cover
Contact Name
Mohamad Jamil
Contact Email
jamilkhairun@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
josae@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl.Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate Selatan
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Journal of Science and Engineering
Published by Universitas Khairun
ISSN : 27209350     EISSN : 26213435     DOI : http://dx.doi.org/10.3387/josae
Merupakan Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Khairun yang memuat hasil-hasil riset bidang ilmu-ilmu teknik dan Rekayasa
Articles 126 Documents
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN DAERAH PENYEBARAN COVID-19 DI PROVINSI MALUKU UTARA Ahmad Seng; Mohamad Jamil
Journal of Science and Engineering Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v3i2.2632

Abstract

Virus corona yang pertama kali muncul dan menyebar ke manusia berasal dari kota Wuhan,China pada akhir Desember 2019. Setelah ditelusuri, ternyata beberapa orang yang terinfeksimemiliki riwayat yang sama, yaitu mengunjungi pasar basah makanan laut dan hewan lokal diWuhan. Di Indonesia sendiri, saat ini sudah mencapai 8.607 kasus virus COVID-19 yangterlacak dan 720 lebih masyarakat meninggal karena virus itu. Menurut Pusat Pengendaliandan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, beberapa gejala yang perlu diwaspadai akibat terinfeksivirus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 setidaknya waspadalah saat Andamengalami demam, batuk dan sesak napas dan kekurangan indera penciuman. Tujuan daripenelitian ini adalah Merancang system informasi geografis pemetaan penyebaran covid 19 diPropinsi Maluku Utara
Analisa Kualitas Daya Listrik Pada Gardu Distribusi Universitas Khairun Ramly Rasyid; Miftah Muhammad
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 1 (2021): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i1.3097

Abstract

The large number of applications of nonlinear loads in the electric power system has made the system current very distorted with a very high percentage of current harmonic content, THD (total harmonic distortion) can damage the power factor compensation capacitor, making the system power factor worse, causing interference. to the telecommunication system, increase system losses, cause various kinds of damage to sensitive electrical equipment, all of which cause the use of electrical energy to be ineffective which results in poor power quality. In this study, the collection of data obtained was based on methods such as the following, namely the measurement method. This measurement method measures the harmonic voltages and currents caused by non-linear loads.
MODEL MATEMATIS HUBUNGAN VOLUME LALU LINTAS DENGAN TINGKAT KEBISINGAN PADA SIMPANG TIGA RUAS JALAN RAYA BASTIONG Muhammad Taufik Yudha Saputra; Nurmaiyasa Marsaoly
Journal of Science and Engineering Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Science and Enggineering (JOSAE
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v3i2.2423

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang disertai dengan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi menyebabkan mobilitas yang meningkat. Hal ini kemudian berdampak pada pengunaan kendaraan bermotor maupun kendaraan roda empat yang terus bertambah sehingga bertambah pula intensitas pergerakan lalu lintas seiring dengan meningkatnya aktifitas masyarakat kota Ternate. Ruas jalan Bastiong merupakan salah satu ruas jalan yang memiliki volume lalu lintas yang tergolong tinggi, sehingga berimplikasi pada kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model matematis hubungan volume lalulintas terhadap tingkat kebisingan pada simpang tiga jalan raya Bastiong Kota Ternate. Data yang diperlukan antara lain volume kendaraan dan nilai kebisingan lalu lintas mengunakan alat Sound level meter (SLM). Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat kebisingan (dBA) yang paling tinggi sebesar 86,80 dBA terjadi pada pukul 16.30-16.45 dengan total volume kendaraan sebanyak 990 kendaraan. Model matematis hubungan antara volume lalu lintas dengan tingkat kebisingan ditunjukkan dalam persamaan, Y = 51,104 + 0,012 X1 + 0,167 X2 + 0,041 X3, dengan nilai R = 0,8966 menunjukkan kategori tingkat hubungan antara variabel bebas dan terikat sangat kuat
ANALISIS MODEL DESAIN BANGUNAN BANK SAMPAH DI KELURAHAN TARAU KECAMATAN KOTA TERNATE UTARA Ardi Basri; Asri A. Muhammad; Hery Purnomo
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.3683

