cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Representasi Sifat Patriarki Ayah pada Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (Analisis Semiotika Roland Barthes) Riezha Aulia Rahman; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bahasa Indonesia: Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk merepresentasikan sifat patriarki ayah pada film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Metode pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi tidak langsung. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari screenshot adegan, transkrip dialog, dan dokumentasi dari film “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”. Kemudian temuan pada penelitian ini dianalisis menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang menjelaskan sifat patriarki pada ayah dari makna denotasi, makna konotasi dan mitos. Penemuan dalam film ini di latarbelakangi oleh budaya patriarki yang masih berjalan saat ini di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan sifat patriarki karakter ayah menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, adegan – adegan pada film ini memperlihatkan gambaran kepemimpinan seorang suami yang otoriter dan dominan yang merupakan salah satu dari sifat patriarki. Hasil dari penelitian ini adalah penonton yang biasanya hanya mengetahui makna dari film secara menyeluruh, tetapi ketika film tersebut dianalisis, banyak sekali makna denotasi, konotasi, dan mitos. Misalnya dari delapan scene yang dijadikan bahan penelitian terdapat makna denotasi yang merupakan makna langsung dari setiap scene, kemudian terdapat pula makna konotasi yang merupakan makna tidak langsung dari masing-masing scene dan yang terakhir terdapat mitos dari delapan scene yang dijadikan sampel penelitian.Kata Kunci: Film, Patriarki, Analisis Semiotika Roland BarthesJudul Bahasa Inggris:Representation of Patriarchal Fatherly Traits in the Movie 'Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini' (A Semiotic Analysis by Roland Barthes)Abstrak Bahasa Inggris:This research is a study that aims to represent the patriarchal nature of father in the film “Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini”. The type of research used is qualitative research using descriptive methods. Methods of collecting data researchers using indirect observation method. Source of data in this study come from scene screenshot, dialogue transcripts, and documentation from the film “Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini”. Then the finding in this study were analyzed using Roland Barthes semiotic analysis which explains the patriarchal nature of the father from denotative meaning, connotative meaning, and myth. The discovery in this film is motivated by the patriarchal culture that is still running today in society. This study aims to represent the patriarchal nature of the father character using Roland Barthes semiotic analysis, the scene in this film show a picture of leadership of an authoritarian and dominant husband which is one of the patriarchal traits. The result of this study is that the audience usually only knows the meaning of the film as a whole but when the film is analyzed there are many meaning of denotation, connotation and myths. For example, from the eight scenes used as research material, there are denotative meanings which are the direct meanings of each scene, then there are also connotative meanings which are the indirect meanings of each scene and finally there are myths from the eight scene that were used as research samples.Keywords: Film, Patriarchal, Roland Barthes Semiotic Analysis 
Ethnically as the cause of political instability in the Gambia ( the case of the 2016-2021 presidential election) Therese Mendy
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethnic identity does truly matter and plays a substantial role in the political struggle in Africa, as demonstrated by many studies. Ethnic identity is important in Africa because it is crucial to the fight for political dominance. Despite what ethnicity mobilisation has been doing to most African countries, Gambia was enjoying its diversity and ethnic tolerance until early 2016, when the former president of The Gambia, Yahya Jammeh, introduced ethnicity in politics as a tool for mobilising voters. The research method used is an explanatory qualitative approach. This study aims to determine how ethnicity caused political violence during the 2016 and 2021 presidential elections in the Gambia. The study finds that the remarks made by certain ethnic groups and political elites during the campaign have triggered many people's angers, in which they encounter violence in various ways, and that your choice of candidate can also make you face violence. The results of this study suggest that the government in collaboration with all other political organisations in the Gambia strengthen civic education programme to enlighten the citizens about the dangers of associating ethnicity with politics and the repercussions it might have on the country in the near future.Keyword: Ethnicity, Mobilization, Gambia, violence
