cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
embrio@unipasby.ac.id
Editorial Address
Program Studi S1 Kebidanan FIKes Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EMBRIO : Jurnal Kebidanan
ISSN : 20898789     EISSN : 27147886     DOI : https://doi.org/10.36456/embrio
Core Subject : Health,
Jurnal EMBRIO is the bachelor midwifery journal at PGRI Adi Buana University in Surabaya, (P-ISSN: 2089-8789 and E-ISSN: 2714-7886). Which publish articles in midwifery, including: birth pregnancy, labor, childbirth; baby; family planning; reproductive health; complementary midwifery care. Publication schedule: May and November. This journal publishes scientific papers that discuss the results of research studies and literature reviews as well as the latest issues and trends occuring.
Arjuna Subject : -
Articles 352 Documents
PENGARUH PERMAINAN EDUKATIF DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PRASEKOLAH USIA 3-4 TAHUN ningrum, nyna puspita
EMBRIO Vol 4 (2014): EMBRIO (MARET 2014)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol4.no0.a1254

Abstract

Permainan edukatif merupakan permainan yang sangat memberikan fungsi permainan secara optimal dan perkembangan anak, dimana melalui alat permainan ini akan selalu mengembangkan kemampuan fisiknya, bahasa, kemampuan kognitifnya, dan adaptasi sosialnya (Alimul, 2005). Kebutuhan stimulasi atau upaya merangsang anak dengan menggunakan permainan edukatif untuk memperkenalkan suatu pengetahuan ataupun ketermpilan baru ternyata sangat penting dalam upaya peningkatan kecerdasan anak (Siswono, 2004). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan edukatif dengan perkembangan sosial anak prasekolah usia 3-4 tahun. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasi product moment, dengan populasi seluruh anak usia 3-4 tahun di PAUD Permata Hati bulan juni 2013 sebanyak 23 responden. Pengambilan sampel dengan total sampling dan instrumen penelitian yaitu APE dan ceklist. Hasil analisis data menggunakan korelasi product moment dengan taraf signifikasi sebesar 0,05 di dapatkan r-hitung sebesar 0,828 dan r-tabel 0,413 (diperoleh r-hitung > r-tabel). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa responden yang mampu melakukan permainan edukatif sesuai perintah dan berperilaku sosial sebanyak 9 responden (39,2%), sedangkan anak yang cukup mampu melakukan permainan edukatif sesuai perintah dan berperilaku sosial sebanyak 6 responden (26,1%). Dari hasil perhitungan menggunakan korelasi product moment didapatkan hipotesis diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan edukatif dengan perkembangan sosial anak prasekolah usia 3-4 tahun di PAUD Permata Hati Sidoarjo tahun 2013. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada orang tua, pengasuh dan tenaga pengajar lebih memperhatikan pemilihan dan penggunaan alat permainan yang digunakan anak didiknya, sehingga saat anak bermain sekaligus dapat melatih perkembangan anak pra sekolah khususnya kemampuan berbicara, berbahasa serta sosialisasi dan kemandirian.
PERBEDAAN RASA NYERI PADA KALA I FASE AKTIF TERHADAP IBU BERSALIN DENGAN DILAKUKAN MASSASE PUNGGUNG DAN TIDAK DILAKUKAN MASSASE PUNGGUNG (STUDI KASUS DI BPS. KISWORO PRATIWI SURABAYA). sumiati, sumiati
EMBRIO Vol 4 (2014): EMBRIO (MARET 2014)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol4.no0.a1256

Abstract

Nyeri persalinan adalah rasa tidak nyaman selama persalinan yang bersifat alami. Rasa nyeri yang dirasakan oleh ibu ketika menghadapi persalinan pada kala I fase aktif ini adalah manisfestasi dari adanya kontraksi (pemendekan) otot rahim yang berlangsung semakin lama semakin kuat. Massase punggung merupakan teknik terapi nyeri non farmakologi yang paling sederhana dengan menggunakan sentuhan atau menggosok bagian tubuh yang nyeri pada kala I fase aktif dalam proses persalinan. Desain penelitian menggunakan rancangan analitik. Alat ukur yang digunakan adalah face scale yaitu skala wajah. Sampel berupa purposive sample dengan jumlah populasi 36 orang dan besar sample 28 orang. Interument penelitian menggunakan kusioner, interview dan lembar observasi. Perbedaan rasa nyeri pada kala I fase aktif terhadap ibu bersalin dengan dilakukan massase punggung dan tidak dilakukan massase punggung di analisa menggunakan uji non parametrik Chi Square dengan kemaknaan 95 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa : sebagian besar ibu bersalin dengan dilakukan massase punggung mengekspresikan nyerinya dengan respon nyeri ringan sampai sedang, sedangkan tidak dilakukan massase punggung mengekspresikan nyerinya dengan respon nyeri berat, sangat berat dan nyeri tidak tertahankan. Hasil uji non parametrik Chi Square, didapatkan hasil : X2 hitung > X2 tabel, disimpulkan terdapat perbedaan ambang nyeri pada responden dengan dilakukan massase punggung dan tidak dilakukan massase punggung. Saran yang dapat diberikan kepada para bidan, massase punggung ini dapat dilakukan pada setiap pasien dalam proses persalinan sebagai bentuk asuhan sayang ibu
HUBUNGAN ANTARA KEPEMILIKAN BUKU KIA DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK PERAWATAN KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANGKAH SURABAYA Kusindijah, Kusindijah
EMBRIO Vol 1 (2012): EMBRIO (APRIL 2012)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol1.no0.a1259