Abstract

Abstrak Sampah merupakan permasalahan laten yang terjadi di Indonesia. permasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Melalui Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pelaksanaan Reduce, Reuse, dan Recycle Melalui Bank Sampah, menjadi salah satu alternatif penanggulangan masalah sampah. Bank Sampah dapat dioptimalkan di tingkat kelurahan sampai perkotaan sesuai dengan standard yang telah di tetapkan dalam Permen LH no. 13 tahun 2012. Kelurahan Tarau di Kecamatan Ternate Utara, memiliki satu buah Bank Sampah yang pengelolaannya masih bersifat individu dan belum memenuhi standard dari peraturan pemerintah. Melalui penelitian ini, diharapkan bangunan Bank Sampah yang ada di Kelurahan Tarau dapat dioptimalkan secara pengelolaan maupun standard bangunan dan dapat menjadi salah satu alternatif solusi permasalahan sampah di kota Ternate. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk dapat menjawab tujuan dari penelitian ini dengan tahapan survey lapangan, analisis data, konsep rancangan dan tahap desain. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah mendesian bangunan Bank Sampah sesuai standard Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012.Kata kunci: Bank Sampah, Kelurahan Tarau, Standard, Ternate
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR BERDASARKAN UJI CBR LABORATORIUM DAN UJI CBR LAPANGAN PADA RUAS JALAN KAMPUS UNIPAS MOROTAI Fitro Darwis; Elfira Resti Mulya
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan sarana transportasi darat dalam hal ini jalan raya di Kabupaten Pulau Morotai saat ini sudah sangat pesat. Salah satu ruas jalan yang direncanakan untuk pembangunan jalan baru yaitu Ruas Jalan Kampus Unipas Morotai. Sejauh ini pembangunan jalan baru di Kabupaten Pulau Morotai dalam perencanaannya belum secara maksimal dilakukan survey untuk menguji kondisi tanah dasar maupun kekuatan tanah dasarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya dukung tanah dasar (subgrade) untuk keperluan perencanaan tebal perkerasan jalan di ruas jalan kampus Unipas Morotai melalui pengujian secara langsung di lapangan dengan pengujian laboratorium.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah pada 3 titik lokasi pengambilan sampel termasuk jenis Tanah Lempung dengan kadar air lapangan tinggi antara 30-35%. Nilai CBR laboratorium pada titik 01 sebesar 33%, titik 2 sebesar 28% dan titik 3 sebesar 49%. Hasil ini menunjukan bahwa dari hasil pengujian lab, tanah dasar memnuhi syarat sebagai subgrade pada perkerasan jalan dimana CBR >5%. Nilai CBR lapangan yang diuji pada titik 6 titik pengujian memberikan nilai yang variatif  sebesar 4,64%-6,96% Hasil ini menunjukan bahwa dari hasil pengujian lab, tanah dasar memnuhi syarat sebagai subgrade pada perkerasan jalan dimana CBR >5% pada titik 01, dan titik 04. Sedangkan pada 4 titik lainnya tidak memenuhi nilai CBR nya sehingga diperlukan pemadatan khusus dilpangan.
EVALUASI PEKERJAAN TIMBUNAN PADA TANAH RAWA (LUNAK) DI PROYEK PLTMG KASTELA Jamalun Togubu; Djulisha S. Hakim
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.3686

