cover
Contact Name
Muhammad Syafar
Contact Email
m.syafar@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alqolam.journal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
ALQALAM
ISSN : 14103222     EISSN : 2620598X     DOI : -
ALQALAM (e-ISSN: 2620-598X; p-ISSN: 1410-3222) is a journal published by the Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-INDONESIA. ALQALAM is an academic journal published twice a year (every six months). ALQALAM had been accreditated by Ministry of Education and Culture No. 80/DIKTI/Kep./2012, 13 Desember 2012. This journal focuses on specific themes of Islamic Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 578 Documents
MODERNISASI SISTEM PENDIDIKAN DI PESANTREN Hafidz Rustiawan
Al Qalam Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1840.976 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v22i2.1380

Abstract

Kata Kunci: Tradisi Pesantren, Institusi Pendidikan Modern, Dinamika Pesantren, Modernisasi Pesantren.
INTERPRETASI AYAT-AYAT RIBA DALAM KAJIAN TAFSIR MAUDHU'I Oom Mukaromah
Al Qalam Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1448.324 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v21i100.1648

Abstract

Al-Qur'an adalah ajaran Islam dan menempati posisi sentral dalam perkembangan dan pengembangan ilmu-ilmu keislaman. Maka pemahaman terhadap ayat-ayat al-Qur'an melalui penafsiran-penafsirannya, mempunyai peranan yang sangat besar bagi maju mundurnya umat, sekaligus penafsiran itu dapat mencerminkan perkembangan serta corak pemikiran mereka.Keberadaan al-Qur'an di tengah-tengah umat Islam, ditambah dengan keinginan mereka untuk memahami petunjuk dan mukzijat-mukzijatnya, telah melahirkan sekian banyak ilmu keislaman dan metode-metode penelitian. Diantaranya telah lahir kaidah-kaidah ilmu Nahwu, Usul fiqh, Ilmu Qira'at, Ilmu Tafsir serta metode-metode penafsiran dan ilmu-ilmu yang lainnya. Bahkan diantaranya metode penafsiran yang terbaru adalah metode tafsir Maudhu'i.Kehidupan maryarakat dalam bidang ekonomi makin berkembang sehingga bentuk-bentuk baru transaksi ekonomi juga makin berkembang hal ini tidak terlepas dari tinjauan dari segi hukum Islam. Oleh karena itu pembahasan masalah riba akan selalu aktual, karena berkaitan langsung dengan kehidupan maryarakat.Setiap muslim telah sepakat tentang keharaman masalah riba, berdasarkan kepada al-Qur'an, Sunnah serrta Ijma' Ulama. Tetapi dalam masalah ini masih mengandung pertanyaan, apa yang dimaksud sesungguhnya oleh al-Qur'an dengan riba yang diharamkan itu ?. Untuk mendapat keterangan tentang masalah ini penulis mencoba membahasnya, dalam karya Ilmiah, dengan judul : "Interpretasi ayat-ayat riba dalam kajian tafsir Maudhui'.
PEMBANGUNAN FISIK DAN MENTAL BERBASIS KOMPETENSI Zakaria Syafe'i
Al Qalam Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1473.692 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v23i3.1504

