Articles
415 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS PELANGGAN MICROSOFT (STUDI KASUS DI KABUPATEN REMBANG)
Lukiarti, Ming Ming
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 13, No 3 (2014): Desember
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1445.777 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v13i3.278-301
In marketing, there is no doubt that customer loyalty is essential. Marketers will always try tokeep their customers in long period or even forever if it is possible. Therefore, this researchtries to examine the factors that influence the customer loyalty. These factors are perceivedrisk, switching costs and corporate image as a moderating variable between switching costsand customer loyalty. The necessary data was obtained through interviews using questionnairesto 100 respondents. The obtained data then analyzed by using the technique of Partial LeastSquare (PLS-SEM).The results of statistical test by using Partial Least Square (PLS-SEM) showed that, theperceived risk has a positive effect on switching cost, switching cost has a positive effect oncustomer loyalty and corporate image did not moderate the relationship between switchingcosts and customer loyalty. Based on the results, a managerial implications can be drawn,namely loyalty enhanced by increasing switching costs and perceived risk. This is done byalways creating a system performance that is easier to operate and easy to understand throughcreating operating systems is no more difficult than the previous editions and provide multitaskingcapabilities that have larger capacity. In addition , it should provide better security systemsthat are not easily infected by virus or cyber criminals hacked, give the perception that ismore expensive and difficult to move to another operating system by means of improvingcustomer satisfaction and provide good services (performance) within the operating system,simplify and make it cheaper for the installation of new programs and increase customerengagement (eg: forming a community joint branding with the mobile phone company or othercomputer company) to provide added value for Microsoft customers.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN KINERJA SELLING-IN TERHADAP PENINGKATAN KINERJA PEMASARAN
gamaliel S, fredrich
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 3, No 2 (2004): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (966.069 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v3i2.195 - 206
Keberhasi/an sebuah perusahaan sa/ah satunya ditentukan o/eh adanya kinerja selling-in yang bagus.  Kinerja selling-in dipandang  mampu dalam meningkatkan kinerja pemasaran perusahaan.  Penelitian ini ingin meneliti bagaimana strategi membangun   selling-in  yang   baik.   Hasil  penelitian   membuktikan   bahwa kemampuan  tenaga penjua/an, strategi pelayanan outlet, dan hubungan dengan outlet merupakan faktor-faktor yang mendukung  keberhasilan kinerja selling-in.Â
STUDI TENTANG MINAT BELi PRODUK PADA PRODUK PEMANAS AIR SOLAHART
Setiawan, Marcellina Silvani;
Ferdinand, Augusty Tae;
Sufian, Syuhada
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 14, No 3 (2015): Desember
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1377.259 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v14i3.287 - 307
Ketatnya persaingan antar perusahaan dalam era ekonomi global menuntut perusahaan untuk se/a/u menjadi yang  terdepan dan terbaik dalam memberikan  pe/ayanan  yang  memuaskan kepada  konsumen. Produk SOLAHART membe-rikan keunggulan produk  yang hemat energi dan  ramah lingkungan,  hanya  menggunakan  energi matahari dari   a/am.  Namun  dalam pemenuhan kebutuhan konsumen, tingkat penjualannya be/um menunjukkan hasi/ yang signifikan dan 're!atif rendah.  Penelitian ini akan  membahas tentang meningkatkan minat beli me/alui keunggu/an  bersaing sebagai variabe/ intervening dengan dukungan  desain produk, kualitas produk dan inovasi tehnologi.  Teknik pengambilan sampel yang digunakan  pada penelitian ini adalah metode  purposive sampling.  Responden  yang  digunakan  sebanyak  115 responden. Teknik analisis data yang digunakan  adalah Structural Equation Model (SEM) yang digunakan melalui program AMOS 21. 0. hasi/ pengujian menggunakan SEM menujukan kiteria dari goodness of frt full model adalah chi-squares  80.503,  cminldf 1.388,  degree of freedom  58, probability0.27,  GFI 0.907,  AGFI  0.853,  CF/ 0.956,  TU 0.941, RMSEA  0.058. Hasi/ uji terhadap kelima hipotesis membuktikan adanya dua hipotesis yang ditolak.  Berdasarkan hasi/ penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa  ada dua faktor yang mempengaruhi secara signifikan keunggulan  bersaing yaitu desain produk dan inovasi tehnologi.  Faktor design produk temyata memiliki pengaruh paling kuat terhadap keunggulan bersaing dibanding dengan inovasi tehnologi sedangkan  kualitas produk  tidak terbukii mempengaruhi keunggulan bersaing.
