cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 7 Documents clear
MEMBANGUN KEPEMIMPINAN BERBASIS NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT MULTIKULTURAL Dodi Kariyadi; wasis suprapto
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.138 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v5i2.1560

Abstract

Pemimpin organisasi di Indonesia apapun jenisnya harus dilandasi pada nilai-nilai pancasila sebagai landasan falsafah negera. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengkaji kepemimpinan berdasarkan nilai-nilai luhur pancasila. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literatur dengan menganalisis dan menggali data dari berbagai sumber relevan. Nilai pancasila jika dikaitkan dengan organisasi harus didasarkan pada (1) nilai dasar, (2) nilai instrumental, dan (3) nilai praktis. Nilai kepemimpinan juga dapat dilakukan pada lembaga dengan mengembangkan nilai (1) transendensi, (2) humanisasi, (3) kebhinekaan, liberasi, dan (5) keadilan. Kelima pilar nilai pancasila tersebut sejatinya dapat menjadi ruh kepemimipinan yang ditampilkan oleh ketua suatu organisasi dalam memimpin.Kata Kunci: Kepemimpinan, Nilai, Multikultural
EFEKTIVITAS PERAN DAN KEDUDUKAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM UPAYA PEMBANGUNAN DESA (STUDI KASUS DI DESA PULOSARI, KECAMATAN JAMBON, KABUPATEN PONOROGO) MASA JABATAN 2012 – 2017 Pono Pono; Pryo Sularso; Indriyana Dwi Mustikarini
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.408 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v5i2.1645

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas peran dan kedudukan Badan Permusyawaratan Desa dalam pembangunan di Desa Pulosari Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo masa jabatan 2012-2017 yang meliputi perencanaan, pelaksanaan serta hasilnya yang sesuai dengan fungsi dan peran daripada Badan Permusyawaratan Desa itu sendiri Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yaitu memusatkan perhatian pada masalah aktual fungsi dan peran Badan Permusyawaratan Desa dalam pembangunan desa. Perolehan data pada penelitian ini melalui tehnik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data digunakan metode pengelolaan data dengan menganalisis data yang diperoleh dari lapangan berupa hasil observasi, wawancara dan dokumentasi sehingga mendapat temuan baru yang berupa simpulan dari peran dan kedudukan Badan Permusyawaratan Desa dalam pembangunan desa. Data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif. Data yang dianalisis yaitu data tentang perencanaan, dan pelaksanaan peran dan kedudukan Badan Permusyawaratan Desa. BPD Desa Pulosari sudah menjalankan peran dan kedudukanya dengan baik dalam pembanguan desa, yaitu bisa dilihat dari keefektivan BPD yang selalu memberikan masukan dan ide-ide dalam upaya pembangunan desa serta melaksanakan fungsi-fungsinya dengan baik. Ini terbukti dari sudah terealisasinya program-program pembangunan yang sudah di selesaikan dengan sesuai rencana. Semua pembangunan itu dilaksanakan secara bertahap karena adanya kendala keterbatasan dana. Namun pada akhirnya masalah keterbatasan dana itu bisa diminimalisir dan bantuan-bantuan yang diperoleh desa seperti bantuan dana dari kabupaten, PNPM Mandiri, dan swadaya dari masyarakat. Jadi bisa disimpulkan bahwa Badan Permusyawaratan Desa dalam hal ini yang dipimpin oleh Drs. Mansur dengan masa jabatan 2012-2017 bisa dikatakan telah menjalankan fungsi dan perannya dalam pembangunan dengan cukup baik dan telah meningkatkan pembangunan di Desa Pulosari. 
DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN TOL SOLO-KERTOSONOTERHADAP HAK EKONOMI MASYARAKAT DESA KASREMAN KECAMATAN GENENG KABUPATEN NGAWI Uswatun Khasanah; Nurhadji Nugraha; Wawan Kokotiasa
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.016 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v5i2.1644

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pembangunan jalan tol Solo-Kertosono terhadap hak ekonomi masyarakat Desa Kasreman Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di Desa Kasreman Kecamatan Geneng Kabupaten Ngawi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan jalan tol Solo-Kertosono mengakibatkan dampak positif dan negatif. Dampak positif yaitu membuka peluang bagi pelaku usaha untuk membuka usaha sekitar pembangunan jalan tol, sedangkan dampak negatifnya pembangunan jalan tol menyebabkan pendapatan petani menurun karena lahan pertanian berkurang, tidak dapat mengurangi jumlah pengangguran di Desa Kasreman karena tidak adanya pelibatan masyarakat dalam pembangunan tersebut.Pembangunan jalan tol Solo-Kertosono merupakan pembangunan yang tidak berwawasan lingkungan karena pembangunan tersebut mengakibatkan berkurangnya lahan yang masih produktif sekitar 12 Ha, menyebabkan hilangnya saluran irigasi sawah, hilangnya akses jalan menuju sawah seberang serta meningkatnya polusi udara karena banyaknya kendaraan besar bermuatan material.
IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KOTA MADIUN Nuswantari Nuswantari
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.273 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v5i2.1619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  apakah implementasi perlindungan hukum terhadap perempuan korban KDRT di kota Madiun sudah sesuai dengan UU No.23 Th 2004. Penelitian ini merupakan penelitian hukum non-doktrinal dengan pendekatan interaksional mikro dan memakai metode kualitatif. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kualitatif dengan metode analisis interaktif. Kesimpulan penelitian ini adalah: Implementasi perlindungan hukum terhadap perempuan korban KDRT di Kota Madiun belum sesuai dengan Undang-Undang No. 23 Tahun 2004. Hambatan yang dihadapi adalah:  belum adanya petunjuk teknis pelaksanaan perempuan korban KDRT, perundang-undangan yang lain belum merefleksikan keadilan bagi perempuan, aparat hukum masih bias gender,  kultur hukum masyarakat masih bias gender dan patriarkhis. Langkah-langkah yang sudah ditempuh adalah:  mengadakan komunikasi dan koordinasi yang efektif antar penegak hukum,  meningkatkan sikap dan integritas yang tinggi para aparat hukum dalam menjalankan tugas dan fungsinya, dan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat tentang keberadaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004.IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KOTA MADIUN
PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI DESA SIDOMUKTI KECAMATAN MAYANG KABUPATEN JEMBER J. AGUNG Indratmoko
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.446 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v5i2.1646

