cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
Sosialisasi Calon Presiden dan Wakil Presiden Oleh Partai Politik Pada Pemilihan Umum Tahun 2019 (Studi Pada Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Kecamatan Baiturrahman);SOCIALIZATION OF PRESIDENTIAL CANDIDATES AND PRESIDENTIAL VOCATIONS ON GENERAL ELECTIONS IN 2019 (Case Study on the Installation of Campaign Props in Baiturrahman District) Hendrayana Hendrayana; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2485.999 KB)

Abstract

ABSTRAKPemilihan Umum Tahun 2019 untuk pertamakalinya PEMILU dilakukan serentak antara pemilihan presiden dan Pemilihan legislatif. Partai politik dalam pemilihan presiden  terbagai dalam dua koalisi yaitu nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin yang diusung dan didukung oleh sembilan Partai Politik dan pasangan Nomor urut 02 Prabowo-Sandi yang diusung dan didukung oleh lima Partai Politik. Karena pemilu dilakukan serentak maka oleh itu partai politik mempunyai tugas ganda dalam hal proses kampanye, disatu sisi partai politik harus mensosialisasikan calon presiden dan wakil presiden yang diusung oleh partainya dan disisi lain partai politik juga harus mensosialisasikan para calon legislatif dari partainya. Beberapa partai politik mengintruksikan kepada para calon legislatif untuk menempatkan gambar atau slogan Capres dan Cawapres yang didukung oleh partainya. Di kecamatan Baiturrahman kota Banda Aceh terdapat banyak alat praga kampanye calon legislatif yang tidak menempatkan gambar atau slogan Capres dan Cawapres yang didukung oleh partainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan mengapa calon legislatif tidak menempatkan gambar capres dan cawapares yang diusung oleh partainya pada alat praga kampanye, dan untuk mengetahui dampak apakah yang terjadi terhadap partai politik dan capres dan cawapres terhadap diadakanya pemilu serentak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif  kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan melakukan penelitian wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah beberapa partai politik dalam proses sosialisasi dan kampanye memang mengintruksikan kepada legislatif untuk menempatkan gambar atau slogan capres dan cawapres yang didukung oleh partainya di alat praga kampanye, namun demikian tidak semua partai mengeluarkan intruksi yang demikian. Banyaknya isu negatif terhadap calon presiden membuat para Caleg tidak menempatkan gambar capres dan cawapres yang didukung oleh partai pada alat praga kampanye mereka. Disarankan proses pemilu yang serentak untuk dapat dikaji kembali dikarenakan membuat kinerja partai politik menjadi ganda terutama dalam proses kampanye dan menjadi tidak efektif.Kata Kunci : Sosialisasi, Pemilu, Partai Politik, Alat Praga Kampanye. ABSTRACTGeneral election since 2019 for fristly election done simultaneously between general presedent and general legislative party politic in general presidensial devided into of  nomer 01 Jokowi Ma’ruf amin a carried and sponsor of nine party politic and partner nomer 02 Prabowo- Sandi a carried and sponsor of five party politic. Because election done general therefore party politic have work double in process campaign, a corner party politic of sosicialization candidate precident and vice candidate  it was a party political and on the order also party should the sosialization candidate legilative from party, several political parties an intruduction to candidate legislative put for image or slogan capres and cawapres an sponsor of party, in the sub-district city baiturrahman cities banda aceh there are props campaign candidate legislative not put pictures or slog capres and cawapres a sponsory a party. The in reserach is for find out the reason why candidate legislative not put pictures candidate   and vice candidate  carried out by his party on campaign maintenance tools, and to find out what the impact has been on political parties and presidential candidates and vice presidential candidates on simultaneous elections. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques in this study were obtained by conducting interview research and documentation. The results of this study are that some political parties in the process of socialization and campaigning have indeed instructed the legislature to place images or slogans of the president and vice-president supported by their parties in campaign guards, but not all parties issued these instructions. The number of negative problems with the presidential candidates made the candidates not place images of presidential and vice-presidential candidates supported by the party on their campaign maintenance tools. It is recommended that the election process be simultaneously reviewed because it makes the performance of political parties multiply, especially in the campaign process and becomes ineffective.Keywords: Socialization, General Elections, Political Parties, Praga Campaign Tools.
