cover
Contact Name
Mohamad Jamil
Contact Email
jamilkhairun@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
josae@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl.Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Journal of Science and Engineering
Published by Universitas Khairun
ISSN : 27209350     EISSN : 26213435     DOI : http://dx.doi.org/10.3387/josae
Merupakan Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Khairun yang memuat hasil-hasil riset bidang ilmu-ilmu teknik dan Rekayasa
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)" : 10 Documents clear
ANALISIS MODEL DESAIN BANGUNAN BANK SAMPAH DI KELURAHAN TARAU KECAMATAN KOTA TERNATE UTARA Ardi Basri; Asri A. Muhammad; Hery Purnomo
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.3683

Abstract

Abstrak Sampah merupakan permasalahan laten yang terjadi di Indonesia. permasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Melalui Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse, dan Recycle Melalui Bank Sampah, menjadi salah satu alternatif penanggulangan masalah sampah. Bank Sampah dapat dioptimalkan di tingkat kelurahan sampai perkotaan sesuai dengan standard yang telah di tetapkan dalam Permen LH no. 13 tahun 2012. Kelurahan Tarau di Kecamatan Ternate Utara, memiliki satu buah Bank Sampah yang pengelolaannya masih bersifat individu dan belum memenuhi standard dari peraturan pemerintah. Melalui penelitian ini, diharapkan bangunan Bank Sampah yang ada di Kelurahan Tarau dapat dioptimalkan secara pengelolaan maupun standard bangunan dan dapat menjadi salah satu alternatif solusi permasalahan sampah di kota Ternate. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk dapat menjawab tujuan dari penelitian ini dengan tahapan survey lapangan, analisis data, konsep rancangan dan tahap desain. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah mendesian bangunan Bank Sampah sesuai standard Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012.Kata kunci: Bank Sampah, Kelurahan Tarau, Standard, Ternate
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR BERDASARKAN UJI CBR LABORATORIUM DAN UJI CBR LAPANGAN PADA RUAS JALAN KAMPUS UNIPAS MOROTAI Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan sarana transportasi darat dalam hal ini jalan raya di Kabupaten Pulau Morotai saat ini sudah sangat pesat. Salah satu ruas jalan yang direncanakan untuk pembangunan jalan baru yaitu Ruas Jalan Kampus Unipas Morotai. Sejauh ini pembangunan jalan baru di Kabupaten Pulau Morotai dalam perencanaannya belum secara maksimal dilakukan survey untuk menguji kondisi tanah dasar maupun kekuatan tanah dasarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung tanah dasar (subgrade) untuk keperluan perencanaan tebal perkerasan jalan di ruas jalan kampus Unipas Morotai melalui pengujian secara langsung di lapangan dengan pengujian laboratorium.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah pada 3 titik lokasi pengambilan sampel termasuk jenis Tanah Lempung dengan kadar air lapangan tinggi antara 30-35%. Nilai CBR laboratorium pada titik 01 sebesar 33%, titik 2 sebesar 28% dan titik 3 sebesar 49%. Hasil ini menunjukan bahwa dari hasil pengujian lab, tanah dasar memnuhi syarat sebagai subgrade pada perkerasan jalan dimana CBR >5%. Nilai CBR lapangan yang diuji pada titik 6 titik pengujian memberikan nilai yang variatif  sebesar 4,64%-6,96% Hasil ini menunjukan bahwa dari hasil pengujian lab, tanah dasar memnuhi syarat sebagai subgrade pada perkerasan jalan dimana CBR >5% pada titik 01, dan titik 04. Sedangkan pada 4 titik lainnya tidak memenuhi nilai CBR nya sehingga diperlukan pemadatan khusus dilpangan.
EVALUASI PEKERJAAN TIMBUNAN PADA TANAH RAWA (LUNAK) DI PROYEK PLTMG KASTELA Jamalun Togubu; Djulisha S. Hakim
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.3686