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MAJELIS ADAT BANDA ACEH DALAM PELESTARIAN ADAT DAN BUDAYA DI BANDA ACEH TAHUN 2021 Meidi Juanda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Majelis Adat Banda Aceh yang merupakan suatu lembaga yang mempunyai tugas untuk melestarikan dan mengembangkan adat dan budaya Aceh tentunya memiliki fungsi dan melaksanakan pembangunan di bidang adat istiadat dalam melestarikan dan mengembangkan adat dan budaya Aceh. mempunyai beberapa tugas seperti melakukan pembinaan dan pemberdayaan lembaga adat dan tokoh-tokoh adat, hukum adat, adat istiadat khazanah adat dan penelitian adat istiadat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh  dalam pelestarian adat dan budaya di Banda Aceh tahun 2021 dan dampak implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh  dalam pelestarian adat dan budaya di Banda Aceh tahun 2021. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan William N. Dunn. Jenis penelitian ini kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh  dalam Pelestarian Adat dan Budaya di Kota Banda Aceh dilakukan dengan mengadakan sosialisasi adat dan budaya lokal, melaksanakan pembinaan dan pengembangan kehidupan hukum adat dan istiadat. Sehingga Dampak implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh  dalam pelestarian adat dan budaya dapat menghambat masuknya budaya luar yang bersifat negatif, pelestarian adat dan budaya sendiri dapat mengingatkan pada budaya lokal Kota Banda Aceh yang sudah lama ditinggalkan. Implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh  mewujudkan pelestarian budaya adat Aceh kini mulai tampak dengan tumbuhnya kesadaran di tengah-tengah masyarakat untuk mematuhi adat istiadat yang baik dan benar. Dampak implementasi kebijakan Majelis Adat Banda Aceh  dalam pelestarian adat dan budaya di Kota Banda Aceh dapat menangkis pengaruh negatif budaya luar dikalangan geranasi masyarakat Kota Banda Aceh yang sangat gencar masuk ke lingkungan masyarakat. Selain itu kebijakan MAA juga berdampak baik dengan dikenalinya kembali budaya dan adat lokal yang sudah terlupakan dilingkungan masyarakat Kota Banda Aceh. Penelitian ini menyarankan agar Majelis Adat Banda Aceh  agar terus meningkatkan upaya kebijakan dalam pelestarian adat dan budaya yang tidak hanya di Kota Banda Aceh melainkan juga seluruh wilayah Aceh. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Majelis Adat Banda Aceh , Pelestarian Adat dan Budaya
EFEKTIVITAS KINERJA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU ACEH DALAM MENINGKATKAN PENANAMAN MODAL DI ACEH Anri Azismi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan qanun nomor 5 tahun 2018 tentang penanaman modal, DPMPTSP Aceh mempunyai tugas umum melaksanakan urusan pemerintah dan pembangunan di bidang penanaman modal dan penyelenggaraan pelayanan perizinan dan non perizinan secara terpadu serta pelayanan informasi dan pengaduan, pengawasan dan pembinaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan efektivitas kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh di tinjau dari pemamfaatan sumber dana terutama alokasi dana promosi yang relatif banyak namun tidak mencapai target Penanaman Modal yang di tentukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori efektivitas dan teori kinerja. dan data analisis melalui dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa langkah strategis yang diterapkan oleh Dinas DPMTSP Aceh diantaranya, kejelasan prosedur dan supply informasi dengan penguatan promosi investasi yang masih terus berjalan di Aceh dan menciptakan iklim investasi yang sehat sehingga minat investor akan bertambah baik untuk menanamkan investasinya. Hambatan yang dialami pihak DPMPTSP Aceh pencapaian target yang belum maksimal diantaranya iklim investasi yang kurang baik, disebabkan baik itu infrasuktur pendukung dan juga lingkungan sosial masyarakat yang masih menjadi poblematika, komitmen dari stakeholder yang belum padu, juga ranah eskternal yang masih tarik ulur dalam melakukan investasi, terlebih lagi ada beberapa kegiatan investasi yang anjlok dari segi penerimaan dan juga realisasi yang belum mengalami perkembangan. Upaya Efekvitas kinerja yang dilakukan oleh pihak DPMTSP Aceh pada saat ini menjalin Kerjasama dengan SKPA terkait peningkatan penanaman modal di Aceh serta pengembangan sistem digital, hal ini bermaksud menjadi pola branding dari pihak DPMTSP Aceh dalam rangka mengejar dan memberikan kontribusi yang lebih terarah. Sektor investasi perlu adanya road map investasi yang berimbang dan potensi setiap daerah di Aceh hal tersebut