JURNAL BISNIS STRATEGI
Jurnal Bisnis Strategi ( P-ISSN : 1410-1246, E-ISSN : 2580-1171 ) is an open access and peer-reviewed published by Department of Magister Management, Faculty of Economics and Business, Universitas Diponegoro, Indonesia. This journal published twice a year (juli and desember). The scope of journal is Business Strategy, Strategic Management, Financial Management, Organization, Human Resource Management, Organizational Behavior, Marketing, Marketing Strategy.
Articles
381 Documents
ANALISIS PENGARUH WORK-FAMILY BALANCE DAN PROGRAM FAMILY FRIENDLY TERHADAP KEPUASAN KERJA Studi Kasus pada R.S. Panti Wilasa Citarum, Semarang
Paramita, Paloma;
Waridin, Waridin
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 15, No 1 (2006): Juli
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (771.439 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.15.1.22-30
Penelitian ini menganalisis pengaruh variabel work-family balance dan program family friendly terhadap kepuasan kerja perawat R.S. Panti Wilasa Semarang. Data yang dlgunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang bersumber dari perawat sampel. Hasil kajian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel work-family balance dan program family friendly terhadap kepuasan kerja. Temuan dari studi ini mengindikasikan perlunya peningkatan kepuasan kerja perawat melalui penciptaan kondisi work-family balance dan program family friendly.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA
Purwanto, Agus
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 13, No 2 (2004): Desember
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1007.816 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.13.2.157-170
Income smoothing is the process of manipulating the time profile of earning reports to make the reported income stream less variable. This study examines the factors that impact income smoothing. Samples in thisstudy are public companies that list in Jakarta Stock Exchange within 2000 - 2003. This research uses 33 public companies which was representative sampel. In this study, there are four independent variables: profitability, size, divident payout ratio, and type of business. Income smoothing will be used as dependent variable. Using descriptive analysis, this study finds that there is 19 companies that practice income smoothing, and 14 companies didn't practice income smoothing. Using munltivariate analysis (logistic regression), with significant level 0,05, there are three independend variables: profitability, divident payout ratio, and type of bussines that significantly influence income smoothing. However, size variable significantly doesn't influence to income smoothing.
THE INFLUENCE OF ORGANIZATION CAPABILITIES AND ENTREPRENEURSHIP TO COMPETITIVE ADVANTAGE IN GOODNESS OF TASTE AND THE IMPLICATION TO BUSINESS PERFORMANCE IN SME RESTAURANTS, SEMARANG
Bungara, Artsswinda Ayu
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 27, No 1 (2018): Juli
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1025.907 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.27.1.21-31
This research was aimed to analyze the influence of capabilities organization and entrepreneurship to increase business performance that can be moderated by competitive advantage, which is focused on goodness of taste, for restaurants in Semarang. Based on pre – survey in 20 owners of restaurant, it can be concluded that there was decreasing income about 22% (Rp 335.000,00) and was followed by decreasing of market share about 0,56% during 3 months. It was interesting because the restaurants are one of SME that many people interested in it. In other hand, many people work in this sector as their main job.The samples of this research are the restaurants that include in SME, which employ 5 – 19 employees. This research used 150 respondents, but only 124 respondents who fulfill the requirement. The data were collected by using questionnaires and direct interviews to the owners of restaurants in Semarang. This research proves 5 (five) hypothesis that were built by capabilities organization, entrepreneurship, competitive advantage in goodness of taste, and business performance. The results was analyzed by AMOS. It can be concluded that the model is feasible. The results of this study indicate that the business performance can be increased directly by a good management of capabilities organization and indirectly can be reached by focusing to maintain the resources. It because the restaurants that include as SME have a limit resource.Â
KUALITAS PELAYANAN : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAN DAMPAKNYA PADA NILAI PELANGGAN (Studi Pada PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Ahmad Yani Semarang)
Novanto, Herdanu Sri
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 19, No 1 (2010): Juli
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.9 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.19.1.36-52
The passenger growth in the Ahmad Yani Airport Semarang increases each year, but it is not followed with the the growth of optimal service quality. This phenomena occurs because PT. Angkasa Pura I (Persero) Ahmad Yani Airport Semarang does not care about the importance of the customer value especially for the services in the passenger station and the parking area. Based on the problem, the aim of this research is to examine affecting factors and the impact to customer value..To achieve the aim of this research, the model which explores in this research use four variables. The variables are information technology quality, service facility design quality, service quality and customer value. Data about the variables was collected by using questionnaires that was distributed to 100 visitors of Ahmad Yani Airport Semarang. Then the data is analyzed under the Structural Equation Modeling (SEM) Method.The result shows that the test over the five hypotheses can be statistically proven in which the service quality is proven to have a positive and significant impact to customer value, information technology quality is proven to have a positive and significant effect to customer value, information technology quality is proven to have a positive and significant effect to service quality, service facility design quality is proven to have a positive and significant effect to customer value, and service facility design quality is proven to have a positive and significant effect to service quality.
