cover
Contact Name
Rudy Hartono
Contact Email
dinomks70@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rudyhartono@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 19078153     EISSN : 25490567     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar adalah jurnal ilmiah yang dipublikasi oleh Unit Penelitian Poltekkes Kemenkes Makassar. Jurnal Media Kesehatan merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan telah teregister dengan e-ISSN: 2549-0567. Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Makassar fokus pada hasil-hasil penelitian asli dan terbaru dalam lingkup ilmu kesehatan mencakup ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan lingkungan, ilmu farmasi, analis kesehatan atau laboratorium medis, ilmu gizi, fisioterapi, kesehatan gigi, ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan" : 15 Documents clear
Qualitative and activities tests of acetogenin compound from soursop seeds extract (Annona muricata L) as rice weevil insecticide (Sitophylus oryzae L) Ade Fitri; Yolanda Sari; Anggun Nurjanna; Astuti Astuti
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.023 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.926

Abstract

Kutu beras (Sitophylus oryzae L), merupakan salah satu jenis hama gudang yang banyak merusak persediaan beras di tempat penyimpanan. Pada penelitian ini digunakan tanaman biji sirsak (Annona muricata L.) atau family Annonaceae yang meiliki kandungan senyawa acetogenin dan bersifat sebagai insektisida. Insektisida merupakan salah satu jenis pestisida berdasarkan organisme yang dapat membunuh serangga maupun hama. Metode yang digunakan untuk mengekstraksi senyawa acetogenin dari biji sirsak adalah metode maserasi. Pada uji FT-IR ekstrak biji sirsak diperoleh senyawa acetogenin dari golongan alkaloid yang di tandai dengan adanya gugus OH pada panjang gelombang 3469.94, pada panjang gelombang 2854.65 adanya gugus alkana C-H, pada panjang gelombang 1745.58 adanya gugus aldehid, keton, asam karbosilat dan ester ( C=O), pada panjang gelombang 1643.35 ditandai dengan adanya gugus alkena ( C=C), pada panjang gelombang 1539.20 ditandai dengan senyawa nitrogen ( NO2), pada panjang gelombang 1460.11 – 723.31 didapatkan senyawa alkana ( C-H).  Pada uji FT-IR serbuk biji sirsak ditandai dengan adanya panjang gelombang 3415.93 ditandai  dengan gugus amina, amida ( N-H ), panjang gelombang 2924.09 ditandai dengan gugus alkana (C-H), panjang gelombang 1745.58 – 1647.21 ditandai dengan gugus aldehid, keton, asam karbosilat dan eseter (C=O), panjang gelombang 1541.12 ditandai dengan gugus senyawa nitrogen (NO2), panjang gelombang 1460.11 didapatkan gugus alkana (C-H), panjang gelombang 1055.06 – 1028.06 didapatkan gugus alkohol, seter, asam karbosilat dan ester (C-O). Hasil uji aktivitas menunjukkan kematian kutu beras pada hari ketiga perlakuan. 
Mandala Colouring Therapy And Cognitive Function In Elderly With Dementia Noor Rochmah Ida Ayu TP; Reni Dwi Setyaningsih; Wilis Sukmaningtyas
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.955 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.891

Abstract

Dementia is a disorder of cognitive function in eldery. It is as one sign of an aging process, where there is a metabolic decline in the brain. Non-pharmacalogical theraphy with art theraphy, Mandala Therapy, believed to improved the cognitive function of older adult with dementia.This study aims to determain the effect of Mandala Therapy to improving cogntive function in elderly. Mandala Colouring Theraphy,which is expected to be able to help  elderly  to increase focus, concentration, reduce anxiety and can be an inherent process of meditation. The research design in this study used quasy experimental with the sample as 37 elderly. The measurement of cognitive function was carried out using the Mini Mental State Examination (MMSE) instrument which was carried out before and after the Mandala color therapy. The results found not significant difference between before and after Mandala colouring therapy (p = 0.324) with a mean decline of 0.69 points, but there were significant differences based on the severity of cognitive function disorders. Coloring therapy needs to be done routinely and continuously in order to provide meaningful results.
UJI AKTIVITAS SEDIAAN TEH BIJI MAHONI ( Swietenia mahagoni ) UNTUK MENURUNKAN KADAR GLUKKOSA DAN AKTIVITAS PEROKSIDASI LIPID PADA TIKUS DIABETES MILLITUS TIPE 2 Nielma Auliah; Muhammad Asri
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.423 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.1136

