cover
Contact Name
syamsul hadi
Contact Email
syamsul hadi
Phone
-
Journal Mail Official
agribest-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agribest
ISSN : 25811339     EISSN : 26154862     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
“JURNAL AGRIBEST” adalah Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian bidang Agribisnis, Sosial Ekonomidan bidang lainnya yang relevan terbit dua kali dalam setahun pada Bulan Maret dan September secara online dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
EFFICIENCY OF PRODUCTION COSTS AND ADDITIONAL VALUE OF GROWTH UNIT AND ORGANIC RICE MANUFACTURER OF INDEPENDENT ORGANIC RICE I IN THE VILLAGE OF LOMBOK KULON KECAMATAN WONOSARI BONDOWOSO DISTRICT Indira Rosandry Ajeng Syahputri; Triana Dewi Hapsari; Ebban Bagus Kuntadi
AGRIBEST Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v3i1.1940

Abstract

Organic Rice Processing and Production Unit of Tani Mandiri I is downstream agroindustry that produces organic rice to support organic rice farming in Lombok Village, Kulon. The research objective was to find out: (1) the production system (2) the efficiency of rice production costs and (3) the value of the added grain. The method used is a descriptive and analytical method. The sampling method uses purposive sampling. Data collection uses observation, structured interviews, and documentation studies. The results showed that (1) the procurement of raw materials had fulfilled the quantity and continuity aspects but had not fulfilled the quality aspect, the type of production applied by the intermittent type with the layout based on the process flow, the rice production process was not in accordance with the SOP at the drying, grinding, and sorting. (2) The use of rice production costs has been efficient with an efficiency value of 1.20. (3) Value-added Processing of GKP into GKG and GKG into packaged rice is positive, with the added value of IDR  40.73 per kg GKP and Rp 770.42 per kg GKG.
Model Peningkatan Daya Saing Kopi Robusta Bagi Petani Di Kabupaten Bondowoso Teguh Hari Santosa; Oktarina Oktarina; Danu Indra Wardhana
AGRIBEST Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v4i2.3405

Abstract

Daya saing kopi rakyat dari masyarakat pinggiran hutan umumnya rendah yang berakibat pada lemahnya ekonomi masyarakat. Upaya peningkatan daya saing kopi rakyat tersebut akan memperkokoh ekonomi masyarakat melalui perbaikan teknologi budidaya, pengolahan pasca panen, struktur industri dan kondisi permintaan terhadap kopi rakyat.    Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui daya saiang kopi robusta dikabupaten bondowoso. Untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan metode survei. Penelitian ini telah dilakukan di Kecamatan Sumber Wringin, Kabupaten Bondowoso selama 6 bulan pada tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:  daya saing kompetitif dan komparatif kopi rakyat hasil olah kering  adalah tinggi yang ditunjukkan dengan nilai PCR  0,4261  dan nilai DRCR 0,4397.  Kopi olah basah juga mempunyai daya saing  kompetitif tinggi dengan nilai PCR 0,3679, namun daya saing komparatif cukup tinggi dengan nilai DRCR 0,5135. Meskipun daya saing kompetitif dan komparatif tinggi, namun keuntungan rata-rata per hektar kopi rakyat olah kering hanya sebesar Rp 743.681/ha/bulan lebih kecil dari UMR Kabupaten Bondowoso dan memberikan kontribusi kepada pendapatan keluarga sebesar 33,96%.  Sedangkan kopi olah basah meskipun mempunyai daya saing komparatif dengan kategori cukup tinggi namun keuntungannya lebih tinggi, yaitu Rp 1.483.742/ha/tahun  dan mempunyai kontribusi 48,05% terhadap pendapatan keluarga. Terdapat enam sarana produksi yang diperlukan untuk meningkatkan daya saing kopi rakyat, yaitu sumberdaya manusia, teknologi, modal, bahan baku, mesin dan pasar.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO PRODUKSI USAHATANI PEPAYA DI KECAMATAN LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER Ganang Febriawan; Syamsul Hadi; Fefi Nurdiana Wijayanti
AGRIBEST Vol 2, No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v2i2.1621