OPTIMALISASI PERAN OMBUDSMAN ACEH DALAM UPAYA PENCEGAHAN MALADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA DINAS PENDIDIKAN ACEH Zuhra Savitri; Effendi Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK, Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Pembentukan, Susunan dan Tata Kerja Perwakilan Ombudsman RI di daerah, Pada Pasal 6 huruf (g) disebutkan mengenai tugas Ombudsman yaitu melakukan upaya pencegahan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik di wilayah kerjanya. Ombudsman Aceh memiliki peran dalam melakukan upaya pencegahan maladministrasi khususnya terkait kepegawaian, hal ini diperlukan karena laporan dugaan maladministrasi kepegawaian terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017 laporan maladministrasi kepegawaian mencapai 55 kasus, Dinas Pendidikan Aceh merupakan Instansi terlapor yang mendapat laporan berulang sebanyak 2 (dua) kali terkait dugaan maladministrasi kepegawaian tahun 2017 dengan bentuk penundaan berlarut dan penyimpangan prosedur. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui penyebab dugaan terjadinya maladministrasi kepegawaian pada Dinas Pendidikan Aceh dan mengetahui upaya pencegahan yang dilakukan Ombudsman pada Dinas Pendidikan Aceh dalam mengoptimalkan perannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  deskriptif, data primer diperoleh dari wawancara informan dan data sekunder diperoleh dari dokumen, buku, jurnal, skripsi, tesis, perundang-undangan, dan bahan lainnya untuk memberikan informasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab  dugaan maladministrasi kepegawaian pada Dinas Pendidikan Aceh terkait penundaan berlarut dikarenakan adanya faktor eksternal berupa terjadi mutasi eselon atau perubahan pada struktur organisasi Dinas Pendidikan Aceh yang mengakibatkan proses laporan belum terselesaikan dan dugaan penyimpangan prosedur disebabkan karena adanya faktor internal berupa kurang sejuknya iklim atau hubungan antara guru dan Kepala Sekolah. Secara umum Ombudsman melakukan upaya pencegahan maladministrasi kepegawaian melalui kegiatan sosialisasi berupa seminar pada diklat prajabatan. Secara khusus Ombudsman belum melakukan upaya pencegahan mengenai kepegawaian pada Dinas Pendidikan Aceh, sejauh ini Ombudsman hanya melakukan kegiatan pencegahan maladministrasi dalam pelayanan publik pada Dinas Pendidikan Aceh berupa sosialisasi seperti audiensi maupun silaturahmi, koordinasi, kerjasama dan tindakan pengawasan atau monitoring. Disarankan Ombudsman lebih mengoptimalkan perannya dalam upaya pencegahan maladministrasi kepegawaian guna terwujudnya clean and good governance bukan hanya pada Dinas Pendidikan Aceh tapi juga diseluruh birokrasi yang ada di Aceh. Kata Kunci : Ombudsman Aceh, Upaya Pencegahan, Maladministrasi Kepegawaian Optimizing The Role Of The Ombudsman Aceh In Efforts To Prevent Staff Maladministration In The Aceh Education OfficeABSTRACT, Based on Government Regulation No. 21 of 2011 Concerning the Establishment, Structure and Work Procedure of the Ombudsman Regional Representative, Article 6 (g) mentioned on the tasks that the Ombudsman take steps to prevent maladministration in the implementation of public services in their working area. Ombudsman Aceh has a role in prevention efforts maladministration particularly related to staffing, this is necessary because of alleged maladministration staffing continues to increase. In the 2017 report of 55 cases of maladministration personnel, Aceh Education Agency is an agency reported receiving repeated reports of 2 (two) times of alleged maladministration employment in 2017 with protracted delays and irregularities form procedure. The aim of this study was to determine the cause of the alleged maladministration in Aceh Education Office personnel and know prevention efforts conducted at the Department of Education Ombudsman Aceh in optimizing its role. This study  uses a descriptive qualitative approach, primary data obtained from informant interviews and secondary data obtained from documents, books, journals, theses legislation, and other materials to provide information in this study. The results  showed that the cause of alleged staff maladministration at the Aceh Education Office was related to protracted delays due to external factors in the form of echelon mutations or changes in the organizational structure of the Aceh Education Office which resulted in unresolved reporting processes and suspected procedural irregularities caused by internal factor less cool climate or the relationship between the teacher and the principal. In general Ombudsman of maladministration staffing prevention efforts through dissemination activities include seminars on Pre-service training. In particular, the Ombudsman has not made efforts to prevent the personnel in Aceh Education Agency, so far the Ombudsman conduct socialization activities such as hearings and gathering, coordination, cooperation and supervision or monitoring measures related to public services at Aceh Education Agency.. Ombudsman suggested further optimize its role in the prevention of maladministration staffing in order to realize clean and good governance not only in the Aceh Education Agency but also throughout the bureaucracy in Aceh. Keywords: Aceh Ombudsman, Prevention, Officer Maladministration
kondisi sosial ekonomi masyrakat petani serai wangi (Cymbopogon Nardus) Studi di Gampong Terangun Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues Dedi Iskandar; Alamsyah Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.54 KB)

Abstract