akan meimbulkan keseriusan bahwasanya investasi Aceh akan berjalan ke ranah yang lebih baik. Kata Kunci: Efektivitas, Kinerja, Penanaman Modal, DPMPTSP. ABSTRACTBased on qanun number 5 of 2018 concerning capital investment, DPMPTSP Aceh has the general task of carrying out government and development affairs in the field of capital investment and organizing integrated licensing and non-licensing services as well as information and complaint services, supervision and guidance in accordance with applicable laws and regulations, this study aims to determine and explain the effectiveness of the performance of the Aceh Investment and One-Stop Integrated Service (DPMPTSP) Office in terms of utilizing financial resources, especially the allocation of relatively large promotional funds but not achieving the specified Investment target. This research uses a qualitative method using a descriptive qualitative approach. The theories used in this research are effectiveness theory and performance theory. and data analysis through documentation and interviews. The results showed that there are several strategic steps implemented by the Aceh DPMTSP Office including clarity of procedures and supply of information by strengthening investment promotion which is still ongoing in Aceh and creating a healthy investment climate so that investor interest will increase both to invest. The obstacles experienced by DPMPTSP Aceh in achieving targets that have not been maximized include a poor investment climate, caused both in the realm of supporting infrastructure and also the social environment of the community which is still a problem, the commitment of stakeholders who are not yet unified, as well as the external realm which is still tugging and pulling in making investments, moreover there are several investment activities that have dropped in terms of revenue and realization that have not experienced adequate development. Performance effectiveness efforts made by DPMTSP Aceh at this time are collaborating with SKPA related to increasing investment in Aceh and developing digital systems, this intends to be a branding pattern from DPMTSP Aceh in order to pursue and make a more directed contribution, the issue of obstacles can also be minimized through measurable policies. The investment sector needs a balanced investment road map and the potential of each region in Aceh needs to be supported both bureaucratically and other supporting resources, this will raise the seriousness that Aceh's investment will go to a better realm. Keywords : Effectiveness , Performance , Investment , DPMPTSP .
Analisis Pendidikan Politik Pada Keterwakilan Perempuan di DPRA Periode 2019-2024 ELSA PUTRI ZAI
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan politik perempuan bertujuan untuk membebaskan perempuan dari perlakuan yang tidak setara, bukan kekuasaan atau dominasi. Kemajuan pemindahan membutuhkan untuk dimplementasikan politik yang positif bagi perempuan dalam praktik pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendidikan politik perempuan dan korelasi pendidikan politik perempuan yang menjadi anggota di DPRA periode 2019-2024. Metode penelitian ini bersifat deskriptif yaitu pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian bahwa pendidikan politik sudah dilakukan oleh anggota perempuan di DPRA dari   setiap   anggota  partai   masing-masing. Pendidikan politik perempuan yang dilakukan oleh partai politik diharapkan mampu menghasilkan kader perempuan yang sensitif gender, yang mengerti kiprahnya ketika terjun di kancah politik dan bukan hanya sebatas memperjuangkan kepentingan pribadi dan partainya sendiri. Politisi perempuan harus mampu memainkan   peran yang  lebih  luas untuk   keberhasilan pembangunan. Pendidikan politik ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan indeks pemberdayaan gender di Aceh, salah satunya ialah meningkatkan keterwakilan perempuan politik. Dalam hal ini dengan pemberdayaan perempuan bidang politik, perlunya meningkatkan kapasitas dan memperluas cakupan  pendidikan  politik  bagi perempuan potensial di Aceh. Partai politik yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan pendidikan politik diharapkan dapat mengedukasi perempuan melalui fungsinya. Banyaknya faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya keikutsertaan perempuan tersebut tidak lepas dari peran penting  partai  poitik. Pendidikan  politik merupakan wadah untuk mempersiapkan  kader politik perempuan yang tangguh. Perkembangan pendidikan politik perempuan mengarah pada penguatan hak politik perempuan dan keterwakilan perempuan. Kata Kunci: Pendidikan Politik, Partisipasi Politik dan Keterwakilan Perempuan 