Abstract

Tingkat keberhasilan produksi tanaman pepaya dari pada jenis buah-buahan lain dapat ditentukan oleh produksi optimal yang dicapai oleh petani pepaya. Tercapainya produksi yang tinggi maupun rendah dapat menjadi dugaan indikasi yang menunjukan adanya faktor-faktor risiko produksi usahatani pepaya. Adanya risiko produksi berpengaruh terhadap hasil panen pepaya dan berimplikasi  lebih lanjut terhadap pendapatan petani. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengidentifikasi pengaruh faktor-faktor internal dan eksternal terhadap risiko produksi usahatani pepaya; dan (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani pepaya. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Pendekatan analisis data yang digunakan adalah pendekatan fungsi variance produktivitas dan fungsi keuntungan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa: (1) Penggunaan faktor risiko produksi pupuk anorganik, tenaga kerja, pestisida padat, pestisida cair dan musim dapat meningkatkan risiko produksi pada taraf signifikansi 20%, sementara di lain sisi bahwa penggunaan bibit, pupuk organik dan pupuk buah dapat menurunkan risiko produksi, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap usahatani pepaya. (2) Faktor produksi, harga jual, biaya tenaga kerja, biaya saprodi dan biaya lahan berpengaruh secara signifikansi 1%, sedang-kan faktor musim berpengaruh tidak signifikan terhadap keuntungan usahatani pepaya.
Marketing Analysis Of Lele Dumbo Fish (Clarias Gariepinus) In Mojomulyo Village, Puger Distict Teguh Hari Santosa; Wilda Alfi Kurniasari; Saptya Prawitasari
AGRIBEST Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v4i1.2833

Abstract

Catfish is a freshwater fish that has economic value. One of the centers of African catfish farming was in the Village of Mojomulyo, District of Puger. This purpose of this study were: find out how many types of marketing channels of African catfish, the tasks and functions of the marketing institutions involved, analyze the efficiency of marketing of African catfish. This research method was amethod descriptive and survey with the location chosen deliberately, namely in the Village of Mojomulyo, District of Puger. Sampling was carried out using themethod Proposionate Cluster Random Sampling, respondents from marketing institutions were determined by themethod Snowball sampling. Data collection techniques using interview techniques. Data analysis uses marketing margin analysis and farmer's share. The results of the study were: there were 3 patterns of marketing channels for African catfish in Mojomulyo Village, Puger District, showing marketing channels 1 level (farmers - collectors - consumers), marketing channels 2 level (farmers - collectors - big traders - consumers) and marketing channels 3 level (farmers - collectors - wholesalers - retailers - consumers). The highest marketing efficiency of catfish in Mojomulyo Village, Subdistrict of Puger, Jember Regency was found in the marketing channel 1 level with a margin of Rp 3000 per kg and the Farmer's share highestof 82.86%. The 2-level marketing channel margin value is Rp 4,620 per kg with a Farmer's share value of 75.95%, while the lowest marketing efficiency was in the 3-level marketing channel with the highest margin value of Rp9,265 per kg and the Farmer's share lowestof 60.14%. The marketing of catfish in Mojomulyo Village, subdistrict of Puger was efficient, because farmer’s share of 1 level, 2 level and 3 level of marketing channel was more than 50%.
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI SEMANGKA DI DESA MAYANGAN KECAMATAN GUMUKMAS KABUPATEN JEMBER Luluk Rofiqoh; Titin Agustina; Rudi Hartadi
AGRIBEST Vol 2, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v2i1.1369

Abstract

Desa Mayangan sudah lama membudidayakan semangka akan tetapi masih terjadi kendala diantaranya tingkat produktivitas yang masih rendah, kapasitas produksi yang menurun, kondisi iklim dan cuaca yang tidak menentu.  Tingkat produktivitas yang rendah dapat berhubungan dengan penggunaan faktor produksi serta tingkat efisien petani dalam menggunakan input yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat produksi, (2) efisiensi teknis usahatani semangka, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi teknis usahatani semangka di Desa Mayangan Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Metode dalam penelitian menggunakan data deskriptif dan analitis dengan pengambilan contoh dilakukan dengan cara Proportionate stratified random sampling, sehingga terpilih 50 sampel petani semangka berdasarkan tingkatan luas lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi semangka di Desa Mayangan adalah luas lahan (X1), tenaga kerja (X2), pupuk organik (X3), pupuk kimia (X4), dan bibit (X5), sedangkan pestisida cair (X6) dan pestisida padat (X7) tidak berpengaruh nyata. (2) Tingkat efisiensi teknis petani semangka secara keseluruhan dalam penggunaan faktor produksi semangka di Desa Mayangan dengan rata-rata sebesar 0,68. (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi teknis secara parsial dalam usahatani semangka di Desa Mayangan adalah pengalaman petani (tahun) dan dummy keikutsertaan kelompok tani.
FACTORS THAT INFLUENCE THE LEVEL OF FOOD SECURITY OF RICE PARMERS HOUSEHOLDS IN PATOKBEUSI DISTRICT SUBANG REGENCY WEST JAVA Lies Sulistyowati; Slamet Yuliyadi
AGRIBEST Vol 3, No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v3i2.2541

