cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Pengaruh Promosi Official Account Alfamart Terhadap Keputusan Membeli Pada Pengguna Line Aktif (Suatu Penelitian Pada Masyarakat Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh Siti Rahmadhani; Drs. Amsal Amri, M.Pd
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.3 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Pengaruh Official Account Alfamart Terhadap Keputusan Membeli Pada Pengguna Line Aktif (Suatu Penelitian Pada Masyarakat Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi Official Account Alfamart terhadap keputusan membeli pada pengguna Line aktif. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh masyarakat Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh yang berjumlah 24581 jiwa, jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan Slovin presisi 10% dari jumlah populasi, sehingga besar sampel yang digunakan yaitu sebanyak 100 responden. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu Hierarchy of Effect Model (Model Hirarki-Efek) yang merupakan salah satu teori pemasaran sosial yang digunakan untuk menunjukkan proses iklan berkerja hingga menimbulkan kesan dan membentuk keputusan membeli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis eksplanatif. Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui survei dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, dan diolah secara statistik dengan menggunakan program SPSS versi 23, yaitu uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji regresi linear sederhana,  dan identifikasi determinan. Dari hasil perhitungan regresi linear diperoleh nilai b atau koefisien regresi 0,831 , angka ini menunjukkan pada taraf sangat tinggi, artinya jika masyarakat meningkatkan perhatiannya terhadap informasi dari official account alfamart sebesar satu satuan maka keputusan membeli pada masyarakat meningkat sebesar 83,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai  sebesar 9,440 dan nilai  sebesar 1,984 sehingga dengan tingkat signifikansi 5% maka  diterima. Jadi dapat simpulkan bahwa penggunaan official account alfamart berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan membeli pada masyarakat di kecamatan Luengbata Kota Banda Aceh. Kata Kunci : Promosi, Official Account Alfamart, Komunikasi Pemasaran, Keputusan MembeliThe Influence Of Alfamart Official Account To The Decision Of Buying On Active Line Users ( A Research On Community Of Lueng Bata Distric Of Banda Aceh)ABSTRAK, This research entitled “ The Influence Of Alfamart Official Account To The Decision Of Buying On Active Line Users ( A Research On Community Of Lueng Bata Distric Of Banda Aceh). This research aimed on finding the influence of alfamart official promoting account to the decision of buying on active line users. The population of this research was the community of lueng bata distric of banda aceh, which totaled 24581 people. The amount of the sample used in this research was determined by using slovin precision formula of 10% of the population. So the amount of sample used in this research was 100 respondents. The theory used in this research was Hierarchy of Effect Model which is one of the social marketing theories that used to show the process of advertisement works to create an impression and forms a buying decision. This research used explanative analysis of quantitative method. The primary data in this research is obtained through survey which used questionnaire as the research instrument. The data is processed statistically with SPSS programs version 23, which were validity and reliability test, normality test, simple linear regression test, tcounting, and determinant identification. From the counting result of linear regression, b value or regression coefficient 0,831 was obtained. This score showed the highest level of coefficient. It meant that the community increased their interest to the information from the official account of alfamart for one unit, then the decision of buying in the community has increased for 83,1%. Based on the result of this research, it was concluded that the result of hypothesis testing obtained the tcounting value for 9,440% and the ttable value for 1.984, so with the level of significance 5% then Ha is accepted. In conclusion, the use of official account of alfamart significantly and positively influenced the decision of buying in community of Lueng Bata distric of Banda Aceh.Key words: Promotion , Alfamart Official Account, Marketing Communication, Buying Decision. 
