cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SENTIA 2016
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2016)" : 74 Documents clear
CARA PRAKTIS BEKERJA DI CONFINED SPACE Hari Putranto
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.134 KB)

Abstract

Bekerja di dalam ruang terbatas (confined spaces) mempunyai resiko terhadap keselamatan dan kesehatan pekerjadi dalamnya. Oleh karena itu, diperlukan aturan dalam rangka memberikan jaminan perlindungan terhadap pekerjadan aset lainnya, baik melalui peraturan perundang-undangan, program memasuki confined space dan persyaratanataupun prosedur untuk memasuki dan bekerja di dalam ruang terbatas. Untuk menjabarkan berbagai aturantersebut diperlukan langkah-langkah atau cara praktis bagi pekerja, pengusaha maupun berbagai pihak untukkeperluan tersebut. Dari berbagai aturan dan resiko pekerjaan di ruang terbatas ini, dengan metode dokumentasidapat diidentifikasi, evaluasi, monitoring dan inovasi sehingga menghasilkan langkah-langkah atau cara praktisbekerja di ruang terbatas (confined spaces). Dengan demikian pekerjaan yang dilakukan dalam wilayah confined space yang sering menimbulkan kecelakaan mulai dari nearmiss hingga fatality bisa dikurangi resikonya. Selain itu cara kerja di ruang terbatas ini juga bisa digunakan sebagai pedoman pelaksanaan pekerjaan untuk kepentingan jaminan perlindungan terhadap pekerja dan aset lainnya.
PERANCANGAN BPF CAUER-CHEBYSHEV PITA SEMPIT UNTUK APLIKASI SAR BERBASIS FMCW Zainal Abidin; Achmad Munir
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.325 KB)

Abstract

It is known that synthetic aperture radar (SAR) was commonly used to obtain a high image resolution of radar detection. Therefore, supporting devices for SAR are almost required. This research is proposed to design bandpass filter (BPF) Cauer-Chebyshev for SAR application. Signal types and techniques of signal generation are important things in the design of the filter. Here, frequency modulated continuous wave (FMCW) method with narrowband response is used as a modulation technique for SAR. Whilst, wideband response was rarely used due to a great attenuation affected by atmosphere. In the design, it shows that the filter is made from lumped elements with Cauer-Chebyshev type of order 5 with the passband area of 25-35MHz. The result demonsrates that the filter has the minimum S11value of -0.274dB at the passband area of of 25-35MHz and the maximum S21 value with ripple of -12.141dB at the passband area of of 25-35MHz. It indicates that the value of S21 at the passband area of of 25-35MHz is almost constant. In adiition, it shows that the filter has a transition area quite narrow but with high complexity on its circuitry.
ANALISIS KEKUATAN KOSTUM TIKUS PADA KONSTRUKSI SALURAN KABEL UDARA JARINGAN TEGANGAN MENENGAH SECARA PEMODELAN MENGGUNAKAN CATIA V5 Akhmad Faizin
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1083.603 KB)

