cover
Contact Name
Muhammad Syafar
Contact Email
m.syafar@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alqolam.journal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
ALQALAM
ISSN : 14103222     EISSN : 2620598X     DOI : -
ALQALAM (e-ISSN: 2620-598X; p-ISSN: 1410-3222) is a journal published by the Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-INDONESIA. ALQALAM is an academic journal published twice a year (every six months). ALQALAM had been accreditated by Ministry of Education and Culture No. 80/DIKTI/Kep./2012, 13 Desember 2012. This journal focuses on specific themes of Islamic Studies.
Arjuna Subject : -
Articles 578 Documents
PROSPEK PENGAJARAN BAHASA ARAB DI INDONESIA Achmad Satori Ismail
Al Qalam Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.26 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v21i102.1642

Abstract

Adalah suatu kenyataan yang belum terbantahkan bahwa Indonesia merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar diseluruh dunia. Sementara itu, bahasa utama Islam terutama dalam doktrin dan ritual adalah bahasa Arab. Dengan demikian prospek pengajaran bahasa Arab di Indonesia nampaknya sangatlah besar dan menjanjikan sekaligus menantang. Di lain pihak, pendekatan dan metode pengajaran bahasa pada umumnya juga berkembang dan bermunculan dengan sangat cepat sehingga pada titik tertentu membingungkan para pemakainya untuk menetukan pilihan. Hal tersebut juga berlaku bagi para pengajar bahasa Arab. Namun demikian, di antara sekian banyak pendekatan dan metode tersebut, nampaknya pendekatan komunikatif merupakan pendekatan yang paling sesuai, setidaknya ia merupakan metode yang dalam dua dasawarsa terakhir ini sangat dianjurkan pemakaiannya dalam pengajaran bahasa asing di Indonesia. Pendekatan komunikatif ini, terutama dalam pengajaran bahasa Arab, nampaknya baru bisa diterapkan apabila peserta didik sudah memiliki dasar-dasar bahasa Arab dan mampu menggunakannya dalam muhadatsah yaumiyah. Tingkatan kemampuan seperti itu setidaknya baru dimiliki oleh peserta didik di tingkat perguruan tinggi seperti mahasiswa jurusan bahasa Arab, di Fakultas Adab dan Tarbiyah.
VAN VERBINTENNISENRECHT DAN MASALAHNYA DALAM HUKUM PERDATA (BW) FARIDATUL FAUZIAH
Al Qalam Vol 10 No 53 (1995): March - April 1995
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1398.52 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v10i53.1525

Abstract

Van Verbintennisenrecht dan Masalahnya dalam Hukum Perdata (BW)
PANDANGAN ISLAM TENTANG HAKASASI MANUSIA Sumirat, Iin Ratna
Al Qalam Vol 30 No 2 (2013): May - August 2013
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.726 KB)

Abstract

This. article discusses the Islamic veiw on human rights. The idea of human rights is generally viewed as a secular idea of West. This opinion seems incorrect. Doctrines of human rights, as a matter of fact, has existed in the tradition of world religions since more than a thousand years ago and has left moral foot-steps that could not be eliminated from the recent thoughts. The idea of human rights is also noted in the holy texts of Islam. In Islam, the idea of human rights is an important part of Islamic doctrines in which Islam guarantees and provides legitimation not only on political rights, but also on socio-economic rights of individuals. A lot of verses of Qur'an show how Islam appreciate and respect human rights and raise the position of humans among other creations. Key Words: Islam, West, Human Rights, Islamic Doctrines
FUTUH AL-ASRAR FI FADHAIL AT-TAHLIL WA AL-ADZKAR KARYA SYAIKH 'ABDULLAH BIN 'ABD AL-QAHHAR AL-JAWI AL-BANTANI MUHAMMAD SHOHEH
Al Qalam Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.34 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v28i2.1059

