cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 1,018 Documents
MAKNA SIMBOLIK ARSITEKTUR RUMOH ADAT ACEH (STUDI PADA RUMAH ADAT ACEH DI PIDIE) Rahmat Haikal; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.152 KB)

Abstract

ABSTRAK, Rumoh Aceh merupakan sebuah bangunan yang berbentuk rumah panggung. Bangunan ini merupakan rumah yang berkontruksi kayu dan juga bahan bangunan yang diambil dari hasil kekayaan alam sekitar. Bangunan Rumah Aceh secara umum terbagi dalam tiga ruangan yaitu Seuramoe Keu (serambi depan), Tungai (serambi tengah), dan Seuramoe Likot (serambi belakang). Dari Arsitektur Rumah Aceh ini akan memiliki makna simbolis dimulai dari setiap sudut, ruang, dan pekarangan rumah yang mecerminkan budaya daerah masing-masing. Makna tersebut bisa menggambarkan agama, peraturan, tata krama, adat istiadat dan budaya, serta hal-hal mistis menurut kepercayaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna simbolik yang terkandung dalam arsitektur Rumoh Aceh. Keunikan dari arsitektur ini membuat penulis tertarik melakukan penelitian pada Rumoh Aceh. Untuk menganalisis makna simbolik arsitektur ini, penulis menggunakan teori semiotik Charles Sanders Pierce yang megemukakan prinsip triadik yaitu sign (tanda), Object (objek), dan Interpretan (penggunaan tanda). Semiotik Pierce lebih diarahkan pada pemahaman tentang bagaimana kognisi manusia memahami apa yang berada di sekitarnya, baik lingkungan sosial, alam, maupun jagat raya. Hasil penelitian ini adalah Rumoh Aceh ini tidak sertamerta dibangun untuk tempat hunian, namun juga memilki arti lebih dalam kehidupan masyarakat Aceh khususnya Pidie. Bangunan rumah mencermin keariafan, kebudayaan, tata krama dan juga keimanan terhadap Allah SWT. Segala bentuk arsitektur memiliki makna yang lebih dari sekedar fungsinya sebagai bagian kesatuan sebuah bangunan. Makna simbol dari arsitektur ini dibangun untuk menciptakan rasa cinta terhadap apa yang dimiliki dan juga untuk mengingat Allah SWT dalam menjalankan segala aktivitasnya dikehidupan sehari-hari.Kata kunci: Rumoh Aceh, Semiotika. Judul: MEANING OF SYMBOLIC ACEH INDIGENOUS ARCHITECTURE (STUDY IN ACEH TRADITIONAL HOUSE IN PIDIE)ABSTRACT, Rumoh Aceh is a building in the form of a stilt house. This building is a wooden construction house and also building materials taken from the natural wealth of the surrounding area. Aceh House buildings are generally divided into three rooms, namely Seuramoe Keu (front porch), Tungai (central foyer), and Seuramoe Likot (back porch). From this Aceh House Architecture will have symbolic meaning starting from every corner, space, and yard of the house that reflects the culture of each region. This meaning can describe religion, rules, manners, customs and culture, and mystical matters according to belief. The purpose of this study was to determine the symbolic meaning contained in the Rumoh Aceh architecture. The uniqueness of this architecture makes the writer interested in conducting research on Rumoh Aceh. To analyze the symbolic meaning of this architecture, the author uses Charles Sanders Pierce's semiotic theory which proposes triadic principles, namely sign, Object, and Interpretan (use of marks). Pierce Semiotics is more directed at understanding about how human cognition understands what is around it, both social, natural, and the universe. The results of this study are that Rumoh Aceh is not also built for residential areas, but also has a deeper meaning in the lives of the Acehnese, especially Pidie. The house building reflects the radiance, culture, manners and also faith in Allah SWT. All forms of architecture have a meaning that is more than just its function as a unitary part of a building. The meaning of the symbol of this architecture was built to create a sense of love for what is owned and also to remember Allah SWT in carrying out all its activities in daily life.  Keywords: Rumoh Aceh, Semiotics.
Analisis Perilaku Pemilih Pada Pilkada Serentak Tahun 2017 Di Kabupaten Gayo Lues (Study kasus : Kemenangan H. Muhammad Amru – Said Sani) Hasimi Al Rasidi; Ubaidullah, M.A.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.145 KB)

