cover
Contact Name
oktarina
Contact Email
oktarina@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agritrop-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science)
ISSN : 16932897     EISSN : 25020455     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
JURNAL AGRITROP adalah publikasi ilmiah hasil penelitian ilmu-ilmu pertanian yang diterbitkan atau dikelola oleh dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember. Jurnal agritrop ini diterbitkan secara berkala tiap semester atau satu tahun dua kali terbit, yaitu pada Bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 416 Documents
UPAYA MEMPERPANJANG DAYA SIMPAN BENIH KEDELAI DENGAN PELAPISAN CHITOSAN BERDASAR PENILAIAN VIABILITAS DAN KANDUNGAN KIMIAWI Bambang Sukowardojo
AGRITROP Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v11i1.664

Abstract

Benih kedelai peka sekali terhadap kondisi simpan yang kurang optimal, dan cepat mengalami kemunduran. Untuk itu, telah dilakukan penelitian yang bertujuanmengkaji dan menentukan konsentrasi chitosan yang tepat pada benih kedelai kuning dan hitam dalam memperlambat kemunduran benih setelah disimpan, dan telah dilaksanakan di Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Jember, mulai Februari sampai dengan Oktober 2012. Percobaan disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap (RAK) faktorial terdiri dari tiga faktor tiga ulangan. Faktor pertama jenis benih (J) meliputi dua taraf : kedelai kuning dan kedelai hitam,  faktor kedua konsentrasi chitosan (C) meliputi empat taraf : 0% (kontrol), 2 %, 4 %, dan 6 %, faktor ketiga lama simpan (L) meliputi dua taraf: tiga dan enam bulan. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian menunjukkan : (1) jenis benih kuning maupun hitam memiliki viabilitas benih yang tidak berbeda nyata, tetapi dari evalusi kandungan kimia benih kedelai hitam memiliki daya hantar listrik (DHL) rendah, dan  kandungan lemak maupun protein tinggi, (2)  chitosan 2% dengan lama simpan 3 bulan memiliki viabilitas benih yang masih baik sedangkan konsentrasi 2-4% memiliki kandungan DHL terendah dan kandungan lemak serta protein tertingi, (3) benih kedelai yang disimpan selama 6 bulan dengan konsentrasi chitosan 0 % dan 6% sudah menunjukkan penurunanan dengan nilai viabilitas yang makin rendah, kandungan DHL tinggi serta kandungan lemaknya rendah, dan (4) tidak terdapat interaksi antara jenis benih, konsentrasi chitosan dan lama simpan.     Kata kunci : Benih kedelai, chitosan, viabilitas,kandungan kimiawi.
Respons Setek Kopi Robusta (Coffea Canephora Pierre Ex Frochner) Terhadap Berbagai Konsentrasi Auksin Natalia Puspita; Yan Sukmawan; Dedi Supriyatdi
AGRITROP Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i2.3886

Abstract

Klon kopi robusta (Coffea canephora Pierre ex Frochner) yang tidak dapat dipercaya yang berbeda-beda. Upaya mempercepat pertumbuhan setek dapat dilakukan dengan mempersembahkan auksin. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi auksin terbaik pada pertumbuhan setek kopi robusta klon -BP 308. Penelitian berlangsung selama 4 bulan mulai dari 18 November 2019 hingga 18 Maret 2020 di Kebun Percobaan dan Laboratorium Analisis Politeknik Negeri Lampung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah instrumen pengendapan yang terdiri atas 0 ppm (Z 0 ), 100 ppm (Z 1 ), 200 ppm (Z 2 ), 300 ppm (Z 3 ), dan 400 ppm (Z 4 ). Variabel pengamatan dari penelitian termasuk proporsi setek hidup, jumlah daun, volume akar, bobot basah akar, bobot kering akar, bobot basah tajuk, dan bobot kering tajuk. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disangkal bahwa memberikan auksin dengan konsentrasi 300 ppm mampu meningkatkan jumlah daun setek kopi pada 2 BST.
APLIKASI BERBAGAI DOSIS PUPUK KALIUM DAN KOMPOS TERHADAP PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Achmad Nurwanto; Niken Sulistyaningsih
AGRITROP Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v15i2.1172