Abstract

Tanah Rawa (tanah lunak) adalah lahan genangan air secara alamiah yang terjadi terus menerus atau musiman akibat drainase alamiah yang terhambat serta mempunyai ciri khusus secara fisik, kimia dan biologis, Tanah rawa merupakan jenis tanah yang memiliki daya dukung yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kekuatan Timbunan dapat meningkatkan nilai teknis Tanah Rawa. Pengujian sifat fisik tanah dan pengujian sifat mekanis tanah di mana pada pengujian tanah rawa di tambahkan variasi 1%, 1,05%, 1,1 %, 1,15% dan 2,00 % memiliki kuat gesek tanah 2,33°, 6,40° 10,41° ,1,1°, 1,15°, 2,00° sedangkan kuat tekan bebas pada tanah rawa dengan berbagai variasi 1%, 1,05%, 1,1%, 1,15%, dan 2,0% memiliki nilai kuat tekan bebas 0,0122 kg/cm², 0,0124 kg/cm², 0,0128 kg/cm²,0,0136 kg/cm² dan 0,0702 kg/cm². Hasil percobaan kuat gesek penambahan variasi menunjukan bahwa besar kekuatan timbunan dapat meningkatkan nilai teknis tanah rawa.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KENARI PADA CAMPURAN ASPAL BETON AC-BASE TERHDAP KARAKTERISTIK MARSHALL Muhammad Darwis; Muhammad Rizal
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.4040

Abstract

Abstrak Tuntutan kualitas perkerasan aspal beton dalam melayani intensitas berfungsi untuk memberi dukungan lapis permukaan, mengurangi regangan dan tegangan, menyebarkan dan meneruskan beban konstruksi jalan dibawahnya. beban lalu lintas yang berat dan temperatur yang tinggi dan juga pengaruh lingkungan membuat para peneliti di bidang perkerasan jalan biasanya menambahkan material tambahan dan material pengganti ke dalam campuran beraspal panas. bahan pengganti yang digunakan haruslah bernilai ekonomis dan mudah didapatkan Kulit Kenari merupakan suatu bahan yang sangat mudah didapatkan di Indonesia khusunya Indonesia bagian timur dan juga berniali ekonomis. Maka kulit kenari ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif sebagai bahan pengganti pada campuran perkerasan karena kulit kenari mempuyai struktur yang sangat keras dari kedua lapisan kulit lainya.Kata kunci:ac-base, kulit kenari, karakteristik marshall test.
KARAKTERISTIK BETON BERONGGA RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MATERIAL LOKAL KOTA TERNATE Muhammad Ridho; Arbain Tata; Suyuti Nurdin
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.4041

Abstract

AbstrakPembangunan jalan secara umum menggunakan perkerasan lentur atau kaku yang kedap air. Untuk mencegah masalah kerusakan jalan yang disebabkan oleh genangan air, saat ini banyak cara baru untuk mengendalikan aliran air pada permukaan perkerasan. Salah satu altrnatif dalam pengendalian air pada permukaan perkerasan adalah dengan menggunakan beton berongga. Dalam hal ini penggunaan beton berongga adalah sebagai bahu jalan yang berfungsi sebagai drainase sehingga dapat meneruskan aliran air ke dalam tanah, diharapkan beton berongga ini dapat mencegah berkurangnya kekuatan perkerasan utama yang disebabkan oleh genangan air, serta dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan yang ramah lingkungan.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh bentuk agregat dalam campuran beton berongga terhadap nilai porositas, permeabilitas dan kuat tekan yang akan di aplikasikan pada taman dan jalur pejalan kaki. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Agregat yang digunakan terdiri dari batu pecah dan batu tidak pecah variasi 0,5-1 cm, 1-2 cm, dan 2-3 cm dengan  faktor air semen (FAS) 0,40. Pengujian dilakukan pada umur perawatan basah 28 hari. Berdasarkan penelitian yang tlah dilakukan dapat disimpulkan bahwa dari variasi agregat yang digunakan campuran optimal diperoleh pada campuran dengan variasi 0,5-1 cm dan 1-2 cm yang menghasilkan nilai kemampuan merembeskan air yang tinggi. Beton berongga dengan variasi agregat kasar 0,5-1 cm didapatkan nilai porositas 39,24%, permeabilitas sebesar 0,179 (cm2/detik) dan kuat tekan 3,450 MPa. Beton berongga dengan variasi agregat kasar 1-2 cm didapatkan nilai untuk porositas yaitu 37,97%, dengan permeabilitas 0,162 (cm2/detik) dan kuat tekan sebesar 6,074 MPa. Beton berongga dengan variasi agregat kasar 1-3 cm didapatkan nilai porositas 33,80%, permeabilitas 0,148 (cm2/detik) dan kuat tekan 4,401 MPa.   Kata kunci: beton berongga, permeabilitas, porositas, kuat tekan, faktor air semen. 
ANILISIS TINGKAT KINERJA RUAS JALAN AKIBAT PERUBAHAN KAWASAN PEMUKIMAN MENJADI KAWASAN KOMERSIL PADA RUAS JALAN SULTAN KHAIRUN KOTA TERNATE Muhammad Rizal; Muhammad Darwis; Erwinsyah Tuhuteru
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.3937

