Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus merupakan jurnal yang diterbitkan oleh jurusan Pendidikan Luar Biasa FIP UNP sebagai sarana publikasi ilmiah di bidang Pendidikan Kebutuhan Khusus. Jurnal akan terbit dua kali dalam satu tahun (bulan April dan November).
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus merupakan jurnal publikasi dibidang penelitian, khususnya pada penelitian anak-anak berkebutuhan khusus. Fokus pada jurnal ini diantaranya yaitu: identifikasi dan asesmen anak berkebutuhan khusus, intervensi dini bagi anak berkebutuhan khusus, pengembangan teknologi pembelajran bagi anak berkebutuhan khusus, strategi pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus, program pembelajaran serta layanan bagi anak berkebutuhan khusus.
Articles
256 Documents
Kemampuan Menulis Kalimat melalui Learning Contracts Method bagi Anak Berkesulitan Belajar Menulis
Miftahur Rizka;
Asep Ahmad Sopandi;
Ardisal Ardisal
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk/vol3-iss1/94
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan anak berkesulitan belajar X yang belum dapat menulis kalimat berpola SPOK yang peneliti temukan di SD N 02 Cupak Tangah. Berdasarkan hal tersebut peneliti bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak berkesulitan belajar X dalam menulis kalimat berpola SPOK melalui learning contracts method. Metode penelitian yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR). Penelitian ini menggunakan desain A1-B-A2. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pada kondisi A1 (baseline) diperoleh data frekuensi kalimat yang dituliskan dengan benar masih rendah, pada kondisi B (intervensi) diperoleh data frekuensi kalimat yang dituliskan dengan benar meningkat dari pada kemampuan awal, dan pada kondisi A2 (baseline) diperoleh data frekuensi kalimat berpola SPOK yang ditulis dengan benar meningkat. Berdasarkan data tersebut, menunjukan bahwa kemampuan kemampuan menulis kalimat berpola SPOK anak berkesulitan belajar X dapat meningkat melalui learning contracts method.
Program RBM bagi Penyandang Disabilitas Puskesmas Batipuh II
Rapla Diarola Aparta;
Elsa Efrina;
Mega Iswari
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk/vol2-iss1/95
Kemampuan untuk hidup mandiri sangat penting bagi penyandang disabilitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemandirian panyandang disabilitas adalah melalui program RBM yang telah berjalan selama lima tahun di Puskesmas Batipuh II. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran tentang cara melaksanakan program RBM. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualititaif yang menunjukkan deskripsi dari pelaksanaan program RBM di Puskesmas Batipuh II. Program ini memberikan layanan rehabilitasi terhadap penyandang disabilitas. Pemberian layanan dilakukan dengan memberikan latihan bina diri dan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Paket latihan yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan penyandang disabilitas berdasarkan 23 kriteria kemandirian. Kendala yang dialami dalam melaksanakan program ini adalah keterbatasan dana dan waktu. Adapun usaha untuk mengatasi kendala tersebut dengan cara mejadikan program RBM sebagai program wajib Puskesmas. Program ini melibatkan berbagai pihak untuk memberi dorongan kepada penyandang disabilitas agar dapat hidup mandiri.
Meningkatkan Pembendaharaan Kata Melalui Media Kata Bergambar bagi Anak Tunarungu
Riski Alfitri;
Mega Iswari;
Kasiyati Kasiyati
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk/vol2-iss1/96
Penulisan ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di SLB restu Ibu Bukittinggi, seorang siswa tunarungu yang memiliki keterbatasan dalam perbendaharaan kata. Hal ini dibuktikan dengan sedikit dan minimnya perbendaharaan kata anak tunarungu dalam mengucapkan kata benda yang ada dikelas. Penulisan ini bertujuan untuk menyatakan bahwa, dengan menggunakan media kata bergambar,dapat meningkatkan perbendaharaan kata anak tunarungu dalam mengucapkan kata benda yang ada dikelas. Hasil analisis perbendaharaan kata dalam mengucapkan kata benda yang ada di kelas menggunakan media kata bergambar pada anak tunarungu yakni kondisi baseline (A1) kemampuan yang dicapai anak 20%. Kondisi intervensi (B) kemampuan yang dicapai anak 70% dan kondisi baseline (A2) mencapai 80%. Artinya terdapat perubahan tingkat perbendaharaan kata dalam mengucapkan kata benda yang ada di kelas pada anak tunarungu. Dapat disimpulkan bahwa media kata bergambar ini efektif digunakan untuk meningkatkan perbendaharaan kata dalam mengucapkan kata benda yang ada dikelas pada anak tunarungu.
