cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27762165     DOI : https://doi.org/10.36456/majeko
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 20 No 1 Juli (2015)" : 18 Documents clear
PATH ANALYSIS PENGANGGARAN PARTISIPATIF DAN KINERJA MANAJERIAL PIMPINAN PERGURUAN TINGGI SWASTA DI SURABAYA Siti Istikhoroh; Sigit Prihanto Utomo; Bambang Dwi Waryanto
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.325 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh antara penganggaran partisipatif terhadap kinerja manajerial pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Surabaya menggunakan Analisis Jalur / Path Analysis. Analisis jalur dipilih karena peneliti memasukkan variabel intervening berupa komitmen organisasi dan persepsi inovasi guna mengurangi kekacauan hasil penelitian terdahulu tentang pengaruh peran partisipasi anggaran dalam meningkatkan kinerja organisasi dengan hasil berbeda bahkan cenderung berlawanan. Populasi penelitian sebanyak 84 PTS dan sampel ditetapkan berdasarkan random sampling sebanyak 25 PTS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penganggaran partisipatif berpengaruh terhadap kinerja manajerial dengan koefesien korelasi sebesar 0.038 poin. Secara tidak langsung, komitmen organisasi turut mempengaruhi keterkaitan penganggaran partisipatif terhadap kinerja manajerial, namun hal serupa tidak terjadi dengan variabel persepsi inovasi. Artinya, partisipasi manajemen dalam sistem penganggaran akan mempengaruhi kinerja operasionalnya jika manajemen tersebut memiliki komitmen organisasi yang tinggi.
PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERUSAHAAN MELEWATI VARIABEL ANGGARAN MEMADAI, KOMPENSASI, DAN JOB RELEVANT INFORMATION (JRI) DI CV. PUTRA BOROBUDUR SIDOARJO Bayuadi Bayuadi
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keakuratan anggaran di harapkan mampu meningkatkan kinerja manajerial di dalam suatu perusahaan, dalam hal ini herman (2007) mengemukakan bahwa karyawan merupakan salah satu pilar utama dalam meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mengimplementasikan berbagai strategi bisnisnya yang tentunya di dukung oleh kecukupan anggaran yang di gunakan sehingga mendapatkan Job relevant Information yang memadai sehingga informasi yang di dapat menjadi efektif. Sedangkan dalam hal ini pula Grace (2006) mengemukakan Salah satu Pengguna Anggaran adalah hal yang paling diinginkan oleh karyawan adalah Kompensasi yang merupakan hal kompleks karena di dalamnya melibatkan dasar kelayakan, logika, rasional, kepuasan kerja yang memadai serta dapat dipertanggung jawabkan karena menyangkut faktor emosional dari karyawan yang menggunakan anggaran. Dengan demikian, dalam hal ini Singodimejo dan Nusron dalam Mesra (2008), berpendapat "Pemberian untuk kompensasi yang memadai akan meredam sikap negatif para karyawan (manajer lini tengah), Sehingga Mereka akan dapat melakukan pekerjaan dengan baik serta mentaati segala peraturan yang berlaku, tidak pernah mangkir atau terlambat masuk kerja dan sebagainya. Henny (2008) menyatakan bahwa, Anggaran dengan memasukan kompensasi terhadap organisasional akan mempunyai dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kerja.” Hasibuan Mengemukakan bahwa Kepuasan kerja (job satisfaction) akan mengakibatkan melalui kecukupan anggaran serta akan menimbulkan Job relevan information sedangkan Hasibuan (2007) "Seseorang yang puas dengan pekerjaan secara otomatis akan berkomitmen terhadap pekerjaanya serta bekerja dengan penuh semangat, sedangkan dalam hal ini yayan (2008) mengemukakan bahwa kepuasan dapat diperolehnya dari pekerjaannya dan kepuasan kerja karyawan merupakan kunci pendorong kedisiplinan dan prestasi kerja karyawan dalam mendukung terwujudnya tujuan perusahaan." CV Putra Borobudur Sidoarjo sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi Batu Alam, untuk meningkatkan karyawan yang profesional serta produk yang berkualitas membutuhkan keefektifan Anggaran yang di tunjukan dalam prosentase sehingga dapat meningkatkan kualitas produk serta mendapatkan job relevan Information yang memadai. Penelitian ini menggunakan variable moderating yang di harapkan untuk memperbaiki kinerja perusahaan sehingga produktifitas serta kualitas dari produk akan meningkat.
Peran Inovasi dalam Memediasi Pengaruh Kepemimpinan dan Kekuatan Kompetitif Industri terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah Nungki Viana Feranita; Zarah Puspitaningtyas
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.834 KB)