Abstract

The Indonesian Statistic Board notes in 2007, the incidence of maternal mortality rate (248/100.000 live birth) places Indonesia as the highest in Southeast Asia. In collaboration with JICA, the Health Ministry has developed and implemented MCH book on the purpose of improving mother and baby health status. This study intended to identify the association between the ownership of MCH and knowledge, attitude and practices of mother on prenatal care. It is an analytical study using cross sectional approach. The study conducted in Puskesmas Rangkah Surabaya starting August to November 2010. Random sampling procedure was used to select 88 samples. While MCH book ownership is the independent variable, knowledge, attitude and practices on prenatal care is the dependent one. The study reveals that there is no significant relation between independent variable and motherÂ’s knowledge (p=0.748 >0.05); attitude (p=0.655 >0.05) and prenatal cares (p= 0.195> 0.05).
STUDI TENTANG POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT ANAK USIA 5 – 6 TAHUN iswati, retno setyo
EMBRIO Vol 4 (2014): EMBRIO (MARET 2014)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol4.no0.a1262

Abstract

Pola asuh adalah cara orang tua mendidik anak dan membesarkan anak yang dipengaruhi oleh banyak factor. Pola asuh yang diterapkan akan mempengaruhi perilaku dan pola tumbuh kembang anak. (Markum, 2007). Membentuk perilaku sehat anak dimulai sejak usia dini. Anak yang mendapatkan pesan kesehatan yang intens semenjak usia 0-6 tahun memiliki harapan lebih besar untuk berperilaku sehat di masa mendatang. (Adiwiryono, 2011). Tujuan penelitian adalah studi tentang pola asuh orang tua terhadap perilaku hidup bersih dan sehat anak usia 5 – 6 tahun di TK Dharma Wanita Gisik Cemandi, Kabupaten Sidoarjo. Dalam penelitian digunakan metode deskriptif , desain penelitian cross sectional dengan populasi seluruh ibu di TK Dharma Wanita Gisik Cemandi, Kabupaten Sidoarjo yang berjumlah 40 responden(B2) Tahun 2013. Pengambilan sampel dengan total sampling dan instrument penelitian yaitu kuesioner. Analisis menggunakan persentase. Hasil penelitian diperoleh data bahwa sebagian besar responden menerapkan pola asuh penuntut (42,5%) dan pola asuh tidak konsisten (22,5%) sedangkan anak yang menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagian besar secara mandiri (50%) sedangkan secara tidak konsisten sebesar 40% . Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua yang diterapkan mempengaruhi anak dalam berperilaku hidup bersih dan sehat.
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN DISMENORRHOE DI PRODI. DIII KEBIDANAN ADI BUANA SURABAYA. Azariya, Damarati
EMBRIO Vol 6 (2015): EMBRIO (MARET 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol6.no.a1269

Abstract

Anemia di indonesia pada remaja putri dari hasil SKRT tahun 2000 didapatkan sebanyak 6,3 juta orang (57,1 % ). Berbagai masalah bisa ditimbulkan oleh keadaan anemia, salah satunya adalah Dismenorrhoe yang bisa mengganggu aktivitas seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Anemia dengan kejadian Dismenorrhoe di Prodi DIII Kebidanan Adi buana Surabaya. Dalam penelitian ini digunakan metode Analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional yang dilakukan pada bulan oktober 2014. Populasi penelitian ini adalah semua mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Adi buana sebanyak 176 orang. Sampel penelitian adalah sebagian dari mahasiswa yang berjumlah 46 orang mahasiswa semester 4. Analisis data yng digunakan adalah analisis statistik Chi quadrat. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh mahasiswa sebanyak 46 orang yang mengalami Anemia 22 orang (48,82 %), yang mengalami dismenorrhoe sebanyak 27 orang (58,70%). Berdasarkan uji Chi quadrat didapatkan X2 hitung = 1,045 lebih kecil dari X2 tabel = 3,841. Sehingga H0 diterima yang berarti tidak ada hubungan Anemia dengan kejadian dismenorrhoe. Saran dari peneliti adalah dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui berbagai faktor yang ada kaitannya dengan kondisi Anemia.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMERIKSAAN KEHAMILAN TRIMESTER I DENGAN KUNJUNGAN K1 MURNI DI BPS HANIK SURABAYA iswati, retno setyo
EMBRIO Vol 6 (2015): EMBRIO (MARET 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol6.no.a1276