Pendekatan Komunikasi Yang Dilakukan Guru Dalam Membentuk Perilaku Kesopanan Dan Kebersihan Pada Anak (Studi Pada Paud IT Al-Azhar Banda Aceh) Eka Dara Phonna; Martunis Yahya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.54 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Pendekatan Komunikasi yang Dilakukan Guru dalam Membentuk Perilaku Kesopanan dan Kebersihan Pada Anak (Studi Pada Paud IT Al-Azhar Banda Aceh)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendekatan komunikasi interpersonal guru dalam membentuk perilaku kesopanan dan kebersihan, serta untuk mengetahui hambatan yang muncul ketika guru berkomunikasi dengan anak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sosial learning yang mengemukakan bahwa manusia belajar tidak hanya melalui pengalaman langsung, melainkan juga melalui peniruan. Guru seyogiyanya memainkan peran penting sebagai seorang model atau tokoh yang dijadikan contoh berperilaku sosial dan moral bagi siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 7 orang guru yang dipilih berdasarkan teknik purposif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil pendekatan menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh guru dalam membentuk perilaku kesopanan dan kebersihan pada anak usia dini berupa pendekatan informatif, dialogis, persuasif, dan instruktif. Pendekatan informatif digunakan oleh guru untuk memberikan pemahaman pada anak didik akan hal yang baik bagi dirinya dan lingkungannya. Pendekatan dialogis digunakan guru untuk mengetahui kebutuhan anak didik dan apa yang anak rasakan. Adapun pendekatan persuasif diterapkan oleh guru saat membujuk anak yang sulit diatur dan mengalami permasalahan terhadap perilakunya seperti rasa mementingkan diri sendiri, tidak ikut aturan, tidak sopan, dan tidak bersih, motivasi yang kurang dan permasalahan perilaku yang lainnya, dan yang terakhir pendekatan instruktif yang guru gunakan untuk membuat dan menjalankan aturan yang telah ada guna membentuk perilaku anak menjadi lebih baik. Hambatan komunikasi yang muncul ketika guru membentuk perilaku kesopanan dan kebersihan pada anak, yaitu meliputi perbedaan persepsi bahasa, gangguan emosional, dan gangguan fisik.Kata Kunci: Pendekatan Komunikasi Interpersonal, Guru, Anak Usia Dini, Perilaku Kesopanan dan Kebersihan.ABSTRACTThis study entitled "Communication Approaches Used by Teachers in Shaping the Politeness and Cleanliness Behavior in Children (Study on Paud IT Al-Azhar, Banda Aceh)." The purpose of this research is to know the interpersonal communication approaches used by teachers in shaping the politeness and cleanliness behavior as well as to know the obstacles that arise when teachers communicate with the children. The theory used in this research is the theory of social learning that suggests that humans learn not only though direct experience, but also through impersonation. Teacher should play an important role as an example for students in social and moral activities. This is a qualitative descriptive research. Informants in this study consisted of 7 teachers who were selected based on purposive technique. The methods for data collection used in this study were interview, observation, and documentation. The results of the approaches suggested that interpersonal communication approaches applied by the teachers in shaping the politeness and cleanliness behavior on early childhood students are in the form of informative, persuasive, dialogical, and instructive. Informative approach used by the teacher to provide understanding for the students will be a good thing for students and their environment. The analogical approach used by teachers is to know the need of the students and what they are feeling. As for the persuasive approach applied by the teacher is to persuade the unruly children and who have problems with their behaviors like  a sense of selflessness, not following the rules, disrespectful, not clean, less motivation, and other behavior problems. The last one is instructive approach used by teachers to create and run the existing rules in order to form a better behavior for the children.  Communication barriers that arise when teachers shape the behavior of politeness and cleanliness in children cover the differences of perception, emotional disorders, and physical disorders.Key words: Interpersonal Communication Approach, Teacher, Early Childhood, Behavior of Politeness and Cleanliness.