Abstract

Tanah Rawa (tanah lunak) adalah lahan genangan air secara alamiah yang terjadi terus menerus atau musiman akibat drainase alamiah yang terhambat serta mempunyai ciri khusus secara fisik, kimia dan biologis, Tanah rawa merupakan jenis tanah yang memiliki daya dukung yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kekuatan Timbunan dapat meningkatkan nilai teknis Tanah Rawa. Pengujian sifat fisik tanah dan pengujian sifat mekanis tanah di mana pada pengujian tanah rawa di tambahkan variasi 1%, 1,05%, 1,1 %, 1,15% dan 2,00 % memiliki kuat gesek tanah 2,33°, 6,40° 10,41° ,1,1°, 1,15°, 2,00° sedangkan kuat tekan bebas pada tanah rawa dengan berbagai variasi 1%, 1,05%, 1,1%, 1,15%, dan 2,0% memiliki nilai kuat tekan bebas 0,0122 kg/cm², 0,0124 kg/cm², 0,0128 kg/cm²,0,0136 kg/cm² dan 0,0702 kg/cm². Hasil percobaan kuat gesek penambahan variasi menunjukan bahwa besar kekuatan timbunan dapat meningkatkan nilai teknis tanah rawa.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KENARI PADA CAMPURAN ASPAL BETON AC-BASE TERHDAP KARAKTERISTIK MARSHALL Muhammad Darwis; Muhammad Rizal
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.4040

Abstract

Abstrak Tuntutan kualitas perkerasan aspal beton dalam melayani intensitas berfungsi untuk memberi dukungan lapis permukaan, mengurangi regangan dan tegangan, menyebarkan dan meneruskan beban konstruksi jalan dibawahnya. beban lalu lintas yang berat dan temperatur yang tinggi dan juga pengaruh lingkungan membuat para peneliti di bidang perkerasan jalan biasanya menambahkan material tambahan dan material pengganti ke dalam campuran beraspal panas. bahan pengganti yang digunakan haruslah bernilai ekonomis dan mudah didapatkan Kulit Kenari merupakan suatu bahan yang sangat mudah didapatkan di Indonesia khusunya Indonesia bagian timur dan juga berniali ekonomis. Maka kulit kenari ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif sebagai bahan pengganti pada campuran perkerasan karena kulit kenari mempuyai struktur yang sangat keras dari kedua lapisan kulit lainya.Kata kunci:ac-base, kulit kenari, karakteristik marshall test.
KARAKTERISTIK BETON BERONGGA RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MATERIAL LOKAL KOTA TERNATE Muhammad Ridho; Arbain Tata; Suyuti Nurdin
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.4041

Abstract

AbstrakPembangunan jalan secara umum menggunakan perkerasan lentur atau kaku yang kedap air. Untuk mencegah masalah kerusakan jalan yang disebabkan oleh genangan air, saat ini banyak cara baru untuk mengendalikan aliran air pada permukaan perkerasan. Salah satu altrnatif dalam pengendalian air pada permukaan perkerasan adalah dengan menggunakan beton berongga. Dalam hal ini penggunaan beton berongga adalah sebagai bahu jalan yang berfungsi sebagai drainase sehingga dapat meneruskan aliran air ke dalam tanah, diharapkan beton berongga ini dapat mencegah berkurangnya kekuatan perkerasan utama yang disebabkan oleh genangan air, serta dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan yang ramah lingkungan.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh bentuk agregat dalam campuran beton berongga terhadap nilai porositas, permeabilitas dan kuat tekan yang akan di aplikasikan pada taman dan jalur pejalan kaki. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Agregat yang digunakan terdiri dari batu pecah dan batu tidak pecah variasi 0,5-1 cm, 1-2 cm, dan 2-3 cm dengan  faktor air semen (FAS) 0,40. Pengujian dilakukan pada umur perawatan basah 28 hari. Berdasarkan penelitian yang tlah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dari variasi agregat yang digunakan campuran optimal diperoleh pada campuran dengan variasi 0,5-1 cm dan 1-2 cm yang menghasilkan nilai kemampuan merembeskan air yang tinggi. Beton berongga dengan variasi agregat kasar 0,5-1 cm didapatkan nilai porositas 39,24%, permeabilitas sebesar 0,179 (cm2/detik) dan kuat tekan 3,450 MPa. Beton berongga dengan variasi agregat kasar 1-2 cm didapatkan nilai untuk porositas yaitu 37,97%, dengan permeabilitas 0,162 (cm2/detik) dan kuat tekan sebesar 6,074 MPa. Beton berongga dengan variasi agregat kasar 1-3 cm didapatkan nilai porositas 33,80%, permeabilitas 0,148 (cm2/detik) dan kuat tekan 4,401 MPa.   Kata kunci: beton berongga, permeabilitas, porositas, kuat tekan, faktor air semen. 
ANILISIS TINGKAT KINERJA RUAS JALAN AKIBAT PERUBAHAN KAWASAN PEMUKIMAN MENJADI KAWASAN KOMERSIL PADA RUAS JALAN SULTAN KHAIRUN KOTA TERNATE Muhammad Rizal; Muhammad Darwis; Erwinsyah Tuhuteru
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.3937