Abstract

ABSTRAKKemenangan pasangan H.Muhammad Amru-Said Sani dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Gayo Lues tidak luput dari dukungan masyarakat yang berpartisipasi untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati periode 2017-2022, hal ini  dapat dibedakan menjadi tiga pendekatan untuk mengetahui perilaku memilih  pasangan H. Muhammad Amru-Said Sani, dalam menganalisis dan menjelaskan pertimbangan yang digunakan sebagai alasan untuk memilih pasangan calon kepala daerah. Yaitu mazhab Columbia yang menggunakan pendekatan sosiologis, mazhab Michigan yang dikenal dengan pendekatan psikologis dan pendekatan rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pemilih dan faktor apa saja yang mempengeruhi perilaku pemilih pada pemilihan kepala daerah di Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yakni melalui wawancara dan pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan Perilaku pemilih di Kabupaten Gayo Lues terhadap kemenangan H. Muhammad Amru-Said Sani dipengaruhi oleh beberapa pendekatan diantaranya pendekatan sosiologis, pendekatan psikologis dan juga pendekatan pemilih rasional. Dari ketiga pendekatan, kecenderungan masyarakat Kabupaten Gayo Lues dalam memilih pasangan H. Muhammad Amru-Said Sani yang lebih dominan adalah pendekatan psikologis yang mana masyarakat memilih karena adanya ikatan emosional dan kedekatan dengan pasangan calon. bahwa masyarakat memilih karena ada kaitannya dengan tempat tinggal, pekerjaan dan agama.Kata Kunci: Pilkada, Perilaku, pemilih.Voter Behavior Analysis in Simultaneous Local Election in 2017 in Gayo Lues Regency (Case Study: Victory of H. Muhammad Amru - Said Sani)ABSTRACT            The victory of the pair H. Muhammad Amru-Said Sani in the election of regional chiefs in Gayo Lues district did not escape from the support of the participating community to elect the Regent and Vice regent period 2017-2022, it can be distinguished into three Approach to knowing the behavior of choosing the pair H. Muhammad Amru-Said Sani, in analyzing and explaining the consideration used as a reason to choose the spouse candidate of regional head. The Columbia sect uses sociological approaches, the Michigan sect known for its psychological approach and rational approach. The research aims to determine the behavior of voters and what factors that have been the behavior of voters in the regional head elections in Gayo Lues County. This study uses a qualitative descriptive approach i.e. through interviews and data processing. The results showed voters behavior in Gayo Lues district against the victory of H. Muhammad Amru-Said Sani was influenced by several approaches including sociological approaches, psychological approaches and also rational electorate approaches. Of the three approaches, people's tendency to Gayo Lues Regency in choosing the more dominant H. Muhammad Amru-Said Sani is the psychological approach to which the community chooses because of the emotional bonding and closeness to the partner Candidate. That the public chooses because there is relation to the residence, occupation and religion.Keywords: elections, behaviour, voters.
strategi komunikasi pemasaran disbudpar aceh dalam memenangkan kompetisi pariwisata halal 2016 Alfarici farisi; Ade Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.599 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Strategi komunikasi pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dalam memenangkan kompetisi pariwisata Halal 2016 “ rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakan strategi komunikasi pemasaran Disbudpar Aceh untuk menjadikan Provinsi Aceh sebagai daerah destinasi wisata halal 2016 penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi seperti apa yang diterapkan oleh Disbudpar Aceh untuk menjadikan provinsi Aceh sebagai daerah destinasi wisata halal 2016. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan empat orang informan dengan kriteria sebagai berikut : penanggung jawab,  yang berperan penting dan yang berkontribusi dalam proses vote wisata halal 2016. Penelitian ini menggunakan teori AIDDA. Melalui penelitian ini diketahui bahwa Disbudpar Aceh merancang dan menyusun pesan sesuai dengan khalayak yang telah diklasifikan dengan tujuan untuk mengajak masyarakat memberikan vote nya agar dapat memenangkan wisata halal nasional 2016.Kata Kunci : Strategi komunikasi pemasaran Disbudpar AcehABSTRACT This study is entitled "Marketing communication strategies of the Aceh Culture and Tourism Office in winning the 2016 Halal tourism competition" The formulation of the problem in this study is how the marketing communication strategy of the Aceh Disbudpar to make Aceh Province as a halal tourism destination 2016 this study aims to find out communication strategies such as what was implemented by the Disbudpar Aceh to make the province of Aceh a halal tourist destination in 2016. The research approach used in this study is a qualitative approach. This study uses four informants with the following criteria: the person in charge, who plays an important role and who contributes to the 2016 halal tourism vote process. This study uses the AIDDA theory. Through this research, it is known that the Disbudpar Aceh designs and compiles messages according to audiences that have been classified with the aim of inviting the public to give their votes in order to win the 2016 national halal tourism.Keywords: Marketing communication strategy of the Aceh Disbudpar.
MEKANISME GANTI RUGI PENGADAAN TANAH PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH- SIGLI KECAMATAN BLANG BINTANG Risky Andrian; Ubaidullah, M.A.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.947 KB)