Abstract

Researches on Nusantara 'Ulama's works-including Banten 'Ulama's works-are scarcely found. if we seriously observe, a number of their works, especially old manuscripts, are more than those of having been researched, published, and informed to the wider sodery. This research aims at studying a Banten 'Ulama's work of the eighteenth century well-kept in the National Library of Indonesia entitled Futuh al-Asrar Ji Fadhail at-Tahlil wa al-Adzkar (FAFA). This manuscript is a copy of Syaikh 'Abdul Wahhab bin 'Abdul Ghani's work copied by Syaikh 'Abdullah bin 'Abd al-Qahhar al-Bantani in Mecca. This text is written to explain the virtue of tahlil and zikir in order that his tarekat disciples obtain an easiness in bringing himself nearer to the God, both when he is alone (sirr) and when he is in busy condition (Jahr). Meanwhile, the motive of Syaikh 'Abdullah bin 'Abd al-Qahhar al-Bantani in copying the text is to prove that the geneology of the Qadiriya Tarekat he inisiates is legal and is directly attached to the Sheikh of Qadiriya Tarekat in Madina when he studied in Mecca during three years. Through this legitimate license and inisiation, he then spread out this tarekat to the Sultan of Banten when he returned to his fatherland. It seems that the existence of this manuscript strengthen the evidence of the existence and the influence of Qadariya Tarekat in the Banten Sultanate in the eighteenth century. And this FAFTA text becomes the initial source to know the genesis of inisiation of Qadariya Tarekat which is obtained by Syaikh 'Abdullah bin 'Abd al-Qahhar al-Bantani who then became the reliant 'Ulama' of Sultan Abu Nasr Zainal Asyiqin (1753-1777). Key Words: Zikir, Qadiriya Tarekat, Banten Sultanate of the-18th century.
TENAGA KERJA WANITA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KELUARGA SEJAHTERA Ida Mursidah
Al Qalam Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.405 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v21i101.1625

Abstract

Sebagai agama yang memerintahkan umatnya untuk beramal saleh, Islam sangat mengapresiasi kerja dan produktivitas. Perintah untuk bekerja ini diberlakukan terhadap muslim laki-laki maupun perempuan. Seorang muslim yang baik, laki-laki ataupun perempuan, adalah muslim yang mengisi _kehidupan sehari­ harinya dengan aktivitas-aktivitas positif dan produktif yang dapat memberikan manfaat bagi dirinya sendiri, keluargnya ataupun masyarakatnya.Produktivitas yang dihasilkan akan berimbas pada tingkat kesejahteraan keluarganya sebagai konsekwensi logis dati nilai kerja yang dilakukan. Selain mengandung implikasi positif, hubungan antara kerja dengan kesejahteraan keluarganya juga menyimpan persoalan tersendiri terutama bagi kalangan tenaga kerja wanita yang sudah berkeluarga. Mereka biasanya berada dalam posisi dilematis karena harus memilih salah satu di antara kerja dan keluarganya. Bekerja, secara ekonomis dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya, namun di sisi lain, bekerja juga bisa berakibat pada kurang optimalnya fungsi dan tanggung jawab yang diperankan seorang wanita dalam keluarganya, baik sebagai ibu dari anak-anaknya ataupuu sebagai istri dari suaminya.
HADITS MUKHTALIF DAN SOLUSI APLIKASINYA Sohari Sohari
Al Qalam Vol 23 No 1 (2006): January - April 2006
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1734.563 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v23i1.1452

