet digunakan sebagai salah satu alternatif untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah diet ketogenik yang banyak dijalankan untuk menurunkan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan kualitas diet non ketogenik dan diet ketogenik pada wanita usia subur. Penilaian kualitas diet menggunakan Diet Quality Index (DQI) dan uji statistik yang digunakan adalah T-test independent. Hasil penelitian ini menunjukkan pada kelompok diet ketogenik memiliki nilai komponen variasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelomok tidak diet, dan tidak ada perbedaan yang signifikan (p=0.890) pada kedua kelompok. Kelompok diet ketogenik juga memiliki nilai komponen kecukupan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok tidak diet dan tidak ada perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok (p=0.210). Untuk komponen moderasi, kelompok diet ketogenik memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok tidak diet, dan terdapat perbedaan yang signifikan (p=0.001) pada kedua kelompok. Nilai rerata komponen keseimbangan lebih tinggi pada kelompok tidak diet, dan ada perbedaan yang signifikan pada kedua kelompok (p=0.001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada perbedaan kualitas diet antara kelompok diet ketogenik dan kelompok tidak diet ketogenik
Kebiasaan Sarapan, Kualitas Tidur, Dan Dukungan Orangtua Terhadap Konsentrasi Belajar Selama Pandemi COVID 19 Sukma Wati; Harna Harna; Rachmanida Nuzrina; Laras Sitoayu; Lintang Purwara Dewanti
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.164

Abstract

Masalah yang sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar yaitu masalah konsentrasi penyebab anak sulit berkonsentrasi saat belajar adalah karena tidak tertarik dan tidak suka dengan materi yang dipelajari serta metode yang digunakan. Konsentrasi siswa pada usia sekolah dasar menjadi lebih selektif, beradaptasi, dan terencana. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi konsentrasi belajar ada dua yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi pskiologis dan fisiologis sedangkan faktor eksternal meliputi keadaan sosial dan non sosial yang termasuk kedalam faktor internal diantaranya kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dan dukungan orangtua. penelitian ini merupakan gabungan dari 3 faktor dominan yang berpengaruh secara langsung yaitu kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dan dukungan orangtua. Untuk melihat mana yang paling berhubungan dengan konsentrasi belajar. Untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dan dukungan orang tua terhadap konsentrasi belajar di SDN Karawaci 13 Kota Tangerang. Menggunakan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan observasi (pengamatan) dan wawancara. Adapun yang di observasi adalah kebiasaan sarapan, kualitas tidur, dukungan orang tua, serta konsentrasi belajar anak SDN Karawaci 13 Kota Tangerang. Sampel penelitian ini yaitu 68 Anak Usia Sekolah Dasar yang terdiri dari kelas 4 dan 5 SD. Uji statistik menggunakan uji chi- square. Dari penelitian ini karakteristik responden Menunjukkan bahwa responden penelitian mayoritas berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 39 orang (57,4%). Untuk frekuensi usia responden mayoritas siswa SDN Karawaci 13 Berusia 11 tahun sebanyak 34 orang (50%). Dan distribusi berdasarkan kelas siswa mayoritas siswa kelas 5 B sebanyak 23 orang (33,8%). Hasil uji statistik hubungan antara Kebiasaan Sarapan (0,040), dan Dukungan Orangtua (0,017) menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p≤0,05) Terhadap Konsentrasi Belajar. Terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan sarapan, dukungan orangtua terhadap konsentrasi belajar di SDN Karawaci 13 Selama Pandemi COVID 19, Tidak terdapat hubungan yang signifkan Antara kualitas tidur terhadap konsentrasi Belajar di SDN Karawaci 13 Selama Pandemi COVID 19.
Kepuasan Pasien Rawat Inap Terhadap Kualitas Pelayanan Makanan Di Instalasi Gizi Rsud Dr. M.M Dunda Limboto Nuryani Nuryani; Firdausi Ramadhani; Andjani Putri Lestari
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v4i2.165

Abstract

Pelayanan di rumah sakit bagian gizi adalah pelayanan gizi yang disesuaikan dengan keadaan pasien berdasarkan keadaan klinis, status gizi dan status metabolisme. Pasien yang dirawat rentan mengalami masalah gizi, sehingga asupan gizi yang memadai sangat penting dalam proses penyembuhan. Pelayanan makanan di rumah sakit sering diperhatikan oleh banyak pihak karena berkaitan dengan kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menilai gambaran kepuasan pada kualitas pelayanan distribusi makanan di instalasi gizi RSUD Dr M.M Dunda Limboto. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengambilan sampel secara purposive sampling, sehingga total sampel adalah sebanyak 110 sampel. Variabel dalam penelitian ini adalah kepuasan pelayanan makanan yang meliputi aspek wujud nyata (tangibles), kehandalan (realibility), kesigapan (responsivenees), jaminan (assurance), empati (empathy). Teknik analisis kepuasan pelayanan makanan responden dilakukan dengan cara analisis univariat. Penelitian menunjukkan responden perempuan (56,4%) lebih banyak dibandingkan responden laki – laki (43,6%). Pengukuran kepuasan dari aspek wujud nyata (tangibles) respon merasa sangat puas yakni 74,3% dan hanya 25,7% yang merasa puas, pada aspek kehandalan (realibility) puas 40,9% dan tidak puas 7,3%, pada aspek kesigapan (responsiveness) kurang puas 58,6% dan sangat puas 7,3%, pada aspek jaminan (assurance) puas 50,8% dan sangat puas 49,2%, aspek empati (empaty) kurang puas 49,1% dan sangat puas 14,5%. Pasien sebagian besar sangat puas pada aspek tangiable, puas pada aspek reliability, kurang puas pada aspek responsiveness, puas pada aspek assurance, dan kurang puas pada aspek empaty
Level Aktivitas Fisik dan Status Gizi Siswa SMA Pada Masa Pandemic Covid 19 (Studi Pada Siswa SMANOR Tadulako Kota Palu) Ikhwan Abduh; Kamarudin Kamarudin; Delvi Kristanti Liloi
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza: jurnal gizi dan kesehatan.v4i2.173

