cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2007): September" : 6 Documents clear
ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI KESUKSESAN ALIANSI STRATEGIK UNTUK KEUNGGULAN BERSAING (Studi Kasus Pada Hubungan PT. Nusapro Dengan Konter-Konter HP Yang Menjual Pulsa Elektronik di Semarang) Hendratanto, Irsandy
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 6, No 2 (2007): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.382 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v6i2.167-182

Abstract

Research  Gap yang  terjadi  pada  penelitian  - penelitian  sebelumnya  (Mohr  and  Spekman,1994;  monczka   et  al.,   1998)  adalah  masih  terdapat  pertanyaan   yang   belum  terjawab mengenai apa  sebenarnya  kunci  sukses    dari aliansi strategis  agar perusahaan  mampu bersaing. Penelitian Monczka  et al. (1998) mengindikasikan bahwa  beberapa variabel yang diteliti (proses pemilihan pemasoklkomoditas,  teknik pemecahan  persoalan,  komunikasi,  dan kelengkapan  aliansi) mempunyai pengaruh terhadap kesuksesan  aliansi strategik meskipun kurang kuat (indikator teknik pemecahan  persoalan: pemecahan masalah bersama; indikator kelengkapan  aliansi: kepercayaan dan koordinasi). Berdasarkan masalah penelitian  tersebut maka  penelitian   ini  menjawab  faktor-faktor apa  yang  sebenarnya  menjadi  kunci sukses aliansi strategik untuk meningkatkan keunggulan  bersaing perusahaan. Penelitian ini menggunakan  data kuesioner  yang terkumpul yaitu  147 responden  dari 168 konter HP yang menjual pulsa  elektronik  PT.  Nusapro  di  Semarang.  Alat  analisis  data  yang  digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) pada program AMOS  4.01.  Hasil analisis data menunjukkan  bahwa  model penelitian   mempunyai  kesesuaianlfit  yang  baik  dan  semua hipotesis penelitian dapat dibuktikan. Kesimpulan yang diambil   adalah atribut aliansi berpengaruh positip  dan  signifikan  terhadap kesuksesan   aliansi strategik,  resolusi  konflik berpengaruh   positip   dan   signifikan   terhadap   kesuksesan    aliansi   strategik,   per_ilaku komunikasi berpengaruh positip dan signifikan terhadap kesuksesan  aliansi strategik,  dan kesuksesan   aliansi  strategik  berpengaruh  positip   dan   signifikan   terhadap  keunggulan bersaing  berkelanjutan.   Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat  diambil  kesimpulan   bahwa diantara  ketiga  faktor yang  mempengaruhi kesuksesan   aliansi  strategik pada  kerjasama konter-konter HP  yang  menjual pulsa  elektronik PT.  Nusapro  di  Semarang yaitu:  atribut aliansi,  resolusi  konflik,   dan  perilaku  komunikasi  didapatkan  kesimpulan   bahwa   atribut aliansi  merupakan  faktor  yang  paling  dominan   pengaruhnya  pada   kesuksesan   aliansi strategik. 
PENGARUH ORIENTASI PEMBELAJARAN, KERJA CERDAS DAN KERJA KERAS DALAM MENINGKATKAN KINERJA TENAGA PENJUAL (Studi Kasus Pada PT. lnfomedia Nusantara Jakarta) Sunarso, Yosy
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 6, No 2 (2007): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1072.643 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v6i2.249-260