Peningkatan Kemampuan Bina Diri Melalui Media Audio Visual pada Anak Tunagrahita Ringan
Suci Khairani Hendri;
Marlina marlina;
Damri Damri
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk/vol3-iss1/102
This research was based on the problem that was found by the researcher at Special School Luak Nan Bungsu and Special School Peduli Anak Bangsa Payakumbuh grade VI that mild mental retardation students faced problem in self development learning in using bandage. It was proved from the researcher’s observation that students can not use bandage independently. The purpose of this research was to prove the effectiveness of using tutorial video media compared with power point media to improve self development ability of mild mental retardation students at Special School Luak Nan Bungsu and Special School Peduli Anak Bangsa Payakumbuh. The result of this research, the using of tutorial video media was more effective than power point media to improve self development of mild mental retardation students at Special School Luak Nan Bungsu Payakumbuh. The researcher suggests that teachers to guide mild mental retardation students in using bandage independently.
Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Terhadap Keterampilan Tata Boga Anak Tunarungu
Fitri Rahma Utari;
Marlina Marlina;
Kasiyati Kasiyati
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk.v4i1.108
Permasalahan yang ditemukan dalam bidang keterampilan tata boga di SLB Perwari Padang yaitu kurangnya variasi dalam membuat olahan berbagai makanan dan minuman, metode yang digunakan guru kurang bervariasi. Tujuan penelitian untuk membuktikan bahwa model pembelajaran direct instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk pada anak tunarungu terutama kelas V di SLB Perwari Padang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, desain pre-eksperimental dengan dua kali observasi yaitu sebelum dan sesudah eksperimen. Data dikumpulkan dengan tes melalui kisi-kisi instrumen yang diuji menggunakan uji mann withney. Subjek penelitian yaitu empat orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan: 1) proses pembelajaran keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk dilakukan menggunakan model pembelajaran direct instruction. 2) hasil keterampilan tata boga membuat cokelat aneka bentuk anak tunarungu kelas V meningkat melalui model pembelajaran direct instruction. Maka disimpulkan model pembelajaran direct instruction efektif dalam meningkatkan keterampilan tata boga anak tunarungu kelas V di SLB Perwari Padang.
Peran Guru Pembimbing Khusus pada Anak Disleksia di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif
Yunita, Melisa;
Ardisal, Ardisal;
Sopandi, Asep Ahmad
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 1 No. 1 (2017): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh temuan dilapangan saat proses pembelajaran guru kelas menerangkan materi pelajaran dengan cepat, tidak ada pengulangan materi, sedangkan di kelas terdapat disleksia, sehingga anak merasa bingung. Sedangkan guru tidak terfokus pada anak yang mengalami kesulitan, karena guru kelas harus membagi perhatiannya kepada semua anak. Peran GPK dibutuhkan untuk membimbing anak. Tujuan penelitian ini melihat tentang peran GPK dalam proses pembelajaran pada anak disleksia di sekolah penyelenggara pendidikan inklusif SD Negeri 15 Ulu Gadut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah GPK. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara teknik dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GPK melaksanakan tugasnya. GPK melaksanakan identifikasi, asesmen dan GPK berkerjasama dalam pengembangan kurikulum sekolah. GPK menjalin kerjasama dengan kepala sekolah, guru kelas, orang tua, dan lembaga terkait. GPK membimbing anak dalam proses pembelajaran dan memberikan layanan khusus pada anak disleksia.
Pengaruh Model Pemebelajaran SAVI pada Keterampilan Bina Diri bagi Anak Tunagrahita
Fadhilah, Anisa;
Efendi, Jon;
Marlina, Marlina
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 1 No. 1 (2017): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini di latarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan dilapangan terdapat dua orang anak tunagrahita yang mengalami permasalahan belum bisa membuat bunga dari sabun dengan baik dan benar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan keterampilan membuat bunga dari sabun pada anak tunagrahita kelas VII di SLB Salsabilla Indah Padang.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri dari II siklus. Setiap siklus terdiri dari empat pertemuan tatap muka dan disetiap pembelajaran dilakukan evaluasi. Metode penelitian ini peneliti lakukan dengan berkolaborasi dengan guru kelas. Siklus yang dilakukan dalam beberapa tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan tes.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan anak dalam membuat bunga dari sabun mengalami peningkatan. Hal ini diperoleh melalui data penelitian yang telah dianalisis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan membuat bunga dari sabun dapat meningkat melalui model pembelajaran SAVI.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah melalui Model Pembelajaran Quantum Teaching bagi Anak Tunagrahita Ringan
Desi Ratna Sari;
Irdamurni Irdamurni;
Armaini Armaini
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan anak tunagrahita ringan yang belum mengenal huruf hijaiyah yang peneliti temukan di SLB Salsabila Indah Padang. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak tunagrahita ringan dalam mengenal huruf hijaiyah melalui model pembelajaran quantum teaching. Jenis penelitian ini eksperimen dalam bentuk subjek tunggal (Single Subject Research) dengan desain penelitian A1-B-A2, data diukur mengunakan frekuensi untuk melihat berapa banyak anak dapat menjawab tes tentang mengenal huruf hijaiyah yang diberikan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Quantum Teaching dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah bagi anak tunagrahita ringan kelas III di SLB Salsabilla Indah Padang sesuai dengan hasil analisis data dalam kondisi dan antar kondisi.