Analisis Peran Kepala Desa dalam Menjalankan Program Simpan Pinjam Melalui Bumdes di Desa Jongar Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara Nirwana Putri; Alfi Rahman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan badan hukum yang didirikan oleh Desa. Membentuk BUMDes yakni bagian dalam melaksanakan amanat peraturan perundangan, perihal ini sebagaimana sudah diatur pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pasal 1 ayat (2) Desa adalah Desa adat atau yang disebut dengan nama lain, kesatuan dengan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat setempat, hak asal usul, dan hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun teori yang digunakan yaitu teori peran Ralp Linton Robert Merton. Ralph Linton mengartikan peran sebagai ekspresi dinamis dari status. Seorang individu menduduki status tetapi melaksanakan peran. Robert Merton membenarkan itu, namun menambahkan bahwa setiap status bisa mempunyai beberapa peran sekaligus. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dimana Kepala Desa dan pengelola BUMDes sendiri belum mampu memenuhi peranya dalam menagani program simpan pinjam. Diantaranya dalam hal pengembalian uang simpan pinjam belum terlaksana dengan baik masih banyak masyarakat yang belum mengembalikan uang simpan pinjam tersebut, Kepala Desa dan pengelola BUMDes hanya berperan didalam menagani awal program di laksanakan tetapi untuk menjalankan. Kepala Desa dan pengelola BUMDes belum mampu memenuhi peranya sebagaimana seharusnya program simpan pinjam terlaksana di dalam masyarakat Desa Jongar. Kata Kunci: Peran, Simpan Pinjam, BUMDes, Jongar ANALYSIS OF THE ROLE OF THE VILLAGE HEAD IN IMPLEMENTING THE PROGRAM SAVING AND LOAN THROUGH BUMDES IN JONGAR VILLAGE, DISTRICT KETAMBE, ACEH SOUTHEAST DISTRICTABSTRACTVillage Owned Enterprises (BUMDes) are legal entities established by villages. Establishing BUMDes is part of carrying out the mandate of laws and regulations, this matter is as regulated in Law Number 6 of 2014 concerning Villages. Article 1 paragraph (2) A village is a traditional village or what is called by another name, a unit with a legal community that has territorial boundaries that are authorized to regulate and manage government affairs, local community interests based on local community initiatives, origin rights, and traditional rights recognized and respected in the system of government of the Unitary State of the Republic of Indonesia. This study aims to analyzethe role of the village head in running the savings and loan program through BUMDes in Jongar Village, Ketambe sub-district, Southeast Aceh district and to find out what factors are hindering the community in returning savings and loan money. The theory used is the role theory of Ralp Linton Robert Merton. Ralph Linton defined role as a dynamic expression of status. An individual occupies status but performs a role. Robert Merton confirmed this, but added that each status could have several roles at once. This research is a field research that is descriptive qualitative with data collection methods of observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the Village Head and BUMDes managers themselves have not been able to fulfill their role in managing the savings and loanprogram. Among them, in the case that the return of savings and loans has not been carried out properly, there are still many people who have not returned the savings and loans, the Village Head and BUMDes managers only play a role in handling the program at the start but to run it. The village head and BUMDes managers have not been able to fulfill their role as the savings and loan program should be carried out in the Jongar Village community. Keywords: Role, Savings and Loans, BUMDes, Jongar
STRATEGI BERTAHAN PEDAGANG STREET FOOD PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KAWASAN WISATA ULEE LHEUE KOTA BANDA ACEH Noratul Ikramah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The impact of the Covid-19 pandemic has weakened the existence of street food traders in the Ulee Lheue tourist area to maintain strategies to be able to survive the Covid-19 pandemic in order to continue running their businesses so they can meet their economic needs. This research explains the forms of survival strategies and the challenges faced by street food traders in maintaining their business during the Covid-19 pandemic. The research method used is qualitative research using a case study approach. Data collection techniques carried out by in-depth interviews, observation and documentation. The results of this study explain that street food traders' strategies to maintain their business during a pandemic start by using active strategies, passive strategies, and network strategies. As well as the challenges of street food traders in dealing with the Covid-19 pandemic are as follows: Decreased income, limited capital, human resources (knowledge, skills and insights), lack of availability of raw materials, closed locations and empty of visitors.
