cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Aksesibilitas Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan Implikasinya Terhadap Persentase Pemilih Disabilitas (Studi Kasus: Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tahun 2017 di Kabupaten Aceh Besar) Fahmi Al Ichsan; Faradilla Fadlia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.424 KB)

Abstract

ABSTRAKPemilihan Umum atau Pemilu merupakan manifestasi dari pelaksanaan demokrasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Panca Sila dan Undang-Undang Dasar 1945. Setiap warga negara berhak terlibat aktif dalam berkehidupan politik begitu pula dengan para penyandang disabilitas. Menurut penuturan Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Aceh, Ifwan Sahara menuturkan bahwa pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas pada Pilkada Aceh tahun 2017 belum begitu maksimal, hal ini menurutnya dikarenakan masih banyak lokasi tempat pemungutan suara (TPS) yang tidak ramah kaum penyandang disabilitas. Pada Pilkada Aceh Tahun 2017 lalu, berdasarkan data KIP Aceh, jumlah pemilih penyandang disabilitas di Kabupaten Aceh Besar berjumlah 448 pemilih, namun yang memberikan hak pilihnya hanya 165 pemilih. Jika di persentasikan pemilih penyandang disabilitas di Kabupaten Aceh Besar hanya berjumlah 37% kurang dari setengah dari jumlah total pemilih penyandang disabilitas yang ada di kabupaten Aceh Besar. Sementara pemilih penyandang disabilitas di Kabupaten Aceh Besar menempati urutan ke lima dari dua puluh tiga Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh, oleh karena itu penyelenggaraan pemilu seharusnya bisa menjamin hak setiap warga negara untuk memilih secara langsung pemimpin yang mereka kehendaki, tak terkecuali pemilih penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemenuhan hak bagi pemilih penyandang disabilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan faktor apa saja yang menjadi kendala terkait pemenuhan hak pemilih penyandang disabilitas pada Pilkada Aceh Tahun 2017 di Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui sumber data primer dan data sekunder, data primer melalui penelitian lapangan yaitu dengan melakukan wawancara kepada informan. Sedangkan data sekunder melalui penelitian kepustakaan yaitu dengan dokumen-dokumen, buku-buku dan bacaan-bacaan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pilkada Aceh Tahun 2017 di Kabupaten Aceh Besar belum memenuhi hak-hak politik bagi pemilih penyandang disabilitas. Hal ini disebabkan karena terdapat beberapa kendala bagi pemilih penyandang disabilitas pada saat pemilihan seperti belum terpenuhinya sarana dan prasarana pemilu yang bersifat aksesibilitas.Kata Kunci : Demokrasi, TPS, Disabilitas, Pilkada Aceh, Aceh Besar VOTING PLACE ACCESIBILITY AND IT’S  IMPLICATION ON THE PERCENTAGE OF DISABILITY VOTERS(Case Study of Governor and Deputy Governor Election of 2017 in Aceh Besar Regency)ABSTRACT  General Election or commonly known as Pemilu is a manifestation of the implementation of democracy in the Republic of Indonesia based on the Pancasila and the 1945’s Constitution. Every citizen has a right to be directly involved in political activities so do people with disability. According to the explanation of the Chairman of the Indonesian Association of Persons with Disabilities (PPDI) of Aceh, mr. Ifwan Sahara claim that the fulfillment of the people with disability’s right in the regional head elections (Pilkada) of 2017 in Aceh was not went well as expected, he said that the problem happened because there were still so many polling stations (TPS) in Aceh besar regency did not provide adequate facilities for persons with disabilities. Based on the data of Indepent election commision or known as KIP, there were 448 people with disabilities that have right to vote in aceh regional head election (Pilkada) of 2017 in Aceh besar regency but those who gave their voted were only 165 people or only 37 percent of total. It was less than half of the total disabled voters in Aceh Besar regency. While total voters with disability in Aceh Besar regency was the fifth largest in Aceh Province, therefore the election process should ensure the authorization of every citizen to directly elect the leader they want so do those who ail disabilities. This study aims to discover how was the fulfillment of the right of disabled voters and constraint factors related to the fulfillment of the right of disabled voters in regional head election (Pilkada) of 2017 on Aceh Besar regency. This study is using qualitative research method with