Abstract

This research aimed to know the effect of mahagony seeds ( Swieteniamahagoni ) tea of MDA levels induced type 2 diabetes mellitus alloxan. By using the control group design  method, post-test and by using 15 rats divided into 5 groups, namely group I negative group, group II control Alloxan induction, group III tea mahagony seeds 5 gram/kgBB, group IV tea mahagony seeds 10 gram/kgBB and group V mahagony seeds 15 gram/kgBB. The treatment was carried out for 14 days. In this research showed that the level of blood glucose affects increase of MDA levels. At 15 gram/kgBBof tea dosage presentasionshowed a significant value on decreasing blood glucose levels P = 0,000 < (α 0,05) and blood MDA levels P = 0,000 < (α 0,05) and it can be concluded that mahogany seed tea (Swieteniamahagoni) had an effect on decreasing levels of rat MDA type 2 diabetes mellitus induced by alloxan, with a dose of 15 grams /kgBB which is the optimal dose in reducing blood Glucose and MDA levels. Keywords : Type 2 Diabetes Mellitus, MDA, Mahogany Seeds Tea, Alloxan
PENGUJIAN ANTI AGING SEDIAAN KRIM CANGKANG BEKICOT (ACHATINA FUNICA) PADA KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS) YANG DIPAPAR SINAR UV Muhammad Asri; Nielma Auliah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.352 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.1135

Abstract

Snail shells is one of the mollusk phyla that contains protein and chitin function as protector from wind. The protector of wind is a process to prevent premature of the skin. This research aimed to find the formulation and efficacy test of snail shel cream (Achatina fulica) on rabbits (Oryctolagus cuniculus) as protector from the wind .The type of this research used experimental method with UV exposure method using Philips light intensity 10 Mw/cm2 where the back skin of animals try to be wrinkled. The samples of snail shells (Achatina fulica) used the powdered shell is then used as the active compound in the cream dosage formulation. Cracked cream shell powder formulas are formulated in four formulas with concentration  0% (without cracked cream shell powder) 5%, 10%, 15%, and testing the skin of the rabbit’s back (Oryctolagus cuniculus). Treatment is divided into 5 treatments namely treatment 1 as positive control used cream without  active compound, treatment 2 concentration cream 5%, treatment 3 concentration cream 10%, treatment 4 concentration cream 15%, and treatment 5 as negative control used cream patent as the protector of x wind. The result of this research showed the effectivitas of concentration cream 5% which had 16,4 mm, and the positive control had 5,7 mm. It can conclude that with concentration 5% had the most powerful effectiveness than variation in the concentration of other creamsKeywords : Snail shells (Achatina fulica), Formulation, The protector of wind
TERAPI AKUPRESURE TERHADAP KESEIMBANGAN GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JUMPANDANG BARU MAKASSAR Maryam Jamaluddin; Wahyuni Maria Prasetyo
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.54 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.1126

Abstract

Penyakit DM merupakan penyakit metabolik yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Keadaan ini sangat memengaruhi kualitas hidup penyandang DM sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh Accupresure terhadap keseimbangan glukosa darah pasien DM diwilayah kerja puskesmas Makassar. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasy Experiment dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini telah dilaksanakan di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar pada bulan Juni sampai dengan September. Pada Penelitian ini populasinya adalah seluruh penderita Diabetes Melitus yang ada di wilayah kerja Jumpandang Baru Makassar. Dari populasi tersebut kemudian di ambil sejumlah sampel untuk dijadikan responden berdasarkan consecutive sampling dengan besaran sampel menggunakan tabel wilcoxon dengan tingkat kemaknaan 5% yaitu minimal 6 sampel, dengan pertimbangan sampel yang drop out  dan kekuatan sampel maka peneliti mengambil 15 sampel dalam masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan ada pengaruh yang signifikan pemberian terapi akupresure terhadap keseimbangan glukosa darah pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p=0.005 pada kelompok intervensi dan p=0.977 pada kelompok control. Terapi akupresur terbukti mampu mengurangi glukosa darah dan sangat membantu untuk mengurangi komplikasi akibat diabetes, Terapi akupresur dianggap sebagai terapi alternative yang paling efektif untuk mengontrol diabetes dibandingkan dengan terapi lainnya. Akupresur terbukti mampu mengurangi glukosa darah dan sangat membantu untuk mengurangi komplikasi akibat diabetes. Terapi gabungan (terapi akupresur, hipnoterapi, dan Transcendental Meditation) mungkin penting pada populasi pasien diabetes tipe 2 untuk terapi psiko-fisiologis tingkat lanjut.Kata kunci : Akupresur, DM tipe 2, Hba1C
Study of Correlation of Age and Parity of Mothers with Pre-Eclampsia in Pregnant Women in the Working Area of Mangasa Health Center in Makassar City Alfi Syahar Yakub; Iwan Sain; Sukma Saeni
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.969 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.749