Abstract

Salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu adalah kurangnya informasi dan pengetahuan ibu hamil mengenai kehamilan dan persalinan. K1 adalah kunjungan ibu hamil yang pertama kali pada masa kehamilan. K1 di bagi menjadi 2 yaitu K1 Murni dan K1 Akses. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan pada trimester I dengan kunjungan K1 Murni di Bidan Praktek Swasta Hanik Surabaya. Teknik penelitian ini adalah observasional, berdasarkan waktunya penelitian ini dikelompokkan dalam penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 40 ibu hamil dengan instrument kuesioner dan teknik analisis data menggunakan uji product moment dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 40 responden separuh berpengetahuan kurang tentang pemeriksaan kehamilan (50%) dan sebagian besar responden melakukan kunjungan K1 Murni (70%). Dari hasil pengujian product moment didapatkan nilai signifikansi sebesar α : 0.029 dan nilai (r) sebesar : 0.345 yang menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan pada trimester I dengan kunjungan K1 Murni di Bidan Praktek Swasta Hanik Surabaya Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang berkunjung di BPS Hanik sebagian berpengetahuan kurang, dan sebagian besar melakukan kunjungan K1 Murni. Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan pada trimester I dengan kunjungan K1 Murni di Bidan Praktek Swasta Hanik Surabaya dengan tingkat korelasi yang rendah. Diharapkan untuk ibu selalu meningkatkan pengetahuan dengan cara membaca atau konsultasi kepada petugas kesehatan.
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK DEPO PROGESTIN DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN DI BPM HJ. SUPRIHATIN SIDOARJO marliandiani, yefi
EMBRIO Vol 6 (2015): EMBRIO (MARET 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol6.no.a1280

Abstract

Penelitian berjudul Hubungan Lama Pemakaian Kontrasepsi Suntik Depo Progestin Dengan kenaikan Berat Badan di BPM Hj. Suprihatin Sidoarjo dilatar belakangi oleh banyaknya akseptor KB suntik Depo Progestin yang mengalami peningkatan berat badan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik depo progestin dengan kenaikan berat badan. Dalam penelitian ini digunakan metode Analitik Cross Sectional, dengan populasi 343 akseptor KB suntik depo progestin, sampel 103 akseptor. Teknik sampling menggunakan consecutive random sampling, alat penelitian menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan uji Chi – Square. Hasil yang diperoleh yaitu pemakaian kontrasepsi suntik depo progestin di BPM Hj. Suprihatin pada September 2014 terbanyak yang menggunakan kontrasepsi suntik Depo Progestin ≥ 1 tahun sebanyak 78 orang (75,73%), akseptor yang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 63 orang (61.17%), berdasarkan hasil uji statistic Chi-Square dengan taraf signifikansi α 0.05 ada hubungan lama pemakaian kontrasepsi suntik depo progestin dengan kenaikan berat badan di BPM Hj. Suprihatin Sidoarjo. Kesimpulan penelitian, ibu yang menggunakan metode kontrasepsi suntik Depo Progestin mengalami peningkatan berat badan. Bidan meningkatkan system pendokumentasian agar tercatat dan terlaporkan semua efek samping yang terjadi pada klien. Dan bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penelitian lebih lanjut.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 6-36 BULAN Supartini, supartini
EMBRIO Vol 6 (2015): EMBRIO (MARET 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol6.no.a1287