Abstract

MEKANISME GANTI RUGI PENGADAAN TANAH PADA PEMBANGUNAN JALAN TOL BANDA ACEH-SIGLI KECAMATAN BLANG BINTANGRisky Andrian1 Ubaidullah2(risky_andrian10@yahoo.com, ubaidullah@unsyiah.ac.id) Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah KualaABSTRAKTanah memiliki peranan yang penting dalam hidup dan kehidupan masyarakat diantaranya sebagai prasarana dalam bidang perindustrian, perumahan, dan jalan. Selain itu, tanah merupakan tempat pemukiman dari sebagian besar umat manusia. Dan tanah merupakan faktor pendukung utama kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan infrastruktur tentunya berkaitan dengan tanah,. Pembangunan tersebut tentunya menyebabkan keterbatasan tanah negara. Oleh karena itu jalan keluar yang ditempuh adalah dengan mengambil tanah-tanah hak. Salah satu pembangunan yang sedang berlangsung adalah pembangunan jalan tol yang menghubungkan Banda Aceh-Sigli. Dalam proses pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli, kebijakan tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum dengan kompensasi ganti kerugian rupanya masih bermasalah dikarenakan harga yang ditawarkan oleh pihak Kantor Jasa  Penilai Publik (KJPP) dianggap sangat murah sehingga mendapat penolakan dari masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui mekanisme pengadaan tanah dalam pembangunan jalan Tol Banda Aceh-Sigli di Gampong Data Makmur Kecamatan Blang Bintang. Dan mengetahui Implikasi dari tindakan sosial (social action) yang dilakukan masyarakat Gampong Data Makmur Kecamatan Blang Bintang terhadap pengadaan tanah. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dan mengasilkan temuan yaitu dalam mekanisme pengadaan tanah yang dilakukan di Gampong Data Makmur, telah terjadi cacat prosedur yang dimana penetapan harga tanah dilakukan secara sepihak tanpa adanya musyawarah dengan masyarakat. Nilai ganti rugi tanah yang akan diberikan oleh pemerintah untuk pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli dianggap terlalu murah oleh masyarakat. Harga yang diberikan adalah sekitar Rp12 ribu – Rp 20 ribu/meter sedangkan harga pasaran menurut masyarakat adalah Rp200 ribu – Rp 400 ribu/meter. Dan dari upaya tindakan sosial yang dilakukan masyarakat tersebut belum memenuhi harapan masyarakat. Berikut implikasi dari tindakan sosial yang dilakukan masyarakat. Belum dapat dilakukannya pembayaran ganti kerugian dan pelepasan hak terhadap pemilik tanah atau pihak yang berhak dan objek pengadaan tanah dan waktu yang telah ditargetkan untuk proses pengadaan tanah ini pun menjadi semakin bertambah yang mempengaruhi proses pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli.Kata Kunci : Ketidakadilan, Tindakan SosialABSTRACTLand has an important role in the life and life of people including infrastructure in the field of industry, housing, and roads. In addition, the land is a settlement place of most of mankind. And land is a major contributing factor to the life and welfare of society. Infrastructure development is certainly related to the land. The development certainly caused the limitations of the State land. Therefore the way out is taken is to take the lands right. One of the ongoing developments is the construction of toll roads connecting Banda ACEH-Sigli. In the process of construction of the Banda ACEH-Sigli Toll Road, the policy on procurement of land for development for public interest with indemnity compensation apparently still problematic because the price offered by the Public Assessment Services Office (KJPP) is considered very cheap so that the rejection from the community. The purpose of this research is to know the mechanism of procurement of land in the construction of Banda ACEH-Sigli toll road in Gampong Data Makmur subdistrict Blang Bintang. And knowing the implications of social action conducted by the community Gampong Data Makmur Blang Bintang District against the procurement of land. The method of research conducted is a qualitative method and to isolate the findings that are in the mechanism of land procurement conducted in Gampong Data Makmur, there has been a defect procedure where the price determination of land is done unilaterally without any deliberation with the community. The value of land compensation