cover
Contact Name
oktarina
Contact Email
oktarina@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science)
ISSN : 16932897     EISSN : 25020455     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGRITROP adalah publikasi ilmiah hasil penelitian ilmu-ilmu pertanian yang diterbitkan atau dikelola oleh dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal agritrop ini diterbitkan secara berkala tiap semester atau satu tahun dua kali terbit, yaitu pada Bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 416 Documents
RESPON PERTUMBUHAN UMBI GINSENG JAWA (Talinum paniculatum Gaertn) PADA BERBAGAI MEDIA [ GROWTH RESPONSE OF JAVANESE GINSENG (Talinum paniculatum Gaertn) ON DIFFERENT GRIWING MEDIUM ] Praptiningsih praptiningsih; ibo Soertojo
AGRITROP Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v12i1.700

Abstract

Produk dari Talinum paniculatum Gaertn adalah bohlam, pertumbuhan yang dipengaruhi oleh media tumbuh. Untuk mendukung Groth kondisi Talinum paniculatum Gaertn media harus remah, subur, dan yang dapat dihukum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membentuk komposisi media yang tepat untuk pertumbuhan Talinum paniculatum. Penelitian dilakukan di kebun percobaan STIPER Jember selama enam bulan, dari April 2012 sampai Oktober 2012 di ketinggian 89 m di atas permukaan laut. Desain percobaan Acak Lengkap Rancangan (acak kelompok) dengan 10 perlakuan komposisi media. Pengobatan yang komposisi tanah yang berbeda: Pasir: Pupuk kandang, terdiri os A = 1: 1: 1, B = 1: 0: 0, C = 1: 1: 0, D = 1: 0: 1, E = 2: 1: 1, F = 1: 2: 1, G = 1: 1: 2, H = 2: 1: 2, I = 2: 2: 1. J = 1: 2: 2. Hasil penelitian menunjukkan komposisi media 1 bahwa: 1: 2 (G) produk pertumbuhan terbaik dari Talinum paniculatum. Kata kunci: Tanah, pasir, pupuk, ginseng Jawa
KAJIAN MACAM BIOCHAR DAN KONSENTRASI BIOURINE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.) Mariyatul Qibtiyah; Pudyartono Pudyartono
AGRITROP Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v15i1.789

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh macam biochar dan konsentrasi biourine terhadap peningkatan pertumbuhan dan produksi padi.   Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang diulang 3 kali. Perlakuan 1 terdapat 4 level : tanpa biochar, biochar jerami padi, biochar sekam padi, biochar kotoran sapi. Perlakuan 2 terdapat 4 level : tanpa biourine, konsentrasi biourine 1 : 0, 1 : 5 dan 1 : 10. Parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, berat total tanaman, jumlah malai per rumpun, bobot gabah kering panen, dan bobot 1000 butir gabah. . Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang   nyata antara macam biochar dan konsentrasi biourine Perlakuan terbaik yaitu pada biochar kotoran sapi dan konsentrasi biourine 1 : 10. Keywords : biourine sapi, padi (oryza sativa L.), macam biochar, waktu pemberian, konsentrasi
APLIKASI BIORASIONAL EKSTRAK SIRIH DAN TEMBAKAU PADA PENYAKIT ANTRAKNOSA CABAI DI LAPANG Oktarina O; Bagus Tripama; Alif Darmawan Supartha
AGRITROP Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v16i1.1558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biorasional ekstrak sirih dan  tembakau  yang efektif dalam menekan penyakit antraknosa cabai. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember.  Metode penelitian menggunankan Rancangan Acak Kelompok dengan perlakuan E1 ( kontrol, tanpa perlakuan), E2  (Ekstrak sirih:tembakau  1:1), E3  (Ekstrak Sirih : tembakau 2:1), E4 (Ekstrak Sirih : tembakau 1:2). E5 (Ekstrak Sirih:Tembakau 3:1), E6 (Ekstrak Sirih:Tembakau 1:3) yang masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biorasional ekstrak sirih dan  tembakau berpengaruh terhadap Intensitas serangan penyakit, Jumlah total buah pertanaman, Jumlah total buah perplot, Berat total buah pertanaman, Berat total buah perplot, Intensitas kerusakan buah perplot.. Biorasional ekstrak sirih dan tembakau 3:1 memberikan  efektivitas tebaik.
PENAMPILAN FENOTIPE BAYAM MERAH AKIBAT DARI PEMBERIAN PUPUK UREA DAN URINE SAPI Djarwatiningsih Djarwatiningsih; Widiwurjani Widiwurjani; Decky Zulkarnaen
AGRITROP Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v14i1.413