Abstract

Studi  penelitian ini didahului dengan timbulnya suatu permasalahan bahwa, adakah pengaruh globalisasi terhadap kenakalan remaja di desa Sidomukti. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya pengaruh globalisasi terhadap kenakalan remaja. Adapun yang menjadi variabel dalam penelitian ini adalah globalisasi dengan kenakalan remaja. Sedangkan untuk memperoleh data konkrit dalam penelitian ini menggunakan metode angket, metode interview,  metode dokumenter, dan metode observasi yang kemudian dalam pengolahan data untuk memecahkan permasalahan tersebut diatas menggunakan analisa statistik dan rumus Chi Kuadrat yaitu dengan memperoleh hasil tabel = 3,841 dengan taraf signifikasi 5 , dan hasil perhitungan = 26,38, sehingga hasil perhitungan lebih besar daripada tabel taraf signifikansinya. Dari hasil analisa statistik tersebut ternyata dapat disimpulkan antara globalisasi dengan kenakalan remaja di desa Sidomukti, ada pengaruh. Pengaruhnya sebagai berikut: = 26,38: KK=0,456 tergolong kategori sedang.Studi  penelitian ini didahului dengan timbulnya suatu permasalahan bahwa, adakah pengaruh globalisasi terhadap kenakalan remaja di desa Sidomukti. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya pengaruh globalisasi terhadap kenakalan remaja.Adapun yang menjadi variabel dalam penelitian ini adalah globalisasi dengan kenakalan remaja. Sedangkan untuk memperoleh data konkrit dalam penelitian ini menggunakan metode angket, metode interview,  metode dokumenter, dan metode observasi yang kemudian dalam pengolahan data untuk memecahkan permasalahan tersebut diatas menggunakan analisa statistik dan rumus Chi Kuadrat yaitu dengan memperoleh hasil tabel = 3,841 dengan taraf signifikasi 5, dan hasil perhitungan = 26,38, sehingga hasil perhitungan lebih besar daripada tabel taraf signifikansinya. Dari hasil analisa statistik tersebut ternyata dapat disimpulkan antara globalisasi dengan kenakalan remaja di desa Sidomukti,ada pengaruh. Pengaruhnya sebagai berikut: = 26,38: KK=0,456 tergolong kategori sedang.
DISKURSUS PENDIDIKAN KRITIS (CRITICAL PEDAGOGY) DALAM KAJIAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Ari Setiarsih
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.277 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v5i2.1310

Abstract

Pada abad ke-21 manusia menghadapi berbagai permasalahan dan tantangan global yang semakin kompleks. Pada konteks inilah Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran yang penting dan strategis untuk menyiapkan warga negara muda dalam menghadapi perubahan zaman. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan perlu dikonstruksi secara humanis, kritis, demokratis, dan mengedepankan aspek budi pekerti untuk membangun kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam kehidupan masyarakat demokratis. Dalam konsepsi Giroux, Pendidikan Kewarganegaraan yang dilandasi teori kritis dapat dibangun melalui 3 model rasionalitas yaitu rasionalitas teknis, rasionalitas hermeunetik dan rasionalitas emansipatori. Ketiga bentuk rasionalitas tersebut menekankan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang dikonstruksi melalui metode dialogis dan peran guru sebagai pendidik transformatif sehingga peserta didik dapat berperan sebagai subjek pendidikan yang memiliki otonomi dan kebebasan. Dengan demikian dapat terwujud peserta didik yang memiliki kemampuan berpikir kritis untuk menjadi warga negara tranformatif yang aktif terlibat dalam kehidupan masyarakat dan menjunjung tinggi persamaan serta keadilan dalam masyarakat demokratis.
PEMBENTUKAN SIKAP MANDIRI DANTANGGUNG JAWAB MELALUI PENERAPAN METODE SOSIODRAMA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN premita sari elviana
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.429 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v5i2.1643

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang mengikuti perkembangan zaman.Pendidikan Kewarganegaraan memuat materi tentang isu-isu global, seperti identitas, ketergantungan, moralitas, budaya, etnis, agama, hak, dan tanggung jawab.isu-isu global tersebut merupakan masalah kewarganegaraan global yang terjadi tidak hanya di negara Indonesia, tetapi juga di negara-negara lain. Tanggung jawab dan mandiri penting untuk dikembangkan pada generasi muda sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman.Jika sikap mandiri adala pada diri pribadi dalam mengerjakan tugas maka generasi muda akan tanggung jawab pula dalam penyelesaian tugas yang diberikan. Kedua karakter tersebut dapat dikembangkan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.Sikap mandiri dan tanggung jawab dapat dibentuk melalui metode pembelajaran yang menekankan pada peran aktif peserta didik, membutuhkan kerja individu dan kelompok, dan membutuhkan pemecahan masalah. Metode yang dimaksud adalah metode pembelajaran sosiodrama. Makalah ini akan mendiskripsikan pentingnya sikap mandiri dantanggung jawab serta pembentukan sikap mandiridan tanggung jawabmelalui penerapan  metode sosiodrama.

Page 1 of 1 | Total Record : 7