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu jenis tanaman yang berumur pendek atau tanaman semusim dan merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak di budidayakan secara komersil. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap produksi tanaman cabai rawit yaitu kerontokan bunga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerontokan bunga dan buah  yaitu dengan pemupukan kalium dan kompos. Penelitian ini dilakukan di Rumah Kaca Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jember pada bulan Mei sampai Oktober 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4 x 4 yang terdiri dari dua faktor yaitu penggunaan pupuk kalium dan kompos. Faktor penggunaan pupuk kalium terdiri dari 4 taraf K0 : 0 g/polibag, K1 : 1.35 g/polibag, K2 : 2.70 g/polibag dan K3 : 4.05 g/polibag dan faktor penggunaan pupuk kompos terdiri dari 4 taraf B0 : 0%, B1 : 5%, B2 : 10% dan B3 : 15%, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 2 ulangan. Hasil uji lanjut menunjukkan bahwa perlakuan terbaik pada faktor tunggal pemberian pupuk kalium adalah perlakuan K2 dengan dosis pupuk kalium sebanyak 2.70 gram/tanaman, sedangkan perlakuan terbaik pada faktor tunggal pemberian kompos adalah perlakuan B3 dengan dosis kompos sebanyak 15%  dan pemberian pupuk kalium dan kompos (K3B3) merupakan perlakuan terbaik pada variabel penentuan kualitas buah.
PROSPEK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN DAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA MELALUI PROGRAM BANK GAKIN DI KABUPATEN JEMBER Fefi Nurdiana Widjayanti Saptya Prawitasari
AGRITROP Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v13i2.80

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis efektifitas keberhasilan program Bank Gakin di Kabupaten Jember, (2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu-ibu keluarga miskin untuk mengikuti program Bank Gakin, (3) Mengetahui kontribusi pasca mengikuti program Bank Gakin terhadap kualitas keluarga. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Program Bank bank gakin di Kabupaten Jember berjalan efektif dengan beberapa indikator sebagai berikut: (a) jumlah kepala keluarga miskin yang ikut rentenir sudah tidak ada lai setelah mengikuti program Bank Gakin, (b) Berkembangnya budaya menabung dari sebanyak 5% kepala keluarga Miskin menjadi 53%, (c) pendapatan KK miskin semakin meningkat, (d) Meningkatnya kreativitas sejumlah KK Miskin, (e) Peningkatan modal sosial sebesar 81%, dan (f) Peningkatan modal kemandirian sebesar 98%; 2) Faktor- faktor yang mempengaruhi keputusan ibu-ibu gakin untuk mengikuti program bank gakin yaitu faktor rendahnya pendapatan keluarga, kebutuhan primer yang belum terpenuhi, faktor keinginan memperbaiki gizi keluarga dan kepemilikan pekerjaan suami. 3) Pelaksanaan program Bank Gakin dapat meningkatkan kualitas keluarga yang ditandai oleh bertambahnya pendapatan keluarga, terpenuhinya ketahanan pangan keluarga dan kreativitas keluarga semakin berkembang.Kata Kunci: Pemberdayaan perempuan, ketahanan pangan, dan Program Bank Gakin
PENGARUH LAMA PENYATUAN DAN SAMBUNG SISTEM KAKI GANDA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT DURIAN (Durio zibethinus, L.) DI KABUPATEN JEMBER Mohamad Zaedan Fitri; Muhammad Islahuddin
AGRITROP Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v16i2.1812

