Wahana : Tridarma Perguruan Tinggi
Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is a research journal with an open access peer-review process that has eISSN: 2654-4954 | pISSN: 0853-4403, Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi received research papers and literature review studies on multidisciplinary sciences consisting of: applied science, social sciences and humanities, education, psychology, law, engineering, health and pharmacy, technology, management , economy, accounting and business. Journal Wahana: Tridarma Perguruan Tinggi is managed by the Institute for Research and Community Service, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 72 No 1 (2020)"
:
20 Documents
clear
ANALISA KESALAHAN FONETIK PADA BUKU “PERCAKAPAN BAHASA MANDARIN SEHARI-HARI LENGKAP LANGSUNG BISA
Pradono, Sudono Noto
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.17 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2313
Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menganalisa kesalahan fonetik pada buku “Percakapan Bahasa Mandarin Sehari-hari Lengkap Langsung Bisa†tersebut. Didalam melakukan analisa kesalahan ini, penulis hanya berfokus pada fonetik-fonetik dari karakter-karakter bahasa Mandarin yang terdapat dalam buku tersebut. Penulis menyimpulkan bahwa seorang penulis buku Bahasa Mandarin perlu teliti terhadap fonetik-fonetik dari karakter-karakter Bahasa Mandarin, sehingga buku yang ditulis dapat memberikan model pembelajaran bahasa yang baik dan benar terhadap para pembacanya. Kata kunci: fonetik, nada, karakter.
DISAIN PEMBELAJARAN AUTENTIK BERBASIS SMARTPHONE DENGAN MEMPERHATIKAN KARAKTERISTIK PEBELAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS, BERKOMUNIKASI, DAN KREATIVITAS
anfatirul, Achmad Nooer Fatirul;
Djoko Adi Waluyo
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.639 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2318
Mendisain pembelajaran berorientasi pada hal-hal yang nyata/autentik, untuk disinergikan dengan struktur informasi yang telah dimiliki oleh pebelajar.Segala sesuatu yang berkaitan dengan informasi/pesan yang akan disampaikan selalu dikaitkan dengan pengalaman-pengalaman atau kejadian-kejadian nyata dilapangan akan lebih memberi tantangan pada pebelajar untuk dapat mengetahui lebih banyak tentang apa yang telah diketahui nyabahkan dialaminya. Pesan/informasi yang akan disampaikan tentunya tidak hanya dilakukan dengan tatap muka, akan tetapi dilakukan dengan pemanfaatan media pembelajaran. Media komunikasi yang mudah penggunaannya serta menyenangkan dan dapat dilakukan setiap waktu menjadi utama dalam rancangan penelitian ini.Media smartphone saat ini sudah bukan menjadi barang mewah lagi dan bahkan merupakan suatu kebutuhan bagi setiap individu. Rancangan pembelajaran ini menggunakan smartphone sebagai alat komunikasi antara pembelajar dan pebelajar, antara pebelajar dengan pebelajar, dan antara pebelajar dengan sumber belajar lainnya. Penelitian ini akan memfasilitasi keinganan pebelajar dalam belajarnya dengan mempertimbangkan karakteristik pebelajarsertakemudahanpebelajardalammengikuti proses pembelajaran, sehingga dalam proses pembelajaran nantinya tidak membosankan melaikan menyenangkan. Karakteristik lain dalam penelitian ini akan dipertimbangkan seperti motivasi berprestasi dan cara belajarnya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengacu pada langkah-langkah penelitan pengembangan Borg & Gall (2003). Sedangkan langkah-langkah dalam mengembangkan model disain pembelajaran mengacu pada disain pengembangan Dick & Carey (2001) Hasil validasi produk didapat bahwa Kemenarikan program sajian model disain pembelajaran bagi pebelajardidapat 90% mengatakan layak, Relevansi bahan yang dipelajari mengatakan 95% mengatakan layak, Kebermanfaatan media aplikasi smartphone dan bahan yang dipelajari mengatakan 95% layak, Kesesuaian bahan yang dipelajari dengan kemudahan akses bahanmengatakan 90% layak, dan Komunikasi dalam tutorial online oleh pebelajarmengatakan 95% layak. Kesimpulan yang didapat setelah dilakukan implementasi dilapangan, bahwa produk pembelajaran autentik dapat dipakai oleh dosen dan guru dalam mendisain pembelajaran si sekolah dan perguruan tinggi.