Abstract

Aktifitas fisik dan status gizi adalah dua komponen utama dalam menunjang prestasi olahraga siswa sehingga perlu menjadi perhatian terlebih dalam masa pandemic covid 19 seperti saat ini. Permasalah yang muncul adalah adanya wabah covid 19 yang merubah merubah tatanan kehidupan bermasyarakat sehingga berdampak pada pola aktifitas dan pola konsumsi gizi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk memberi gambaran secara umum tentang status gizi dan level aktifitas fisik Siswa di SMANOR Tadulako Palu dimasa pandemic covid 19. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik sampling acak sistematis dengan 2 kriteria yaitu kriteria inklusi dan ekslusi. Prosedur penelitian di lakukan dengan 2 tahap yaitu tahap pengambilan data dengan tahapan sosialisasi penelitian, pemilihan sampel, penimbangan berat badan dan pengukuran aktifitas fisik dengan menggunakan angket GPAQ. Instrument yang digunakan adalah angket Global Physical Actifity Questionaire (GPAQ), timbangan berat badan, dan meteran tinggi badan. Penelitian dilakukan di SMANOR Tadulako Sulawesi Tengah selama 3 bulan. Analisis data yang digunakan meliputi teknik analisis deskriptif (mean, distribusi frekuensi), dan uji korelasi pearson spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93.3% level aktifitas fisik siswa berkategori kurang, 6.7% siswa memiliki aktifitas fisik berkategori sedang, sedangkan status gizi normal sebanyak 56.4% namun terdapat beberapa siswa yang masuk dalam kategori obesitas tingkat 1 dan 2. Selain itu 34.9% jumlah siswa masuk pada kategori kurus. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa level aktifitas fisik siswa rendah dan status gizi siswa secara umum berkategori normal
Kecukupan Gizi, Pengetahuan, dan Anemia Ibu Hamil Eugidia Mayang Ghiffari; Harna Harna; Dudung Angkasa; Yulia Wahyuni; Lintang Purwara
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.186

Abstract

Selama masa kehamilan, terjadi pertumbuhan dan perkembangan janin menuju masa kelahiran. Salah satu masalah gizi yang sering terjadi selama kehamilan adalah anemia. Menurut data Riskesdas tahun 2013 prevalensi anemia kehamilan sebesar 37,1% dan mengalami peningkatan pada 2018 menjadi 48,9%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan tingkat kecukupan gizi (protein, zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C) dan tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan melibatkan 50 ibu hamil trimester II dan III di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk sebagai responden dengan pengambilan sample melalui teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square dengan menggunakan alternatif fisher’s exact test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebanyak 4% ibu hamil mengalami anemia . Sebagian besar memiliki tingkat asupan zat besi, asam folat, dan vitamin C yang kurang, serta tingkat pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil yang cukup. Hasil analisis bivariat menunjukan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan gizi (protein, zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C) dengan kejadian anemia (pvalue>0,05) dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kejadian anemia (p=1,000) . Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan gizi dan tingkat pengetahuan anemia dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Saran dalam penelitian ini adalah ibu hamil sebaiknya memperhatikan kecukupan zat gizi yang baik selama kehamilan (protein, zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C), serta menambah pengetahuan mengenai anemia untuk mencegah kejadian anemia.
Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Wanita tentang Masalah Gizi Kanker Payudara Lili Amaliah; Witri Witri; Farhan Refiana Hadiansyah
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v4i2.187

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang sering dijumpai dalam masyarakat Indonesia dan menempati tempat ke dua terbanyak setelah kanker leher rahim. Tingkat pendidikan mempengaruhi perilaku dan menghasilkan banyak perubahan, semakin tinggi tingkat pendidikan formal semakin tinggi pula kesadaran untuk berperilaku hidup sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi pendidikan dengan tingkat pengetahuan wanita tentang masalah gizi kanker payudara di RW 10 Benggala RSU Serang Kelurahan Cipare Serang. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dan dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 100 wanita menggunakan kriteria inklusi dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner berbentuk dichotomos choice. Teknik analisis yang digunakan adalah spearman’s rank pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik diperoleh nilai Rho +0,318 dan nilai signifikansi p= 0,012 yang berarti nilainya p< 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan wanita tentang masalah gizi kanker payudara. Semakin tinggi tingkat pendidikan semakin tinggi pengetahuan tentang masalah gizi kanker payudara

Page 5 of 21 | Total Record : 208