Makna Pemakaian Jilbab (Di SMA Negeri 1 Tamiag Hulu Kabupaten Aceh Tamiang) Nurhasanah Nurhasanah; Firdaus Firdaus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.057 KB)

Abstract

ABSTRAK - Makna merupakan bentuk respons dan stimulus yang diperoleh pemeran (individu) dalam komunikasi sesuai dengan asosiasi maupun hasil belajar yang dimilikinya. Dalam agama Islam jilbab dianggap menjadi sebuah identitas perempuan muslim dan diwajibkan bagi perempuan muslim memakai jilbab. Tujuan penelitian ini pertama untuk mengetahui motivasi siswi SMA Negeri 1 Tamiang Hulu dalam menggunakan jilbab, kedua mengetahuai makna jilbab bagi siswi SMA Negeri 1 Tamiang Hulu, ketiga mengetahui dampak penggunaan jilbab bagi siswi SMA Negeri 1 Tamiang Hulu. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik Geoogre Herbert Blumer.Jenis penelitian yang digunakan pendekatan deskriptif kualitatif dimana yang menjadi informan kunci adalah siwi SMA Negeri 1 Tamiang Hulu dan informan pendukung adalah Guru-guru SMA Negeri 1 Tamiang Hulu. Hasil penemuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua kategori makna jilbab yang ada di lingkungan SMAN Negeri 1 tamiang Hulu. Pertama, jilbab sebagai identitas agama. Motivasi yang didapat dari lingkungan keluar mendorong mereka untuk menggunakan jilbab sesuai syariat Islam. Dampak yang terlihat yaitu timbulnya kesadaran mereka untuk menggunakan jilbab bukan hanya di lingkungan sekolah saja melainkan di luar sekolah maupun rumah. Kedua jilbab sebagai identitas fashion. Motivasi yang mereka dapatkan dari teman membuat merweka menjadi ikut-ikutan meniru fashion yang sedang trendy. Berjilbab bagi siswi berada dalam sebuah proses perjalanan waktu yang juga dipengaruhi oleh lingkungan sosial yang membentuknya. Saran Kepada  siswi SMAN 1 Tamiang Hulu hendaknya patuh terhadap peraturan yang ada di sekolah, tanpa harus memodifikasi busana yang digunakan. Kepada pihak sekolah hendaknya harus lebih tegas lagi dalam mendidik siswi untuk mengikuti aturan sekolah yang telah disepakati. Kepada pihak orang tua murid seharusnya memberikan dukungan kepada sekolah, agar pihak sekolah lebih mudah mendidik dan mengajarkan murid berprilaku baik dan mematuhi aturan sekolah.Kata Kunci: Makna, Motivasi, Jilbab  ABSTRACT - Meaning a form of stimulus and response obtained actors (people) in a communication in accordance with the association and its learning outcomes.  In Islam the headscarf is considered to be an identity of Muslim women and Muslim women are required to wear the hijab. The first aim of this study to determine the motivation of SMA Negeri 1 Tamiang Hulu within the veil, the hijab means to know SMA Negeri 1 Tamiang Hulu, third determine the impact of wearing the veil for SMA Negeri 1 Tamiang Hulu. This study uses the theory of Symbolic interactionism Geoogre Herbert Blumer.Jenis research used a qualitative descriptive approach which is a key informant was siwi SMA Negeri 1 Tamiang Hulu and informants supporters are teachers SMAN 1 Tamiang Hulu. The findings of this study indicate that there are two categories of hijab in the environment SMA Negeri 1 Tamiang Hulu. First, the veil as a religious identity. Motivation obtained from the neighborhood came out to encourage them to use Shari'a compliant Islamic headscarf. The impact is seen that awareness raising them to use the hijab is not just in the school environment alone but outside the school and the home. Both the head scarf as a fashion identity. Motivation they get from friends makes merweka into the bandwagon mimic being trendy fashion. Veiling for girls are in a process of passage of time which is also influenced by the social environment that shape it. Suggestions To SMAN 1 Tamiang Hulu should adhere to the rules in school, without having to modify the clothes used. To the school should have to be more assertive in educating students to follow school rules that have been agreed. To the parents should provide support to the school, that the school is easier to educate and teach the pupils behave well and abide by school rules
DINAMIKA HUBUNGAN SOSIAL MASYARAKAT TEMPATAN (ASOE LHOK) DENGAN PENDATANG (Studi Pada Masyarakat Gampong Cot Mesjid, Banda Aceh) Zarra Silvia Balqis; Bukhari, MHSc Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.278 KB)

Abstract

AbstrakMasyarakat merupakan kumpulan individu yang terdiri dari berbagai golongan maupun kalangan yang tinggal dalam satu wilayah yang membentuk suatu interaksi didalamnya. Artinya adalah bahwa dalam kehidupan masyarakat tidak mungkin hanya ada satu kelompok masyarakat saja, setiap masyarakat pasti memiliki beragam latar belakang yang berbeda. Oleh karena perbedaan latar belakang tersebut dapat membentuk kelompok masyarakat seperti halnya masyarakat tempatan atau dalam penelitian ini dikenal dengan istilah (asoe lhok) dengan pendatang di Gampong Cot Mesjid sebagai salah satu wilayah urban di Banda Aceh yang melahirkan dinamika hubungan sosial antar kedua kelompok masyarakat tersebut. Untuk menganalisa permasalahan dalam skripsi ini digunakan teori kontruksi sosial oleh Peter L Berger dan Thomas J Luckman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menjelaskan bagaimana dinamika hubungan sosial yang terjadi dalam masyarakat tempatan (asoe lhok) dengan pendatang di gampong serta melihat dan menjelaskan bagaimana keterlibatan pendatang dan keberterimaan masyarakat tempatan (asoe lhok) dalam politik praktis di gampong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif guna melihat dan menggambarkan secara rinci permasalahan yang diteliti. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dinamika hubungan sosial antara masyarakat tempatan (asoe lhok) dengan pendatang di Gampong Cot Mesjid timbul melalui kenyataan yag dibangun oleh masing-masing pihak tentang lingkungan sosial mereka. Kemudian bahwa keberterimaan masyarakat tempatan (asoe lhok) terhadap pendatang dalam politik praktis bersifat terbuka dan dapat diterima dengan baik karena beberapa faktor, keterlibatan pendatang dalam politik praktis pun mendapat dukungan meskipun sebagian diantaranya bersikap pesimis.Kata Kunci: Masyarakat, Dinamika, Hubungan Sosial, Interaksi Sosial, Asoe lhok, Pendatang  
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH TERHADAP RETRIBUSI PARKIR (Suatu Kajian dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Banda Aceh Tahun 2012-2013) Dewi Fitri Liana; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.07 KB)

Abstract

Secara umum implementasi kebijakan pemerintah Kota Banda Aceh mengenai perparkiran di tepi jalan umum telah berjalan dengan baik. Kebijakan pemerintah Kota Banda Aceh tersebut ditetapkan dalam Qanun Kota Banda Aceh Nomor 4 Tahun 2012 tentang retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. Namun demikian, Pemerintah belum mampu mengelola retribusi parkir sebagai penerimaan Pendapatan Asli Daerah dengan optimal. hal ini disebabkan karena terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh juru parkir dan penerimaan PAD yang tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah Kota Banda Aceh terhadap retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum serta mengetahui dampak penerimaan retribusi parkir dalam meningkatkan PAD tahun 2012-2013. Data yang diperlukan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil penelitian di lapangan dan kepustakaan. Penelitian di lapangan dilakukan melalui wawancara dengan informan dan juga dari dokumen-dokumen penting dari kantor dinas yang terkait. Sedangkan penelitian kepustakaan diperoleh dengan cara membaca buku teks, peraturan perundang-undangan, jurnal, dan bahan-bahan bacaan lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pemerintah Kota Banda Aceh mengenai retribusi parkir belum berjalan dengan optimal. Hal ini dipengaruhi oleh pengelolaan retribusi parkir yang belum optimal, pemanfaatan karcis tidak sesuai dengan kebijakan pemerintah dan rendahnya pengawasan dan sumber daya manusia. Penerimaan retribusi parkir memberikan dampak kontribusi yang rendah terhadap peningkatan PAD yaitu sebesar 2,53 persen dan pada tahun 2013 sebesar 2,22 persen. Dinas perhubungan sebagai lembaga pelaksana kebijakan disarankan untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja juru parkir. Hal tersebut dilakukan agar pemerintah mengetahui kecurangan yang terjadi pada lokasi retribusi parkir sehingga dapat mempertegas sanksi yang diberikan kepada juru parkir yang melakukan kecurangan tersebut. The Implementation Of Policy Goverment In Banda Aceh Towards Levy Parking (A Study Of Banda Aceh Local Revenue  Enhancement In 2012-2013)In general, the implementation of Banda Aceh City government policy regarding parking on public roads has been going well. The policy of Banda Aceh city government is regulated in Qanun of Banda Aceh City No. 4 of  2012 on roadside parking service levies. Nevertheless, the Government has not been able to manage the parking charges as the revenue of the original regional income optimally. This is because there are several violations committed by parking attendants and PAD revenue which is not maximal. This study aims to analyze the implementation of Banda Aceh City government policy on retribution of public roadside parking service and to know the effect of parking retribution acceptance in increasing PAD in 2012-2013. The data required in this research is obtained from the results of field research and literature. Field research was conducted through interviews with informants as well as from important documents from related offices. While literature research is obtained by reading textbooks, legislation, journals, and other reading materials related to this research. The results show that the implementation of Banda Aceh City government policy on parking charges has not been running optimally. This is influenced by the management of parking fees that have not been optimal, the use of tickets is not in accordance with government policy and low supervision and human resources. The reception of parking fees contributes a low contribution to the PAD increase of 2.53 % and in 2013 by 2.22 %.Department of Transportation as a policy implementing institution is advised tosupervise against performance of the parking attendant. This is done so that the government knows the fraud that occurred in the location of parking fees so as to reinforce the sanctions given to the parking attendants who committed the fraud.