descriptive approach. The data of this research is obtained through primary and secondary data sources, primary data was obtained by conducting interviews with some informants and the secondary data is collected through literature research using documents, books and related reading. The results of the study show that the Aceh Local Elections of 2017 in Aceh Besar regency have not fulfilled the political rights for people with disabilities. This is because there are some constraints for voters with disabilities at the time of election such as the lack of accessibility facilities and infrastructure for people with disabilities.Keyword: Democracy, Voting Place, Disability, Pilkada Aceh, Aceh Besar
Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam Pengumpulan Zakat Oleh Baitul MAl Aceh Muhammad Haekal ZG; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.096 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Stratetgi Komunikasi Pemasaran dalam Pengumpulan Zakat oleh Baitul Mal Aceh”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi apa yang digunakan oleh Baitul Aceh dalam pengumpulan zakat selama ini. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah 11 orang, 7 pegawai Baitul Mal Aceh dan 4 orang yang merupakan muzakki di Baitul Mal Aceh. Sedangkan objek penelitian ini adalah stretegi pemasaran yang di terapkan oleh Baitul Mal Aceh dalam pengumpulan zakat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan studi dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baitul Mal Aceh telah melakukan kegiatan Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dan Bauran Promosi (Promotion Mix) ini dapat dilihat dari empat elemen penting yang telah mereka terapkan selama ini dalam usaha mereka  melakukan kegiatan pemasaran yaitu 4p (product, price, place, dan promotion). Pihak BMA selama ini memasarkan jasanya melalui iklan yang di berbagai media, mulai dari billboard, baliho, radio, TV hingga di media sosial. Bauran  promosi (promotion mix) berupa iklan (advertising), penjualan perorangan (personal selling), promosi penjualan (sales promotion) pemasaran sponsorship (sponsorship marketing), publisitas (publicity) dan yang terakhir adalah dengan cara komunikasi penjualan ditempat pembelian (point of purchase communication). Kegiatan bauran promosi ini lebih aktif dilakukan dengan kegiatan sosialisasi ke instansi, kantor maupun lembaga yang karyawannya masih belum menjadi muzakki tetap disana. Seluruh tahapan teori AIDDA (Attention, Interest, Desire, Decision, Action) pun telah dijalankan seiring berlangsungnya kegiatan pemasaran dan promosi tersebut. BMA berhasil menstimulus masyarakat untuk menunaikan zakat disana, indikasi keberhasilan ini dapat dilihat dari daftar pemasukan zakat Baitul Mal Aceh yang terus meningkat setiap tahunnya.Kata Kunci: Strategi, Komunikasi, PemasaranCommunication Marketing Strategic in fundraising Zakat by Baitul Mal AcehABSTRACTSThis research titled is “Communication Marketing Strategic in fundraising Zakat by Baitul Mal Aceh.” The porpouse of this research is to knowing  what kind of  strategical did Baitul Mal Aceh use it. A descriptive qualitative method was used as the research approach. Informant subject in this research involved 11 persons, 7 as employee on Baitul Mal Aceh and 4 more as Muzakki there. The object of this research is communication marketing who applied by Baitul Mal Aceh when during zakat fundraising progress. To collect the data in this research was used interview and documentation studied. This research using AIDDA Theory  (Attention, Interest, Desire, Decision, Action ) to analyze. The result was showed Baitul Mal Aceh is already using Marketing and promotion mix as effort them to marketing activity. It was saw from 4 important element that them using it. The BMA used marketed our services by advertisement on any media’s like billboard, radio, TV and news papper till social media. They also using Promotion Marketing, this one more doing it with socialization to Instance, institute league or office who’s employee was’nt appeared as muzakki’s in Baitul Mal Aceh. Every whole step of AIDDA Theory has been aplied as long as during those marketing and promotion activity. BMA was successful to stimuliation people’s to fulfill zakat there. The indicated of this succeed it saw by increase and engagement of zakat list Baitul Mal Aceh.Keyword : Strategi, Communication, Marketing 