Abstract

Manusia memiliki dua dimensi yaiut jasmani dan rohani. Keduanya sangat memerlukan kebutuhan yang harus dipenuhi demi kelangsungan menjalani kehidupannya, Ada di antara manusia yang hanya lebih mementingkan untuk memenuhi kebutuhan lahiriyah /Jasmaniyah, ada pula yang lebih mengutamakan kepentingan kebutuhan rohaniah saja. Bila manusia hanya memilih jalan hidup semata-mata untuk memenuhi aspek jasmaniyah atau aspek rohaniah belaka, maka hidupnya berada dalam kondisi timpang atau tidak seimbang. Ajaran Islam yang memberikan doktrin prinsip keseimbangan antara aspek jasmani dan rohani adalah mempakan solusi dan alternatif pemecahan masalah yang terbaik guna mengajarkan kehidupan manusia bahagia lahir dan batin, bahagia di dunia dan di akhirat·Dalam ajaran Islam, Allah Swt memerintahkan umatnya untuk memenuhi kebutuhan fisik baik berkaitan dengan kesehatan jasmani. Seperti sandang, pangan, papan dan olah raga, maupun bersifat material yang berhubungan dengan produk budaya dalam bidang sosial, ekonomi, politik dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Oleh karena itu, umat Islam tidak boleh mengabaikan pembinaan mental melalui kegiatan spiritual dan moral, dan dalam melaksanakan aktivitas guna memenuhi kebutuhan hidupnya untuk memperoleh kesejahteraannya tetap harus berlandaskan pada norma dan nilai-nilai ajaran agama.
HUBUNGAN AJARAN TAREHAT QADARIYAH WAN NAQSABANDIYAH DENGAN PERILAKU EKONOMI Nanat Fatah Natsir
Al Qalam Vol 18 No 88-89 (2001): January - June 2001
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1212.763 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v18i88-89.1458

Abstract

Religion and Economic Behavior (The Relationship Of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah With The Economic Activity In Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya West Java, Indonesia).The goals of the reserarch are (1) to study the values of the teaching of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah that can influence the economic activity, and (2) to study the relationship of one's (concentration of) understanding of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah with one's economic activity. The research has been done in the center of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah that is in Pesantren Suryalaya, West Java.Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah which is centralized in Pesantren Suryalaya, is the combination of two teaching of Tarekat. They are Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah. The teaching of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah is based on the teaching of al-Qur'an, Hadits, ljma and Qiyas. The aims of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah are taqarrub to Allah; to reach mardhatillah; mabbah and ma'rifah to Allah.Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah is now led by a mursyid/ leader/teacher, he is K.H.A. Shahibul Wafa Tajul Arifin (Abah Anom).If the economic activities which are by the followers of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah are observed there can be found a significant relationship between one's knowlege understanding of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah and his/her economic activities.That is why, there is a clear/significant relationship bet ween the level of one's knowledge of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah and their attitudes in working.There is a significant relationship between one's (orientation of) understanding of Tarekat Qadiriyah Wa Naqsabandiyah, in this case is involvement in their economic activities.There is significant relationship between one's understanding of Tarekat Qadiriyah Wan Naqsahandiyah, in this case is the teaching of zuhud and the degree of their involvement in their economic activities.There is a significant relationship between one's understanding of Tarekat Qadairiyah Wan Naqsabandiyah, in this case is the understsnding of Taqdir and their involvement in their economic activities.Thus, for those of the who follow Tarekat Qadiriyah Wan Naqsabandiyah whose level of knowledge of this Tarekat and whose orientation of their understanding of their religion is modern, the concept of working, more specifically the comercial activities, is not morely an sacred work that has the connection with their belief that can be found in Tarekat Qadariyah Wa Naqsabandiyah. Keyword: Religion, Economi, Behaviour, Relationship.
HISTORIOGRAFI KESULTANAN BANTEN Mufti Ali
Al Qalam Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.022 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v24i1.1660

