cover
Contact Name
Feri Maulana
Contact Email
feri.maulana@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
barsasella@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Persada Husada Indonesia
ISSN : 23563281     EISSN : 26224666     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 269 Documents
Asuhan Keperawatan Klien yang Mengalami Resiko Infeksi pada Luka Operasi Sectio Caesarea Atas Indikasi Ketuban Pecah Dini di Rumah Sakit Budi Lestari Bekasi Dewi Oktamia; Agustina Agustina
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i33.339

Abstract

Asuhan keperawatan pada post partum sectio caesarea diperlukan dalam usaha untuk membantu pasien pulih dalam keadaan semula. Masa nifas adalah dimulai sejak satu jam setelah lahirnya plasenta sampai 6 minggu (42 hari). Berdasarkan data yang diperoleh dari medical record Rumah Sakit Budi Lestari didapatkan data keseluruhan jumlah ibu-ibu yang melahirkan 9 bulan terakhir dari Januari 2017 hingga September 2017 yaitu sebanyak 176 jiwa, terdiri dari section caesarea sebanyak 144 jiwa, pervaginam sebanyak 32 jiwa, dan abortus sebanyak 6 jiwa. Berdasarkan data tersebut menunjukkan tingginya angka kejadian kasus infeksi ibu bersalin sectio caeserea sehingga masalah kesehatan ini dapat menjadi kejadian luar biasa di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menambah ilmu pengetahuan dalam tingkat risiko infeksi pada post sectio caesarea. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan proses keperawatan yang meliputi pengkajian sampai evaluasi serta dokumentasi dengan pengumpulan data pemeriksaan fisik, wawancara, dan observasi status pasien. Dari asuhan keperawatan yang dilakukan terdapat tiga diagnosis yang sama ditemukan pada kedua klien, yaitu: risiko infeksi berhubungan dengan episiotomi, gangguan rasa nyaman nyeri akut berhubungan dengan trauma jaringan dan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan kelemahan.
Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Rasa Nyaman-Nyeri pada Post Partum Section Caesarea di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur Diana Diana; Fitria Prihatini
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i33.340

Abstract

Sectio caesarea adalah suatu prosedur pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Asuhan keperawatan sangat penting dalam upaya membantu klien dalam pemulihan kembali kepada kesehatan yang baik. Masa nifas dimulai sejak satu jam setelah lahirnya plasenta sampai 6 minggu setelahnya. Asuhan keperawatan pada klien Ny. I dan Ny. D dengan gangguan rasa nyama-nyeri pada post partum sectio caesarea dilaksanakan dari tanggal 18 April s.d 21 April 2018. Penulis menggunakan metode investigasi kualitatif deskriptif pada studi kasus, dengan proses keperawatan meliputi pengkajian hingga evaluasi dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pemeriksaan fisik, wawancara dan observasi dengan tujuan untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan data klien pada asuhan keperawatan klien dengan gangguan ketidaknyamanan-nyeri post partum sectio caesarea dan untuk mengurangi nyeri klien pada operasi SC post partum di RSAU dr. Esnawan Antariksa, Jakarta Timur. Dari asuhan keperawatan yang dilakukan, penulis menemukan 5 diagnosis keperawatan tetapi hanya 1 diagnosis prioritas yang sama ditemukan pada kedua klien yaitu gangguan rasa tidak nyaman-nyeri berhubungan dengan trauma jaringan. Dari 5 diagnosis keperawatan, kelima diagnosis tersebut sudah teratasi dan hanya satu tindakan yang diambil dengan menggunakan teknik relaksasi nonfarmakologi tarik napas dalam dan memposisikan klien senyaman mungkin. Di antara kedua klien tersebut yang teratasi adalah kedua klien: Ny. I dan Ny. D.
Asuhan Keperawatan Keluarga yang Mengalami Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Sendi dengan Rematik di Kelurahan Pinang Ranti Kecamatan Makasar Jakarta Timur Felagia Yuliani; Sariah Sariah
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i33.341