Abstract

Hadits Nabi, yang menetapkan sumber hukum yang kedua seteh al­Qur'an ternyata di dalamnya terdapat kontradiksi, baik dari segi periwayatannya, sanadnya maupun dalam kualitasnya. Dari segi sanadnya terdapat perdebatan tentang adanya perawi dusta yang berakibat kepada adanya penolakan terhadap eksistensi hadits yang diriwayatkan. Hadits yang diriwayatkan oleh sejumlah besar perawi ditinjau dari segi kualitasnya bisa dijadikan dasar hukum, karena hadits tersebut tergolong mutawattir. Demikian juga terhadap hadits yang berkualitas Shahih dan Hasan nampaknya dapat diterima (maqbul) atau ma'muulun bih (bisa diamalkan). Di samping itu ada juga hadits maqbul yang tidak bisa diamalkan (maqbul ghairu ma'muulin bih).Adapun hadits maqbul yang ma'mulun bih (yang dapat diamalkan) ialah hadits muhkam, hadits mukhtalif, hadits rajih dan hadits nasikh. Dalam pembahasan ini penulis hanya akan menyoroti hadits mukhtalif, yaitu hadits maqbul yang saling berlawanan atau bertentangan maksudnya secara lahir. Dalam menyikapi, masalah hadits mukhtalif para ulama berbeda pendapat, antara lain ada yang membolehkan untuk mengamalkan salah satu dari kedua hadits mukhtalif, dan ada pula yang membolehkan untuk mengamalkan kedua hadits yang berlawanan. Salah satu contoh hadits mukhtalif adalah: Bahwa dalam masalah penyakit Nabi. mengungkapkan dua hadits (berlawanan) di satu sisi beliau mengungkapkan bahwa ''Penyakit itu tidak ada yang menular': namun di sisi lain beliau juga mengungkapkan bahwa kita harus menyingkir (menjauh) dari orang yang kena penyakit kusta.
KEPRIBADIAN EKSTROVERT-INTROVERT DAN PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PERSPEKTIF PSIKOLINGUISTIK PADA SANTRI PONDOK MODERN Ahmad Habibi Syahid
Al Qalam Vol 31 No 2 (2014): July - December 2014
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2065.615 KB)

Abstract

Personality as one of the factors of language acquisition in modern cottage students. Open personality (extrovert) or closed personality (introvert) has keberpengaruhan on language acquisition. Both of these personalities, extrovert and introvert has a way, the model, as well as their own style in acquiring language. Language acquisition means the ability to use language that is obtained, especially in the four language skills, such as listening skills (listening abilities), speech (speaking ability), literacy (reading ability), and writing skills (writing abilities). Language acquisition is based on a process that is not conscious (subconscious). Therefore, extrovert or introvert personality has a different way of language acquisition. This is caused by differences in personality- type. Extroverts tend to be more open, while introverts tend to be closed. This study refers to Noam Chomsky thought with his theory in his book Transforming Generative entitled "Language and Mind" which says that humans have an innate trait in acquiring a language that is inborn. Extrovert and introvert personality characteristic of the human personality. Personality is a factor that affects language acquisition. This study used, a qualitative method with descriptive analysis approach to describe the findings of extrovert and introvert personality behavior in acquiring language. This study revealed that extrovert and introvert personality has a certain way and in acquiring language models. However, there are differences in the tendency towards acquiring the four language skills. Key Words: Personality, Extrovert-Introvert, Second Language Acquisition, Pshycolinguistic, Student of Boarding School
PEMIKIRAN RELASI AGAMA DAN NEGARA DALAM ISLAM B. Syafuri
Al Qalam Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.381 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v25i1.1674

Abstract

Bagi sebagian umat muslim, Islam diyakini sebagi agama yang ajaranya meliputi berbagai aspek, baik yang bersifat dunyawiyah maupun ukhrawiyah, dari urusan pribadi hingga urusan negara. Sehingga dikatakan Islam adalah agama sekaligus negara (al-Islam din wa dawlah). Namun di sisi lain, bagi sebagian umat Islam yang lain, tidak semua aspek kehidupan diatur secara detail dalam Islam. Islam hanya mengatur garis-garis besar aspek-aspek kehidupan tersebut, termasuk dalam masalah negara, Islam tidak punya konsep baku tentang negara.Dari kajian beberapa pemikir Islam, didapat paling tidak tiga pola hubungan antara negera dan agama dalam Islam. Pertama, pola pemisahan antara agama dan negara, yang menyatakan bahwa dalam Islam tidak ditemukan aturan­aturan yang berkaitan dengan masalah kenegaraan. Islam hanyalah mengatur hubungan antara manusia dan Tuhan. Sarjana terkenal dalam kelompok ini adalah Ali Abdul Raziq, Thaha Husain, dan lain-lain. Kedua, pola tradisionalis, yang mengungkapkan bahwa Islam mencakup semua aturan kehidupan termasuk urusan kenegaraan. Kelompok ini dipelopori oleh Hassan al-Banna, Sayyid Quthb, dan Abu A'la al-Mau-dudi yang menginginkan negara teo-demokrasi dan penerapan syariat Islam. Ketiga, pola reformis atau sintesis, yang mengutarakan bahwa dalam Islam tidak ada aturan yang pasti tentang masalah kenegaraan, namun ada prinsip asas yang harus ditegakkan. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah Muhammad Husain Haikal dan lain-lain.Kata kunci: negara Islam, politik Islam, daulah.
METODOLOGI KHUTBAH DAN RETORIKA DAKWAH SUPARMAN USMAN
Al Qalam Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.14 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v10i56.1541