LAMPU HIJAU DAN KUNING UNTUK BANK SYARIAH DI INDONESIA
Sawarjuwono, Tjiptohadi;
Mooduto, M. Arie
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 14, No 1 (2005): Juli
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1116.147 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.14.1.70-82
Berkembangnya perbankan syariah di Indonesia menyiratkan bahwa kahadiran bank ini memang sangat diharapkan oleh masyarakat. Hal tersebut tercermin pada kenaikan, baik jumlah nasabah bank maupun kenaikan jumlah simpanan pihak ketiga yang sangat berarti (significant). Namun dalam perkembangannya, perbankan syariah menghadapi dua kendala mendasar. Kendala pertama berasal dari internal perbankan, yaitu berupa terbatasnya skala dan volume bisnis dibandingkan dengan potensi perbankan nasional. Kendala kedua berasal dari eksternal perbankan, yaitu berupa pemahaman masyarakat akan bank syariah yang terbatas, beberapa regulasi yang belum sepenuhnya menunjang, serta belum terintegrasinya dengan berbagai insitusi pemerintah yang terkait.Memperhatikan hal tersebut, dua hal akan menjadi tinjauan utama tulisan ini, yaitu bahwa guna memicu atau mempercepat perkembangan perbankan syariah, maka pengelola dan semua pihak yang tekait perlu memperhatikan dua hat. Pertsme segala sesuatu yang mendukung perkembangan perbankan syariah yang diistilahkan dengan lampu hijau. Kedua, berbagai signal negatif yang perlu dikaji secara lebih seksama yang diistilahkan dengan lampu kuning. Dengan memperhatikan kedua signal ini, ditambah dengan segala upaya terhadap upaya perbalkan kualitas akhlaq, maka diharapkan perkembangan perbankan syariah bukan hanya akan terpacu, tetapi juga akan semakin sempurna.
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, CAPITAL EXPENDITURE DAN INSENTIF MANAJER TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Andrian, Jun
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 21, No 2 (2012): Desember
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.032 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.21.2.18-45
Permasalahan dalam penelitian didasarkan pada kenyataan bahwa ada fluktuasi perbedaan yang tajam pada profitabilitas di Bursa Efek Indonesia sehingga memunculkan adanya fenomena gap, dimana diketahui ada inkonsistensi pengaruh variabel struktur modal, pertumbuhan, capital expenditure, dan insentif manajer terhadap profitabilitas dan dampaknya pada nilai perusahaan.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bura Efek Indonesia sesuai publikasi Indonesian capital market directory (ICMD). Pemilihan sampel perusahaan manufaktur karena perusahaan manufaktur merupakan perusahaan terbanyak di Bursa Efek Indonesia. Jumlah populasi sebanyak 151 perusahaan manufaktur. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data time series dan cross section (pooling data), dan berdasarkan kriteria teknik sampling tersebut di atas, maka jumlah sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 26 perusahaan. Teknik analisis menggunakan regressi berganda dan sobel test.Adanya keterbatasan data dalam penelitian ini lebih ditekankan pada generalisasi hasil penelitian hanya pada perusahaan manufaktur dan hasil penelitian nilai adjusted R square pada perusahaan manufaktur yang rendah, dimana pada perusahaan manufakturmempunyai nilai adjusted R square 39,9% sehingga generalisasi hanya pada obyek yang diteliti. Disarankan untuk penelitian yang akan datang agar memperluas obyek penelitian yaitu seluruh perusahaan yang terdaftar di BEI, tidak hanya pada satu industri saja.Selain itu juga perlu menambah variabel mikro ekonomi (suku bunga, inflasi, jumlah saham beredar) (Benston et al., 2003) yang mempengaruhi profitabilitas agar hasil penelitian ini menjadi lebih sempurna sehingga nilai adjusted R square menjadi lebih besar.
