cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27762165     DOI : https://doi.org/10.36456/majeko
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MODAL KERJA TERHADAP PROFIT MARGIN PADA PT. AQUA GOLDEN MISSISSIPI Tbk DI BEI subakir, subakir
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Pengaruh Penggunaan Sumber Modal Kerja Terhadap Profit Margin Pada PT Aqua Golden Mississippi, Tbk ini terdapat dua variabel bebas modal kerja aktif (Xi) dan modal kerja pasif (X2), sedang variabel terikatnya adalah profit margin. Populasi penelilian adalah laporan keuangan PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk sedangkan sampel penelitiannya adalah laporan keuangan periode 1999 sampai dengan 2006. Analisis data yang digunakan adalah uji Normalitas data, Uji asumsi klasik dan uji analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa data berdistribusi normal, dalam uji asumsi klasik menyimpulkan bahwa tidak terjadi multikolonearitas, uji autokorelasi tidak dapat disimpulkan. dan tidak terjadi heterokdisitas. Untuk uji analisis regresi linier berganda menyimpulkan bahwa modal kerja aktif dan modal kerja pasif mempudyai pengaruh terhadap profit margin, hal ini dibuktikan dengan nilai tingkat signifikan 0,0928 > tarcrl signifikan 0,05. Sedangkan secara terpisah modal kerja aktif dan modal kerja pasif tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap profit margin pada PT. Aqua Golden Mississippi, Tbk hal ini dibuktikan bahwa nilai tingkat signilikan < laraf signifikansi. Saran yang dapat diajukan untuk PT Aqua Golden Mississippi, Tbk hendaknya memperhatikan komposisi modal kerja pasif dan modal kerja aktif, sehingga perusahaan mendapatkan profit margin yang maksimal dan hendaknya lebih meningkatkan sumber modal kerja, karena dengan sumber modal kerja yang meningkal akan meningkatkan jumlah profit perusahaan.
PERSEPSI MANAJEMEN SENTRA INDUSTRI KECIL JAWA TIMUR DALAM MENYIKAPI KETIDAKPASTIAN PERILAKU KONSUMEN DAN SISTEM AKUNTANSI UNTUK MEMPEROLEH LABA lasiyono, untung
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen yang melakukan penganalisisan atas Sistem Akuntansi Manajemen, Ketidakpastian Perilaku Konsumen pada Sentra Industri Kecil di Wilayah Jawa Timur. Penelitian yang dilakukan ini termasuk studi diskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang ingin mengetahui bagaimana manajemen Sentra Industri Kecil menyikapi dan menerapkan sistem akuntansi manajemen dan perilaku konsumen. Sebagai populasi penelitian adalah Sentra Industri Kecil di Wilayah Jawa Timur sedangkan sample penelitianya adalah Sentra Industri Kecil di Wilayah Jombang dan Kediri, yang metode penentuan sample menggunakan stratified random sampling. Sedangkan metode pengumpulan data peneliti menggunakan kuesener dan dokumentasi dan analisis datanya menggunakan SPSS (Statistic Program for Social Sience). Berdasarkan basil analisis dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : (1) Hasil pengujian hipotesis pertama dengan menggunakan analisis regresi linier berganda diperoleh nilai R = 0.645 atau 64,5 %, menunjukkan hubungan yang cukup tinggi dan mempunyai hubungan yang search, secara simultan diperoleh nilai F hitting = 7.118 dan nilai F (law) = 2.58, berarti Fhitung > Mabel. Hal ini berarti 110 "ditolak" clan Ila "cliferima". (2) Hasil pengujian hipotesis kedua secara parsial yang dilakukan secara berturut-turut dimulai dari Pengendalian Akuntansi Harta (Xi) diperoleh nilai t muffle, = 4.209 dan t- label = 1.684 atau t hitting > t table. Hal ini berarti Ha "diterima", Pengendalian Akuntansi Hutang (X2) diperoleh nilai t hitung = 4.889 dan t- label = 1.684 atau t hitung > t table hal ini berarti Ha "diterima", Pengendalian Akuntansi Modal (X3) nilai t hitung = 3.479 dan t- Label = 1.684 atau t hitung > t Label. hal ini berarti Ha "diterima", Ketidakpastian Ketidakpastian Perilaku Konsumen (X4), diperoleh nilai t hitung = 3.024 dan t Label =1.684 atau t hitung > t label. hal ini berarti Ha "diterima" . (3) Dari hasil perhitungan nilai t hitung tertinggi uji regresi secara parsial didapat nilai t hitung secara berturut-turut dimulai dari Pengendalian Akuntansi Hutang sebesar t = 4.889, Pengendalian Akuntansi Harta sebesar t = 4.209, Pengendalian Akuntansi Modal sebesar 3.479, dan Ketidakpastian Perilaku Konsumen sebesar t = 3.024, Hal ini menunjukkan bahwa secara parsial berturut-turut factor yang paling "dominan" mempengaruhi Perolehan Laba Usaha adalah factor "Pengendalian Akuntansi Hutang".
