cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : 24775967     EISSN : 24778443     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia (JPMI), e-ISSN: 2477-8443, p-ISSN: 2477-5959 is an information container has scientific articles in the form of research, the study of literature, ideas, application of the theory, the study of critical analysis, and studies in the field of science Mathematics Education. JPMI published two times a year, March and September, published by Institute for Research and Scientific Publications STKIP Singkawang.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019" : 8 Documents clear
Profil Kemampuan Guru dalam Merancang Soal/Permasalahan Matematika Ditinjau dari Taksonomi Bloom Baiq Rika Ayu Febrilia
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.458 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.859

Abstract

Kemampuan guru dalam mendesain soal/permasalahan matematika mempengaruhi kualitas pembelajaran matematika di kelas. Besarnya frekuensi guru dalam memberikan soal tertutup membuat penalaran dan kreatifitas siswa kurang berkembang dengan baik. Akibatnya, jika siswa dihadapkan dengan permasalahan berbeda dari yang mereka sering dapatkan, siswa cenderung menunjukkan sikap bingung dan merasa kesulitan dalam mencari solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam merancang soal matematika ditinjau dari level kemampuan berpikir Taksonomi Bloom yang direvisi oleh Krathwohl. Penelitian dengan jenis kualitatif deskriptif ini melibatkan tujuh orang guru matematika SMP/MTs di Kota Mataram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 14 permasalahan yang dirancang oleh 7 orang guru, 9 diantaranya berada pada level aplikasi, 1 permasalahan pada level pemahaman, 1 permasalahan pada level analisis dan 3 permasalahan pada level evaluasi.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA MELALUI PENDEKATAN (SOMATIC, AUDITORY, VISUAL AND INTELLECTUAL) Khoerul Umam; Ervin Azhar
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2434.554 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.1038

Abstract

Pengembangan pemahaman konsep matematika yang baik akan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Pendekatan SAVI menawarkan suatu konsep pembelajaran matematika yang integratif dengan mengintegrasikan banyak aspek. Penelitian ini dirancang dengan desain kuasi eksperimen. Subjek penelitian pada kelas eksperimen berjumlah 36 siswa sedangkan kelas kontrol terdiri dari 35 siswa. Analisis data menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkan hasil studi menunjukkan siswa yang diberikan pembelajaran dengan pendekatan SAVI mengalami peningkatan pemahman konsep matematis secara siginifikan. Laporan hasil studi menunjukkan bahwa kemampuan siswa untuk mengkonstruksi masalah melalui pemahaman konsep yang baik. Siswa yang diajarkan oleh pendekan SAVI memiliki kemampuan untuk menganalisis masalah melalui konstruksi konsep matematika
ANALISIS KESULITAN MAHASISWA DALAM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA Farida Daniel; Prida N. L. Taneo
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.629 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis jenis kesulitan dan faktor-faktor penyebab kesulitan mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian pendidikan matematika. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika STKIP Soe yang mengambil matakuliah seminar proposal sejumlah 21 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis kesulitan mahasiswa dalam menyusun proposal penelitian pendidikan matematika adalah kesulitan dalam menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan ilmiah, membuat latar belakang masalah, mencari literatur/bahan pustaka, mengkaji keterkaitan teori yang digunakan menentukan metodologi penelitian serta membagi waktu kuliah dengan penyusunan proposal penelitian. Faktor-faktor penyebab kesulitan tersebut berupa faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi masih rendahnya kemampuan mahasiswa dalam memahami setiap konten dalam proposal penelitian, masih terdapat mahasiswa yang belum memiliki komputer atau laptop sendiri serta beberapa mahasiswa kurang termotivasi dalam menyelesaikan proposal penelitiannya. Faktor eksternal meliputi terdapat mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan sosial maupun kerohanian di lingkungan rumahnya, mahasiswa yang sudah berkeluarga sulit berkonsentrasi karena gangguan dari keluarganya serta kesibukan mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai tugas di rumah karena tinggal bersama pengampuh/orang tua wali.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL I ketut Suastika; Amaylya Rahmawati
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.92 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.1230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika dengan pendekatan kontekstual. Dalam penelitian pengembangan ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Pengembangan dilakukan melalui analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Fokus pada tulisan ini adalah memaparkan hasil implementasi dan evaluasinya untuk modul matematika yang telah dikembangkan. Evaluasi yang dilakukan pada implementasi ini adalah untuk melihat kepraktisan dan keefektifan modul. Kepraktisan modul dilihat dari hasil angket respon siswa dan angket respon guru. untuk keefektifan modul dilihat dari hasil posttest siswa. Hasil angket respon siswa diperoleh persentase rata-rata sebesar 79% dengan kriteria “baik”, sedangkan hasil angket respon guru adalah 95% dengan kriteria “sangat baik”, dan hasil posttest siswa mendapat persentase 68% dengan kriteria “baik”. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan pada implementasi dapat dikatakan modul memenuhi kriteria “praktis” dan “efektif”.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH LOGIKA DAN PENALARAN MATEMATIKA Hartono Hartono
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.977 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.849