Abstract

Tujuan penulisan paper ini adalah untuk mengeksplorasi isu-isu terkait peran inovasi dalam memediasi pengaruh kepemimpinan dan kekuatan kompetitif industri terhadap kinerja Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Kerangka konseptual dikembangkan dengan melakukan tinjauan dari literatur yang relevan sebelum mengembangkan proposisi mengenai pengaruh kepemimpinan dan kekuatan kompetitif industri terhadap kinerja UKM melalui inovasi. Metode analisis yang digunakan adalah studi kepustakaan. Paper ini mengantisipasi bahwa kepemimpinan dan kekuatan kompetitif industri akan mendukung kinerja UKM melalui inovasi. Penelitian di masa depan harus dilakukan untuk melakukan analisis empiris untuk memvalidasi dan/atau memodifikasi proposisi yang disajikan dalam paper ini.
Peranan Kemampuan Sumber Daya Manusia dalam Berwirausaha Tony Susilo Wibowo
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman bahwa kegiatan wirausaha juga memerlukan keterampilan dan keahlian. Keterampilan dan keahlian ini harus dimiliki oleh sumber daya manusia atau pelaku usaha itu. Lebih lanjut, pada kegiatan wirausaha selain modal finansial juga memerlukan modal keterampilan dan kemampuan berwirausaha yang dapat berbentu modal sosial, modal insani, modal intelektual, modal motivasi serta modal mental dan moral. Semua modal tersebut harus terdapat dalam seorang individu yang tercermin melalui karakter yang melekat pada pribadi. Karakter tersebut dapat sejatinya adalah nilai-nilai dan norma yang dimiliki masyarakat Indonesia sejak jaman dahulu. Untuk membentuk karakter tersebut diperlukan upaya yang tidak mudah karena proses tersebut berusaha mengubah mindset atau cara berpikir seseorang. Akan tetapi proses tersebut dapat dilalui dengan cara pelatihan atau pembelajaran, meski cara lain juga dapat diterapkan, yaitu dari keluarga dan lingkungan. Proses pendidikan wirausaha yang berkarakter dapat dilakukan melalui proses eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi, yang kemudian hasil pembelajaran tersebut dievaluasi sehingga diketahui bentuk pengembangan kemampuan SDM dalam berwirausaha.
APLIKASI PROJECT BASED LEARNING DALAM KULIAH KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENGHASILKAN MAHASISWA WIRAUSAHA UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA Yuni Sukandani; Teguh Purwanto
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.126 KB)

Abstract

Model pengajaran kewirausahaan yang selama ini diterapkan di Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA) Surabaya belum mampu menciptakan wirausaha baru dikalangan mahasiswa. Oleh karena itu perlu dilakukan perubahan model pengajaran, kurikulum dan perangkat pengajaran yang sudah tidak relevan. Untuk itulah maka sangat penting untuk dilakukan penelitian tentang aplikasi project based learning dalam kuliah kewirausahaan untuk menghasilkan Wirausaha Baru mahasiswa UNIPA Surabaya. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UNIPA yang menempuh mata kuliah kewirausahaan yang akan dikembangkan dengan model pembelajaran. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan stratified random sampling. Metode pemilihan sampel ini digunakan karena populasi terdiri dari semester dan program studi yang berbeda-beda. Sampelnya adalah mahasiswa PGSD, Pendidikan Matematika, Pendidikan Seni Rupa dan Akuntansi yang memprogram Mata Kuliah Kewirausahaan semester ganjil 2014/2015 sebanyak 150 mahasiswa. Metode analisis data yang digunakan adalah Person Product Moment untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kewirausahaan, motif berprestasi, kemandirian pribadi terhadap perilaku kewirausahaan. Selain itu juga akan dilakukan pengujian korelasi terhadap pembelajaran dengan project based learning terhadap nilai Ujian Akhir Semester (UAS). Dari hasil kesimpulan diperoleh bahwa pengetahuan kewirausahaan, motif berprestasi, Kemandirian pribadi akan membentuk perilaku kewirausahaan seseorang. Sehingga sebelum memulai usaha, wirausahawan baru perlu memperhatikan aspek-aspek tersebut agar berhasil dalam mewujudkan usahanya. Selain itu terdapat hubungan yang kuat antara praktik kewirausahaan dengan teori kewirausahaan yang diberikan. Oleh karena itu model pembelajaran kewirusahaan dengan project based learning dapat diterapkan untuk membentuk mahasiswa memiliki jiwa dan mental menjadi wirausahawan yang handal.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA BUKAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI SURABAYA Fachrudy Asjari
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.415 KB)