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh lamanya penyatuan batang utama dengan batang tambahan dan sambung sistem kaki ganda terhadap pertumbuhan bibit durian (Durio zibethinus L.). Penelititian dilaksanakan di desa Sumberjambe kecamatan Sumber Jambe, kabupa ten Jember, yang diaksanakan dari tanggal 20 Mei 2018 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2018. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Perlakuan masing-masing faktor adalah sebagai berikut; Faktor I adalah lamanya proses penyatuan sambungan bibit durian (L) terdiri dari 3 yaitu: L1 : Penyatuan batang utama dan batang tambahan hari ke 40, L2 : Penyatuan batang utama dan batang tambahan hari ke-60, L3: Penyatuan batang utama dan batang tambahan hari ke 80. Faktor ke II : pemakaian jumlah kaki ganda (P) terdiri dari 4 level, yaitu: P1 : Perlakuan dengan menggunakan 1 batang kaki, P2 : Perlakuan dengan menggunakan 2 batang kaki, P3 : Perlakuan dengan menggunakan 3 batang kaki, dan P4: Perlakuan dengan menggunakan 4 batang kaki. Hasil penelitian perlakuan penambahan kaki ganda memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata terhadap tinggi bibit durian, diameter batang dan jumlah daun pada umur 80 hari setelah sambung kaki (P3) memberikan pengaruh yang sangat nyata. Perlakuan pada umur 40 hari dan 60 hari setelah sambung kaki parameter tinggi bibit, diameter batang dan jumlah daun tidak memberikan pengaruh pada pertumbuhan bibit durian. Tidak terdapat interaksi antara penambahan kaki ganda dan lamanya penyatuan terhadap pertumbuhan bibit durian.
PENINGKATAN MOTIVASI PETANI KOPI RAKYAT DALAM DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN PRODUK PRIMER DAN SEKUNDER KOPI DENGAN PENDEKATAN AGRIBISNIS DI KABUPATEN JEMBER Sudarko Sudarko; Julian Adam Rdjal
AGRITROP Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v14i2.433

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui tingkat motivasi petani kopi rakyat dalam beragribisnis komoditas kopi; (2) untuk mengetahui faktor-faktor penting (internal dan eksternal) yang mempengaruhi motivasi petani kopi rakyat; dan (3) menyusun formulasi strategi pengembangan agribisnis kopi rakyat. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dan analitis dan responden diambil 100 petani dari 5 Kecamatan sentra kopi rakyat di Kabupaten Jember dan stakeholder terkait. Metode pengambilan data dengan wawancara, observasi dan diskusi kelompok-kelompok. Data dianalisis dengan skoring skala likert dan regresi linier berganda. Penelitian ini telah menghasilkan beberapa kesimpulan, yaitu: (1) Tingkat motivasi petani kopi rakyat di Kabupaten Jember dalam melakukan pengolahan produk primer dan sekunder masih dalam kategori sedang; (2) Faktor-faktor penting yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi internal petani kopi rakyat adalah; umur petani kopi, pendidikan formal petani kopi ;pendidikan nonformal petani; pengalaman berusahatani kopi; jumlah tanggungan keluarga ; luas lahan garapan, dan akses informasi. Faktor-faktor penting yang berpengaruh signifikan terhadap motivasi eksternal petani kopi rakyat dalam diversifikasi pengolahan primer dan sekunder adalah; ketersediaan sarana prasarana pengolahan kopi; modal petani kopi;intensitas penyuluhan; peluang dan kepastian pasar, dan; sifat inovasi (tingkat kemudahan di pelajari, dicoba, kerumitan, kesesuaian dengan sosial budaya dan keuntungan relatif). (3) Kebijakan dan strategi dalam pengembangan kopi rakyat sebaiknya tidak terlepas dari pembangunan perkebunan secara umum, yaitu memberdayakan dan mengembangkan di hulu agribisnis kopi dan memperkuat di hilir agribisnis kopi guna menciptakan peningkatan adanya nilai tambah dan daya saing kopi rakyat.
Karakter Fisik Gabah Mutan Generasi M3 Padi Lokal Pasang Surut Kalimantan Selatan Hikma Ellya; Raihani Wahdah; Muhammad Imam Nugraha
AGRITROP Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v18i2.3896