Abstract

Preeclampsia is the onset of hypertension with proteinuria due to pregnancy, after 20 weeks' gestation or immediately after delivery. These symptoms can occur before 20 weeks if trophoblastic disease occurs. This study aims to determine the relationship between age and maternal parity with the incidence of pre-eclampsia in pregnant women in the work area of the Puskesmas Mangasa, Makassar City. The research design used in this study was descriptive analytic research with a cross sectional study design. Conducted from July to October 2018, with a sample of 70 respondents. In this study showed that there was no relationship between the age of pregnant women and the incidence of preeclampsia with a value of p (1.00)> 0.05 and there was no relationship between parity and the incidence of preeclampsia with a value of p (1.00)> 0.05. It is recommended for health workers to be intensive in detecting the presence of preeclampsia in pregnant women and counseling about the importance of routine antenatal care to as early as possible be aware of the risk of the occurrence of preeclampsia-eclampsia in pregnancy and for further researchers, further research is needed to find factors related to the incidence of preeclampsia so that the results are in accordance with the theory, such as parity, hypertension history and Antenatal Care examination.
UJI AKTIVITAS ANALGETIK EKSTRAK ETANOL DAUN KEMBANG SEPATU (Hibiscus rosa-sinensis L.) PADA MENCIT JANTAN PUTIH (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT Andi Juaella Yustisi; Tanti Rahmawati
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.902 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.1137

Abstract

Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) mengandung flavonoid yang berpotensi untuk mengurangi rasa nyeri dengan menghambat kerja enzim siklooksigenase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgetik ekstrak daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) pada mencit jantan putih (Mus musculus) yang diinduksi asam asetat. Dalam penelitian ini menggunakan metode rangsangan kimia (geliat). Lima belas ekor mencit dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan yaitu kelompok I diberi Na. CMC sebagai kontrol negatif, kelompok II diberi ibuprofen 400 mg sebagai kontrol positif, kelompok III, IV, dan V diberi perlakuan ekstrak etanol daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) dengan dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB. Masing-masing kelompok diberi perlakuan secara peroral 30 menit kemudian mencit diinduksi asam asetat 1 % secara intraperitonial. Selanjutnya diamati dan dihitung jumlah geliat setiap 5 menit selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  ekstrak etanol daun kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) pada dosis 200 mg/kgBB dengan persentase 78,27 % memiliki efek analgetik.Kata kunci : Aktivitas analgetik, Daun kembang sepatu, Geliat
PENINGKATAN NILAI GIZI MIKRO KUDAPAN LOKAL MELALUI SUBTITUSI TEPUNG IKAN GABUS UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI SULAWESI SELATAN Nadimin Nadimin; Retno Sri Lestari
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.491 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.1021

Abstract

ABSTRACT Local snacks are used to being consumed by local people, including children under five, but the local cultural products have unbalanced nutritional content, which generally only contains energy sources. On the other hand, in this area also has fish food ingredients such as "cork fish" which are rich in protein and vitamins and minerals. The addition of cork fish flour can produce local food products that contain complete and balanced nutrients for supplementary food for toddlers. This research was carried out to develop local services as a model for improving nutritional status in children under five. The design of the study uses Static group comparison design, which compares the levels of local nutritional nutrients from several concentrations of cork fish meal 0% and 5%. Nutrient content of cork protein fish meal 73.81%, iron 0.9%, zinc 0.42%, calcium 35.38%. Local TIG snacks (cork fish meal) contain 353 mg calcium, pospor 546 mg, iron 9 mg and zinc 4.4 mg every serving. Addition of TIG above 5% can meet micronutrient needs in children under five. Keywords: nutritional value, local snacks, cork fish meal
PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD TERHADAP SEKSUALITAS PADA PASANGAN USIA SUBUR Jamila Kasim; Arlina Muchtar
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.156 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.1120