Abstract

Untuk mengetahui bagaimana visi penulisan sejarah sejarawan Belanda, dapat dilihat bagaimana mereka menjawab tiga pertanyaan berikut: (1) Bagaimana sejarawan Belanda menjelaskan peran VOC terhadap pertumbuhan ekonomi Kesultanan Banten pada momentum yang disebut dengan "era keemasan" (1680-1780)?; (2) Seberapa besar pengaruh VOC bagi kemunduran ekonomi Banten (1780-1808)?; (3) Bagaimana 'perompakan' dan 'penyelundupan' sejumlah komoditi di perairan Selat Sunda antara tahun (17 50-1800) dipahami oleh para sejarawan Belanda?Ketika menjawab tiga pertanyaan tersebut, secara umum para sejarawan Belanda memiliki dua sudut pandang yang disebut (A) Pax­Companica Visie dan (B) Post-colonial visie yang juga sering diidentikkan dengan anti-colonial visie. Sejarawan dengan visie pax-comparuca memberikan evaluasi positif atas kehadiran VOC di Banten. Sementara sejarawan dengan visi post-colonial memberikan evaluasi negatif atas kehadiran VOC dikaitkan dengan kemunduran dan kemajuan Kesultanan Banten.Di luar sejumlah studi dengan kedua visi tersebut, terdapat sejumlah studi yang dilakukan oleh para sejarawan Barat setelah kemerdekaan yang menggunakan pendekatan pengaruh perdagangan (trade-impact approach) dan pendekatan hubungan negara dan masyarakat (state-society relation approach). Sejarawan dengan pendekatan pertama melihat historiografi Banten dengan keyakinan bahwa perdagangan telah memberikan pengaruh pada pembentukan 'pemerintahan lokal' dan suroival sosial ekonomi dan politiknya. Sejarawan dengan pendekatan yang disebut terakhir menganalisa hubungan antara kekuasaan pusat dengan berbagai kelompok sosial di Banten yang memberikan pengaruh kuat terhadap formasi kesultanan Banten. Langsung maupun tidak, sebenarnya karya dengan trade-impact approach memberikan evaluasi negatif terhaclap kehadiran VOC di Banten yang telah memberikan kesengsaraan kepada penduduknya
KONSEP-KONSEP DALAM KAJIAN FIQH MENURUT IBN HAZM AL-DHAHIRI M. A. Tihami
Al Qalam Vol 10 No 53 (1995): March - April 1995
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1377.696 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v10i53.1520

Abstract

Konsep-konsep dalam Kajian Fiqh menurut Ibn Hazm al-Dhahiri
AGAMA DAN SPIRIT EKONOMI: STUDI ETOS KERJA DALAM KOMPARASI PERBANDINGAN AGAMA Wasisto Raharjo Jati
Al Qalam Vol 35 No 2 (2018): July - December 2018
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (843.274 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v35i2.1066

Abstract

This study aimed to analyze relation among religion and economy in developing work ethic. the original thesis concerning relation of religion and work ethic initiated by Max Weber in his study entitled Protestant Ethic and Spirit Capitalism. In Weberian perspective, religion take important role that developing values of work ethics e.g. rationalism, asceticism, and "calling" are encouraging human to work hard in the world. This study aimed to elaborating Weber’s thesis within comparing work ethic in others religion. Library research used as research methodology in this research. The result showed, basically, work ethic invented in many religion; nevertheless, adapted to the context of socio-cultural in society. Keywords: Work Ethic, Calvinism, Max Weber's Thought, Economic Spirit.
PEMECAHAN MASALAH DAN TEKNIK DISKUSI SUPARMAN USMAN
Al Qalam Vol 10 No 50 (1994): September - October 1994
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2094.272 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v10i50.1706

Abstract

Pemecahan Masalah dan Teknik Diskusi
ANALISIS KESALAHAN MENULIS BAHASA ARAB DI KALANGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI BAHASA ARAB Subhan Mughni
Al Qalam Vol 22 No 3 (2005): September - December 2005
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.233 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v22i3.1371