KEPERCAYAAN POLITIK PADA PILAR DEMOKRASI (Suatu Analisis terhadap Independensi JSI Kota Banda Aceh dalam Penyelenggaraan Survey Pra Pilkada 2017)KEPERCAYAAN POLITIK PADA PILAR DEMOKRASI (Suatu Analisis terhadap Independensi JSI Kota Banda Aceh dalam Penyelenggaraan Survey Pra Pilkada 2017) Feryda Rinjani; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 1, No 4 (2016): November 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.182 KB)

Abstract

ABSTRAK Survei merupakan pilar terbaru dari demokrasi. Survei dilakukan menjelang pilkada guna mengetahui persepsi publik terhadap popularitas sosok pemimpin calon kepala daerah. Survei penting dilakukan khususnya bagi kepentingan publik. Lembaga yang menyelenggarakan survei haruslah independen. Independensi penyelenggaraan survei dimaksud tidak melakukan keberpihakan kepada salah satu calon. Lembaga survei harus bersikap terbuka kepada publik terkait siapa sumber penyandang dananya. Hal ini penting guna menakar kemungkinan adanya bias pada hasil survei. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui independensi lembaga survei JSI Kota Banda Aceh dalam melakukan survei pra Pilkada 2017, serta dampak tidak adanya kepercayaan politik pada lembaga survei JSI Kota Banda Aceh terhadap eksistensi demokrasi di Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi, wawancara dilakukan secara langsung dengan informan dan dokumentasi didapatkan melalui buku, jurnal, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan survei yang dilakukan JSI Kota Banda Aceh belum begitu teruji integritasnya. Terkait dengan sumber pendanaan survei, JSI Kota Banda Aceh juga tidak menjelaskannya dengan transparan. Dalam hal ini dampaknya apabila lembaga tersebut tidak mampu objektif dalam mensurvei, maka akan mengganggu stabilitas demokrasi dan akan terjadinya defisit demokrasi. Diharapkan kepada lembaga yaang menjalankan survei agar kedepan dapat lebih objektif dan jujur demi kemajuan bangsa. Kata Kunci : Kepercayaan Politik, Independensi, Defisit Demokrasi.  ABSTRACT A survey is the latest pillar of democracy. The surveyis conducted before the local elections to determine public perceptions on the popularity of the prospective leader figure for the future. The surveyis particularly important to be done for the public interest. An institution that conducts the survey must be independent. The independence of the surveyorganization is not partiality to one of the candidates. The survey organization should be open to the public regarding their funding sources. It is importantto avoid bias in the survey results. The purpose of this study was to determine the independence of the JSIpollsterof Banda Aceh inconducting surveys pre-local elections 2017, as well as impacts of political trust of JSI survey in Banda Aceh on the existence of democracy in Aceh. The techniques of data collection used in this study were interviews and documentation. The interview was done directly with the source persons and documentation obtained through the book, Journal, and documents. The results showed that the survey conducted by JSI in Banda Aceh is not so tested his integrity. Related to funding sources, JSI alsodid not explain transparently. The negative impact if theJSI is not able to be objective in the survey is that it will disrupt the stability of democracy and the occurrence deficit of democracy. It is expectedthat theorganization running survey could be more objectiveand honest for the sake of the nation’sdevelopment. Keywords: Political Trust, Independence, Democracy Deficit 
Upaya Panwaslih Aceh Mengusut Kasus Politik Uang Pada Pilkada Tahun 2017 di Pidie Jaya Aulia Rahmat; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.558 KB)

Abstract

ABSTRAKPolitik uang pada Pilkada tahun 2017 terjadi di Desa Meunasah Baro, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Pelaku praktik politik uang dilakukan oleh Muhammad Nazar dan Ridwan menjelang hari pencoblosan pada tanggal 11 Februari 2017. Praktik politik yang terjadi telah dilaporkan ke Panwaslih Pidie Jaya dan sudah sampai ke Pengadilan. Hasil penelitian menunjukkan pihak Panwaslih Aceh dan Panwaslih Pidie Jaya telah melakukan upaya khusus dalam menangani maupun mengusut kasus politik uang yang terjadi di Pidie Jaya, diantaranya melakukan kerjasama antara Panwaslih Provinsi Aceh dan Panwaslih Pidie Jaya dalam menuntaskan kasus yang terjadi, melakukan sosialisasi terkait politik uang dan penempatan spanduk berisi pesan kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik politik uang, melakukan pendekatan serta pemberian informasi kepada para calon kandidat, Tim Sukses, dan partai politik pendukung. Mekanisme dalam memproses sebuah kasus adalah perlu adanya sebuah laporan, apabila