PEMAHAMAN DAN SIKAP MAHASISWA TERHADAP UNDANG-UNDANG NO. 11 TAHUN 2008 TENTANG INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK (Studi Pada Mahasiswa Hukum Dan Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala Pengguna Media Sosial) Siti Nurbayani; Dahlan Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.78 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini berjudul “Pemahaman Dan Sikap Mahasiswa Terhadap Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Studi Pada Mahasiswa Hukum Dan Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala Pengguna Media Sosial)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemahaman dan Sikap Mahasiswa Terhadap Undang-Undang No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif agar dapat dilakukan analisis statistik. Populasi penelitian ini adalah 1.738 orang dan setelah menggunakan rumus Slovin dengan kelonggaran ketidaktelitian 10% dari jumlah populasi, maka besarnya sampel yang diambil adalah 100 responden berasal dari mahasiswa Fakultas Hukum dan Program Studi Ilmu Komunikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dependensi efek komunikasi massa yang pengaruh media ditentukan oleh hubungan timbal balik antara media dan masyarakat. Keinginan individual untuk informasi dari media adalah variabel utama dalam menjelaskan mengapa pesan media memiliki 3 efek yaitu : efek kognitif, afektif dan behavior. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner yang skala pengukurannya menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan program SPSS versi 21.0 yaitu uji validitas dan reliabilitas, analisis tabel tunggal, dan analisi statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap UU ITE Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 45 ayat (1) dikategorikan tinggi atau sebanyak 65 orang (65%) menjawab setuju. Kemudian sikap responden terhadap kedua pasal tersebut dikategorikan tinggi atau sebanyak 50 orang (50%) menjawab setuju. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan sikap mahasiswa terhadap UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik berada pada kategori tinggi. Kata Kunci    : Pemahaman, Sikap, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)         Understanding and Students Attitudes Against Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transaction (A Study on law and Communication students at Syiah Kuala University of Social Media Users ABSTRACT - This study entitled "Understanding and Students Attitudes Against Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transaction (A Study on law and Communication students at Syiah Kuala University of Social Media Users)". This study aims to determine the Student Attitudes Toward Understanding and students attitudes against law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions (UU ITE). The method used in this research was descriptive method with quantitative approach in order to do statistical analysis. The population was 1,738 people, and after using the slovin formula with concession of  inaccuracy 10% of the total population, therefore, the size of the sample taken was 100 respondents came from the student of Law Faculty and Communication Studies. The theory used in this study was the effect of dependency theory of mass communication which media influenced is determined by the reciprocal relationship between media and society. The willingness of individuals to information from the media is the main variable in explaining why media messages has three effects, namely: effects of cognitive, affective and behavioral. Primary data in this study were obtained from the questionnaire using a Likert scale measurement scale and statistically processed with SPSS version 21.0 is test validity and reliability, a single table analysis, and analysis of descriptive statistics. Based on the results of this study, it can be concluded that students' understanding of the information and electronic transaction Law Article 27 section (3) and Article 45 section (1) categorized as high or as many as 65 people (65%) responded to agree. Then the attitudes of respondents to both articles categorized as high or as many as 50 people (50%) responded to agree. Thus, it can be concluded that the understanding and attitudes of students to Law No. 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transaction at the high category.Keywords: Understanding, Attitude, Law on Information and Electronic Transactions (UU ITE)     Pemahaman Dan Sikap Mahasiswa Terhadap Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Studi Pada Mahasiswa Hukum Dan Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala Pengguna Media Sosial)
Hubungan Sosialisasi Dengan Pengetahuan Dan Keputusan Masyarakat Untuk Menjadi Peserta LKC Dompet Dhuafa Aceh (Studi Pada Masyarakat Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh) Aridwan Syahputra; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.704 KB)