Komunikasi Interpersonal Pengamen Jalanan Di Kota Banda Aceh (Studi Simbol Komunikasi Pada Pengamen Jalanan Di Kota Banda Aceh) Teuku Redha Tartia Tandy; Dr. Rahmawati M.Si; Nadia Muharman, M.A
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran pengamen jalanan di kota Banda Aceh telah menjadi fenomena yang tidak lagi baru. Banyak pengamen yang memiliki latar belakang sebagai anggota anak punk. Keberadaan para pengamen di antara para masyarakat Aceh pada awalnya tidak mengganggu, namun seiring bertambahnya jumlah pengamen di kota Banda Aceh, orang-orang mulai merasa tidak nyaman karena terlalu banyak pengamen yang datang di suatu kafe atau rumah makan dalam satu hari. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal yang dimiliki pengamen di kota Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini didasari pada pengumpulan data melalui wawancara terhadap lima pengamen jalanan di kota Banda Aceh. Teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah teori Dramaturgis yang dipopulerkan oleh Erving Goffman. Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamen jalanan di kota Banda Aceh berangkat dari komunitas anak-anak punk yang menjadikan kegiatan mengamen sebagai upaya untuk menambah penghasilan. Para pengamen akan berusaha untuk tampil sebaik mungkin di depan para pelanggan agar persepsi masyarakat terhadap kehadiran pengamen timbul secara baik. Mereka akan menggunakan kosakata yang sopan dan gerakan nonverbal yang menunjukkan kerendahan hati, seperti salam sebagai pembuka dan perkenalan, hingga gerak tubuh membungkuk setelah menerima imbalan dari penampilan yang mereka lakukan sebagai bentuk terima kasih. Para pengamen melakukan persiapan yang cukup serius sebelum tampil ke hadapan publik agar penampilan dapat berlangsung sukses.Kata Kunci:  Komunikasi Verbal, Komunikasi Nonverbal, Pengamen, Teori Dramaturgis.
HUBUNGAN PENERIMAAN DAN PENCARIAN INFORMASI COVID-19 DENGAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP VAKSIN (Suatu Penelitian di Kota Banda Aceh) Rima Yanti Putri; Hamdani M Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKBerdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informasi terdapat 292 temuan berita hoaks yang menyebar di berbagai media sosial dan sebarannya mencapai 1.979 konten yang tidak benar mengenai vaksin covid-19. Hal ini menyebabkan rendahnya jumlah capaian vaksin di Aceh tidak terkecuali di Kota Banda Aceh. Hal tersebut di buktikan dengan data dari Dinas Kesehatan Aceh capaian vaksinasi di Kota Banda Aceh hanya sebesar 42% pada dosis kedua. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan penerimaan informasi vaksinasi, hubungan pencarian informasi vaksinasi, serta hubungan penerimaan dan pencarian informasi vaksinasi covid-19 terhadap kepercayaan masyarakat Kota Banda Aceh terhadap Vaksin. Adapun teori yang digunakan yaitu teori motivasi perlindungan diri (Protection Motivation Theory) oleh Rogers. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei eksplanatori dan dilakukan di Kota Banda Aceh dengan jumlah populasi sebanyak 156 responden. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat hubungan siginifikan antara Penerimaan (X1) terhadap Kepercayaan Masyarakat (Y) dengan persentase 48,2% yang tergolong hubungan lemah; Terdapat hubungan siginifikan antara Pencarian Informasi (X2) terhadap Kepercayaan Masyarakat (Y) dengan persentase 59,6% yang tergolong hubungan cukup kuat; Terdapat hubungan siginifikan antara Penerimaan (X1) dan Pencarian Informasi (X2) terhadap Kepercayaan Masyarakat (Y) dengan persentase 36,1% yang tergolong hubungan lemah.Kata Kunci: Penerimaan, Pencarian, Informasi VaksinasiTHE RELATIONSHIP BETWEEN RECEIVING AND SEARCHING INFORMATION ON COVID-19 WITH PUBLIC TRUST IN VACCINES (A Research in Banda Aceh City)ABSTRACTBased on data from the Ministry of Communication and