Abstract

Abstrak Permasalahan lalu lintas yang terjadi di Kota Ternate yang semakin meningkat dengan bertambahnya jumlah penduduk maka bertambah pula jumlah kendaraan yang akan melintasi ruas jalan tersebut terutama di ruas Jalan Sultan Khairun. Jalan Sultan Khairun merupakan ruas jalan yang terdapat berbagai pusat perekonomian yang cukup ramai di sepanjang ruas jalan tersebut akan tetapi sebagian besar tidak memiliki lahan parkir yang cukup sehingga banyak pengunjung melakukan kegiatan On Street Parking. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengaruh adanya kegiatan perubahan kawasan pemukiman menjadi kawasan komersial terhadap karakteristik kinerja ruas Jalan Sultan Khairun. Metode yang digunakan yaitu gabungan antara survey lapangan dan studi literatur dengan data yang diperlukan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Survey dilakukan selama 7 hari dengan perhitungan menggunakan MKJI 1997. Kata kunci:ac-base, kulit kenari, karakteristik marshall test. 
FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PEKERJAAN PADA PROYEK KONSTRUKSI DI KOTA TERNATE Edward Rizky Ahadian; Zulkarnain K. Misbah; Nurlaela Taher
Journal of Science and Engineering Vol 4, No 2 (2021): Journal Of Science And Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v4i2.4168

Abstract

Keterlambatan penyelesaian pekerjaan pada proyek konstruksi berpotensi besar terhadap meningkatnya biaya pelaksanaan proyek, perselisihan, dan juga pemutusan hubungan kerja. Saat ini, di mana alat dan teknik manajemen proyek telah dikembangkan dan diperkuat dengan kemajuan teknologi akan membuat proyek lebih lancar dan selesai tepat waktu. Namun, beberapa proyek masih tertunda yang merupakan titik untuk di renungkan. Kondisi proyek di kota Ternate tidak jauh berbeda, dimana setiap tahunnya masih sering terdapat keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek konstruksi. Oleh karena itu perlu diteliti faktor yang paling berpengaruh/dominan terdapat penyebab keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi, sehingga keterlambatan penyelesaian pekerjaan proyek konstruksi yang terjadi dapat ditangani dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode analisis faktor dan bertujuan untuk mengetahui secara pasti faktor yang paling berpengaruh atau dominan terhadap keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi gedung di Kota Ternate. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuisioner. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 3 (tiga) faktor yang paling berpengaruh atau dominan penyebab keterlambatan pekerjaan proyek konstruksi gedung di kota Ternate, yaitu faktor kurangnya tenaga ahli, faktor mandor kurang berpengalaman dan faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja. Faktor kurangnya tenaga ahli memiliki nilai eigen value sebesar 28,709%, faktor mandor kurang berpengalaman memiliki nilai eigen value sebesar 22,273%, dan faktor kurangnya ketersediaan tenaga kerja dengan nilai eigen value sebesar 20,473%. Secara keseluruhan ketiga faktor tersebut mampu menjelaskan 71,455% variasi

Page 5 of 13 | Total Record : 126