Abstract

Food is a basic human need that adequacy is a top priority. Stability in a country will be good when food for people assured. Therefore, food security becomes important things. Food security at the household level is the  important thing because food security begins with the smallest level. In this case, the household food security of farmers is also interesting to note because they are a food producer. Patokbeusi District, Subang Regency is one of the potential rice producers, but the dynamics of land tenure affect the food security of farm households. This study aims to determine the major rice production which influence the level of household food security of farmers and socio-economic factors that influence it. The research method used is a survey technique using primary and secondary data. The sampling method uses stratified  random sampling with 97 respondents consisting of rice farmers. The analysis technique uses logistic regression and descriptive techniques. The results from this study as follow: characteristics of farmers are farmers with medium land, with a level of high school education, aged over 40 years, and production average  6.6 tonnes ha/year. Rice farmers in Patokbeusi classified as food secure with indicators of accessibility, continuity, stability, and quality of food. While, the socio-economi factors that influence the rate of household food security is the level of education of farmers and the amount of expenditure to food.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI MANGGA GADUNG DI DESA BAYEMAN KECAMATAN ARJASA KABUPATEN SITUBONDO Abdullah Muhlis; Djoko Soejono; Sri Subekti
AGRIBEST Vol 1, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v1i1.1175

Abstract

Komoditas mangga gadung merupakan salah satu komoditas unggulan yang dibudidayakan di Kabupaten Situbondo. Desa Bayeman Kecamatan Arjasa merupakan sentra produksi mangga gadung di Kabupaten Situbondo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Penentuan daerah penelitian menggunakan purposive method. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dan deskriptif. Metode pengambilan contoh menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 38 petani. Analisis data menggunakan analisis pendapatan dan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo adalah menguntungkan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp. 18.435.656,95/ha/tahun. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani mangga gadung di Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo yang berpengaruh nyata pada taraf kepercayaan 95% adalah jumlah produksi, harga jual, biaya obat-obatan, biaya tenaga kerja dan pendidikan, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh nyata adalah biaya pupuk dan pengalaman.
INCOME DISTRIBUTION of HOUSEHOLD RICE FARMERS in THE SIAM EPANG VARIETY in SERUYAN HILIR DISTRICT SERUYAN REGENCY Lili Winarti; Rokhman Permadi
AGRIBEST Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v3i1.1945

Abstract

Increased production of lowland rice from the Siam Epang variety  in Seruyan Hilir  Sub District is expected to increase income for farmer households, and in the production of each farmer - different because there are several influencing factors including land area, seeds, labor, amount of fertilizer, and the number of pesticides used, with the difference will affect the amount of income received by farmer households. The purpose of this study was to analyze the income distribution of households of Siam Epang rice farmers in Seruyan Hilir Sub District. This research method uses a survey method using a questionnaire to collect primary data, the number of respondents in this study were 86 respondents, to analyze family income distribution using the Gini Ratio coefficient and Lorenz curve to visually describe income distribution. Based on the results of the research described in the previous section, it can be concluded that the distribution of household income of rice farmers in the Siam Epang  variety in Seruyan Hilir  sub-district is 0.59, which means that farm household income is unevenly distributed and has high inequality.
Analisis Pemasaran Lebah Madu Klanceng (Trigona sp.) di Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung pada Masa Pandemi Covid-19 Nastiti Winahyu; Fajar Amirudin; Imazunita Nur Azizah
AGRIBEST Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v5i1.4198

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran komoditas lebah madu klanceng (Trigona sp.) di Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung. Penentuan responden dipilih menggunakan metode purposive sampling (32 peternak anggota kelompok tani hutan), snowball sampling (2 pedagang pengecer) dan accidental sampling (3 konsumen). Terdapat 2 pola saluran pemasaran. Pola saluran I produk madu : peternak – konsumen. Pola saluran II produk madu: produsen – pedagang pengecer – konsumen. Hasil analisis menunjukkan pemasaran langsung lebih efisien. Saluran Pola I memperoleh producer’s share dan rasio efisiensi keuntungan terhadap biaya yang lebih tinggi sebesar 100 persen dan 26,63 dibanding Pola II sebesar 90 persen dan 18.01.
ANALISIS TREND DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI GULA DI PG. WRINGIN ANOM KABUPATEN SITUBONDO Handa Aprisco; Fefi Nurdiana Widjayanti; Teguh Hari Santosa
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v1i2.1147

Abstract

Pabrik gula merupakan  pelaku agribisnis pengolah tanaman tebu dan salah satu sektor yang berperanan penting dalam industri pergulaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui trend luas lahan tebu, produksi dan produktivitas gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo dan (3) mengukur tingkat efisiensi biaya di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo. Data dianalisis dengan analisis trend, analisis Cobb-Douglas (uji-t, uji-F, uji Adjusted R2) dan analisis RC-Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) trend luas lahan tebu, produksi dan produktivitas gula di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo dari tahun 2001-2015 memiliki kecenderunagn  meningkat; (2) faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula secara signifikan adalah bobot tebu, rendemen dan tenaga kerja. (3) Penggunaan biaya di PG. Wringin Anom Kabupaten Situbondo menunjukkan tingkat efisien antara tahun 2010-2015 kecuali pada tahun 2010 dan 2013 mengalami inefisiensi biaya.