Abstract

This study aims to determine the application of the learning model of blended learning in the subjects of Mathematical Logic and Reasoning. Specific objectives are Mathematics learning achievement after the learning model of blended learning was applied in the subjects of Mathematical Logic and Reasoning and the magnitude of the increase in mathematics learning achievement after the learning model of blended learning was applied in the subjects of Logic and Mathematical Reasoning. The research method used was experimental research with a pre-experimental design and one group pretest-posttest design. The results of this research are the application of learning model of blended learning in the subject of mathematical logic and reasoning giving an increase in student learning achievement. It can be concluded that student learning achievement before being given the learning model of blended learning is classified as less, namely 52. Student achievement after being given the learning model of blended learning is good, namely 72 The results of hypothesis testing also obtained an increase in student learning achievement after being given a model of blended learning in the subjects of mathematical logic and reasoning and increasing student learning achievement after being given a model of blended learning in the material of mathematical logic and reasoning of 1.132 which is high.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SUPERITEM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI PtLSV KELAS VII SMP NEGERI 8 SINGKAWANG Rika Wahyuni; Nindy Citroresmi Prihatiningtyas
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.962 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.1475

Abstract

Abstrak. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:1) Pengaruh Strategi Pembelajaran Superitem Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa pada Materi Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Kelas VII, 2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh strategi pembelajaran superitem pada materi pertidaksamaan linear satu variabel kelas VII, 3) untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menggunakan strategi superitem menjadi aktif, 4) untuk mengetahui minat siswa terhadap strategi pembelajaran superitem tergolong baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, bentuk penelitian the nonequivalent posstest-only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII yang terdiri dari lima kelas. Sampel penelitian diambil menggunakan sampling jenuh maka didapat kelas VII A dengan jumlah siswa yaitu 26 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B dengan jumlah siswa yaitu 26 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil perhitungan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa  dengan menggunakan Uji independen sampel t-test terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas eksperimen dengan menggunakan strategi pembelajaran superitem dan kelas kontrol yang diberikan model pembelajaran langsung. Strategi pembelajaran superitem berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan kriteria tinggi dengan menggunakan perhitungan Effect Size. Lembar observasi aktivitas belajar siswa dengan strategi pembelajaran superitem menggunakan perhitungan persentase frekuensi aktivitas. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar siswa, di mana pada pertemuan pertama diperoleh persentasenya sebesar 84,54% dan pertemuan kedua sebesar 88,61% dengan kriteria sangat aktif. Hasil analisis lembar angket strategi pembelajaran superitem dengan kriteria sangat tinggi. Kata Kunci :  Superitem, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, aktivitas, minat.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS KETERAMPILAN METAKOGNISI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS MAHASISWA Beni Setiawan; Olenggius Jiran Dores
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.048 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.1412

Abstract

Bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi adalah bahan ajar yang melibatkan kesadaran penggunanya dalam memikirkan tentang proses berpikir dalam hal melibatkatkan pengetahuan materi ajar sebelumnya sehingga kemampuan menalar, menyelesaikan masalah, representasi, koneksi atau disebut literasi matematis ini muncul. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengembangkan bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi; 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan literasi matematis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dan observasi untuk melihat peningkatan kemampuan literasi matematis. Analisis data dilakukan dengan uji gain score. Diperoleh kesimpulan bahwa 1) bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi layak untuk digunakan; 2) berdasarkan validasi ahli secara keseluruhan bahan ajar berbasis keterampilan metakognisi dinyatakan layak untuk; 3) Terdapat peningkatan kemampuam literasi matematis mahasiswa sebesar 0,57 dengan kriteria sedang
THE EFFECTIVENESS OF PROBLEM BASED LEARNING (PBL) APPROACH VIEWED FROM THE STUDENTS’ MATHEMATICAL CREATIVE THINKING ABILITY Lisda Fitriana Masitoh
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Number 2 September 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.843 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v4i2.699

Abstract

Generally, mathematical competence equips students with logical thinking ability. On the other hand, the mathematical competence is expected to equip students with creative thinking ability. Creative thinking ability is used when a person faces a problem or challenge. Nowadays, there has been a lot of developing approaches that can be used to create ideal learning condition to achieve the learning goals, including improving the mathematical creative thinking ability. One of approaches that can be used is Problem Based Learning (PBL). The purpose of this research was to describe the effectiveness of PBL approach in terms of mathematical creative thinking ability. This was a quasi-experimental reseach. A control class used the conventional approach. The results showed that Problem Based Learning (PBL) was an effective appoach viewed from the mathematical creative thinking ability. Meanwhile, the control class was not effective.

Page 1 of 1 | Total Record : 8