cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27762165     DOI : https://doi.org/10.36456/majeko
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 537 Documents
PENGARUH BIAYA PEMELIHARAAN MESIN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN JASA PT. TRIPERKASA AMININDAH SURABAYA subakir, subakir
Majalah Ekonomi Vol 15 No 2 (2011): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan jasa yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi yang operasional perusahaannya banyak menggunakan mesin lebih memperhatikan kondisi mesin supaya dalam keadaan siap pakai agar supaya pelayanan konsumen dapat dilakukan dengan lancar dan baik. Pemeliharaan mesin menjadi hal yang penting agar setiap saat diperlukan penyewa siap dan dapat dioperasikan dengan baik. Perusahaan perlu memperhatikan kondisi mesin yang harus selalu siap pakai digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan dan menjaga agar tidak terjadi kerusakan dalam operasionalnya karena dapat menghambat aktivitas perusahaan. Untuk itu hams ditunjang dengan pemeliharaan yang baik terhadap kondisi mesin. Dampak jika tidak memperhatikan masalah pemeliharaan dapat meninmbulkan permasalahan dalam kegiatan operasionalnya yang dikarenakan terjadi kerusakan mesin yang tidak terduga pada saat operasional perusahaan berlangsung. Fungsi pemeliharaan mesin sangat memegang peranan untuk menekan biaya tak terduga akibat kerusakan mesin sehingga dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Yang menjadi obyek penelitian adalah laporan keuangan PT. Triperkasa Aminindah Surabaya, Metode pengumpulan data menggunakan dokumentasi, Analisa data menggunakan statistik regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan pemeliharaan mesin berpengaruh secara signifikan terhadap pendapat jasa PT. Triperkasa Aminindah Surabaya.
EFEKTIVITAS RIGHT ISSUE UNTUK MENINGKATKAN HARGA SAHAM (Studi Kasus pada PT. Summit Indo Lestari, TbK) Istikhoroh, Siti
Majalah Ekonomi Vol 15 No 2 (2011): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perjalannanya, seringkali perusahaan yang sudah go public (emiten) masih memerlukan tambahan modal untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Untuk keperluan tersebut, emiten dapat melakukan penawaran umum terbatas atau yang lebih dikenal dengan istilah right issue. Dengan right issue .maka perusahaan memiliki alternative meningkatkan jumlah modal saham dari pemegang saham barn tetapi kepentingan pemegang saham lama terlindungi terhadap kemungkinan penurunan persentase kepemilikan saham setelah emisi dilakukan. Populasi dalam penelitian ini adalah harga saham PT. Summit Indo Lestari Tbk. Sementara sampelnya adalah harga saham PT. Summit .Indo Lestari Tbk mulai tanggal 18 Mei 2006 sampai dengan tanggal 10 Agustus 2006 (selama 61 hari kerja). Data diolah dengan menggunakan teknik paired simple t test. Dui analisis data diperoleh kesimpulan bahwa 1) Harga saham PT. Summit Indo Lestari Tbk selama melakukan kebijakan right issue cenderung mengalami kenaikan, balk pada tahap right-on, ex-right, right-off maupun _pada tahap right-out, dan 2) hasil pengujian hipotesis menunjukkan kebijakan right issue mempengaruhi harga saham.
