cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Articles 530 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR PAI MELALUI METODE DISKUSI DI SMP NEGERI 6 BOLANO LAMBUNU Meli Anjustian, Meli Anjustian; Kadir, Surni; Lasawali, Adhriansyah A.
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1290

Abstract

Skripsi ini membahas tentang upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajarPAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu dengan rumusan masalah bagaimana deskripsi upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu? dan bagaiamana implikasi terhadap upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu?. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian skripsi ini yaitu:1. Deskripsi upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu yaitu pertama menganalisa dan menetapkan materi pelajaran PAI yang cocok untuk diterapkan metode diskusi, kedua melakukan persiapan yang diperlukan dalam menggunakan metode diskusi, ketiga melaksanakan pembelajaran PAI dengan menggunakan metode diskusi, keempat melaksanakan pengelolaan pembelajaran agar dapat mengaktifkan dan meningkatkan prestasi belajar siswa dan yang terakhir yaitu melakukan evaluasi pembelajaran dan tindak lanjut.2. Implikasi terhadap upaya meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PAI melalui metode diskusi di SMP Negeri 6 Bolano Lambunu  yaitu pertama meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran, yang kedua meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran PAI,  ketiga meningkatkan dan membuka serta menambah wawasan siswa, keempat, siswa belajar mengungkapkan dan mempertahankan pendapat dengan alasan yang logis, yang logis, kelima meningkatkan prestasi belajar siswa, keenam melatih siswa berfikir kritis, ketujuh mendorong siswa untuk memecahkan masalah secara bersama-sama, kedelapan membiasakan siswa untuk mendengarkan pendapat siswa lain dan kesembilan melatih siswa untuk bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan guru.Kata Kunci        : Keaktifan, Prestasi Belajar, dan Metode Diskusi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BINA KELUARGA LANSIA DI DESA POMBEWE KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Jamilah, Jamilah; Sudirman, Sudirman; Yusuf, Herlina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.838

Abstract

Masalah utama bagi para lanjut usia adalah pemenuhan kebutuhan pelayanan kesehatan, oleh karena itu perlu dikembangkan pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan upaya peningkatan, pencegahan, dan pemeliharaan kesehatan di samping upaya penyembuhan dan pemulihan. Termasuk Lansia yang ada di desa Pombewe dengan jumlah 119 Lansia dimana sebagian besar mengalami masalah kesehatan termasuk masih tingginya kesakitan Lansia sehingga lansia perlu mendapatkan perhatian yang serius dari semua sektor untuk upaya peningkatan derajat kesehatan dan mutu lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan bina keluarga lansia di desa Pombewe Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dengan jumlah 3 informan, dengan menggunakan indepth interviewHasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program sudah cukup baik dapat dilihat sebagian besar para Lansia aktif dalam kegiatan program Bina Keluarga Lansia, Para Lansia selalu aktif mengikuti pengobatan gratis, Senam, pengajian secara rutin dilaksanakan, Koordinasi dan  kemitraan sektor terkait dengan BKL seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sigi sudah cukup baik dan sebagian besar capaian tujuan kegiatan Bina Keluarga Lansia sudah mencapai target dan menjadikan Lansia Tangguh yang bercirikan Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif.Saran dalam penelitian ini adalah Diharapkan bagi pihak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk Menetapkan jadwal evaluasi dan perbaikan program BKL yang berkesinambungan di tingkat lokal dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaan teknis terkait dengan metode-metode evaluasi yang dapat dilakukan secara ilmiah yang melibatkan mitra dan akdemisi dan menetapkan kegiatan penilaian kebutuhan dan potensi masyarakat terkait dukungan keluarga Kata Kunci  : Implementasi Kebijakan, Bina Keluarga Lansia
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP ANAK RESIDIVIS PECURIAN SEPEDA MOTOR (Studi Kasus Di Wilayah Hukum Kepolisian Resort Palu) Ismail, Ismail Malik; Purnawati, Andi; Lestiawati, Ida
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.704