STUDI MENGENAI PENGEMBANGAN MINAT BELi MEREK EKSTENSI (Studi Kasus Produk Merek Sharp di Surabaya)
sutantio, magdalena
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 3, No 3 (2004): Desember
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2063.653 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v3i3.243 - 266
Mengembangkan suatu  produk  dengan merek  yang sama sekali  baru  semakin mahal dan  tidak  menjamin  keberhasilannya.  Dengan  tingginya  biaya  iklan,  meningkatnya persaingan  dan meledaknya jumlah  media  massa terutama  televisi dan media cetak, semakin sulit bagi suatu merek baru untuk terdengar di pasar. Sa/ah satu alternatif yang menjanjikan  untuk  mengatasi  ha/ tersebut adalah  dengan melakukan ekstensi merek (brand  extension).  Sebagai  akibatnya,  pada  saat  ini  semakin  banyak  perusahaan  · memanfaatkan  merek  yang  sudah  mereka  miliki  yaitu  dengan  melakukan  ekstensi merek.  Meskipun ekstensi merek ini merupakan suatu strategi yang menguntungkan dan meningkatkan  kemungkinan  sukses  dari  suatu  produk,  akan  tetapi  strategi  ini  juga mengandung  risiko  kegagalan.  Hingga  saat  ini,  masalah  ekstensi  merek  ini  masih mengundang   banyak  pertanyaan.   Dimana   Ekstensi   merek   selain   men1anjikan keberhasilan, juga mempunyai peluang  untuk gaga/ dan bahkan bisa  mengakibatkan efek negatif pada merek induknya. Hingga saat int, masih  banyak ekstensi merek yang mengalami  kegagalan  dan  masih  be/um jelas  bagaimana  cara  untuk  meningkatkan kesuksesan dari ekstensi merek.  Erdem (1998)  menginginkan penelitian  lanjutan  untuk mengetahui  bagaimana  pengaruh  dari  iklan  merek  induk  (parent  brand)  terhadap persepsi  kualitas  merek  ekstensi  (extended  brand).  Penelitian  ini  berusaha  untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi kualitas merek ekstensi serta pengaruhnya terhadap  minat  l:!eli  merek  ekstensi.  Dalam  penelitian  ini diperoleh  hasil bahwa persepsi  kualitas  produk  dalam  iklan merek  induk dan kredibilitas  perusahaan berpengaruh  positif terhadap  persepsi kualitas  merek  ekstensi.  Selanjutnya  didapatkan hubungan yang positif antara persepsi kualitas merek ekstensi dengan minat beli merek . ekstensi.
ANALISIS PENGARUH SEGMENTASI PASAR, PERIKLANAN, EKUITAS MEREK, DAN KEUNGGULAN KOMPETITIF TERHADAP KINERJA PEMASARAN (Studi Empiris Pada lndustri Rokok Kretek Di Provinsi JawaTengah)
Purnomo, Bambang Agus;
Mudiantono, Mudiantono
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 4, No 2 (2005): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1572.813 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v4i2.173-192
Upaya meningkatkan kinerja pemasaran dapat secara optimal dicapai apabila perusahaan memiliki keunggu/an bersaing. Untuk memperoleh keunggulan bersaing, perusahaan membutuhkan pengetahuan mengenai segmentasi pasar, periklanan dan ekuitas merek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh segmentasi pasar. periklanan. ekuitas merek dan keunggulan kompetitif terhadap kinerja pemasaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Berdasarkan hasil penelitian, dari keempat variabel yaitu segmentasi pasar, periklanan, ekuitas merek, dan keunggulan kompetitif dalam penelitian ini secara signifikan berpengaruh meningkatkan kinerja pemasaran. Dengan demikian hasil penelitian ini telah menunjukan bahwa variabel-variabel tersebut perlu lebih diperhatikan oleh pihak manajemen di perusahaan rokok kretek yang meliputi: (1) usaha untuk melakukan segmentasi pasar yang terarah, (2) usaha memperkuat periklanan, (3) usaha untuk membangun ekuitas merek, (4) usaha untuk memperkuat keunggulan kompetitif dan (5) usaha untuk meningkatkan kinerja pemasaran.
