cover
Contact Name
Leo Rulino
Contact Email
Leo Rulino
Phone
-
Journal Mail Official
leorulino@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
ISSN : 2442501X     EISSN : 25412892     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP LANTAI 8B RSUD KOJA JAKARTA TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) Rosita Makdalena Lubis; Suci Oktaviani
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 1, No 2 (2015): JAKHKJ September 2015
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.359 KB)

Abstract

Abstrak Tingkat pengetahuan ( knowledge ) adalah hasil tahu dari manusia, yang sekedar menjawab pertanyaan “ what ”, misalkan apa air, apa manusia, apa alam, dan sebagainya. Perawat adalah seseorang yang telah menyelesaikan program pendidikan keperawatan baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Bantuan hidup adalah suatu usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kehidupan pada saat penderita mengalami keadaan yang mengancam nyawa atau kondisi kegawatdaruratan. Tujuan dari penelitian ini, ialah untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat Di Ruang Rawat Inap Lantai 8B RSUD KOJA Jakarta Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 orang dan menggunakan total sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dilakukan secara cross sectional. Hasil rata-rata gambaran tingkat pengetahuan perawat di Ruang Rawat Inap Lantai 8B RSUD KOJA Jakarta tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) berdasarkan variabel counfounding adalah baik (81%) . Hasil rata-rata dari gambaran tingkat pengetahuan perawat di Ruang Rawat Inap Lantai 8B RSUD KOJA Jakarta tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Berdasarkan Jumlah Responden adalah baik (81%). Maka dapat ditarik kesimpulan hasil yang didapatkan untuk gambaran tingkat pengetahuan perawat di Ruang Rawat Inap Lantai 8B RSUD KOJA Jakarta tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) adalah baik (81%). Kata kunci : Tingkat Pengetahuan, Perawat, BHD
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN GANGGUAN SKIZOPRENIA YANG BEROBAT JALAN DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKATANI KABUPATEN PURWAKARTA TAHUN 2013 Labora Sitinjak
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 2, No 1 (2016): JAKHKJ Maret 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.451 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh angka kejadian Skizofrenia yang berobat jalan di Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta yang cukup tinggi dengan urutan ke 1 setelah Nerosa, di takutkan kecemasan keluarga akan semakin meningkat yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit seperti ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tentang tingkat kecemasan keluarga dalam merawat klien dengan skizofrenia. Kecemasan adalah respon emosional terhadap penilaian yang menggambarkan keadaan khawatir, gelisah, takut, disertai berbagai keluhan fisik. Skizofrenia adalah suatu penyakit yang mempengaruhi otak dan menyebabkan timbulnya pikiran, persepsi, emosi, gerakan, dan perilaku yang aneh dan terganggu. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif, populasinya adalah 46 keluarga. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data di peroleh dari wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian Gambaran tingkat kecemasan keluarga dalam merawat klien dengan skizofrenia di UPTD Puskesmas Sukatani Kabupaten Purwakarta adalah hampir seluruh responden (70,73%) merasakan kecemasan yang sedang, hampir sebagian responden (21,95%) merasakan kecemasan ringan, dan hanya sebagian kecil responden (7,31%) merasakan kecemasan berat.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT MUSIK KLASIK DALAM KEHAMILAN DI RW 004 TANJUNG PRIOK JAKARTA UTARA TAHUN 2016 Friska Triani Siregar; Maemunah Maemunah
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 2, No 2 (2016): JAKHKJ September 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.71 KB)