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak sebagai residivis pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Palu (2) Untuk mengetahui upaya  penanggulangan  anak sebagai residivis pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Palu. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan pendekatan Penelitian secara yuridis Empiris. Hasil Penelitian ini adalah (1).Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan masih adanya  anak residivis pencurian sepeda motor di kota Palu adapun faktor-faktor tersebut yaitu, faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor penegakan hukum dan faktor pendidikan. Keempat faktor inilah yang menyebabkan masih adanya anak  residivis di kota Palu (2) Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah munculnya anak residivis pencurian kendaraan bermotor yaitu diantaranya meningkatkan pola pembinaan di lembaga pemasyarakatan Klas IIA Palu, melakukan Upaya Preventif dan terakhir adalah melakukan Upaya Repsesif terhadap anak residivis kasus pencurian. Saran dalam Penelitian ini adalah (1).Kepolisian dalam hal ini Polres Palu diharapkan dapat melakukan sosialisasi yang lebih terarah khusus untuk anak baik itu di kalangan masyarakat umum maupun di sekolah-sekolah dari tingkatan pertama sampai tingkatan lanjut terkait pengenalan hukum kepada anak agar muncul kesadaran terhadap hukum, selain itu diharapkan kepada orang tua untuk membimbing anaknya, mengawasi baik itu dalam lingkungan rumah tangga maupun dalam lingkup tempat anak berinteraksi agar terbentuk karakter yang baik sejak dini kepada seorang anak. (2) Sebaiknya pihak LAPAS lebih fokus dan lebih memperhatikn anak didiknya dengan cara membimbing secara serius dan terarah agar anak didiknya dapat berubah dan menyadari kesalahan yang pernah dia lakukan dan melakukan pendidikan karakter agar supaya anak dapat membedakan yang mana yang baik dan yang mana hal yang tidak baik sehingga tidak ada lagi anak residivis di Kota Palu Kata  Kunci : Kriminologis, Residivis Anak, Pencurian Kendaraan Bermotor 
KORELASI PELAKSANAAN SHOLAT DHUHA TERHADAP KONSISTENSI SHOLAT WAJIB DI MADRASAH ALIYAH MUHAMAMMADIYAN NUNU PALU Ali, Israwati Mw.; Normawati, Normawati; Hilal, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.934

Abstract

Sholat merupakan ibadah wajib yang harus di lakukan oleh setiap muslim yang sudah akhir balig .Dengan melaksanakan sholat hati akan terasa lebih tentram serta damai karena kita akan merasa lebih dekat dengan Allah Swt. Melaksanakan sholat wajib maupuns holats unnah itu adalah bentuk perwuju dan komunikasi kita terhadap Allah Swt. Selain sebagai penghubung antara manusia dengan PenciptaNya, sholat juga dapat dijadikan media untuk membentuk akhlakul karima yang sangat perlu untuk diajarkan kepada anak-anak salah satunya dengan membiasakan melakukan ibadah sholat sunnah dhuha yang dilakukan setiap  hari di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Nunu Palu membuat peserta didik jadi terbaisa dalam melakukan ibadah wajib maupun sunnah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana proses pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, yang mana,variabel dalam penelitian  ini  yaitu sholat dhuha (X) dan sholat wajib vaiabel (Y). Teknik dalam pengumpulan  data ini menggunakan observasi, angket/kusioner dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang penulis telah lakukan, Kegiatan sholat dhuha diMadrasah Aliyah Muhammadiyah Nunu Palu cukup terlaksana dengan baik dan terarah, kegiatan ini tidak hanya sekedar sholat saja namun peserta didik tidak langsung bergegas dari masjid, melainkan memperbaiki posisi untuk mendegarkan kajian-kajian tersebut. Sholat dhuha di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Nunu Palu adalah pengganti dari apel pagi yang biasa dilakukan disekolah-sekolah lain. Rumusan masalah Kedua diketahui setelah melakukan berbagai macam uji yang terdapat dalam lampiran, bahwa korelasi pelaksanaan sholat dhuha terhadap konsistensi sholat wajib diMadrasah Aliyah Muhammadiyah Nunu Palu sangat berkorelasi karena hasil dari semua uji yang dilakukan menunjukan adanya signifikan. Dan hasil uji terakhir menunjukan bahwa  75,0% dari 30 responden memiliki tingkat konsistensi sholat wajib yang tinggi dan 25,0% dari 30 responden memiliki tingkat yang rendah dalam konsistensi sholat wajib. Kata kunci: Pelaksanaan Sholat Dhuha, Konsistensi Sholat Wajib
EFEKTIVITAS DESENTRALISASI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SMA NEGERI 1 LAKEA Mangale, Rustam S.; Kadir, Surni; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.739