ANALISIS PENGARUH ATRIBUT PRODUK DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN (Studi Kasus Pada Konsumen CV.Asta Mandiri Kartonindo Semarang)
Bramantyo, Leo
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 10, No 3 (2011): Desember
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (162.838 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v10i3.327 - 342
Memasuki era ekonomi global, tingkat persaingan antar perusahaan semakin ketat, ini terbukti dengan semakin banyaknya industri packing karton box, baik dalam skala besar (corrugated cartonbox) ataupun skala menengahdan kecil atau yang sering disebut mini box,sehingga menjadikanpersaingan dalam bidang industri tersebut semakin besar. Hal tersebut juga terjadi pada CV. AstaMandiri Kartonindo, sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri mini box, selama dua tahunterakhir terjadi penurunan penjualan yang cukup signifikan pada perusahaantersebut. Salah satupenyebab menurunnya penjualan tersebut adalah akibat menurunnya loyalitas dari para pelanggannya sehingga beralih ke perusahaan lain yang berimbas pada penurunan total penjualan. Dari permasalahan diataslah yang mendasari dilakukan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui faktor-faktoryang mempengaruhi customerrelationship marketing sebagai upaya untuk meningkatan loyalitaspelanggan. Dalam penelitian ini dikembangkan suatu model teoritis dengan mengajukan tiga hipotesis yang akan diuji dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan software AMOS 16. Responden yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari perusahaan yang menjadi pelanggan CV. Asta Mandiri Kartonindo yang berjumlah 105 responden. Hasil dari pengolahan data SEM untuk model penuh telah memenuhi kriteria Goodness of Fit – Full Model with Modification Index. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa model ini layak untuk digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa customer relationship marketing dapat ditingkatkan dengan meningkatkan atribut produk dan kualitas layanan. Selanjutnya, customer relationship marketing yang semakin tinggi akan meningkatkan loyalitas pelanggan.
PENGARUH IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK PASAR TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI INTERNASIONAL PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
Budiprasetyo, Benedictus K.
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 6, No 1 (2007): Mei
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1911.427 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v6i1.75-96
lmplementasi pembangunan keunggulan  bersaing yang  menggunakan  pendekatan sumberdaya,  menurut Dharma  (2004)  ditentukan  oleh  faktor modal manusia  pada  tingkat kekhasan  pengetahuan.  Pendapat tersebut menunjukkan  bahwa  perspektif pengetahuan (knowledge)  dalam  bentuk proses pengembangan pengetahuan  dalam perusahaan  akan menjadi variabel yang menentukan pembangunan  keunggulan perusahaan. Perspektif pengetahuan  dalam  pembangunan   keunggulan  bersaing  akan  menentukan  kerangka penciptaan nilai dan arah pengembangan bisnis (Oharma,  2004).  Pengetahuan itu sendiri merupakan bentuk modal manusia yang tidak berwujud (intangible) yang terdiri dari keahlian (know  how),  kemampuan  prosedural  (kreatifitas  dan  inovasi),  dan  kemampuan  kognitif (know why dan know what). Penelitian ini didasarkan pada permasalahan kebutuhan  model strategi bersaing yang cocok untuk diimplementasikan dan dipergunakan untuk menghadapi ketidak pastian dan dinamisasi pasar dalam era globalisasi.  Permasalahan kebutuhan  model strategi bersaing tersebut juga dirasakan oleh industri jasa pendidikan  tinggi Indonesia yang saat ini sudah menghadapi  potensi ancaman  dari berbagai institusi pendidikan  tinggi asing yang akan memasuki pasar pendidikan  tinggi di Indonesia. Adapun  model strategi bersaing yang menggunakan  pendekatan keunggulan  bersaing berbasis lingkungan  dirasakan  sudah tidak  memadai untuk menghadapi kondisi pasar yang  dinamis dan tidak pasti.  Kebutuhan model strategi bersaing yang  cocok  untuk menghadapi ketidak pastian,  perubahan,  dan kompetisi  global  (Mills,  et  al.,  2003a)  dalam  era  globalisasi  ini  muncul  dan menjadi kebutuhan  setiap institusi pendidikan  tinggi  di Indonesia.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi strategi internasiona/isasi pada pendidikan  tinggi di Indonesia  dengan cara melakukan kerjasama dengan pendidikan tinggi asing secara statistik tidak terbukti dipengaruhi oleh variabel karakteristik pasar sebagai perspektif pengetahuan yang dikembangkan  oleh para pengelola pendidikan  tinggi tersebut. Artinya, implementasi strategi tersebut  tidak  didasarkan  pada  pengetahuan  yang  cukup  dari para  pengelola terhadap karakteristik pasar yang menjadi target aktivitas pemasaran yang  dilakukan.  Selain  itu juga perilaku dari para  pengelola pendidikan  tinggi tersebut  di  dalam  pengelolaan  kerjasama yang  diimplementasikan tidak  mendasarkan diri pada  identifikasi karakteristik pasar yang yang cukup memadai.