Abstract

Abstrak : Penelitian ini berjudul “Hubungan Sosialisasi Dengan Pengetahuan Dan Keputusan Masyarakat Untuk Menjadi Peserta LKC Dompet Dhuafa Aceh (Studi Pada Masyarakat Kecamatan Lueng Bata Kota Banda Aceh)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jawaban tentang hubungan  sosialisasi dengan pengetahuan dan keputusan masyarakat menjadi peserta LKC Dompet Dhuafa Aceh. LKC Dompet Dhuafa merupakan lembaga non profit yang melayani kaum dhuafa dibidang kesehatan melalui pengelolaan dana sosial masyarakat (ZISWAF- Zakat, Infak, Sedekah dan wakaf) dan dana sosial perusahaan. Mayarakat miskin sangat sulit mengakses layanan kesehatan. Selain karena biaya yang mahal, kurangnya informasi dan sosialisasi kesehatan gratis juga menjadi penyebab menularnya penyakit-penyakit berbahaya. Teori yang digunakan  adalah Hierarcy Of  Effect Model. Dalam teori tersebut dikatakan bahwa ada beberapa tahapan untuk mengambil keputusan  yaitu kognitif, afektif dan  behavior. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenif eksplanatif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa pembagian kuesioner yang diisi langsung oleh responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan metode nonprobability sampling dan quota sampling. Hasil analisis data menggunakan statistic parametric dengan teknik analisis data pearson menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,601 untuk variabel  sosialisasi dengan pengetahuan masyarakat dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,643 untuk variabel  sosialisasi dengan keputusan masyarakat. Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung 7,010,   dan nilai ttabel pada 0,05 pada uji 2 sisi adalah 1,662. Dan Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung 7,835,  dan nilai ttabel pada 0,05 pada uji 2 sisi adalah 1,662. Maka hipotesis terdapat hubungan positif dan signifikan antara   sosialisasi dengan pengetahuan masyarakat untuk  menjadi peserta LKC Dompet Dhuafa Aceh dan  sosialisasi dengan keputusan masyarakat untuk  menjadi peserta LKC Dompet Dhuafa Aceh. Hal ini dapat diartikan bahwa semakin tinggi sosialisasi maka akan semakin tinggi pengetahuan dan keputusan masyarakat, demikian juga sebaliknya.The Relationship of Socialization with Knowledge and Community’s Decision to become member of LKC Dompet Dhuafa Aceh (Case Study: Lueng Bata, Banda Aceh)"Abstract : This research entitled "The Relationship of Socialization with Knowledge and Community’s Decision to become member of LKC Dompet Dhuafa Aceh (Case Study: Lueng Bata, Banda Aceh)".The purpose of this study is to find out the answer about the socialization with the knowledge and the community's decision to be the member of LKC Dompet Dhuafa Aceh. LKC Dompet Dhuafa is a non-profit organization which served the dhuafa community in the health sector through the management of social funds (ZISWAF-Zakat, Infak, Sedekah and Wakaf) and enterprise social funds. Poor society is very difficult to access health services. Besides because of the high cost, the limit of information and free health socialization is also being the factor of the infectious of dangerous diseases. The theory used in this research is Hierarchy of Effect Model. This theory said that there are several steps to take decision, those are cognitive, affective and behavior. The research method used a quantitative approach with explanative type. The instrument of data collection in this research is using questionnaires which distributed to the respondents and asked them to fill it out directly. In addition, Sampling methodology which used in this research is no probability sampling and quote sampling method. The result of data analysis is processed by using statistic parametric with pearson data analysis technique which showed correlation coefficient (r) 0.601 for socialization variable with public knowledge and correlation coefficient (r) 0.643 for socialization variable with community’s decision. The first result hypothesis testing is obtained by tcount score at 7.010, and ttable score at 0.05 on the test of 2 sides is 1.662. Furthermore, the second result of hypothesis testing is obtained by tcount score at 7.835, and ttable score at 0.05 on 2 sides test is 1.662. In conclusion, on hypothesis, we can see that there is a positive and significant relationship between socialization with the knowledge of the community to become member of  LKC Dompet Dhuafa Aceh. Moreover, there is also looked a positive and significant relationship between socialization to the community's decision to become member of LKC Dompet Dhuafa Aceh. All in all, it can be interpreted that the higher the socialization, the higher knowledge and decisions of society, and vice versa.
Respon Pedagang Kaki Lima Pasar Aceh Terhadap Peraturan Daerah Kota Banda Aceh No. 03 Tahun 2007 Mirhadi Adhha; Bukhari MHSc
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.885 KB)

Abstract

ABSTRAKPedagang kaki lima merupakan salah satu femomena sosial yang terjadi Indonesia dan menjadi masalah sosial yang harus dihadapi berkaitan dengan ketertiban dan keindahan tata ruang kota. Aceh memiliki regulasi tentang pengaturan dan pembinaan pedagang kaki yang tertuang dalam peraturan daerah (Qanun) Kota Banda Aceh No. 03 Tahun 2007. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respon dari para pedagang kaki lima terhadap peraturan daerah kota Banda Aceh. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori respon untuk menganalisis perilaku pedagang kaki lima terhadap kebijakan pemerintah Kota Banda Aceh yaitu peraturan daerah No 03 Tahun 2007. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan evaluatif research.Teknik pengumpulan dilakukan dengan cara wawancara dan observasi lapangan yang berlokasi di Pasar Aceh Kota Banda Aceh. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menggambarkan bahwa respon para pedagang kaki lima yang berada di kawasan Pasar Aceh terhadap peraturan Daerah Kota Banda Aceh No 03 Tahun 2007 tidak baik. Dalam Peraturan no. 03 tahun 2007 pada bab 2 pasal 5 terdapat pernyataan bahwa khusus untuk kawasan Masjid Raya Baiturrahman dan Taman Kota disekitar Masjid Raya tidak dibenarkan melakukan kegiatan berjualan, hal ini sangat bertentangan dengan kenyataan dilapangan dimana banyak pedagang kaki lima yang membuat lapak untuk dagangannya. Pedagang kaki lima yang berada di kawasan Pasar Aceh khususnya Jln. T. Nyak Pante Kulu dengan sadar melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah No. 03 Tahun 2007. Pemerintah Kota Banda Aceh belum tegas dalam mengatur dan membina pedagang kaki lima yang berada di kawasan Pasar Aceh Kota Banda Aceh.Kata Kunci: Respon, Pedagang Kaki Lima, Peraturan DaerahThe Response Of Street Vendors In Aceh Market To Local Regulation In Banda Aceh City Number 03 In 2007ABSTRACT Street vendors is one of the social phenomena that occur in Indonesia and become a social problem that has to deal related to the order and beauty of urban layout. Aceh has a regulation about setting and coaching of street vendors in The Local Regulation (Qanun) Of Banda Aceh City No. 03 In 2007. The purpose of this research is to know the response of street vendors to The Local Regulation In Banda Aceh City. The theory used in this research is the Response Theory to analyze the behavior of street vendors to The Government Police of Banda Aceh City that is Regulation No. 03 in 2007. There search method used is Qualitative Methods with evaluative research approach. Data collection techniques used are interviews and field observation which is located in Aceh Market in Banda Aceh City. The result obtained in this research is the response of street vendors in The Aceh Market Area to the Local Regulation No. 03 in 2007 in Banda Aceh City is not good. The regulation of No. 03 in 2007 in chapter 2 article 5 there is a statement that for mosque area is not allowed to lee. This is very contrary to the reality in the field where many street vendors are located in the Aceh Market area especially at the T. Nyak Pante Kulu Street consciously violate to local regulation No. 03 in 2007. The government of Banda Aceh City not yet firmly in regulation and nurturing street vendors at Aceh Market area inBanda Aceh City.Keywords: Response, Street Vendors, Local Regulation. 