Abstract

Metodologi Khutbah dan Retorika Dakwah
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN DAULAH UMAYAH II B. Syafuri
Al Qalam Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005
Publisher : Center for Research and Community Service of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten-Serang City-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.992 KB) | DOI: 10.32678/alqalam.v22i1.1438

Abstract

Sejarah Islam di Spanyol khususnya Daulah Umayah II bisa dibagi menjadi lima periode. Periode pertama tahun 756-912 M. dipimpin oleh Khalifah Abdurrahman I, periode kedua tahun 912-1013 M. dipimpin oleh Khalifah Hisyam, periode ketiga tahun 1013-1086 M. dipimpin oleh Khalifah Hakam I, periode keempat tahun 1086-1248 M. dipimpin oleh Khalifah Abdurrahman II, dan periode kelima tahun 1248-1492 M. dipimpin oleh Khalifah Muhammad I. Kebijakan-kebijakan Khalifah Hakam II yaitu mengadakan upacara­upacara keagamaan dengan secara ketat dan melaksanakan ajaran-ajaran sunnah di seluruh wilayah kekuasaan Daulah Umayah II, Pembangunan Rumah Sakit Umum, Sarana Pemukiman, Sumber daya alam, Sarana transportasi, menjaga ketentraman dan toleransi. Peristiwa peperangan pun terjadi pada masa Khalifah Hakam II dengan kejadian orang-orang Kristen mulai bangkit untuk melakukan gerakan-gerakan perlawanan terhadap kekuasaan Daulah Umayah II. Tetapi kemajuan Daulah Umayah II pada masa Khalifah Hakam II terkenal pula kerena pengembangan ilmu dan kebudayaannya, mencintai kesusasteraan dan ilmu pengetahuan serta membiarkan kemewahan hatinya kepada para cendekiawan. Kata Kunci: Daulah Umayah, Khalifah, Sejarah Islam.