STUDI MENGENAI ORIENTASI PEMBELAJARAN DAN KINERJA TENAGA PENJUALAN (Studi Empiris Terhadap Tenaga Penjualan Pada Ritel Optik di Jawa Tengah)
Asmara, Dhany Ade
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 5, No 3 (2006): Desember
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1580.666 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v5i3.287-304
Penelitian ini menganalisis analisis pengaruh orientasi kontrol perilaku dan hasil, orientasi pembelajaran, terhadap kemampuan tenaga penjualan serta dampaknya bagi kinerja tenaga penjualan. Sebuah model telah dikembangkan dan empat hipotesis telah dirumuskan untuk menjawab masalah penelitian ini. Teknik pengambilan sampel ada/ah metode purposive (purposive sampling). Sampel dari penelitian ini berjumlah 100 sampel, dimana sampel adalah para tenaga penjualan rite/ optik yang berjumlah 100 Di Jawa Tengah. Alat analisa data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling (SEM) pada program AMOS 4.01. Hasil analisis data penelitian ini menunjukkan model dan hasil penelitian dapat diterima dengan balk. Dan selanjutnya hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh orientasi kontrol perilaku terhadap orientasi pembelajaran adalah positip dan signifikan. Pengaruh orientasi kontrol hasil terhadap orientasi pembelajaran adalah positip dan signifikan. Demikian halnya, dengan pengaruh orientasi pembelajaran terhadap kemampuan tenaga penjualan adalah positip dan signifikan. Kemudian pada pengaruh kemampuan tenaga penjualan terhadap kinerja tenaga penjualan adalah positip dan signifikan. Beberapa implikasi penelitian ditujukan untuk meningkatkan orientasi pembelajaran mela/ui orientasi kontrol perilaku.
STUDY ON THE INFLUENCE OF POSITIONING STRATEGY, PRODUCT QUALITY, SERVICE QUALITY AND CORPORATE IMAGE TO DECISION OF SAVING AT BANK BJB TEGAL BRANCH
Thauhid, Sandy Baytu;
Raharjo, Susilo Toto;
Soesanto, Harry
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 16, No 2 (2017): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.535 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v16i2.117-125
The position of bank bjb based on Total DPK in December 2014 rise to the category national public bank, but it is different from Total DPK in the branch of bank bjb in tegal, in the same period the strategy of bjb Tegal bank accumulate DPK (Dana Pihak Ketiga),by increasing product sales of cheap deposits as well as savings bjb tandamata. This study analyzes several factors that thought to have influence on the decisions to saving, there are: positionong, serving quality, product quality, and corporate image.The population of the respondents in this study as many as 120 customers. In this research using purposive sampling technique.The research results show that the positioning strategy has a positive effect on saving. While the quality of the product has no positive effect against a decision on saving. And quality of the product  have not a positive effect against the strategy of positioning. The quality of service has a positive influence on the positioning strategy. And the quality of service has a positive effect against the corporate image. And the test results of the corporate image of saving has positive influence. So that it can be summed up in this research decision saving the customer at a bank Branch bjb Tegal is not affected by the quality of the products from the tanda mata bjb savings.
ANTESEDEN KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE DI INDONESIA
Lusiana, Lusiana
Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (Indonesian Journal of Marketing Science) Vol 14, No 2 (2015): September
Publisher : Master of Management Diponegoro University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1619.397 KB)
|
DOI: 10.14710/jspi.v14i2.158 - 183
Tindakan bertransaksi mela/ui e-commerce  dapat dikatakan melibatkan risiko tinggi. Untuk a/asan  itu, jelas bahwa  faktor kepercayaan  pelanggan merupakan faktor utama  dalam e- commerce.  Karena  e-commerce  masih  terbilang baru bagi masyarakat Indonesia,  terdapat beberapa  fenomena menarik  untuk dipertimbangkan, misalnya,  seberapa  jauh pelanggan bertawakal dalam  e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian secara online.  Metode pengumpulan da/am penelitian ini dilakukan  dengan  menggunakan metode survei menggunakan  kuesioner. Penelitian  ini memanfaatkan pengguna e-commerce Indonesia  sebagai sampel penelitian.  Skala  Ukert  digunakan  dalam kuesioner yang  dipakai untuk pengumpulan data.  Selain itu,  kuesioner dikirim ke sebanyak  150 responden. Metode sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah snowball sampling.  Untuk metode analisis data, penelitian ini menggunakan Structural Equation Model.  Hasi/ �na/isis menunjukkan bahwa variabel manfaat yang dirasakan,  risfko yang dirasakan,  dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap partisipasi pelanggan e-commerce  di Indonesia.