Abstract

Kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh siswa yang sedang belajar bahasa asing adalah suatu fenomena kebahasaan yang telah lama menjadi perhatian para ahli linguistik. Salah satu pendekatan yang dilakukan para linguis dalam menelaah kesalahan tersebut adalah dengan menggunakan Analisis Kesalahan. Analisis Kesalahan (Error Analysis) atau dalam bahasa Arab disebut dengan Tahlilul Akhthaa adalah sebuah prosedur kerja yang memiliki langkah-langkah tertentu yang meliputi pengumpulan sample, pengidentifikasian kesalahan yang terdapat dalam sample, penjelasan kesalahan tersebut, pengklasifikasian kesalahan itu berdasarkan penyebabnya, serta pengevaluasian atau penilaian taraf keseriusan kesalahan itu.Tulisan ini mengungkapkan hasil penelitian terhadap kesalahan berbahasa Arab yang dilakukan oleh mahasiswa STAIN ''SMHB" Serang. Dalam menganalisis data yang diperoleh, peneliti menggunakan teknik analisis kesalahan (error analysis) dalam keterampilan menulis bahasa Arab yang terdapat dalam skripsi yang dijadikan sample penelitian. Sebelum dilakukan analisis, terlebih dahulu ditetapkan jenis kesalahan yang akan diteliti. Jenis kesalahan tertulis yang diteliti dari setiap skripsi diklasifikasikan ke dalam tiga jenis kesalahan: morfalogis (sharfiyyah), sintaksis (nahwiyyah), dan semantik (dalaliyyah).Setelah diklasifikasi, kemudian dilakukan evaluasi kesalahan. Evaluasi kesalahan meliputi koreksi terhadap kesalahan dan penghitungan intensitas atau kuantitas dalam satu kategori kesalahan. Koreksi dilakukan terhadap tulisan di dalam skripsi yang dianggap menyimpang dari norma bahasa Arab yang benar sehingga dapat menimbulkan kesalah pahaman terhadap pembaca.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, terdapat 132 kesalahan untuk kategori kesalahan nahwiyyah, 42 kesalahan sharfiyyah, dan 58 kesalahan dalaliyyah. Ini juga berarti bahwa dari seluruh kesalahan tersebut, terdapat sebanyak 5 7% kesalahan nahwiyyah, 18% kesalahan sharfiyyah, dan 25% kesalahan dalaliyyah.Kata Kunci: Analisis Kesalahan, Analisis Kontrastif, Keterampilan berbahasa.
KAJIAN REFLEKTIF TERHADAP PERPUSTAKAAN ISLAM DI BAGHDAD PADA ERA KLASIK KEBUDAYAAN ARAB-ISLAM KOSMOPOLITAN Nurdin Laugu
Al Qalam Vol 26 No 3 (2009): September - December 2009
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.083 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v26i3.1560

Abstract

This article is aimed at understanding the issues of Islamic libraries living around the, classical age of cosmopolitan Arab-Islamic culture and their roles in the development of Muslim society. The study is, therefore, focused on investigating the kinds of the Islamic libraries and then on classifying the contribution based on the construction of historical accounts. The investigation found at least five kinds of Islamic libraries, namely: mosque libraries, rulers and their family libraries, madrasah libraries, scholar/private libraries, and university/ academic libraries. Afterwards, the study concludes that the libraries had played important roles as centers for, education and learning, center for translation, centers for research, experimentation, and observation, centers for study and discussion, center for cultural development and preservation, and centers for knowledge/ scientific development and information.