Abstract

Fenotipe merupakan penampakan luar tanaman yang dibudidaya akibat dari faktor lingkungan dan sifat genetik yang dibawa oleh tanaman. Tanaman bayam merah (Amaranthus gangeticus L) merupakan tanaman sayuran yang sangat digemari semua orang dan mempunyai nilai jual tinggi.Usaha untuk mendapatkan penampakan tanaman yang baik, dapat melalui pemupukan dengan urea dan urine kelinci. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 2 faktor yang disusun secara faktorial dan diulang tiga kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk urea dengan 4 perlakuan, faktor kedua adalah dosis urine kelinci dengan 4 perlakuan. Hasil yang didapat adalah terjadi interaksi pada rata-rata jumlah daun akibat perlakuan pemberian urea dan urine kelinci pada pengamatan ke-5, pemberian urea dengan dosis 100 kg/Ha berpengaruh pada lebar daun pada umur pengamatan ke-5 dan ke-6 dan berat basah tanaman, tetapi pemberian urine kelinci tidak menunjukkan adanya pengaruh pada berbagai parameter pengamatan.
PENGARUH PESTISIDA NABATI DAN KIMIA TERHADAP MORTALITAS Lepidiota stigma Fabricius (Coleoptera : Scarabaeidae) PADA TANAMAN TEBU Eko Siswanto; Etik M. Achadian; Tri Kurniastuti
AGRITROP Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v17i2.2762

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perilaku Lepidoptera stigma Fabricius dan hasil beberapa perlakuan kontrol terhadap kematian L. Stigma. Pengujian L. stigma dilakukan dalam 2 tahap, pengujian langsung dan pengujian tidak langsung. Perlakuan disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 4 perlakuan (kontrol, limbah kulit kacang mete dengan dosis 600 kg / ha, limbah tembakau 250 kg / ha, dan insektisida imidacloprid dengan dosis 7,5 kg / ha) diulang 4 kali. Variabel yang diamati termasuk aktivitas antifeedant, mortalitas dan peringkat gejala kerusakan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan menggunakan imidacloprid 7,5 kg / ha menunjukkan hasil terbaik pada variabel pengamatan aktivitas antifeedant, mortalitas L. stigma, dan peringkat gejala kerusakan tanaman.  
PENGARUH KOMPOSISI NUTRISI HIDROPONIK DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOY (Brassica chinensis L.) YANG DITANAM SECARA HIDROPONIK Hadi Suhardjono; W Guntoro
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v11i1.673

Abstract

Hidroponik adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan tentang usaha penanaman tanpa menggunakan media tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komposisinutrisi hidroponik dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy yang ditanam secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan di screenhouse milik Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Penelitian ini  merupakan percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang tiga kali. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Faktor pertama komposisi nutrisi hidroponik dan faktor kedua adalah varietas pakchoy.  Hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang nyata antara komposisi nutrisi hidroponik dengan varietas pakchoy, tetapi terdapat pengaruh pertumbuhan yang sangat nyata dari dua jenis varietas pakchoy yang dibudidayakan pada kondisi lingkungan dengan perlakuan komposisi nutrisi hidroponik yang sama. Kata kunci : Nutrisi hidroponik, hidroponik, varietas, Pakchoy.
MODEL DIVERSIFIKASI KONSUMSI PANGAN BAGI MASYARAKAT PINGGIRAN HUTAN BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL DAN TEKNOLOGI [MODEL APLICATION OF FOOD CONSUMPTION EVERSIFICATION FOR FRINGES SOCIETY BASED LOCAL RESOURCE AND TECHNOLOGY] Wiwit Widiarti; Teguh Hari Santosa
AGRITROP Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v12i2.717

Abstract

Tujuan penelitian adalah : memperoleh model diversifikasi konsumsi pangan bagi masyarakat pinggiran hutan berbasis sumberdaya local dan teknologi. Lokasi penelitian di Kabupaten Bondowoso, Lumajang dan Malang. Penentuan sampel secara stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui metode PRA, FGD, RRA, indept interview dan survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) program diversifikasi konsumsi pangan melibatkan institusi lokal, Kabupaten Bondowoso, Lumajang dan Malang (Perhutani, Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Dinas Koperasi dan Perguruan Tinggi). (2) diversifikasi konsumsi pangan beras (66,00-71,61%), non beras (28,39-34,00%). (3) ketahanan dan keamanan pangan rumah tangga pada katagori mantap dan sangat mantap. (4) potensi pasar cukup baik, tetapi masih perlu pembinaan, (5) model diversifikasi konsumsi pangan yang berhasil disusun meliputi : pendapatan masyarakat yang layak dan harga bahan pangan yang terjangkau, dan distribusi pangan yang merata sehingga terciptalah ketahanan pangan. Kata kunci : masyarakat pinggiran hutan, model diversifikasi konsumsi pangan, sumberdaya local.
PENGARUH MEDIA TANAM DARI BEBERAPA FORMULASI BIOCHAR PADATANAH PASIRAN TERHADAP KUALITAS BIBIT TEMBAKAU(Nicotiana tabacum) BESUKI NA-OOGST Irvan Andriko Sinaga; Josi Ali Arifandi; Marga Mandala
AGRITROP Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v15i2.1184