PERSEPSI KEPUASAN MAHASISWA AKAN PELAYANAN PADA PROGRAM STUDI. MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PGRI ADIBUANA SURABAYA Handayani, Cristina Menuk S
Majalah Ekonomi Vol 15 No 2 (2011): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atribut pelayanan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNIPA Surabaya perlu dianalisis untuk mengetahui kepuasan mahasiswa akan pelayanan yang sudah didapatkan selama mengikuti perkuliahan. Kepuasan mahasiswa adalah masalah mendasar ketika menentukan strategi bauran pemasaran, dengan mengenal mahasiswa akan dapat dirumuskan rencana pemasarannya dengan baik, sehingga tujuan dapat tercapai. Dalam penelitian ini sampel sebanyak 128 diambil secara proporsional random sampling dari mahasiswa aktif angkatan 2008-2011 program studi manajemen. Ada 32 atribut pelayanan yang terbagi dalam Fasilitas Lingkungan , Fasilitas Sarana Perkuliahan, Pelayanan Proses Pembelajaran dan Pelayanan Administrasi. Data diambil dengan menggunakan kuesioner, setelah terkumpul selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasilnya diperoleh bahwa tingkat kepuasan yang paling banyak dirasakan oleh mahasiswa adalah: Kebersihan dan kerapian ruangan, Ketersecliaan meja dan lcursi yang nyaman, Ketersediaan air conditioner (AC ) di ruang kelas, Kebersihan dan kerapian gedung, Ketersediaan LCD Proyektor yang layak pakai pada saat kuliah dan Kerapian Dosen pada saat memberikan kuliah. Sedangkan atribut pelayanan yang belum memberikan kepuasan pada mahasiswa selama mengikuti perkuliahan adalah: Tempat parkir, Ketersediaan hotspot untuk akses Internet. Ketepatan waktu dosen dalam mengajar ( sesuai jadwal ), Sikap tenaga administrasi-yang melayani dalam pembayaran SPP, Ketersediaan buku edisi bare diperpustakaan dan Kebersihan kamar mandi / toilet~ Untuk dapat mempertahankan kepuasan mahasiswa akan pelayanan perkulihaan pada program studi manajemen, maka plliak program studi perlu upaya mempertaliatikannya. Sedangkan atribut pelayanan yang dirasa belum memberikan kepuasan, program studi perlu mempertimbangkan untuk. lebih. memperhatikan atributtersebut berkoordinasi dengan fakultas dan atau universitas
ANALISIS CAMEL UNTUK MENILAI KESEHATAN BANK PADA BANK CIMB NIAGA suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 15 No 2 (2011): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor perbankan mempunyai peranan penting dan strategis dalam perekonomian nasional. Dengan semakin terbukanya perekonomian nasional akan semakin tinggi pula eksposure yang dihadapi Bank, yang pada gilirannya akan membebani modal dan mempengaruhi tingkat kesehatan bank tersebut. Penilaian tingkat kesehatan suatu bank yang mencerminlcan kondisi kinerja bank tidak hanya penting bagi Bank itu sendiri, tetapi juga penting bagi pemerintah dan terutama bagi masyarakat, karena modal utama bank dalam usahanya adalah dana masyarakat yang dipercayakan pada Bank. Mengingat pesatnya perkembangan sektor perbankan dan perubahan kompeksitas usaha serta profil risiko bank, dan juga adanya perubahan metodologi dalam penilaian kondisi Bank yang diterapkan secara internasional, maka Bank Indonesia telah mengeluarkan peraturan barn perihal Tata Cara Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum yang menggunakan metode CAMEL melalui Peraturan Bank Indonesia No.6/23/DPNP tgl. 31 Mei 2004, metode ini dapat dipergunakan untuk menilai kesehatan keuangan suatu bank , penelitian ini mengambil sampel laporan keuangan Bank CIMB Niaga tahun 2009 — 2010. Dengan menggunaan Analisis Camel dapat diketahuia bahwa Dan hasil analisis CAMEL terhadap Rasio Laporan Keuangan Bank CIMB Niaga tahun 2009 dan tahun 2010, Maka dapat diambil kesimpulan bahwa Bank CIMB Niaga banyak mengalami peningkatan (kemajuan). Hal ini dapat kita lihat dan ketujuh indikator kesehatan perbankan diatas yang mana dari tahun 2009 ke tahun 2010 menunjukan perubahan Peningkatan (Kemajuan).Oleh karena itu kami menyimpulkan bahwa Bank CIMB Niaga dalam kondisi baik (Sehat), sehingga kondisi ini hares ditingkatkan lagi untuk kemajuan Bank CIMB Niaga.
PENGARUH MOTIVASI DAN PELAT1HAN KERJA TERHADAP ICINERJA KARYAWAN CV. OBECH PESONA NUSANTARA PACET MOJOKERTO asjari, fachrudy; dwiarta, i made bagus
Majalah Ekonomi Vol 15 No 2 (2011): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Resources is a natural resource that is used to drive and synergizing other resources to achieve organizational goals. The role of an indispensable leader in providing motivation to employees as human resources within the company, so employees have a maximal performance. In addition, training is a factor to be considered also by the company that would become the capital of employees do the job technically and according to procedures within the company. Data collection was done by, observation, interviews, questionnaires and documentation, research conducted on 32 samples of employee respondents rafting CV. OBECH Pesona Nusantara, Pacet, Mojokerto. Using a Likert scale, respondents' answers processed by multiple regression analysis, t test, F test and the test of determination. • The results showed that the sub variable motivation (X1) and training (X2) simultaneously significant or significant effect on employee performance rafting CV. OBECH Pesona Nusantara. This shows that the motivation and training need to be maintained in order to improve employee performance rafting.