Abstract

ABSTRAKAlat konrasepsi dalam Rahim (AKRD/IUD) merupakan alat kontrasepsi yang terpasang dalam rahim yang relatif lebih efektif bila dibandingkan metode pil, suntik, dan kondom. Alat kontrasepsi dalam rahim memiliki pengaruh pada perdarahan post seksual. Hal ini disebabkan oleh posisi benang yang menggesek mulut rahim atau dinding vagina Beberapa kasus efeks ­­­samping ini menjadi salah satu penyebab dropout pada akseptor, terutama disebabkan oleh perasaan tidak nyaman yang dirasakan baik oleh akseptor maupun dari pasangan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan kontrasepsi IUD Terhadap Seksualitas pada Pasangan Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Pallangga Kab.Gowa.Metode Penelitian yang digunakan deskripsi Analitik dengan pendekatan crosssecsional,populasi dalam penelitian ini adalah semua Pasangan Usia Subur dan menggunakan IUD sebanyak 118 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan sebanyak 30 responden dimana 15 responden  Penggunaan IUD  baru dan 15  responden pengguna IUD Lama. Pengujian hipotesis mengunakan analisis uji Chi-square  (α=0,05). Hasil penelitian menujukkan Penggunaan kontrasepsi  IUD  mempengaruhi aktivitas seksual pasangan diperoleh nilai ρ value=0,046  jika di bandingkan dengan nilai α =0,05, maka ρ<α. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan kontrasepsi IUD Terhadap seksualitas di wilayah kerja puskesmas pallangga kab.Gowa.Namun, efek dari penggunaan IUD memiliki pengaruh terhadap kenyamanan dalam aktivitas seksual, tetapi efek tersebut akan berkurang bahkan hilang dalam kurun waktu lebih dari 1 tahun penggunaan IUD ini dilihat dari hasil penelitian pengguna IUD lama kenyamanan dalam aktivitas seksual sebanyak 13 responden ( 87,7%) dan yang tidak nyaman sebanyak 2 responden (13,3%)  sementara pengguna baru lebih merasa tidak nyaman dalam aktivitas seksual dari data di dapatkan 8 responden (53,3%) yang nyaman dalam aktivitas seksual sebanyak 7 responden ( 46,7%) .kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan IUD Terhadap Seksualitas pasangan usia subur diwilayah kerja puskesmas pallangga kab.gowa Di sarankan hasil penelitian ini dapat sebagai pedoman dan acuan dalam penelitian selanjutnya perlu dilakukan analisis dampak hormonal pada fungsi hubungan seksual pasangan usia subur.
STATUS GRAVIDA, PERTAMBAHAN BERAT BADAN, UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS (LILA) DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK Bitania Aminudin; Marlenywati Marlenywati; M Taufik
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 14, No 2 (2019): Media Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.981 KB) | DOI: 10.32382/medkes.v14i2.900

Abstract

Preeklampsia adalah terjadinya peningkatan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, terdapat kandungan protein urine dan mengalami pembengkakan pada muka, kaki, tangan, dan mata. Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kasus preeklampsia pada ibu hamil adalah status gravida, pernah mengalami preeklampsia sebelumnya, sedang mengidap beberapa penyakit tertentu, janin yang dikandung lebih dari satu, faktor usia, obesitas saat hamil, dan faktor keturunan. Di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso Pontianak yang menjadi lokasi penelitian diperoleh pada tahun 2017 total persalinan 1509 persalinan dengan kasus preeklampsia sebanyak 224 kasus. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara status gravida, pertambahan berat badan, ukuran lingkar lengan atas (LILA) terhadap kejadian preeklampsia pada kehamilan di wilayah kerja Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso Pontianak. Penelitian menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 51 ibu hamil (35 preeklampsia berat dan 16 preeklampsia ringan) yang diambil dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara status gravida (p value=0,000, PR=3,543, CI 95%=1,504-8,347), pertambahan berat badan (p value=0,027, PR=1,627, CI 95%=1,079-2,454), dan tidak terdapat hubungan bermakna antara ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) (p value=0,253, PR=0,589, CI 95%=0,246-1,413) dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD Dokter Soedarso Pontianak.

Page 1 of 2 | Total Record : 15