sebuah laporan tidak mempunyai kejelasan, upaya pihak Panwaslih Pidie Jaya adalah meninjau langsung ke lapangan atau lokasi tempat praktik politik uang terjadi guna untuk menggali informasi lebih, kasus tersebut akan dikaji sebagai temuan, namun apabila alat bukti lengkap dan memenuhi unsur materil dan formil, maka laporan tersebut, akan dikaji lebih dalam dengan berkoordinasi langsung bersama GAKKUMDU untuk penuntasan kasus tersebut hingga sampai ke Pengadilan. Kesimpulan, kasus praktik politik uang yang dilakukan Muhammad Nazar dan Ridwan yang terjadi di Pidie Jaya sudah sampai ke pengadilan dan telah diselesaikan. Majelis hakim telah menjatuhi hukuman satu tahun penjara terhadap kedua terdakwa, dengan masa percobaan dua tahun, dan majelis hakim juga membebankan terdakwa Muhammad Nazar dan Ridwan untuk membayar denda Rp. 200 juta atau bisa diganti dengan kurungan tambahan (subsider) satu bulan penjara. Kata Kunci: Pengawasan, Upaya Mengusut, Politik Uang The Efforts Of Panwaslih Aceh In Investigating The Case Of Money Politics In Aceh Election 2017 In Pidie Jaya ABSTRACT In Aceh election in 2017 money politics occurred in Meunasah Baro Village, Bandar Dua Subdistrict, Pidie Jaya. The perpetrators of money politics practiced by Muhammad Nazar and Ridwan before the election day on February 11st, 2017. Political practice has been reported to Panwaslih Pidie Jaya and has reached the Court. The result of the research shows that Panwaslih Aceh and Panwaslih Pidie Jaya have made special efforts in handling and investigating money politics case in Pidie Jaya, among others by cooperating between Panwaslih Aceh Province and Panwaslih Pidie Jaya in solving the case, conducting socialization related to money politics and the placement of banners containing messages to the public not to engage or involve in money politics. Then, they are approaching and informing potential candidates, the team success and political parties that support the candidates. Mechanism in processing a case is very essential for a report, if a report fail to meet clarity, Panwaslih Pidie Jaya assess to the field or location where money politics practice occurred. The case will be studied as a finding, futhermore if the evidence complet and fulfill the material and formal elements, then the report, will be studied more deeply by coordinating directly with GAKKUMDU for the completion of the case up to the Court. In conclusion, the case of money politics practiced by Muhammad Nazar and Ridwan that occurred in Pidie Jaya has reached the court and has been resolved. The judges have punished a two-year prison term to the two defendants, with a two-year probation, and the judges charged the defendants Muhammad Nazar and Ridwan to pay 200 million Rupiah or it can be replaced with an additional one-month subsidence (subsider). Keywords: Supervision, Investigating Effort, Money Policy 
Strategi Komunikasi Dinas Perhubungan Terhadap Minat Masyarakat Dalam Menggunakan Bus Trans Koetaradja Du Banda Aceh Reza Setiawan; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.735 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi DinasPerhubungan Provinsi Aceh Dalam Meningkatkan Minat MasyarakatUntuk Menggunakan Bus Trans Koetaradja Sebagai Alat Transportasi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan danmenganalisa Strategi Komunikasi Dinas Perhubungan Provinsi Acehdalam meningkatkan Minat Masyarakat untuk menggunakan Bus TransKoetaradja sebagai alat transportasi dan beberapa faktor kendalanya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif denganmenggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulandata menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasildari penelitian ini menunjukkan strategi komunikasi yang digunakanadalah dengan mengenal khalayak, menyusun pesan, menetapkanmetode, seleksi dan penggunaan media. Kesimpulan dalam penelitian inimenyatakan bahwa khalayak yang menjadi sasaran adalah masyarakatgampong, sekolah, masyarakat umum, dan komunitas. Pesan yangdisampaikan bersifat availibility dan contrast, dengan menggunakanmetode persuasif, informatif, edukatif, rerudancy dan kursif. Media yangdigunakan adalah website, media sosial, televisi, surat kabar, stiker, papanhimbauan dan penyuluhan langsung. Faktor penghambat yang dihadapidalam meningkatkan minat masyarakat ialah faktor sosiologis,antropologis, dan teknisKata Kunci : Strategi Komunikasi, faktor penghambat, DinasPerhubungan Provinsi Aceh, Trans KoetaradjaThe Communication Strategy At The Departement Of TransportationnTowards Public Interest