Filter by Year

1988 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 42 No. 2 (2025): December Vol. 42 No. 1 (2025): June Vol. 40 No. 2 (2023): July-December 2023 Vol. 40 No. 1 (2023): January-June 2023 Vol. 39 No. 2 (2022): July-December 2022 Vol. 39 No. 1 (2022): January-June 2022 Vol. 38 No. 2 (2021): July-December 2021 Vol 38 No 1 (2021): January - June 2021 Vol 37 No 2 (2020): July - December 2020 Vol 37 No 1 (2020): January - June 2020 Vol 36 No 2 (2019): July - December 2019 Vol 36 No 1 (2019): Januari - Juni 2019 Vol 35 No 2 (2018): July - December 2018 Vol 35 No 1 (2018): January - June 2018 Vol 35 No 1 (2018): January - June 2018 Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017 Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017 Vol 34 No 1 (2017): January - June 2017 Vol 34 No 1 (2017): January - June 2017 Vol 33 No 2 (2016): July - December 2016 Vol 33 No 2 (2016): July - December 2016 Vol 33 No 1 (2016): January - June 2016 Vol 33 No 1 (2016): January - June 2016 Vol 32 No 2 (2015): July - December 2015 Vol 32 No 2 (2015): July - December 2015 Vol 32 No 1 (2015): January - June 2015 Vol 32 No 1 (2015): January - June 2015 Vol 31 No 2 (2014): July - December 2014 Vol 31 No 1 (2014): January - June 2014 Vol 31 No 1 (2014): January - June 2014 Vol 30 No 3 (2013): September - December 2013 Vol 30 No 3 (2013): September - December 2013 Vol 30 No 2 (2013): May - August 2013 Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013 Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013 Vol 29 No 3 (2012): September - December 2012 Vol 29 No 3 (2012): September - December 2012 Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012 Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012 Vol 29 No 1 (2012): January - April 2012 Vol 28 No 3 (2011): September-December 2011 Vol 28 No 3 (2011): September-December 2011 Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011 Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011 Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011 Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011 Vol 27 No 3 (2010): September - December 2010 Vol 27 No 3 (2010): September - December 2010 Vol 27 No 2 (2010): May - August 2010 Vol 27 No 1 (2010): January - April 2010 Vol 27 No 1 (2010): January - April 2010 Vol 26 No 3 (2009): September - December 2009 Vol 26 No 2 (2009): May - August 2009 Vol 26 No 2 (2009): May - August 2009 Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009 Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009 Vol 25 No 3 (2008): September - December 2008 Vol 25 No 3 (2008): September - December 2008 Vol 25 No 2 (2008): May - August 2008 Vol 25 No 2 (2008): May - August 2008 Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008 Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008 Vol 24 No 3 (2007): September - December 2007 Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007 Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007 Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007 Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007 Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006 Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006 Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006 Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006 Vol 23 No 1 (2006): January - April 2006 Vol 22 No 3 (2005): September - December 2005 Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005 Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005 Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005 Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005 Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004 Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004 Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004 Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004 Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004 Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004 Vol 20 No 98-99 (2003): July - December 2003 Vol 20 No 97 (2003): April - June 2003 Vol 20 No 97 (2003): April - June 2003 Vol 20 No 96 (2003): January - March 2003 Vol 20 No 96 (2003): January - March 2003 Vol 19 No 95 (2002): October - December 2002 Vol 19 No 95 (2002): October - December 2002 Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002 Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002 Vol 19 No 93 (2002): April - June 2002 Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002 Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002 Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001 Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001 Vol 18 No 88-89 (2001): January - June 2001 Vol 17 No 87 (2000): Oktober - December 2000 Vol 17 No 87 (2000): Oktober - December 2000 Vol 17 No 86 (2000): July - September 2000 Vol 17 No 86 (2000): July - September 2000 Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000 Vol 14 No 74 (1998): September - October 1998 Vol 13 No 72 (1998): May - June 1998 Vol 13 No 72 (1998): May - June 1998 Vol 13 No 68 (1997): November - Desember 1997 Vol 13 No 67 (1997): September - Oktober 1997 Vol 13 No 67 (1997): September - Oktober 1997 Vol 13 No 66 (1997): Juli - Agustus 1997 Vol 13 No 66 (1997): Juli - Agustus 1997 Vol 11 No 63 (1997): Maret - April 1997 Vol 11 No 62 (1996): September - Oktober 1996 Vol 11 No 62 (1996): September - Oktober 1996 Vol 11 No 59 (1996): Maret - April 1996 Vol 11 No 59 (1996): Maret - April 1996 Vol 11 No 58 (1996): Januari - Februari 1996 Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995 Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995 Vol 10 No 55 (1995): July - August 1995 Vol 10 No 54 (1995): May - June 1995 Vol 10 No 54 (1995): May - June 1995 Vol 10 No 53 (1995): March - April 1995 Vol 10 No 52 (1995): January - February 1995 Vol 10 No 52 (1995): January - February 1995 Vol 10 No 51 (1994): November - December 1994 Vol 10 No 51 (1994): November - Desember 1994 Vol 10 No 50 (1994): September - October 1994 Vol 4 No 15 (1988): September - October 1988 More Issue