MEMBANGUN KARAKTER GOTONG ROYONG DAN KERJASAMA MELALUI GEMAR BERINFAK WUJUD NASIONALISME DI SEKOLAH
Heri wahyu Rejeki
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (127.671 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2356
Program Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PGPPK) merupakan Gerakan RevolusiMental dalam dunia pendidikan. Gerakan tersebut bertujuan untuk mengadakan perubahanparadikma, yaitu perubahan mindset (pola pikir) dan perilaku, yang wajib dikembangkan disekolah. Membangun nilai karakter gotong royong dan kerjasama melalui gemar berinfakmerupakan salah satu wujud nasionalisme dalam kehidupan di sekolah. Penelitian ini bertujuanuntuk: (1) menjelaskan suatu rancangan membangun nilai karakter gotong royong dan kerjasamamelalui gemar berinfak sebagai wujud nasionalisme di SMP negeri 3 Taman, dan (2) menguraireaksi/tanggapan dari guru, siswa, komite, dan orang tua siswa tentang program gemar berinfakdengan jiwa gotong royong dan kerjasama di SMP Negeri 3 Taman. Penelitian ini merupakanpenelitian deskriptif-eksploratif. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan wawancara takterstruktur. Data dari 7 siswa, 20 guru, 2 komite dan 2 perwakilan orang tua siswa dianalisissecara persentase dan analisis kualitatif meliputi reduksi data, pemaparan data, dan interpretasidata. Hasil Penelitian kegiatan gemar berinfak cukup efektif dalam membangun nilai karaktergotong royong dan kerjasama siswa dalam mewujudkan kepentingan bersama, yang merupakanwujud nasionalisme di sekolah. Siswa dan guru cenderung memberikan respon positip terhadapkegiatan gemar berinfak secara gotong royong dan kerjasama antar warga sekolah. Ada beberapasaran yang perlu dilaksanakan untuk perbaikan program kegiatan gemar berinfak, (1) perlu dibuatjadwal daftar petugas penghitung hasil infak, (2) hasil infak perlu dipublikasikan lewat websekolah. Hasil penelitian menunjukkan 100% pendapat responden bahwa kegiatan gemar berinfakmerupakan penanaman karakter gotong royong dan kerjasama untuk mewujudkan pembangunanmasjid di sekolah. 100% pendapat responden menyatakan bahwa gotong royong dan kerjasamadalam berinfak di sekolah mampu menumbuhkan rasa rela berkonban untuk kepentingan bersamadalam membangun masjid, yang merupakan ciri karakter nasionalisme. Berdasarkan hasil daripenelitian ini dapat disarankan untuk melakukan peningkatan nasionalisme di sekolah dan penguatan karakter gotong royong, serta membangun jiwa kerjasama melalui kegiatan gemar berinfak.
ANALISA FAKTOR KUALITAS PELAYANAN, HARGA, FASILITAS DAN KEPERCAYAAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
Hasan Ubaidillah, Ubaidillah
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.498 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2363
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelayanan, harga, fasilitas, dan kepercayaan terhadap loyalitas konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan survei di 9 Toko Retail Modern di Kawasan pasar wisata Tanggulangin Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 77 konsumen. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Pelayanan,Harga,Fasilitas dan Kepercayaan berpengaruh positif terhadap Loyalitas dan variabel Pelayanan memiliki detirminasi paling dominan dibanding tiga yang lain.
