cover
Contact Name
Prof. Dr. Widayat, ST., MT.
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pkh@live.undip.ac.id
Editorial Address
Pusat Kajian Halal Universitas Diponegoro UPT Lab Terpadu Lt 3 Jl. Prof. Sudarto SH. Tembalang 50275 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesia Journal of Halal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 2623162X     EISSN : 26564963     DOI : https://doi.org/10.14710/halal
The Indonesian Journal of Halal (IJH) accepts articles in bahasa and English by lifting up several topics of halal studies such as Halal Management, Halal Law, Halal Economic Studies. halal products, services, tourism and Sharia. Other topics can be related to halal products and processes such as; Food Technology, Process Technology, Pharmacy, Cosmetics, Drugs, Slaughtering and Meat as well as matters correlated with halal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
Analisis Indeks Literasi Halal Siswa Sekolah Menengah Atas di Provinsi Jawa Barat Nazmudin, Hilman Yusuf; Wulandari, Ismi Ayu; Saripah, Ipat Pitriani; Chimayah, Mihlatal; Kurmatillah, Laeli
Indonesia Journal of Halal Vol 8, No 1 (2025): IJH
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v8i1.24105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indeks Literasi Halal di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas di Provinsi Jawa Barat. Indeks Literasi Halal digunakan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap prinsip-prinsip halal dalam kehidupan sehari-hari, termasuk aspek makanan, minuman dan produk konsumen lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan kuesioner yang didistribusikan kepada sampel siswa SMA di berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mengevaluasi tingkat pemahaman dan kesadaran siswa terhadap literasi halal. Hasil penelitian menunjukkan variasi signifikan dalam pemahaman siswa tentang literasi halal. Faktor-faktor utama seperti pendidikan formal, pengaruh lingkungan dan kesadaran pribadi memainkan peran penting dalam membentuk pemahaman ini. Terutama siswa dari latar belakang pendidikan dan lingkungan yang berbeda menunjukkan tingkat literasi halal yang bervariasi. Temuan ini menekankan perlunya pendekatan pendidikan yang lebih terintegrasi dan komprehensif untuk meningkatkan literasi halal di kalangan siswa SMA. Ini akan memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih sadar dan bertanggung jawab terkait konsumsi produk halal. Selain itu, penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun mayoritas siswa memiliki pemahaman yang moderat tentang prinsip-prinsip halal, ada area yang memerlukan perbaikan signifikan. Data menunjukkan bahwa intervensi pendidikan yang ditargetkan diperlukan untuk mengatasi kesenjangan dalam pengetahuan dan kesadaran. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, pendidik dan pembuat kebijakan dapat lebih membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menangani masalah terkait halal dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan strategi pendidikan yang efektif untuk memperkuat literasi halal, yang pada akhirnya akan membentuk generasi konsumen yang lebih terinformasi dan sadar.Kata Kunci: literasi halal, siswa SMA, Jawa Barat, prinsip-prinsip halal
Analisis Literasi Halal dan Pengetahuan Pembelajaran IPA Pada Materi Zat Aditif SARIPAH, IPAT PITRIANI
Indonesia Journal of Halal Vol 7, No 2 (2024): IJH
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v7i2.21748

Abstract

Literasi halal identik dengan kemampuan untuk membedakan antara barang dan jasa yang diperbolehkan (halal) dan dilarang (haram) yang berasal dari pemahaman yang lebih baik tentang hukum Islam (syariah). Konsumen Muslim memiliki perintah yang ketat yang memandu perilaku konsumsi mereka. Namun, setiap Muslim mungkin memiliki kepatuhan yang berbeda terhadap perintah-perintah tersebut. Perbedaan kepatuhan ini dapat dijelaskan oleh perbedaan tingkat literasi halal pada masing-masing individu. Penelitian ini dilakukan di sekolah untuk mengetahui tingkat literasi halal siswa serta untuk mengetahui efikasi diri (pengetahuan awal biologi). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kuasi eksperimen.  Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu madrasah tsanawiyah di Kabupaten Bandung. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemahaman literasi halal terhadap pengetahuan awal biologi pada materi zat aditif pada siswa kelas VIII MTs. Darul Hufadz dengan nilai pemahaman literasi halal terhadap pengetahuan awal biologi yaitu nilai signifikansi (Sig) 0,651 > 0,05.
Implementation of Halal Certification through a-Self Declare Scheme in Micro and Small Enterprises: An Empirical Study in the Bandung City Shasa, Shasa; Susilawati, Cucu; Herdiana, Dian
Indonesia Journal of Halal Vol 8, No 1 (2025): IJH
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v8i1.29239

Abstract

The study aims to find out the application of Government Regulation No. 39 of 2021 in the implementation of halal certification through a self-declaration scheme by MSEs in the city of Bandung. This research is in line with the requirement of halal certification for food and beverage products, including for Micro and Small Enterprises, in October 2026. This research also uses the Halal Product Assurance Law, sharia maqashid theory, and sharia principles in the implementation of halal certification with a self-declare scheme. This study adopts an empirical juridical approach, focusing on both the review of prevailing legal provisions and their practical application in the field. The research employs a descriptive-analytical method with the objective of presenting facts in a structured manner and interpreting them within the framework of Sharia economic law. The data utilized are qualitative in nature, gathered through several techniques such as conversations with stakeholders involved in the matter, analysis of official documentation, and literature reviews that strengthen the theoretical basis of this research. The findings indicate that the application of halal certification through the self-declaration scheme by MSEs in Bandung City aligns with the stipulations of Government Regulation No. 39 of 2021 on the Implementation of Halal Product Assurance. However, several obstacles were identified, particularly the lack of a Business Identification Number (NIB) among most MSEs and the challenges they face in accessing the SIHALAL system. However, even though there are inhibiting factors, the presence of Halal Companions is very helpful for MSEs in carrying out halal certification through self-declaration. The most important supporting factor in the implementation of halal certification through the self-declare scheme is the awareness of MSE actors of the importance of halal certification. Thus, the implementation of halal certification through the self-declare scheme is in accordance with maqāṣid al-syarī'ah, namely the basic goals that Islamic sharia wants to achieve in safeguarding human welfare. The principle of maslahah in the context of implementing halal certification through self-declaration is not just a legal justification, but is the main spirit of the policy. The self-declare scheme is also a form of moral and spiritual education for business actors, who are not only smart in business but also have high integrity and religious awareness. In addition, the self-declaration scheme also fulfils the written principle, because it can create transparency and provide legal certainty for both business actors and Muslim consumers.

Page 10 of 10 | Total Record : 93