Abstract

Rematik adalah penyakit yang menyerang sendi dan tulang atau jaringan penunjang sekitar sendi, golongan penyakit ini merupakan penyakit Autoimun yang banyak di derita oleh kaum lanjut usia (usia 50 tahun ke atas). Rematik biasanya menimbulkan tanda dan gejala seperti nyeri pada sendi,pembengkakan, kekakuan pada sendi, kelemahan otot, ketidakstabilan sendi dan nyeri saat berjalan. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran pelaksanaan Asuhan keperawatan keluarga yang mengalami Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Sendi dengan Rematik pada study kasus dengan subjek penelitian pada Ny. Y Umur 38 tahun dan Tn. B Umur 48 tahun di Kelurahan Pinang Ranti Kecamatan Makasar Jakarta Timurpada tanggal 24-27 April 2018. Asuhan Keperawatan Keluarga telah dilakukan pada Ny. Y dan Tn. B yang mengalami Gangguan Rasa Nyaman; Nyeri Sendi dengan Rematik selama 3 haridengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan intervensi. Hasil penelitian ini berfokus pada diagnosa pertama yaitu gangguan rasa nyaman; nyeri sendi. Dengan scoring 4,berdasarkan hasilnya perlu tindakan keperawatan untuk mengatasi rasa nyeri sendi dengan intervensi kompres air hangat yang telah dilakukan pada tanggal 25 April 2018. Disarankan kepada keluarga untuk dapat rutin membawa anggota keluarga untuk memeriksa kesehatan secara teratur ke Puskesmas atau pelayanan kesehatan lainnya.
Asuhan Keperawatan Klien yang Mengalami Nyeri Akut dengan Post Operasi Apendiktomi di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa Jakarta Firmando Firmando; Revie Fitria Nasution
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i33.342

Abstract

Apendisitis akut merupakan infeksi bakteria. Berbagai faktor berperan sebagai pencetusnya. Pembedahan diindikasikan jika terdiagnosa apendisitis lakukan apendiktomi secepat mungkin untuk mengurangi resiko perforasi. Berdasarkan data buku registrasi ruang Merak tahun 2018 yang didapat pada tanggal 01 januari sampai april 2018 angka kejadian apendisitis di RSAU dr. Esnawan Antariksa jakarta terjadi sebanyak 39 orang dari seluruh klien rawat inap yang ada di ruang merak tercatat 112 orang. Penelitian ini bertujuan untuk melaksana kan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami Apendisitis dengan nyeri post operasi di RSAU dr. Esnawan Antariksa. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus dengan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan keluhan utama adalah nyeri di perut kanan bawah, lalu dilakukan pemeriksaan fisik setelah operasi dengan hasil terdapat insisi operasi di perut kanan bawah sehingga menyebabkan nyeri seperti tersayat-sayat di bagian seluruh perut dengan skala sedang. Prioritas diagnosa keperawatan pada kedua klien adalah nyeri berhubungan dengan prosedur operasi. intervensi utama pada diagnosa prioritas tersebut adalah mengajarkan tehnik relaksasi tarik nafas dalam. Hasil akhir yang didapatkan pada diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan prosedur operasi sudah teratasi dengan skala nyeri 0 (hilang). Hal ini didukung dengan data klien yaitu klien mengatakan nyeri sudah hilang, skala nyeri 0. Sehingga klien dianjurkan untuk melakukan tehnik relaksasi tarik nafas dalam hingga nyeri yang dirasakan hilang dan tidak timbul kembali.
Asuhan Keperawatan pada Klien yang Mengalami Hipovolemia dengan Dengue Haemoragic Fever di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Esnawan Antariksa Evi Vestabilivy; Rosiani Rosiani
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i33.343

Abstract

Demam berdarah dengue penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis demam, nyeri otot dan nyeri sendi yang disertai leukopenia, ruam. Hipovolemia adalah penurunan cairan intravaskuler, interstisial, dan intraseluler. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami hipovolemia dengan demam berdarah dengue. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus dengan intervensi. Partisipan dalam studi kasus ini meliputi klien, keluarga dan perawat ruangan. Hasil pengkajian menunjukan keluhan utama klien adalah demam 3-5 hari, mukosa bibir tampak kering, turgor kulit tidak elastis, kulit pucat, mata cekung. Berdasarkan data tersebut ditegakan diagnosa keperawatan hipovolemia berhubungan dengan peningkatan permeabilitas dinding kapiler. Perencanaan mencakup penetapan prioritas masalah keperawatan yaitu hipovolemia karena berdasarkan teori hierarki kebutuhan manusia menurut Maslow cairan dalam tubuh diutamakan karena kebutuhan fisiologis, tujuan yang diharapkan adalah balance cairan seimbang, serta kriteria hasil yang diinginkan tercapai yaitu mukosa bibir lembab, turgor kulit elastis, klien tidak lemas. Intervensi yang dilakukan untuk seimbangkan cairan yaitu, ukur intake dan output, kolaborasi pemberian cairan infus, anjurkan klien banyak minum 1.500-2.000 ml/hari. Setelah dilakukan intervensi sesuai dengan pelaksanaan keperawatan klien mengatakan sudah tidak lemas lagi dan sudah mampu menghabiskan minum 1.500 ml/hari. Hasil data evaluasi yang didapat pada diagnosa hipovolemia berhubungan dengan peningkatan permeabilitas dinding kapiler, pada klien pertama sudah teratasi dibuktikan dengan balance cairan 0 dan klien kedua belum teratasi dibuktikan dengan balance cairan -45. Cairan dalam tubuh klien sangat diutamakan, jadi pentingnya memberikan asuhan keperawatan pada klien yang mengalami hipovolemia dengan demam berdarah dengue.
Gambaran Asuhan Keperawatan pada Klien Anak yang Mengalami Defisit Nutrisi Kurang Dari Kebutuhan Tubuh dengan Diare di RSUD Pasar Rebo Febby Ardila; Kurniati Nanangwulan
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i33.344