Abstract

 Penelitian ini ditujukan  untuk menguji pengaruh orientasi pembelajaran  terhadap kerja keras dan   kerja   cerdas   dan   pengaruhnya   terhadap   peningkatan   kinerja   tenaga   penjual. Penggunaan   variable-variabel  tersebut  dengan   alasan  hasil  penelitian  terdahulu,  yaitu: Sujan et al.,  (1994) yang  menemukan  pengaruh langsung  orientasi pembelajaran terhadap kerja keras dan kerja cerdas dan pengaruhnya  terhadap peningkatan kinerja  tenaga penjual PT.   lnfomedia   Nusantara   Jakarta.   Sampel   penelitian   ini  adalah   tenaga   penjual   PT. lnfomedia  Nusantara  Jakarta,  sejumlah  168 tenaga  penjual.  Structural Equation Modeling (SEM) yang dijalankan  dengan perangkat lunak AMOS,  digunakan  untuk menganalisis  data, Hasil analisis menunjukkan bahwa orientasi pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kerja keras dan kerja cerdas,  dan kerja keras dan kerja  cerdas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja tenaga  penjual.  Temuan empiris tersebut mengindikasikan bahwa   untuk  meningkatkan  kinerja  tenaga   penjual,  perlu  memperhatikan  faktor-faktor seperti  kerja keras,  kerja  cerdas,  dan orientasi pembelajaran karena faktor-faktor tersebut terbukti mempengaruhi tinggi rendahnya kinerja tenaga penjual. lmplikasi  teoritis dan saran• saran bagi penelitian  mendatang juga diuraikan pada bagian akhir dalam penelitian ini.
ANALISIS PENGARUH KOMITMEN BISNIS INDEPENDENT BUSINESS OWNER (IBO) DAN PENJUALAN ADAPTIF TERHADAP KINERJA BISNIS IBO DALAM MULTILEVEL MARKETING (MLM) (Study Empiris Terhadap Independent Business Owner / IBO Pada PT. AMWAY Indonesia Di Jawa Tengah dan Yogjakarta) Wicaksono, Purwo Agung
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 6, No 2 (2007): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2876.691 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v6i2.137-166

Abstract

Penelitian mengenai multilevel marketing (MLM}  tidak banyak dilakukan  oleh para peneliti di Indonesia,   maka  literatur-literaturnya   sangat   terbatas   (Soeratman   2002).   Penelitian   ini bertujuan  menganalisis  dua penyebab  utama komitmen  bisnis  IBO (Independent Business Owner)  dan dan  dua faktor  sifat  komunikasi  sebagai  penyebab  penjualan  adaptif beserta dampaknya  pada kinerja  bisnis  IBO.  Masalah  penelitian yang  dirumuskan  dalam penelitian int  adalah   bagaimana   meningkatkan   kinerja   bisnis   IBO.    Kemudian    untuk  menjawab pertanyaan   tersebut  dikembangkan  suatu  model  dan  enam  hipotesis  telah  dirumuskan dalam  penelitian   ini.  Penelitian   ini  menggunakan  sampel  sejumlah   115  IBO  pada   PT. Amindoway I AMWAY Indonesia di Jawa  Tengah dan Yogyakarta  (DIY)  sebagai responden. Tehnik   sampling  yang   digunakan   adalah  purposive   sampling.   Alat  analisis   data   yang digunakan  adalah Structural Equation Model (SEM) pada program AMOS  6.0 program.  Hasil analisis  menunjukkan  bahwa  permodelan  fit  dan memenuhi kriteria  indeks  goodness  of fit, yang tersebut berikut: Chi-square= 223.330,  Probability 0,300,  CMINIDF=  1,048,  GFl=0.859, AGFl=0.817,   TLl=0.994,  RMSEA=0.021,   CFl=0.995.  Sehingga  model  dalam  penelitian  ini diterima  dengan  baik.  Berdasarkan  pengujian  hipotesis,  hasil penelitian  juga  membuktikan bahwa  tidak  semue  hipotesis  positif dan  signifikan  pada  taraf alpha  (a)  =  5%.  Pengaruh kepuasan  dengan produk dan kepuasan  hubungan  dengan  mitra!upline  terhadap komitmen bisnis IBO  adalah positif dan  signifikan.  Pengaruh kecemasan   komunikasi adalah  negatif dan keterlibatan interaksi adalah positif terhadap penjualan adaptif, pengaruh keduanya juga signifikan.    Walaupun   pengaruh   komitmen   bisnis   IBO   dan   penjualan   adaptif   dapat berpengaruh  secara  positif terhadap  kinerja  bisnis  IBO,  tetapi  penjualan  adaptif   tidak mempunyai pengaruh yang signifikan.  Sehingga komitmen bisnis IBO lebih penting daripada penjualan adaptif untuk meningkatkan kinerja bisnis IBO dalam multilevel marketing.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI "MERCHANDISE PRESENTATION" DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN PENJUALAN (Case on Centro Lifestyle Department Store The Plaza Semanggi Jakarta) Hapsari, Tammy
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 6, No 2 (2007): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1612.199 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v6i2.205-224