Abstract

Dalam melakukan penyambungan ketiga ujung Saluran Kabel Udara Jaringan Tegangan Menengah (SKUTM)secara langsung berdasar aturan tidak diijinkan, walaupun diijinkan peralatan yang digunakan untuk menyambung tidak tersedia di pasaran. PLN Distribusi Jawa Timur membuat inovasi sebuah Konstruksi SKUTM Khusus Tiga Percabangan atau KOSTUM TIKUS. Konstruksi menggunakan Plat Copper sebagai terminal untuk menyambung ketiga ujung MVTIC dan memposisikan plat tersebut pada panjang dan ketinggian tertentu di pole jaringan agar tidak terjadi flash over. Konstruksi ini sudah dipasang sejak 2008 dan sampai sekarang tidak terjadi permasalahan atau gangguan pada konstruksi tersebut.Namun untuk menjamin persyaratan keamanan, perlu dilakukan analisis kekuatan dari konstruksi tersebut. Analisis dapat dilakukan secara ekperimen atau pemodelan. Analisis secara eksperimen memerlukan konstruksi fisik sebenarnya, sehingga dibutuhkan biaya yang besar dan waktu yang lama. Analisis secara pemodelan merupakan analisis menggunakan software, sehingga tidak biaya lebih murah dan waktunya lebih singkat. Analisis ini diawali dengan pembuatan desain komponen (part design) seluruh komponen dari konstruksi. Dimensi dan bentuk desain komponen harus presisi dan sesuai dengan benda aslinya, supaya dapat memberikan hasil yang akurat. Selanjutnya dapat dilakukan proses analisis melalui: pemberian tumpuan, pemberian beban, dan proses penghitungan. Setelah dipasang tumpuan dan diberi beban sesuai kondisi sebenarnya, kemudian dilakukan perhitungan. Hasil perhitungan berupa tegangan dalam satuan N/m2 dan deformasi dalam satuan mm yang terjadi. Melalui perbandingan antara kekuatan luluh dari material yang digunakan dengan tegangan yang terjadi didapatkan angka faktor keamanan. Berdasarkan faktor keamanan yang diperoleh inilah suatu komponen dapat dinyatakan aman atau tidak untuk direkomendasikan penggunaannya.Hasil analisis secara pemodelan menggunakan software CATIA V5 terhadap konstruksi Kostum Tikus, diperoleh tegangan yang terjadi, yang besarnya pada setiap komponen bervariasi antara 10,5 N/mm2 hingga 443 N/mm2. Komponen yang mengalami tegangan terbesar adalah Tiang sebesar 175 N/mm2, Baut Pengikat Klem 3 sebesar 117 N/mm2, dan Tracker sebesar 443 N/mm2. Hasil perhtungan faktor keamanan diperoleh sebesar 1,3 pada Tiang, 2,1 pada Baut Pengikat Klem 3, dan 1,2 pada Tracker. Besarnya faktor keamanan tersebut dapat dibandingkan dengan syarat faktor keamanan yang digunakan oleh institusi terkait. Ketiga komponen tersebut merupakan komponen yang paling rawan mengalami deformasi plastis (kerusakan) lebih dahulu. Apabila angka faktor keamanan masih memenuhi syarat yang distandarkan, maka komponen tersebut masih bisa direkomendasikan penggunaannya atau dilakukan perbaikan desain konstruksinya.Desain konstruksi yang dapat direkomendasikan pada tiang adalah dengan memasang penahan tiang atau mengatur arah tarikan, pada baut pengikat klem dengan menggunakan grade baut 8.8 atau lebih, dan pada tracker dengan menggunakan dimensi yang besar.
PELUANG MENINGATKAN KINERJA DAN DAYA SAING UNIT USAHA SYARIAH (UUS) MELALUI SPIN OFF MENJADI BANK UMUM SYARIAH (BUS) DI INDONESIA Rukmana, Rukmana
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1287.087 KB)

Abstract

Penelitian yang menganalisis potensi, preferensi dan perilaku masyarakat terhadap bank syariah, dapat dihasilkan peta pengembangan bank syariah di seluruh kabupaten/kota di Indonesia, Perlu Adanya Peningkatan Pelayanan, Promosi dan Sosialisasi edukasi perlu di tingkatkan. Untuk meningkatkan daya saing unit usaha syariahnya adalah dengan memberikan keleluasaan untuk mengatur strategi bisnisnya dan lebih fokus melalui spin off. Tahun 2015 jumlah bus sebanyak 12 dapat mengelola aset Rp.213.413 milyar tumbuh pesat, sementara uus yang berjumlah 22 hanya mengelola Rp.82.839 Atau kinerja BUS selama 5 tahun terakhir aset tumbuh rata-rata 301%, sementara UUS dengan waktu yang sama aset tumbuh rata 32%. unit usaha syariah yang melaksanakan spin off mengalami pekembangan yang cukup pesat yaitu BRI Syariah spin off tahun 2009, BNI Syariah dan BJB Syariah spin off tahun 2010, selama menjadi uus kurang lebih 10 tahun aset tumbuh rata-rata per tahun Rp.100 milyar akan tetapi setelah menjadi BUS total aset Rp.6.445 juta atau kurang lebihtumbuh rata Rp.1 tri per tahun. Mekanisme dan proses Proses spin off terstandar.
OPTIMASI DINAMIKA OPERASI EKONOMIS MENGGUNAKAN THUNDERSTORM ALGORITHM A.N. Afandi A.N. Afandi; Yunis Sulistyorini
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.621 KB)