Abstract

Abstrak Pengetahuan adalah hasil tahu dari manusia, Sedangkan ilmu bukan sekedar menjawab “what” dan “how”. Pengetahuan hanya bisa menjawab pertanyaan apa sesuatu itu. Gravida adalah wanita hamil. Gravida merupakan salah satu komponen dari status paritas. musik klasik yang mengandung nada berfluktasi antara nada tinggi dan nada rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Musik Klasik Dalam Kehamilan Di RW 004 Tanjung Priok Jakarta Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif dengan pendekatan metode Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen Penelitian yang peneliti gunakan yaitu kuesioner dengan skala Guttman terdiri dari 25 pernyataan. Hasil penelitian diketahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manfaat musik klasik adalah cukup (56%). Hasil gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil berdasarkan usia dengan usia terbanyak 19-30 tahun adalah cukup (45%). Hasil gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil berdasarkan pendidikan dengan tingkat pendidikan terbanyak SMA adalah baik (45%). Hasil gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil berdasarkan pekerjaan dengan sebagian besar responden ibu rumah tangga adalah cukup (77%). Hasil gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil berdasarkan suku dengan suku terbanyak sunda adalah cukup (46%). Dapat disimpulkan hasil dari penelitian tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manfaat musik klasik dalam kehamilan adalah cukup (56%). Kata kunci : Pengetahuan, ibu hamil, musik klasik
GAMBARAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG INFEKSI SALURAN KEMIH PASCA PEMASANGAN KATETER DI LANTAI 5 BLOK B RSUD KOJA JAKARTA UTARA Leo Rulino; Fahmi Al Jana
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 2, No 2 (2016): JAKHKJ September 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.172 KB)

Abstract

Abstrak Infeksi saluran kemih adalah inflamasi akut pada mukosa kandung kemih akibat infeksi. Sekitar 90% penyebab terjadinya infeksi saluran kemih (ISK) adalah E.coli (Sukandar, 2008), dan sekitar 10% terjadi karena ISK dengan pemasangan kateter (Heather, M. And Hannie, G. 2006). Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Perawat berdasarkan karekteristik pendidikan menunjukan bahwa dari 30 responden, dengan lama kerja 0-1 tahun dengan pendidikan D3 yang memiliki pengetahuan sangat baik sebanyak 2 orang (28,6%), pengetahuan baik sebanyak 4 orang (57,1%), dan yang memiliki pengetahuan cukup 1 orang (14,3%). Dengan lama kerja 1-5 tahun dengan pendidikan D3 yang memiliki pengetahuan sangat baik ada 12 orang (80,0%), dan yang memilliki pengetahuan baik sebanyak 3 orang (20,0%), dengan lama kerja 1-5 tahun dengan pendidikan S1 memiliki pengetahuan sangat baik sebanyak 3 orang (100,0%). Dengan lama kerja 5-≥10 tahun dengan tingkat pendidikan S1 yang memiliki pengetahuan sangat baik sebanyak 5 orang (80,0%), dang yang memiliki pengetahuan baik 1 orang (20,0%). Kata kunci : Pengetahuan, perawat, ISK, dan Pemasangan kateter
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP SIKAP CARING PERAWAT PELAKSANA DI PUSKESMAS WARAKAS JAKARTA UTARA TAHUN 2016 Labora Sitinjak; Elisabet Elisabet
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3, No 1 (2017): JAKHKJ Maret 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.012 KB)

Abstract

Kepuasan merupakan respon seseorang terhadap dipenuhinya kebutuhan dan harapan. Respon tersebut merupakan penilaian seseorang terhadap pelayanan pemenuhan kebutuhan dan harapan, baik pemenuhan yang kurang ataupun pemenuhan yang melebihi kebutuhan dan harapan (Koentjoro, 2007). Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yaitu penelitian yang berfungsi memberi gambaran fenomena yang terjadi dalam populasi tertentu di mana variabel-variabel yang termasuk faktor dan variabel-variabel yang termasuk efek diobservasi sekaligus pada waktu yang sama dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum (Notoatmodjo,2012). Analisa data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisa data univariat, yaitu analisa distribusi frekuensi dan persentase dengan tujuan melihat gambaran distribusi frekuensi dan persentasi dari gambaran tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Warakas Jakarta Utara. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Data Responden dengan tingkat pendidikan tidak sekola-SD 7 orang (32%), SMP-SMA 12 orang (55%) dan perguruan tinggi 3 orang (14%). Data Responden dengan jenis kelamin perempuan 14 orang (64%) dan laki-laki 8 orang (36%) Kesimpulan secara keseluruhan rata-rata kepuasan pasien teradap sikap caring perawat pelaksana di Puskesmas Warakas Jakarta Utara yaitu Tinggi: 64%.Kata kunci : Kepuasan, Pasien, penerapan sikap caring.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI RT 01/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA TAHUN 2016 Susihar Susihar; Fernandus Dapa Bulu
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3, No 1 (2017): JAKHKJ Maret 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.639 KB)