Abstract

Tanah pasiran merupakan lahan marjinal yang potensial untuk dijadikan sebagai lahan pertanian. Sifat fisika tanah pasiran merupakan salah satu faktor pembatas karena didominasi pori makro. Pengelolaan dengan aplikasi biochar berbahan baku dari limbah tanaman perkebunan pada tanah pasiran merupakan salah satu alternatif untuk memperbaiki kondisi fisika tanah sehingga dapat mendukung sebagai media tanam pembibitan tanaman tembakau (Nicotiana tabacum) Besuki Na-Oogst. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-September 2017 bertempat di Laboratorium Konservasi dan Fisika Tanah, Laboratorium Kesuburan Tanah dan Green House Fakultas Pertanian Universitas Jember. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri atas 2 faktor yaitu faktor jenis biochar yang terdiri dari biochar limbah kulit kopi (B1), biochar limbah kulit kakao (B2), dan biochar biji karet (B3) dan faktor kedua adalah dosis biochar tersebut yaitu meliputi tanpa biochar/kontrol (D1), 12,5 g/kg tanah (D2), 25 g/kg tanah (D3) dan 37,5 g/kg tanah (D4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara dosis biochar dengan taraf dosis yang berbeda memberikan pengaruh terhadap pH tanah, tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, luas permukaan daun, diameter batang, panjang akar, berat basah dan berat kering bibit tembakau besuki na-oogst. Setiap jenis biochar dan dosis biochar masing-masing memberikan pengaruh yang berbeda terhadap perbaikan sifat fisik tanah pasiran yaitu menurunkan nilai berat volume (BV), meningkatkan porositas, water holding capacity (WHC) dan pH tanah.Kombinasi perlakuan yang terbaik untuk pertumbuhan bibit tembakau besuki na-oogst adalah pada jenis biochar biji karet dengan dosis 25 g/kg tanah.
APLIKASI PEMUPUKAN NITROGEN DAN MOLYBDENUM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BUNCIS BLUE LAKE (Phaseulus vulgaris) DI TANAH ENTISOL Bagus Tripama; Pebrian Diah Pangesti
AGRITROP Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v14i1.404

Abstract

Penerapan nitrogen dan molibdenum merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nitrogen dan molibdenum terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman buncis Blue Lake. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2015 sampai tanggal 13 Desember 2015 di Kebun Percobaan Universitas Muhammadiyah Jember. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak Kelompok (RAK) dua faktorial dengan perlakuan pertama dosis Nitrogen N0 (Kontrol), N1 (0,5 g/polybag) dan N2 (1,6 g/polybag), perlakuan kedua dosisi molibdenum M0 (Kontrol), M1 (0,5 ppm), M2 (1 ppm), M3 (2 ppm) dan M4 (3 ppm) dengan tiga ulangan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan N1 memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman buncis blue lake. Sedangkan pada perlakuan Mo di berbagai dosis tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi, akibat tidak adanya bintil akar pada buncis blue lake.
KAJIAN PERBANYAKAN BIBIT TEBU (Saccharum officinarum L.) MENGGUNAKAN METODE PENANAMAN SATU MATA (Single Bud Planting) Ana Amiroh; Pudyartono P; Agus Rianto
AGRITROP Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v17i1.2190

Abstract

Produksi gula bersumber dari areal tebu negara, areal tebu rakyat dan areal tebu swasta. Target swasembada gula dengan program utama bongkar ratoon sehingga perlu bibit dalam jumlah banyak. Metode single bud planting merupakan metode perbanyakan bibit tebu yang menerapkan konsep dan prinsip dari System of Rice Intensification (SRI). Metode ini menerapkan tanaman tebu di pembibitan menggunakan bagal (chip) dengan mata tunggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penangkaran atau multiplikasi bibit tebu. Penelitian dengan menggunakan metode Rancangan Petak-Petak Terbagi (RPPT) yang terdiri dari tiga faktor yaitu:  Faktor I: Dosis pupuk (P) dengan 2 level; (P1) pupuk kompos+standar, (P2) pupuk Standar. Faktor II: Varietas tebu (V) dengan 5 level; (V1) varietas PS 881, (V2) PS 882, (V3) PS 862, (V4) PSJK 922, (V5) VMC 76-16. Faktor III: Jarak tanam (A) dengan 3 level; (A1) 20 cm, (A2) 40 cm, (A3) 60 cm. Hasil penelitian bahwa tingkat penangkaran atau multiplikasi bibit tebu terdapat interaksi maupun beda nyata pada perlakuan dosis pupuk, varietas, dan jarak tanam, rata-rata menunjukkan hasil yang baik pada pupuk kompos+standar, perlakuan varietas rata-rata jumlah anakan per rumpun umur 7 BST, pada jenis varietas PS 881 sebesar 6,61 anakan, PS 882 sebesar 6,88 anakan, PS 862 sebesar 6,69 anakan, VMC 76-16 sebesar 6,71 anakan. pada anakan per rumpun pada jarak tanam 60 cm mencapai 8,16 anakan. pengamatan jumlah mata per batang hasil terbaik terjadi pada varietas PS 862 dengan jarak tanam 60 cm rata-rata 15 mata per batang, varietas VMC 76-16 rata-rata 15,33 mata per batang.

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 1 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 2 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian More Issue