Abstract

Dewasa ini, upaya untuk mencari solusi permasalahan riil semakin banyak didekati menggunakan teknik optimasi, baik menggunakan metode klasik atau intelijen komputasi. Pada perkembangannya, banyak model dikembangkan secara matematis dan banyak metode intelijen komputasi diterapkan pada berbagai persoalan riil. Hal ini digunakan untuk membantu mengambil keputusan operasional berdasarkan formulasi matematis dan mencari hasil optimal pada proses penyelesainnya. Salah satunya adalah persoalan dynamic economic dispatch(DED), yang merupakan masalah kombinasi unit-unit produksi untuk memenuhi kebutuhan perubahan permintaan energi selama 24 jam. Selain itu, dengan semakin populernya penggunaan metode intelijen komputasi, semakin membuat metode ini berkembang dan memiliki variasi yang beragam. Pada pembahasan ini, persoalan DED dikaji dengan melibatkan batasan teknis dan standar emisi, yang kesemuanya diintegrasikan dalam pernyataan matematis. Disamping itu, persoalan tersebut juga dikaji menggunakan model interkoneksi IEEE-62 bus system untuk memberikan perspekstif performasi Thunderstorm Algorithm (TA) sebagai metode baru intelijen komputasi dalam menyelesaian kasus DED. Hasil simulasi menunjukan bahwa algoritma ini mampu mendapatkan solusi optimal dengan siklus yang cepat. Proses komputasinya juga berlangsung dengan konvergenitas yang stabil dan halus. Pada rentang 24 jam, DED dioptimasi dengan perbedaan hasil pada kecepatan; daya keluaran; produksi emisi; dan biaya operasi, baik secara individu atau sebagai unit komitmen untuk setiap jam operasi.
RANCANG BANGUN SIMULASI PALANG KERETA API OTOMATIS MENGGUNAKAN INFRARED GP2Y0A02YK0F David Boy Tonara; Yuwono Marta Dinata
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.816 KB)

Abstract

The train is one mode of public transport that become the foundation of many people in Indonesia. In 2015 it is estimated this mode of transportation will transport 338 million passengers. With a passenger volume per schedule which is much higher than public transportation bus or plane, train safety side is the side that is very vital because it deals with the safety of many lives. This study will establish a system of automatic train doorstop that is expected to reduce the risk of accidents on the railways. Not just calculating the distance, the system automatically latch built railway will take into account the speed. Doorstop train system automatically on this research will be built based on Arduino controller. To calculate the speed and acceleration of the train, the train system automatically latch will use two infrared sensors. Where two of these sensors will be used to calculate the speed of the train.
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING TINGKAT PENCEMARAN UDARA (GAS BUANG) CO/NO2 SECARA MOBILE BERBASIS WEB DI KOTA MALANG Muhammad Junus
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1073.809 KB)

Abstract

Sektor transportasi memberikan kontribusi yang besar terhadap pencemaran udara perkotaan di beberapa kota besar di Indonesia. Sektor transportasi menyumbang 65% hingga 75% dari pencemar nitrogen oksida (NO2) dan 15% hingga 55% pencemar particulate matter (PM10). Dampak negatif bagi kesehatan dari pencemaran udara tersebut, antara lain sesaknya pernafasan, penglihatan mulai kabur, perut mual, gangguan syaraf, dan bila dalam konsentrasi tinggi dapat menimbulkan kematian. Hal tersebut di sebabkan oleh gas carbon monoksida (CO) dan nitrogen dioksida (NO2) yang melebihi ambang batas yang di ijinkan pada udara bebas. Sistem monitoring ini menggunakan sensor MQ7 dan MQ135 sebagai pendeteksi kadar udara (CO dan NO2) di udara bebas, kemudian pembacaan dari sensor diolah oleh mikrokontroler Arduino UNO. Untuk mengetahui lokasi dari kendaraan digunakan modul GPS sebagai penjejak, kemudian data longitude dan latitude dikirimkan ke Arduino UNO untuk diolah. Setelah itu, data GPS dan Sensor dikirimkan ke database melaui modul ethernet shield. Terakhir data dikirimkan ke android yang tampilan didalamnya berupa Maps ke user yang meminta.
SISTEM PERENCANAAN ULANG DAN PENGENDALIAN PRODUKSI HEAT EXCHANGER MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH Didik Aribowo; M.Fatkhurokhman M.Fatkhurokhman; Mustofa Abi Hamid
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.198 KB)