In Using Trans Koetaradja In Banda AcehABSTRACT, The research entitled “ the communication strategy at theDepartment of Transportation of Aceh Province in improving the publicinterest to use the trans koetaradja bus as their means of transportation”.The purpose of this research is to find out, describe and analyze thecommunication strategy at the Department of Transportation of AcehProvince in improving the public interest to use the trans koetaradja busas their means of transportation and the obstacles. The research used thequalitative approach by using the descriptive qualitative method. The datacollection technique used observation, interview and documentationtechniques. The result of this research showed that the communicationstrategies that used at the Department of Transportation of Aceh Provincewere knowing the audiences, composing the messages, defining methods,selection, and the use of media. The conclusion in this research stated thatthe target audiences are villagers, school’ students, general public, andcommunity. The delivered messages conveyed the availibility and contrastby using persuasive, informative, educative, rerudancy, and coercivemethods. The used media are website, social media, television, newspaper, sticker, notice boards, and direct counseling. The obstacles faced inimproving the public interest were the sociological, anthropological, andtechnical factors.Keywords : Communication strategy, Obstacles, Department ofTransportation of Aceh Province, Trans Koetaradja
Perilaku Pemilih pada Pemilihan Bupati Tahun 2017 di Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar, Voters Attitude in the Regent Elections in 2017 at Darul Imarah Sub district, Aceh Besar Regency deni alfandi; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.859 KB)

Abstract

ABSTRAK Dalam pemilihan Bupati di Kecamatan Darul Imarah tahun 2017 berlangsung sportive  hal ini tidak terlepas dari keterlibatan pemilihan dalam menentukan calon yang akan di pilih secara langsung, perilaku pemilih merupakan kegiatan seseorang atau kelompok untuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik, baik secara langsung maupun tidak langsung, perilaku masyarakat yang dibentuk melalui pemilihan secara langsung merupakan salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan politik,  kesadaran masyarakat secara aktif dalam menyuarakan suatu kehidupan yang lebih baik ke depannya dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah, menurut firmanzah (2012) membagi perilaku pemilih kedalam empat jenis yaitu: pertama pemilih rasional, pemilih kritis, pemilih tradisional dan pemilih skeptis, berdasarkan penelitian pada pemilihan Bupati tahun 2017 di kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar, dalam hal ini peneliti bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku pemilih Kecamatan Darul Imarah pada pemilihan Bupati tahun 2017 di Kabupaten Aceh Besar dan faktor-faktor yang mempengaruhi pemilih di Kecamatan Darul Imarah pada pemilihan Bupati tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif ( mix method) atau metode campuran, hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilih di Kecamatan Darul Imarah pada pemilihan Bupati tahun 2017 di Kabupaten Aceh Besar, yaitu: (1) pemilih rasional hampir sebagian besar masyarakat mempertimbangkan visi/misi dan program yang di tawarkan pasangan calon, pemilih tradisional dalamhal ini dimana figur pasangan calon yang menjadi pertimbangan masyarakat memilih pasangan yang akan dipilih secara langsung, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi pemilih yaitu di pengaruhi tiga aspek, sosiologi, psikologi dan rasional, yaitu faktor figur pasangan calon, citra pasangan, visi/misi dan program yang di tawarkan, partai pendukung, latarbelakang calon, pendidikan calon.kesimpulan yang dapat di ambil yaitu sebagian besar pemilih di Darul Imarah sangat rasional dan faktor figur, visi/misi pogram yang ditawarkan, latarbelakang calon, sangat besar pengaruhnya terhadap Masyarakat Darul Imarah dalam menentukan calon Bupati Aceh Besar tahun 2017.Kata Kunci: Perilaku Pemilih, Pemilihan Bupati.  