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan karakteristik fisik gabah mutan generasi M3 padi lokal pasang surut Kalimantan Selatan.  Bahan genetik adalah gabah yang berasal dari 5 tetua dan 25 mutan terseleksi berdasarkan hasil perhitungan MPE. Seluruh bahan genetik diamati sebanyak 2 kali ulangan, sehingga berjumlah 60 satuan pengamatan.  Analisis data menggunakan analisis ragam dengan pola Rancangan Acak Kelompok.  Apabila kesimpulan dari pengujian analisis ragam berpengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjutan berupa uji Gugus Scott-Knott pada taraf 5 % untuk membandingkan kelompok gugus mutan M3 dengan tetua masing-masing.  Hasil menunjukan bahwa panjang gabah, lebar gabah, serta rasio panjang dan lebar gabah galur M3 hasil seleksi mutan padi lokal pasang surut Kalimantan Selatan berbeda sangat nyata dengan masing-masing tetua.
UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LAHAN TIDUR DI KABUPATEN JEMBER [ ECONOMIC EMPOWERMENT COMMUNITY THROUGH VACANT IN LAND USEGE IN JEMBER REGENCY ] Syamsul Hadi; R.A Ediyanto
AGRITROP Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v12i1.707

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui luas lahan tidur  yang tersebar di semua kecamatan di Kabupaten Jember; mengidentifikasi jenis komoditas pertanian yang pernah diusahakan pada lahan tidur dimaksud; dan mengetahui besarnya kontribusi pengelolaan lahan tidur terhadap total pendapatan rumah tangga petani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan teknik survei dimana informasi data yang dikumpulkan meliputi data primer dan sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk yang memiliki atau mengelola lahan tidur yang mengetahui keberadaan lahan tersebut. Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif yang hasilnya disajikan dalam bentuk tabel frekuensi, diinterpretasikan dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa luas lahan tidur di Kabupaten Jember pada tahun 2014 sebanyak 34.80 hektar yang tersebar di 12 wilayah kecamatan; komoditas pertanian yang pernah diusahakan pada lahan tidur tersebut meliputi komoditas padi, palawija, tembakau, kopi, tanaman buah dan sayur, tanaman tahunan seperti kayu sengon, dan jabon. Selain itu, lahan tersebut juga bekas bangunan perumahan yang mangkrak, gudang, gedung kesenian, padang rumput dan pabrik pakan ternak; dan besarnya kontribusi lahan tidur pada saat dikelola untuk usahatani dapat memberikan kontribusi rata-rata sebesar 27% bagi pendapatan rumah tangga petani di sekitar lahan tidur. Adapun rata-rata lahan tidur di Kabupaten Jember sudah berjalan selama 3.6 tahun dengan kisaran antara 1 – 9 tahun. Sementara itu, sebagian besar (54%) responden berharap agar lahan tidur segera dimanfaatkan kembali agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat. Kata Kunci : Lahan Tidur, Kontribusi dan komoditas
Efektivitas Pemberian Silika dan Asam Humat terhadap Ketersediaan Nitrogen dan Pertumbuhan Tanaman Padi pada Tanah Berpasir Rusyla Dwi Rahayu; Wanti Mindari; Moch Arifin
AGRITROP Vol 19, No 2 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v19i2.5976