to be given by the Government for the construction of Banda ACEH-Sigli toll road is considered too cheap by the public. The price given is about RP12 thousand – Rp 20 thousand/meter while the market price according to the community is Rp200 thousand – Rp 400 thousand/meter. And from the efforts of social actions that society does not meet the expectations of society. Here are the implications of Community social action. No payment for indemnity and waiver of landowner or right parties and land procurement objects and time that have been targeted for this land procurement process will be increased that affects the development process of Banda ACEH-Sigli Toll Road.Keywords: injustice, social action
Gaya Komunikasi Kepemimpinan Daud Pakeh dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Aceh Hanifarrahmi Hanifarrahmi; Nur Anisah, M.Si
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.423 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Gaya Komunikasi Kepemimpinan Daud Pakeh dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya komunikasi untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai. Teori yang digunakan adalah teori Hubungan antar manusia. Fokus penelitian adalah melihat bagaimana jalinan komuunikasi pimpinan sehingga meningkatkan kinerja pegawai. Metode yang digunakan adalah analisis data dengan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data diambil dengan cara wawancara kepada beberapa pegawai yang bekerja di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh. Hasil penelitian menunjukan bahwa Daud pakeh menggunakan gaya komunikasi the equalitarian Styles dan The Structural Styles dalam meningkatkan kinerja pegawai. Gaya komunikasi the equalitarian Styles sangat efektif dalam memelihara empati dan kerjasama, khususnya dalam situasi untuk mengambil keputusan terhadap suatu permasalahan yang kompleks. Sedangkan Gaya The Structuring Style merupakan Gaya komunikasi yang terstruktur, memanfaatkan pesan-pesan verbal secara tertulis maupun lisan guna memantapkan perintah yang harus dilaksanakan, penjadwalan tugas dan pekerjaan serta struktur organisasi. Dengan kedua gaya komunikasi ini Pemimpin mampu membangun komunikasi baik formal maupun non formal dengan anggota dari organisasi yang nantinya membuka kesempatan bagi tiap anggota untuk bertukar informasi dan gagasan, hal tersebut memotivasi karyawan dalam meningkatkan kinerjanya.  Communication Style of Daud Pakeh Leadership in Improving Employee Performance in the Ministry of Religious Affairs Regional Office of Aceh ProvinceThis study is entitled Communication Style of Daud Pakeh Leadership in Improving Employee Performance in the Ministry of Religious Affairs Regional Office of Aceh Province. This study aims to determine the communication style to improve employee performance. The theory used is Human Relation Theory. The focus of the research is to see how the leadership communication can improve employee performance. The method used is data analysis with a descriptive qualitative approach. Data collection was taken by interviewing several employees working in the Ministry of Religious Affairs Regional Office of Aceh Province. The results of the study show that Daud Pakeh used The equalitarian styles and The Structural Styles in improving employee performance. the equalitarian styles are very effective in maintaining empathy and cooperation, especially in situations to make decisions about a complex problem. Whereas The Structuring Style is a structured communication style, utilizing verbal messages in writing and verbally in order to establish orders that must be carried out, scheduling tasks and work and organizational structure. With these two communication styles the Leader is able to build communication both formal and non-formal with members of the organization which later opens opportunities for each member to exchange information and ideas, which motivates employees to improve their performance. 
KEBERADAAN RELAWAN TARMIZI KARIM TERHADAP CITRA POLITIK DARI PASANGAN CALON GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR TARMIZI KARIM DAN MACHSALMINA ALI PADA PILKADA 2017 Akmal Wahyu; Ubaidullah, MA. .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3467.003 KB)