PERENCANAAN STRATEGIS DALAM RUANG LINGKUP PERENCANAAN MANAJEMEN sukamdani, yuni
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan strategis dari segi apa yang akan dilaksanakan oleh sebuah organisasi dapat diartikan sebagai program yang luas untuk mendefinisikan tujuan organisasi, mencapai tujuan organisasi dan melaksanakan misi organisasi. Meskipun penerapan perencanaan strategis ini akan melibatkan adanya beberapa kelemahan dan kelebihan, namun hal ini tetap ada manfaatnya bagi organisasi dalam mencapai tujuannya. Proses pengembangan perencanaan strategis dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan luasnya organisasi, dan kemudian dengan diimplementasikannya perencanaan strategis tidak berarti hilangnya semua resiko keadaan dapat berubah dengan serba cepat, sedang perencanaan strategis ini bukanlah merupakan obat di atas segala penyakit manajemen
PERILAKU INDIVIDU DAN KELOMPOK DALAM PEMBENTUKAN ETIKA PROFESI AKUNTAN lasiyono, untung
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbul dan berkembangnya profesi akuntan publik di suatu negara adalah sejalan dengan berkembangnya perusahaan dan berbagai bentuk badan hukum perusahaan di negara tersebut. Jika perusahaan-perusahaan di suatu negara berkembang sedeniikian rupa sehingga tidak hanya memerlukan modal dan pemiliknya, namun memerlukan modal dari kreditur, dan jika timbul berbagai perusahaan berbentuk badan hukum perseroan terbatas yang modalnya berasal dari masyarakat, jasa akuntan publik niulai diperlukan dan berkembang. Dari profesi akuntan publik inilah masyarakat kreditur dan investor mengharapkan penilaian yang bebas tidak memihak terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan oleh manajemen perusahaan.
ANALISIS PENDAPATAN SAHAM DI SEKITAR TANGGAL PENGUMUMAN AKUISISI PADA PERUSAHAAN YANG LISTING DI BEI PERIODE 2008-2009 wibowo, tony susilo
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu strategi manajemen untuk mengupayakan pertumbuhan perusahaannya, adalah melalui ekspansi usaha balk secara internal maupun eksternal. Khusus pada ekspansi eksternal dapat dilakukan dengan melakukan akuisisi. Para pemilik modal ternyata lebih cenderung memilih alternatif akuisisi dibandingkan dengan kombinasi bisnis yang lain seperti merger dan konsolidasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pengumuman akuisisi terhadap pendapatan saham perusahaan publik, yang ditunjukkan oleh ada tidaknya abnormal return disekitar tanggal pengumuman akuisisi. Sample dalam penelitian ini berjumlah 30 perusahaan publik yang melakukan akuisisi selama periode 2008-2009. Pengujian dilakukan pada periode 5 hari sebelum dan 5 hari sesudah pengumuman akuisisi. Sample dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling. Metode analisis statistik yang digunakan adalah teknik analisa event study dengan menggunakan one sample t-test dan run test. Taraf signifikansi yang digunakan adalah a =5 % easil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pendapatan saham pada perusahaan akuisitor walaupun terdapat abnormal return pada hari -1. Selain itu, berkaitan dengan dengan publikasi informasi tentang rencana akuisisi, pasar modal ternyata sudah mencapai efisiensi bentuk setengah kuat. Hal itu tercermin dari tidak adanya abnormal return yang signifikan pada saat dan sesudah pengumuman akuisisi.