Abstract

Penyakit diare adalah penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme meliputi bakteri, virus, parasit, protozoa, dan penularannya secara fekal-oral. Pada setiap tahunnya diare menyebabkan sekitar 688 juta orang sakit dan 499.000 kematian di seluruh dunia tejadi pada anak-anak di bawah 5 tahun. Desain pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif tanpa intervensi langsung ke pasien dengan pendekatan studi literatur. Berhubung situasi pada masa pandemik Covid-19 maka peneliti tidak dapat bertemu langsung dengan pasien. Penelitian ini dilakukan secara literatur dengan mengambil data dari kasus penelitian tahun 2019. Hasil pengkajian didapatkan data klien mengalami mual(+), muntah 3 kali sehari berwarna hijau, mencret (+) 5x sehari, demam (-), batuk (-), pilek (-). Berdasarkan hasil pengkajian klien mengalami masalah utama pada defisit nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh dengan diagnosis medis diare. Intervensi yang dilakukan berdasarkan literatur yang ada, implementasi yang diberikan untuk mengatasi masalah ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh yaitu menimbang berat badan, mengobservasi tanda-tanda vital, memberikan susu rendah atau bebas laktosa sebagai terapi diit untuk meningkatkan nutrisinya. Evaluasi tidak dilakukan karena penulis tidak melakukan implementasi secara langsung ke klien sehingga pada bagian evaluasi hanya memberikan gambaran tentang evaluasi yang dapat dicapai pada klien yang mengacu kepada kriteria hasil. Hasil penelitian berdasarkan jurnal menunjukkan ada perbedaan nutrisi pada anak sebelum dan sesudah diberikan tindakan pemberian susu rendah atau bebas laktosa dengan nilai p=0,794 > ∝= 0,05. Diharapkan perawat dapat lebih meningkatkan tindakan mandiri yang berdasarkan evidence based untuk membantu meningkatkan nutrisi klien dengan diare.
Asuhan Keperawatan Klien yang Mengalami Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif dengan Bronkopneumonia di RSUD Budhi Asih Fredi Okta Yoga; Restu Iriani
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i34.345

Abstract

Bronchopneumonia is a pulmonary inflammation, usually starting in the terminalis bronchioli. This study aims to carry out Nursing Care to clients who experience an Ineffective Breath Pathway with Bronchopneumonia. This research used descriptive qualitative design of case study approach with intervention. Participants in this study there are two people, namely client 1 and client 2. While the supporting participants are family and nurse room. Clients who were the subject of this study were clients with medical diagnoses of bronchopneumonia and ineffective airway nursing problems. The results of the assessment indicate the client's main complaint is cough with sputum and shortness of breath, based on the data enforced nursing diagnosis of ineffective airway clearance associated with increased sputum production.Planning covers the priority setting of nursing problems that is ineffective airway clearance is preferred because according to Maslow's theory of basic human needs, physiological needs are the most important needs are met. The objectives and criteria of the results are determined on the basis of SMART (specific, measurable, achievable, realistic, and time bond).The main nursing actions given to clients are chest physiotherapy or clapping. The result of evaluation data of nursing problem of airway clearance is not effective, on client 1 not resolved while in client 2 is resolved proved with normal breathing frequency data and no additional breath sound. The conclusion of this study is that if the nursing action of chest or chest physiotherapy is done well and effectively can alleviate and reduce the increase of sputum production on clients who experience ineffective airway cleansing with bronchopneumonia.
Asuhan Keperawatan pada Bayi Baru Lahir dengan Resiko Tinggi Terjadi Infeksi Tali Pusat di RSUD Budhi Asih Jesika Wirania Nukami; Fitria Prihatini
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i34.346