                                          ABSTRAKKecamatan Terangun merupakan salah satu kecamatan yang petani didaerah tersebut bercocok tanam dengan tanaman serai wangi sebagai tanaman yang menghasilkan komoditi yang diperjual belikan di pasar internasional tentunya petani sangat antusias dan berminat bercocok tanam serai wangi. Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada kondisi kehidupan sosial ekonomi para petani serai wangi di Gampong Terangun tepatnya di Kecamatan Terangun Kabupaten Gayo Lues. Data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku teks, penelitian sebelumnya, jurnal dan bahan-bahan bacaan lainnya yang berkaitan dengan penelitian ini, penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan penelitian. Kehidupan sosial ekonomi petani serai wangi di Gampong Terangun sampai saat ini bertolak belakang atau tidak sebagaimana mestinya mereka lebih sejahtera dengan besarnya nilai jual dari pada biaya produksi seharusnya mereka mendapatkan untung besar namun hal tersebut tidak terwujud dikarenakan ada beberapa faktor penghambat yaitu : Keterbatasan pengetahuan tentang budidaya tanaman serai wangi karena rendahnya tingkat pendidikan yang dimiliki petani dapat diatasi dengan petani mengikuti kegiatan pelatihan dan membeli buku tentang budidaya tanaman serai wangi dan kegiatan lainnya yang dapat menambah wawasan tentang budidaya tanaman serai wangi. ABSTRACT Terangun sub-district is one of the districts that farmers in the area of farming with citronella plants as plants that produce commodities that are traded in the international market is certainly very enthusiastic and interested farmers planting citronella. Writing this study aims to determine the socio-economic living conditions of farmers citronella in Gampong Terangun precisely in the District Terangun Gayo Lues District. Data required in writing this paper was obtained through literature and field research. Library research done by reading textbooks, previous studies, journals and other reading materials related to this research, field research conducted by interviewing informants research. Social and economic life of farmers citronella in Gampong Terangun until now contradictory or not as it should be they are more prosperous with the value of the sale of the production costs should they get a big profit but it did not materialize because there are some inhibiting factors, namely: Limited knowledge about the cultivation citronella plants due to low levels of education are owned by farmers can be solved by following the farmer training activities and buy a book on the cultivation of citronella and other activities that can add insight into the cultivation of citronella.
Perizinan dan Pengawasan Bahan Galian C oleh Bidang Mineral dan Batubara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Aceh rahmat imdar; Bukhari Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.746 KB)

Abstract

 ABSTRAK Pengelolaan sumber daya alam merupakan kunci untuk kesinambungan pemenuhan kebutuhan masyarakat dan upaya menjaga ekosistem lingkungan melalui mekanisme penambangan yang baik dan benar, namun yang terjadi di lapangan masih banyak bentuk pelanggaran yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perizinan dan pengawasan tambang galian c oleh Dinas ESDM Provinsi Aceh dan bagaimana respon masyarakat terhadap perizinan dan pengawasan yang dilakukan oleh Dinas ESDM Provinsi Aceh. Pada  penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Analisis penelitian ini berdasarkan pada teori birokrasi Max Weber yang mengacu pada konsep birokrasi ideal versi Max Weber bahwa birokrasi merupakan suatu alat yang digunakan sebuah institusi untuk mengorganisasikan pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara dengan informan yang berjumlah 6 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak Dinas ESDM melalui bidang mineral dan batubara sudah menerapkan proposional birokrasi yang diajukan oleh Max Weber secara ideal, namun belum sepenuhnya sampai kepada masyarakat di level pedesaan. Masifnya penambangan illegal yang dilakukan merupakan puncak daripada buruknya interaksi antara Dinas ESDM dan masyarakat serta banyak pihak yang memiliki kepentingan turut terlibat di dalamnya menyebabkan penambangan illegal di  Gampong Keureuweung Blang sulit dihentikan. Kata kunci: Perizinan, Pengawasan, Birokrasi, Galian C.   Licensing and Supervision of Mineral Quarry Type C by the Mineral and Coal Sector, Department of Energy and Mineral Resources of Aceh Province ABSTRACT This research entittled “Management of Quarry Class C by The Mineral and Coal Division of The Ministry of Energy and Mineral Resources of Aceh Province”. This study aims to determine the management carried out by The Mineral and Coal Division, how the people of Gampong Keureweung Blang’s respond to the management carried out by this Division. In this study, researcher used qualitative method. The analysis of this study based on Max Weber Bureaucracy Theory, which refers to bureaucracy concept, it is a tool used by an institution to organize work to be more effective and efficient. Data collection techniques in this study were interviewed six informants. The results of the study showed that the ESDM Office through the Mineral and Coal Fields had implemented an ideal bureaucratic proposition proposed by Max Weber, but it had not yet fully reached the community. the massive illegal mining is the culmination of poor interaction between the Energy and Mineral Resources Office and the community as well as many interested parties involved in it, making illegal mining in the Keureweung Blang village difficult to stop.        