Abstract

Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini setelah orang melakukan penginderaan terhadap obyek tertentu. Penginderaan terjadi melalui panca indera manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa danraba. Sebagai besar pengetahuan manusia diper oleh melalui mata dan telingah. Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), di manasebagian besarinteraksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang dipengaruhi oleh lingkungan dan perilaku masyarakat. Penyakit demam berdarah disebut juga Dengue Haemorragic Fever (DHF) karena disertai gejala demam dan perdarahan. Metode pengumpulan data dilakukan secara cross sectional. Hasil penelitian riset tentang gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang penyakit DBD dengan katagori tinggi yaitu 60% dengan jumlah 12responden, sedangkan berdasarkan pendidikan lebih banyak tingkat pendidikan SD-SMP 70% dengan jumlah 14 responden.Kata kunci : Pengetahuan, Masyarakat, Demam Berdarah Dengue
PENGEMBANGAN FUNGSI DAN PERAN KEPALA RUANGAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT X Serri Hutahaean
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 4, No 1 (2018): JAKHKJ Maret 2018
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.076 KB)

Abstract

Abstrak Kepala ruangan seharusnya berkontribusi dalam pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) di ruang rawat, tetapi kenyataannya masih belum melakukan fungsi dan perannya dalam PPI. Artikel ini bertujuan menguraikan fungsi dan peran karu dalam PPI di RS X Jakarta. Metoda yang digunakan adalah studi kasus dan studi literatur. Responden terdiri dari satu kepala bidang keperawatan, 4 kepala ruangan, dan 20 perawat pelaksana. Hasil pengkajian dan analisis SWOT diketahui fungsi dan peran karu kurang dibutuhkan dalam pelaksanaan PPI. Karu kurang melibatkan diri dan menganggap kurang berpengaruh dalam pelaksanaan PPI. Hasil studi literatur menunjukkan peran perawat sebagai staf karu di ruang rawat yang melakukan asuhan keperawatan kepada pasien sangat berpeluang meningkatkan keberhasilan pengendalian infeksi. Belum terdapat referensi yang menjelaskan secara langsung fungsi dan peran karu dalam PPI. Rekomendasi untuk pihak manajer keperawatan RS agar meningkatkan fungsi karu sebagai manajer terdepan di ruang rawat melalui dukungan kebijakan dan fasilitas yang mendukung upaya tersebut. Kata kunci: fungsi dan peran, kepala ruangan, pelaksanaan PPI
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI WILAYAH RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN TAHUN 2015 Anni Suciawati
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3, No 2 (2017): JAKHKJ September 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3624.866 KB)

Abstract

Kanker payudara adalah tumor ganas pada payudara atau salah satu payudara, kanker payudara juga merupakan benjolan atau massa tunggal yang sering terdapat di daerah kuadran atas bagian luar, benjolan ini keras dan bentuknya tidak beraturan dan dapat digerakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara di wilayah rumah sakit umum kabupaten tangerang tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah study analitik dengan pendekatan case control. Populasi 192 dan sampel yang diambil sebanyak 65 kasus payudara dan 65 kontrol dengan subjek penelitian semua ibu yang terkena kanker payudara dan yang tidak terkena kanker payudara. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling insidental. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. Uji statistik yang digunakan yaitu univariat dengan cara presentase dan bivariat dengan cara Chi Square.Hasil penelitian distribusi frekuensi kejadian kanker payudara 65 (50%) yang mengalami kanker payudara, kategori usia > 30 tahun 57 (87,7%), kategori usia menarche 35 (53,8%), riwayat keluarga 25 (38,5%), penggunaan kb hormonal 27 (41,8%) dan kategori merokok 59 (90,8%). Hasil bivariat menunjukkan 5 variabel yang mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian kanker payudara yaitu umur (p=0,020; OR=2,943),  usia menarche (p=0,001; OR=3,375), riwayat keluarga (p=0,001; OR=5,179), penggunaan kb hormonal (p=0, 000; OR=6,987) dan terpapar asap rokok (p=0,009; OR=3,766. Simpulan penelitian ini terdapat hubungan antara variabel independen (usia, usia menarche, riwayat keluarga, penggunaan KB hormonal dan terpapar asap rokok). Diharapkan Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal khususnya bagi penderita kanker payudara dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat tentang upaya pencegahan kanker payudara.               Kata kunci : Angka Kejadian, Faktor yang Mempengaruhi, Kanker Payudara.
PENGEMBANGAN AWAL DIABETES SELF-MANAGEMENT INSTRUMENT (DSMI) VERSI INDONESIA Leo Rulino
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3, No 2 (2017): JAKHKJ September 2017
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4328.423 KB)