Abstract

This research intended to analyze the economic growth and family welfare. The implications on economic growth and welfare in this framework, it is driven by economic growth.This research was conducted in Surabaya which covered 105 supervisors as respondent. This research by utilizing Regression, the technique was processed with SPSS20 to analyze hypothesis.The inter correlations models between these variables in this study revealed that the hypothesis have significant correlation.The result of this research were empirical date of the development of the theoretical of economic science.
Pengaruh Brand Equity Dan Customer Value Terhadap Customer Respon Koperasi Setia Bhakti Wanita Di Surabaya I Ketut Surabagiarta; Subakir Subakir; I Made Bagus Dwiarta
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.754 KB)

Abstract

Harapan masyarakat terhadap koperasi sebagai salah satu pondasi ekonomi dan tempat untuk memenuhi kebutuhan dasar harus dipenuhi. Harapan tersebut semakin meningkat ke arah pelayanan yang khusus dan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Brand Equity pada suatu produk akan memungkinkan perusahaan mempunyai kekuatan untuk mengadakan ekspansi serta kelangsungan hidup merek dan di pengaruhi oleh beberapa faktor yang menentukan kekuatan atau bagi merek dalam melakukan persaingan. Salah satu aset untuk mencapai keadaan tersebut adalah brand (merek). Merek merupakan nama, istilah, tanda, simbol desain, ataupun kombinasinya yang mengidentifikasikan suatu produk atau jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan (Durianto, Sugiarto, dan Sitinjak, 2001). Brand equity (ekuitas merek) adalah seperangkat aset dan liabilitas merek yang terkait dengan suat merek, nama, simbol, yang mampu menambah atau mengurangi nilai yang diberikan oleh sebuah produk atau jasa baik pada perusahaan maupun pada pelanggan (Darmadi Durianto, Sugiarto, dan Tony Sitinjak, 2001). Penelitian ini dirancang dengan metode penelitian survei, yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data pokok yang diberikan kepada responden (Singarimbun dan Effendi, 1995:3).Penelitian ini juga disebut penelitian yang memberikan penjelasan (explanatory research) karena tujuannya adalah untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel melalui pengujian hipotesis dan juga merupakan penelitian konklusif (Malhotra, 2006:84). Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, maka diketahui nilai koefisien regresi dari variabel bebas memiliki tanda positif. Hal ini menunjukkan hubungan yang searah antara variabel brand equity (X) dengan customer value. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 22,7% menunjukkan bahwa variabel Customer Respon yang dipengaruhi brand equity dan Customer Value. Sedangkan sisanya sebesar 77,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan yang dapat ditarik kesimpulan adalah terdapat pengaruh brand equity terhadap customer respon Koperasi-Setia Bhakti wanita di Surabaya, sedangkan customer value berpengaruh terhadap customer respon Koperasi-Setia Bhakti wanita di Surabaya. Brand equity dan customer value berpengaruh terhadap customer respon Koperasi-Setia Bhakti wanita di Surabaya. Dan terdapat pengaruh variabel lain diluar variabel yang berpengaruh terhadap penelitian ini.
PENGARUH LOKASI, HARGA, KUALITAS PRODUK, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH SURODINAWAN GRANDSITE PADA PT.DWI MULYA JAYA MOJOKERTO Heni Wijayanti; Christina Menuk Srihandayani
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.814 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lokasi, harga, kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian rumah Surodinawan Grand Site di PT. Dwi Mulya Jaya Mojokerto. Populasi dalam penelitian ini adalah 110 orang konsumen, dengan menggunakan random sampling sampel ditentukan sebanyak 52 orang konsumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner selanjutnya dianalisis dengan menggunakan Regresi Linier Berganda. Hasil analisis didapatkan nilai Fhitung sebesar 29.784 sig pada 0.000 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara lokasi, harga, kualitas produk dan promosi terhadap keputusan pembelian. Sedangkan uji t menunjukkan bahwa masing – masing variabel berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung lokasi sebesar 2.095 tsig 0.0420, thitung harga 3.104 tsig 0.003, thitung kualitas produk 2.505 tsig 0.016 dan thitung promosi 2.501 tsig 0.016. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa keputusan pembelian dapat dipengaruhi oleh variabel Lokasi (X1), Harga (X2), Kualitas Produk (X3) dan Promosi (X4) sebesar 71,7 persen, sedangkan sisanya 28,3 persen dipengaruhi oleh variabel lain diluar variabel yang diteliti. Untuk itu perusahaan perlu mempertahankan kestabilan harga yang ditawarkan terutama pada item pembayaran suku bunga yang tidak terlalu tinggi, karena harga berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian. Hasil ini dapat juga dipakai sebagai acuan pengembang lain maupun pemerintah dalam mewujudkan PP No.41 tahun 1996 tentang penyediaan rumah bagi masyarakat
ANALISIS KONSTRIBUSI TENAGA KERJA WANITA TERHADAP EKONOMI KELUARGA Dewi Mayasari; Brodjol Sutijo Sih Ulama; Edy Sulistiyawan
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.32 KB)