Stereotip Masyarakat Lokal Aceh Terhadap Pedagang Etnis Tionghoa Dalam Berbisnis Di Kota Banda Aceh Nauval Musaddiq; Nur Anisah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.361 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini berjudul “Stereotip Masyarakat lokal Aceh terhadap pedagang etnis Tionghoa dalam berbisnis di Kota Banda Aceh”. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bentuk stereotip Masyarakat lokal terhadap pedagang etnis Tionghoa dalam berbisnis di Kota Banda Aceh, Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif serta menggunakan teknik observasi, dan wawancara,sedangkan untuk analisis data menggunakan 4 langkah yaitu pengumpulan data,reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Terdapat 5 Informan  dalam penelitian ini yang keseluruhan merupakan masyarakat lokal Aceh domisili di Banda Aceh dan berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, Adapun teori yang peneliti gunakan yakni teori Interaksionisme Simbolik.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Etnis Tionghoa di Banda Aceh tertutup dalam sosial bermasyarakat,namun sangat komunikatif dalam kegiatan mereka sebagai pedagang,Hasil dari penelitian ini menunjukan terdapat beberapa bentuk stereotip yang berkembang di Masyarakat lokal Aceh domisili terhadap pedagang etnis Tionghoa dalam berbisnis di Kota Banda Aceh,diantaranya : Sifat Pekerja Keras,Tegas,dan Pelit. The Stereotypes Of Acehnese Local Communities Against The Chinesse Trader Doing Business In Banda Aceh ABSTRACT - This study entitled “The stereotypes of Acehnese local communities against the Chinesse trader doing business in Banda Aceh”. However,the purpose of this study is to find out the kind of stereotypes of local communities against the chinesse traders on how they do their business in Banda Aceh City,This study done by using the qualitative method and descriptive and also observation and interview method. Whereas for data analysis using 4 step,that is data collection,data reduction,data display and verification,This study using 5 informan the whole Acehnese local communities domicile in Banda Aceh City and come from different background.The Theory used in this study was the theory of symbolic Interactionism,the result of this study showed Chinesse in Banda Aceh city so closed in social community,but very communicative in their activities as traders.This study also showed that there 3 types of stereotypes by the local communities against the chinesse,hich were : Hard worker,resolute,and Stingy.
