cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27762165     DOI : https://doi.org/10.36456/majeko
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
PENTINGNYA BUDGET PRODUKSI DALAM PENETAPAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU subakir, subakir
Majalah Ekonomi Vol 13 No 2 (2010): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan pabrikan yang kegiatan utamanya produksi, salah satu faktor yang sangat penting untuk diperhatikan adalah pengelolaan kebutuhan bahan baku. Pengelolaan persediaan bahan baku yang kurang tepat akan mengakibatkan terjadinya kekurangan bahan baku sehingga akan mengakibatkan macetnya produksi, sebaliknya jika xerjadi penumpukan persediaan bahan baku yang berlebihan akan mengakibatkan pemborosan dalam pemakaian modal kerja, sehingga kegiatan perusahaan tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budget produksi dalam menentukan budget kebutuhan bahan baku. Sampel dalam penelitian ini adalah budget produksi dan bahan baku tahun 2001 —2007 dengan teknik sampel purposive sampling. Data penelitian diperoleh dengan metode dokumentasi, dianalisis dengan regresi sederhana (Y = a + bX). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan persamaan Y = 176683,2 + 3,682X atau budget bahan baku Y 176883,2 + 3,682, dan nilai t sebesar 2,504 serta signifikan 0,054 lebih besar dari 0,05 atau dengan kata lain 0,054 `> 0,05 dengan demikian Ho dittolak dan H. diterima artinya budget produksi berpengaruh terhadap budget bahan baku pada PT. Ispat Wire Product, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang berbunyi "Ada pengaruh budget produksi dalam menentukan budget kebutuhan bahan baku pada PT. Ispat Wire Product Surabaya diterima dan terbukti kebenaranya"
KONTRIBUSI PARTISIPASI DAN MOTIVASI ANGGOTA TERHADAP PERKEMBANGAN KOPERASI DWIJA KARYA UNIPA SURABAYA Handayani, Cristina Menuk S
Majalah Ekonomi Vol 13 No 2 (2010): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Dwija Karya UNIPA Surabaya, sebagai salah satu lembaga koperasi yang ikut berpartisipasi dalam mewujudkan perkembangan perekonomian khususnya anggota dan masyarakat pada umumnya akan bisa hidup, tumbuh dan berkembang apabila mendapatkan dukungan dari anggotanya. Adanya partisipasi dan keinginan untuk mengembangkan dari para anggota dalam berkoperasi maka kegiatan koperasi dapat berjalan dengan lancar. Memperhatikan kondisi diatas maka perlu dikaji kontribusi partisipasi dan motivasi anggota pengaruhnya terhadap perkembangan koperasi Dwija Karya UNIPA Surabaya.Penelitian dilakukan pada 60 anggota koperasi yang berstatus karyawan pada tahun buku 2010. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner. Untuk mengetahui valid tidaknya instrumen yang telah dibuat di uji dengan menggunakan Korelasi Person dan untuk menguji kehandalan instrumen digunakan koefisien reliabilitas(Alpha Cronbach).Setelah data didapatkan selanjutnya dilakukan analisis Regresi Berganda yang sebelumnya dilakukan uji penyimpangan regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi berganda (R) sebesar R = 0,806 hal ini berarti ada kontribusi antara variabel partisipasi dan motivasi anggota terhadap variabel perkembangan koperasi. Hal ini dibulaikan dari nilai koefisien determinasi R Squere sebesar 0,650 yang berarti variabel partisipasi dan motivasi anggota dapat mempengaruhi variabel perkembangan koperasi sebesar 65 % sedangkan 35 % perkembangan koperasi dapat dipengaruhi okh faktor-faktor diluar variabel independennya. Pengujian Hipotesis pertama dilakukan dengati menggunakan uji-F terhadap kedua variabel diperoleh hasil nilai F-hitung sebesar 52,837 dengan nilai sig. sebesar 0,000 maka berdasarkan hasil pengujian hipotesis bahwa nilai sig. lebih kecil dari taraf signifikan (0,000 < 0,05) sehingga Tolak Ho dan terima Hi yang artinya partisipasi dan motivasi anggota mempunyai kontribusi terhadap perkembangan Koperasi Dwija Karya UN1PA Surabaya. Untuk itu demi kemajuan Koperasi Dwija Karya UN1PA Surabaya hendaknya pengelola selalu memberikan dorongan kepada para anggota untuk senantiasa ikut memiliki Koperasi, karena maju mundurnya koperasi bukan hanya dari pengurus saja melainkan juga partisipasi para anggotanya
INTEGRAL STUDY OF THE SILK ROADS ARE COMMERCIAL BUSINESS Lestari, Bernadetta
Majalah Ekonomi Vol 13 No 2 (2010): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Silk Roads over land, sea or the steppe, were above all a means of communication and dialogue between civilizations. The exsistence of the routes, whose origins are lost in the mists of time, but whose history can be traced back over more than 2000 years, made an inestimable contribution to the civilization of mankind. At their peak, the Silk Roads took on a significance which was both cultural and commercial. It seemed almost as if the western gate of the city of Chang"An (Xian), capital of China during the Tang dynasty, opened directly into distant countries such as Persia; countries whence arrived not only an immense volume of commercial goods, but olso new ideas. Through these exchanges, countries in the west reaped enermous benefits from the vast sum of knowledge which had enriched the culture of the Chinese capital. These routes extended even beyond the practical terminal points in the MiddleEast and China, westwards as far as Rome or Venice and eastwards as far as Nara. (Draff. Unesco)