Strategi Public Relation Dalam Promosi Wisata Islami (Studi Deskriptif Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh) Bayu Ananda; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.894 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul  “Srategi Public Relation Dalam Promosi Wisata Islami (Studi Deskriptif Dinas Pariwisata Kota Banda Aceh)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata kota Banda Aceh dalam upaya mempromosikan wisata Islami di kota Banda Aceh. Teori yang digunakan yaitu teori perencanaan. Teori ini menjelaskan mengenai Perilaku komunikasi yang dilakukan, memerlukan tindak  perenacanaan yang di harapkan dapat respon atau feedback dari target komunikasi sehingga sesuai seperti yang diinginkan pembawa pesan. Teori ini dikemukan olehCharlesBerger yang beranggapan rencana tersebut ialah gambaran mental dari langkah-langkah yang dipilih oleh individu untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Dalam menentukan informan penelitian ini mengunakan teknik Purposive Sampling, yaitu menentukan kriteria untuk menemukan informan. Kriteria tesebut harus sesuai dengan topik penelitian sehigga informan tersebut kredibel untuk menjawab permasalahan mengenai strategi dalam mempromosikan wisata Islami Kota Banda Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan cara Observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari penelitian ini maka diperoleh hasil strategi yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata kota Banda Aceh memiliki berbagai cara untuk mempromosikan wisata-wisata Islami kota Banda Aceh salah satunya dengan melahirkan Duta  Pariwisata, memplublikasi dengan media massa, dan juga berkerjasama dengan pihak Agent Treveler untuk mempromosikan wisata Islami kota Banda Aceh.Strategy Public Relation In The Promotion of Islamic Tourism (Descriptive Study of Tourism Department of Banda Aceh City)This research entitled "Strategy Public Relation In The Promotion of Islamic Tourism (Descriptive Study of Tourism Department of Banda Aceh City)". This study aims to determine the strategy undertaken by the City of Banda Aceh Tourism Office in an effort to promote Islamic tourism in the city of Banda Aceh. The theory used is planning theory. This theory explains the Behavior of communication is done, requiring planning action in the expected response or feedback from the target communication so that appropriate as desired messenger. This theory was discovered by Charles Berger who thought the plan is a mental picture of the steps chosen by the individual to achieve the desired goal. This research is done by using qualitative approach method with descriptive type. In determining the informant of this research using Purposive Sampling technique, that is determining criteria to find informant. The criteria must be in accordance with the research topic so that the informant is credible to answer the problem of strategy in promoting Islamic tourism of Banda Aceh City. Data collection is done by observation, in-depth interview, and documentation. From this research, the result of strategy done by Tourism Department of Banda Aceh city has various ways to promote Islamic tourism city of Banda Aceh one of them by giving birth Tourism Ambassador, publish with mass media, and also cooperate with Agent Treveler to promote Islamic tourism the city of Banda Aceh.
PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (KB) (STUDI MENGENAI PROGRAM GAMPONG MADANI KENCANA DI GAMPONG DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH) Putri Sarah; Bukhari MHSc
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.708 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan masyarakat terhadap pelaksanaan program Kampung KB (Gampong Madani Kencana) dengan mengakomodasi partisipasi masyarakat, kemudian untuk mengetahui faktor-faktor penghambat yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat terhadap program kampung KB di Gampong Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh. Informan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang. Teori yang digunakan adalah teori partisipasi Cohen dan Uphoff tentang bentuk partisipasi masyarakat terhadap suatu program pemerintah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, bentuk partisipasi masyarakat Gampong Deah Raya dapat dilihat dari adanya perencanaan program. Program unggulan kampung KB ada tiga yaitu Tribina, UPPKS, dan PIK-R. Berdasarkan hasil temuan di lapangan bahwa dari ketiga program hanya program Tribina yang baru dijalankan. Pelaksanaan program belum berjalan semestinya, hal ini dapat dilihat dari kurangnya sosialisasi dan anggaran untuk menjalankan program. Pengambilan manfaat, meningkatnya pengetahuan masyarakat akan tetapi pengetahuan tersebut tidak diimbangi dengan tindakan. Evaluasi sudah baik dapat dilihat dari masyarakat yang menerima program serta dilakukan pengawasan rutin. Faktor penghambat partisipasi diantaranya komunikasi, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan, dan lamanya tinggal.Kata Kunci  : Partisipasi, Masyarakat, Program Kampung KBCOMMUNITY PARTICIPATION ON PRIVATE VOCATIONAL SCHOOL OF PLANNING (KB) (STUDY OF THE GAMPONG MADANI KENCANA PROGRAM IN GAMPONG DEAH RAYA KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH)ABSTRACT               This study aims to determine community involvement in the implementation of the KB Village program (Gampong Madani Kencana) by accommodating community participation, then to find out the inhibiting factors that can influence community participation in the KB program in Gampong Deah Raya, Syiah Kuala District, Banda Aceh. Informants in this study amounted to 12 people. The theory used is the theory of Cohen and Uphoff's participation in the form of community participation in a government program. The results of this study indicate that the form of Gampong Deah Raya community participation can be seen from the program planning. There are three main villages in the KB program, namely Tribina, UPPKS, and PIK-R. Based on the findings in the field that of the three programs only the new Tribina program was run. The implementation of the program has not run properly, this can be seen from the lack of socialization and budget to run the program. Benefit taking, increasing community knowledge but that knowledge is not balanced with action. Evaluation is good and can be seen from the people who receive the program and are routinely supervised. Inhibiting factors include participation in communication, gender, occupation, education, and length of stay. Keywords: Dispute, Identity Status, Border Area

Page 43 of 102 | Total Record : 1018