Abstract

ABSTRAKPada Pilkada Aceh 2017 muncul beberapa relawan dalam mendukung masing-masing pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, salah satunya adalah keberadaan Relawan Tarmizi Karim. Kehadiran relawan ini merupakan salah satu dari partisipasi politik masyarakat di dalam keterlibatnnya di pemilihan umum khususnya di Aceh. Penelitian ini mencari jawaban dari munculnya keberadaan Relawan Tarmizi Karim dalam mendukung Tarmizi Karim memenangkan Pilkada Aceh pada tahun 2017.  Mencari jawaban dari kemunculan relawan Tarmizi Karim sehingga mau secara sukarela untuk berpartisipasi dalam mendukung Tarmizi Karim dan berusaha untuk meningkatkan citra politik Tarmizi Karim pada Pilkada Aceh 2017. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumentasi wawancara langsung dengan informan serta dokumentasi didapati melalui buku-buku dan jurnal ilmiah lainnya. Hasil yang didapati dalam penelitian ini, pertama mendapati keresahan dari anggota relawan kepada kepemimpinan Aceh sehingga mengharapkan sosok pemimpin yang bisa membawa Aceh kedepannya lebih baik lagi dengan mengusung Tarmizi Karim sebagai salah satu kandidat untuk Calon Gubernur Aceh kedepannya. Kedua, berdasarkan perspektif kritis, gerakan relawan secara individu maupun kelompok dilakukan secara sukarela sehingga memepertanyakan bagaimana eksistensi mereka untuk tetap loyal mendukung Tarmizi Karim sebagai Calon Gubernur Aceh sehingga menjadi pertanyaan bagaimana mereka mempertahankan kesolidannya sampai habis pilkada nanti.Kata kunci : Relawan Politik, Relawan Tarmizi Karim, Tarmizi Karim, Pilkada Aceh 2017THE EXISTENCE OF VOLUNTARY TARMIZI KARIM TOWARDS THE POLITICAL IMAGE OF THE CANDIDATE PAIR OF GOVERNOR AND DEPUTY GOVERNOR TARMIZI KARIM DAN MACHSALMINA ALI IN THE 2017 ELECTIONSABSTRACTIn the Aceh Regional Election 2017, several volunteers appeared in supporting each pair of candidates for the Governor and Deputy Governor of Aceh, one of which was the presence of Tarmizi Karim Volunteers. The presence of these volunteers is one of the political participation of the people in their participation in general elections, especially in Aceh. This study seeks answers from the emergence of Tarmizi Karim Volunteers in supporting Tarmizi Karim in winning the Aceh Regional Election in 2017. Looking for answers to the emergence of Tarmizi Karim volunteers so that they are willing to voluntarily participate in supporting Tarmizi Karim and strive to improve the political image of Tarmizi Karim in the 2017 Aceh Pilkada Data collection techniques in this study were interviews and documentation of direct interviews with informants as well as documentation found through books and other scientific journals. The results found in this study, first found the unrest of volunteer members of the Aceh leadership so that they expect a leader who can bring Aceh better in the future by carrying Tarmizi Karim as one of the candidates for the Aceh Governor Candidate going forward. Secondly, based on a critical perspective, the voluntary movement of individuals and groups is carried out voluntarily so as to question how their existence remains loyal to support Tarmizi Karim as a Candidate for the Governor of Aceh so that it becomes a question of how they maintain their solidity until the election is over.Keywords: Political Volunteers, Tarmizi Karim Volunteers, Tarmizi Karim, Aceh Regional Election 2017
Implementasi Program Rehabilitasi Terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga (Studi Pada Dinas Peberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh) Riska Yowanda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.019 KB)