HUBUNGAN FUNGSIONAL ANTARA PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DENGAN KINERJA Adi, Bayu
Majalah Ekonomi Vol 13 No 2 (2010): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diberlakukannya era baru otonomi di Indonesia ditandai dengan keluamya Undang—Undang (UU) No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, serta UU No. 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah, sampai dikeluarkanya. UU No. 32 tahun 2004 tentang pemerintahan Daerah dan UU No. 33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Kedua UU tersebut selain membawa konsekuensi bagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan perbaikan kinerja (personel maupun organisasi), mengingat banyaknya pergesekan dalam pelaksanaan otonomi antara penyelenggara pemerintah daerah pada UU No 22 dan 25. Menurut Mardiasmo (2002) pecan aparat daerah inilah keputusan—keputusan penting, seperti penetapan Anggaran, visi, misi, tujuan, dan kebijakan—kebijakan organisasi di buat. Sejalan dengan kewenangan dzn keleluasaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kota maupun Pemerintah Kabupaten untuk mengalur rumah tangganya, teruiama dari segi anggaran, maka hal tersebut telah memaksa para aparat daerah, teristimewa para pemimpin dan bawahan di lingkungan Pemda untuk terlibat dalam menentukan arah dan kebijakan pembangunan daerahnya. Salah satu bentuk perwujudari yang hams diperhatikan dari keterlibatan dalam partisipasi penyusunan anggaran daerah. Mengingat anggaran dalam sektor publik yang di pandang sebagai sebuah instrumen utama kebijakan publik, serta merupakan salah satu elemen dari sistem pengendalian dan dalam hal ini pemerintah menggunakan sistem penganggaran bottom—up. Sementara itu di lain pihak terjadi adanya pergesekan antar pemimpin dalam hal desentralisasi wewenangnya, sedangkan kunci kesuksesan dari sistem bottom—up ini adalah pemimpin mendesentralisasikan wewenangnya dengan mendapatkan dukungan organisasi dari bawahannya.
PENGETAHUAN KEUANGAN UNTUK MEMBENTUK PERILAKU KEUANGAN KELUARGA (Studi Kasus Pada Ibu Rumah Tangga di Kota Malang) dwiastanti, anis
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan sebagai Ibu Rumah Tangga memiliki banyak peran dalam keluarga, terutama bagaimana kepiawaiannya dalam mengelola keuangan untuk menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Tanpa didasari pengetahuan dalam mengelola keuangan perempuan akan banyak mengalami hambatan dan kesalahan dalam pengalokasian keuangan rumah tangganya.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan Keuangan Ibu Rumah Tangga yang terdiri dari Pengetahuan Perbankan, Asuransi dan Pegadaian terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Keluarga; dan menganalisis perbedaan antara Perilaku Pengelolaan Keuangan Ibu Rumah Tangga yang bekerja dengan Ibu Rumah Tangga yang tidak bekerja.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai alat untuk mencari data. Responden yang dipergunakan sebanyak 150 orang. Terdiri dari Ibu Rumah Tangga yang bekerja dan Ibu Rumah Tangga yang tidak bekerja. Analisis data menggunakan Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara Pengetahuan Keuangan Ibu Rumah Tangga terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Keluarga, baik secara bersama-sama maupun secara parsial. Dan terdapat perbedaan antara perilaku pengelolaan keuangan Ibu Rumah Tangga yang bekerja dengan Ibu Rumah Tangga yang tidak bekerja
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR FUNDAMENTAL KEUANGAN TERHADAP RISIKO DAN RETURN PERUSAHAAN INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL DI INDONESIA noerchoidah, noerchoidah; harryono, sumadji
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence that the company's financial fundamentals have a significant influence both together and partial toward return and beta share on Textile and Product Textile Industry that listing on the Indonesian Stock Exchange. As an independent variable used is the Earning Per Share (EPS), Dividend Payout Ratio (DPR), Current Ratio (CR), Return on Investment (ROI) and Price Earning Ratio (PER). While the dependent variable is the stock return and beta. Testing linear regression of stock return produce the F-count of 0213 with a significance level of 0,951 and against beta stocks produce F-count is 4.748 with a significance level of 0.010. This means that simultaneously the company's financial fundamentals have no significant effect on stock returns at a significance level of 5%, while against beta stocks have a significant influence on the level of significance of 5%. Tests partially with t-test showed that none of the company's financial fundamentals variables significantly influence the stock return at 5% significance level. While in beta testing on the stock, shares that have a significant effect on ROI level 5% only, whereas other variables did not influence significantly
ANALISIS PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE DAN PROFITABILITAS TERHADAP KEBIJAKAN DEVIDEN PADA SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR DI BEI Perdana, Buyung Cahya
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to empirically study the effect of accounting variables – liquidity ratio, leverage and profitability ratio - on research is to examine the factors which is influence Dividend Policy in manufactur sector of Bursa Efek Indonesia (BEI). The research use fundamental factors of company: financial ratio which is liquidity ratio represent by Current Ratio (CR), leverage ratio represent by Debt to Equity Ratio (DER), profitability ratio represent by Return on Investment (ROI), as independent variable and dependent variable Dividen Policy represent by Dividend Payout Ratio (DPR). The result of research indicate that the fundamental ratio which is consist of Current Ratio, Debt to Equity Ratio and Return on Investment are together have significant effect to Dividen Payout Ratio. The result also indicate that Current Ratio variable and Return on Investment variable is partiality have positive and significant effect to Dividen Payout Ratio, but Debt to Equity Ratio has no significant effect to Divident Payout Ratio.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN, HARGA DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PASIEN RAWAT INAP DI RS. BHAKTI RAHAYU SURABAYA Sumitro, Yanus; wahjono, wahjono
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was conducted at the Surabaya Bhakti Rahayu Hospital. Study sample was 100 hospitalized patients. The results are: (1) no significant effect between service quality and satisfaction, (2) Rates of satisfaction is significantly affected, (3) quality of service is significantly affected loyalty (4) there was no significant effect between price and loyalty, (5) satisfaction is influenced significant loyalty. Based on our research, this suggests that patients should be more careful to avoid disappointment hospitalization. To the management should have a positive communication with patients when declining consumer confidence. And further research should be done continuously with similar time intervals to determine whether or not there is an increase in satisfaction, as a result of the increased performance of the services performed and prices that affect customer loyalty
ALOKASI BELANJA MODAL SEBAGAI PEMODERASI KINERJA KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KARESIDENAN KEDIRI Linawati, Linawati; Solikah, Mar’atus; Zaman, Badrus
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan alokasi belanja modal sebagai moderator kinerja keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota dan Kabupaten Se-Eks Karesidenan Kediri. populasi dalam penelitian ini adalah Kota dan kabupaten Se-Eks Karesidenan Kediri. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga didapatkan sampel penelitian adalah 7 daerah kota dan kabupaten Se-Eks Karesidenan Kediri. Data penelitian merupakan data sekunder, yang meliputi data realisasi APBD dan pertumbuhan ekonomi daerah kota dan kabupaten Se-Eks Karesidenan Kediri dari tahun 2009-2016. Analisis data menggunakan analisis MSEM (Moderating Structural Equation Modeling) dengan software AMOS 21. Hasil penelitian menunjukkan (1) kinerja keuangan daerah memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi; (2) alokasi belanja modal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Koefisien path yang positif menunjukkan bahwa semakin baik alokasi belanja modal maka pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat; (3) variabel moderator memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi atau dapat dikatakan bahwa alokasi belanja modal dapat menjadi variabel moderator dari pengaruh antara kinerja pengelolaan keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi
AKAR KRISIS KEUANGAN SYARIAH: DEKONSTRUKSI KOPERASI SYARIAH prasetyo, aji
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini di Jawa Timur terdapat beberapa pendirian Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dan Bank Umum Syariah, yang dengan modal lebih besar dibandingkan gerakan koperasi syariah tetapi dengan pangsa pasar yang notabene sama diantara ketiga lembaga keuangan tersebut.Persaingan paling terasa adalah ketika lembaga tersebut diatas (BUS, BPRS, dan Koperasi Syariah/BMT) saling berebut pasar, baik untuk penghimpunanan dananya maupun pembiayaannya. Masing-masing dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada pada lembaganya berusaha untuk mendapatkan nasabah/anggota sebanyak-banyaknya, sehingga terkadang terdapat satu orang yang mempunyai semua rekening di setiap lembaga keuangan syariah tersebut (BUS, BPRS dan Koperasi Syariah/BMT).Koperasi syariah dengan berebut pasar kembali dengan bank syariah. Seharusnya nasabah dengan pembiayaan skala mikro menjadi porsinya koperasi syariah, justru mereka juga disasar oleh bank. Sehingga dalam hal ini koperasi syariah mengalami dekonstruksi keanggotaan yang menjadi modal utamanya. Operasional lembaga keuangan antara perbankan dan non bank perlu direkonstruksi sehingga memunculkan sinergi yang benar-benar humanis