Abstract

Skripsi ini membahas tentang efektivitas desentralisasi pendidikan dalammeningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea dengan pokok pembahasana bagaimana deskripsi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea? dan bagaimana implikasi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan profesionalisme guru di SMA Negeri 1 Lakea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuideskripsi dan implikasi desentralisasi pendidikan dalam meningkatkan prodfesionalisme guru di sekolah tersebut.Untuk menjawab permsalahan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, serta menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian skripsi ini yaitu: deskripsi Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Lakea: (1) Desentralisasi pendidikan merupakan pemberian kewenangan kepada daerah untuk mengelola pendidikannya, lalu daerah melimpahkan kepada masing-masing sekolah (2) Pemerintah pusat tetap mengontrol pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan masing-masing sekolah melalui akreditasi nasional yang dilaksanakan oleh BAN-SM (3) Aspek-aspek yang menjadi kewenangan sekolah dalam melaksanakan desentralisai pendidikan yakni: (a) Perencanaan dan evaluasi program sekolah dalam hal ini sekolah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan cara merencanakan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan profesionalisme guru, misalnya mengutus guru untuk mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan merencanakan bimbingan teknis untuk meningkatkan keterampilan guru dan mengevaluasi berbagai perencaan kegiatan program sekolah (b) Aspek pengelolaan proses belajar, memberikan kewenangan kepada masing-masing guru untuk mengelola proses pembelajaran pada mata pelajaran yang dipegangnya dan kepala sekolah melukan supervisi kepada guru untuk mengevaluasi dan membimbing pelaksanaan proses pembelajaran guru tersebut (c) Aspek pengelolaan ketenagaan, SMA Negeri 1 Lakea mengelola 25 orang guru dan 3 orang tenaga administrasi, pengelolaan yang dilakukan misalnya memberikan guru mata pelajaran yang sesuai dengan keahliannya, dan mengutus guru sebagai perwakilannya dalam kegiatan seminar mapun workshop (d) Aspek pengelolaan keuangan, sekolah mengelola dana BOS dengan prosedur sesuai dengan aturan penggunaan dana tersebut yakni sebagai operasional sekolah, misalnya mengupayakan pembayaran honor guru honorer yang tidak pernah terlambat dibayarkan. Implikasi Desentralisasi Pendidikan dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru di SMA Negeri 1 Lakea: (1) Program sekolah dalam meningkatkan profesionalisme dapat terlaksana dengan baik (2) Masing-masing guru berupaya meningkatkan pengelolaan proses belajarnya sebagai implikasi dari pelaksanaan supervisi (3) Sekolah memiliki tenaga pendidik sesuai dengan kebutuhan dan (4) Pengelolaan keuangan yang dilaksanakan oleh sekolah dapat memotivasi guru untuk melaksanakan tugasnya dengan baik.Kata Kunci        :    Desentralisasi pendidikan, profesionalisme guru
ANALISIS PERBEDAAN PENGETAHUAN REMAJA UMUR 12-19 TAHUN DI DESA TINGGEDE SELATAN TENTANG RISIKO PERNIKAHAN DINI DI MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN Mawaddah, Mawaddah; Sakung, Jamaludin; Jufri, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1151