Abstract

Abstrak Permasalahan lalu lintas yang terjadi di Kota Ternate yang semakin meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk maka bertambah pula jumlah kendaraan yang akan melintasi ruas jalan tersebut terutama di ruas Jalan Sultan Khairun. Jalan Sultan Khairun merupakan ruas jalan yang terdapat berbagai pusat perekonomian yang cukup ramai di sepanjang ruas jalan tersebut akan tetapi sebagian besar tidak memiliki lahan parkir yang cukup sehingga banyak pengunjung melakukan kegiatan On Street Parking. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengaruh adanya kegiatan perubahan kawasan pemukiman menjadi kawasan komersial terhadap karakteristik kinerja ruas Jalan Sultan Khairun. Metode yang digunakan yaitu gabungan antara survey lapangan dan studi literatur dengan data yang diperlukan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Survey dilakukan selama 7 hari dengan perhitungan menggunakan MKJI 1997. Kata kunci:ac-base, kulit kenari, karakteristik marshall test. 
FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PEKERJAAN PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TERNATE Edward Rizky Ahadian; Zulkarnain K. Misbah; Nurlaela Taher
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.4168

Abstract

Keterlambatan penyelesaian pekerjaan pada proyek konstruksi berpotensi besar terhadap meningkatnya biaya pelaksanaan proyek, perselisihan, dan juga pemutusan hubungan kerja. Saat ini, di mana alat dan teknik manajemen proyek telah dikembangkan dan diperkuat dengan kemajuan teknologi akan membuat proyek lebih lancar dan selesai tepat waktu. Namun, beberapa proyek masih tertunda yang merupakan titik untuk di renungkan. Kondisi proyek di kota Ternate tidak jauh berbeda, dimana setiap tahunnya masih sering terdapat keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek konstruksi. Oleh karena itu perlu diteliti faktor yang paling berpengaruh/dominan terdapat penyebab keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi, sehingga keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek konstruksi yang terjadi dapat ditangani dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor dan bertujuan untuk mengetahui secara pasti faktor yang paling berpengaruh atau dominan terhadap keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi gedung di Kota Ternate. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 3 (tiga) faktor yang paling berpengaruh atau dominan penyebab keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi gedung di kota Ternate, yaitu faktor kurangnya tenaga ahli, faktor mandor kurang berpengalaman dan faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja. Faktor kurangnya tenaga ahli memiliki nilai eigen value sebesar 28,709%, faktor mandor kurang berpengalaman memiliki nilai eigen value sebesar 22,273%, dan faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja dengan nilai eigen value sebesar 20,473%. Secara keseluruhan ketiga faktor tersebut mampu menjelaskan 71,455% variasi
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA JASA TERHADAP KINERJA KONSULTAN PENGAWAS PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI DI KOTA TERNATE Delailah Abas; Edward Rizky Ahadian; Muhammad Taufik Yuda Saputra
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.3866