Kemampuan Menulis pada Anak Berkesulitan Belajar Melalui Media Grafis
Serliya Putri;
Asep Ahmad Sopandi;
Armaini Armaini
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 2 No. 1 (2018): April 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jpkk/vol2-iss1/134
Penelitian ini dilatarbelakangi dari anak berkesulitan belajar kelas III yang memiliki permasalahan pada keterampilan menulis dalam aspek keterbacaan huruf dengan kriteria huruf yang ditulis tidak sesuai dengan lambang dan huruf pada tulisan sulit untuk dibaca. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan media grafis efektif dalam membantu meningkatkan kemampuan menulis pada anak berkesulitan belajar di SDN 05 Kapalo Koto Padang. Jenis penelitian ini merupakan Single Subject Research menggunakan disain Multiple Baseline Cross Subjects. Data dianalisis dengan analisis visual grafik. Subyek penelitian ini 2 orang anak berkesulitan belajar kelas III di SDN 05 Kapalo Koto. Hasil analisis visual grafiknya menunjukkan kesulitan menulis pada anak berkesulitan belajar dapat dibantu menggunakan media grafis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru untuk menemukan media lain yang dapat membantu kesulitan peserta didiknya dan dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya.
Pengaruh Analisis Tugas terhadap Keterampilan Menggosok Gigi Anak Tunanetra
Kurniati Kurniati;
Asep Ahmad Sopandi;
Zulmiyetri Zulmiyetri
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 3 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian berawal dari permasalahan yang ditemukan di SLB N 1 Painan, seorang anak tunanetra belum menguasai keterampilan menggosok gigi. Ketika diamati, anak sering melewatkan beberapa langkah yang seharusnya dilakukan dalam menggosok gigi serta melakukan teknik menggosok gigi yang salah. Anak tunanetra memiliki hambatan dalam penglihatan, sehingga berpengaruh pada kemampuan anak dalam melakukan suatu kegiatan. Menggosok gigi adalah keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siapapun sehingga ini adalah suatu kewajiban bagi anak tunanetra untuk bisa melakukannya dengan baik. Salah satu cara yang digunakan untuk penerapannya adalah analisis tugas. Dengan menyederhanakan kegiatan, analisis tugas dapat membantu anak untuk memahami langkah-langkah menggosok gigi. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan anak meningkat menggunakan analisis tugas dibandingkan sebelum menggunakan analisis tugas. Terbukti dari hasil penelitian analisis tugas dapat meningkatkan kemampuan menggosok gigi anak tunanetra. Penelitian berawal dari permasalahan yang ditemukan di SLB N 1 Painan, seorang anak tunanetra belum menguasai keterampilan menggosok gigi. Ketika diamati, anak sering melewatkan beberapa langkah yang seharusnya dilakukan dalam menggosok gigi serta melakukan teknik menggosok gigi yang salah. Anak tunanetra memiliki hambatan dalam penglihatan, sehingga berpengaruh pada kemampuan anak dalam melakukan suatu kegiatan. Menggosok gigi adalah keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siapapun sehingga ini adalah suatu kewajiban bagi anak tunanetra untuk bisa melakukannya dengan baik. Salah satu cara yang digunakan untuk penerapannya adalah analisis tugas. Dengan menyederhanakan kegiatan, analisis tugas dapat membantu anak untuk memahami langkah-langkah menggosok gigi. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan anak meningkat menggunakan analisis tugas dibandingkan sebelum menggunakan analisis tugas. Terbukti dari hasil penelitian analisis tugas dapat meningkatkan kemampuan menggosok gigi anak tunanetra.