Abstract

Di dunia banyak terjadi kasus perkawinan anak usia dini. Hal ini menjadi perhatian internasional disebabkan risiko yang timbul dari pernikahan dini diantaranya hubungan seksual pada usia dini, kehamilan pada usia muda, infeksi menular seksual, risiko kompilasi yang terjadi selama kehamilan dan persalinan, sehingga berkontribusi pada peningkatan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan remaja usia 12-19 tahun di desa tinggede selatan tentang risiko pernikahan dini melalui penyuluhan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan eksperimen menggunakan one group pretest posttest design. Artinya, sebelum melakukan konseling responden diberi pertanyaan (pretest) kemudian setelah konseling dilakukan, responden diberi kuesioner untuk yang kedua kalinya (posttest) kemudian peneliti membandingkan hasil pretest-posttest. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai (p-Value) = 0,000 yang artinya (p> 0,05), maka Ho diterima yakniada perbedaan pengetahuan remaja usia 12-19 tahun di desa Tinggede Selatan tentang risiko pernikahan dini melalui konseling kesehatan. Hal ini diperlukan untuk memahami remaja tentang pernikahan dini yang diharapkan dapat mengurangi risiko pernikahan yang tidak siap secara fisiologis bagi wanita yang akan melakukan reproduksi dan kesiapan mental untuk pasangan yang melakukan pernikahan diniKata Kunci        : Konseling, Pernikahan Dini, Remaja, Risiko
KESULITAN YANG DIHADAPI OLEH SISWA KELAS TUJUH DI MTs. Al-HAQ PALU DALAM MENULIS DESKRIPTIF TEKS Nursakinah, Nursakinah; Nadrun, Nadrun; Budi, Budi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1219

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah menulis yang dihadapi oleh siswa MTs. Al-Haq Palu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas tujuh MTs. Al-Haq Palu, dengan jumlah 21 siswa yang diambil dari satu kelas dengan menggunakan teknik total sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan tes, wawancara, dan daftar pertanyaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menghadapi banyak masalah yang meliputi 1 mereka kekurangan kosakata; 2 mereka kesulitan untuk mengembangkan ide mereka; 3 mereka tidak dapat menggunakan kata dengan tepat; dan 4 mereka tidak dapat menggunakan pengejaan dan tanda baca dengan baik.Kata kunci: Kesulitan, Menulis, Deskriptif Teks.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENJUAL JAJANAN DENGAN HIGIENE SANITASI MAKANAN YANG DIJAJAKAN DISEKOLAH DASAR DI PALU BARAT Sadia, Nur Ismy; Sakung, Jamaluddin; Rismawati, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.787