Information, there were 292 hoax news findings that spread on various social media and the distribution reached 1,979 content that was not true regarding the Covid-19 vaccine. This has resulted in a low number of vaccine achievements in Aceh, including Banda Aceh City. This is proven by data from the Aceh Health Service, the vaccination achievement in Banda Aceh City was only 42% at the second dose. This study aims to determine the relationship between receiving vaccination information, the relationship between seeking vaccination information, and the relationship between receiving and seeking information about co-19 vaccination on the trust of the people of Banda Aceh City in vaccines. The theory used is the theory of self-protection motivation(Protection Motivation  Theory) by Rogers. This research is a quantitative study using an explanatory survey method and was conducted in the city of Banda Aceh with a total population of 156 respondents. The data in this study were taken using a questionnaire. The analysis technique used in testing the hypothesis is a multiple linear regression analysis technique. The results of the study show that there is a significant relationship between Acceptance (X1) and Public Trust (Y) with a percentage of 48.2% which is classified as a weak relationship; There is a significant relationship between Information Seeking (X2) and Public Trust (Y) with a percentage of 59.6% which is classified as a fairly strong relationship; There is a significant relationship between Acceptance (X1) and Information Search (X2) on Public Trust (Y) with a percentage of 36.1% which is classified as a weak relationship.Keywords: Acceptance, Search, Vaccination Information
EFEKTIVITAS PENYEDIAAN LAYANAN PUBLIK OTORITAS DALAM MENJALANKAN FUNGSI PENGAWASAN DI PELABUHAN ULEE-LHEUE MUHAMMAD AKHIARULLAH
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2023): volume 8, Nomor 2, Mei 2023
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan publik dan pelabuhan menjadi hal yang perlu menjadi pehatian. Sebagai penyelenggara pelayanan publik, UPP penyeberangan Ulee-lheue berkewajiban meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Berdasarkan data lapangan di temukan bahwa di pelabuhan penyeberangan Ulee-lheue menunjukkan banyak hal yang harus dilakukan pembenahan. Dari sini penulis merasa adanya kejanggalan antara kondisi lapangan dan aturan yang menjadi tanggung jawab otoritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana efektifitas pelayanan publik di pelabuhan, faktor pendukung dan penghambat dalam penyediaan pelayanan di pelabuhan tersebut. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas dan pelayanan publik dan metode yang di gunakan adalah kualitatif dan bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyediaan layanan publik otoritas pelabuhan dalam menjalankan fungsi pengawasan dilakukan dengan penyediaan fasilitas, pengawasan di pelabuhan dan dalam perjalanan. Penyediaan layanan publik otoritas pelabuhan ulee-lheu telah memberikan dampak secara kualitas pelayanan dengan memperhatikan aspek tangible, Reliability, responsiveness, assurance, dan empaty. Faktor pendukung penyediaan layanan publik otoritas pelabuhan diantaranya dukungan pemerintah, dan kerjasama. Dan faktor penghambatnya adalah permasalahan teknis, keterbatasan anggaran dan keterbatasan SDM.Saran yang dapat diberikan kepada pihak Pelabuhan Ulee-Lheue agar terus meningkatkan pemberian layanan publik dan otoritas dalam hal ini dapat menjalankan fungsi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Pelabuhan Ulee-Lheue dan melakukan penindakan dengan tegas pelanggaran dan pengabaian dalam teknis untuk kemajuan/perbaikan layanan pelabuhan hingga tercapainya cita poros maritim dunia. Kata Kunci: Pelabuhan, Pelayanan Publik, Otoritas.

Page 100 of 102 | Total Record : 1018