ABSTRACT The 2017 Regent Election of Aceh besar Regency in Darul Imarah Sub District went well.it is highly related to voters attitude in deciding the candidate they will vote. Voters attitude is voters or any particular group of voters behavior and activities thar either directly or indirectly support the politics activity. Moreover the attitude can be and also supervise the government works. Firmanzah (2012) divides voters attitude into four types which are rational voters, critical voters, and skeptical voters. This study aims to find out voters attitude in Darul Imarah Sub District in the 2017 Regent Election and the factors that influence voters option in the 2017 Regent Election in Darul Imarah. This study used mix method which combines qualitative and quantitative. It also combines library research and field research. The library research was done to find the secondary data by reading books, regulations, and other sources related to this study. The field research is conducted to get the primary data by distributing questionnaire to the respondents and interviewing the informants. The study shows that in the regent Election Of Aceh Besar regency 2017, the voters in Darul Imarah Sub Districts are, (1) there are rational voters who the mostly consider the visions and missions of the candidates offer during the campaign, and there are tradisional voters who consider the voting merely on who the candidates are, (2) there aspects that influence voters decisions. They are sociology aspect, psychology aspect, and rational aspect which includes the profiles of the candidates, the image of the candidates, the visions and missions offered by the candidates, the parties that support the candidates. The conclusion shows that most voters in Darul Imarah are rational. Moreover the visions and missions offered by the candidates and the coalition parties which support the candidates have great influence in determining the candidates success in the Regent Election Of Aceh Besar in 2017. Keywords: Voter attitude, Regent election.. 
PengaruhPenggunaan Smartphone Dalam Gaya Hidup Modern Terhadap Komunikasi Interpersonal Kalangan Pemuda di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh sri maulidar; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.86 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Pengaruh penggunaan smartphone dalamgaya hidup modern terhadap komunikasi interpersonal kalangan pemudadi Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh penggunaan smartphone terhadap komunikasiinterpersonal pemuda di Kecamatan Syiah Kuala.Jenis penelitian iniadalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan penelitiandeskriptif.Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 50 respondenyang terpilih dengan teknik Purposive Sampling.Teknik pengumpulandata yang menyebarkan kuesioner.Data primer dalam penelitian inidiperoleh dari kuesioner yang skala pengukurannya menggunakan skalalikert dan diolah secara statistik dengan program SPSS versi 20.0 yaitu ujivaliditas dan reabilitas, uji hipotesis, uji regresi linear sederhana.Berdasarkan hasil dari analisis regresi liniear sederhana bahwa terdapatpengaruh yang cukup positif antara penggunaan smartphone terhadapkomunikasi interpersonal pemuda dengan koefisien regresi 0,438(hubungan yang cukup erat). Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilaithitung adalah 3.37 dan nilai ttabel pada α 0,05 pada uji 2 sisi diketahui 2,49.Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu jika thitung lebih besar darittabel(3,372,49), maka Ha diterima.Oleh karena itu, dapat dinyatakanbahwa penggunaan smartphone memiliki pengaruh yang signifikansidengan variabel komunikasi interpersonal.Artinya pengunaansmartphone dapat mempengaruhi sikap komunikasi interpersonalpemuda.Kata kunci: Smartphone, komunikasi interpersonal, pemudaThe influence of the use of smartphones in modern lifestyleon interpersonal communication among the youth in the District of Syiah Kuala,Banda Aceh.ABSTRACTThis study entitled "The influence of the use of smartphones in modern lifestyleon interpersonal communication among the youth in the District of Syiah Kuala,Banda Aceh. This study aims to determine the effect of the use of smartphones tothe youth interpersonal communication in the District of Syiah Kuala. Thisresearch is a quantitative study with descriptive approach. The number ofrespondents in this study were 50 respondents were selected by purposivesampling technique. Data collection techniques used in this research is a field thatis by distributing questionnaires. Primary data in this study were obtained fromquestionnaires measurement scale using Likert scale and statistically processedwith SPSS version 20.0 is test validity and reliability, hypothesis testing, simplelinear regression test. Based on the results of a simple linear regression analysisthat there is a considerable positive influence between the use of smartphones tothe youth interpersonal communication with a regression coefficient of 0.438 (afairly close relationship). The hypothesis testing results obtained tcount is 3:37and the value of α ttable at 0.05 in test 2 side note 2.49. Based on the hypothesisthat the test criteria if thitung greater than ttable (3.37 2.49), then Ha acceptableby Therefore, it can be stated that the use of smartphones has significant influencewith interpersonal communication variables. This means that the use ofsmartphones can affect the attitude of the youth interpersonal communication.Keywords: Smartphone, interpersonal communication, youth