Abstract

Millenium Development Goals (MDGs), suatu komitmen global yang telah disepakati 189 Negara anggota PBB yang mempunyai tujuan mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Sebagai sebuah komitmen global mutlak bagi masyarakat dunia untuk memastikan bahwa komitmen tersebut terwujud dan tidak hanya sekedar menjadi dokumen diatas kerja. Terjadinya ketidaksempurnaan pasar tenaga kerja memunculkan kecenderungan bahwa pasar kerja pada bidang pekerjaan tertentu hanya dapat dimasuki oleh kelompok sosial tertentu. Segmentasi pasar dapat muncul apabila orang tidak mampu memilih lapangan pekerjaan secara bebas akibat adanya hambatan atau rekayasa sosial seperti pemberlakuan jenis kelamin, tingkat pendidikan dan sebagainya. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah karakteristik demografi dan sosial ekonomi tenaga kerja wanita di Kota Pasuruan, mengetahui apakah pendapatan naker wanita (X1) dan umur (X2) secara serentak dan individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga (Y), mengetahui apakah tingkat pendidikan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatory-kuantitatif, dengan data sekunder bersumber dari data Survey Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik demografi dan sosial ekonomi naker wanita kecamatan Purworejo menunjukkan usia naker wanita sebagian besar berada pada kelompok umur 25-34 tahun (27.5 %) dengan status sebagian besar telah kawin dan terendah berada pada kelompok umur 15-19 tahun (2.5 %) dengan status belum kawin. Tingkat pendidikan sebagian besar naker wanita yaitu berpendidikan SMP ke bawah (54.2 %) bekerja di sektor perdagangan (52,3 %) dan banyak terserap di tenaga penjualan (50,8 %), sedang naker wanita berpendidikan SMA sederajat (30.8 %) bekerja di sektor industri (37,8 %) dan terserap sebagai pejabat pelaksana, tenaga tata usaha (29,7 %) dan naker wanita berpendidikan perguruan tinggi (15 %) bekerja di sektor jasa (88,9 %) dan banyak menjadi tenaga profesional dan teknisi (83,3 %). Untuk pendapatan rata-rata dapat disimpulkan semakin tinggi tingkat pendidikan naker wanita maka gaji yang di dapat juga semakin tinggi. Dari kelima model yang dianalisa didapatkan model terbaik dengan persamaan sebagai berikut : Y = 936624,025 + 1,423 X1 - 12015,620 X2 Yang setelah diuji secara serentak maupun individu, model layak digunakan. Pendapatan naker wanita (X1) dan umur naker wanita (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga (Y). Berdasarkan model regresi yang dihasilkan dari setiap jenjang pendidikan naker wanita kecamatan Purworejo kota Pasuruan, setelah diuji secara serentak maupun individu didapatkan hasil bahwa tingkat pendidikan SMP mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga sedangkan untuk tingkat pendidikan SMA dan perguruan tinggi pengaruhnya tidak signifikan.
ANALISIS KONSTRIBUSI TENAGA KERJA WANITA TERHADAP EKONOMI KELUARGA Mayasari, Dewi; Sih Ulama, Brodjol Sutijo; Sulistiyawan, Edy