Abstract

ABSTRAK, Peraturan pemerintah (PP) No. 4 Tahun 2006 tentang penyelenggaraan dan kerjasama pemulihan korban kekerasan dalam rumah tangga, dan Qanun Aceh No. 6 Tahun 2009 Bab VI tentang pemberdayaan perempuan. Pada kenyataan dilapangan program rehabilitasi belum berjalan dengan optimal dan tujuan rehabilitasi tidak sepenuhnya bisa diwujudkan karena masih adanya kendala-kendala dan korban yang masih merasakan kecemasan setelah menjalani program rehabilitasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menjelaskan implementasi program rehabilitasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, terhadap korban kekerasan pada perempuan yang mengalami tindak KDRT, (2) untuk menjelaskan faktor-faktor yang menjadi penghambat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh dalam memberikan rehabilitasi terhadap perempuan korban tindak kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui penelitian lapangan untuk memperoleh data dari wawancara dengan informan dan responden. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pertama, pengimplementasian program rehabilitasi sosial belum terlaksana dengan baik, dikarenakan pelaksanaan kunjungan (home visit) yang belum dapat menjangkau korban yang berada diluar daerah, dan  kurangnya pemahaman/  kesadaran korban KDRT dan masyarakat bahwa pentingnya program rehabilitasi sosial untuk pemulihan fisik dan psikis korban, Kedua, faktor penghambat yang dialami dinas dalam pengimplementasian program rehabilitasi adalah korban ragu-ragu dalam mengambil keputusan, pencabutan laporan polisi, rujuk atau kembalinya suami dan istri, belum optimalnya sarana dan prasarana, kurangnya sumber daya manusia (SDM). IMPLEMENTATION OF REHABILITATION PROGRAMS ON VIOLENCE IN HOUSEHOLD(Office of Empowerment of Women and Child Protection)ABSTRACT, Government Regulation (GR) No. 4 of 2006 concerning the implementation and cooperation of recovery of victims of domestic violence, and Aceh Qanun No. 6 of 2009 Chapter VI concerning women's empowerment. In reality, the rehabilitation program has not been running optimally and the rehabilitation objectives have not been fully realized due to the obstacles and victims who still feel anxiety after undergoing the rehabilitation program. The purpose of this study is (1) to explain the implementation of the rehabilitation program for the Office of Women's Empowerment and Protection of Children of Aceh, for victims of violence against women who experienced acts of domestic violence, (2) to explain the factors that hampered the Office for Women's Empowerment and Child Protection in Aceh in providing rehabilitation of women victims of domestic violence. This study uses descriptive qualitative methods through field research to obtain data from interviews with informants and respondents. The results obtained are first, the implementation of social rehabilitation programs has not been carried out properly, due to the implementation of home visits that have not been able to reach victims who are outside the area, and the lack of understanding / awareness of victims of domestic violence and the community that the importance of social rehabilitation programs for physical recovery and psychic victims, Second, inhibiting factors experienced by the agency in implementing rehabilitation programs are victims hesitant in making decisions, revoking police reports, referring to or returning husband and wife, lack of facilities and infrastructure, lack of human resources (HR).
pelaksanaan penanganan illegal fishing oleh pangkalan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan Lampulo di Perairan Aceh Desi ratna sari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.611 KB)