Abstract

Diabetes self-management instrument (DSMI) adalah skala pelaporan sendiri yang terdiri dari 35 pernyataan yang mencerminkan 5 domain yaitu: integrasi diri (self-integration), regulasi diri (self-regulation), interaksi dengan petugas kesehatan, periksa gula darah sendiri (self-monitoring), dan kepatuhan terhadap perawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji instrumen pengukuran perilaku self-management pasien diabetes mellitus tipe 2 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan 4 tahap, yaitu tahap translasi, focus group discussion, panel expert dan pilot study. Pada tahap translasi, 2 penerjemah bersertifikat menerjemahkan DSMI versi asli kedalam Bahasa Indonesia, dan diterjemahkan kembali kedalam Bahasa Inggris untuk memastikan persamaan semantik, konten dan tekniknya. Tahap kedua adalah tahap focus group discussion, 6 partisipan (55-74 tahun, lima orang berjenis kelamin perempuan, menderita DM tipe II selama 2-5 tahun, berpendidikan paling rendah SMA, tiga orang partisipan melakukan pemeriksaan ulang di Puskesmas dan tiga orang di Rumah Sakit), pada tahap ini, 13 pernyataan dibuang dan 1 pernyataan dibagi menjadi 2, sehingga total pernyataan dalam DSMI menjadi 23 yang telah sesuai dengan budaya di Indonesia. Tahap ketiga adalah tahap panel expert untuk mengkaji validitas rupa dan validitas konten pada 5 orang panelis (2 dokter, 2 perawat dan 1 ahli gizi), hasil dari panelis adalah tingkat agreement antar peneliti kuat (Kendall’s W = 0,840. Pada tahap pilot studi, 30 responden mengisi DSMI untuk mengukur internal consistency dan item-total correlations. Hasil pilot study menunjukkan bahwa terdapat konsistensi internal yang tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,902), dan setiap item memiliki nilai Cronbach’s Alpha 0,3 – 0,7. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah mengukur aspek psikometrik dengan uji exploratory factor analysis dan confirmatory factor analysis.Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Self-Management, Instrument
GAMBARAN TINGKAT STRES ANGKATAN XVIII AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA TERHADAP MATA KULIAH RISET KEPERAWATAN Leo Rulino; Lia Fahrunnisa; Dwi Nurul Sakdiah; Christy Yanhi
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 1, No 1 (2015): JAKHKJ Maret 2015
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.591 KB)

Abstract

Abstrak Stres merupakan emosi ganda (multi emotion) yang bukan emosi tunggal. stress adalah suatu perasaan yang ragu terhadap kemampuannya untuk mengatasi sesuatu karena persediaan yang ada tidak dapat memenuhi tuntutan kepadanya, hal ini disebabkan daya tahan stres yang berbeda-beda pada setiap orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat stres mahasiswa dalam penyusun Riset Keperawatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan tujuan untuk menggali secara luas tentang sebab-sebab atau halhal yang mempengaruhi terjadinya sesuatu. (Arikunto, 2010:14). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Angkatan XVII Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya yang berlokasi di Jakarta sebanyak 57 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 57 orang. Instrumen penelitian dengan angket. Data dianalisis dengan cara data yang diperoleh diurutkan (distribusi frekuensi) kemudian dibuat kategorisasi sehingga didapat tingkat stres ringan, sedang, dan berat. Berdasarkan analisis statistik diatas maka diketahui Tingkat Stres Mahasiswa Angkatan XVIII Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya yaitu: hampir seluruhnya dari responden (82.46%) mengalami tingkat stres sedang dan sebagian kecil dari responden (15.79%) mengalami tingkat stres berat dan dengan sebagian kecil dari responden (1,75%) mengalami tingkat stres ringan pada aspek fisiologis. Kata kunci : Tingkat Stres, Mahasiswa dan Riset Keperawatan.

Page 2 of 20 | Total Record : 196