KESANGGUPAN KINERJA MENGGUNAKAN HARVARD STEP TEST
Gempur Santoso;
Suning
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.357 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2371
Kinerja sesuatu yang penting dalam kesanggupan melaksanakan tugas. Mahasiswa yang termasuk jenis pekerja ringan, perlu juga memiliki indeks kesanggupan yang baik maupun sedang. Penelitan ini menggunakan metode percobaan terhadap 23 orang mahasiswa. Semua responden berjenis kelamin laki-laki. Percobaan dilakukan di Laboraturium Ergonomi Teknik Industri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Hasil: kinerja ada yang memiliki kesanggupan kurang dengan jumlah 11 orang mahasiswa (47,83%), memiliki kesanggupan sedang 8 orang (34,78% ), dan memiliki kesanggupan baik ada 4 0rang (34,78%). Saran: agar kinerja bagus maka harus pemanasan sebelum tes, makan yang cukup, tidak lelah, jantung beerja baik atau VO2max terpernuhi
PROFIL PENYELESAIAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PBL PADA PERSAMAAN GARIS LURUS
Sunyoto, Dr. Sunyoto Hadi Prajitno, ST., M.Pd.;
Achmad Toifur
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.167 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2372
Kurangnya keterampilan penyelesaian masalah matematika siswa merupakan latar belakang daripenelitian ini. Kondisi ini disebabkan kurangnya pemahaman siswa dan minimnya penggunaanvariasi model pembelajaran guru. Suatu inovasi pembelajaran matematika yang dapat diterapkanyaitu dengan model pembelajaran berdasarkan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalahmendiskripsikan kemampuan penyelesaian masalah siswa dalam memecahkan masalah persamaangaris lurus. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Sumber datanya adalah siswa SMP HangTuah 1 Surabaya kelas VIIIA. Teknik pengambilan data menggunakan tes kemampuanpenyelesaian masalah matematika dan wawancara dengan masing-masing tingkat kemampuanmatematika 2 subjek. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber melaluidua sumber yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan penyelesaian masalahmatematika siswa berbasis langkah-langkah Polya, adalah: (1) kategori kemampuan matematikatinggi, masalah dapat dipahami dan rencana penyelesaian dapat disusun dengan baik, dapatmelaksanakan rencana penyelesaian dengan tepat, serta memeriksa kembali jawabannya. (2)kategori kemampuan matematika sedang, masalah dapat dipahami dengan baik, rencanapenyelesaian dapat disusun serta dilaksanakan dengan baik, namun tidak memeriksa kembalijawabannya. (3) kategori kemampuan matematika rendah, masalah dapat dipahami dan rencanapenyelesaian disusun dengan baik, namun pelaksanaan rencana penyelesaian masih kurang tepatkarena masih ada jawaban yang salah, serta tidak memeriksa kembali jawabannya.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DALAM ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA PBI UNIPA SURABAYA
Sri Budi Astuti;
Eko Retnosari, Ira
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (144.152 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2384
Fenomena yang sering ditemukan pada mahasiswa adalah terjadinya kesalahan bahasa saat berkomunikasi. Hal ini pula terjadi pada mahasiswa program studi pendidikan bahasa Indonesia (PBI) angkatan 2016. Kesalahan berbahasa tersebut meliputi fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Untuk mengurangi atau meminimalisir terjadinya kesalahan berbahasa dosen menggunakan model number head together (NHT). Melalui model NHT, penelitian ini mengembangkan suatu produk yaitu modul “Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesiaâ€. Jenis data yang digunakan terdapat 3 (tiga) di antaranya: deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif. Prosedur penlitian digunakan langkah 4D: define, design, development, dan dissemination. Berdasarkan analisis data, proses pembuatan modul Anakes Ber-BI sudah sesuai dengan prosedur pengembangan Thiagarajan yang dikenal dengan Four-D Models (Model 4D). Kualitas modul Anakes Ber-BI ditinjau dari aspek kelayakan isi, kelayakan kebahasaan, kelayakan sajian mendapatkan validasi kelayakan dengan kriteria baikâ€. Kualitas modul Anakes Ber-BI ditinjau dari aspek kelayakan kegrafikan mendapatkan validasi kelayakan dengan kriteria “baikâ€
PUPUK ORGANIK CAIR KOMBINASI LIMBAH ENCENG GONDOK DAN BUAH BUSUK PADA TANAMAN KANGKUNG DARAT (Ipomea reptans)
Intan, Intan
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (21.483 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2385
Water hyacinth (Eichornia crassipes) is a type of aquatic plant that has a fast growth rate so it is referred to as a weed that disturbs water areas. Water hyacinth can be used as a liquid fertilizer that is useful against the needs of plant nutrients. Rotten fruits used by papaya, guava and banana are a mixture of making liquid organic fertilizer. This study was used to determine the effect of liquid organic fertilizer by combining water hyacinth plants and rotten fruit on ground kale plants (Ipomea reptans oil). The parameters measured were plant height and weight of ground water spinach plants on the day 7,14,21 and 28 days after planting, using 4 treatments with different concentrations namely P0 (without POC), P1 (100ml POC), P2 (200ml POC ), and P3 (300ml POC). The results of the analysis showed that it was significant (p <0.005) so that the manufacture of POC from water hyacinth waste and rotten fruit could increase growth in land kale plants (Ipomea reptans oil).