Relasi Struktur Pemerintahan Sipil dan Mantan Kombatan Militer GAM Dalam Pengambilan Kebijakan Pemerintah Pasca MoU Helsinki egi gunawan; Ubaidullah MA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.212 KB)

Abstract

ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Relasi Struktur Pemerintahan Sipil dan Mantan Kombatan Militer GAM Dalam Pengambilan Kebijakan Pemerintah Pasca MoU Helsinki”. Pejuang GAM yang saat ini mengemban amanat rakyat dapat dijadikan sebagai simbol dari harapan-harapan rakyat Aceh dalam menggapai kehidupan yang layak tanpa adanya kemiskinan dan pengangguran pasca konflik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab dan mengkaji relasi pengambilan kebijakan pemerintah pasca MoU Helsinki antara pemerintahan sipil dan mantan kombatan militer GAM. Teori yang digunakan adalah Teori Strukturasi dan Teori Kebijakan, dimana melihat mantan kombatan GAM pasca MoU Helsinki dilihat dari dualitas struktur dan memperoleh tujuan yang sama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh melalui kebijakan pemerintah. Metode penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara semi struktur dan studi dokumentasi.  Teknik pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposif. Berdasarkan hasil pengolahan data secara interaktif. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah relasi struktur pemerintahan sipil dan mantan kombatan militer GAM dalam pengambilan kebijakan pemerintah pasca MoU Helsinki dalam perjalanannya tidak semudah apa yang dicita-citakan, dana reintegrasi tidak dimasukkan dalam agenda kebijakan pemerintah Aceh serta terjadi ketidakharmonisan antara para elit mantan kombatan militer GAM yang sedang duduk di Pemerintahan Aceh maupun yang sudah tidak lagi menjabat, hal ini merupakan salah satu penghambat dalam implementasi kebijakan pemerintah dan menghambat memaksimalkan sektor-sektor unggulan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Aceh. RELATIONSHIP OF THE STRUCTURE OF CIVIL GOVERNMENT AND MILITARY EX-COMBATANT GAM IN GOVERNMENT POLICY MAKING POST HELSINKI MOU ABSTRACT, This study entitled "Relationship of The Structure of Civil Government and Military Ex-Combatant GAM in Government Policy Making Post Helsinki MoU". GAM is an armed political movement that was born and grew in Aceh. Since the declaration of GAM on 4 December 1976 lists in Pidie by Teungku Hasan Muhammad di Tiro, the armed political movement continued to be morphed into an armed resistance movement to demand independence from the unitary State of the Republic of Indonesia over the injustice against the implementation of Central Government policies. GAM fighters are currently carrying out the people's mandate could serve as a symbol of the Aceh people's expectations in reaching a decent life without poverty and unemployment in post conflict. The purpose of this research is to know and to examine relationships in a post-war Government for making the Helsinki MoU between the structure of civilian Government and military ex-combatant GAM. The theory of Structuration Theory is Theory and policy, which saw military ex-combatant GAM post Helsinki MoU is seen from the duality structure and obtain the same objective in realizing the welfare of the people of Aceh through government policy. The method of this research uses qualitative data analysis techniques with the kind of descriptive research. Data collection tools on this research in the form semi-structured interviews and documentation study. The informant selection technique used in this study was purposive technique. Based on the results of data processing interactively. The results of this research that on relationship of the structure of civilian Government and military ex-combatant GAM for making government policy post Helsinki MoU to materialize peace and welfare of Acehnese turned out on his journey is not as easy as what imaginable and in reintegration fund, aspire is not included in the Government's policy agenda in Aceh as well as happened the disharmony between the elites military ex-combatant GAM who were sitting in the Aceh Government and have not again, this is one of obstacles in the implementation of government policies and hindered in maximizing leading sectors to realize the Acehnese people’s welfare.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEPEMIMPINAN KEUCHIK DI GAMPONG SITI AMBIA KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL Doni Satria; Dr. Amsal Amri, M.Pd
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.615 KB)