THE ROLE OF WOMAN RATIOERS IN IMPROVING FAMILY REVENUES IN GAMPONG LAMGABOH, LHOKNGA Maizullaili Maizullaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.992 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga serta untuk mengetahui besarnya kontribusi pengrajin rotan dalam meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu untuk melihat dan mendeskripsikan peran perempuan pendapatan pengrajin rotan di gampong Lamgaboh Kecamatan Lhoknga. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Peran dari Merton.Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive samplingyang berjumlah 9 orang, diantaranya 3 perempuan pengrajin rotan, 2 perempuan yang telah mahir dalam pengolahanrotan, 1 perempuan rotan yang mencari nafkah dengan tanpa adanya suami, 2 keluarga yang ekonominya menengah ke bawah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, proses pembuatan rotan di desa ini masih sangat tradisional, dengan keuletan pengusaha maka usaha tersebut semakin jaya dan semakin banyak peminatnya. Dengan demikian pengrajin rotan mampu mempertahankan ketahanan hidupnya dan meningkatkan pendapatan keluarganya, dengan menjadi pengrajin rotan dan juga memiliki usaha rotan sendiri perempuan di gampong Lamgaboh ini sangat bersyukur dapat membantu perekonomian keluarga,dengan pendapatan suami yang tidak menentu namun perempuan pengrajin rotan dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. Kata Kunci : Peran, perempuan, pengrajin rotan.  ABSTRACT   This study aims to find out how the role of women in increasing family income and to know the contribution of rattan pengarajin in increasing family income. The method used in this research is descriptive qualitative method, that is to see and describe the income of rattan craftmen in Lamgaboh Village Lhoknga. The theory used in this research is the theory of the role of Merton by using data analysis techniques, the selection of informants in this study was done by purposive sampling technique that is data retrieval from informants who have been in the previous criteria. Informants in this study amounted to 9 people including 3 women rattan craftsmen 2 women who have been proficient in the utilization of rattan 1 female rattan who earn a living without the husband of 2 families whose economies middle and lower. Data collection techniques used were interviews and documentation. The results of this study indicate that, income rattan craftsmen  and able to prosper his family.  Keywords: Role, female, rattan craftmen 
Efektivitas Promosi SFS (shoutout for shoutout) di Instagram dalam Membangun Minat Beli Masyarakat Kecamatan Syiah Kuala Meldiana Meldiana; Mahyuzar Mahyuzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.347 KB)

Abstract

Abstrak-Penelitian ini berjudul “Efektivitas Promosi SFS (shoutout for shoutout) di Instagram dalam Membangun Minat Beli Masyarakat Syiah Kuala”. Promosi bertujuan untuk mengkomunikasikan keunggulan produk dan membujuk calon pelanggan untuk membeli produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas promosi SFS yang dilakukan di media sosial Instagram dalam membangun minat beli konsumen. Teori yang digunakan adalah teori Hierarchy of Effect dengan memperhatikan tiga proses keefektivitasan iklan sebelum konsumen mengambil keputusan pembelian yaitu kognitif, afektif dan konatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi terhadap delapan informan. Pemilihan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu menentukan informan berdasarkan dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, promosi SFS yang ditampilkan di Instagram sudah berjalan efektif dalam membangun minat beli konsumen, akan tetapi beberapa informan masih merasa terganggu dengan banyaknya promosi yang dilakukan secara terus-menerus tanpa adanya jeda. Dari tujuh informan, empat diantaranya tidak pernah melakukan pembelian melalui promosi SFS akan tetapi mereka hanya sampai pada minat beli saja, sedangkan tiga informan lainnya melakukan pembelian melalui promosi SFS ini.Abstract - This