PENERAPAN METODE LATIHAN SINGLE LEG JUMP TERHADAP KEMAMPUAN FLYING SHOOT PEMAIN BOLA TANGAN
Ujang Rohman;
Ramadhani Hananto Puriana
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.838 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2404
Penerapan metode latihan single leg jump dalam penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh penerapan metode latihan single leg jump terhadap kemampuan plying shoot pemain bola tangan. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan secara terstruktur mengenai deskripsi data metode latihan single leg jump pengaruh terhadap kemampuan plying shoot. Rancangan penelitian menggunakan One Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitian mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, sedangkan sampel mahasiswa Pendidikan Jasmani angkatan 2017 diambil secara purposive berjumlah 20 orang. Hasil uji hipotesis menggunakan analisis uji-t dengan tingkat signifikansi (sign. 0.05) dan derajat kebebasan (dk) = 19 menunjukkan nilai t hitung sebesar 2.26 dan t tabel sebesar 1.73 berartti nilai t hitung > t tabel (> 0.05), artinya ada pengaruh yang signifikan penerapan metode latihan single leg jump terhadap kemampuan plying shoot pemain bola tangan. Hasil tersebut memberikan jawaban pada permasalahan penelitian bahwa metode latihan single leg jump memiliki pengaruh terhadap kemampuan keterampilan plying shoot pemain bola tangan
PENGEMBANGAN MEDIA BRIGHT BARCODE BOX STORAGE BERBASIS DIGITAL LITERACY ACCELERATION SKILLS IN THE KNOWLEDGE AGE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BELAJAR ABAD 21: (THE 21st Century Skills Future Students' Competencies)
Tirtoni, Feri
WAHANA Vol 72 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.825 KB)
|
DOI: 10.36456/wahana.v72i1.2408
Abstrak : Latar belakang dan Urgensi dalam penelitian ini adalah sejalan dengan perkembangan isu-isu pendidikan yang telah memasuki Era Literacy Acceleration In The Knowledge Age yang mewajibkan peserta didik wajib menguasai Keterampilan Belajar Abad 21(The 21st Century Skills). Untuk itu peneliti melakukan pengembangan desain media yang inovatif yaitu “(B3-S) Bright Barcode Box Storage Berbasis Digital Literacy Acceleration Skills In The Knowledge Age “Media yang dapat meningkatkan kemampuan skill literasi digital sejalan dengan tuntutan pendidikan di Era Pembelajaran Abad 21 (The 21st Century Skills) pada siswa kelas III SD pada saat proses pembelajaran. Adapun system Penggunaan media yang dikembangkan tersebut bersubstansi pada penguasaan keterampilan belajar Abad 21 dimana akan membekali siswa dengan pengalaman belajar yang kreatif inovatif dan menyenangkan dalam suasanan belajar melalui optimalisasi 4 jenis keterampilan sekaligus yaitu Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, Creativity and Innovation (C. Asri Budiningsih ,2010 : 46), dimana dalam penggunaan media (B3-S) Bright Barcode Box Storage siswa diberikan kesempatan menggunakan kemampuannya untuk mengutarakan ide-ide dari siswa pada saat melakukan aktifitas literacy melalui problem solving melalui fitur tools berupa game board advance berteknologi barcode system, serta barcode flash card baik itu pada saat berdiskusi dengan teman-temannya maupun ketika siswa menyelesaikan soal yang berisi problem solving secara mandiri pada mata pelajaran tematik tersebut.