EFEKTIVITAS KEGIATAN EKSTENSIFIKASI DALAM RANGKA MENINGKATKAN JUMLAH WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI KPP PRATAMA SURABAYA WONOCOLO waryanto, r. bambang dwi
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kegiatan ekstensifikasi yang dilakukan KPP Pratama Surabaya Wonocolo dalam rangka meningkatkan jumlah wajib pajak periode tahun 2003 s/c1 2007. Instrumen penelitian adalah dokumentasi dan data dianalisa menggunakan statistic product moment. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka penulis dapat menyimpulkan bahwa kegiatan ekstensifikasi yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Wonocolo efektif dalam meningkatkan jumlah Wajib Pajak orang pribadi, dengan diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ekstensifikasi dalam meningkatkan jumlah Wajib Pajak orang pribadi di KPP Pratama Surabaya Wonocolo telah dilakukan dengan baik yang ditunjukkan dan hasil analisis korelasi pearson product moment sebesar 0,7197 yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara variabel X (kegiatan ekstensifikasi) dengan variabel Y (jumlah Waajib Pajak orang pribadi) yang bersifat searah, artinya bila terjadi kenaikan aktivitas kegiatan ckstensilikasi akan mcngakibatkan kenaikan jumlah Wajib Pajak orang pribadi. Kegiatan ekstensifikasi memberi pengaruh yang signifikan terhadap jumlah Wajib Pajak orang pribadi, hal ini dibuktikan oleh hasil penghitungan statistik yang menunjukkan t hitung = 4,21t> Label = 2,26 dengan koefisien determinasi (Kd) sebesar 51,84 % pada tingkat keyakinan/kepercayaan 95 % (tingkat signifikansi/a 0,05).
HUBUNGAN INTERNASIONAL KUNG INDONESIA ( KONSEP PERDAGANGAN SISTEM BARTER DI SELAT MALAKA DAN PEMBERIAN NAMA NUSANTARA - INDONESIA) Lestari, Bernadetta
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Internasional kuno di Indonesia berlangsung sejak abad ke tuju, di mana mulai dikenalnya angina muson barat dan Angin muson timur sebagai sarana pelayaran. Sejak itu pula Selat malaka menjadi urat nadi perdagangan samudra, merupakan pertemuan pedagang dari China, India(Gujarat) dan Indonesia. Adapun barang-barang komuditi adalah; Sutera halus, kulit mans, Kulit binatang berbulu, buah persik dan Abrikos (dua jenis buah asli Cina)dari Cina, ; keramik asli eropa, barang-barang dari gelas, Permata, gading, Kuda, kain¬kain dari wol halus dan Linendari Eropa, sedan dari Indonesia : Rempah-rempah, Kayu cendana, Emas, perak, Binatang buas (Harimau), jenis binatang yang Indah(Ayam Merak, burung Cenderawasih), gading, cula dan lain-lain. Adapun perdagangan berlsangsung secara Barter, dan pelaksanaannyc hanya berdasarkan Mufakat diantara pars pedagang. Walau demikian keramaian selat malaka mengalami pasang surut, seperti pada zaman kekaisaran Mongul, malaka sepi. Adapun perjanjian dagang yang terbentuk ataralain ; Pax Romana dan Pak Sinika, Pax Mongolica, "mitreka satata". Walau perjanjiannya sebatas jaminan keamanan dalam perjlanan dagang. Perdagangan ini melibatkan banyak kerajaan diantaranya ; Gujarat India, Cina dan kerajaan Tarumanegara dan majapahit.
PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN PELUANG PROMOSI TERHADAP TURNOVER INTENTION MELALUI KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN KARYA WAN PADA HOTEL BINTANG EMPAT DI SURABAYA Dwiarta, I Made Bagus
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan kerja, komitmen organisasi dan besamya keingginan karyawan untuk meninggalkan organisasi dapat disebabkan oleh pekerjaan karyawan hotel itu sendiri. Hal ini dikarenakan setiap pekerjaan yang berbeda memiliki karakteristik pekerjaan yang berbeda, dan membutuhkan persyaratan tcrtcntu seperti (keragaman pekerjaan dan keterampilan), identitas tugas, signifikansi tugas, otonomi dan tipe-tipe penilaian yang berbeda pula. Perbedaan karakteristik pekerjaan tersebut membutuhkan penempatan orang yang tepat sesuai dengan kesiapan masing-masing pegawai. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap kepuasan kerja, mengetahui pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap komitmen organisasi, pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap turnover intention, pengaruh peluang promosi terhadap kepuasan kerja, pengaruh peluang promosi terhadap komitmen organisasi, pengaruh peluang promosi terhadap turnover intention, pengaruh kepuasan kerja terhadap komitment organisasi, pengaruh kepuasan kerja terhadap Turnover Intention, dan pengaruh komitmen organisasi terhadap Turnover Intention. Penelitian dilakukan di hotel bintang 4 di Kota Surabaya, teknik pengambilan sampel probability sampling, tepatnya proporsional random sampling. Dimana jumlah sampel penelitian adalah 190 responden. Metode analisis data dalam studi ini menggunakan teknik analisis SEM (Structural Equation Modeling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja secara positif, peluang promosi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja secara positif. karakteristik pekerjaan mempunyai pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi secara positif, peluang promosi mempunyai pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi secara positif, kepuasan kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi secara positif, kepuasan kerja mempunyai pengaruh signifikan terhadap turnover intention, dan komitmen organisasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap turnover intention.
PENGENDALIAN INTERN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA SIKLUS PENDAPATAN BERBASIS KOMPUTER DALAM ENTITAS USAHA suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari akuntansi keuangan. untuk menyediakan suatu informasi yang relevan terhadap pihak-pihak luar seperti pemegang saham, kreditur, maupun pihak pemerintah. Untuk dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi pihak ekstern maupun intern tersebut, maka disusun suatu sistem informasi akuntansi. Sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan, maka sistem informasi akuntansi dapat diproses baik dengan cara manual maupun dengan menggunakan mesin-mesin mulai dari mesin pembukuan yang sederhana sampai dengan komputer. Jika sistem akuntansi dibuat secara komputerisasi, bagaimana model pengendalian intern Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada siklus pendapatan merupakan hal yang dikaji dalam artikel ini. Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer merupakan suatu pemeriksaan mulai dari input sampai dengan output. Dengan pemeriksaan sebagai berikut: Output diperiksa apakah Financial Report/output lainnya sesuai dengan standar yang ada. Proses pada Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer diperiksa apakah pemrograman menjamin kecepatan, ketelitian dan relevansi suatu informasi. Pemeriksaan dilakukan pada input yang dimasukkan tersebut valid atau tidak dan sesuai dengan ouput atau tidak. Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer mempunyai peranan dalam Penyajian Financial Report. Sehingga Financial Report dapat dijadikan informasi bagi pihak intern maupun ekstern dan juga merupakan dasar pengambilan keputusan secara tepat.
Reaksi Pasar atas Event Pengumuman Laba pada Perusahaan yang Melakukan Income Smoothing di Bursa Efek Indonesia Tahun 2004 s/d 2008 Istikhoroh, Siti
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian membahas mengenai reaksi pasar terhadap praktik income smoothing (perataan laba) sebagai bagian dari earnings management (manajemen laba) di Bursa Efek Indonesia tahun 2004 s/d 2008. Data diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan dari situs Bursa Efek Indonesia (http1.www.jsx.co.id). Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang memenuhi beberapa criteria antara lain mencantunkan tanggal pengumuman laba di bursa, selama periode estimasi dan peristiwa tersedia data harga saham dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), selama periode penelitian perusahaan tidak melakukan corporate action. Variabel penelitian adalah unexpected earnings yang dinilai menggunakan model penaksiran laba zero growth model serta Abnormal Return dan Cummulative Abnormal Return yang dinilai menggunakan market model. Untuk mengelompokkan perusahaan sebagai perusahaan yang melakukan income smoothing atau tidak melakukan, digunakan pendekatan indeks Eckel. Dalam hubungannya dengan tindakan income smoothing, reaksi pasar atas pengumuman laba smoother (perusahaan yang melakukan income smoothing) adalah tidak signifikan secara statistik. Sedangkan reaksi pasar atas pengumuman laba non smoother (perusahaan yang tidak melakukan income smoothing) adalah signifikan secara statistik pada tingkat signifikansi 5% untuk perusahaan yang memiliki negative earnings surprise pada laba operasi zero growth model, serta positive earnings surprise pada laba operasi market expectation model. Hasil uji beda antara reaksi pasar atas pengumuman laba nonsmoother (perusahaan yang tidak melakukan income smoothing) dengan reaksi pasar atas pengumuman laba smoother (perusahaan yang melakukan income smoothing) adalah tidak berbeda secara signifikan. dengan tingkat signifikansi 5%.