study entitled "Effectiveness of Promotional SFS (shoutout for shoutout) in Instagram in Building Public Interest Buy Syiah Kuala". Promotion aims to communicate the benefits of the product and to persuade potential customers to buy the product. This study aims to determine how the effectiveness of promotional SFS conducted in Instagram social media in building consumers to buy. The theory used is the theory of Hierarchy of Effect by taking into account three processes ad effectiveness before consumers make purchasing decisions that effect the cognitive, affective and conative. The method used in this research is qualitative method with descriptive approach. The data collection is done with unstructured interviews, participant observation passive, and documentation of the eight informants. Selection of informants by using purposive sampling technique, which was to determine informants in accordance with some predetermined criteria. Based on this research, promotion SFS shown in Instagram has been effective in building consumer buying interest, but some informants still feel disturbed by the amount of promotion done continuously without gaps. Of the sevent informants, four of which have never made a purchase through the sale of SFS but they only came to the buying interest only, while three other informants to make purchases through the promotion of this SFS.  
Pola Komunikasi Pimpinan Dalam Menumbuhkan Motivasi Pegawawai Pada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar ARIVA FUADI; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.607 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola komunikasi pimpinan dalam menumbuhkan motivasi pegawai dan bagaimana keberhasilan pimpinan Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar.Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kegiatan yang dilakukan dalam metode penelitian tersebut yaitu pengumpulan  data berdasarkan kenyataan di lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan data yang diperoleh tersebut kemudian dilakukan analisa dan menginterpretasikan arti   data   yang dimaksud. Sumber data pada penelitian iniadalah pimpinan dan pegawai Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar, dengan menggunakan teknik wawacara, observasi, yaitu teknik percakapan untuk mendapatkan data dan pengumpulan data dengan pengamatan langsung secara sistematis. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa Pada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar tergambar adanya pola komunikasi vertikal dan horizontal, karena semuanya memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan pesan, sehingga dapat berpartisipasi secara adil dan dapat membangun motivasi kerja pegawai Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar. Pola komunikasi vertikal terlihat dari adanya instruksi  tugas yang disampaikan pimpinan Dinas Sosial kepada pegawai berupa perintah dan himbauan. Komunikasi horizontal tampak pada kegiatan mengkoordinasikan informasi dan saling bekerjasama. Pola komunikasi secara vertikal dan horizontal mampu membangun motivasi kerja pegawai kantor Dinas Sosial Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci: Pola Komunikasi, Komunikasi Vertikal dan Horizontal, MotivasiLeadership Communication pattern To Fostering Employee Motivation In Social Service Of Aceh Besar DistrictThe purpose of this research is to analyze the leader communication patterns in encouraging worker motivation and the successful of pattern works in Social Regional Office of Aceh Besar district. The method used by the researcher is qualitative descriptive. The process of data collection was done through observation, interview, and documentation. After collecting the data, it was analyzed and interpreted its meaning word by word. The source of data was from Head of Social Regional Office of Aceh Besar district. The result of this research showed that there were horizontal and vertical patterns of communication happened. Because all sides have the same chance to deliver messages, all people can fairly participate and build the work motivation of the officers of Social Regional Office of Aceh Besar district. The vertical patterns indicated there were work instructions delivered by the head to the officer as appeal and order while the horizontal patterns showed in coordinating information and collaboration. The communication patterns can build motivations in Social Regional Office of Aceh Besar district.Keyword: communication pattern, vertical and horizontal communication, motivation

Page 42 of 102 | Total Record : 1018