Abstract

 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan pada Pasal 66 Ayat (1) bahwa pengawasan perikanan dilakukan oleh pengawas perikanan. Pelaksanaan penanganan pelanggaran pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan di Perairan Aceh dilakukan oleh Pangkalan PSDKP Lampulo yang memiliki tugas melakukan penanganan terhadap praktek illegal fishing. Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: 33/PERMEN-KP/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penanganan illegal fishing yang dilakukan oleh Pangkalan PSDKP Lampulo di Perairan Aceh dan mengetahui hambatan yang ditemukan Pangkalan PSDKP Lampulo dalam penanganan illegal fishing. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan dokumentasi. Analisis dilakukan secara kualitatif, selanjutnya data tersebut diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penanganan illegal fishing yang dilakukan oleh Pangkalan PSDKP Lampulo berupa pengawasan, pemeriksaan, penyelidikan serta pencegahan terhadap praktek illegal fishing baik yang dilakukan oleh kapal lokal maupun kapal asing, akan tetapi penanganan yang dilakukan tersebut relatif belum dapat mengatasi persoalan illegal fishing yang setiap tahunnya mengalami peningkatan di Perairan Aceh. Hal tersebut terjadi karena Pangkalan PSDKP mengalami hambatan dalam pelaksanaan pengawasan yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), sarana  prasarana, anggaran, serta koordinasi antar penegak hukum. Oleh karena itu pelaksanaan pengawasan perlu ditingkatkan dari segi personil, sarana prasarana, koordinasi dengan negara-negara tetangga dan  instansi yang tekait serta penegakan  hukum yang selama ini hanya sebatas penangkapan. Hal itu terbukti tidak mampu secara efektif menghentikan aksi illegal fishing. Law Number 45 of 2009 concerning Fisheries in Article 66 states that fisheries supervision is carried out by fisheries supervisors whose task is to oversee the orderly implementation of the provisions of laws and regulations in the field of fisheries. The handling of violations regarding the utilization of marine and fisheries resources in Aceh waters is carried out by the Lampulo Maritime and Fisheries Resources Supervision Base, which has the task of handling illegal fishing practices. Based on the Minister of Maritime Affairs and Fisheries Regulation Number: 33/PERMEN-KP/2016 concerning the Organization and Work Procedures of the Technical Implementation Unit for Supervision of Marine Resources and Fisheries. The purpose of this study is to determine the implementation of handling illegal fishing conducted by the Lampulo Maritime and Fisheries Resources Supervision Base in Aceh Waters and to know the obstacles found in the Lampulo Maritime and Fisheries Resources Supervision Base in handling illegal fishing. This research uses field research. Data collection is done by interview and documentation. The analysis was carried out qualitatively, then the data was described descriptively. The results showed that the implementation of handling illegal fishing carried out by the Lampulo Maritime and Fisheries Resources Supervision Base is the supervision, inspection, investigation and prevention of illegal fishing practices by both local and foreign vessels. However, the handling done is relatively unable to overcome the problem of illegal fishing, which has increased every year in Aceh waters. This happens because the Lampulo Maritime and Fisheries Resources Supervision Base is still constrained in the implementation of supervision both internal and external aspects, namely Human Resources, facilities and infrastructure, budget, and coordination of related agencies. Because of that the implementation of supervision needs to be improved in terms of personnel, infrastructure, coordination with neighboring countres and related agencies as well as law enforcement which so far has only been limited to arrest. It has proven unable to effectively stop illegal fishing.
Persepsi Mahasiswi Perokok Pasif Terhadap Iklan Layanan Masyarakat (ILM) Bahaya Perokok Pasif Al Iqbal; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.233 KB)