Abstract

 Penelitian  ini  bertujuan  untuk menganalisis  alternatif strategi  pemasaran  dalam  merespon atau menanggapi persaingan pasar di dunia bisnis ritel dengan  menggunakan  presentasi produk (merchandise presentation) yang  efektif dan terintegrasi; menganalisis perilaku (behaviour)  kepada  para  pelaku  bisriis  ritel dengan  berorientasi  kepada  "first  impression" dari   department   store    itu    sendiri    sebagai   positioning   terhadap   target   konsumen (customer)nya  dan menganalisis penampilan produk  secara  visual (visual merchandising) pada   department  store   sebagai  suatu   keunggulan    yang   kompetitif,   sehingga   dapat memberikan   masukan    dan   saran   alternatif  yang    dapat   digunakan    sebagai   bahan pertimbangan bagi pelaku  bisnis ritel untuk menghadapi  persaingan dalam era globalisasi. Obyek  penelitian  ini hadala customer atau konsumen  dari Centro Lifestyle Deptstore  The Plaza   Semanggi   Jakarta.   Penelitian   ini  diuji  dengan   SEM,   untuk  membuktikan    dan menjawab masalah penelitian yang  diajukan. Justifikasi konsep penelitian ini membuktikan secara  empiris  bahwa   :   visual  presentation  berpengaruh  positif terhadap  merchandise presentation;  fashion  statement berpengaruh  positif terhadap  merchandise  presentation; positioning  deptstore  berpengaruh  positif terhadap  merchandise  presentation;  customer characteristic berpengaruh positif terhadap merchandise presentation dan merchandise presentation berpenqerut: positif terhadap pertumbuhan penjualan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RASA PERCAYA OUTLET PADA PERUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS (Studi Kasus Pada Outlet Jamu Ny. Meneer di Semarang) Yulianti, Kristina Safoetry
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 6, No 2 (2007): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2068.5 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v6i2.225-248

Abstract

Penelitian  ini menganalisis  faktor-faktor yang mempengaruhi rasa percaya pengecer (outlet) pada  perusahaan  sebagai  upaya  peningkatan  loyalitas.  Agar tidak  ada  keraguan  dalam konteks   faktor-faktor   yang    menentukan    berhasil   tidaknya   usaha    dalam   hubungan pemasaran, peneliti mengemukakan bahwa rasa percaya sebagai sentral keberhasilan hubungan   pemasaran.   Permasalahan   riset   ini   bersumber  pada   research   gap   yaitu banyaknya  faktor yang  mempengaruhi rasa percaya pada penelitian sebelumnya  sehingga menimbulkan  kebingungan  dan  latar belakang penelitian  terdahulu  misal,  merujuk pada keterbatasan  dan  arahan  penelitian  akan  datang  seperti  pada  riset Anderson  dan  Weitz (1992); Singh dan Sirdeshmukh  (2000); Doney  dan Cannon  (1997); Schellhase dkk (2000); Morgan  and  Hunt (1994);  Liu and  Leach  (2001);  Ramadania  (2002);  dan  Garbarino  dan Johnson   (1999).   0leh   karena   itu,   rumusan   masalah   penelitian   ini  yaitu   bagaimana meningkatkan rasa percaya pengecer (outlet) pada  perusahaan.  Selanjutnya  variabel dan indikator penelitian juga didasarkan pada penelitian  terdahulu. Sebuah model telah dikembangkan   dan enam  hipotesis  telah dirumuskan  untuk menjawab  masalah  penelitian ini.  Teknik pengambilan sampel adalah metode purposive (purposive sampling). Responden dari penelitian  ini  berjumlah   110  responden,  dimana  responden   adalah  outlet jamu  Ny. Meneer  di   Semarang.   Alat  analisa   data  yang   digunakan   adalah   Structural  Equation Modelling (SEM) pada proqrem AMOS  4.01. Hasil  analisis data penelitian ini menunjukkan model dan hasil penelitian  dapat diterima dengan  baik.  Dan selanjutnya hasil penelitian ini membuktikan   pengaruh  variabel  komunikasi;  kepuasan   outlet  atas  kebijakan  penjualan; reputasi perusahaan;  kemampuan  tenaga penjual yang berpengaruh terhadap rasa percaya outlet pada  tenaga  penjual;  terhadap  rasa percaya  outlet pada  perusahaan  adalah  positip dan  signifikan.  Dan  pengaruh  rasa  percaya  outlet  pada  perusahaan  terhadap  loyalitas adalah positip dan signifikan.  dan signifikan.
ANALISIS PENGARUH KEUNGGULAN PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN PASCA HUNI TERHADAP CUSTOMER VALUE DALAM MENINGKATKAN BRAND LOYALTY (Studi Kasus Pada Perumahan Graha Estetika Semarang) Sugiharjo, Sugiharjo
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 6, No 2 (2007): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1866.835 KB) | DOI: 10.14710/jspi.v6i2.183-204