PERANAN SISTEM PENGENDALIAN BIAYA TENAGA KERJA UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DI PERUSAHAAN UD. NAGA MAS LIK — TROSOBO subakir, subakir
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya tenaga kerja adalah merupakan salah satu unsur biaya produksi. Masalah dalam penelitian ini adalah: "Apakah ada pengarnh system pengendalian biaya tenaga kerja untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi?" Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, Obyek Penelitian di perusahaan UD. Naga Mas LIK Trosobo, dengan populasi laporan biaya tenaga kerja uaii biaya ptuduksi, sedang sampei laputan biaya temp ketja uaii efisiensi ptuduksi sepatu pada perusahaan UD. "Naga Mas" Trsosobo tahun 2008 — 2009. Pokok Hasil Penelitian Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai y (efisiensi) dan (pengendalian) dengan melakukan perhitungan dan diperoleh a = 1.602,5 dan = 15,1 di dalam anggaran perusahaan merencanakan peningkatan kegiatan produksi yang diperkirakan akan naik 800 jam mesin, maka biaya tenaga kerja dapat diperkirakan dengan menggunakan persamaan regresi Tinier scderhana sebagai herikiit • y= n + hx diperoleh 13,76S Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan dengan menghitung uji koefisien korelasi parsial untuk mencari peranan pengendalian biaya tenaga kerja dengan meningkatkan efisiensi produksi diperoleh t hitting yang selanjutnya dibandingkan dengan l mixl dengan dk = n-i = 12-i = Bila kesaialian 5% uniuk uji saiu pinak maka t tabel lebih besar dari t Label (2>2,201) seiiingga Ho ditolak Ha diterima, jadi kesimpulannya ada hubungan positif yang berperan dan signifikan antara pengendalian biaya tenaga kerja untuk meningkatkan efisiensi produksi.
ANALISIS MANAJEMEN LABA SEBELUM DAN SETELAH MERGER DAN AKUISISI PADA PERUSAHAAN PENGAKUISISI (STUDI PADA PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA) sugijanto, sugijanto
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati apakah terjadi penerapan manajemen laba oleh perusahaan pengakuisi pada satu periode sebelum, pada satu periode setelah dan pada dua periode setelah melakukan penguniuman merger dan akuisisi. Penerapan manajemen laba dalam penelitian ini diukur dengan proksi discretionary accruals. Penggunaan discretionary accruals dimana accruals menunjukkan instrumen-instrumen yang mendukung adanya manajemen laba. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang melakukan pengumuman merger dan akuisisi antara periode 2001-2007. Sampel penelitian sebanyak 22 perusahaan manufaktur yang memenuhi kriteria penetapan sampel setelah pengumuman dan 21 perusahaan pada satu periode sebelum pengumuman merger dan akuisisi. Hasil pengujian dengan model Jones, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi adanya penerapan manajemen laba pada perusahaan pengakuisisi pada saat satu periode sebelum merger dan akuisisi, pada saat satu periode setelah merger dan akuisisi, maupun pada saat dua periode setelah merger dan akuisisi. Menggunakan model indeks eckel memberikan kemungkinan bentuk manajemen laba pada perataan laba. Penelitian ini menunjukkan bahwa sampel dikategorikan sebagai perusahaan besar tentunya akan mendapat lebih banyak perhat ian berbagai pihak dan adanya kebij ikan manajemen yang menekankan arti penting etika dan pelaksanaan tats kelola perusahaan yang baik, sehingga memaksa manajemen akan berhati-hati dalam mengelola dan menjalankan operasi perusahaan dimasa akan datang dan terus menerus.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPEN GARUHI PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memiliki usaha yang berkembang merupakan suatu impian setiap pelaku b;snis, oleh karenanya dilakukan berbagai upaya agar tetap bisa berkembang usahanya.Tenaga kerja merupakan salah satu unsur utama dalam menyumbang keberhasilan perkembangan usaha ( disamping faktor modal, material, metode, manajemen dan informasi), apabila memiliki sumber daya manusia yang kualifiksai baik dan ditunjang adanya faktor-faktor pendukung yang baik maka organisasi tersebut akan menjadi baik dan berkembang. Banyak usaha yang dilalcukan oleh suatu organisasi untuk dapat memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, diantaranya dimulai dengan rekruitmen dengan persyaratan kualifikasi tinggi, diadakan pelatihan sampai dengan sabotase dengan mengambil SDM perusahaan lain agar mendapatkan SDM yang diinginkan. UNIPA Surabaya merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang produk utamanya adalah penyelenggaraan jasa pendidilcan jugs sangat memerlukan SDM yang kompeten sesuai bidangnya, apalagi dengan adanya persyaratan kesehatan EPSBED maka peran SDM menjadi sangat vital. Penelitian ini memberikan gambaran tentang factor-fakto yang mempengaruhi produktifitas kerja, dengan sampel sebanyak 89 orang , dengan analisis data secara kualitatif diperoleh hasil sbb: (1)Factor-faktor yang terdiri dai semangat kerja, hubungan yang hannonis, kerjasama, kegairahan dan kemampuan memanfatkan dan menggunakan perlengkapan pelcerjaan mcmpengaruhi tcrhadap podulctifitas kcija hal ini dibuictikan dari hasil nanalisa data rata-ratanya diperoleh basil 0,79% mcnurut criteria menunjukkan pangaruh yang tinggi , sedangakan sebesar 0,21 dipersaruhi oleh factor lain seperti: Faktor keluarga, kesempatan yang dibenican kepada pegawai untuk berkembang adanya standari operation procedure ( SOP ) untuk setiap kegiatan. (2). Dan factor-falctor yang terdiri dari semangat kerja, hubungan yang harmonis, ketjasama, kegairahan dan kemampuan mcmanfatkan dan menggunakan perlengkapan pelceajaai, temyata Semangat kerja menunjukkan basil yang terting,gi yaitu sebesar84% dibandingkan dengan factor yang lain.semangat kerja merupakan hal yang perlu tents dipeliharadan ditingkatkan, karena dengan semangat yang tinggi dapat menjadi factor penentu keberhasilan kija dan siap ,menghadapi kesulitan dan tantangan kerja. Dari basil tersebut maka dapatlah dikatakan perlu adanya timbal bailie kedasama antara pekerja dengan pemihic yang saling mengunturskan untuk kemajuan bersama, karena tanpa itu kelangsungan hidup institusi kurang terjamin.
PERLUNYA STANDAR DAN INFORMASI AKUNTANST YANG USEFULNESS DALAM PRAKTEK GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) Istikhoroh, Siti
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menguraikan tentang perlunya Standar Akuntansi, Praktek Korporasi clan mengarah pada Good Corporate Governance (GCG), serta bagaimana Informasi Akuntansi yang Usefulness dapat di dapat oleh para pengguna. narcipan penulisan tulisan ini bisa di jadikan masukan sebagai panduan bahwa betapa pentingnya suatu Standar Akuntansi, Paktek Korporasi serta Peran Akuntan dalam menyediakan Informasi Akuntansi yang Usefulness.
PERANAN PROSES PERANCANGAN PRODUK PADA SENTRA INDUSTRI KERAJINAN SKALA KECIL MENENGAH DALAM ERA PERDAGANGAN BEBAS Nurcahyanie, Yunia Dwie
Majalah Ekonomi Vol 13 No 2 (2010): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The most of small-scale industry in Indonesia is at a center community. The activities of the entrepreneur of small scale industrial if seen from pattern link of its job environmentally its business own is difference of among one small entrepreneur with other. Based on the difference pattern of its link hence the small entrepreneur can be grouped into mains entrepreneur, entrepreneur of free entrepreneur and follower. The main entrepreneur is important position, which can determine to succeed in the reassignment of small industry at one particular of a center community. Therefore, to evaluate the readiness of small industry in face of free trade era hence attention and target of development shall be addressed to mains entrepreneur.