Abstract

 ABSTRAK, Penelitian ini berjudul “Persepsi Mahasiswi Perokok Pasif Terhadap Iklan Layanan Masyarakat (ILM) bahaya perokok pasif (Studi pada Mahasiswi Perokok Pasif Universitas Syiah Kuala).” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswi perokok pasif terhadap iklan layanan masyarakat bahaya perokok pasif Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara semiterstruktur dalam pengumpulan data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perbedaan Individu (individual differences theory) Dalam pemilihan informan penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sedangkan untuk menganalisis data, menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Untuk mendapatkan persepsi mahasiswi  terhadap iklan layanan masyarakat bahaya perokok pasif tersebut, analisis data menggunakan tahapan persepsi yaitu stimulation, organization, interpretation-evaluation, memory dan recall. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa persepsi mahasiswa perokok pasif terhadap iklan layanan masyarakat (ILM) bahaya perokok pasif yaitu  informan mengetahui adanya iklan tersebut, bahkan mengetahui makna dari adanya iklan tersebut. Informan juga beranggapan efek asap rokok benar adanya, seperti pada iklan tersebut dan menurut informan iklan tersebut efektif bagi orang yang tidak merokok akan tetapi belum efektif bagi perokok aktif. Informan juga berharap pemerintah memperbaiki lagi iklan tersebut, baik dari segi jadwal penayangan dan isi dari iklanKata Kunci: : Persepsi, Iklan Layanan Masyarakat, Bahaya Perokok Pasif.The Perception of Students Passive Smokers to the Public Service Announcements about the dangerous of passive smoking. (A case study at students in Syiah Kuala University) ABSTRACT, This study entitled “The Perception of Students Passive Smokers to the Public Service Announcements about the dangerous of passive smoking. (A case study at students in Syiah Kuala University).” The aim of this study is to know the perception of Students Passive Smokers to the Public Service Announcements about the dangerous of passive smoking. This study used the descriptive qualitative methode with semi-structur interview as instrument in collecting data. The theory that used study used in this research is the Individual Differences theory. In choosing informants of this research, the reseacrh used Purposive sampling, meanwhile, in analizing the data the researcher used Miles and Huberman’s data analysis model. To get the perceptions of female students on the public service advertisements for the dangers of passive smoking, data analysis used stages of perception, namely stimulation, organization, interpretation-evaluation, memory and recall. Based on the results,  noted that the perception of students passive smokers to the public service announcements about the dangerous of passive smoking is that the informant knows the existence of the ads, even knowing the meaning of the advertisement. The informant also assumed that there is the effect of cigarette smoke was correct, as in the advertisement and according to the informant that the advertisement was effective for people who did not smoke but had not been effective for active smokers. The informant also hope the government would improve the advertisement, both in terms of the delivery schedule and the contents of the advertisement.Keywords: Perception, Public Service Advertising, Danger of Passive Smokers
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BRAND ALCHEMIST CLOTH DALAM MENARIK MINAT KONSUMEN MELALUI ACARA ALCHEMIST FEST Dodi Irhamna Yusya; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK, Komunikasi pemasaran tidak pernah lepas dan menjadi kebutuhan setiap perusahaan yang bergerak pada bidang pemasaran. Komunikasi pemasaran dijadikan sebuah strategi untuk meningkatkan penjualan produk dan minat beli para konsumennya. Salah satu strategi komunikasi pemasaran yang dapat dilakukan ialah melalui event seperti acara festival musik. Penelitian ini membahas tentang bagaimana strategi komunikasi pemasaran yang digunakan Alchemist cloth melalui Alchemist fest dalam meningkatkan minat beli Kota Banda Aceh. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, peneliti menganalisis hasil penelitian dengan bantuan teori SWOT. Subjek dalam penelitian ini adalah pemilik brand Alchemist, karyawan brand alchemist, dan orang-orang yang menjadi member Alchemist beserta brand lokal Aceh lainnya yang menjadi partner Alchemist. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang digunakan oleh brand Alchemist sudah efektif, dikarenakan telah memenuhi kriteria dari teori SWOT. Hasil dari teori analisis SWOT pada strategi komunikasi pemasaran brand Alchemist dimana strenghts (kekuatan) adalah tema produknya. Produk Alchemist ini adalah pakaian yang menyajikan atau memiliki tema keras (hardcore) yaitu seni gambar yang sulit dipahami oleh orang pencinta seni tapi masih awam. Weakness (kelemahan) berupa informasi yang kurang terkait acara ke masyarakat, tetapi meminimalisirnya dengan cara menyebarkankan beberapa flyer ke warung-warung kopi yang ada di Banda Aceh. Opportunity (peluang) berupa brand lokal clothing bertema hardcore yang paling banyak (lengkap) dan tertua yang ada di Aceh saat ini. Threats (Ancaman) berupa masih banyaknya pihak-pihak atau masyarakat yang tidak memahami dari design-design produk Alchemist sehingga menjadi kurang menarik di mata mereka, dan masih adanya brand luar yang ikut bersaing dengan Alchemist. Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Brand Alchemist, Teori SWOTThe Marketing Communication Strategy of Alchemist Clothing Brand in Attracting Buying Interest Through The Alchemist Fest ABSTRACT, Marketing communication has never been separated and is a necessity for every company engaged in marketing. Marketing communication is used as a strategy to increase product sales and buying interest of the customers. One of the marketing communication strategies that can be done is through events such as music festivals. This study discusses how the marketing communication strategy used by the Alchemist cloth through Alchemists’ fest in increasing the buying interest in Banda Aceh. Using a descriptive qualitative research approach, the researcher analysed the results of the study with the SWOT theory. The subjects in this study were the owners of the Alchemist brand, the employees of the Alchemist brand, and the people who became members of the Alchemist and other Acehnese local brands who were Alchemist partners. The results showed that the communication strategy used by the Alchemist brand was effective, because it met the criteria of the SWOT theory. The result of the SWOT analysis theory on the Alchemist brand marketing communication strategy where strengths is the theme of the product. The Alchemist product is a clothing that presents or has a hard-core, which is image art that is difficult to understand by art lovers but still unfamiliar with common people. Weakness in the form of information that is less related to the event to the community, but minimizes it by distributing several flyers to coffee shops in Banda Aceh. Opportunity in the form of the most (complete) and oldest local brand of hard-core themed clothing in Aceh today. Threats in the form of many parties or communities who do not understand the Alchemist product designs, so that they are less attractive in their eyes, and there are still external brands that compete with Alchemists. Keyword : Marketing Communication, Alchemist Brand, SWOT Theory

Page 59 of 102 | Total Record : 1018