Abstract

Hygiene dan sanitasi merupakan suatu tindakan atau upaya untuk meningkatkan kebersihan dan kesehatan melalui pemeliharaan dini setiap individu dan faktor lingkungan yang mempengaruhinya, agar individu terhindar dari ancaman kuman penyebab penyakit. Sanitasi  adalah  cara  pengawasan masyarakat yang menitik beratkan kepada pengawasan terhadap berbagai faktor lingkungan yang mungkin mempengaruhi derajat kesehatan. Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan  perilaku penjual jajanan dengan higiene sanitasi makanan yang di jajakan di Sekolah dasar di kecamatan palu barat. Berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan bahwa nilai P.Value = 0,622 (p>0,05) maka Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan pengetahuan dengan higiene sanitasi makanan di sekolah dasar kecamatan palu barat. Berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan bahwa nilai P.Value = 0,041 (p<0,05) maka Ho ditolak  yang berarti ada hubungan sikap dengan higiene sanitasi makanan. Berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan bahwa nilai P.Value = 1,000  yang artinya (p>0,05) maka Ho diterima maka tidak ada hubungan tindakan dengan higiene sanitasi makanan di sekolah dasar kecamatan palu barat. Bagi Penjual Jajanan Makanana, diharapkan lebih meningkatakan pengetahuan , sikap dan tindakan tentang higiene sanitasi makanan melalui  penyuluhan tenaga kesehatan atau media massa atau informasi dari masyarakat sekitar.Kata Kunci      : Hygiene sanitasi,Makanan,Pengetahuan,Sikap,Tindakan
PERAN ORANG TUA TERHADAP POLA ASUH PERKEMBANGAN SOSIAL SEMOSIONAL ANAK DI PAUD KELOMPOK BERMAIN BAHAGIA ROGO KECAMATAN DOLO SELATAN KABUPATEN SIGI Risnawangsih, Eti; Said, Arsyad; Syamsidar, Syamsidar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak, untuk mengetahui upaya yang dilakukan orang tua terhadap pola asuh dalam hal sosial emosional anak di Kelompok Bermain, dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat peran pola asuh orang tua.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Agar yang diperoleh terjamin validitas dan kredibilitasnya, maka pengecekan keabsahan data melalui metode triangguasi. Berdasarkan hasil penelitian tentang “Peran Orang tua terhadap Pola Asuh Perkembangan Sosial Emosional Anak di PAUD Kelompok Bermain” dapat disimpulkan sebagai berikut, ada 4 hal ataupun cara pola asuh orangtua yang berperan dalam perkembangan sosial emosional anak, yaitu: (1) Membimbing dan mengarahkan agar anak dapat mematuhi aturan orang tua memberikan pengertian dan menggunakan komunikasi yang mudah dipahami bagi anak; (2) Memberi kesempatan pada anak untuk mengungkapkan perasaannya. Orang tua senantiasa berkomunikasi yang baik dengan anak dan menanggapi segala cerita anak; (3) Memberikan kesempatan pada anak untuk mengekspresikan emosi ketika marah, senang ataupun sedih. Orang tua melibatkan anak dalam kegiatan diluar rumah dan bersosialisasi dengan orang lain, selain itu orang tua menjaga komunikasi yang baik dengan anak; (4) Orang tua melatih kesabaran anak. Orang tua memberikan aturan, batasan dan berdiskusi untuk segala keinginan anak, dan orang tua mengajarkan untuk lebih bersabar.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Perkembangan Sosial Emosional
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS BIROBULIKECAMATAN PALU SELATAN KOTA PALU Wahidah, Robiatul; Sudirman, Sudirman; Andri, Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.829

Abstract

Penguna jasa pelayanan kesehatan di puskesmas menuntut pelayanan yang berkualitas tidak hanya  menyangkut kesembuhan dari openyakit secara fisik akan tetapi juga menyangkut kepuasan terhadap sikap, pengetahuan dan ketrampilan petugas dalam memberikan pelayanan serta tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dan dapat memberikan kenyamanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di puskesmas birobuli kecematan palu selatan kota paluJenis penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional study yang digunakan untuk mengukur variabel independen dan variabel dependen secara bersamaan. Dengan jumlah samapel sebanyak 96 responden yang didapat dari hasil perhitungan rumus estimasi proporsi. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan Uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan keterhandalan dengan kepuasan pasien dengan nilai p=0,000<0,05. Ada hubungan antara empati dengan kepuasan pasien dengan nilai p=0,002<0,05. Ada hubungan antara berwujud dengan kepuasan pasien dengan nilai p=0,000<0,05. Ada hubungan antara ketanggapan dengan kepuasan pasien dengan nilai p=0,009<0,05. Ada hubungan antara jaminan kepastian dengan kepuasan pasien dengan nilai p=0,000<0,05. Hasil peneitian ini kiranya dapat penelitian ini dapat di jadikan informasi untuk peningkatan pelayanan yang mutu pelayanan kesehatan di puskesmas birobuli kecamatan palu selatan provinsi sulawesi tengah (kota palu). Kata kunci : Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien