SYARI'AH : Jurnal Ekonomi Syari'ah
Jurnal Syari’ah merupakan jurnal Ekonomi Syari’ah dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Ekonomi Syari’ah Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Articles
83 Documents
PENDAYAGUNAAN ZAKAT Studi Implikasi Hukum Ekonomi Islam Terhadap Pendayagunaan Zakat di Lembaga/ Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Dumai
susiana, susiana
Syari'ah Vol 2 No 3 (2015): ekonomi syari'ah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2549.512 KB)
|
DOI: 10.32520/.v2i3.48
This studi aims to examine in depth and critically examine how the implementation of zakat. Can be useful to overcome the problem of community in Dumai through the economic empowerment of the poor. Rationale for doing research with the theme of charity is based on the utilization of an understanding of the position of zakat which has very important issues related to economic, social an religious. From the economic aspect, zakat has a very high economic potential if managed optimally. In terms of religiuos, zakat is also able to reinforce faith and devotion ti God almighty.
Muamalah Negara Terhadap Sumber Daya Alam Dan Sumber Daya Manusia Menuju Negara Maju: Studi Kritis Terhadap Kebijakan Pemerintah
Rusliani, Hansen
Syari'ah Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.929 KB)
|
DOI: 10.32520/.v2i2.23
Bangsa Indonesia dianugerahi Allah s.w.t. kekayaan berupa sumber daya alam yang melimpah dan sumber daya manusia. Namun ironinya kekayaan yang dimiliki bangsa Indonesia kurang dapat memakmurkan masyarakat bahkan puluhan juta rakyatnya berada dalam garis kemiskinan. Kesenjangan sosial dan budaya koruspsi terjadi dimana-mana ditambah kebijakan pemerintah yang kurang pro terhadap masyarakat khususnya masyarakat golongan menengah ke bawah. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang anugrah Allah s.w.t. kepada bangsa Indonesia berupa sumber daya alam dan sumber daya manusia agar dapat diberdayagunakan sesuai tujuan nasional bangsa ini menjadi negara maju bermatabat sesuai dengan Pembukaan dan UUD 1945.
Teologi Upah Dan Kesejahteraan Buruh Dalam Perspektif Hadis
Makmun, Muhammad
Syari'ah Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2328.313 KB)
|
DOI: 10.32520/.v1i2.14
هذه ةلاسرلا ثحبت يف موهفم يلاثم لوح ةر ج أ ريجلأاهملاسو هتداعسو نم للاخ ةياده ثيداحلأا ،ةيوبنلانمو للاخ ثحبلا د جو ثحابلا ضعب تافشتكملاةيتلآا ( : ىلولأا ) نإ ريجلأا يف ملاسلإا وذ فقوم لاعيوتسي هيف لك ناسنإ قولخمك يلماع اريجأ ناك مأاديس ( ةيناثلا ) نإ ريجلأل اقوقح ةيساسأ دبلا هديسل نأنأ اهيطعي ،هايإ ي هو نأ عضويلا ديسلا هريجأ ةلآ نمتلاآ ،عينصتلا ن أو هيطعي هترجأ ةر ج أ ةبسانم،هلامعلأ ن أو لا لعجي ديسلا هريجأ ادبع ريختسيلاىلع ،هسفن ن أو لماعي ديسلا هريجأ نسحأ ،ةلماعملاملهو ار ج ( ثلاثلا ة ) نإ نم ةداعس ةايحلا ةيوايندلا يتلايه ةعرزم نم تاعرزم ةرخلآا نأ نوكي لكل ناسنإلمع نيعتسي هب ىلع ليفكت ،هجئاوح ثحتو ثيداحلأاةيوبنلا نأ نم نسحأ لمعأ ناسنإ وه هلمع هديب لكوعيب روربم
EMBERDAYAAN MASYARAKAT DI WILAYAH PERBATASAN MELALUI LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH NON BANK ; Sebuah Upaya Membumikan Ekonomi Islam
Mardianah, Najamuddin
Syari'ah Vol 2 No 3 (2015): ekonomi syari'ah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2509.252 KB)
|
DOI: 10.32520/.v2i3.47
تطوير الدراسات الاقتصادية الشريعة في المنطقة الحدودية هو الحصول على متحمس وتحدى في الاقتصاد العالمي اليوم في مواجهة MEA 2016، وتمكين المجتمع المحلي في التأريض الاقتصاد الشريعة، وليس من الحكومة والمؤسسات المالية الإسلامية ققط، ولكن المؤسسات المالية غير المصرفية في متناول الوسط التي تحيط المجتمع، لأن العملية ودورها سهول في المجتع، بل قد عملت بها ويبقى التركيز والقيام بها هو أقل من المستوى الأمثل. وعلى سبيل المثال الزكاة ليس في مساعدة الطبيعة أو تنفق على المتسحق فقط بدون النظر إلى المستقبل من ناحية إنتاجية الاستثماربة أو تحويل الزكاة في محاولة لبناء المؤسسات التجارية منتجة بيت المال والتوييلي، وبيت المال والتوييلي هي مؤسسة مالية إسلامية كانت الأكثر مقارنة مع المؤسسات المالية الإسلامية الأخرى، ولذلك بيت المال والتوييلي هو حل بديل من أجل تطوير إنتاجية الصغيرة والمتوسطة في منطقة الحدود.
APLIKASI AKAD MUḌĀRABAH DI PERBANKAN SYARIAH
Ningsih, Putri Apria
Syari'ah Vol 5 No 1 (2016): bisnis Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.753 KB)
|
DOI: 10.32520/.v5i1.54
alah satu metode mengembangkan harta yang disyariatkan Islam adalah Muḍārabah. Muḍārabahmerupakan sebuah akad yang memberikan keberuntungan kepada kedua pihak yang berakad. Pertama keuntungan bagi pemilik harta yang tidak mampu menginvestasikan hartanya dan kedua keuntungan untuk pekerja yang mempunyai keahlian serta kemampuan namun tidak memiliki harta. Dalam dunia perbankan, khususnya perbankan syariah, Muḍārabah merupakan karakteristik umum dan landasan dasar bagi operasional bank syariah secara keseluruhan. Aplikasi muḍārabah pada bank syariah cukup kompleks, namun secara global dapat diklasifikasikan menjadi dua: Akad muḍārabah antara nasabah penabung dengan bank dan akad muḍārabahantara bank dengan nasabah peminjam.
ETIKA BISNIS DALAM EKONOMI ISLAM
Ardi, Muhammad
Syari'ah Vol 1 No 3 (2015): Syari'ah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2370.163 KB)
|
DOI: 10.32520/.v1i3.37
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan persepsi etika bisnis dalam islam dan untuk mengungkap nilai-nilai sekuler barat dan pikiran tentang etika. Kami telah menyajikan berbagai berulang kali ayat-ayat dari quran Suci dan ajaran nabi. Disini islam melihat juga dari sisi penerapaan nilai-niali islam, trasedental, dunia akhirat dan sebagai serta keberkahan dari Allah SWT yang dia harapkan. Sedangkan non muslim atau sekuler disini dia hanya menerapkan nilai-nilai materialisme, karna dia ukuranya hanya dunia ketika kebutuhanya terpenuhi secara pinansial disitulah letak kebahagiaanya.Terutama Muslim berjuang untuk banyak keuntungan dan mereka mengabaikan standar etika bisnis, apa yang Islam melarang dan apa yang memungkinkan mereka tidak peduli. Muslim Menjadi kita harus mengikuti aturan dan peraturan untuk urusan bisnis yang dinyatakan oleh hukum Islam bisnis akan mempertahankan citra dan akan mampu bertahan karena dalam etika bisnis islam dia juga melihat dari segi aksiomanya ada beberapa hal seperti tauhid, keseimbangan, kehendak bebas dan pertanggung jawaban dan dalam bisnis syariah disini sangat memperhatikan dari segi halal dan haram.