Abstract

Setiap perusahaan baik perusahaan persero maupun perseorangan mempunyai tujuan untuk mendapatkan laba yang optimal dari usaha yang dijalankan agar dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Unsur yang tidak kalah penting dari keberhasilan suatu pengiriman bahan baku dan yang lebih utama adalah menciptakan rasa puas bagi konsumen baik kulitas, biaya atau waktunya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas-aktivitas yang merupakan aktivitas kritis pada proses pengerjaan proyek Heat Exchangerpesanan PT. Marvin Mas Teknik dan biaya yang ditimbulkan pada pengerjaan proyek Heat Exchanger dengan durasi pengerjaan awal dan percepatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode CPM. CPM adalah merupakan analisa jaringan kerja yang berusaha mengoptimalkan biaya total proyek melalui pengurangan waktu penyelesaian total proyek yang bersangkutan. Microsoft Proyek dirancang untuk membantu manajer proyek dalam mengembangkan rencana, menetapkan sumber daya untuk tugas-tugas, pelacakan kemajuan, mengelola anggaran dan menganalisis beban kerja.
Politik Hukum Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara dengan Pendekatan Economic Analysis of Law Hudriyah Mundzir; Sri Hudiarini; Shohib Muslim
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.738 KB)

Abstract

Politik hukum pertambangan mineral dan batubara adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat dan bangsa sebagai bentuk keberpihakan negara kepada kepentingan bangsa. Adanya Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara berdampak adanya kerugian ekonomi masyarakat. Disatu sisi memberikan perlindungan, di lain sisi menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Artikel ini merupakan gagasan konseptual yang membahas politik hukum pengelolaan pertambangan mineral dan batubara dengan pendekatan analysis economic of law. Sistematika pembahasan adalah dengan kajian pustaka tentang politik hukum dan analysis economic of law dilanjutkan dengan analisis politik hukum pengelolaan pertambangan mineral dan batubara dengan pendekatan analysis economic of law didukung dengan data-data di lapangan yang merupakan hasil penelitian sebelumnya. Dari analisis dan kajian tersebut melahirkan sebuah kesimpulan, yaitu perlu dilakukan adanya pemaknaan dan rekonstruksi politik hukum pertambangan mineral dan batubara.
ANALISIS PENGARUH POWER QUALITY PADA TRANSFORMATOR DAN MOTOR INDUKSI 3 FASA Achmad Ridwan; Rendra Vivaldy; Sabar Setiawidayat; Mohamad Mukhsin
SENTIA 2016 Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : SENTIA 2016

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.004 KB)

Abstract

Power  quality  adalah  persoalan  perubahan  bentuk  tegangan,  arus  atau  frekuensi  yang  dapat menyebabkan kegagalan atau misoperation peralatan, baik peralatan di sisi supply maupun di sisi peralatan konsumen.  Permasalahan  power  quality  diantaranya  adalah  unbalance  voltage,  over  /  under  voltage,  dan harmonisa. Pengujian transformator dan motor induksi 3 fasa pada kondisi gangguan power quality bertujuan untuk menguji performa transformator dan motor induksi 3 fasa  antara lain efisiensi transformator dan besar rugi – rugi transformator. Pengujian transformator dilakukan dengan cara membandingkan beban yang terpasang yakni beban linier berupa beban lampu dan beban non linier berupa rectifier 3 fasa dan rectifier 1 fasa. Rectifier 3 fasa, sementara pengujian motor induksi 3 fasa dilakukan dengan cara menginjeksi sumber dengan beban non linier.  Hasil   pengujian   menunjukan   bahwa   pada   transformator,   harmonisa   arus   mengakibatkan   pada meningkatnya  rugi  tembaga  (Pcu)  pada  transformator  sedangkan  harmonisa  tegangan  mengakibatkan meningkatnya rugi inti (Pcore). Pada kondisi over voltage rugi inti mengalami kenaikan paling besar. Rectifier 1 fasa yang terpasang pada fasa R memberikan kontribusi ketidaksetimbangan tegangan dan arus. Sementara untuk motor induksi 3 fasa didapat hasil yang sama yakni rugi-rugi total injeksi beban non linear pada sumber mengalami kenaikan dibanding sumber tanpa injeksi beban linier