Abstract

Konsultan pengawas adalah salah satu contoh perusahaan yang menawarkan jasa dalam proses produksinya. Jasa yang ditawarkan konsultan pengawas tidak selalu dinilai kualitasnya dari hasil akhir produk, yakni berupa laporan pengawasan, namun juga dari proses pengawasan selama jangka waktu pelaksanaan. Pelanggan dalam konteks ini adalah pihak yang menggunakan produk, berupa jasa, yang ditawarkan oleh konsultan pengawas. Pelanggan sebagai pihak yang akan menikmati dan yang membayar hasil akhir dari proses pelayanan konsultan pengawas, tentu memiliki sudut pandangnya sendiri akan sesuatu yang akan dibayarkan nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penting dan tingkat kepuasan pengguna jasa (0wner) terhadap kinerja konsultan pengawas pekerjaan konstruksi di Kota Ternate. Analisis data dilakukan dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan metode Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan metode IPA, terdapat 4 (empat) variabel yang terdapat di kuadran I. Hal ini menunjukkan bahwa variabel-variabel ini dianggap penting oleh para responden, namun kinerjanya masih dirasakan kurang dan perlu ditingkatkan lagi, yaitu memimpin rapat-rapat rutin dalam merencanakan dan menyelesaikan masalah di lapangan, menyusun laporan dan berita acara dalam rangka kemajuan pekerjaan dan pembayaran angsuran pekerjaan pelaksanaan konstruksi, mencegah, mengurangi, atau mengatasi setiap masalah/komplain dari pihak-pihak di luar proyek (contoh : protes masyarakat akibat kebisingan saat proses konstruksi), dan setiap Individu yang terlibat sebagai tim konsultan pengawas adalah ahli pada bidangnya. Untuk metode CSI didapatkan indeks kepuasan sebesar 83,10% yaitu termasuk dalam kategori “sangat puas”.
STUDI KESELAMATAN DAN KEAMANAN TRANSPORTASI LAUT DENGAN SPEED BOAT RUTE TERNATE - JAILOLO Tanyhawi M Zein; Muhammad Taufiq Yuda Saputra
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.4039

Abstract

Peningkatan aktivitas perekonomian di Provinsi Maluku Utara mempengaruhi pula terhadap insiden kecelakaan pada transportasi penyeberangan laut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kuantitas dan kondisi alat keselamatan dan keamanan Speed Boat rute penyeberangan Dufa Dufa  Ternate - Jailolo serta bentuk strategi peningkatan keselamatan dan keamanan dalam mengurangi resiko terjadinya kecelakaan perahu motor (Speed Boat) di kemudian hari. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan cara checklist lalu melakukan  survey ketersediaan dan kondisi alat keselamatan dan keamanan pada Speed Boat serta wawancara kepala petugas KPLP dan nahkoda terkait sertifikasi, prosedur dan penerapan standar keselamatan. Hasil penelitian diperoleh bahwa alat keselamatan Tabung Gas pemadam, Pelampung Penumpang, Pelampung ABK, Kotak P3K, Alat Komunikasi, telah Memenuhi Standar Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2015 dan UU No. 17 Tahun 2008 tentang pelayaran, sedangkan alat keselamatan untuk Smoke Signal , dan Kompas Tidak Mememuhi Standar. Kondisi Alat Keselamatan dan Keamanan Speed Boat Rute Ternate – Jailolo : Tabung Gas pemadam dan Pelampung penumpang pada kondisi Baik, Pelampung ABK pada kondisi cukup Baik, kotak P3k pada kondisi tidak baik, Sedangkan Smoke Signal dan Alat Komunikasi tidak tersedia pada Speed Boat. Strategi Peningkatan Keselamatan Dan Keamanan Speed Boat Rute Ternate – Jailolo: a. Audit teknis terhadap Perahu Motor pada aspek persyaratan keselamatan, b. Pelatihan bagi awak dan nahkoda kapal tentang teknik keselamatan pelayaran, c. Peningkatan fungsi balai keselamatan pelayaran sebagai lembaga badan pelayanan umum, d. Penerapan secara detail manajemen kapal sebagai tindak lanjut dari UU No.17 tahun 2008 dan PP No.51 tahun 2002 serta penerapan secara ketat SK Dirjen Perhubungan Laut No. PY.66/1/2-2002.Kata kunci :Keselamatan dan Keamanan, Speed Boat 
EVALUASI TARIF ANGKUTAN UMUM BERDASARKAN STANDARISASI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PULAU MOROTAI Aminullah Thaib; Sukarmin Idrus
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i1.2560

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai bahan evaluasi penentuan tarif angkutan umum dalam pelaksanaannya tanpa merugikan pengguna angkutan maupun penyedia jasanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif analitis, yaitu penelitian yang bukan bersifat eksperimen akan tetapi dimaksudkan untuk mengumpulkan data-data yang dibutuhkan berupa data primer dan data sekunder yang selanjutnya dipakai untuk proses analisis data. dari hasil penelitian ini diperoleh tarif roda tiga (bentor) Rp. 2.484,93/km, dan tarif mini bus Rp. 2.806,47/km. Terjadi perbedaan antara SK Bupati dan analisis hasil perhitungan yaitu untuk tarif roda tiga (bentor) sebesar 19,51%, dan tarif mini bus sebesar 10,92%.

Page 1 of 1 | Total Record : 10