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan sekumpulan ciri yang digunakan pemimpin untuk mempengaruhi bawahan agar sasaran organisasi tercapai atau dapat pula dikatakan bahwa gaya kepemimpinan sering diterapkan oleh seorang pemimpin, seperti memberi perintah, memberi tugas, menegakkan disiplin, memberi teguran, berkomunikasi dan sebagainya. Keuchik merupakan kepala pemerintahan di tingkat desa diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan desa dengan baik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Gaya kepemimpinan Keuchik erat hubungannya dengan tujuan yang hendak dicapai oleh suatu pemerintahan desa. Oleh karena itu gaya kepemimpinan seorang Keuchik selalu dihubungkan dengan kegiatan Keuchik dalam mengarahkan, memotivasi, berkomunikasi, pengambilan keputusan dan pengawasan anggotanya untuk mewujudkan tujuan pemerintahan desa, hal ini menimbulkan berbagai persepsi masyarakat secara khusus terhadap kepemimpinan Keuchik di desa Siti Ambia.COMMUNITY’S PERCEPTION OF THE KEUCHIK’S LEADERSHIP IN THE SITI AMBIA VILLAGE SINGKIL SUB DISTRICT OF ACEH SINGKIL REGENCYLeadership style is a set of characteristics used by leaders to influence subordinates with the organizational goals are achieved or it can said that leadership styles are often applied by a leader, such as giving orders, giving tasks, implement discipline, giving reprove, communicating and so on. The Keuchik is the head of government at the village level and it is expected to be able to run the wheels of village governance well in providing services to the community. Keuchik style is closely related to the objectives to be achieved by a village government. Therefore the leadership style of a Keuchik is always associated with the activities of Keuchik in directing, motivating, communicating, making decisions and supervising are members to appreciate the objectives of the village government, this raises various perceptions of several community specifically towards Keuchik leadership in Siti Ambia village. To analyze this thesis, it is using the theory of symbolic interactionism. The study aims to determine the public perception of keuchik leadership style in the village of Siti Ambia.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BRAND LOKAL ACEH DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI BANDA ACEH (STUDI DESKRIPTIF PADA PRODUK IJA KROENG DAN MINYEUK PRET) muhammad khalil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.888 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan teknologi dan media komunikasi telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam dunia pemasaran. Kemunculan e-commerce dan media sosial membawa kemajuan dalam dunia perdagangan dunia. Oleh karenanya saat ini banyak produk dan merek lokal dengan mudahnya dapat masuk ke pasar internasional. Meski begitu peneliti melihat bahwa tidak semua merek lokal yang masuk ke pasar internasional dapat berhasil diterima oleh konsumen secara internasional. Dalam hal ini peneliti melihat adanya peranan international brand image dalam membangun kepercayaan dan minat konsumen untuk memilih merek lokal yang masuk ke pasar internasional menjadi menarik untuk peneliti ketahui lebih lanjut. Peneliti kemudian menemukan produk Brand lokal Ija Kroeng dan Minyeuk Pret dengan image internasional yang saat ini telah sukses masuk ke pasar internasional. Oleh karenanya peneliti ingin mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang tepat agar dapat menciptakan international brand image dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Dengan mengkaji temuan data dengan berbagai teori strategi komunikasi pemasaran menurut Machfoedz (2010), peneliti dapat menemukan bahwa baik produk, harga dan kemasan Brand lokal Ija Kroeng dan Minyeuk Pret menjadi bagian penting dari isi pesan Brand lokal Ija Kroeng dan Minyeuk Pret dalam menjalankan proses komunikasi pemasarannya menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sedangkan webstore, instagram, facebook, dan kemasan Brand lokal Ija Kroeng dan Minyeuk Pret digunakan owner/founder sebagai media komunikasi pemasarannya yang efektif bagi konsumen lokal maupun internasional sebagai target sasarannya. Adapun sumber pesan yang dipilih pemasar seperti reseller, outlet mitra, distributor, suplier dan pemakai, selanjutnya sumber pesan yang dipilih melalui produsen bahan baku dalam memproduksi produk menjadi sumber yang kredibel bagi Brand lokal Ija Kroeng dan Minyeuk Pret dalam menyampaikan pesan komunikasi pemasarannya dalam menciptakan image internasional.  Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Brand Lokal, International Brand Image.