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Millenium Development Goals (MDGs), suatu komitmen global yang telah disepakati 189 Negara anggota PBB yang mempunyai tujuan mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Sebagai sebuah komitmen global mutlak bagi masyarakat dunia untuk memastikan bahwa komitmen tersebut terwujud dan tidak hanya sekedar menjadi dokumen diatas kerja. Terjadinya ketidaksempurnaan pasar tenaga kerja memunculkan kecenderungan bahwa pasar kerja pada bidang pekerjaan tertentu hanya dapat dimasuki oleh kelompok sosial tertentu. Segmentasi pasar dapat muncul apabila orang tidak mampu memilih lapangan pekerjaan secara bebas akibat adanya hambatan atau rekayasa sosial seperti pemberlakuan jenis kelamin, tingkat pendidikan dan sebagainya. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah karakteristik demografi dan sosial ekonomi tenaga kerja wanita di Kota Pasuruan, mengetahui apakah pendapatan naker wanita (X1) dan umur (X2) secara serentak dan individu mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga (Y), mengetahui apakah tingkat pendidikan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga dan seberapa besar pengaruhnya. Penelitian ini menggunakan metode eksplanatory-kuantitatif, dengan data sekunder bersumber dari data Survey Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) tahun 2008. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik demografi dan sosial ekonomi naker wanita kecamatan Purworejo menunjukkan usia naker wanita sebagian besar berada pada kelompok umur 25-34 tahun (27.5 %) dengan status sebagian besar telah kawin dan terendah berada pada kelompok umur 15-19 tahun (2.5 %) dengan status belum kawin. Tingkat pendidikan sebagian besar naker wanita yaitu berpendidikan SMP ke bawah (54.2 %) bekerja di sektor perdagangan (52,3 %) dan banyak terserap di tenaga penjualan (50,8 %), sedang naker wanita berpendidikan SMA sederajat (30.8 %) bekerja di sektor industri (37,8 %) dan terserap sebagai pejabat pelaksana, tenaga tata usaha (29,7 %) dan naker wanita berpendidikan perguruan tinggi (15 %) bekerja di sektor jasa (88,9 %) dan banyak menjadi tenaga profesional dan teknisi (83,3 %). Untuk pendapatan rata-rata dapat disimpulkan semakin tinggi tingkat pendidikan naker wanita maka gaji yang di dapat juga semakin tinggi. Dari kelima model yang dianalisa didapatkan model terbaik dengan persamaan sebagai berikut : Y = 936624,025 + 1,423 X1 - 12015,620 X2 Yang setelah diuji secara serentak maupun individu, model layak digunakan. Pendapatan naker wanita (X1) dan umur naker wanita (X2) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga (Y). Berdasarkan model regresi yang dihasilkan dari setiap jenjang pendidikan naker wanita kecamatan Purworejo kota Pasuruan, setelah diuji secara serentak maupun individu didapatkan hasil bahwa tingkat pendidikan SMP mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan keluarga sedangkan untuk tingkat pendidikan SMA dan perguruan tinggi pengaruhnya tidak signifikan.

Page 1 of 2 | Total Record : 18