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menguji   pengaruh  keunggulan   produk  dan  kualitas pelayanan   pasca   huni   terhadap   customer  value   untuk  meningkatkan   brand   loyalty. Penelitian ini dilakukan  di perumahan  Graha Estetika,  responden yang digunakan  sebanyak 100 penghuni rumah  Graha Estetika,  menggunakan   Structural Equation  Modeling  (SEM). Hasil penelitian menunjukkan keunggulan  produk dan kualitas pelayanan pasca huni mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap customer value dalam meningkatkan brand  loyalty.  Pengaruh  dari keunggulan   produk  terhadap  customer  value  adalah  0,26; pengaruh  kua/itas  pelayanan  pasca   huni  terhadap  customer  value  adalah   0,28;  dan pengaruh  customer  value terhadap  brand  loyalty  adalah 0,41.  Kua/itas pelayanan  pasca huni adalah variabel yang paling penting penting dalam mempengaruhi customer value dan berdampak pada brand loyalty daripada keunggulan  produk.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2007 2007


Filter By Issues
All Issue Vol 25, No 3 (2025): Desember Vol 24, No 2 (2025): September Vol 24, No 1 (2025): Mei Vol 23, No 3 (2024): Desember Vol 23, No 2 (2024): September Vol 23, No 1 (2024): Mei Vol 22, No 3 (2023): Desember Vol 22, No 2 (2023): September Vol 22, No 1 (2023): Mei Vol 21, No 3 (2022): Desember Vol 21, No 2 (2022): September Vol 21, No 1 (2022): Mei Vol 20, No 3 (2021): Desember Vol 20, No 2 (2021): September Vol 20, No 1 (2021): Mei Vol 19, No 3 (2020): Desember Vol 19, No 2 (2020): September Vol 19, No 1 (2020): Mei Vol 18, No 3 (2019): Desember Vol 18, No 2 (2019): September Vol 18, No 1 (2019): Mei Vol 17, No 3 (2018): Desember Vol 17, No 2 (2018): September Vol 17, No 1 (2018): Mei Vol 16, No 3 (2017): Desember Vol 16, No 2 (2017): September Vol 16, No 1 (2017): Mei Vol 15, No 02 (2016): September Vol 15, No 01 (2016): Mei Vol 15, No 3 (2016): Desember Vol 14, No 3 (2015): Desember Vol 14, No 2 (2015): September Vol 14, No 1 (2015): Mei Vol 13, No 3 (2014): Desember Vol 13, No 2 (2014): September Vol 13, No 1 (2014): Mei Vol 12, No 3 (2013): Desember Vol 12, No 2 (2013): September Vol 12, No 1 (2013): Mei Vol 11, No 3 (2012): Desember Vol 11, No 2 (2012): September Vol 11, No 1 (2012): Mei Vol 10, No 3 (2011): Desember Vol 10, No 2 (2011): September Vol 10, No 1 (2011): Mei Vol 9, No 3 (2010): Desember Vol 9, No 2 (2010): September Vol 9, No 1 (2010): Mei Vol 8, No 3 (2009): Desember Vol 8, No 2 (2009): September Vol 8, No 1 (2009): Mei Vol 7, No 3 (2008): Desember Vol 7, No 2 (2008): September Vol 7, No 1 (2008): Mei Vol 6, No 3 (2007): Desember Vol 6, No 2 (2007): September Vol 6, No 1 (2007): Mei Vol 5, No 3 (2006): Desember Vol 5, No 2 (2006): September Vol 5, No 1 (2006): Mei Vol 4, No 3 (2005): Desember Vol 4, No 2 (2005): September Vol 4, No 1 (2005): Mei Vol 3, No 3 (2004): Desember Vol 3, No 2 (2004): September Vol 3, No 1 (2004): Mei Vol 2, No 3 (2003): Desember Vol 2, No 2 (2003): September Vol 2, No 1 (2003): Mei Vol 1, No 3 (2002): Desember Vol 1, No 2 (2002): September Vol 1, No 1 (2002): Mei More Issue