Strategi Kampanye PKS dalam Media Sosial di Kota Banda Aceh (Studi Terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Banda Aceh)) Amsal Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.12 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya  penggunaan media sosial dalam kampanye partai politik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial di kampanye partai politik, dan dampak penggunaan media sosial dalam kampanye partai politik. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan  sebagai bahan referensi bagi perkembangan ilmu sosiologi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif, dimana penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hal-hal yang akan diteliti. Objek dalam penelitian ini ialah Pengaruh Media Sosial Dalam Kampanye Partai Politik. Dalam penentuan subjek penelitian, penulis menggunakan metode purposive sampling. Dalam metode purposive sampling, subjek penelitian ditentukan siapa yang ada dalam posisi terbaik dalam memberikan informasi. Peran ini dapat dilihat melalui observasi yang mendalam oleh peneliti. Peneliti melakukan beberapa dokumentasi terkait dengan berjalannya kegiatan dalam proses kampanye melalui media sosial. Sumber data dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengolah data yang terkumpul dilapangan seperti data yang didapat dari hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini diawali dengan memberikan gambaran umum mengenai kondisi Kantor Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Gambaran umum ini meliputi tinjauan umum tentang Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), visi-misi, nama dan lambang, struktur organisasi, sarana dan prasarana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media elektronik merupakan alat yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan dan peristiwa politik dari pemimpin negara atau daerah kepada rakyatnya.Kata Kunci: Partai Politik, Media Sosial, Stategi Kampanye.    ABSTRACT This research is motivated by the widespread use of social media as a campaign tool for political parties. The purpose of this study was to determine the influence of social media on political party campaigns, and the impact of using social media in political party campaigns. The results obtained in this study are expected to be used as reference material for the development of sociology. The approach used in this study is a qualitative-descriptive approach, where this study aims to describe the things that will be studied. The object in this study is the Influence of Social Media in Political Party Campaigns. In determining the subject of research, the author uses a purposive sampling method. In the purposive sampling method, the research subjects were determined who was in the best position in providing information. This role can be seen through in-depth observation by researchers. The researcher conducted some documentation related to the activities in the campaign process through social media. Data sources and data collection techniques in this study through observation and interviews. This research was conducted by processing data collected in the field such as data obtained from interviews and observations. The results of this study began by giving a general description of the condition of the Office of the Regional Management Board of the Prosperous Justice Party (PKS). This general description includes an overview of the Regional Justice Board (DPD) of the Prosperous Justice Party (PKS), vision-mission, name and symbol, organizational structure, facilities and infrastructure. The conclusion of this study is that electronic media is an effective tool for conveying messages and political events from leaders of countries or regions to their people. Keywords : Political Party, Social Media, Campaigns
“Perpsepsi Perokok Aktif Terhadap Label Peringtan Bahaya Merokok (studi pada masyarakat kec, Timang gajah, kab. besner meriah)” Mayawi Mayawi; Deni Yanuar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.193 KB)

Abstract

“Perpsepsi Perokok Aktif Terhadap Label Peringtan Bahaya Merokok (studi pada masyarakat kec, Timang gajah, kab. besner meriah)”“Perception Of Active Smokers On The Warning Label Of The Dangers Of Smoking(a study in the district of Timang Gajah district, Bener Meriah)".Mayawi, Deni Yanuar,  M.IKom            Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Syiah KualaABSTRAK, Penelitian ini berjudul “perpsepsi perokok aktif terhadap label peringatan bahaya merokok (studi pada masyarakat kec. timang gajah kab. bener meriah).” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap para perokok terhadap adanya peringatan bahaya merokok, mengetahui alasan perokok tetap saja merokok setelah melihat peringatan bahaya merokok pada kemasan rokok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara terstruktur dalam pengumpulan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interaksi Simbolik. Dalam pemilihan informan penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sedangkan untuk menganalisis data, menggunakan model analisis data analisis data menggunakan tahapan persepsi Alo Liliweri yaitu stimulation, organization, interpretation-evaluation, memory dan recall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi perokok aktif terhadap peringatan bahaya merokok pada setiap kemasan rokok yaitu informan mengetahui peringatan tersebut, bahkan mengetahui makna dari adanya peringatan tersebut, namun mereka beranggapan peringatan tersebut hanya mengada-ada, rekayasa, dan dibuat hanya untuk menakut-nakuti para perokok, dan mereka beranggapan bahwa bahaya merokok dalam peringatan tersebut tidak sesuai dengan efek bahaya yang mereka rasakan selama merokokKata kunci: Persepsi, peringatan bahaya merokok, pengalaman masa lalu  ABSTRACT,This study entitled "Perpsepsi active smokers against smoking warning labels (a study in the district of Timang Gajah district. Bener Meriah)." The purpose of this study was to determine the attitudes of smokers to the warning about the dangers of smoking, find out why smokers still smoke after see the warning of the dangers of smoking on cigarette packages. This research uses descriptive qualitative method with structured interviews in collecting data. The theory used in this research is symbolic interaction. In the selection of informants this study used a purposive sampling method, whereas to analyze the data, the data analysis model used data analysis using the perception stages of Alo Liliweri namely stimulation, organization, interpretation-evaluation, memory and recall .The results showed that the perception of active smokers on the warning of the dangers of smoking on every cigarette pack, that is, the informants knew the warning, even knew the meaning of the warning, but they thought the warning was just making it up, fabricated, and made only to scare smokers , and they assumed that the dangers of smoking in the warnsing did not match the harmful effects they felt during smokingKeywords: Perception, warning of the dangers of smoking, past experience Key

Page 58 of 102 | Total Record : 1018