Filter by Year

1988 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 42 No. 2 (2025): December Vol. 42 No. 1 (2025): June Vol. 40 No. 2 (2023): July-December 2023 Vol. 40 No. 1 (2023): January-June 2023 Vol. 39 No. 2 (2022): July-December 2022 Vol. 39 No. 1 (2022): January-June 2022 Vol. 38 No. 2 (2021): July-December 2021 Vol 38 No 1 (2021): January - June 2021 Vol 37 No 2 (2020): July - December 2020 Vol 37 No 1 (2020): January - June 2020 Vol 36 No 2 (2019): July - December 2019 Vol 36 No 1 (2019): Januari - Juni 2019 Vol 35 No 2 (2018): July - December 2018 Vol 35 No 1 (2018): January - June 2018 Vol 35 No 1 (2018): January - June 2018 Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017 Vol 34 No 2 (2017): July - December 2017 Vol 34 No 1 (2017): January - June 2017 Vol 34 No 1 (2017): January - June 2017 Vol 33 No 2 (2016): July - December 2016 Vol 33 No 2 (2016): July - December 2016 Vol 33 No 1 (2016): January - June 2016 Vol 33 No 1 (2016): January - June 2016 Vol 32 No 2 (2015): July - December 2015 Vol 32 No 2 (2015): July - December 2015 Vol 32 No 1 (2015): January - June 2015 Vol 32 No 1 (2015): January - June 2015 Vol 31 No 2 (2014): July - December 2014 Vol 31 No 1 (2014): January - June 2014 Vol 31 No 1 (2014): January - June 2014 Vol 30 No 3 (2013): September - December 2013 Vol 30 No 3 (2013): September - December 2013 Vol 30 No 2 (2013): May - August 2013 Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013 Vol 30 No 1 (2013): January - April 2013 Vol 29 No 3 (2012): September - December 2012 Vol 29 No 3 (2012): September - December 2012 Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012 Vol 29 No 2 (2012): May - August 2012 Vol 29 No 1 (2012): January - April 2012 Vol 28 No 3 (2011): September-December 2011 Vol 28 No 3 (2011): September-December 2011 Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011 Vol 28 No 2 (2011): May - August 2011 Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011 Vol 28 No 1 (2011): January - April 2011 Vol 27 No 3 (2010): September - December 2010 Vol 27 No 3 (2010): September - December 2010 Vol 27 No 2 (2010): May - August 2010 Vol 27 No 1 (2010): January - April 2010 Vol 27 No 1 (2010): January - April 2010 Vol 26 No 3 (2009): September - December 2009 Vol 26 No 2 (2009): May - August 2009 Vol 26 No 2 (2009): May - August 2009 Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009 Vol 26 No 1 (2009): January - April 2009 Vol 25 No 3 (2008): September - December 2008 Vol 25 No 3 (2008): September - December 2008 Vol 25 No 2 (2008): May - August 2008 Vol 25 No 2 (2008): May - August 2008 Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008 Vol 25 No 1 (2008): January - April 2008 Vol 24 No 3 (2007): September - December 2007 Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007 Vol 24 No 2 (2007): May - August 2007 Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007 Vol 24 No 1 (2007): January - April 2007 Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006 Vol 23 No 3 (2006): September - Desember 2006 Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006 Vol 23 No 2 (2006): May - August 2006 Vol 23 No 1 (2006): January - April 2006 Vol 22 No 3 (2005): September - December 2005 Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005 Vol 22 No 2 (2005): May - August 2005 Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005 Vol 22 No 1 (2005): January - April 2005 Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004 Vol 21 No 102 (2004): September - December 2004 Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004 Vol 21 No 101 (2004): May - August 2004 Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004 Vol 21 No 100 (2004): January - April 2004 Vol 20 No 98-99 (2003): July - December 2003 Vol 20 No 97 (2003): April - June 2003 Vol 20 No 97 (2003): April - June 2003 Vol 20 No 96 (2003): January - March 2003 Vol 20 No 96 (2003): January - March 2003 Vol 19 No 95 (2002): October - December 2002 Vol 19 No 95 (2002): October - December 2002 Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002 Vol 19 No 94 (2002): July - September 2002 Vol 19 No 93 (2002): April - June 2002 Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002 Vol 19 No 92 (2002): January - March 2002 Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001 Vol 18 No 90-91 (2001): July - December 2001 Vol 18 No 88-89 (2001): January - June 2001 Vol 17 No 87 (2000): Oktober - December 2000 Vol 17 No 87 (2000): Oktober - December 2000 Vol 17 No 86 (2000): July - September 2000 Vol 17 No 86 (2000): July - September 2000 Vol 17 No 85 (2000): April - June 2000 Vol 14 No 74 (1998): September - October 1998 Vol 13 No 72 (1998): May - June 1998 Vol 13 No 72 (1998): May - June 1998 Vol 13 No 68 (1997): November - Desember 1997 Vol 13 No 67 (1997): September - Oktober 1997 Vol 13 No 67 (1997): September - Oktober 1997 Vol 13 No 66 (1997): Juli - Agustus 1997 Vol 13 No 66 (1997): Juli - Agustus 1997 Vol 11 No 63 (1997): Maret - April 1997 Vol 11 No 62 (1996): September - Oktober 1996 Vol 11 No 62 (1996): September - Oktober 1996 Vol 11 No 59 (1996): Maret - April 1996 Vol 11 No 59 (1996): Maret - April 1996 Vol 11 No 58 (1996): Januari - Februari 1996 Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995 Vol 10 No 56 (1995): September - October 1995 Vol 10 No 55 (1995): July - August 1995 Vol 10 No 54 (1995): May - June 1995 Vol 10 No 54 (1995): May - June 1995 Vol 10 No 53 (1995): March - April 1995 Vol 10 No 52 (1995): January - February 1995 Vol 10 No 52 (1995): January - February 1995 Vol 10 No 51 (1994): November - December 1994 Vol 10 No 51 (1994): November - Desember 1994 Vol 10 No 50 (1994): September - October 1994 Vol 4 No 15 (1988): September - October 1988 More Issue