Abstract

ASI eksklusif merupakan makanan terbaik yang harus diberikan kepada bayi, karena didalamnya terkandung hampir semua zat gizi yang dibutuhkanoleh bayi. Sesuai keputusan Kep Men.Kes No. 450/Menkes/SK/IV/2004 ditetapkan pemberian ASI secara eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan yang berarti bahwa bayi itu diberi ASI saja tanpa pemberian makanan lain sampai usia 6 bulan dan dianjurkan terus dilanjutkan sampai anak berusia 2 tahun. Hal tersebut sesuai dengan target sebesar 80% yang diamanatkan oleh Propenas (Program Pembangunan Nasional), karena banyak keuntungan dari pemberian ASI eksklusif yaitu anak akan cenderung mengalami perkembangan motorik kasar yang lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 6-36 bulan di RW IV Kelurahan Simomulyo Wilayah Kerja Puskesmas Simomulyo Surabaya. Dalam penelitian ini digunakan metode analitik dengan desain penelitian Cross sectional yang pengambilan sampelnya dilakukan secara simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 58 anak usia 6-36 bulan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara serta observasi. Teknik analisis dengan perhitungan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 58 responden, yang diberi Asi eksklusif sebanyak 26(44,83%),sedangkan yang tidak diberi ASI eksklusif sebanyak 32(55,17%), berkembang sesuai umur sebanyak 46 anak(79,31%), sedangkan yang tidak berkembang sesuai umur sebanyak 12 anak (20,69%). Dari hasil uji chi-square didapatkan Ho ditolak.Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 6-36 bulan. Oleh sebab itu, perlu adanya penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif secara terus menerus.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG RESIKO TINGGI KEHAMILAN DENGAN KETERATURAN ANTENATAL CARE (ANC) DI RB SOEGIARTI SURABAYA puspitaningrum, nyna
EMBRIO Vol 6 (2015): EMBRIO (MARET 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol6.no.a1292

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang alamiah, kehamilan didefinisikan sebagai fertilisasi atau penyatuan dari spermatozoa dan ovum dan dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Kehamilan resiko tinggi merupakan suatu kehamilan dimana jiwa dan kesehatan ibu dan atau bayi dapat terancam. Antenatal Care (ANC) adalah pengawasan sebelum persalinan terutama ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim dan ibunya. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang resiko tinggi kehamilan dengan keteraturan Antenatal Care (ANC). Desain penelitian bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional dan dihitung menggunakan metode Chi Square. Sampel penelitian merupakan 30 ibu hamil trimester III yang melakukan Antenatal Care trimester III di RB Soegiarti Surabaya pada bulan Juni 2014. Setelah dilakukan uji analisa data dengan menggunakan metode Chi Square test, dengan berdasarkan x² tabel : 3,841 dan besaran x² hitung : 2,16; diperoleh hasil x² hitung < x² tabel. Berdasarkan penelitian ini jumlah responden yang teratur melakukan Antenatal Care (ANC) yakni 14 responden (46.67%) dengan tingkat pengetahuan baik, 1 responden (3.33%) dengan tingkat pengetahuan kurang. Sedangkan resonden yang tidak teratur melakukan Antenatal Care (ANC) sebanyak 11 responden (36.67%) dengan tingkat pengetahuan baik dan 4 responden (13.33%) dengan tingkat pengetahuan kurang. Maka dapat disimpulkan bahwa “tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil resiko tinggi kehamilan dengan keteraturan Antenatal Care (ANC) di RB Soegiarti Surabaya”. Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan agar terus berupaya melaksanakan penyuluhan tentang resiko tinggi kehamilan dan akibat ketidakteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) terutama pada ibu hamil yang beresiko tinggi dengan menggunakan media yang mudah dimengerti oleh ibu hamil. Sedangkan bagi ibu hamil dianjurkan untuk meningkatkan pengetahuan, memperluas informasi tentang kesehatan ibu hamil dan kebutuhan gizi ibu hamil. Tetap melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin meskipun dalam kondisi normal serta menyertakan suami atau keluarga ibu hamil dalam kegiatan penyuluhan, sehingga tujuan kesehatan dapat tercapai.
MUTU PELAYANAN BIDAN PRAKTEK MANDIRI KOTA SURABAYA Nuraini, Indria
EMBRIO Vol 7 (2015): EMBRIO (AGUSTUS 2015)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/embrio.vol7.no.a1311

Abstract

Background: From year to year in the Independent Practice Midwife Surabaya City has experienced an increase in health care with the Bidan Delima. But all this is not enough if there are many important aspects that have not been improved, such as hospitality midwife and the midwife are less communicative with patients and tackle these and slow in decision making in emergencies. Objective: To determine the quality of health care in Independent Practice Midwife Surabaya City. Methods: The design used was descriptive qualitative with case study a stuck strategy. The subjects of this study were all Independent Practice Midwife in Surabaya and retrieved using purposive sampling technique. The process of data retrieval was done by in-depth interviews. Confidence data test consists of the credibility and transferability test, while the data analysis using inductive thinking process. Results: The quality of services provided by BPM has met the four dimensions of quality of service properly, that is reliability, responsiveness, empathy and assurance, while the tangible dimension still need improvement. Services in BPM is fast, precise and midwives are very friendly and very caring towards his clients. The entire informants were satisfied and midwife services are perceived better than hospital services. The hope from informant, BPM can improve support facilities such as parking and air conditioning. In addition to the equipment used by all midwives studied were standard and no modifications. Suggestion: For independently practice midwfeexpected to develop the quality of services, especially the provision of means of support so as to improve the competitiveness of BPM