Analisis Keberdayaan Masyarakat Nelayan dan Pengolah Ikan di Kota Tegal, Jawa Tengah
Waridin, Waridin
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 15, No 2 (2006): Desember
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/jbs.15.2.68-80
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil nelayan dan pengolah ikan di kawasan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal. Selain itu studi ini juga dimaksudkan untuk identifikasi tingkat keberdayaan masyarakat nelayan dilihat dari aspek ekonomi dan non-ekonomi.Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder Pengambilan sampel dengan metode tahapan-berganda menghasilkan sampel 100 orang nelayan yang menggunakan alat tangkap cantrang dan 90 orang pengolah ikan. Analisis data dilakukan dengan statistika deskriptif.Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan dan pengolah ikan di daerah penelitian adalah berskala usaha kecill tradisional dan masih kurang berdaya. Hal tersebut dapat dilihat dari masih kurangnya kemampuan memperoleh akses usaha, informasi pasar, teknologi dan kemampuan lobby. Hanya sedikit nelayan dan pengolah ikan yang pernah mendapatkan bantuan kredit. Peran stakeholders dalam membantu meningkatkan usaha masih rendah. Peran tersebut terutama dalam pemberian kredit yang sesuai dengan siklus pendapatan nelayan, pelatihan dan penyuluhan supaya produk yang dihasilkan menjadi lebih bermutu dan bernilai Jual tinggi.
ENTRY BARRIER Antara Persaingan Potensial dan Aktual
Widiyanto, Ibnu
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 15, No 2 (2006): Desember
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (860.324 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.15.2.11-20
One of the five forces in industrial competition is entry barrier because the existence of entry barrier Is likely to impede (potential or actual) competition effectiveness. This paper is designed to analyze the Indonesia's competition of industry. Using an educated judgment method, the study attempts to characterize the main cause and the degree of entry barrier in Indonesia's industries. The results show that the trade sector has the highest degree of entry barrier which is not set by a government protection. Further, in general, there is a positive correlation between the degree of entry barrier and its contribution to total industrial output. However, entry barrier as a result of a success from the marketing program of a firm may be a paradox in competition.
Analisis Anggaran Parsitipatif dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja
Wahyudi, Sugeng
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 2, No 1 (1998): Juli
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.681 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.2.1.31-39
Partisipasi dalam proses penyusunan anggaran sebagai variabel perilaku secara  parsial terbukti mempunyai hubungan yang signifikan terhadap Kinerja manajer.  Namun demikian secara parsial variabel ini ternyata hanya mempunyai kemampuan menjeÂlaskan rendah terhadap kinerja manajer.Pengembangan alternatif dengan cara memasukkan variabel perilaku yang lain yaitu pendidikan ternyata memberikan gambaran yang lebih baik pada model dalam arti kemampuan menjelaskan 2 variabel ini lebih meningkat, sehingga dapat dinyatakan "Partisipasi yang disertai dengan ilmu akan menjadi lebih bermakna". Pengembangan alternatif lain dengan cara membagi sampel  menjadi  2 kelompok yaitu cabang kelas I dan cabang kelas II memberikan makna tambahan pada model. Hasilnya bahwa partisipasi lebih bermakna pada cabang kelas I, yang relatif kondisi keuangannya lebih baik dari cabang kelas II.Pengembangan alternatif dengan membagi Kinerja manajer menjadi 3 kelompok manajer sesuai bidangnya ternyata tidak menjadikan model ini lebih baik. Hal ini dapat dinyatakan bahwa partisipasi mempunyai dampak Synergi terhadap Kinerja manajer secara utuh.Pengembangan alternatif dengan memasukkan variabel pengalaman mendampingi variabel partisipasi dan pendidikan ternyata variabel pengalaman tidak signifikan terhadap Kinerja manajer Pengembangan alternatif ParÂtisipasi diperinci menurut unsurÂ-unsur partisipasi secara parsial ternyata memberikan gambaran yang tidak lebih baik pada model.UnsurÂ-unsur partisipasi yang diklasifikasikan menjadi  6 unsur merupakan unsurÂ-unsur yang terintegrasi. Penggabungan 6 unsur tersebutmenciptakan synergi sehingga analisis integratif dari 6 unsur tersebut memberikan gambaran yang lebih baik dibanding dengan analisis parsial masingÂmasing unsur tersebut.
VARIABEL PRODUKSI CAMEL DAN KARAKTERISTIK BANK LAINNYA UNTNUK MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN BANK DI INDONESIA
Januarti, Indira
JURNAL BISNIS STRATEGI Vol 10, No 7 (2002): Desember
Publisher : Magister Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (860.318 KB)
|
DOI: 10.14710/jbs.10.7.1-10
The objectives of this study to provide an empirical evidence variablesproxy for CAMEL and other bank characteristics for predicting bank bankcruptcy . The study uses 333 bank as sample which comprise of governmental bank, general bank and regional development bank in Indonesia tor one and two years before bankcrupt.The hypothesis was analysed using univariate and multivariate logistic regression. The result shows that variables equity, loanta, NIM, ROA, Core, Insider and Logsize were significantly different between bankcruptbank and non-bankcrupt bank. The accurancy of model for predicting 199 7bankcruptcy to 1999 bankcruptcy tend to decrease.Â