Abstract

Tanah berpasir umumnya memiliki pori makro tinggi dan kemampuan menyediakan hara tanaman rendah. Kondisi ini diakibatkan oleh matrik tanah yang hampir tidak mempunyai muatan negative, sehingga tidak ada daya jerap kuat terhadap ion. Dampak selanjutnya hara menjadi mudah hilang karena tercuci atau menguap. Kehilangan nitrogen telah dilaporkan menurunkan produksi padi 6,10%. Tujuan penelitian untuk mengkaji efektifitas pemberian asam humat dan silika terhadap perbaikan ketersediaan hara nitrogen pada tanah berpasir. Asam humat dari kompos dan silika dari arang sekam diharapkan mampu meningkatkan muatan negatif tanah (kapasitas tukar kation), sehingga bisa menjerap, memfiksasi (khelat) ion hara seperti nitrogen. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2021 sampai dengan September 2021 di greenhouse dan laboratorium sumber daya lahan Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu dosis silika dengan level 0 ton ha-1, 0.5 ton ha-1, 1 ton ha-1, dan 1.5 ton ha-1. Faktor kedua yaitu dosis asam humat dengan level 0 kg ha-1, 20 kg ha-1, 40 kg ha-1, dan 60 kg ha-1. Parameter pengamatan meliputi ketersediaan N dalam tanah, pertumbuhan tanaman padi yang meliputi panjang tanaman dan jumlah anakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi asam humat dan silika tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, ketersediaan nitrogen pada tanah dan jumlah anakan.
RESPON BENIH CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) KADALUARSA PADA LAMA PERENDAMAN AIR KELAPA MUDA TERHADAP VIABILITAS, VIGOR DAN PERTUMBUHAN BIBIT Ernawati Ernawati; Pudji Rahardjo; Bejo Suroso
AGRITROP Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agr.v15i1.794

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (   BP3K   )   Kecamatan   Mlandingan,   Desa   Selomukti   Kecamatan   Mlandingan Kabupaten  Situbondo.  Penelitian  dilakukan  mulai  tanggal  13  Mei  2016  sampai dengan 2 Juli 2016. Tujuan dari penelitan ini adalah mengetahui respon lama perendaman dengan air kelapa muda terhadap viabilitas, vigor dan pertumbuhan bibit cabai  merah  (Capsicum  annuum  L.)  kadaluarsa,  dan  untuk  mengetahui  efisiensi waktu   perendaman   dengan   air   kelapa   muda   terhadap   viabilitas,   vigor   dan pertumbuhan bibit cabai merah (Capsicum annuum L.) kadaluarsa. Metode percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan apabila terdapat hasil yang signifikan dilakukan pengujian uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Perlakuan lama perendaman dalam air kelapa muda dengan konsentrasi 15% terdiri dari 6 perlakuan. Perlakuan  yang diberikan  adalah  lama  perendaman  benih  yaitu L1  (0 jam,Benih kadaluarsa); L2 (0 jam, Benih tidak kadaluarsa); L3 (L1 , 6 jam); L4 (L1 , 12 jam); L5 (L1 , 18 jam); L6(L1 , 24 jam).  Setiap perlakuan diulang (4)  empat kali. Parameter yang diamati meliputi : kecepatan tumbuh kecambah, persentase daya berkecambah, tinggi bibit, jumlah daun bibit, panjang akar bibit, berat basah, dan berat kering bibit. Hasil penelitian menunjukkan Lama perendaman dengan air kelapa muda menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh terhadap variabel pengamatan persentase daya  kecambah,  jumlah  daun  dan  panjang  akar,  serta  menunjukkan  hasil  yang berbeda nyata pada variabel pengamatan kecepatan tumbuh, tinggi bibit, berat basah dan  berat  kering  bibit  cabai  merah.  Perlakuan  L3  menunjukkan  efesiensi  waktu terbaik pada semua variabel pengamatan, namun secara analisis uji lanjut BNT antara perlakuan L2, L3 dan L4 tersebut menunjukkan hasil yang berbeda tidak nyata / non significant (ns).Kata kunci: benih cabai merah kadaluarsa, bibit, viabilitas dan vigor benih.

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 21, No 1 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 2 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 20, No 1 (2022): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 2 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 19, No 1 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2020): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 2 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 17, No 1 (2019): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2018): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 2 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 14, No 1 (2016): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 2 (2015): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2013): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian More Issue