Abstract

Neonates are infants aged 0 (newborn) to the age of 1 month old after birth. The umbilical cord is a strap extending from umbilicus to the placental fetal surface. To prevent cord infection, writer will carry out cord care measures. The aim of this study is to observe preventive cord nuring care to avoid infection to the cords. In this study, writer applied qualitative descriptive with intervention method, i.e. a study to provide an overview that occurred in the field. The approach used in this study is a case study of implementing nursing care by providing intervention to the respondents. Participants in this study are two sets of different infants with families, especially infants’ mothers and room nurses. Data collection techniques used are by physical examination, interviews, observation, and patient status and test data validity is by triangulation of data sources. Results from nursing care carried out 3x24hrs period found a diagnose of high risk of infection related to the dissolution of tissue continuity due to umbilical cord cutting, and demonstrated with umbilical cord care in a sterile, clean condition with 70% alcohol is performed after bathing the baby, cord care is performed once daily per day in preventing the occurrence of cord infection. The study case carried out by the writer concluded cord treatment once daily in sterile, clean condition with 70% alcohol can prevent infection. Recommended for next researcher on cord treatment care to be further developed and still using 70% alcohol.
Asuhan Keperawatan pada Pasien yang Mengalami Defisit Nutrisi dengan Demam Tifoid di RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Evi Vestabilivy; Markus Lapindi
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i34.347

Abstract

Demam tifoid adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi salmonella thypi. Defisit nutrisi adalah asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami defisit nutrisi dengan demam tifoid di RSAU dr. Esnawan Antariksa.Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif pendekatan studi kasus dengan intervensi. Partisipan dalam kasus ini adalah 2 orang pasien, 2 orang keluarga dan 1 orang perawat ruangan. Pasienyang menjadi subjek penelitian ini adalah pasien dengan diagnosa medis demam tifoid dan masalah keperawatan defisit nutrisi. Hasil pengkajian menunjukan keluhan utama pasien adalah tidak nafsu makan dan mual, berdasarkan data tersebut ditegakan diagnosa keperawatan defisit nutrisi berhubungan dengan intake yang tidak adekuat. Perencanaan mencakup penetapan prioritas masalah keperawatan yaitu defisit nutrisi diutamakan karena kebutuhan fisiologis, tujuan yang diharapkan adalah nutrisi terpenuhi, serta kriteria hasil pasien nafsu makan, berat badan meningkat dan tidak mual.Intervensi yang dilakukan adalah beri makan sedikit tapi sering, anjurkan makan makanan yang disukai, dengan hasil nafsu makan meningkat dan pasien tidak mual. Hasil data evaluasi yang di dapatkan pada diagnosa defisit nutrisi berhubungan dengan intake yang tidak adekuat sudah teratasi, dibuktikan dengan hasil nutrisi terpenuhi. Dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami defisit nutrisi maka tindakan keperawatan memberikan pasien makan sedikit tapi sering dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Gambaran Asuhan Keperawatan pada Klien yang Mengalami Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas dengan ISPA di RS Meilia Sylvia Dwi Oktaviyana; Ahmad Fahri
Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia
Publisher : STIKes Persada Husada Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56014/jphi.v9i34.348

Abstract

Penyakit ISPA adalah penyakit yang berlangsung selama 14 hari dan menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Pada penderita ISPA biasanya ketidakmampuan mengeluarkan secret dari jalan nafas yang mengakibatkan bersihan jalan nafas tidak efektif. Tujuan gambaran penelitian ini adalah untuk melakukan gambaran asuhan keperawatan pada klien dan keluarga dengan diagnosa medis ISPA dengan masalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas di RS Meilia Cibubur. Desain penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif tanpa intervensi langsung kepada klien dengan pendekatan studi literatur yang menggunakan data-data dari sumber pustaka. Hasil pengkajian didapatkan keluhan utama yaitu batuk, sesak, demam, serta adanya penumpukan sekret berlebih. Intervensi yang dilakukan untuk bersihan jalan nafas tidak efeketif dengan ispa adalah salah satunya dengan melakukan teknik clapping serta vibrasi sedangkan implementasi yang dilakukan pada klien dengan bersihan jalan nafas tidak efektif dengan ispa yaitu dengan teknik claping karena cukup efektif untuk mengeluarkan sekret yang menumpuk pada bronkus. Penulis tidak melakukan evaluasi karena penulis tidak melakukan implemnetasi langsung kepada klien anak, namun evaluasi dapat dicapai dengan melakukan fisioterapi dada yaitu teknik clapping dan vibrasi dapat mengeluarkan sekret yang menumpuk di bronkus. Perawat diharapkan lebih banyak memberikan pelayanan secara prima kepada pasien secara mandiri.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 43 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 42 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 41 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 11 No 40 (2024): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 39 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 38 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesa Vol 10 No 37 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 10 No 36 (2023): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 35 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 34 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 33 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 9 No 32 (2022): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 31 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 30 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 29 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 8 No 28 (2021): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 27 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 26 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 25 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 7 No 24 (2020): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 23 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 22 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 21 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 6 No 20 (2019): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 19 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 18 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 5 No 16 (2018): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 15 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 14 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 13 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 4 No 12 (2017): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 11 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 10 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 9 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 3 No 8 (2016): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 7 (2015): Journal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 6 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 5 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 2 No 4 (2015): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 3 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 2 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia Vol 1 No 1 (2014): Jurnal Persada Husada Indonesia More Issue