KONSEP RIBA DALAM ISLAM
Sulaiman, Sofyan
Syari'ah Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (345.254 KB)
|
DOI: 10.32520/.v2i1.19
Riba is avery important issue in Islamic finance transactions. It is a fundamenta lconcept. Ribahas clearly forbidden by Allah, even Allah declared war against theeater of usury. But over time, a debate betwee nulama and experts of Islamic economics with liberal Muslim scholars about the meaning and scope of usury. Ulama and the Islamic economists agree that the meaning of usury include interest, sothe interestis forbidden. While the liberal sargue that the meaning of usury does not include interest based on contextual interpretation. So the interest may be made by reason of providing maslahat he lives of Muslims.
MASYARAKAT DESA BERBASIS INTEGRATED FARMING SYSTEM: ASURANSI SYARIAH PADA BIDANG PERTANIAN
Muhammad Askari Zakariah, Muhammad Askari;
Zakariah, M;
Rismayani, Rismayani
Syari'ah Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (600.197 KB)
|
DOI: 10.32520/.v5i1.139
Impact of green house gases is damage to environment, one result of that has been felt with increasing temperature of the earth surface that could eventually lead to extreme climate change. Climate change is expected to have an impact on agriculture production throughout the world. Government have to serve program to assure agriculture production. Shariah assurance of agriculture as social care movement without uncertainly, debt, gambling, and bank interest. Ministry of agriculture has released regulation Nomor 40 Tahun 2015, on this regulation was arranged types and facility agriculture assurance will protect farmers from losses profit because failed in harvesting because disaster act of god, diseases, and climate extreme change. In these regulation, any word containing shariah point, we do hope agriculture assurance can be operated in form shariah skim.
Al-’Uqûd Al-Murakkabah Dalam Perspektif Ekonomi Syariah
Najamuddin, Najamuddin
Syari'ah Vol 1 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2159.561 KB)
Al-’uqûd al-murakkabahmerupakan salah satu akad kontemporer dalam perbankan Islam, kendati demikian akad ini lahir dari duniaperhotelan, seperti al-Ijarah muntahiyah bi al-tamlik, Musyarakah mutanaqishah, Ta’min tauni murakkabah, akad Murabahah lil Aamir bi asy-Syiradan Ta’jir tamwili. Al-’uqûd al-murakkabah/Multi akad adalah kesepakatan dua pihak untuk melaksanakan suatu transaksi atau muamalahyang meliputi dua unsur akad atau lebih, misalnya akad jual-beli dengan ijarah, akad jual beli dengan hibah dst. Sehingga semua akibat hukum dari akad-akad gabungan itu, serta semua hak dan kewajiban yang ditimbulkannya, dianggap satu kesatuan yang tak dapat dipisah-pisahkan, yang sama kedudukannya dengan akibatakibat hukum dari satu akad
PERAN BADAN AMIL ZAKAT DAERAH (BAZDA) DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR, RIAU
Siti Aminah, Junaidi
Syari'ah Vol 2 No 3 (2015): ekonomi syari'ah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2781.618 KB)
|
DOI: 10.32520/.v2i3.49
Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Peran Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, dan apa saja kendala dalam melaksanakan Peran Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: mengetahui tentang Peran Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir; dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam melaksanakan Peran Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini bercorak penelitian lapangan, metode yang digunakan adalah studi lapangan, dan analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa penemuan tentang Peran Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir. Bentuk-bentuk peran tersebut antara lain: melakukan studi kelayakan terhadap usaha yang dilakukan musthik, menetapkan jenis usaha mustahik, melakukan bimbingan dan penyuluhan, melakukan pemantauan, pengendalian, dan pengawasan, dan melakukan evaluasi terhadap usaha para mustahik. Kendala yang dihadapi yaitu: Adanya data-data yang kurang valid; minimnya sarana dan prasarana bagi pengurus Bazda untuk dapat mensurvey dan meyalurkan dana zakat langsug kepada mustahik; keterbatasan waktu; dan kualitas SDM yang masih rendah